(FICLET/SIWON) Rasa Sebelum Limabelas Menit Berikutnya

 

Tittle: Rasa Sebelum Limabelas Menit Berikutnya

Genre: be honest, I dunno (?)

Length: Ficlet

Rated: Teen

Maincast : Siwon, Hyemi  & Kyuhyun

Author: Fadila Maple (FVL)

Twitter: —

Facebook: —

Disclaimer: sekumpulan sampah aksara yang aku buat dengan jari, tanpa mencontek kanankiri, hanya didapat dari inspirasi, tolong hargai dan jangan di copy.Terimakasih. (siwon pov)

 

 

***

 

Pukul duapuluh satu, awan hitam menghiasi langit otak gadis itu yangtak lama lagi akan menghujani bening matanya. Jangan tanya bagaimana sesaknyadadaku menyaksikan tangis pilu dihadapanku; seperti puluhan pedang yang siapmenghunus jantung. Lebih dari seratus delapanpuluh menit manik mata itu iahiasi dengan butiran bening, namun tetap saja tak goyah untuk sekedar merapuh.Deruan deruannya dengan genitnya mulai bergelayut merayuku untuk ikut serta kedalam nyeri yang ia rasakan. Kau berhasil, sakit itu diam diam telah mendiamirelung.

 

 

“apa yangharus aku lakukan ?? kyuhyun terlalu sering menyakiti ku. Tapi dengan bodohnyaaku mau memaafkan dia, lagi, lagi, dan lagi”.

 

Sekali lagi,pertanyaan yang lebih bodoh dari pengakuanmu kau tanyakan padaku. Pertanyaanyang sebenarnya dari masing masing kita telah tahu jawabannya, namun kau terusmendeklarasikan pertanyaanmu sebagai tanya yang gagal menemukan jawaban.

 

“hyemi, sudahberulang kali kita berbicara seperti ini ?? cho kyuhyun bukan pria yang baikuntukmu. Dia hanya lelaki brengsek yang gemar berselingkuh, dia tidak pantasuntukmu ?”

 

Kali ini akubersuara, memberikan suntikan kesadaran akan akal sehat yang hilang entahkemana.

 

“akumencintai kyuhyun. sangat mencintainya, dan kenapa tidak ada yang bisa benarbenar mencintaiku ?? Yesung? dia pergi tanpa berkata apapun. Eunhyuk? Dia pun berselingkuhdengan wanita lain, tidak hanya satu, banyak!!”

 

 

Kali iniisakan hyemi lebih mengiris dadaku, matanya terpejam dengan tangan yang bertautmenutupi bibir dengan lipbalm yang entah sejak kapan tak lagi rapi. Tubuhnyasedikit membungkuk mencumbui perih yang saat ini tak ingin beralih.

 

“hyemi! Lihataku..!”

 

Aku menggapaikedua belah pipi tirusnya dengan kedua tanganku, memajang wajahnya tepatdihadapanku.

 

Dia..?cantik.

 

DEG !

 

Bodoh, apayang sedang ku fikirkan disaat saat seperti ini.

 

“kau..kau,cantik. Ah, masudku.. kau adalah wanita berhati baik. Kyuhyun tidak pantasuntuk mendapatkan keindahanmu. Banyak yang lebih layak untukmu diluar sana. Kaubisa bahagia tanpa pria itu, hyemi. Apa kau mengerti ??”

 

Deruan hyemisemakin mengiris. Astaga, hyemi memelukku. Mimpi indah sekaligus hal tabu untukku.Ya Tuhan, pelukannya semakin erat bahkan membuatku merasa asing dengan gemuruhyang saat ini tinggal didada.

 

Jangan hyemi,tolong jangan memelukku seperti ini. Aku takut jika kenyataan telah terbebas,aku tak sanggup mengizinkan kau lepas. Entahlah, aku anggap ini jackpot daripencipta alam untuk rasa yang ku yakin salah.

Aku mengambilnafas dalam dalam untuk memperkuat diri sebelum naluri ikut berlari mengikutiambisi ingin memiliki.

hyemi, akubenci mencintaimu.

 

Knock..knock..knock..

 

Ketukan pintukamar hyemi membuatnya melepaskan hal indah yang tengah ku kulum. Ia segeraberdiri dan membukanya. Adalah salah seorang pelayan yang kini tengah berdiridiambang pintu.

 

“permisinona, tuan cho kyuhyun menunggu anda didepan dengan seorang wanita. Apakah sayaharus mempersilahkan beliau menunggu atau pulang ?”

 

Pelayan itunampaknya mengetahui perihal luka Hyemi yang kini terkias oleh mata sembabnya.

 

Hyemi membelalak mendengar nama cho kyuhyun disebut. Ia menatapkuseakan bertanya apa yang seharusnya dia lakukan sekarang. Aku mengangguk,mengiyakan pertanyaan tanpa kata yang ia tanyakan. Ia segera menghapus jejakjejak perih yang tertinggal di paras anggunnya sebelum menghadapi keputusanyang akan ia buat.

 

***

 

Hyemi, jikasaja kau tahu hati yang benar benar tulus mencintaimu; aku. Mencintaimu dalambungkam yang entah kapan akan membinasakan rasa ini. Haruskah rasa ini binasasebelum tersampaikan pada tuannya ? tidak, aku harus mengatakannya. Iya, akuharus berani mempertanggung jawabkan rasa yang terus tumbuh tanpa ampun. Sebab,hyemi berhak tahu bahwa ada pria yang benar benar mencintainya.

Aku bisamendengar isakan Hyemi kembali bergelayut melalui tembok tembok dan menjalarmelalui kusen kusen pintu dihadapanku. Aku yakin, Hyemi tengah bertengkar hebatdengan Kyuhyun di sana. Ah, sial. dosakah jika meminta pada Tuhan merekadipisahkan ? tidak, aku yakin tidak. Aku yang lebih mencintai Hyemi dibandingKyuhyun.

 

Limabelas menit berikutnya, Hyemi berlari kearahku. Ia memelukku tanpamembiarkan aku tersadar dari lamun yang terisi olehnya.

 

“tabahkanhatimu, Hyemi.”

 

Ucapkumencoba menenangkan Hyemi dari guncangan yang kerap ia rasakan.

Tunggu, apakahbenar mereka telah berpisah ? dan apakah harus sekarang aku mengatakannya ?iya, sekarang atau tidak sama sekali !. aku telah melewaktan begitu banyakpurnama untuk ini. Katakan sekarang choi siwon, katakan.

 

“Hyemi, adayang ingin ku sampaikan. Aku.. ngg, aku..?”

 

“ternyata aku salah paham, wanita yang aku lihat tempo hari bersama Kyuhyunadalah kakak iparnya yang baru pulang dari UK. Kyuhyun tidak berselingkuh, dansatu lagi, Aku bahkan akan diperkenalkan dengan keluarga besarnya besok malam!!Ya Tuhan, aku sangat bahagia!”

 

Hyemimemotong ucapanku, sepertinya ia kembali larut dalam dunianya sendiri.Sementara aku, nafasku terhenti beberapa detik mendengar kalimat bahagianya,dan kalimatku kembali tertelan tanpa sisa.

 

Hyemimenangis haru, kali ini ada warna warni pelangi yang menari diujung matanya,pelangi yang berhasil membinasakan hujan dan melahirkan senyuman.

Pelangi ituadalah cho kyuhyun. Dan choi siwo ? pria pengecut.

 

“Oppa,sebagai kakak kandung terbaikku kau harus jadi pengiring pengantin wanita jikaaku menikah nanti. maukah kau berjanji?

 

“akuberjanji!”

 

Pria bodoh,berani beraninya aku bermimpi untuk menikahinya kelak. bagaimana mungkin akuberikrar membahagiakannya, jika marga kamipun sama? Choi siwon dan choi hyemi.Dan bagaimana mungkin aku berbicara perihal cinta dengan perempuan yang lahirdari rahim yang sama denganku .

 

Hyemi, andaisaja kau bukan adik kandungku

 

 

***

 

– Big thanks buat admin LeeDevy yangbesedia mempublish sekumpulan tulisan absurd saya

– Semua admin yang rela pagenya diisi FFsederhana dari saya terimakasih banyaaaak

– Pembaca yang telah meluangkan waktu untukbaca FF saya, kritik saran dari FF ini boleh di tulis di coment yaaaterimakasih banyaak.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s