[ Donghae ] ONESHOT || Love Hell

TITLE : LOVE HELL

 

GENRE : TENTUKAN SENDIRI

 

CAST : AIDEN, VICTORIA, MARCUS

 

RATED : ALL

 

LENGTH :ONESHOOT

 

AUTHOR : LALAKYU

 

FB : https://m.facebook.com/maryam.saraswati?ref_component=mbasic_home_header&ref_page=%2Fwap%2Fpages_timeline.php&refid=17

 

 

 

twitter : https://mobile.twitter.com/jihyun10701274?p=s

 

https://mobile.twitter.com/saraswatimaryam?p=s

LINK NOTE

 

https://m.facebook.com/notes/?id=100004361436045&refid=21 

 

 

 

seperti julur lidah ombak kau tak dapat ku kejar..

 

mungkin bisa..

 

tapi ketika laut, bumi, dan langit jadi satu..

 

biarlah keabadian yang mempertemukan kita

 

gadis ombak…

 

 

 

HAPPY READING

 

Membiarkan kaki telanjang ini melangkah, membiarkan kulit ini merasa sentuhan pasit putih, memanjakan mata dengan hamparan biru menggulung-gulung menarik penyu kecil untuk terseret.

 

Tersenyum..

 

Menyaksikan nyiur mengejek kearahaku, seolah akulah pria paling malang yang patut di beri uang recehan..

 

Hey..lihat, bahkan camar itu melesat untuk menoleh dan kemudian membuang muka dariku, seburuk itukah aku..

 

Aaaaaarggghhhhhhh…

 

Kenapa aku tak seberuntung pria itu??

 

Kenapa aku tak seberuntung marcus?

 

“Andai kau kaya..tchh..” aku hanya bisa mengejek miris kepada diriku sendiri, yah..lelaki bodoh yang hanya bisa memendam cintanya, dasar pengecut..oh Aiden, bodoh kau bodoh..melepasnya begitu saja.

 

Tidak…

 

Kau belum terlambat..

 

Kau harus lari Aiden

 

Ayo..!!

 

 

 

Kali ini kudengarkan sugesti yang entah muncul darimana, aku berlari menabrak semilir angin sore di pantai ini, aku tak peduli jika nantinya mereka mengataiku bodoh, gila tak tahu malu atau apapun itu, yang ku tahu.. aku mengejar cintaku.

 

*********

 

“Victoria, apa kau bersedia menerima marcus dalam suka dan duka, dan bersedia menjadi ibu dari anak-anaknya”

 

 

 

“Aku ber—-

 

 

 

”Hentikan..hosh..hosh..”

 

Aku tak peduli mata mereka yang menatapku penuh tanda tanya, aku tak peduli semua itu, yang aku tahu aku mencintai gadis yang akan bersanding dengan bossku Marcus, dia Victoria, gadis yang aku cintai selama aku ditugaskan oleh Tuan Marcus menjadi bodyguardnya, Vict..sungguh maafkan aku mencintaimu..

 

 

 

“Aiden, ada apa??” pria bertuxedo hitam itu menatap penuh cemas kearahku, mungkin dia takut di luar gedung pinggir pantai ini ada kejadian buruk yang akan merusak pernikahannya, tapi sungguh…maaf Tuan Marcus yang terhormat, kali ini aku tak bisa mengamankan kekacauan, karena kali ini kekacauan itu bersumber dariku.

 

 

 

“Tidak Tuan..” ucapku berusaha sebisa mungkin di hadapan pria tampan pemilih perusahaan terbesar di Eropa ini, dia menanam saham dimana-mana memiliki pengikut dan body guard dimana-mana, semua orang mematuhinya tak ada yang berani membantahnya.. tapi sungguh kali ini aku minta maaf Tuan, aku harus membantahmu

 

 

 

“lalu, ada apa??” pria tinggi berkulit bersih itu menautkan alisnya bingung terhadap sikapku

 

 

 

Aku menarik nafasku, menghembuskannya secara kasar

 

 

 

“I’m sorry…” ujarku menunduk menyiapkan semua kata.

 

 

 

“Ya??” kata Tuanku lagi bertanya dengan terselip nada bingung.

 

Aku mulai mengangkat kepalaku bersiap menerima apapun nantinya.

 

 

 

“Mrs. Vict I lov you” aku berujar dengan penuh kemantapan, memandang mata Victoria yang nampak terkejut akan ucapanku, aku melihat tatapan terluka dimatanya, sungguh…aku tak ingin kau tersakiti Vict, maafkan aku..tapi aku juga tak ingin lebih lama lagi memendam perasaan ini.

 

 

 

“What did you say Aiden??, Are you Crazy HAH !!!” teriakan Marcus membuat semua tamu undangan di sini ricuh, aku tak peduli tatapan jijik mereka kearahku, yah..pastinya mereka jijik melihat diriku berpakaian bodyguard berani-beraninya mencintai calon istri Marcus, yang tak lain orang yang paling di segani dan di takuti.

 

 

 

“Tidak, tidak aku tidak gila Tuan, aku bersungguh-sungguh, aku mencintai calon istrimu…” ujarku dengan berani menatap tajam matanya.

 

 

 

“SERET DIA KESINI!!!!!!!!!!!!!” aku mendengar kemurkaannya sebelum aku merasakan 2 orang kekar menarik kedua lenganku, menyeretku paksa kehadapan pria kaya itu.

 

 

 

Bughhhhhhhhh

 

 

 

Satu pukulan ku terima di pipi kiriku, dia tersenyum licik penuh amarah kearahku

 

“Inikah balasanmu Aiden??” bughh, dia berujar seraya melayangkan bogem mentahnya kearahku yang tak bisa apa-apa karena kedua lenganku di pegang oleh dua bodyguard sialan ini.

 

“Inikah Aiden balas budimu?, kau memang tak tahu terimakasih, kau makan dari keluargaku, dari kakekmu yang dulu menjaga kakekku, inikah balasannya yang kau berikan setelah aku mempercayaimu dengan sepenuh hatiku HAH!! Jawab Aiden..JAWAB!!” lelaki ini benar-benar murka, laki-laki yang dua tahun dibawahku sekarang tengah memakiku.

 

“JAWAB AIDEN” bugh..

 

Lagi, aku tersungkur akibat tinjunya di perutku.

 

 

 

“STOP !!! HENTIKAN MARCUS…HENTIKAN!!!” sebuah suara menggema membuatku mengedarkan mata menuju suara itu, disana…aku melihat gadis itu menangis terisak meremas gaun putih tulangnya.. matanya sayu berkaca-kaca..tidak sayang…jangan menangis…

 

 

 

“Tapi, dia lancang Vict, apa maumu, dia pantas mendapatkan ini” Marcus membela diri dihadapan gadis yang sekarang sudah menangis menggeleng-nggelengkan kepalanya itu, sungguh jangan menangis sayang… ku mohon.

 

 

 

“aku mencintainya Marcus, ku mohon jangan sakiti dia..”

 

Deg

 

Apa yang gadis itu bilang?? Dia mencintaiku?? Benarkah, oh kalau ini bohong kenapa sekarang dia berlutut di kaki Marcus?? Sayang jangan lakukan itu, kau tak pantas..kau seorang putri.

 

 

 

“APA KAU BILANG HAH!!” Marcus menghempaskan gadis cantik itu dari kakinya, mataya terpacar amarah dia hendak menapar paras ayu itu. Namun…

 

 

 

Dorrrrrrrrrrrrrrr

 

 

 

“sialhh—kurangh…ajarhhh kauhhh— “

 

 

 

Dorrrr…..

 

 

 

“Tidak..Aiden, bangun…bangun….sungguh aku mencintaimu sayang…bangun Aiden” aku masih mendengar suaranya itu, sebelum dia melepasku dari pangkuannya dan merebut pistol di tanganku..

 

 

 

“hentikanh—apa yang kau lakukanhhh honeyhh….argghhh..ambulance…cepath…cegah..diahh”dalam bayangan mataku yang mulai kabur, aku melihat Marcus kesakitan memegang bahu kirinya yang kutembak,dia mencegah Victoria yang memegang pistolku..

 

 

 

“Tidak…tidak Marcus, kalau aku tak bisa hidup dengannya di dunia ini, maka birlah kami hidup diakhirat, sekalipun harus dilalap Neraka sekalipun”

 

 

 

Dorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr…….

 

Dia ambruk diatasku, sebelum semua bayangan menggelap…

 

 

 

Satu kata dari author “bodoh..” untuk apa kita bunuh diri??? Bukankah cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang membawa kita ke surga?? Yaitu cinta kita kepada Tuhan??

 

 

 

Jangan mencintai seseorang, melebihi cintamu kepada Tuhan pencipta Alam,

 

Jangan takut kau tak akan merasakan cinta..

 

Karena apabila kau telah benar-benar mencintai Tuhan dengan sepenuh hati, maka Tuhan akan mendatangkan kepadamu seseorang yang mencintaimu yang sanggup menuntun langkahmu ke surga keabadian

 

 

 

RCL PLEASE

 

lalakyu

Advertisements

One thought on “[ Donghae ] ONESHOT || Love Hell

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s