[ONESHOOT/KYUHYUN] I’m Sorry

Tittle : I’m Sorry

Author : Annisa Desria

Fb : Annisa Desria

Genre : Sad, absurd (?)

Length : One Shoot

Rated : Teenagers

Main Cast : Cho Kyuhyun, Jung Harin

Facebook : https://www.facebook.com/annisadesria

 

Sumpah ini FF absurd wooyy.. Gara-gara kecewa sama SM jadi nae bikin FF Absurd semoga suka yya…. Gomawo sama admin hikssie.. Gomawo buat para readers.. Gamshamnida

 

 

Happy reading^^

Seorang namja berperawakan tinggi berjalan pelan memasuki apartementnya. Terselip sebuah rasa lelah dan kantuk yang sangat mengganggunya. Tas yang ia gendong pun sudah ia letakkan dengan rapih disofa yang terletak dikamarnya. Aroma mawar begitu menyeruak masuk dikamar itu. Wangi yang memabukan bagi siapapun yang menciumnya.

“Aku bisa merasakan bau-mu chagi”ucapnya dengan nada yang terdengar seperti rintihan.

 

*Tok-Tok*

“masuklah”jawabnya malas sambil merebahkan tubuhnya dikasur king sizenya.

“Apa aku mengganggumu Kyu?”tanya Namja yang baru masuk itu.

 

Ya, Namja itu adalah seorang hallyu star, Siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun maknae the biggest and famous boyband in the world yakni ‘Super Junior’.

Kyuhyun mengusap pelan wajahnya dengan handuk kecil yang terletak rapih diatas meja kecil. Sejenak Kyuhyun menatap Figura yang terpampang rapih disana. Sebuah foto yang menampak Seorang yeoja menggunakan dress putih selutut tengah tersenyum bahagia. Tatapan matanya menyimpan kepedihan yang teramat dalam.

 

“Kau masih mengingatnya?”

“Eoh?”Kyuhyun yang masih belum sepenuhnya pergi dari dunia khayalan pun meminta Namja yang ada dihadapannya untuk mengulang ucapannya.

“Apa kau masih mengingatnya? Mengingat Harin?”tanya namja itu mengulang dengan nada yang sedikit berbeda dari biasanya.

“Always hyung, Aku mencintainya sangat mencintainya tapi aku juga merasa bersalah atas sikapku selama ini. Aku menyesal”

 

‘Menyesal’, Ya kata Menyesal setidaknya tidak cukup untuk saat ini. Banyak kata yang ingin ia ucapkan tapi apa daya. Hanya rasa penyesalan yang selalu mengganggunya.

“Kau istirahatlah.. Teruskanlah hidupmu dengan baik agar ia bahagia disana”

 

Matanya tak pernah lepas menatap figura Yeoja itu. Menatapnya dengan tatapan menyedihkan. Mungkin dihadapan semua orang ia bisa tersenyum namun dihadapan figura itu, ia hanya mampu menangis.

“Apa kau tak merindukanku Jung Harin? Ah anni… Cho Harin”

 

Tangan Kyuhyun terarah untuk membuka laci yang selalu ia tutup dimeja kecil tepat disamping tempat tidurnya.

“Ini sudah tepat 5tahun kau pergi sayang. Jadi biarkan aku buka kadomu ne?”

 

Ditariknya pegangan laci itu, menampakan sebuah buku kecil tersimpan rapih dipojok laci. Buku kecil berwarna biru itu semakin membuat jantungnya berdebar-debar.

Sebuah foto manis terpampang disana lengkap dengan sign yang ia buat khusus untuk pemilik Buku itu.

 

11 desember 2005

“Annyeong.. Apa kabar chagiya? Hahaha aku kira aku sudah gila memanggilnya dengan kata chagi? Hari ini ia memberikanku buku kecil ini.Dan juga hari ini ia menembakku? OH MY GOD, Aku butuh nafas segera. Bagaimana bisa ia menembakku dengan cara memaksa? Dan yang lebih parahnya Ciuman pertamaku. Ckk, aku tak menyangka keperawanan bibirku harus direbut oleh Maniak Game seperti dia. Seorang namja bermarga cho yang menyebalkan. Kalau aku lihat drama yang ada ditv sepertinya lebih romantis dari pada ia harus memberikan buku kecil ini Dan lihatlah, dihalaman paling depan sudah ada fotonya lengkap dengan tanda tangannya. Dia bilang dia akan segera sukses makanya ia memberikan Tanda tangannya sebelum ia menjadi terkenal. Aku senang sangat senang, Akhirnya namjachinguku bisa meraih impiannya. Namun ada sedikit ketakutan atas hal itu. Ia berjanji ia akan membuat kenangan indah sebanyak mungkin. Aku merindukannya. Aku takut ia akan pergi meninggalkanku”

 

“Kau yang meninggalkanku chagi”ujar Kyuhyun. Sebuah senyum terukir ketika melihat kenangan itu

 

Flashback On

“Maukah kau menjadi pacarku Jung Harin?”tanya Kyuhyun yang saat itu masih menginjak bangku sekolah.

 

“Jadi pacarmu? Apa kau bergurau? Memang kau siapa? Dan apa alasannya aku harus menerimamu?”jawab nya dengan dingin

“Aku Cho Kyuhyun, aku adalah seorang artis”

“Artis? Tn.Cho aktingmu sangat lucu”gelak tawa pun keluar dari bibir Tipisnya.

“Yakh~! Aku benar Jung Harin”balas Kyuhyun dengan kesal.

 

 

*Chupp*

Tubuh Harin menegang saat Kyuhyun menempelkan bibir tebalnya dibibir Harin yang tipis. Hanya menempel tanpa ada niat untuk melakukan hal yang lebih jauh.

 

“Kau pacarku. Harus!”Suara Kyuhyun terdengar seperti paksaan.

“Ige untukmu. Anyyeong”

 

Harin terdiam melihat Kyuhyun yang pergi meninggalkanya begitu saja, Sebuah buku kecil berwarna biru pun sudah berada ditangannya.

Flashback Off

 

12 Desember 2005

“Yakh~ apa-apaan kau hah?!! Setelah kemarin kau mencium bibirku dan merebut ciuman pertamaku dan sekarang kau malah pergi begitu saja dari hadapanku. Tanpa tersenyum, tanpa bersuara. Maumu apa hah? Jelaskan padaku CHO!! Argkhh!!! MENYEBALKAN. Aku benci padamu Cho!! Aku muak denganmu”

 

” Yakh Dasar Yeoja menyebalkan!! Aku bukannya mau mempermainkanmu bodoh! Tapi aku sedang sibuk bodoh!!”umpat Kyuhyun dengan kesal sambil membuka halaman selanjutnya.

 

Kosong, Halaman itu Kosong. Kertasnya sedikit berbeda dari kertas sebelumnya. Sepertinya kertas itu mengering.

 

15 januari 2006

“Seperti biasa. Aku selalu menempelkan sebuah benda kecil ditelingaku. Mendengarkan lagu dari sebuah boyband yang bernama ‘Super Junior05’. Kyuhyun bilang ia akan masuk dan bergabung dengan boyband itu. Lagu ‘Show me your love’ saat ini tengah digandrungi oleh remaja-remaja termasuk aku. Sebenarnya aku berniat untuk bermalas-malasan dikamar namun Namja itu. Ya, Cho Kyuhyun seorang setan itu menganggu aktifitasku. Matanya sembab, rasanya aku seperti tersihir oleh wajahnya. Tanpa berpikir lama aku membiarkan pahaku menjadi bantal untuk menganjal kepalanya

 

“Kau menyukai ‘Super Junior’.. Hahaha kau pasti bergurau? Kau kan hanya menyukaiku”

 

Flashback On

 

“Gwaenchana oppa? Kau kenapa? Lingkaran matamu?”

“Diamlah Harin aku lelah”ucap Kyuhyun cepat sambil tetap memejamkan matanya.

Harin tertunduk diam menuruti kemauan sang namja. Pasalnya sudah hampir 3minggu harin tak bertemu dengan Kyuhyun. Tangan yeoja itu mulai mengelus rambut Kyuhyun dengan lembut.

“Kalau kau ada masalah ceritalah kepadaku. Aku akan selalu menjadi senderan empuk untukmu. Aku akan sekuat karang untuk melindungimu dan aku akan secerah matahari untuk membantumu bersinar”Ujar Harin lembut.

 

Bukan tanpa alasan Kyuhyun bersikap sepertinya. Harin tahu pasti penyebab ini semua terjadi.

“Gomawo Chagia.. Mianhae aku tak bisa menjadi namjachingu yang baik untukmu”suara Kyuhyun terdengar Lirih hampir seperti seseorang yang sangat merasakan rasa lelah.

“Kau tidur saja disini. Aku akan menjagamu agar kau tetap terlelap dalam tidurmu. Aku mencintaimu oppa”

Sebuah senyum terukir diwajahnya.

Flashback Off

 

26 Mei 2006

“Ya tuhan, akhirnya namjaku bisa meraih apa yang ia inginkan. Hari ini tanggal 26 mei 2006 akan menjadi tanggal yang takkan pernah ku lupakan. Pasalnya Kyuhyun, namjaku berhasil menjadi member ke-13 diboyband itu. Bahkan sekarang namanya menjadi ‘Super Junior’ bukan Project lagi. Line-up  project telah ditinggalkan sejak Single ‘Miracle’ menjadi single pertama kelompok puncak #1 di chart musik online dari Korea Selatan serta dibeberapa tangga musik dinegara lain. Mereka merilis single ‘U’ saat ini. Dan yang aku tahu single itu akan dirilis online untuk download gratis pada tanggal 26 mei 2006. Ya tuhan aku tak tahu harus berbuat apa saat ini. Aku senang sangat senang. Kebahagiannya adalah kebahagianku juga. Tapi sejujurnya aku khawatir dengan keadaannya. Apakah ia makan teratur? Apa ia tidur teratur? Apa mereka(Super Junior) akan bersikap baik padanya? Apa akan ada banyak orang menjaganya”

 

Kyuhyun membuka halaman selanjutnya dan hanya Kertas kosong yang ia lihat.

“Kau terlalu baik untukku”gumamnya pelan.

 

Siapapun orangnya pasti kan merasakan hal sedih seperti yang dirasakan Kyuhyun saat ini. Dengan susah payah ia menahan airmatanya.

 

28 agustus 2006

“Sudah lama aku tak bertemu dengannya. Semacam perasaan kosong menghampiriku. Aku takut ia berpaling dengan wanita diluaran sana. Aku takut ia akan pergi meninggalkanku bahkan sudah berkali-kali aku mengirim pesan untuknya. “Jangan lupa makan”.”Kalau kau punya waktu berkunjunglah kerumahku”.”Oppa kau lupa padaku?”.”Chagiya belakangan ini badanku sangat sakit dan dadaku juga sangat sakit”. Sudah berpuluh-puluh kali aku mengirim pesan seperti itu namun sepertinya ia benar-benar melupakanku. Jujur saja, semua yang ku katakan padanya memang benar apa adanya. Tak perduli ia mau menjengukku saat ini juga atau kapanpun yang terpenting aku akan selalu tersenyum padanya”

 

Flashback ON

Seorang yeoja tengah duduk terdiam disebuah taman menatap langit senja yang indah. Matanya terpejam mencoba menghilangkan rasa sakit yang menusuk dadanya. Ini sudah sore banyak orang yang sudah pergi meninggalkan taman yang hanya menyisahkan dia.

“Oppa aphoo”rintihnya tak tertahankan.

 

Tanpa sadar dress berwarna putih yang ia kenalkan sudah berubah warna. Cairan berwarna merah membasahi dressnya.

“Omo?! Darah?”paniknya

Flashback Off

 

29 Agustus 2006

“Ia datang, sungguh ia datang menghampiriku. Aku yakin kali ini aku tidak bermimpi. Ommo kantung matanya tergambar begitu jelas diwajahnya, Tentu saja warna kantung matanya sangat bertolak belakang dengan warna kulit wajahnya. Tatapan itu, tatapan terseram yang pernah kulihat. Jujur saja, semenjak ia bergabung dengan boyband itu, sikapnya mulai berubah. Aku hanya takut ia berpaling dengan yeoja-yeoja lain. Aku bersumpah aku akan memilih mati dari pada harus melihatnya bersama yeoja lain”

 

Flashback On

Kyuhyun tersenyum remeh kepada yeoja yang ada dihadapannya.

“Kau mau menipuku eoh?”sergah Kyuhyun.

 

“Anni..”

“Kau bilang kau sakit tapi apa? Kau masih bisa berdiri tegak disini. Apa maumu eoh? Kau hanya membuang waktuku! Aku sibuk! Jadi jangan ganggu aku. Pergilah!”Ucap Kyuhyun dengan nada yang sedikit meninggi.

“Apa kau lelah? Apa kau ada masalah? Ceritahlah padaku?”Harin masih dengan sabar membuat Kyuhyun sedikit nyaman.

“Kau mengertilah aku seorang artis, aku tak punya waktu untukmu! Jadi pergi dari hadapanku sekarang juga”

 

Harin menunduk dalam diam. Beberapa bulir cairan bening seperti krystal pun mengalir deras dipipinya yang mulus. Tanpa ada niat untuk menghapus airmata yeojanya. Kyuhyun malah sibuk memperhatikan ponselnya dan berbalik meninggalkan Harin.

“Tunggu!!”cegah Harin sebelum Kyuhyun benar-benar pergi.

“Wae?”tanya Kyuhyun tanpa menoleh.

“Aku tahu kau sibuk. Tapi sesibuk apapun kau, kau harus mengingat Tuhan dan kedua orang tuamu. Jadilah anak yang berbakti bagi kedua orangtuamu sebelum kau berbakti pada fans-fansmu oppa. Jangan lupa makan dan tidur teratur ne? Jika kau membutuhkan bahu untuk bersandar aku akan selalu siap untukmu. Aku mencintaimu oppa selalu mencintaimu”ucap Harin dengan nada yang lembut untuk kesekian kalinya.

 

Tanpa menoleh Kyuhyun malah meninggalkan Harin begitu saja. Tanpa sepatah katapun. Itu semakin membuat Hatinya Hancur berantakan.

Flashback Off

 

_________ 2007

Hanya ada sebuah tahun disana.

“Buku setebal ini hanya kau isi beberapa tulisan. Apa maumu eoh?”geram Kyuhyun sambil membuka halaman berikutnya dan kembali membaca tulisan itu

 

2007

“Entah mengapa saat ini aku takut untuk mencantumkan tanggal dan bulan ditulisanku saat ini, jujur saja setiap aku ingin menulis itu Tanganku tiba-tiba terasa kaku. Seperti ada semacam ketakutan yang menderaku. Sama seperti biasa, Aku selalu menutup diri dari siapapun yang ingin bertemu denganku. Aku hidup sebatang kara disini. Tanpa teman, appa, eomma, oppa, bahkan namjachinguku sendiri. Ini sudah memasuki bulan ke-5 aku mengurung diri. Tanpa komunikasi atau apapun hal yang berbau dunia luar. Aku hanya takut menerima kenyataan kalau aku akan kehilangan namja itu. Cho Kyuhyun yang teramat kusayangi. Tanpa sadar cairan krystal itu kembali keluar dari tempatnya. Rasa ini menyiksaku. Ku mohon Kyu berhentilah menyakitiku”

 

2007

“Masih dibulan yang sama seperti yang aku tulis kemarin. Namja itu kembali datang menghampiriku. Wajahnya terlihat sangat menyedihkan. Ia bukan seperti Cho Kyuhyun yang dulu, yang selalu tersenyum kearahku. Mungkin ia kemari karena ia membutuhkan bahu yang digunakan untuk menyandarkan tubuhnya. Tak apa jika aku hanya dijadikan sandaran saat ia terluka yang terpenting ia ada dihidupku. Menorehkan kenangan dihati ini”

 

Flashback On

“Wae Kyu-ah?”tanya Harin mulai memberanikan diri mengelus punggung Kyuhyun dengan lembut.

 

“Aku lelah Harin-ah. Tolong aku. Aku takut”

“Aku pun sama takutnya denganmu oppa. Namun aku takkan pernah mengungkapkan rasa takutku didepanmu karena ku tahu kau sudah sangat lelah saat ini”batin Harin.

“Takut kenapa humm?”dengan lembut Harin mengelus pelipis namja itu yang berkeringat.

“Aku takut semua usahaku sia-sia. Aku takut para fansku membenciku. Ternyata yang mereka(wartawan) butuhkan bukan hanya menjalani hidup dengan baik tetapi juga apa yang mereka butuhkan untuk kebutuhan publik. Banyak berita miring tentangku, banyak pula yang menghujatku. Mereka tidak peduli itu benar atau tidak, bagi mereka yang benar adalah pikiran mereka masing-masing. Aku sendirian chagi”nada suara Kyuhyun terdengar sangat memilukan ditelinga Harin.

“Ketahuilah oppa.. Hidup ini bukan hanya tentang kebaikan namun juga ada kesalahan dan cacian. Aku yakin bahwa namjachinguku ini adalah orang yang baik, aku yakin didalam lubuk hatimu yang dalam masih ada sedikit rasa keyakinan bahwa kau mampu melewati ini. Kemarikan wajahmu, aku akan membuat wajahmu semakin tampan agar fansmu semakin banyak”

Tangan Harin terarah untuk menyusuri setiap lekuk wajah Kyuhyun. Garis wajah yang sempurna dimata Harin.

Flashback Off

 

2007

“Masih ditahun yang sama namun sudah berganti bulan dan tanggal. Aku tetap tidak ingin menyantumkan tanggal menyedihkan ini. Sudah hampir 3minggu Kyuhyun tertidur dengan tenang. Bahkan bunyi alat kematian bisa saja mencabut nyawaku seketika. Kau ingatkan sama janjiku waktu itu? . Aku selalu mengusik tidur panjang Kyuhyun namun ia sama sekali tidak terganggu akan hal itu yang lebih parahnya lagi, banyak teman Kyuhyun yang mengatakan aku mengaku-ngaku menjadi pacarnya Kyuhyun. Namun karena Oppa Sungmin, mereka(oppadeul) jadi menerimaku. Bukankah nasibku malang? Tidak diakui oleh siapapun. Tidak ada yang memperdulikan aku. Cho Kyuhyun bangunlah.. Temani aku atau biarkan aku menggantikanmu”

 

11 Desember 2007

“Ya tuhan, aku benci tempat ini ku mohon apa yang harus kulakukan. Kyuhyun oppa aku takut, aku takut jika hidupku harus berakhir ditempat ini. Temani aku Kyu oppa ku mohon. Aku takut”

 

Flashback ON

Harin tertidur dengan tenang disebuah ruangan bercat putih dengan bau obat yang menyeruak masuk ke hidungnya. Perlahan Harin membuka matanyanya mencoba menyesuaikan penglihatannya yang sedikit buram. Satu tempat yang ia ketahui bahwa ia ada dirumah sakit.

“Oppa… Oppa aku takut.. Kyu oppa aku takut, aku benci rumah sakit aku benci”isaknya dipojok ruangan.

 

Ia takut untuk melangkah, berkali-kali Harin menelpon Kyuhyun namun tak ada jawaban diujung sana.

“Oppa”isaknya duduk terdiam disana.

“Harin..”panggil seorang namja yang masuk kedalam kamarnya.

“oppa”isak harin semakin menjadi-jadi tatkala ia sudah berada dalam rengkuhan lembut sang namja.

 

“Aku takut kau kenapa-napa makanya aku kesini”

“Bawa aku pulang aku benci rumah sakit dan aku benci Kyuhyun oppa!!!”

Flashback Off

 

 

27 Juni 2008

“Semenjak Kyuhyun oppa membentakku dan mengusirku. Hidupku semakin tidak terarah. Ku rasa saat ini aku yang butuh pertanyaan itu. “Apa aku makan dengan baik? Apa aku tidur teratur? Apa aku hidup teratur?”. Rasa sakit ini terasa menggerogoti hati ini, Perasaan ini. Jujur Kyu aku membutuhkanmu saat ini. Aku membutuhkanmu sandaran saat ini. Aku lelah Kyu, sangat lelah. Aku lelah menjalani hubungan seperti ini. Apa kau juga lelah makanya kau bersikap seperti ini padaku? Ah anni… Sepertinya disini hanya aku yang lelah Kyu. Karena mungkin hanya aku yang menganggap hubungan kita masih seperti dulu”

 

13 Maret 2009

“Hari ini kuberanikan diriku untuk membaur dengan beberapa kumpulan manusia yang bangga menyebutnya ELF. Tak jarang beberapa orang meneriaki nama ‘Cho Kyuhyun’ Ya CHO KYUHYUN. Lalu apa yang kuperbuat? Aku hanya bisa terdiam. Dihari ini juga aku kembali mengaktifkan ponselku namun sial acaranya sudah dimulai dan membuatku harus mematikan ponsel ku kembali. Hari ini aku akan memandangmu seperti aku memandangmu sebagai idolaku. Apa kau senang berada diatas panggung sana? Teruslah berada diatas sana jangan pernah kau lupakan sparkyu. Cukup aku yang kau lupakan asal jangan mereka. Aku senang mampu melihatmu dari sini. Aku akan selalu merindukan wajahmu oppa. Namja itu, ya namja yang sedang berdiri depan itu membuat detak jantungku  terpacu dengan cepat. Oh shit, ada apa ini?”

 

Flashback ON

Harin berjalan cepat mencari toilet yang sangat ia butuhkan saat ini. Baju berwarna putihnya sudah berganti warna menjadi warna merah darah. Cairan kental berwarna merah itu keluar dengan deras dari hidungnya. Buku yang ada digenggamannya jatuh begitu saja didepan pintu yang bertuliskan ‘Exit’. Kyuhyun jalan terburu-buru turun dari panggung. Ia yakin kalau yeoja yang memakai dress berwarna putih itu adalah harin karena yang memakai dress berwarna putih hanya Harin. Kyuhyun tahu jika harin selama ini menutup diri dari dunia luar karena itu harin tak tahu jika dress codenya berwarna Blue Sapphire.

 

Harin duduk terdiam dipinggir tangga gelap. Tangannya meremas dadanya dengan erat. Dengan sisa kekuatan yang ada Harin menyentuh ponselnya dan menelpon Kyuhyun.

 

“Sarangahae oppa. Neomu saranghae”

Sedetik kemudian ponselnya terlepas dari genggamannya. Kyuhyun dapat dengan jelas melihat kepergian yeojanya dihadapannya. Tubuhnya bergetar hebat melihat itu semua. Kyuhyun duduk tepat disamping Harin. Diletakkan kepalanya dibahu Kyuhyun. Setidaknya ini untuk menebus segala kesalahan yang ia lakukan pada yeoja ini.

“Maafkan aku.. Aku tak bisa memberikan bahuku saat kau membutuhkanku namun izinkan aku membiarkanmu pergi dariku karena bahuku. Maafkan aku terlalu egois dan melupakanmu. Aku takut chagi, inilah ketakutanku yang sebenarnya, Aku takut kau pergi meninggalkanku. Apa kau tak kedinginan chagi?”

 

Dilepasnya jaket yang ia kenakan dan menyelimuti bahu yeoja itu.

“izinkan aku sekali saja untuk membalas semuanya. Membalas senyum tulusmu, membalas perhatianmu, membalas bahumu dan membalas cintamu. Aku tahu aku telah terlambat untuk memperbaiki semuanya tapi izinkan aku melakukan apapun yang dulu pernah kau lakukan buatku. Maafkan aku tidak bisa berada disampingmu, maafkan aku yang membiarkanmu menanggung bebanmu sendiri. Maafkan aku yang pernah membuatmu bahagia” Flashback Off

 

Kyuhyun tersenyum getir ketika mengingat semuanya. Ketika rasa bersalah itu menguak kembali.

 

“To : Cho Kyuhyun

From : Your friends hahaha

Apa hidupmu menyenangkan? Apa kau bahagia? Apa ada tempat nyaman untuk kau menyandarkan kepalamu sejenak? Apa aku masih pantas diingat oleh seorang hallyu star sepertimu?

Chaa, sepertinya itu tak mungkin. Sempat ku bertanya dalam hatiku, apa ada rasa yang tersisa untukmu? Tentu saja tidak ada. Karena dihati ini memang sudah terisi namamu. Semoga kau bahagia ditengah jutaan orang yang meneriaki namamu. Aku bukan ELF aku bukan Sparkyu. Aku hanya seorang Jung  Harin yang dengan berani mengatakan. “Saranghae Cho Kyuhyun, neomu-neomu saranghae oppa”. Tetaplah jadi seorang Cho Kyuhyun yang ramah, tepiskan raut wajah dingin dan menyebalkan dari wajahmu.

Apa disana banyak orang memperdulikanmu Kyu-ah? Apa mereka memperdulikanmu? Ah, sepertinya aku sudah lupa. Tentu saja mereka memperdulikanmu. Heh, Temanmu si cute sungmin sangat menyebalkan tapi aku tahu ia menyayangimu.

Aku senang Kyu, akhirnya aku tahu bahwa banyak yang menyayangimu. Itu tandanya aku bisa pergi dengan tenang. Aku senang karena bisa melihat wajahmu dengan senyuman yang hampir kau lupakan saat bersamaku. Aku senang karena sebentar lagi aku akan dihidup dengan tenang bersama appa dan eommaku.

Aku lelah Kyu-ah. Aku lelah selalu terjaga saat tidur, bahkan aku tidak pernah merasakan rasa tenang setiap aku tidur, bahkan perasaan takut menghantuiku. Kau tahu mengapa aku merasa takut? Aku hanya takut saat aku harus tersadar dari mimpi indah ini dan menerima kenyataan pahit ini.

Kau tahu? Aku menunggumu ditaman tepat anniversary kita yang kedua. Tapi kau tak hadir. Sepertinya kau memang benar-benar sibuk Tn.Cho. Saat itu aku merasakan sesuatu yang salah dengan dadaku, kau tahu kan aku takut dengan rumah sakit? Rumah kematian itu jadi aku lebih memilih  bersembunyi didalam rumah dari pada harus ketempat itu seorang diri.

Saat kau lelah ingatlah mereka terutama Sparkyu yang selalu mendukungmu yang selalu menjadi perisaimu disetiap kesakitanmu. Aku bahagia walau akhirnya kita harus seperti ini. Aku lelah bersembunyi.

Aku bersembunyi sendirian tanpa ada orang yang mencariku termasuk kau, Kau adalah teman terbaikku. Aku harap kau selalu bersinar terang dihati mereka(ELF), semoga mereka selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga mereka tetap tersenyum untukmu. Mungkin jalan panjang dan sulit akan kau temui dimasa yang akan datang namun Aku tahu kau orang yang kuat. Selalu tersenyum lah didepan mereka walau rasanya kau tak mampu tersenyum. Bahagialah karena mereka. Aku mendukungmu uri Kyuhyun”

 

 

END

Advertisements

7 thoughts on “[ONESHOOT/KYUHYUN] I’m Sorry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s