[ Kyuhyun ] ONESHOT || I Love U But U Love Him

One shot

 

Tittel           : I love u but u love him

Author        : Winda Cho

Fb/Twitter  : Nnda Kyu Everlasting / @Wins_sparkyu9

                    Fb : https://www.facebook.com/nnda.everlasting

Cast            : Lee soo yeon, Cho Kyuhyun and Other

Genre         : sad, angst, little Romance?

Rating        : G 15+

Light          : one shot

Disclaimer  : murni ide ku sendiri kalau ada persamaan nama dan cerita itu hanya sebuah kebetulan, terinspirasi dari sebuah MV hmm… lupa lagi judulnya apa heheh…;)  typo (s) bertebaran dimana-mana.

 

~

~

 

Ada sebuah pepatah mengatakan kalau cinta itu buta, tidak memandang status antara kaya dan miskin, tua muda, jelek atau pun cantik, buta akan warna juga rasa. Banyak orang yang mengatakan cinta itu manis, tapi tidak akan terasa manis jika cinta itu hanya di rasakan oleh sebelah pihak, yang di sebut cinta bertepuk sebelah tangan.

 

Hanya orang keras kepala yang bisa bertahan dengan rasa cinta tanpa dicintai, salah satunya aku, mencintai seorang namja tanpa sepengetahuannya bahwa aku sangat mencintainya, ah….rasanya ini bukan di sebut cinta sebelah tangan, tapi cinta sepihak karena aku hanya bisa memendam perasaan itu dalam diam tidak ada keberanian untuk diriku untuk mengungkapkan perasaanku padanya.

 

Sudah 6 tahun ini aku terus berlanjut dalam cinta diam-diamku kepada seorang namja, dia adalah temanku sendiri dari awal masuk sekolah menengah pertama. Aku bukanlah tipe yeoja yang agresif berani mengatakan cinta pada namja duluan seperti kebanyakan di jaman sekarang tanpa merasa takut mendapat penolakan, tapi seperti itulah yang aku takutkan adalah sebuah penolakan yang membuat aku terpikirkan sebelum memulai. Dalam bahagia aku terus menyembunyikan perasaanku padanya, hingga kebahagian itu berubah menjadi rasa sakit, saat kami sudah menjadi salah satu mahasiswa di kyunghae university, dia mengatakan padaku bahwa dirinya menyukai seorang yeoja, dan memperlihatkan siapa yeoja itu.

 

Jleb!!!

Kurasakan hatiku serasa di tusuk jarum bertubi-tubi tanpa henti, bagaikan seorang malaikat kehilangan sayapnya untuk terbang. Akhirnya timbul rasa penyesalanku tidak bisa mengungkapkan perasaanku padanya lebih awal, agar tidak di miliki orang lain. Dengan tidak rela aku menyetujui mereka jadian, menyembunyikan rasa kecemburuanku pada mereka.

 

Meskipun dirinya sudah memiliki orang lain, entah kenapa aku masih tetap menyukainya diam-diam, itulah mengapa aku menjadi orang yang keras kepala untuk tetap mencintainya hingga sekarang, mereka sudah berpacaran hampir 1 tahun, terus bertahan dengan sikap keras kepalaku dengan harapan sikap ke egoisanku mereka putus, tapi bagaimana pun juga sebelum ada ikatan suci diantara mereka berdua aku masih punya harapan.

 

Cinta yang kurasakan begitu manis, tapi terasa pahit.

 

~

 

Saat ini aku sedang bersantai duduk sendiri di sebuah bangku taman kampus setelah menyelesaikan kuliah hari ini, mencoba menenagkan pikiran dari sesuatu yang seharusnya tidak aku dengar, mendengar perbincangan mesra sahabat ku ini dengan kekasihnya.

“so rim~ah…hari ini kita janji ke pantai bersama kan?”

“baguslah… setelah pelajaran selesai, kau kembali telepon aku aku akan menunggumu!”

“nde…nado saranghae..!”

Itulah percakapan yang dilakukannya lewat sambungan telepon, aku…cemburu…berkali-kali aku menyembunyikan rasa cemburuku itu, tapi mungkin sekarang tidak mempan bagiku, rasanya aku sudah mati rasa dengan rasa itu, yang aku rasa setiap mereka berdua aku lihat berjalan bersama atau bersikap mesra di depanku.

Cho Kyuhyun

Tanpa ku sadari aku menulis sebuah nama pada sebuah buku catatan yang sedang aku baca sekarang.

Tidak bisakah kau merasakan apa yang aku rasakan?

Saranghae !!

Aku kembali menulis mencurahkan perasaan apa yang aku rasakan sekarang, hingga sepertinya aku tidak memperdulikan buku catatan ini bukanlah sebuah diary.

 

“soo yeon….!!”

Sebuah suara tiba-tiba tertangkap oleh indra pendengaranku, seseorang berteriak memanggil namaku, suara itu aku rasa sangat aku kenal. Aku mengangkat kepalaku hingga aku melihat sesosok namja tampan tinggi dengan rambut berwarna coklat gelap berwajah putih, berjalan dengan sebuah senyuman yang terus mengembang dengan bibirnya berjalan menghampiriku sedikit berlari kecil, namja itu..namja yang baru saja aku tulis namanya di buku, sekaligus orang yang aku cintai diam-diam.

Dengan cepat aku menutup buku catatanku saat dia sudah berada di hadapanku, dan tersenyum padanya.

“jadi kau ada disini, tari tadi aku mencarimu..!” ucapnya dengan nafas yang belum stabil, setelah ia berlari tadi.

“kau mencariku..? Kenapa kau tidak meneleponku saja!”

“ah..kenapa aku tidak terfikirkan ..!” ucap kyuhyun sedikit terkekeh

“wae??”

“begini…!” kyuhyun duduk di sebelahku “ikut dengan kami ke pantai !”

“kami?”

“ne…aku, so rim dan kau!”

Lagi-lagi dia menyertakan ku dalam kencan mereka, sebuah ajak rasanya tidak membuatku semangat sama sekali.

“kalau aku tidak ikut bagaimana?”

“kalau kau tidak ikut, tidak akan seru”

Hah? Seru? Apa dia pikira aku seorang badut yang bisa menghibur mereka berdua?

“ayolah….!” Kyuhyun kali ini merengek dengan khas seperti anak kecilnya menarik-narik lengan bajuku yang membuatku sedikit bergidik melihatnya.

“baiklah..!!”

Akhirnya aku terima ajakan itu, entah kenapa saat ia memperlihatkan wajah memohonnya itu aku seperti tidak bisa menolak permintaannya, yang mungkin akhirnya jika aku ada bersama mereka hanya menjadi sebuah benda mati yang tidak berharga diabaikan begitu saja.

“kalau begitu kita temui so rim, sepertinya kuliahnya sudah selesai kajja!!” ucap kyuhyun sambil bangkit dari duduknya.

Dengan malas aku mengikutinya dari belakang untuk menuju kelas so rim karena kebetulan dia dan kami berdua beda jurusan.

 

~

 

1 jam kemudian aku sudah sampai di sebuah pantai di pinggiran kota seoul, setelah sebelumnya menempuh perjalanan dengan menggunakan mobil Jeep milik kyuhyun, dengan hamparan pasir putih kecoklatan yang terhampar luas dengan deburan kecil ombak berwarna biru yang terbentang, matahari yang sebentar lagi tenggelam seaak membuat suasana saat ini sangat indah, dan begitu indahnya jika di nikmati oleh sepasang kekasih, kyuhyun dan so rim aku merasa iri dengan mereka berdua sekaligus cemburu.

Dengan keadaan aku yang selalu berada bersama kyuhyun, tidak membuat so rim merasa tidak nyaman, karena ia bukan seorang yeoja tipe pencemburu, dia pandai bergaul bahkan sudah menganggap diriku sebagai teman terbaiknya.

Sekarang mereka berdua sedang bermain kejar-kejaran di pinggir pantai, sesekali so rim mencipratkan air pada kyuhyun dengan kakinya, kyuhyun membalasnya dengan riang. Sesekali aku mencuri-curi pandang pada wajah kyuhyun yang begitu terlihat ceria dengan tawa dan membuat ketampanannya terpancar, beruntungnya so rim bisa memilikinya. Hingga terbayangkan olehku bahwa yang ada di posisi so rim itu aku, sepertinya aku akan menjadi wanita paling bahagia di dunia ini.

“soo yeon…, kenapa aku diam saja, bergabunglah dengan kami..!” so rim tiba-tiba sudah berdiri di depanku yang sekaligus membuyarkan lamunanku.

Tanpa banyak bicara lagi ia langsung melepaskan tas yang ku pegang, dan menarik tanganku dan mengajakku bergabung dengan mereka, tertawa bersama dan berlarian bersama, dalam kondisi inilah dengan sebisa mungkin aku harus menyembunyikan perasaan cemburu dari mereka berdua.

 

~

 

Ponselku bordering nyaring, dengan cepat aku meraih ponsel yang ada di meja kamarku, dan itu ternyata panggilan dari kyuhyun saat aku melihat nama yang tertera di layar ponsel.

“yeobseo..!!”

“soo yeon, apakah hari ini kau sibuk?”

“aniyo…wae?”

“bisakah kita bertemu di kona beans hari ini?”

“ah nde..!” dengan cepat aku menjawab tanpa tahu apa maksudnya dia mengajakku bertemu.

“baiklah aku tunggu jam 10, dan kau harus berdandan cantik, arasseo??”

“maksudmu..?”

“lakukan saja, anyeong!” kyuhyun tiba-tiba memutuskan sambungan telepon, membiarkanku tidak mengerti dengan apa maksudnya harus berdandan cantik.

“apakah dia merasakan apa yang aku rasakan?”

Pikiran itu tiba-tiba hinggap di kepalaku, yang aku rasa sepertinya tidak mungkin.

 

~

Pukul 10 tepat aku sudah berada di tempat tujuan, dengan dandan cantik yang aku bisa menuruti perintah kyuhyun, ternyata dia belum datang, aku memilih duduk dimeja yang memiliki empat kursi dekat jendela, agar bisa melihatnya jika datang.

 

Beberapa menit kemudian orang yang aku tunggu sudah menunjukan batang hidungnya kyuhyun datang, dengan menggunakan blezzer berwarna biru tua dan kaos putih dengan celana jeans biru muda dengan pakaian yang dikenakannya itu membuat dirinya terlihat semakin tampan. Aku pikir dia akan datang sendiri ternyata ada so rim yang mengekor di belakang dengan menggunakan mini dress berwarna soft pink rambut sepunggungnya di biarkan terurai dengan hiasan jepit rambut berbentuk pita di samping kirinya.

 

“mianhae…sepertinya aku sedikit terlambat…!” ucap kyuhyun saat sudah berada di hadapanku.

“kau sudah lama menunggu?” tanya so rim yang tangannya belum lepas menggandeng tangan kyuhyun, yang membuatku harus kembali menahan perasaan.

“gwencana, aku juga baru datang!”

Kyuhyun mengambil duduk di depanku sedangkan so rim berada di sebelahnya, yang tidak bisa aku pungkiri dia terlihat cantik sekarang.

 

“sebenarnya ada apa kau menyuruhku untuk bertemu disini?” tanyaku

“aku ingin..” kyuhyun menggantungkan ucapannya seakan sedang memikirkan sesuatu “sebentar lagi kau juga akan tahu!”

Dia tidak menjawab pertanyaanku malah semakin membuatku bingung dan penasaran.

“sebenarnya ada apa?”

 

“di sini..!” kyuhyun tiba-tiba melambaikan tangannya pada seseorang entah siapa.

Reflek aku menoleh, melihat siapa orang yang dia maksud sehingga bisa aku lihat seorang namja menggunakan kemeja putih bergaris dengan kancing bagian atas di biarkan terbuka, berwajah putih berhidung mancung dengan tatanan rambut yang di tata ke atas, sedang berjalan dengan santainya menuju kearah dimana kami duduk.

“anyeonghaseyo….mianhae aku terlambat…!” ucap namja itu ketika sampai di tempat kami duduk.

“gwencaneyo…kami juga baru datang, silahkan duduk!” kyunyun mempersilahkan namja itu duduk di bangku kosong sebelahku.

“perkenalkan dia sepupuku..!” ucap kyuhyun

“ne.. siwon imnida..!” ucap namja itu sedikit membungkuk.

“ini so rim pacarku dan di sebelahmu itu soo yeon, dia yang ingin aku kenalkan padamu!” kyuhyun memperkenalkan ku padanya.

Akhirnya aku mengerti sebenarnya apa yang kyuhyun maksud, dia merencanakan kencan buta untukku, makannya aku harus berdandan cantik, mungkin dia merasa kasihan padaku yang merasa kesepian jika sedang bersama mereka.

“oh …siwon imnida…!” namja itu kembali memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya.

“ soo yeon imnida.!” Aku menyambut uluran tangannya

Siwon tersenyum padaku, memperlihatkan lesung pipit yang menghiasi kedua pipinya, yang menurutku dia tidak kalah tampan dari kyuhyun.

 

Sesaat kami terdiam bersama dengan pikiran masing-masing dengan suasana canggung.

 

“ah…kalau begitu, kalian berdua mengobrol saja, kami ada satu tempat yang harus dituju!” kyunhyun berbicara memecah rasa canggung diantara kita, ia berdiri di ikuti so rim di sebelahnya dan pergi meninggalkan kami berdua, dengan perasaan yang sulit untuk ku gambarkan.

 

Kyuhyun kau tahu…., aku tidak suka kau mejodohkan aku dengan namja lain, karena percuma semua itu tidak bisa mengubah perasaanku padamu sampai kapan pun.

 

~

 

Itulah awal pertemuanku dengan siwon, yang sepertinya menjadi awal dan terakhir aku bertemu dengannya lagi, tidak ada niat sama sekali darinya untuk berkenalan lebih dekat denganku, bagaimana tidak dia sama sekali tidak berniat meminta nomer telepon ku, hingga aku tahu siwon sama sekali tidak tertarik padaku, dan saat pertemuan itu sepertinya hanya main-main saja menuruti permintaan kyuhyun sebagai saudaranya.

 

Sore itu, baru saja aku keluar dari sebuah pusat perbelanjaan di kota seoul, aku menangkap sebuah pemandangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, pertama kali aku melihatnya aku sedikit tidak percaya dengan apa yang aku lihat sehingga aku memperhatikannya lebih teliti lagi pada sosok yeoja dan namja yang sedang berjalan bersama dengan posisi tangan namja itu merangkul pundak yeoja yang ada di sampingnya, rambut coklat sepunggung itu, dan namja tinggi dengan lesung pipit??

“so rim… siwon..?” gumamku

Aku menetap mereka berdua tak percaya, hingga mereka berdua menyadari keberadaanku, dengan tubuh tegang dan kikuk mereka perlihatkan padaku.

So rim tertunduk, seakan tidak berani menatapku yang sedang menatapnya tajam.

Aku hanya terdiam, tidak ada kata yang ingin ku ucapkan kepada mereka, aku terlalu takut untuk marah di depan mereka karena ini bukan urusanku.

“soo yeon… aku harap kau tidak mengataka hal ini pada kyuhyun!” siwon angkat bicara, sambil berjalan mendekatiku, dari nada bicaranya dan tatapannya bisa kurasakan itu seperti sebuah ancaman darinya.

Aku tidak menjawab, seakan tidak terjadi apa-apa aku melengos pergi tidak memperdulikan mereka berdua yang sudah membuat hatiku sakit, dengan kebusukan yang mereka lakukan di belakang aku dan kyuhyun dengan permainan yang mereka lakukan.

 

~

 

Aku tidak mengerti betapa bodohnya yeoja itu, yeoja yang sudah ku anggap sebagai teman baikku sendiri, menyianyiakan cinta yang tulus dari seseorang yang sangat aku cintai, dan dengan senang hati aku menerima kau dan kyuhyun jadian. So rim ternyata di balik kesempurnaan mu dan baik hatinya dirimu ternyata tersimpan kelicikan dan dusta yang kau lakukan, aku menyesal telah membiarkan kyuhyun untuk menerimamu sebagai kekasihnya.

Hingga akhirnya terfikirkan olehku, apakah aku harus member tahu semua ini pada kyuhyun sehingga ia memutuskan so rim dan ada kesempatan untuk aku menyatakan perasaanku padanya? Apakah aku bisa bertindak kejam seperti itu? rasanya buka aku yang kejam, dia lee so rim mengkhianati seseorang yang jelas-jelas sangat mencintainya.

Setelah aku pikirkan berkali-kali, akhirnya aku urungkan niatku untuk member tahu kyuhyun tentang perselingkuhan ini, mungkin suatu saat nanti kyuhyun akan mengetahuinya sendiri, ah.. sepertinya aku juga takut dengan ancaman yang tidak langsung di lakukan oleh siwon saat itu. dan saat aku kembali bertemu dengan so rim, aku bersikap biasa seakan tidak terjadi apa-apa, hanya mungkin yang bisa aku rasakan perubahan sikapnya padaku.

 

~

 

 

Baru saja kau berniat untuk memejamkan mataku tertidur malam ini, aku mendengar sebuah nada pesan masuk di ponselku, dengan perlahan tanganku terulur untuk mengambil ponsel yang ada di meja samping ranjangku dan duduk bersandar, lalu membuka pesan tersebut.

From Kyuhyun

😥

 

Sebuah emotioncon yang di berikan kyuhyun padaku dengan ekspresi sedih, sesaat aku bingung maksud dari pesan itu dan aneh, akhirnya dengan cepat aku membalas pesannya.

To kyuhyun

Wae?

 

Beberapa detik kemudian tidak ada balasan darinya, apakah dia hanya mempermainkanku saja, tapi kenapa tiba-tiba aku menjadi cemas, kyu apa yang terjadi denganmu? Akhirnya aku berniat untuk menelponya dan menayakan apa yang terjadi, tetapi hal itu tidak terjadi karena orang yang aku maksud menelpon ku duluna.

Dengan cepat aku menekan tombol angkat di ponselku.

“soo yeon ~ah…”terdengar suara lirih dari kyuhyun saat ponselku sudah menempel tepat di telingaku.

“kyuhyun wae? Apakah ada sesuatu yang terjadi padamu?” tanyaku hati-hati

“kenapa kau tidak member tahu padaku?”

Kyuhyun tidak menjawab pertanyaan ku malah dia balik bertanya dengan pertanyaan yang membuatku bingung dengan nada serius.

“memberitahumu tentang apa?”

“tentang so rim!”

Aku terdiam sejenak, akhirnya aku mengerti apa yang ia maksud tapi bagaimana kyuhyun bisa tahu, apakah dia melihatnya sendiri.

“apa yang terjadi dengan so rim?” tanya ku berpura-pura tidak tahu.

“kau tahu kan, dia mengkhianatiku?”

Ternyata ia sudah tahu “aku hanya… tidak mau memberitahumu tentang itu tanpa bukti padamu dan takut membuatmu salah paham!”

“apa itu alasannya? Atau siwon mengancamu untuk tidak membertahu padaku?” kyuhyun seperti tidak terima dengan jawabanku barusan.

Bisa terdengar dari suaranya kyuhyun sepertinya sedang marah, dengan pikiran tak menentu.

“bukan seperti itu aku…”

“kau ingin menutupinya dariku dan bersekongkol dengan mereka kan?” kyuhyun memotong ucapanku dengan kemarahan semakin memuncak.

“ku mohon, jangan salah paham aku hanya tidak mau persahabatan kita berakhir karena hal seperti ini, dan membuat so rim kecewa jika aku memberitahukanya padamu, mianhae..!”

Setelah aku berkata seperti itu untuk membela diri, hanya suasana hening yang terasa, kyuhyun terdiam aku ikut terdiam, bergelut dengan pikiran masing-masing.

 

“kyuhyun… kau masih disana? Kau baik-baik saja kan?” tanyaku mencoba mengakhiri suasana hening ini dan aku juga merasa khawatir terjadi sesuatu padanya.

“aku membutuhkanmu….!”

Kalimat itu tiba-tiba terdengar di telingaku, aku tidak menyangka kyuhyun berkata seperti itu, aku tertegun masih mencerna di pikiranku tentang ucapannya itu, hingga aku menerka-nerka dengan pikiran sekarang, apakah kyuhyun mulai merasakan kalau aku sangat mencintainya?

“temani aku…!” ucap kyuhyun terdengar lirih, yang seketika membuat lamunanku buyar.

“nde…kau di mana?”

“aku di taman, di dekat apartementmu..!”

“baiklah aku akan kesana tunggu kau!”

Setelah mengatakan hal itu kyuhyun menutup sambungan telepon, dengan cepat ak mengambil mantelku untuk menutupi piyama yang sudah aku pakai karena tidak mungkin untuk aku mengantinya dulu dan dengan cepat aku segera keluar menuju taman.

 

Di tengah perjalanan entah kenapa aku merasa bahagia, sebuah senyuman terus mengembang di bibir kecil ku, aku senyum-senyum sendiri, apakah aku sudah tidak waras? Ah..entahlah  padahal sahabatku sendiri sekarang sedang merasaka kesedihan, apakah ini pertanda kalau mungkin ini saatnya kalau aku harus mengungkapkan perasaanku padanya, karena dengan kyuhyun membutuhkan ku sekarang seakan member sinyal kalau dia juga merasakan apa yang aku rasakan.

 

Hingga tanpa ku sadari aku sudah sampai di tempat tujuanku yaitu sebuah taman sederhana yang sering ku gunakan sebagai tempat santai terutama bersama kyuhyun. Senyuman yang terus aku perlihatkan tiba-tiba perlahan hilang di ganti dengan sebuah tatapan tak percaya yang membuat mulutku sedikit menganga, melihat sebuah kejadian yang tidak seharusnya aku lihat dan tidak berada di sini sekarang.

Bagaikan jatuh dari lantai 30 dan mendarat dengan badan hancur berantakkan, seperti sebuah gelas yang terjatuh terpecah berkeping-keping itu lah diriku sekarang, sakit.. nafasku terasa sesak melihat sesorang yang sangat aku cintai, kyuhyun memang sudah berada disana, tapi tidak sendiri dia bersama so rim yang sedang menciumnya mesra dan sejurus kemudian kyuhyun membawanya dalam pelukan

Mwoya?? Aku tidak mengerti dengan kondisi apa yang ku lihat saat ini, mengapa tiba-tiba kyuhyun bersikap seperti itu pada so rim, seharusnya ia marah padanya, apakah mereka berdua sudah baikkan? Kyuhyun mengapa kau lakukan ini padaku, apakah kau sengaja melakukannya?

Mataku mulai memanas, tanpa ku sadari sebuah cairan hangat membasahi pipiku, ya aku menangis setelah sebelumnya dengan susah payah aku menahannya. Berkali-kali ku coba menghembuskan nafas yang kurasa masih terasa sesak, hati ku sakit sepertinya jarum-jarum yang menusuk hatiku sudah terlalu banyak, jika itu sebuah penyakit mungkin aku sudah tidak sadarkan diri sekarang.

Ku biarka air mataku terus membasahi kedua pipiku, seolah itu menjadi pertanda hancurnya sikap keras kepalaku, juga keteguhanku untuk mengharapkan cintanya, rasanya aku sudah sampai di batas kesabaranku, dan sekarang akhirnya aku menyadari betapa bodohnya aku masih mengharapkan cinta seorang namja yang jelas-jelas namja itu mencintai orang lain.

Aku tidak bisa bertahan lagi…sungguh aku tidak bisa….

Aku menyerah untuk kebodohanku tidak berani untuk mengungkapkan perasaanku pada mu kyu, dan dengan sikap keras kepalaku terus mencintainya bertahun-tahun lamanya, juga betapa bodohnya aku harus merasakan sakit hati ketika kau bersamanya, dengan sekuat tenaga aku menahan rasa cemburu itu karena akibat ulah ku sendiri yang keras kepala, aku cemburu…ingin rasanya aku berteriak seperti itu padamu, mungkin rasa sakit ini sudah cukup menguras seluruh tenagaku. Semoga kau bahagia.

Aku menyerah ………. ;’(

 

 

~End~

 

Hiks….T_T Eotte??

Sequel or no?

 

RCL di tunggu ^^

 

Advertisements

3 thoughts on “[ Kyuhyun ] ONESHOT || I Love U But U Love Him

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s