[ Kyuhyun ] SERIES || Can You Choose Me, Cho Kyuhyun? No? – Part 3

Title: Can You Choose Me , Cho Kyuhyun ? No ?

Author : Erva Fitria

FB : Erva CK Fitria

Cast : Cho Kyuhyun

Park Hyejin

Kim Na Young

Genre: Romance, Friendship, Sad.

Length: Series

Rated: PG-15

 

 

This FF is Mine .. !! Typo masih bertebaran

 

RCL sangat dibutuhkan ..

 

 

Sebelumnya…

|| Part 1 || Part 2 ||

 

 

Happy Reading ^^

 

 

Part 3 …

 

“belum. Itu ada temanku. Kita hampiri dia dulu, bagaimana ?” tanya Kyuhyun.

 

Hyejin menoleh ke arah yang ditunjukkan Kyuhyun. Namun ia cukup terkejut ketika melihat Na Young. Tangannya gemetar dan terasa dingin. Alur napasnya pun jadi tidak beraturan.

 

“Hyejin-ah ,, aku kenapa?” tanya Kyuhyun bingung.

“mwo?? Aniyo ..” kata Hyejin berusaha bersikap seperti biasa.

“jadi bagaimana?”tanya kyuhyun.

“oh .. lebih baik kita langsung saja. Aku tidak boleh pulang terlalu sore”kata Hyejin.

“begitu ya .. ya sudahlah, Kajja !!”

 

Hyejin mengangguk dan mengikuti Kyuhyun menuju ke rumahnya. Sementara Kyuhyun cukup merasa kecewa karenatidak bisa bertemu dengan Na young. Tapi besok ia akan mengunjungi Na Young lagi.

 

***

 

Kyuhyun membuka pintu kamar Na Young. Kembali ia melihat Na Young sedang duduk di sisi tempat tidurnya. Matanya masih menatap lurus dengan tatapan yang kosong. Ia tak mengerti sampai kapan dia akan bertahan seperti ini? Apa dia tak memikirkan perasaan orang-orang di sekitarnya?

 

Kyuhyun melangkahkan kakinya mendekat ke arah Na young. Ia duduk di sebelah yeoja itu tanpa berbicara apa-apa. Diam sejenak memikirkan apa yang pertama kali harus ia lakukan.

 

“annyeong …” sapa Kyuhyun.

 

Mendengar sapaan itu, Na Young menoleh ke arah Kyuhyun. Kedua pasang mata itu bertemu. Namun berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kini Na Young mengangguk membalas sapaan Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum melihatnya.

 

“apa kabarmu hari ini? Kabarmu baik kan??” tanya kyuhyun.

 

Na Young hanya mengangguk pelan sambil mengalihkan pandangannya ke depan kembali. Namun tatapannya begitu menggambarkan bahwa ia sedang sedih. Tapi Kyuhyun tak mau membahas itu. Ia hanya ingin membuat Na young tersenyum saat ini.

 

“kau punya hobi?” tanya Kyuhyun.

 

Na Young tak menjawab. Ia hanya diam.

 

“kau mau tahu hobiku apa? Aku suka menyanyi dan menari.”

 

Hening .. Na young tak memberikan reaksi apa-apa lagi. Tapi sebenarnya dia mendengarkan betul apa yang dikatakan Kyuhyun.

 

“aku mau lihat bagaimana aku melakukan hobiku?” tawar Kyuhyun.

 

Na Young menoleh perlahan kembali ke arah Kyuhyun.

 

“baiklah, kuanggap kau mau melihatnya ..”

 

Kyuhyun bangun dari tempat tidur itu dan berdiri depan Na Young. Na Young terus memperhatikan ke arah Kyuhyun, melihat apa yang akan namja itu lakukan di hadapannya kini.

 

“jangan tertawa ya? Aku kurang bagus menjalani hobiku” kata Kyuhyun.

 

Kyuhyun mulai menggerakkan seluruh tubuhnya untuk menari-nari. Ala girlband dan boyband korea yang sedang booming. Ia juga menarikan tarian korea tradisional dengan sangat jelek bisa dibilang. Ia terlihat kaku sekali. Malahan Na Young pun berpikir bahwa hobi Kyuhyun bukan menari.

 

“hh .. hh .. capek juga menari” kata Kyuhyun mengakhiri tariannya yang terlihat bodoh itu. Tapi saat ia melihat ke arah Na Young, bukan sebuah tawa yang ia dapatkan melainkan tatapan kosong.

 

“ah .. kau pasti menilai tarianku kurang bagus. Baiklah tak apa. Jujur saja itu bukan hobiku. Aku hanya ingin menari saja. Hahaha ..”

 

Ia harap Na Young akan tertawa bersamanya setelah mendengar pengakuan itu. Tapi KRIK .. KRIK ..KRIK .. tak ada respon apa-apa dari Na Young.

 

“ekhhem ..” Kyuhyun mencoba mencairkan suasana.

“baiklah, aku akan memperlihatkan hobiku yang sebenarnya. Aku akan menyanyi. Kau mau request sebuah lagu ??” tanya Kyuhyun.

 

Na Young tiba-tiba bergerak mengambil sesuatu di meja belajarnya. Ia kembali dengan selembar kertas di tangannya. Lalu kertas itu diserahkan pada Kyuhyun. Kyuhyun mengambilnya dan membaca isi kertas itu.

 

“In My Dream ?? kau ingin aku menyanyikan lagu ini ??” tanya Kyuhyun

 

Na Young mengangguk. Akhirnya mau tak mau Kyuhyun pun menyiapkan suaranya untuk menyanyikan lagu itu. Namun tiba-tiba Na Young meminjamkan Kyuhyun gitar miliknya. Kyuhyun tentu menerima gitar itu. Yaa setidaknya ada musik yang akan mengiringinya.

 

“kau siap??” tanya Kyuhyun pada Na Young.

 

Na Young mengangguk. Kyuhyun tersenyum melihatnya. Kemudian ia mulai memetik gitar itu dengan teknik yang pernah ia pelajari sebelumnya. Suara lantunan gitar itu memenuhi ruangan kamar Na Young dan mungkin bisa terdengar sampai ke luar. Kyuhyun mulai melantunkan lagu indah itu. Lagu yang memiliki banyak arti ini.

 

Sambil terus menyanyikan lagu itu, ia melihat ke arah Na Young. Na young sepertinya larut ke dalam lagu itu. Ia diam tak mengedipkan matanya. Jadi terlintas di pikiran Kyuhyun bahwa lagu ini begitu berarti bagi Na Young. Apa mungkin lagu ini yang menggambarkan dirinya? Atau mungkin lagu ini memiliki kenangan yang tak pernah bisa ia lupakan selama ini?

 

Suara petikan gitar yang indah mengakhiri lagu itu. Kyuhyun menoleh ke arah Na Young dengan senyuman ragu. Ia harap ia tak mengecewakan Na Young karena lagu itu.

 

“apa kau suka??” tanya Kyuhyun.

 

Na Young masih diam.

 

“mianhae jika aku tidak menyanyikannya dengan baik. Aku sangat gugup. Hehe ..”

“Gomawo ..” ucap Na Young lemah.

“mwo??”

“gomawo ..” ulang Na Young.

 

Kyuhyun tersenyum lalu mengangguk cepat.

 

***

 

“Hyejin-ah …” panggil Kyuhyun.

 

Hyejin menoleh ke arah suara itu. Ia tersenyum setelah melihat itu Kyuhyun. Ia yang sedang sibuk berlatih bermain biola mengajak Kyuhyun untuk menghampirinya. Kyuhyun pun menghampiri yeoja itu. Ia mengatur napasnya yang tak beraturan lalu duduk di samping Hyejin.

 

“kau kenapa? Habis berlari ya?”

“ne .. aku mencarimu sedari tadi. Ternyata kau disini. Sedang apa kau di belakang kampus seperti ini??” tanya Kyuhyun.

 

Ya .. memang mereka ada di bagian belakang gedung kampus mereka. Tempat ini sangat sepi dan tak terpikirkan untuk orang akan datang kesini.

 

“kau tidak lihat aku sedang latihan untuk pertunjukkanku lusa nanti?” tanya Hyejin.

“tapi kan kau bisa latihan di aula? Kulihat banyak teman di grupmu itu latihan disana?” tanya Kyuhyun.

“aku hanya butuh suasana tenang. Mereka sangat berisik jadi aku tidak akan berkonsentrasi” jawab Hyejin.

 

Kyuhyun mengangguk mengerti. Banyak hal sepertinya Kyuhyun curigai dari kampus ini. Seperti sikap Hyejin yang sangat tertutup. Bahkan ia rasa Hyejin menyembunyikan sesuatu hal darinya. Tapi ia tak mau main menuduh saja. Mungkin hanya perasaan semata. Selain itu, ada hal yang membuat Kyuhyun tak mengerti. Ini mengenai sikap beberapa orang pada Hyejin. Kyuhyun pernah melihat Hyejin dipandang sinis oleh beberapa orang. Yaa .. bersama Hyejin terlalu sering membuat Kyuhyun pun mendapat pandangan seperti itu.

 

“Hyejin-ah .. apa kesukaanmu?” tanya Kyuhyun mengalihkan segala pikiran negatif di pikirannya.

“aku? Untuk apa kau mengetahuinya?” tanya Hyejin bingung. Ia menghentikan dulu latihannya dan memandang ke arah Kyuhyun.

“katakan saja, tenang aku takkan mengabulkannya aku hanya ingin tahu saja” kata Kyuhyun, tersenyum nyengir.

“Ya sudah untuk apa juga aku mengatakannya padamu” kata Hyejin kembali bersiap meneruskan latihannya. Wajahnya terlihat sebal.

“ehhh .. jangan begitu. Ayo beri tahu aku. Selama aku di Incheon, aku tidak begitu mengetahui mengenai wanita. Selama ini aku sekolah di sekolah khusus namja” kata Kyuhyun.

 

Seketika suara tawa Hyejin meledak karena mendengar pengakuan Kyuhyun itu. Ia tak menyangka seorang Kyuhyun yang terlihat sangat gentlemen itu ternyata sangat tak berpengalaman mengenai wanita.

 

“heii .. kenapa kau tertawa? Aku tidak sedang melucu” kata Kyuhyun.

“kau serius?” tanya Hyejin.

“ne ..” jawab Kyuhyun pelan.

 

Hyejin tertawa lagi. Ia sampai memegangi perutnya karena tidak tahan dengan semua itu. Aigoo .. ia sungguh tidak menyangka.

 

“Ya sudah jika kau tak mau memberitahuku. Aku bisa meminta pada orang lain”kata Kyuhyun kesal.

“Mianhae .. jangan marah. Baiklah akan kuberitahu apa kesukaanku.” kata Hyejin.

 

Kyuhyun tersenyum lebar dan memposisikan dirinya berhadapan dengan Hyejin. Kedua matanya sangat serius menatap ke arah Hyejin. Tapi sungguh itu malah membuat Hyejin cukup gugup.

 

“jadi sebenarnya kau ingin tahu tentang kesukaanku atau kesukaan seorang wanita?” tanya Hyejin.

“keduanya boleh ..” jawab Kyuhyun.

“baiklah .. aku ice cream strawberry. Dan kebanyakan wanita pun akan menyukai ice cream. Kita suka dengan pemandangan yang indah dan alunan musik klasik. Selain itu banyak wanita menyukai perhatian dibandingkan dia memberi perhatian” jelas Hyejin panjang lebar.

“lalu bagaimana membuat seorang wanita tersenyum kembali? Jadi agar dia tidak merasa kesepian?” tanya Kyuhyun.

“temanilah dia setiap saat. Kau harus ada di setiap dia membutuhkanmu.” Jawab Hyejin.

“ohh .. misalnya ada seorang yeoja yang mengalami pengalaman pahit, bagaimana cara seorang lelaki tahu masalahnya? Mungkin agar dia bisa lebih baik?” tanya Kyuhyun lagi.

“kau tidak bisa memaksakan apa yang bukan haknya kau tahu. Kau hanya perlu menuntunnya untuk kembali bangkit. Jangan goreskan kekecewaannya lagi padamu, karena itu menimbulkan ketidakpercayaan. Yang perlu kau lakukan adalah biarkan semua terus mengalir dan biarkan dia melupakan kenangan pahitnya dengan cara dirimu. Cara berbeda yang membuatnya nyaman” jelas Hyejin lagi.

 

Kyuhyun mencerna apa yang dikatakan Hyejin padanya. Semua itu membuat Kyuhyun cukup tergugah mengenai apa yang akan ia lakukan nanti. Yaa .. dipikirannya sudah tergambar sosok Na Young yang begitu ia ingin bantu. Entah kenapa itu?

 

“Hyejin-ah .. jika aku ingin menemani seorang yeoja apa artinya aku menyukainya?” tanya Kyuhyun.

“tentu .. tapi jika kau begitu ingin menemaninya, melindunginya, dan tetap bersamanya, itu artinya kau mencintainya ..” kata Hyejin.

 

Cinta .. apa Kyuhyun mulai memasuki fase ini? Oh .. apa berarti Kyuhyun mencintai Na Young ? sementara Kyuhyun tengah sibuk dengan pikirannya, Hyejin masih memperhatikan Kyuhyun penuh selidik. Ia jadi ingin tahu apa alasan sesungguhnya kyuhyun menanyakan hal itu padanya. Ia tahu Kyuhyun sedang menyukai seorang yeoja seperti yang dikatakan Kyuhyun beberapa hari lalu, tapi siapa yeoja yang Kyuhyun maksud? Apa Hyejin atau ada yang lain? Karena sepertinya tak ada yeoja yang dekat dengan Kyuhyun selain dirinya di kampus ini.

 

“kyuhyun-ah .. boleh aku ..”

“aku harus pergi sekarang Hyejin-ah .. terima kasih untuk semuanya. Daah .. “

 

Kyuhyun pergi meninggalkan Hyejin dengan pertanyaan yang masih mengantung di lidahnya. Hyejin menghempaskan napas panjang dan hanya bisa tertunduk. Senyuman kecil tersungging di bibirnya. Ia tahu mungkin ada seseorang yang disukai Kyuhyun. Tapi siapa? Dan kenapa hatinya justru merasakan sesak.

 

“apa yang kau pikirkan, Hyejin-ah? Kau itu terlalu percaya diri” gerutu Hyejin pada dirinya sendiri.

 

Hyejin mengambil biolanya yang tergeletak di sampingnya. Ia mulai memainkan kembali biola itu, namun emosinya berada di puncak saat itu sehingga nada yang dimainkan oleh Hyejin terbilang cepat dan penuh dengan emosi. Nada yang keluar dalam gesekan senar biola itu begitu sesuai dengan ekspressi kemarahan yang ditampilkan dari wajah Hyejin.

 

“dia tidak mencintaiku .. Hyejin sadarlah ..” ucap Hyejin.

“Hyejin-ah …”

 

Hyejin menoleh ke arah suara itu. Ia terkejut melihat Kyuhyun kembali lagi. Tapi ini dengan membawa dua buah ice cream di tangannya. Namja itu menghampirinya dengan senyuman mengembang di wajahnya. Tapi sungguh Hyejin tak mengerti..

 

“kenapa kau kembali lagi?” tanya Hyejin.

“ini kubawakan ice cream untukmu. Strawberry, bukan??”

 

Kyuhyun memberikan sebuah ice cream strawberry yang ada di tangan kanannya pada Hyejin. Hyejin diam sebentar melihat ice cream. Walaupun sedikit ragu, akhirnya ia menerimanya.

 

“gomawo ..” ucap Hyejin pelan.

“ayo kita makan bersama. Punyaku rasa vanila ..” kata Kyuhyun membagi senyuman yang disukai Hyejin padanya.

 

Hyejin pun tersenyum melihatnya. Ia sangat senang. Sungguh! Apa Kyuhyun suka padanya??

 

***

 

Kyuhyun berjalan menuju ke tempat tinggalnya. Jalanan becek bekas hujan tadi siang Seoul. Hawa udara yang dingin pun masih terasa menusuk ke kulitnya padahal ia sedang mengenakan jaketnya. Hmm.. sudah beberapa hari ini hujan terus mengguyur kota Seoul. Ia pun harus berhati-hati saat ada mobil yang melewati genangan air yang berada dekatnya. Hal yang paling tak diinginkan Kyuhyun adalah terkena jipratan air.

 

Kembali Kyuhyun menghentikan langkah di depan rumah Na Young. Namun ada pemandangan berbeda kali ini. Halaman rumah itu cukup ramai didatangi beberapa orang, kira-kira 5-8 orang. Namun hal yang paling menarik perhatiannya adalah mereka semua memakai jaster yang sama dengan yang Kyuhyun miliki sebagai tanda ia mahasiswa di kampus. Ini berarti mereka semua satu kampus dengannya.

 

Namun ada hal yang membuat Kyuhyun bingung, tentu saja, untuk apa mereka ada di depan rumah Na Young? Apa terjadi sesuatu disana?

 

Kening Kyuhyun semakin mengkerut ketika melihat tiga orang yang tak asing di matanya. Mereka Dongsuk dan pengawal-pengawal setianya. Ini semakin membingungkan. Sebenarnya ada apa?

 

“Kau Kyuhyun kan??”

 

Kyuhyun melihat ke arah suara yang mengatakan itu. Dongsuk? dia ingat pada Kyuhyun?

 

“kau sedang apa disini?” tanya Dongsuk.

“aniyo .. aku hanya melewat saja”

 

Kyuhyun membungkukkan badan dan langsung melengos pergi dari depan rumah Na Young. Mungkin ini lebih baik baik dibanding ia harus berhadapan dengan Dongsuk apalagi jika ia ingat dengan kejadian beberapa hari lalu. Ia sebenarnya tak takut sedikitpun. Tapi dia hanya mencari aman dan mencari tahu sedang apa mereka di sana. Mungkin Kyuhyun bisa menanyai mereka besok.

 

***

 

Kyuhyun berdiri di salah satu sudut lantai 5 kampusnya. Kaki kanannya tak pernah diam menghentak-hentak ke lantai yang dipijaknya. Ia sudah cukup lama diam berdiri di situ sendirian. Dia tidak tanpa tujuan jelas. Ia sedang menunggu temannya di tempat itu.

 

Semua pasti tahu Kyuhyun menunggu siapa di sana. Siapa lagi kalau bukan Hyejin. Hanya dengan yeoja itu Kyuhyun terlihat sangat dekat. Tapi bukan berarti juga ia tak punya teman lain.

 

Tap .. tap .. tap ..

 

Suara langkah kaki cepat datang mendekat ke arah Kyuhyun. Kyuhyun menoleh dan bisa ia lihat Hyejin berlari ke arahnya. Ia tersenyum. Akhirnya yang ia tunggu datang juga.

 

“maaf aku terlambat” Hyejin menghentikan larinya saat ia sampai di depan Kyuhyun. Sejenak ia mengatur napas yang tak beraturan itu.

 

Hyejin baru saja selesai latihan biola bersama grupnya di aula lantai 2. Masih untung jika dia bisa kuat berlari ke lantai lima.

 

“ya sudah ayo kita ke kantin. Kita makan siang bersama”

“kantin? Itu kan ada di lantai satu??” tanya Hyejin syok

“memang ..” timpal kyuhyun santai.

“jika tahu akan ke lantai satu kenapa kau yang tak menunggu di lantai dua saja. Jadi kan aku tidak perlu berlari ke lantai 5”gerutu Hyejin tak terima.

“hahaha .. aku sengaja mengerjaimu. Hahaha” Kyuhyun tertawa dengan puasnya.

 

Hyejin mendengus kesal melihatnya.

 

“Kajja .. !!”

 

Kyuhyun melingkarkan tangan kanannya di pundak Hyejin. DEG .. jantung Hyejin rasanya berdegup lebih cepat. Kenapa selalu seperti ini? Di dalam hati Hyejin ia harap ia tak menyukai Kyuhyun sebelum jelas Kyuhyun mencintainya atau tidak.

 

“oh iya .. kemarin sore aku melihat Dongsuk dan beberapa orang di kampus ini mengunjungi rumah temanku” kata Kyuhyun.

“temanmu yang mana? Sedang apa mereka?” tanya Hyejin.

“aku tidak tahu. Temanku yang waktu itu saat kau dan aku akan ke rumahku. Kau ingat?” tanya Kyuhyun.

 

Hyejin berusaha mengingat kejadian saat itu. Tiba-tiba Hyejin terdiam dari langkahnya saat menuruni tangga. Ia ingat orang yang ditunjukkan Kyuhyun saat itu.

 

“kau kenapa?” tanya Kyuhyun.

“tidak. Aku hanya merasakan lupa sesuatu. Oh iya , mengenai temanmu aku ingat. Tapi aku tak tahu kenapa Dongsuk kesana” jawab Hyejin dengan senyuman yang garing.

“ya sudah tak apa. Aku hanya penasaran, kenapa mereka mengunjungi rumah Na Young??” ucap Kyuhyun sambil berpikir.

 

***

 

Hyejin sibuk membaca suatu artikel mengenai kesehatan di sebuah mading di kampusnya itu. Sambil menunggu Kyuhyun yang sedang pergi ke suatu tempat, katanya. Namun tiba-tiba di depannya ada seikat bunga. Ternyata Kyuhyun yang membawa bunga itu.

 

“Kyuhyun ??” ucap Hyejin bingung.

“kau menyukainya?” tanya Kyuhyun.

 

Hyejin kembali mengalihkan pandangannya pada bunga itu. Bungan mawar yang terdiri dari beberapa bunga mawar putih. Tapi ada satu bunga berwarna merah di tengahnya.

 

“aku tak tahu kau sangat manis?” tanya Hyejin dengan suatu ketidaksangkaan yang terpancar jelas dari wajahnya. Namun ia sedikit malu melihat Kyuhyun membawakan bunga itu kepadanya.

“bunga mawar putih untuk tanda persahabatan, dan satu bunga mawar warna merah di tengahnya melambangkan bahwa ada suatu ketulusan cinta dalam persahabatan itu” jelas Kyuhyun sedikit tergagap.

 

Hyejin kembali melihat ke arah Kyuhyun. Bisa terlihat mata Hyejin sedikit berkaca-kaca.

 

“mianhae .. aku tahu itu dari penjual disana itu. Jadi aku sedikit lupa apa yang ia katakan .. tapi intinya begitu ..hehe” ucap Kyuhyun.

 

Hyejin tersenyum geli mendengar pengakuan polos Kyuhyun itu. Tapi sungguh ia senang. Mungkin ini bukti bahwa kyuhyun menyukainya. Saat Hyejin akan menerima bunga itu dari Kyuhyun, Kyuhyun dengan cepat menarik tangannya sehingga bunga itu tidak sampai di tangan Hyejin.

 

“eh?” ucap Hyejin tak mengerti.

“sepertinya menurutmu bagus, baiklah aku akan memberikan ini padanya.” Kata Kyuhyun.

“pa .. pada siapa?” tanya Hyejin

“Kim Na Young .. Hyejin-ah , seperti yang kau katakan, aku menyukainya ..” ucap Kyuhyun malu-malu.

 

DEG .. DEG .. DEG .. Waktu serasa mati seketika. Hyejin diam seperti dalam kegelapan. Ia terkelilingi dengan tertawaan yang mengarah pada dirinya sendiri. Ternyata ia salah sangka? Kyu .. Jadi kau mencintai Na Young ? Bukan aku ?, pikirnya.

 

Hyejin masih belum menunjukkan reaksi apa-apa selain menatap ke arah bawah. Namun tiba-tiba tawa Hyejin meledak dan itu membuat Kyuhyun sedikit bingung.

 

“kenapa kau tertawa tiba-tiba?” tanya Kyuhyun.

“Na Young pasti akan suka dengan bungamu ini !! Sebenarnya kau tidak usah menanyakan pendapatku. Aku yakin dia akan menerimanya dengan senang hati. Aku tahu kau tulus mencintainya.” Kata Hyejin sambil menepuk pundak Kyuhyun dan memberikan semangat di wajahnya.

“menurutmu begitu?” tanya Kyuhyun dengan mimik antusias.

 

Hyejin mengangguk meyakinkan Kyuhyun.

 

“Baiklah .. aku akan pergi ke rumah Na Young sekarang. Kau doakan aku ya?” ucap Kyuhyun tak sabar.

“Aku .. pasti akan mendoakanmu. Tenang saja ..” kata Hyejin.

 

Kyuhyun mengangguk dan segera pergi menuju ke rumah Na Young. Sementara itu seiring kepergian Kyuhyun menuju yeoja pujaannya, Hyejin perlahan tersenyum miris. Rasa sakit itu begitu terasa saat Kyuhyun pergi. Sesak dan sangat menyesakkan …

 

***

 

Kyuhyun berjalan perlahan mendekati Na Young yang kebetulan sekali ada di halaman rumahnya, seperti biasanya. Bunga yang telah ia siapkan berada di balik punggung Kyuhyun, sebagai kejutan. Ia tak sabar menunjukkannya pada Na Young suatu hadiah kecil itu. Ia harap, seperti yang dikatakan Hyejin, Na Young akan menyukainya.

 

“kau ..” ucap Na Young saat melihat Kyuhyun datang mengunjunginya, kembali.

“apa kabarmu?” tanya Kyuhyun dengan seyuman bersahabat.

“apa yang kau inginkan?” tanya Na Young.

“Jadilah temanku. Aku ingin tahu kau yang sebenarnya.” Kata Kyuhyun.

 

Na Young menatap ke arah Kyuhyun tak mengerti. Namun ia melihat Kyuhyun berlutut di depannya.

 

“izinkan aku menemani dirimu, Na Young ..” ucap Kyuhyun seraya mengeluarkan seikat bunga mawar itu dari balik punggungnya.

 

Na Young sedikit terkejut melihat seikat bunga mawar yang indah di depannya. Tangannya gemetaran ketika melihat bunga itu. Kenangannya kembali terbuka dan saat itulah Na Young mulai menitikkan air mata. Kyuhyun melihat itu dan ia tak tinggal diam. Ia memeluk yeoja di hadapannya. Memberikan kenyamanan yang sudah lama sekali Na Young rindukan.

 

“tenang .. mulai sekarang akan ada aku di sisimu. Kau tak perlu takut dengan kenangan masa lalumu. Ada aku, Na young-ah. Ada aku, Cho Kyuhyun yang akan menghapus semua kenangan itu ..” ucap Kyuhyun.

 

Sementara Na Young masih menangis di pelukan Kyuhyun, tanpa Kyuhyun sadari ada Hyejin sedang memperhatikan mereka dari balik pohon yang tak jauh dari sana. Tangan yeoja itu mencengkram kuat batang pohon yang dipeganginya. Tatapannya pun seperti kesal. Namun saat itu Hyejin langsung berbalik tidak kuasa lagi melihat pemandangan yang malah mengikis hatinya itu. Tak lama kemudian Hyejin menangis di balik pohon itu. Ia terduduk di tanah sambil memeluk lututnya. Suara tangisannya begitu tertahan sehingga semakin membuat dadanya terasak sesak. Bahkan air matanya mampu dengan cepat membasahi wajahnya. Semua harapan, perasaan, dan senyumannya seketika hilang hari itu. Rasanya hanya sakit. Sakit sekali ..

 

To Be Continued …

 

 

Gimana readers kelanjutan FFnya … masih membuat penasaran kah??? Jangan lupa berikan tanggapanmu yaaaa, itu akan sangat membantu author 😀

 

Gamsahamnidaaa .. 😀

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s