[Yesung] Series – The Winners (Part 8)

Title : The Winners

Author : Rea

Fb : www.facebook.com/rea.xetia

Twitter :www.twitter.com/RK_Soohee_

Cast : -Han Soo Hee

-Kim Jong Woon (Yesung)

-Min Hyo Sun

Support Cast : Find by your self

Genre : Comedy, romance

Length : Series

Rated : PG 17

@B class

 

 

Guru Han melangkah masuk ke kelas B dengan angkuhnya, beberapa buku beliau apit dengan lengannya.

 

 

BRAK

 

 

Diletakkannya setumpukkan buku itu dengan kasar, “Kalian tahu apa test selanjutnya?”

 

“Menyanyi…” Jawab murid kelas B serempak.

 

“Youngsik~nim telah memberikan daftar lagu yang akan dinyanyikan oleh perwakilan kelas dan lagu tersebut adalah lagu duet, untuk kelas C yang mewakilkan adalah Soohee dan Suho. Mereka akan menyanyikan lagu All For You.

 

“Soohee…!” Baekhyun, Sungmin, dan Hyojin nampak tersenyum saat mendengar nama Soohee sedangkan Hye Eun menggerutu tak jelas.

 

“Saya sudah memilih dua siswi yang akan mewakilkan kelas kita yaitu Hyojin dan Hye Eun.”

 

Naneun!!” Hye Eun menunjuk dirinya sendiri.

 

Waeyo nona Nam? Apa anda keberatan?”

 

A-animida…

 

Geureom, lagu apa yang akan kami nyanyikan?” tanya Hyojin.

 

“Kalian akan menyanyikan lagu It’s Me, sepulang sekolah kalian bisa langsung latihan.” Hyojin pun mulai mencatat judul lagu yang akan ia nyanyikan bersama Hye Eun di catatan pribadinya.

 

 

@A class

 

 

“Daftar perwakilan dari kelas C dan B sudah keluar, kelas C mewakilkan satu namja danyeoja sedangkan kelas B mewakilkan yeoja semua.”

 

“Apa kita harus ikutan tampil? Bukankah kelas kita sudah tidak diragukan lagi kemampuannya?” Ujar Kyuhyun sambil melirik teman sekelasnya yang lain.

 

“Kalian diharuskan tampil, tapi saya butuh empat orang untuk menyanyikan lagu Hot Times,ada yang bersedia?”

 

“Saya mau seongsaengnim.

 

“Baiklah Kim Jong Hyun, karena kau orang pertama yang mau ikut, kau bisa memilih tiga lainnya.”

 

Ye seongsaengnim….” Jonghyun melihat teman-temannya sambil berpikir.

 

“Sudah menemukannya Kim Jong Hyun?”

 

Ye seongsaengnim, saya pilih Yesung, Kyuhyun, dan Kyungsoo.”

 

Geuraeyo, tempat dan waktu kalian pikirkan sendiri, seperti biasa kita akan tampil hari Minggu ini jadi berjuanglah!”

 

 

KRING KRING KRING

 

 

Bel pulang sekolah telah berbunyi namun Suho dan Soohee masih tetap tinggal di kelas karena mereka akan mulai latihan.

 

“Suho~ya kau tahu lagunya tidak?”

 

“Aku sedang mendownloadnya, chamkaman eoh… cha sudah berhasil, ige.” Suho memasangkan sebelah headsetnya ke telinga Soohee dan mereka saling memahami lagu itu.

 

Eottae? Kau sudah mengerti?” tanya Suho sambil memperhatikan Soohee yang masih memejamkan mata, memahami isi lagu tersebut.

 

Ne.

 

Geureom, kajja kita mulai latihan!” Mereka mulai bernyanyi mengikuti alunan lagu yang keluar dari mp3 Suho.

 

“SOOHEE~YA, SUHO~YA!!!” Teriak Ryan dan kawan-kawan.

 

“Kenapa kalian kemari?”

 

Kajja! Latihannya di dalam asrama saja.”

 

“Oke.” Mereka pun segera pergi meninggalkan kelas.

 

Chamkaman….

 

Waeyo Soohee~ya?

 

“Kertasku ketinggalan, kalian duluan saja eoh nanti aku menyusul.” Soohee segera berlari meninggalkan yang lain, “Jangan terlambat eoh!” Teriak Ryan entah Soohee mendengarnya atau tidak.

 

“Untung saja tidak hilang.” Dimasukkannya kertas itu dan kembali ke asrama, saat kembali ke asrama Soohee berpapasan dengan Hyosun.

 

“Kau dari kelas C ‘kan?”

 

Ye sunbae… waeyo?

 

“Kau tahu siapa yang mewakilkan kelas C untuk test berikutnya?”

 

Geugo… Suho geurigo….

 

Geurigo nugu?” Hyosun melipat kedua tangannya didada, entah kenapa saat ingin menyebutkan namanya sendiri sangat susah bagi Soohee. Perasaannya mulai tidak enak.

 

“Yakk!!! Geurigo nuguya?

 

Geurigo… naega.

 

Mwo? Neo? Geureom berusahalah.” Hyosun menepuk pundak Soohee dan pergi, gadis itu tersenyum manis pada Soohee. Soohee bernafas lega setidaknya pikirannya terhadap Hyosun yang tidak-tidak sudah tidak terjadi.

 

 

===ooo===

 

 

Suho dan Soohee sedang latihan di ruang rahasia, disana juga ada Ryan, Eunhyuk, Taemin, dan Eunhye. Setelah selesai latihan, mereka semua berkumpul untuk makan pizzayang sebelumnya sudah dipesan oleh Eunhye.

 

“Eunhyuk~ah kenapa kau menatapku seperti itu?” tanya Soohee ketika Eunhyuk menatapnya penuh tanya.

 

“Soohee~ya kau harus jujur eoh!! Sebenarnya kau dan Yesung sunbae ada hubungan apa?”

 

Eobseo.” Jawab Soohee singkat dan kembali lagi memakan pizzanya, “Gojitmal!! Naneuneh… aniya… maksudku kami melihat kalian ciuman tempo lalu di taman belakang!”

 

 

DEG

 

 

Potongan pizza yang hendak masuk ke dalam perut Soohee serasa seperti batu yang sangat sulit untuk ditelan.

 

“Soohee~ya jujur saja, toh kita tidak akan marah.” Eunhye memegang pundak Soohee, “A-aku… menyukainya….”

 

MWO!!!” Teriak mereka semua kecuali Taemin, pemuda bersurai coklat panjang standar itu hanya diam menatapi wajah Soohee.

 

Geureom, apa kau sudah mengatakannya?” Soohee menggeleng lemas menjawab pertanyaan Suho, “Yesung sunbae sudah punya kekasih yaitu Hyosun sunbae, aku tidak ingin dibilang perusak hubungan orang.”

 

Majayo! Cha, lanjutkan lagi latihan kalian.”

 

 

@Basket court<p> </p><p> </p>DUK DUK DUK

 

 

Bola berwarna jingga itu terus dipantulkan dan berulang kali dilempar ke ring oleh seorang pemuda, peluh yang bercucuran mengalir di wajahnya yang tampan dan tubuhnya yang -sexy-, bagaimana tidak? Pemuda itu memakai kaos putih v-neck yang sangat pas ditubuhnya hingga menampilkan otot perutnya yang tertutup kain tipis itu.

 

“Kau tidak latihan?” ujar seorang perempuan yang berada beberapa meter dibelakangnya.

 

“Bukan urusanmu!” Perempuan itu tersenyum sinis, “Kau menyukainya ‘kan?” terkanya.

 

Bola itu terlepas dari kendali pemuda tadi, ia berbalik dan menatap perempuan yang ingin dilupakannya.

 

“Apa maksudmu?”

 

“Tersirat jelas dari wajahmu Kim Jong Woon kalau kau menyukainya bahkan aku melihatmu berciuman dengannya.”

 

“Kalau aku menyukainya apa kau cemburu, Min Hyo Sun?” jari telunjuk Hyosun terangkat dan memainkannya didada Yesung dan memilin ujung v-necknya, “Kalau aku cemburu apa kau akan kembali bersamaku lagi?”

 

 

ZYUT

 

 

Yesung memegang tangan Hyosun yang tengah ‘bermain’ nakal didadanya, “Mian, yeojasepertimu tidak pantas bersanding denganku.” Dihempaskan tangan itu secara kasar dan pergi berlalu.

 

Geureom, kenapa dulu kau mau menjadi kekasihku?”

 

“Karena dulu aku hanyalah seorang namja bodoh yang mudah terhasut oleh rayuan yeojasepertimu!”

 

 

===ooo===

 

 

Audi 5 itu terparkir di depan rumah mewah bernuansa putih.

 

 

TING TONG<p> </p><p> </p>CEKLEK

 

 

“Donghae~ssi sedang apa kau disini?” ya, pemuda itu adalah Donghae.

 

“Mengajakmu jalan-jalan.”

 

Mwo wihae (untuk apa) ?”

 

“Sudahlah kajja!” Donghae menarik tangan Mikki dan membawanya pergi.

 

“Bisakah kau tidak menarikku!!”

 

“Aku yakin kalau kau tidak kutarik maka kau akan menutup pintunya dengan keras.”

 

“Aku tidak akan seperti itu, tapi setidaknya beri aku sedikit waktu untuk berganti pakaian.” Donghae menatap Mikki yang duduk disebelahnya dari atas sampai bawah, “Seperti itu juga sudah cukup dan…”

 

“Dan apa?”

 

“Dan sexy….” Donghae mengerlingkan sebelah matanya yang membuat Mikki menggerutu.

 

“Ish!!!” Mikki kembali menatap ke depan, benar apa yang Donghae katakan bahwa penampilan Mikki hari ini lumayan sexy bagaimana tidak? Mikki hanya memakai tanktopyang ditutupi jaket dan hot pants berwarna merah.

 

 

@Supermarket

 

 

“Kenapa ke supermarket?”

 

“Setelah dipikir-pikir lebih baik kita makan siang bersama.”

 

Eoddiga?

 

Ne jip-e (rumahmu).” Donghae berjalan mendahului Mikki sambil mendorong sebuah trolly,Mikki memasukkan tangannya ke saku dan berjalan dibelakang Donghae.

 

 

Mereka terus memilih bahan-bahan yang akan mereka masak untuk makan siang, terkadang mereka juga bertengkar karena tidak sependapat akan bahan makanan yang mereka pilih masing-masing.

 

“Yeonju~ya…!” Panggil Donghae saat mereka tiba di lorong sayuran dan daging.

 

“Jangan panggil aku Yeonju!”

 

Wae? Namamu ‘kan Yeonju, jadi apa salahnya jika aku memanggilmu seperti itu.”

 

“Terserahlah.” Mikki tengah memilih sayuran dan daging yang bagus kualitasnya.

 

“Yeonju~ya kau bisa masak tidak?”

 

Mwo!” Mikki menatap Donghae dengan tatapan aneh.

 

“Sssttt!!! Jangan keras-keras.”

 

“Kau itu bodoh atau apa huh? Kalau aku tidak bisa memasak tentu saja aku sudah mati karena terlalu sering makan makanan cepat saji.”

 

“Syukurlah kalau kau bisa memasak.”

 

 

@Mikki’s house

 

 

Donghae dan Mikki sudah siap dengan celemek mereka masing-masing, bahan-bahan yang tadi mereka beli segera dikeluarkan dari plastik dan bahan-bahan yang tidak dibutuhkan dimasukkan ke dalam kulkas.

 

Eottokhajo?

 

“Kau bumbui daging itu dengan garam, lada, dan perasan jeruk lemon.”

 

“Oke.” Donghae membumbui daging tadi seperti yang disarankan Mikki sedangkan Mikki tengah membuat saus guattemala.

 

“Sudah.”

 

“Diamkan dulu sekitar kurang lebih 15 menit.” Saus guattemala telah siap sekarang tinggal membuat minumannya.

 

“Donghae~ssi tolong ambilkan strawberry, blueberry, dan blackberry yang ada di kulkas serta cube ice dan yoghurt tanpa rasa.”

 

“Oke.” Donghae mengambil bahan-bahan yang disebutkan Mikki tadi dan meletakkannya di meja.

 

“Yeonju~ya.

 

“Hmmm.”

 

“Bisakah jangan memanggilku dengan embel-embel ssi?

 

Waeyo? Apa kau ingin kupanggil ikan?”

 

 

ZRRRTTTT

 

 

“Ikan? Panggilan macam apa itu?”

 

“Kau kan berasal dari Mokpo? Bukankah di Mokpo banyak ikannya?”

 

 

CUUURRR

 

 

“Aish!!! Terserahlah.”

 

 

CEEESSS

 

 

Mikki mulai memanggang daging tadi, setelah matang ia langsung meletakkannya di piring yang sudah disiapkan. Saus guattemala tadi ia letakkan diatasnya dan menu makan siang pun telah siap.

 

“Mmmm… baunya enak. Kajja kita makan!” Mereka pun makan siang bersama didekat kolam renang Mikki.

 

 

===ooo===

 

 

Waktu yang tersisa tinggal tiga hari lagi, Suho dan Soohee tengah berlatih di ruang olahraga. Tanpa sepengetahuan mereka berdua, ada seseorang berpakaian serba hitam membuka loker Soohee dan memasukkan ‘sesuatu’ ke dalam botol minuman Soohee.

 

“Suho~ya berhenti sebentar ne, aku haus.”

 

Nado, kajja kita minum dulu. Aku ambilkan dulu.” Suho bergegas mengambil air mineral di loker mereka berdua.

 

Ige…” Suho menyerahkan sebuah botol berwarna biru bergambar doraemon kepada Soohee.

 

Gomawo.” Suho tersenyum dan ikut meneguk airnya.

 

 

GLEK GLEK GLEK

 

 

1 menit

 

 

3 menit

 

 

5 menit

 

 

“Aaakkk!!!” Soohee memegangi lehernya yang terasa sangat panas dan seperti terbakar.

 

“Soohee~ya gwaenchanayo?” Suho memegangi bahu Soohee, “Aaakkk!!!” Darah mulai keluar dari mulut Soohee dan nafas Soohee mulai tersengal.

 

“SOOHEE~YA… DOWAJUSEYO, SESEORANG TOLONG KAMI!!!”

 

Eunhye yang kebetulan melewati ruang olahraga segera menghampiri Suho, “Suho~ya mu… OMO SOOHEE~YA!!! Kajja bawa dia ke byeongwon (rumah sakit)!” Suho menggendong Soohee dan membawanya ke rumah sakit bersama Eunhye.

 

 

@Hospital

 

 

Ryan dan kawan-kawan saling berlarian menghampiri Eunhye dan Suho yang tengah menunggu. “Eunhye~ya musun iriya??

 

Mollayo, tanyakan saja pada Suho.” Baekhyun, Sungmin, Hyojin, dan Hye Eun juga ikut datang ke rumah sakit.

 

“Suho~ya ceritakan pada kami apa yang terjadi?” Sungmin duduk disamping Suho sambil memegang pundak Suho.

 

“Saat kami sedang latihan, kami berhenti sebentar untuk minum. Saat sedang minum itulah Soohee mulai memegangi lehernya dan darah mulai mengalir dari mulutnya.” Jelas Suho panjang lebar.

 

“Ya Tuhan siapa yang berani berbuat sekejam ini pada Soohee???” Ryan merangkul pundak Nara untuk menenangkannya.

 

“Hye Eun~ah jujur saja!!!” Celetuk Baekhyun tiba-tiba.

 

“Jujur apa?”

 

“Kau kan yang telah melakukan ini semua!!” Kini semua mata tertuju pada Hye Eun.

 

Mwo??? Naega??? Atas dasar apa aku melakukan hal itu!!!”

 

“Karena kau membenci Soohee dan kau melakukan hal ini untuk balas dendam!” Hye Eun yang tadi duduk sekarang berdiri dan menatap Baekhyun tajam.

 

“Yakk Byun Baek Hyun!!! Walaupun aku membenci Soohee, aku tidak akan melakukan cara sehina ini untuk menjatuhkannya. Aku masih punya perasaan dan… apa untungnya aku melakukan hal ini!!!”

 

GEUMANHAE!!!” Hyojin menatap Hye Eun dan Baekhyun secara bergantian, “Mungkin apa yang dikatakan Hye Eun benar, walaupun ia membenci Soohee tapi ia tidak akan melakukan hal memalukan seperti ini.”

 

 

CEKLEK

 

Seorang pria paruh baya keluar dari ruangan Soohee, “Uisanim bagaimana keadaan Soohee?” tanya Eunhyuk tidak sabaran.

 

“Pita suara Soohee rusak dan kecil kemungkinan bagi dia untuk dapat bernyanyi lagi.”

 

MWO!!!

 

“Ada satu cara agar Soohee bisa menyanyi lagi…”

 

“Cara apa itu?”

 

“Operasi.”

 

“Tapi apa dengan operasi Soohee dapat bernyanyi lagi?” pria paruh baya itu mengangguk, “Tapi butuh waktu sekitar 1-2 bulan untuk masa pemulihan.”

 

Mwo!!! Waktu kita tinggal tiga hari lagi!!! Eotteokae??

 

“Lakukan operasinya, Uisa~nim.” Celetuk Hye Eun tiba-tiba.

 

“Ya sudah aku akan kembali ke asrama untuk mengambil pakaian Soohee.” Ujar Nara pada yang lainnya.

 

“Biar aku antar.”

 

“Mmmm…” Taemin dan Nara pun pergi meninggalkan yang lainnya.

 

 

@School

 

 

Sementara Nara mengambil pakaian Soohee, Taemin melangkahkan kakinya menuju loker murid terutama loker Soohee.

 

 

CEKLEK

 

Dibukanya loker Soohee dengan kunci cadangan yang ia pinjam dari penjaga sekolah.

 

 

Ige mwoya…?

 

 

T.B.C

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s