[ Kyuhyun ] ONESHOT || You Belong with Me (SongFict)

Tittle: #SongFict You Belong with Me

Author: Naomi Park

Genre: Romance, Happy Ending

Cast: Park Eun Chan, Cho Kyu Hyun, Jung Min Ri, Yoon Ji Hoon

Twitter: http://twitter.com/MyeolchiGyu

Lenght: One Shot

Rated: All

Disclaimer: Adaptasi dari lagu Taylor Swift – You Belong With Me.

Jadi tidak heran kalau agak mirip sama videonya. Maaf, aku baru terjerumus ke dunia FF-nisasi. So, hati-hati terhadap typo. Dan perlu saya ingatkan kembali, semua hal yang terjadi di cerita ini adalah FIKTIF.

P.S: Setidaknya anda sekalian mengetahui lagu berikut:

• Taylor Swift – You Belong with Me

• Jason Mraz – I Won’t Give Up

• Justin Bieber – Born to be Somebody

 

-Story’s Beginning-

 

You’re on the phone with your girlfriend

She’s upset

She’s going off about something that you said ‘Cuz she doesn’t, get your humor like I do…

I’m in the room

It’s a typical

Tuesday night

I’m listening to the kind of music she doesn’t like

And she’ll never know your story like I do

 

Seorang gadis tengah menatap keluar jendela kamarnya. Lebih tepatnya, ia sedang menatap orang yang sedang berada di seberang rumahnya. Tetangganya―atau seharusnya ia katakan―sahabatnya. Orang itu sedang bertelepon dengan seseorang yang―entahlah―siapa orangnya gadis itu tidak peduli. Kemudian orang itu menutup telepon dengan kesal dan akhirnya, ia menatap gadis itu dari kamarnya.

Gadis itu mengambil sebuah notes besar yang biasa digunakannya untuk berkomunikasi dengan orang itu, karena tentu saja, jarak mereka yang terbilang cukup dekat.

“Kau baik-baik saja?” tulis gadis itu dan menunjukkannya pada sahabatnya. Orang itu menulis. “Kau tahulah, latihan untuk drama. Aku lelah.” “Begitu ya? Maaf.” balas gadis itu. Orang di seberang sana membalasnya dengan mengangkat bahu dan tersenyum.

Dia selalu begitu, batin Eunchan. Sahabatnya itu kini tidak pernah mau jujur pada Eunchan, terlebih sejak ia berpacaran dengan gadis terkenal itu. Sahabatnya selalu mencoba menyembunyikan perasaan sedihnya dari Eunchan, tapi bagaimanapun cara ia untuk menutupinya, Eunchan tetap akan mengetahuinya.

“Aku mencintaimu.” gadis itu menulis dengan agak ragu. Ia menatap lama tulisan itu sebelum akhirnya ia menunjukkannya pada orang di seberang sana. Namun ternyata, orang itu sudah menutup gorden jendelanya terlebih dahulu.

 

But she wears short skirts I wear T-shirts

She’s cheer captain

And I’m on the bleachers

Dreaming about the day when you wake up

And find that what you’re looking for

Has been here the whole time

If you could see that

I’m the one who understands you

Been here all along so why can’t you see, you

You belong with me

You belong with me

 

Gadis itu menatap cermin dan bermonolog ria.

“Oh ayolah, Park Eun Chan! Lihatlah dirimu! Dia cantik dan sexy sementara kau berkacamata dan sama sekali tidak menarik. Dia kapten cheer, sementara kau hanyalah gadis kutu buku yang terlalu menikmati duniamu sendiri. Dan kau bermimpi selalu ada untuk seorang Cho Kyu Hyun? Buang pikiran bodohmu dan belajarlah! Cita-citamu belum tercapai!”

Gadis itu bersenandung sembari menari-nari sembarangan. Melompat-lompat di tempat tidur dengan sisir yang dijadikan sebagai mikrofon. Apapun yang dia lakukan saat ini adalah―hanya untuk mengekspresikan diri.

“Seandainya kau bisa melihat kalau aku selalu mengerti dirimu bahkan melebihi orang itu. Aku berharap kau milikku, Kyu.” gumam gadis itu dan kemudian ia menghempaskan diri di tempat tidurnya.

Tanpa Eunchan sadari, seseorang tengah melihat dirinya dari gorden kamarnya dan terkekeh melihat tingkah gadis itu.

“Gadis bodoh! Apa dia lupa umurnya berapa? Dan apa yang dilakukannya dengan tarian dan sisir bodohnya itu?! Tapi, apapun itu, aku menyukainya.” gumam pria itu kemudian menutup gorden.

 

Walkin’ the streets with you and your worn-out jeans

I can’t help thinking this is how it ought to be

Laughing on a park bench, thinking to myself

Hey isn’t this easy

And you’ve got a smile that could light up this whole town

I haven’t seen it in a while since she brought you down

You say you’re fine

I know you better than that

Hey whatcha doing with a girl like that

She wears high heels I wear sneakers

She’s cheer captain and I’m on the bleachers

Dreaming about the day when you wake up and find

That what you’re looking for

Has been here the whole time

 

Park Eun Chan berjalan-jalan santai di taman kota dekat rumahnya. Ia sedang mendengarkan lagu lewat headset di telinganya dan kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku hoodie-nya. Ia bersenandung riang sambil menikmati udara segar di taman ini. Walaupun dulu taman ini adalah ‘markas’nya bersama Kyuhyun, tapi ia tetap sering ke sini.

Kemudian ia melihat sebuah bangku taman dan memutuskan untuk beristirahat di sana. Ia mengeluarkan novel favoritnya dan mulai membaca. Tiba-tiba, ia merasa ada seseorang yang duduk disampingnya. Namun gadis itu sama sekali tidak mempedulikan hal itu.

Orang itu mendengus. “Serius sekali. Bukankah kau sering membaca buku itu? Aku saja bosan melihatmu memegang buku itu.” Eunchan menengadahkan kepalanya. Ia sedikit tersentak melihat orang itu. “Oh, Kyu! Maaf, kukira orang lain.” Kyuhyun mengambil buku yang dipegang Eunchan. “Aku akan membuang buku ini dan membelikanmu yang baru. Bagaimana?” Eunchan merengut. “Kyu-ya! Kembalikan! Kau tahu, kan! Itu buku favoritku!” pintanya sambil berusaha merebut buku itu.

Kyuhyun menyeringai dan berkata. “Cengeng! Mana mungkin aku ingin membuang buku favorit adikku?” pria itu kemudian mengembalikan buku Eunchan. Eunchan terkekeh pelan. “Terima kasih… kakak.” ia menyelesaikan kalimatnya dengan ragu.

“Hei!” seru Kyuhyun. Ia menyingkirkan poni Eunchan yang menutupi rambut gadis itu dan menyelipkan di telinganya. Ia bergumam. “Seharusnya kau memakai jepit rambut!”

Sejujurnya, Eunchan agak terkejut dengan perlakuan Kyuhyun, namun ia mencoba menyembunyikan hal itu. “Cerewet!” desis Eunchan tanpa memalingkan wajah dari bukunya. “Apa katamu?!” seru Kyuhyun mengangkat tangannya hendak menjitak gadis itu. Namun kemudian, sebuah mobil berhenti di depan mereka. Dan seorang gadis mengendarai mobil itu.

“Kyu-ah, ayo kita berangkat!” ajak gadis itu. Kyuhyun menghela napas dan menoleh pada Eunchan. “Eunchan-ah, aku harus pergi!” pamit pria itu dan segera masuk ke mobil. Begitu Kyuhyun masuk ke dalam mobil, pria itu dan kekasihnya langsung berciuman. Hal itu membuat Eunchan merasa risih.

“Bisakah kalian melakukan hal itu di tempat lain?” sahut Eunchan datar setelah melihat adegan menjijikkan itu.

Kyuhyun terkekeh. “Jangan-jangan setelah ini kau akan mencontohnya!” “Menurutmu dengan siapa aku akan melakukan hal itu?!” balas gadis itu. Ia melihat orang di belakang kemudi menatapnya tidak suka. Orang itu―Jung Min Ri―si sexy cheerleader kekasih Cho Kyu Hyun. Berdasarkan isu yang beredar, Minri sangat membenci Eunchan, yah tentu saja, karena persahabatannya dengan Kyuhyun. Tapi Eunchan hanya menganggap Minri seperti kotoran di jalanan. Eunchan menanggapi Minri dengan mengangkat bahu dan melanjutkan membaca.

 

If you could see that I’m the one who understands you

Been here all along so why can’t you see

You belong with me

Standing by and waiting at your backdoor

All this time how could you not know baby

You belong with me

You belong with me

 

Berdesak-desakan dan kesal. Itulah yang dirasakan Eunchan ketika ia berada di tribun penonton saat ini. Sebenarnya, ia tidak berniat menonton pertandingan football Kyuhyun. Namun karena Kyuhyun memaksanya, jadi.. Harus Eunchan akui, ia paling tidak bisa menolak ajakan Kyuhyun. Lagipula, pikir Eunchan, apa tujuan Kyuhyun menyuruh Eunchan menontonnya? Menyemangatinya? Kalau begitu, apa fungsi anggota cheers di sana itu? Eunchan hanya bergumam-gumam tak jelas.

Selesai bertanding, Eunchan mengamati Kyuhyun dari tribun. Pria itu berjalan ke arah Minri. Gadis itu memicingkan mata, dan seketika ia mendelik. Di depan hidung gadis itu, ia melihat Minri sedang bersama dengan orang lain. Orang itu adalah kapten football sekolahnya, Yoon Ji Hoon. Si pria tampan yang digilai hampir oleh seluruh wanita sekolahnya, kecuali Eunchan. Ia melihat Minri mengoceh pada Kyuhyun dan pria itu sepertinya hanya bisa pasrah.

Kyuhyun keluar dari ruang ganti pemain football dengan wajah lesu. Tepat saat itu, ada seseorang yang menyodorkan sebatang coklat dan sebotol air mineral padanya.

“Minumlah. Setelah itu, makan coklat ini. Coklat dapat membuatmu merasa bahagia.” saran orang itu. Kyuhyun menatap sebentar orang itu, menerima botol minuman dan langsung meminumnya dengan cepat. Setelah itu ia mengambil coklat dari tangan Eunchan.

Eunchan mengeluarkan i-Pod-nya. Ia memasang satu headset di telinga kanannya dan ia memasangkan headset lainnya ke telinga kiri Kyuhyun. Dengan lincah, Eunchan mencari dan memutar lagu kesukaan Kyuhyun. Jason Mraz – I Won’t Give Up.

Kyuhyun menoleh pada gadis itu. “Eunchan-ah, kau yang terbaik! Kau benar-benar tahu apa yang akan kulakukan sekarang ini.” Eunchan menyeringai. Ia benar-benar senang dengan reaksi Kyuhyun saat ini. Pria itu tidak lagi membohongi perasaannya terhadap Eunchan. Ia memasukkan tangannya ke saku hoodie-nya. Setelah itu mereka berdua berjalan bersama-sama.

“Kyu-ah, kenapa tidak cerita? Lihat kan, kau sendiri yang menderita. Kasihan sekali.” ujar Eunchan. Kyuhyun hanya menutup mata, pura-pura tidak mendengar perkataan gadis itu padahal suara gadis itu masuk ke gendang telinganya dengan sangat jernih. Ia tidak ingin membalas perkataan gadis itu. Bila ia membalasnya, urusannya tidak akan selesai.

“Murahan.” ejek Eunchan. “Dimana harga dirinya? Apa karena dia sudah tidak bernilai lagi makanya dia mudah sekali berganti pasangan?!” ia menggeleng-gelengkan kepala tak percaya.

Kyuhyun menoleh dengan kaget ke arah Eunchan. Hei, pria itu membatin, ternyata gadis pendiam seperti Eunchan bisa juga menghina orang. Ia menatap gadis itu dari samping, dan melihat bahwa sepertinya gadis itu mengatakan hal tadi dengan bersungguh-sungguh.

“Kau tahu?” ujar Kyuhyun. “Kau penuh kejutan, Park Eun Chan.” pria itu merangkul pundak gadis itu. Dan perlakuan Kyuhyun kali ini sukses membuat semburat merah pada pipi Eunchan muncul perlahan.

 

I remember you drivin’ to my house in the middle of the night

I’m the one who makes you laugh

When you know you’re about to cry

And I know your favorite songs

And you tell me about your dreams

Think I know where you belong

Think I know it’s with me…

 

Adik. Eunchan kembali memikirkan kata-kata Kyuhyun ketika di taman kala itu. Rupanya selama ini ia hanya menganggap Eunchan hanya sebagai adiknya saja, tidak lebih. Begitu memikirkan hal itu, ia segera melupakan tugas sekolah yang harus dikerjakannya. Ia kembali mengenang beberapa kejadian bersama pria itu. Ia ingat ketika tengah malam Kyuhyun datang ke rumahnya, entahlah waktu itu apa yang dilakukannya gadis itu sudah lupa. Kyuhyun selalu berkata bahwa Eunchan adalah satu-satunya gadis yang selalu sukses membuat Kyuhyun tertawa. Gadis itu tersenyum kecil mengingatnya.

Eunchan menatap jendela. Menatap Kyuhyun yang sedang mempersiapkan diri untuk pesta sekolah malam ini. Tentu saja Eunchan tidak melakukan apa-apa. Pesta seperti itu bukan tempat seharusnya ia berada. Dunia Eunchan adalah buku, perpustakaan, dan lagu-lagu di iPod-nya. Bukan pesta meriah, musik yang memekakan telinga, dan hal semacam itu.

Ia melihat Kyuhyun menulis sesuatu. “Kau pergi malam ini?” tulis Kyuhyun pada Eunchan. Eunchan tersenyum. “Tidak. Aku harus belajar.” Kyuhyun mengangkat bahu dengan wajah lesu. “Bersenang-senanglah.” balas Kyuhyun. Ia melempangkan jas hitamnya di bahunya dan pergi meninggalkan kamar.

Eunchan menatap kosong kamar Kyuhyun. Kemudian ia menatap buku-buku pelajarannya, mengangkat salah satu buku dan mendapati tulisan yang waktu itu pernah ingin ia tunjukkan pada Kyuhyun tapi gagal. Gadis itu jadi teringat sesuatu.

“Ini saatnya.” gadis itu berkata sambil membuka kacamatanya.

 

Can’t you see that I’m the one who understands you

Been here all along

So why can’t you see

You belong with me

Standing by and waiting at your back door

All this time how could you not know

Baby you belong with me

You belong with me

You belong with me

 

Eunchan memasuki auditorium sekolahnya dengan ragu. Ia mengenakan long-dress berwarna tosca muda dan membiarkan rambut pirangnya tergerai. Ia merasa agak gugup karena untuk pertama kalinya ia datang ke pesta seperti ini. Ditambah lagi, semua orang melihatnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

Gadis itu melihat Kyuhyun berjalan menghampirinya. Namun, Minri mencegahnya.

“Kau pikir kau mau kemana?!” teriak Minri. Kyuhyun menjawab dengan santai. “Dimana Jihoon-mu? Bukankah kau bersamanya? Apakah kau lupa, kalau kau yang mengakhiri hubungan kita, Minri-ssi?” ia langsung berlalu meninggalkan gadis itu. “Apa?!” pekik Minri terkejut dan pergi begitu saja.

Kyuhyun menghampiri Eunchan. “Aku tidak percaya akhirnya kau datang. Kau terlihat… sangat cantik.” pujinya. Eunchan membalasnya dengan tersenyum. Lalu mereka berdua terdiam, lama sekali. Sampai akhirnya…

“Bisa kita bicara?” ucap mereka bersamaan. Mendengar hal itu, Kyuhyun menarik tangan gadis itu ke luar auditorium. Ia membawa Eunchan ke atap gedung sekolah mereka.

Eunchan terlihat gugup sekali. Keringat dingin mengalir dari pelipisnya, terus mengalir melewati pipi dan dagunya. Ia menundukkan wajah dan memainkan jari-jarinya. Kini Kyuhyun ada di hadapannya. Di atap gedung ini hanya ada mereka berdua, ditemani suara angin yang membuat dedaunan bergoyang lembut.

“Kau duluan, Kyu.” tawar Eunchan tanpa mengangkat wajah. Kyuhyun menggeleng. “Tidak,” ucapnya. Ia mengangkat wajah Eunchan agar menatapnya. “Apa kau lupa ungkapan ‘ladies first’?”

Eunchan menghela napas. Ia menggigit bibirnya, menunjukkan sebuah kertas kepada Kyuhyun. “Maafkan aku. Tapi aku tidak bisa menahannya lebih lama.”

“Maaf untuk apa?” tanya Kyuhyun juga menunjukkan sebuah kertas pada Eunchan. Tulisan di kedua kertas itu sama. Aku mencintaimu.

“Kau melakukan hal yang benar, Eunchan-ya. Sekarang kau bukan lagi adikku, ingat itu!” tambah Kyuhyun. Ia merangkul pinggang Eunchan agar mendekat padanya.

 

You belong with me

Have you ever thought just maybe

You belong with me

You belong with me…

 

Eunchan menatap Kyuhyun dalam. “Apa kau tidak menyadari kalau selama ini kau milikku, Kyuhyun-ie?” “Maaf, aku baru menyadarinya sekarang.” jawab pria itu. Kemudian, ia menutup mata dan menempelkan bibirnya di bibir gadis itu. Lama sekali.

Setelah itu, Kyuhyun mengajak Eunchan duduk di pinggir gedung. “Kyu-ah, aku takut.” pinta Eunchan. “Bagaimana kalau aku jatuh?” wajah Eunchan menunjukkan bahwa gadis itu benar-benar ketakutan. Gadis itu sudah hendak bangun dari tempatnya, namun Kyuhyun menahannya. “Tidak apa-apa.” Kyuhyun meyakinkan gadis itu. Ia mengeluarkan iPod miliknya dari saku jas. Ia memasang headset di telinganya dan telinga Eunchan. Kini Kyuhyun memutar lagu kesukaan Eunchan. Justin Bieber – Born to be Somebody.

Begitu alunan musik itu masuk ke telinga Eunchan, gadis itu sedikit tenang. Gadis itu bersenandung, membuat Kyuhyun di sampingnya tersenyum bahagia.

“Bisakah kau mengganti di bait ‘And this world will belong to me’ menjadi ‘And Kyuhyun now belong to me’?” pinta Kyuhyun dengan nada bercanda.

Sepertinya Eunchan tidak mendengar. Ia tetap fokus dengan nyanyiannya. Namun kemudian, ia menyandarkan kepalanya di bahu pria itu. Dan ketika ia sampai di bait yang dikatakan Kyuhyun, ia sedikit membesarkan suaranya.

“And Kyuhyun now belong to me…”

 

End

 

Advertisements

3 thoughts on “[ Kyuhyun ] ONESHOT || You Belong with Me (SongFict)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s