[ Kyuhyun ] SERIES || Can You Choose Me, Cho Kyuhyun? No? – Part 8.

Title: Can You Choose Me , Cho Kyuhyun ? No ?

Author : Erva Fitria

FB : Erva CK Fitria

Cast : Cho Kyuhyun

Park Hyejin

Kim Na Young

Genre: Romance, Friendship, Sad.

Length: Series

Rated: PG-15

 

This FF is Mine .. !! sorry for typo 😛

 

RCL sangat dibutuhkan ..

 

 

Happy Reading ^^

 

 

Sebelumnya…

|| Part 1 || Part 2 || Part 3 || Part 4 || Part 5 || Part 6 || Part 7 ||

 

 

“Aku kagum padamu, Hyejin-ah .. kau luar biasa. Jika aku jadi kau aku tak tahu jadi apa aku sekarang. Mungkin aku akan jadi seorang pencundang dan gila di luar sana. Bebanmu begitu berat. Kau boleh menumpahkannya padaku ..” ucap Kyuhyun di telinganya lembut.

 

Mendengar perkataan Kyuhyun di telinganya membuat emosi Hyejin rasanya ingin mengalir. Air matanya kembali turun ke pipi. Ia tak bisa menahannya lagi dan menangis di dada bidang Kyuhyun. Ia merasakan bebannya mulai ringan dengan dekapan Kyuhyun. Memang hanya ini yang ia butuhkan, dukungan dari orang yang ia cintai ..

 

“Terima kasih Kyuhyun-ah telah percaya padaku …” ucap Hyejin terharu.

 

Kyuhyun tersenyum lalu mengangguk.

 

“Aku bangga punya teman sepertimu Hyejin-ah …”

 

 

***

 

Part 8

 

 

Kyuhyun duduk di kursi belajarnya. Tangannya menopang dagunya. Ia sedang berpikir. Sekarang ia sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi antara Hyejin maupun Na Young. Ia sadar menjauhi Hyejin waktu itu adalah hal yang sangat salah. Seharusnya ia mendengar dulu penjelasan Hyejin, waktu itu.

 

Dari cerita Hyejin, Kyuhyun dapat menyimpulkan bahwa Hyejin adalah seorang yeoja yang sangat baik. Walaupun memang sedikit menyebalkan, tapi setidaknya ia tulus dan mau berkorban demi sahabat-sahabatnya. Bahkan ia bisa menyembunyikan beban dalam hatinya dengan tetap ceria seolah semuanya baik-baik saja.

 

Kyuhyun menghela napas panjang. Tubuhnya bersandar di sandaran kursi dengan kedua tangan melipat di depan dada. Ini waktunya untuk Kyuhyun membantu Hyejin kembali berteman dengan Na Young. Semua kesalahpahaman ini harus segera diluruskan. Lagipula titik kesalahannya semuanya ada pada Ji Hoon, yang berarti Hyejin tidak salah apa-apa. Tapi bagaimana membantunya?

 

Kyuhyun tersenyum kecil ketika ia mendapatkan sebuah ide.

 

“Hyejin-ah .. aku pasti akan membuatmu dan Na Young kembali bersahabat seperti dulu ..”

 

***

 

Kyuhyun memasuki kampusnya. Ia berjalan menuju ke kelasnya yang ada di lantai tiga. Namun ia melihat ada Hyejin sedang membaca mading kampus. Kyuhyun tersenyum dan berjalan menghampiri Hyejin.

 

“Hyejin-ah ..” panggil Kyuhyun.

 

Hyejin menoleh ke arah Kyuhyun. Ia terkejut dan segera menghindar pergi menjauhi Kyuhyun. Kyuhyun terdiam dengan kedua mata yang masih mengikuti Hyejin.

 

“Kenapa dia pergi?” batin Kyuhyun bingung.

 

Kyuhyun berjalan menghampiri, lebih tepatnya mengejar Hyejin. Ia tak mengerti kenapa Hyejin tiba-tiba pergi menjauh darinya? Padahal hubungan mereka kemarin sudah baik-baik saja.

 

“Hyejin-ah … kau kenapa?” tanya Kyuhyun.

 

Hyejin mempercepat langkahnya. Ia meruntuk kenapa harus bertemu dengan Kyuhyun sekarang. Namun tiba-tiba ia merasakan seseorang menahan tangannya.

 

“Kenapa kau menghindar dariku?” tanya Kyuhyun.

 

Hyejin tersenyum garing. Bagaimana cara ia menjelaskannya?

 

***

 

Hyejin menarik Kyuhyun ke bagian belakang sekolah. Ia mengedarkan pandangan melihat apa ada orang yang melihat mereka atau tidak. Dirasa keadaan sudah aman, akhirnya Hyejin bisa bernapas lega.

 

“Jadi ada apa? Kenapa kau begitu tegang?” tanya Kyuhyun dengan tatapan tajam.

“hehehe .. untuk hal tadi aku minta maaf. Aku tidak bermaksud melakukannya. Tapi aku ingin saat di sekolah kau tidak menunjukan bahwa kita sudah berteman baik lagi.” Jelas Hyejin.

“Mwo?? Waeyo?” Kyuhyun terkejut dengan permintaan Hyejin yang terdengar ‘bodoh’ itu.

“menurutku itu akan lebih baik.”

“Kau tak mau berteman denganku??” tanya Kyuhyun sambil menolak pinggang.

“Bukan begitu …” kata Hyejin langsung memegang lengan Kyuhyun dengan perasaan takut. Sudah cukup ia kehilangan teman lagi.

“lalu apa?”

“Aku tidak ingin kau jadi bahan ejekan orang lain karena aku. Jadi kupikir lebih baik kita berteman di luar kampus saja. Saat bersamaku juga waktu itu, Dongsuk selalu mengganggumu, bukan? Lebih baik kau tidak usah dekat denganku di kampus, agar mereka semua tidak tahu kau sudah baikkan denganku. Hehe. Dengan begitu kan kau bisa belajar dengan serius dan lancar.” Jelas Hyejin.

 

Namun Kyuhyun malah diam menatap Hyejin sinis. Hyejin cemberut melihat tanggapan Kyuhyun yang dingin itu mengenai idenya itu.

 

“Mianhae ..” ucap Hyejin merasa bersalah. Ia tahu Kyuhyun tak setuju.

“Aku mau berteman dengan siapa, itu terserah padaku. Untuk apa aku takut dibully oleh orang-orang jika memang aku ternyata punya teman yang luar biasa. Aku justru bangga ..”

 

Kyuhyun memamerkan senyumannya yang manis pada Hyejin. Tangan Kyuhyun mengusap puncak kepala Hyejin. Kemudian ia pergi meninggalkan Hyejin yang masih melongo mendengar perkataan Kyuhyun tadi.

 

“Teman luar biasa ??” batin Hyejin.

 

Hyejin tersadar. Ia berbalik melihat punggung Kyuhyun yang semakin jauh dari tatapannya. Tapi entah kenapa ia malah ingin tersenyum. Kalimat ‘Teman yang luar biasa’ sepertinya cukup membuatnya merona.

 

***

 

Kyuhyun kembali mengunjungi rumah Na Young saat pulang dari kampus. Ia mengetuk pintu rumah Na Young yang terlihat sepi sekali. Dengan satu ketukan pintu, seorang pembantu rumah tangga pun membuka pintunya.

 

“Annyeong haseyo .. aku ingin bertemu dengan Na Young .. “ ucap Kyuhyun.

“oh .. baiklah silahkan masuk ..” kata pembantu itu yang memang sudah tahu Kyuhyun sering datang ke rumah ini.

 

Kyuhyun mengangguk lalu memasuki rumah itu. Ya .. di dalam sana memang sangat sepi. Mungkin appa dan eomma dari Na Young sedang tak ada di rumah.

 

“Tuan bisa langsung menuju ke kamar nona Na Young “ ucap pembantu rumah tangga itu.

 

Kyuhyun menganggukan kepalanya lagi. Kakinya melangkah menuju ke kamar yang sudah tak asing lagi baginya. Ia mengetuk pintu meminta izin memasuki kamar itu.

 

“Na Young-ah .. ini aku Kyuhyun ..” kata Kyuhyun.

 

Hening tak ada jawaban. Kyuhyun pun membuka pintu itu yang kebetulan tidak terkunci. KREETT .. suara derik pintu yang bertemu dengan lantai saat Kyuhyun membukanya. Kepala Kyuhyun masuk untuk melihat apa yang ada di dalam. Kedua mata itu akhirnya menemukan Na Young sedang duduk di dekat jendela. Kyuhyun tersenyum melihat Na Young ada di sana.

 

Kyuhyun menghampiri Na Young yang masih belum menyadari Kyuhyun ada di sana walaupun derit pintu pun terdengar jelas. Apa yang sedang dipikirkan Na Young sehingga suara itu pun tak bisa menganggunya.

 

“Na Young –ah ,, annyeong haseyo ..” ucap Kyuhyun.

 

Na young tak menjawab sama sekali. Matanya hanya melirik lurus ke depan mengabaikan Kyuhyun yang menyapanya. Tentu ini membuat Kyuhyun bingung.

 

“Na Young-ah ..” panggil Kyuhyun melihat Na Young tak juga meresponnya.

“Untuk apa kau kesini?”

“mwo?”

“kenapa kau tidak mengunjungi Hyejin saja ?” tanya Na Young sambil melihat ke arah kyuhyun.

 

Tatapannya terlihat sangat dingin dan marah. Namun dengan segera Na Young melemparkan pandangannya ke luar. Ia menarik napas dalam untuk meredakan emosinya. Sementara Kyuhyun menatapnya tak mengerti. Ia memang tak tahu apa yang membuat Na Young bersikap seperti ini. Apa mungkin Na Young marah padanya? Tapi karena apa? Karena terakhir Kyuhyun dan Na Young bertemu mereka masih baik-baik saja.

 

“Ada apa denganmu, Na Young-ah ?” tanya Kyuhyun.

 

Na Young tak menjawab apapun. Ia hanya diam menghindarkan matanya dari Kyuhyun. Ia seperti tak mau melihat Kyuhyun.

 

“Na Young-ah .. “panggil Kyuhyun.

“aku tidak suka kau bersama Hyejin !!!!” teriak Na Young.

 

Kyuhyun menatap Na Young serius mendengar Na Young berbicara seperti itu. Tiba-tiba ia melihat Na Young menangis di hadapannya. Kenapa? Hanya itu yang ada di pikiran Kyuhyun.

 

“Kemarin saat Hyejin pergi dari rumahku, kulihat kau malah mengejar yeoja itu !! kau bilang kau akan ada di sisiku, tapi kenapa kau jelas-jelas bersama yeoja yang sangat ku benci ?? aku tidak suka kau bersama Hyejin. Dia jahat padaku, kau juga tahu kan?” ucap Na Young di sela-sela isakannya.

“Tapi Hyejin tidak ..”

“Kalau kau memang peduli padaku jangan yakinkan aku untuk percaya padanya. Aku tak mau melihatnya lagi. Kumohon, Kyuhyun-ah, bukankah kau bilang akan selalu ada kau di sisiku. Jebal, jangan bertemu dengannya lagi Kyuhyun-ah. Jika kau memang kau terus bersamanya, lebih baik kau tidak usah mengenalku lagi “ kata Na Young mengancam.

“mwo? Kenapa begitu?”

“kalau begitu jangan dekati Hyejin ! Kyuhyun-ah ..” ucap Na Young berharap Kyuhyun akan memilihnya.

 

Kyuhyun diam. Kedua matanya tertuju pada tatapan Na Young yang juga sedang menuju ke arahnya. Ia tidak tahu harus memilih siapa antara Hyejin atau Na Young. Keduanya begitu berarti bagi Kyuhyun. Hyejin sahabatnya dan Na Young adalah yeoja yang ia sukai.

 

“Kyuhyun-ah, kau akan memilihku, bukan?” tanya Na Young lagi melihat Kyuhyun diam saja.

“Ne ..” kata Kyuhyun akhirnya.

 

Na young tersenyum senang mendengar Kyuhyun memilihnya. Yeoja itu melingkarkan tangannya di pinggang Kyuhyun. Ia terlihat sangat bahagia, tapi Kyuhyun justru hanya tersenyum pahit. Apa pilihannya tepat?

 

***

 

Kyuhyun sedang memilih makanan di sebuah kedai makanan di luar kampusnya. Ia melihat kue-kue yang berjajar membuat lidahnya semakin bergoyang. Kyuhyun sudah menentukan pilihannya pada sepotong kue berwarna pelangi yang begitu menarik perhatiannya, namun ..

 

“Kyuhyun-ah …”

 

Kyuhyun menoleh cepat ketika ia begitu mengenal bahwa suara itu milik Hyejin. Dan benar saja ketika ia melihat ke arah kirinya, di sana ada Hyejin yang berjalan menghampirinya. Ia pun harus mengurungkan niatnya untuk membeli kue yang ia mau. Dengan cepat ia menghampiri Hyejin dan menarik yeoja itu ke suatu tempat.

 

Kyuhyun dan Hyejin kini sampai di sebuah taman yang suasananya sedang sepi. Mereka mangatur napas mereka masing-masing karena terlalu lama berlari. Hyejin melirik kyuhyun dengan tatapan sinis. Ia benar-benar tak mengerti kenapa tiba-tiba Kyuhyun menariknya ke sini.

 

“kenapa kau tiba tiba menarikku kesini?” tanya Hyejin.

“Akan lebih baik jika di sini.”

“Mwo? Apa maksudmu? Aku tidak mengerti.”

“sebenarnya, ini karena Na Young.” Jawab Kyuhyun jujur.

“Na Young ?” Hyejin bertanya-tanya.

 

Kyuhyun menghela napas pelan. Ia lalu duduk disebuah kursi panjang yang tak ditempati siapapun. Sepasang mata Hyejin terus mengikutinya, menanti jawaban Kyuhyun yang pasti berhubungan dengan Na Young.

 

“Kyuhyun-ah, ada apa sebenarnya?” tanya Hyejin tak sabar.

“Na Young melarangku untuk bertemu denganmu. Dia memberiku pilihan sulit padaku sehingga aku bingung.” Jawab Kyuhyun dengan senyuman pahitnya.

“Lalu kau memilih siapa? Aku atau dia?” tanya Hyejin dengan mata yang sendu.

 

Hyejin harap jawaban Kyuhyun adalah memilihnya. Bukankah Kyuhyun sudah tahu bagaimana cerita yang menyangkut Na Young dan Hyejin sekarang? Tapi melihat Kyuhyun tak juga menjawab pertanyaan Hyejin, membuat Hyejin berpikir lain.

 

“Kau sudah pasti memilih Na Young, kan?” tanya Hyejin berusaha untuk tersenyum.

 

Kyuhyun menatap Hyejin dengan rasa bersalah di hatinya. Ya, ia juga tak mungkin menyangkal itu, tapi ia juga tak tega melihat Hyejin sedih.

 

“Mianhae Hyejin-ah ..” ucap Kyuhyun pelan

“Bodoh, aku berpikir kau akan memilihku, karena hanya kau yang percaya padaku. Tapi seharusnya aku juga tahu kau kan memang menyukai Na Young. Bagaimanapun kau pasti akan memilih Na Young. Hehe ..” Hyejin membawa dirinya untuk terlihat baik-baik saja. Ia tertawa kecil saat mencela dirinya sendiri.

“Hyejin-ah. Kau tetap ..” Kyuhyun berdiri dan mendekat ke arah Hyejin, tapi Hyejin mundur menjauh. Kyuhyun mengkerutkan dahi.

Hyejin tertawa kecil kembali. “Jangan dekat denganku ..” kata Hyejin.

“A..apa?”

“Jika Na Young tahu bagaimana ? Dia pasti akan sedih karena kau dekat denganku. Lebih baik kau jaga perasaannya. Aku sering membuatnya sedih, aku mohon kau yang membuatnya bahagia.” Tutur Hyejin memberikan senyuman terbaiknya pada Kyuhyun.

 

Kyuhyun diam menatap Hyejin dengan dingin. Ia tahu Hyejin sangat sedih. Dia bukan yeoja yang dengan mudah menyerah dengan cepat. Hyejin, maafkan aku ..

 

“Kalau begitu aku harus pergi secepatnya, sebelum ada orang yang melihatmu bersamaku. Mungkin jika ada yang melihat, ia akan bilang pada Na Young. Sampai jumpa lagi, Kyuhyun-ah .. annyeong ..” ucap Hyejin sambil melambaikan tangannya.

 

Hyejin berbalik untuk pergi. Ia berlari dengan cepat menjauh dari Kyuhyun yang masih terdiam di posisinya.

 

“Aku memang bodoh, Hyejin. Aku tidak bisa memilih kalian berdua bersamaan. Aku harus bagaimana?”

 

***

 

Hyejin duduk di meja kantin untuk makan siang. Ia duduk dengan lemas. Ya.. mendengar Kyuhyun lebih memilih Na Young dibanding dirinya, membuat Hyejin sedikit kecewa. Bukankah Kyuhyun telah percaya padanya? Tapi kenapa malah kepercayaan itu hilang begitu saja saat cinta memang harus ia pilih? Mungkin di sisi ini, Hyejin pun tak bisa memaksakan kehendaknya pada Kyuhyun. Kyuhyun memang seharusnya memilih orang yang ia sukai.

 

Hyejin menyendokan sesuap nasi dan lauknya ke mulutnya. Makanan itu terasa sangat hambar di lidahnya. Semua rasa menghilang seiring moodnya hilang. Perutnya memang terus bersorak ingin makan, tapi mulutnya merasakan hal lain.

 

“Kenapa bisa seperti ini? Ayo Hyejin-ah , kau pasti bisa melupakan semua ini. Makan sekarang lebih penting.”

 

Hyejin menyemangati dirinya sendiri untuk melupakan hal yang tadi jadi pikiran di otaknya. Kali ini Hyejin benar-benar sendiri, siapa lagi yang akan memberikannya semangat kalau bukan dia? Ya. Hyejin harus kembali terbiasa.

 

Sementara itu, tampak Kyuhyun sedang terlihat kebingungan mencari sesuatu. Ternyata ia sedang mencari Hyejin. Ia harus menjelaskan semuanya. Sebenarnya ia menyesal telah membuat Hyejin kembali bersedih. Tapi, Kyuhyun pun tahu harus berbicara apa lagi pada Hyejin.

 

Sepasang mata indah itu melihat Hyejin sedang ada di salah satu meja makan di kantin. Senyuman Kyuhyun mereka di wajahnya yang tampan itu. Namun saat ia hendak memanggil Hyejin, seseorang memanggilnya.

 

‘”Kyuhyun-ah ..”

 

Kyuhyun menghentikan langkahnya, ia menoleh ke arah suara itu. Matanya membulat melihat Na Young ada di kampus ini. wanita itu tersenyum padanya. Masih tak percaya, Kyuhyun mengucek matanya untuk kembali memastikan.

 

“Kyuhyun, ini aku Na Young ..” kata Na Young.

 

Perkataan Na Young itu pun ternyata membuat perhatian Hyejin yang sedang makan tertuju padanya. Hyejin menghentikan aktivitasnya dan melihat Na Young dengan mulut yang sedikit menganga. Na Young kembali ke kampus?

 

Sementara itu, Kyuhyun mendekat ke arah Na Young dengan pelan. Ia masih tak percaya Na Young ada di sini. Sedang apa?

 

“Na Young?” Kyuhyun kini ada di hadapan Na Young.

“Ne .. hehe “ kata Na Young dengan senyuman malu.

Kyuhyun tersenyum senang. “ Kenapa kau bisa di sini?”

“Aku kembali lagi melanjutkan kuliahku yang tertunda kemarin” jawab Na Young.

“Mwo? bukankah kau bilang kau akan melanjutkan tahun depan?” Kyuhyun ingat perkataan Na Young waktu ia mengatakan ia takkan kuliah tahun ini.

“oh. Kupikir lebih baik aku melanjutkannya sekarang. Lagipula kau juga satu angkatan denganku, jadi kita bisa bersama-sama.” Tutur Na Young.

 

Kyuhyun senang mendengarnya. Akhirnya Na Young kembali ke kampusnya. Mungkin akan banyak waktu yang bisa mereka habiskan bersama.

 

“Aku satu kelas denganmu kan?”

“Jinja?” Dahi Kyuhyun mengkerut.

“Jika kau satu kelas dengan yeoja itu, berarti kau satu kelas denganku.” Kata Na Young sambil melirik Hyejin yang ada di kantin. Melihat Na Young melihat ke arahnya, Hyejin memalingkan wajah dan kembali melanjutkan aktivitasnya.

 

Kyuhyun melihat ke arah yang ditunjukkan oleh mata Na Young. Ia melihat Hyejin di sana sedang sibuk makan. Kyuhyun menoleh kembali ke depan menatap Na Young. Tatapan Na Young pada Hyejin sedikit tajam, mungkin masih menggambarkan kebenciannya pada Hyejin.

 

“Sudahlah Na Young, jangan seperti itu” kata Kyuhyun menghela napas.

 

Na Young menatap Kyuhyun dengan kecewa.

 

“mwo? Apa kau sedang membela dia?” tanya Na Young sedikit kesal.

“aku tidak sedang membelanya. Setidaknya aku sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi. Hyejin tidak seperti yang kau pikirkan ..” kata Kyuhyun.

“Cukup.” Na Young menarik napas untuk menenangkan emosinya. “Lebih baik kita temui Dongsuk ne?” Na young menggadeng tangan Kyuhyun untuk pergi.

 

Kyuhyun mengangguk pelan. Ia juga tahu Na Young pasti tak mau membahas ini di hari pertamanya. Mereka pun pergi mencari Dongsuk sesuai keinginan Na Young. Kyuhyun sejenak melihat ke belakang. Ia melihat Hyejin tengah menatap mereka. Namun menyadari Kyuhyun melihat padanya, Hyejin menahan senyumannya lalu mengangguk.

 

Akhirnya Kyuhyun dan Na Young pergi sementara Hyejin masih menatap kepergian mereka. Mungkin ini yang terbaik, pikir Hyejin. Hanya dengan Kyuhyun, Na Young bahagia. Tak seharusnya Hyejin merebut kembali apa yang membuat Na Young bahagia.

 

“Aku senang melihat kau tersenyum lagi, sahabatku.”

 

***

 

Hyejin berjalan menuju kelasnya. Beberapa orang sengaja menabraknya saat itu. Namun Hyejin tetap tak terpancing. Ia mencoba untuk tenang dan memasang senyumannya. Namun ia cukup gugup ketika melihat ada Na Young, Dongsuk, Kyuhyun dan beberapa teman Dongsuk ada di dekat pintu kelasnya. Ia harus bagaimana?

 

Hyejin berusaha untuk tak mempedulikan mereka yang ada di sana. Tujuannya adalah memasuki kelas, setelah itu cukup. Ia mulai melangkah dengan keberaniannya yang telah ia kumpulkan. Rasa gugup, tegang, takut, dan cemburu merasuk dalam jiwanya. Ia merasa cukup bahagia saat melihat sebuah senyuman dari Kyuhyun untuknya. Tapi tetap, Hyejin tak bisa membalasnya. Ia kembali menatap lurus ke depan tanpa ekspressi.

 

Saat ia ada di depan pintu, tiba-tiba Dongsuk berhenti di depannya, untuk menghalangi jalannya. Na Young dan beberapa teman Dongsuk tertawa kecil.

 

“Kenapa kau buru-buru?” tanya Dongsuk dengan nada mengejek.

“Minggir ..” kata Hyejin.

“Apa kau tidak mau bertemu teman lamamu? Teman yang kau khianati?” Dongsuk tersenyum miring ke arah Hyejin.

 

Hyejin menghela napas. Ia tetap berusaha untuk tetap terpancing. Namun tiba-tiba Dongsuk mendorong Hyejin sampai posisi Hyejin berlutut di depan Na Young. Kyuhyun hendak menolong Hyejin, namun Na Young menggenggam tangan Kyuhyun erat. Na Young menahan Kyuhyun untuk tetap di sisinya

 

“Saatnya kau berlutut pada Na Young..” kata Dongsuk.

 

Hyejin masih dalam posisinya. Ia belum bergerak sedikitpun. Kenapa semua semakin menyakitkan bagi Hyejin? Siapa yang bisa menolongnya?

 

“Aisshh , ternyata ini masih berlanjut?” ucap seorang namja.

 

Semua mata yang ada di tempat itu menoleh ke arah suara itu. Bagi Hyejin dan Na Young, suara itu seperti tak asing lagi. Benar saja, mereka terkejut melihat orang yang sedang berdiri tak jauh dari mereka.

 

“Kay??” ucap Na Young dan Hyejin bersamaan.

 

Dongsuk menoleh ke arah Na Young karena sepertinya ia juga mengenal namja itu. Sementara Kyuhyun terlihat bingung melihat Na Young dan Hyejin mengenal namja itu. Ia memang tak tahu siapa namja itu.

 

“Apa kabar Na Young, ku dengar kau depresi? Jadi kau sudah sembuh?” tanya Kay.

 

Na young tak menjawab. Kini tatapan Kay tertuju pada Hyejin. Lalu ia berjalan menghampiri Hyejin. Ia mengulurkan tangan untuk membantu Hyejin berdiri. Hyejin pun menerimanya.

 

“Apa kalian tidak puas membuat Hyejin seperti ini? Bodoh .. sampai sekarang kalian juga tidak sadar bahwa Ji Hoonlah yang salah. Kajja kita masuk saja, Hyejin-ah ..” ajak Kay.

 

Kay memegang tangan Hyejin dan menuntunnya untuk masuk ke kelas. Dongsuk memberikan jalan untuk Kay dan Hyejin masuk. Sementara Kyuhyun masih dipenuhi pertanyaan tentang siapa Kay.

 

“Dia memegang tangan Hyejin dengan santainya. Siapa namja bernama Kay itu?” batin Kyuhyun menatap penuh penasaran.

 

To Be Continued …

 

 

Whaaaa gimana nihh ?? masihbikin gereget?? Penasaran sama kelanjutannnya ?? Yuk berika komentarnya karena sangat mebantu buat author .. 😀

 

gamsahamnidaaaa 😀

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s