[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 20 END

Tittle : Strange Marriage
Author : jjj
Genre : Married Life, Romance, Sad
Fb : Kha Riska Jujujejejiji
Rate : PG-13
Main Cast :
– Lee Jaeri
– Cho kyuhyun
Support Cast : Temukan sendiri ^^
Disclaimer : THIS STORY IS MINE ! 😀


ANNYEONG !!!
Hahahahaha pengen ketawa dengan kencengnyaa, karena FF ini bener bener bikin orang lumutan, kekeke
Maaf yaa..
Lama banget,, banget banget T.T
Ya udadeeh silakan dibaca aja..
Oh ya saran aja sih, nanti pas ada lirik lagu yang di bold.. dengerin juga lagunya yaa, judulnya Nothing Gonna Change My Love For You.. boleh dengerin versi aslinya, ataupun versi arr yang sama Khalil Fang
Info juga.. aku bikin part ini sambil dengerin lagu My Little Princess, A Study of Memory, A Scar Deeper Than Love, dan beberapa lagu yang easy listen..kekeke
Siapa tau mau sambil denger juga..
Yaudadeh..
Selamat membaca FF yang super duper gaje..
Dan semoga memuaskan kalo gak memuaskan yah.. maaf sekali kawan kawan T.T
Tapi aku mencoba yang terbaik..
Hope You Like It  ^^

****

“Tinggal satu lagi masalah yang belum terselesaikan. Aku akan menyelesaikan secepatnya” Ucap Kyuhyun. Yesung dan Jaejoong menoleh.
“Apa ?” Ucap mereka berdua.
“ELF.. tiga hari lagi Sushow terakhir kita dan aku akan melakukan sesuatu”

***

STRANGE MARRIAGE PART END 
–    STORY BEGIN –

Cinta..
Bukan bagaimana kau mengatakan padanya jika kau mencintainya.
Tetapi bagaimana kau mengatakan pada dirimu sendiri bahwa kau memang benar-benar mencintainya..

***

Ini sudah tiga hari sejak insiden penyerangan yang di lakukan oleh ELF pada Jaeri, dan situasi diluarsana pun masih belum bisa terkendali. Masih ada beberapa hal yang membuat Jaeri begitu tertekan.
Lee Jaeri terdiam menatapi sebuah tablet yang berada di genggamannya, matanya begitu fokus terhadap apa yang sedang di bacanya. Sebuah artikel yang berisi sebuah petisi ! petisi untuk membuat Kyuhyun menceraikannya. Ya, setelah ia di serang dengan sangat hebat secara langsung,sekarang ia diserang secara tidak langsung. Dan ini sangat menyakitkan, tetapi tidak lebih menyakitkan darinya yang sampai sekarang tak juga diterima oleh fans suaminya. Suami ? bahkan selama tiga hari ini Lee Jaeri tidak pernah bertemu dengan suaminya. Kyuhyun sibuk mempersiapkan konser penutupan Super Show yang akan di tayangkan secara Live di beberapa negara. Jangankan menemuinya, membalas pesannya saja tidak. Lee Jaeri hanya di temani oleh kakaknya dan.. kesakitannya.
“Sudah ku bilang berhenti menatapi benda datar itu Lee Jaeri” Ucap Min Young seraya merebut tablet itu dari tangan Jaeri.
“Aku hanya ingin tau saja eonni, berapa orang yang mengikutinya, dan.. wow ! Aku tak menyangka, satu juta ELF sangat mendukung petisi itu ! Ya Tuhan, pantas saja telingaku begitu panas ! rupanya sebanyak itu orang yang terus menerus membicarakanku, hhaah, tidak tidak.. kurasa.. masih banyak berjuta juta─ani, bermiliar miliar orang yang membicarakanku. Hh.. ya, aku jadi terkenal sekarang”
“Jaeri-ya..”
“Eonni tau ? Kurasa aku memang tak pantas untuk orang yang mereka idolakan, Kyuhyun adalah sebuah kain putih,sedangkan aku ? aku hanyalah setitik noda yang mengotori kain putih itu. Aku ─”
“Jaeri-ya berhenti berpikiran seperti itu. Mereka hanya tidak tau saja apa yang telah terjadi”
“Aku di serang oleh beberapa orang, aku bahkan di hujat oleh banyak orang, dan aku.. aku dijadikan sebuah petisi oleh jutaan orang. Ya Tuhan.. bagaimana nanti anakku ? Apa dia bisa menghirup udara dengan bebas ? tidak seperti ibunya yang selalu merasa sesak. Apa dia bisa tersenyum riang ? tak seperti ibunya yang selalu berusaha tersenyum dan begitu menyedihkan. Apa dia juga bisa hidup tenang ? tak seperti ibunya yang selalu dirundung sebuah ketakutan. Dan yang terpenting adalah.. apa dia─ apa dia─ apa dia bisa.. bisa bersama ayahnya saat ia tumbuh nanti” Jaeri menelan ludahnya dengan begitu berat, mengucapkan kata-kata itu seperti menelan sebuah bara api yang membakar tenggorokannya. Dan Min Young yang mendengarnya hanya bisa membelalakkan matanya.
“Jaeri-ya kau ? Kau.. Apa kau, apa kau akan ?”
“Aniya eonni ! aku mencintainya, sangat mencintainya.. dan betapapun menyakitkannya hujatan hujatan orang di luar sana, aku akan tetap bertahan bersamanya, demi dia,demi diriku, demi anakku, demi kebahagiaan kami bersama. Aku tak akan pernah menyerah ! tidak sampai aku mati ! sekalipun mereka menggerogotiku sampai ke tulang tulang, aku tetap akan bertahan dengannya. Aku percaya padanya, aku percaya pada Kyuhyun. Aku akan tetap berada di sampingnya, kecuali jika dia sudah menyerah dan melepaskanku, aku akan pergi”
Ucap Jaeri dengan begitu tegas. Air matanya berjatuhan seiring dengan setiap kata yang keluar dari mulutnya. Semuanya belum berakhir, masih belum berakhir. Penderitaannya, baru saja di mulai. Inilah ujian yang sesungguhnya dari Tuhan.. ujian untuk cintaya dengan Kyuhyun, ujian yang keras,dan begitu menyakitkan.
Min Young mendekat kearah Jaeri dan memeluk adiknya, berusaha menjadi seorang kakak yang selalu ada untuk adiknya, seorang kakak yang akan selalu memeluk semua luka hati yang dialami adiknya.

“Kau Jaeri yang kuat, dan akan selalu kuat. Kau pasti bisa melaluinya, dan ini semua akan berakhir dengan indah.. cepat atau lambat” Ucap Min Young seraya mengusap punggung Jaeri, membuat air mata Jaeri berjatuhan semakin deras, bahkan terdengar suara memilukan, dan itu membuat seseorang yang berada di pojok ruangan itu menahan langkahnya, bahkan napasnya.

“Kau sangat menderita dengan semua ini  ? Maafkan aku, sungguh.. maafkan aku. Aku berjanji, semuanya akan berakhir dengan baik. Secepatnya. Aku janji.. ku mohon, bertahanlah sebentar lagi. Demi aku, demi dirimu, demi anak kita, dan demi kebahagiaan kita bersama. Kau hanya perlu tersenyum sayang, aku akan menyelesaikannya. Aku berjanji.. aku, mencintaimu..sungguh” Ucap seseorang itu, ya.. kyuhyun.

Sebenarnya Kyuhyun berniat untuk menemui Jaeri dan membawanya bersamanya ke tempat ia konser malam ini, ia sangat merindukan Jaeri sampai sampai ia bahkan tak fokus menyetir, tapi saat sampai.. ia malah mendapatkan sesuatu yang begitu menggerogoti hatinya, ia mendapati Jaeri menangis tersiksa, karena dirinya..
Kyuhyun kemudian kembali memundurkan langkahnya, ia membenahi penampilannya, dan.. ia mencoba menghela napasnya. Lalu setelahnya, ia kembali melangkah mendekati tempat Jaeri dengan tersenyum seperti biasanya.

“Jaeri-yaaa” Ucapnya manja, suaranya yang cukup keras membuat Jaeri terperanjat dan segera menghapus air matanya dengan kasar.
“Kyu, Kyuhyun ?”
“Eo ? Kau menangis “ Ucap Kyuhyun seraya menghampiri Jaeri dan memegang wajahnya.
“A, aku─” Jaeri membeku ditempat, dia bingung harus menjawab seperti apa.
“Kenapa kau menangis ? YA ! LEE MIN YOUNG ! Kau apakan istiku hah ?”  Kyuhyun segera berbalik kearah Min Young dan menatapnya dengan sengit.
“MWORAGO ? YA ! Kau menyalahkanku ? Aigoo.. kau bahkan menyuruhku untuk menjaganya seharian dan sekarang ? kau malah menyalahkanku? Ya Tuhaaan..” Min young yang tidak terima memegang keningnya.
“Lalu kenapa dia menangis ?” Ucap Kyuhyun dengan matanya yang menyala-nyala.
“Itu karena dia merindukanmu babo ! kau pikir siapa kau ini hah ? Bisa membuat adikku menangis hanya karena merindukanmu !” Ucap Min Young, Kyuhyun terdiam. Sedetik kemudian wajahnya begitu berbinar-binar. Kyuhyun mendekati Jaeri yang terdiam dan..

CHUP

Ia mencium bibir Jaeri.

“Aku juga merindukanmu. Sangaaaaat”

CHUP

Ia mencium lagi bibir Jaeri.

“Tiga hari ini rasanya begitu membosankan karena aku tak melihatmu sayang”

CHUP

Lagi dan lagi ia terus menerus mencium Jaeri, tanpa ada jeda untuk membuat Jaeri membalas perkataannya atau mungkin,, ciumannya ?

CHUU~

Kali ini ciuman itu ia biarkan menempel sedikit lebih lama, Jaeri memejamkan matanya, begitu juga dengan Kyuhyun. Saat Kyuhyun mulai akan melakukan pergerakan untuk melumat bibir Jaeri..

BBUUUUUKKK
Sebuah bantal mendarat sempurna di kepalanya, membuatnya meringis dan melepaskan bibirnya yang menempel pada bibir Jaeri.

“Jangan bermesraan di depanku. Aku melarangnya !” Ucap Min Young─sang tersangka yang segera berlalu dari tempat mereka berdiri.
“YA ! Lee Min Young ! Kau mengganggukuuuuuuuu !!!!” Pekik Kyuhyun.

***

Jaejoong menatap tajam pada pria di hadapannya, ini adalah kali pertama mereka bertemu setelah kejadian tiga hari yang lalu di Rumah Sakit.

“Apa yang kau inginkan ?” ucap Jaejoong seraya tersenyum miring.
“Sepertinya kau membenciku sekarang” Ucap pria itu. Jaejoong mendengus.
“Tentu saja aku harus membencimu, kau yang membuat keadaan seperti ini” Ucap Jaejoong.
“Memang, tapi aku punya alasan tersendiri”
“Alasanmu terlalu lemah untuk kau jadikan alasan ! menyelamatkan seseorang, membantuya kembali bangkit, membuatnya hidup kembali normal, dan saat ia sudah bisa kembali seperti semula, kau menekannya, kau bahkan memperalatnya, kau menyiksanya, dan kau bahkan membuatnya sebagai alasan untuk dendammu yang sebenarnya tak ada hubungannya dengannya. Ini hanya dendam pribadimu yang kau sangkut pautkan dengannya” Jaejoong berucap dengan dadanya yang nak turun. Emosinya mulai memuncak secara perlahan, sementara pria di hadapannya hanya tersenyum miris.
“Kau tak mengerti hyung, kau tak akan pernah mengerti bagaimana posisiku. Aku benar-benar mencintainya hyung dan aku juga, aku juga mencintai Jaeri”
“Cihh.. alasan macam apa itu ! asal kau tau saja, di dunia ini  kau hanya bisa mencintai satu orang saja Seunghyun-ah,kau tak akan bisa mencintai dua orang sekaligus”
“Tapi aku merasakannya hyung, aku─”
“Kau hanya tertipu oleh persaanmu sendiri. Kau banyak menghabiskan waktu bersama Min Young, kau menyayanginya dan kau, kau menganggap rasa sayangmu itu sebagai rasa cinta. Dan kau malah terobsesi untuk memilikinya. Itu salah Seunghyun-ah, itu salah”
“Lalu kau ingin aku bagaimana sebenarnya hyung ? Setidaknya aku bisa memperjuangkan cintaku, aku berusaha untuk mendapatkannya kembali, tidak seperti kau yang hanya berdiam diri. Mengatakan kau mencintainya saja tidak akan cukup hyung, kau juga harus meyakinkan dirimu sendiri kalau kau mencintainya dan kau harus tau apa yang akan kau lakukan dan kau korbankan untuknya.”

DEGGG

Jaejoong tercengang dengan apa yang dikatakan Seunghyun. Sementara Seunghyun hanya tersenyum pedih.

“Aku kesini hanya untuk berpamitan hyung, aku akan menjalani Wajib Militer, selama dua tahun kita tak akan bertemu. Aku juga ingin meminta maaf, maaf karena aku menghancurkan semuanya, maaf karena aku membuat semuanya menjadi kacau seperti sekarang, maaf kalau aku juga telah mengecewakanmu hyung. Dan kumohon, sampaikan permintaan maafku pada semua orang yang telah kubuat menderita. Aku tak bisa menemui mereka satu persatu, terlalu sulit untukku menemui mereka, aku sudah tak punya muka lagi untuk muncul di hadapan mereka, dan kumohon.. semoga kita masih bisa berteman baik hyung, semoga dua tahun lagi saat kita kembali bertemu, kau tetap menganggapku sahabat terbaikmu dan.. kau masih tetap akan mengajakku minum hyung. Terimakasih. Sampai jumpa.” Seunghyun membungkuk dalam ke arah Jaejoong kemudian mulai beranjak, sementara Jaejoong hanya bisa terdiam mencerna setiap kata yang di ucapkan Seunghyun.

“Seunghyun-ah” Gumamnya seraya memperhatikan bayangan Seunghyun yang perlahan menghilang.

***
“Kau mau kemana ?” Ucap seorang pria paruh baya pada istrinya.
“Apa kau lupa ? Aku pulang kesini untuk menemui anakku, dan tentu saja aku akan menemui anakku” Ucap istrinya─Nyonya Lee.
“Kita akan menemuinya besok” Tegas Tuan Lee. Nyonya Lee terbelalak.
“Apa ? Menemuinya besok ? Ya Tuhan.. Yeobo.. kau sudah menahanku untuk menemuinya sejak kemarin, dan sekarang kau akan kembali menahanku ? Hey.. dia juga anakmu, apa kau tidak khawatir pada anak kita ?”
“Bukan itu masalahnya”
“Lalu apa ? Apa masalahnya hah ?”
“Kyuhyun bertemu denganku.. dia mengatakan padaku untuk membiarkan mereka menyelesaikannya lebih dulu”
“MWO ? K, kapan kau bertemu dengannya ?”
“Kemarin siang”

(FLASHBACK ON)

Tuan Lee mencari nomor seseorang dalam Phonebook di ponselnya, ia lalu menghubunginya.
“Yeoboseyo ?” Ucap suara di seberang sana
“Kyuhyun-ah ini aku”
“Ne abeonim. Ada apa ?”
“Bisakah kita bertemu ?  Ada yang ingin ku bicarakan denganmu”
“A, Abeonim di Korea ?
“Ya, aku di Korea”
“Ka, kalau begitu.. kita akan bertemu dimana ?”
“Kau datang saja ke kantorku, kita bertemu disana. Aku tunggu jam satu siang nanti”
“Baik abeonin”

PIIP

Tuan Leememutus sambungan telepon itu. Ia melonggarkan dasinya lalu melemparkan dirinya pada sandaran sofa.

~

@LEE CORPORATION
13.00 PM

Kyuhyun berjalan memasuki sebuah gedung yang tertinggi di kawasan itu. Ia berjalan dengan tanpa menggunakan masker atau apapun yang dapat menyamarkan penampilannya. Semua orang yang melihatnya berbisik-bisik, ada juga yang menatapnya begitu kagum dan.. ada juga yang cukup histeris dengan kedatangannya.

Ia berjalan dengan lurus lalu memasuki Lift, menekan tombol paling atas gedung ini.
Saat sudah sampai, ia berbicara pada Sekertaris yang berjaga disana sebentar lalu sedetik kemudian, ia memasuki sebuah ruangan yang menjadi tujuannya.

“Annyeonghaseyo abeonim” Kyuhyun membungkukkan badannya saat melihat mertuanya.
“Anjayo” Ucap Tuan Lee.

Kyuhyun duduk dengan perlahan, saat ini dalam hatinya berkecamuk. Banyak sekali perasaan-perasan campur aduk, prasangka buruk, dan ketakutan disana. Sebenarnya ia kaget saat tau mertuanya berada di Korea. Dan ia begitu kaget saat tau mertuanya ini ingin menemuinya.

“Bagaimana kabarmu abeonim ?” Kyuhyun akhirnya membuka suara, walaupun takut.. ia berusaha untuk mencairkan suasana.
“Kabarku baik” Ucap Tuan Lee dingin.
“Lalu Eomonim?”
“Keadaannya tidak lebih baik dari keadaan Jaeri”

DEGG !!

Kyuhyun mendongak.

“Ma, maksud Abeonim ?”
“Hhh.. istriku benar-benar kacau, ia nekat pulang kesini hanya untuk menemui Jaeri. Dan aku harus ikut, dan terpaksa meninggalkan banyak pekerjaanku disana. Tentu saja karena pemberitaan itu.”

DEGGG

Kyuhyun memucat ! Ya Tuhan.. apa jangan-jangan mertuanya ingin menemuinya karena ia ingin.. ia ingin Kyuhyun dan Jaeri..

“Aku menjodohkanmu dengan anakku agar kau bisa membuatnya bahagia, membuatnya bangkit kembali, membuatnya tersenyum kembali, membuatnya tertawa kembali, dan membuatnya bisa kembali terbuka dari orang lain. Hmm.. Itu mungkin berhasil seiring berjalannya waktu, tapi aku tak menyangka akan ada kejadian seperti ini. Kejadian yang benar-benar membuatnya jatuh terhempas begitu saja. Membuatnya kembali menangis, membuatnya kembali kesakitan, dan membuatnya kembali tersiksa..” Tuan Lee menundukkan kepalanya, sementara Kyuhyun menggenggam tangannya yang begitu gemetar.

“Aku memang jarang sekali menemuinya sejak ia menikah denganmu, bahkan tidak pernah.. tapi apa salah jika aku berharap ia benar-benar bahagia denganmu ? aku begitu menyayangi kedua putriku, satu putriku menghilang dan aku hanya punya satu putri lagi yang harus ku jaga. Tapi aku malah membiarkannya. Jaeri, aku tidak membencinya.. hanya saja semenjak kepergian Min Young dan semenjak aku melihat surat terakhir Min Young, aku belum siap menemui Jaeri. Aku tau, aku adalah ayah yang jahat. Aku malah menjodohkannya lalu membiarkannya begitu saja, tanpa memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan. Dan sekarang ? sekarang semuanya telah terjadi. Anakku.. dia dianggap begitu hina oleh semua orang, dia dihujat, dia di serang, bahkan dia disumpahi mati oleh seseorang.. hh.. aku ayahnya bahkan tak pernah membentaknya, tapi kenapa mereka berani-berani nya berbuat seperti itu pada anakku !”

Kyuhyun menelan ludahnya dengan berat, ia menghela napas yang begitu sesak.

“Abeonim.. ma, maafkan aku.. kumohon”
“Aku tidak butuh maafmu nak” Ucap Tuan Lee melunak, Kyuhyun mendongakkan kepalanya. tidak.. Tidak.. tolong jangan pisahkan ia dari Jaeri..
“Aku berpikir untuk membuatmu berpisah dengan Jaeri”

DEEEGGGG

“Abeonim ?” Seperti menelan sebuah empedu, rasanya begitu pahit.. dunia mendadak menjadi begitu gelap. Tidak.. kyuhyun tidak mau itu terjadi. Tidak..
“Tapi sepertinya aku akan menjadi ayah yang sangat kejam kalau aku benar-benar melakukan hal itu. Hh.. aku tau, Jaeri begitu mencintaimu, dan aku juga tau.. kau sangat mencintainya” Tuan  Lee kembali melanjutkan perkataannya, tapi tetap membuat Kyuhyun memucat.
“Kau jangan ketakutan seperti itu.. aku tidak akan memisahkanmu dari Jaeri, tenang saja”Tuan Lee tersenyum seraya menepuk pundak Kyuhyun. Dan itu membuat Kyuhyun mendongakkan kepalaya dengan mata yang berbinar-binar.
“Abeonim.. gamsahamnida.. gamsahamnida” Kyuhyun bangkit lalu kemudian bersujud pada Tuan Lee.
“Kau duduklah. Aku belum selesai berbicara” Ucap Tuan Lee. Kyuhyun terdiam lalu kemudian bangkit untuk kembali duduk.
“Ne” ucapnya.
“Sebagai ayah Jaeri.. aku hanya berharap anakku bahagia, dan sebagai ayah mertuamu.. aku berharap kau bisa membuatnya bahagia, dan paling penting.. aku berpesan.. kau harus menyelesaikan semua ini dengan cepat dan jangan ada satu hal pun yang tertinggal. Selesaikanlah semuanya dan buatlah keadaan normal seperti semula.”
“Geurae abeonim, aku juga sudah punya rencana. Geundae..”
“Mwo ?”
“Bisakah Abeonim dan.. eomonim jangan menemui Jaeri dulu ? Ma, maksudku untuk saat ini bisakah tidak menemui dia dulu ?  Kita bertemu di konserku saja abeonim.. bagaimana ?”
“Apa kau takut kami akan membawa Jaeri pergi kalau kami menemuinya?
“Mwo ? Keu, keugae aniya.. Geunyang─”
“Arasseo.. akan ku pastikan istriku tak menemuinya”
“Aahh jeongmal gamshamnida abeonim”
“Ne”

(FLASHBACK OFF)

“Jadi kau hanya perlu menahan dirimu sampai nanti malam yeobo” Ucap Tuan Lee.
“Ne” Sahut Nyonya Lee yang pada akhirnya menurut pada suaminya.

***
Kyuhyun menatapi Jaeri yang tengah duduk di depan meja rias, merias wajahnya secara natural dan menata rapi rambutnya, hanya mengurainya dengan sedikit jepit indah di sampingnya.
Saat ini, Jaeri tengah bersiap-siap untuk ikut Kyuhyun ke tempat konser. Entahlah apa yang akan dilakukan Kyuhyun sampai-sampai memaksa Jaeri untuk ikut dengannya. Memaksa ? Ya, awalnya Jaeri tak ingin ikut. Cukup baginya untuk menonton konsernya di rumah karena bukankah disiarkan secara Live kan ?

“Tidak usah terlalu cantik Jaeri-ya, kau berdandan biasa saja,kalau perlu kau tidak usah berdandan saja.. atau kalau perlu kau seperti orang yang baru bangun saja” Ucap Kyuhyun polos. Jaeri mendelik kearahnya.
“Aigoo Cho Kyuhyun ! memangnya kau tidak malu kalau membawaku dalam keadaan seperti itu ?” Ucap Jaeri. Kyuhyun tersenyum.
“Untuk apa aku malu ? akan lebih baik jika begitu, jadi orang lain tak harus terpesona olehmu. Kau tau ? akan ada banyak artis yang menjadi tamu spesial di konser kami dan kemungkinan saat menonton konser, kau akan duduk di sebelah mereka Lee Jaeri, dan mengingat kau yang banyak sekali skandal dengan selebriti pria.. aku hanya mengantisipasi saja..” Jelas Kyuhyun. Jaeri hanya bisa menggelengkan kepalanya.
“Dasar gila” Cibirnya seraya bangkit dari tempatnya duduk.
“Biar saja, aku gila juga karenamu” Ucap Kyuhyun seraya mengikuti langkah Jaeri.
“Kau memang gila !” Cibir Jaeri lagi.
“Aku tidak mengelaknya” Ucap Kyuhyun lagi.
“Iihhsss Cho Kyuhyun !!” Pekik Jaeri. Ia duduk di sofa ruang tamu rumahnya.
“Wae ? Wae ? Wae ?” Ucap Kyuhyun yang mengikuti Jaeri ke sofa, bedanya.. ia duduk dibawah dan tepat menghadap kearah Jaeri.
“Kau menyebalkan !” Ucap Jaeri seraya menjulurkan lidahnya.
“Aku tau.. Semua orang tau aku menyebalkan” Kyuhyun mendekat, meraih tangan Jaeri yang berada di pahanya.
“Kau setan !” Ucap Jaeri lagi. Kyuhyun tersenyum dan menatapnya dalam.
“Aku akui, hyung ku juga memanggilku setan.. setan tengil” Ucap Kyuhyun lagi. Jaeri tersenyum, kemudian menatap Kyuhyun penuh arti dan..

CHUP

Ia mengecup singkat bibir Kyuhyun yang ada di depannya.

“Saranghae” Ucap Jaeri. Kyuhyun tersenyum lalu mengecup kening Jaeri begitu dalam.
“Nado.. nan jeongmal saranghae. Neomu neomu saranghae..” Ucap Kyuhyun. Jaeri menganggukkan kepalanya lalu melemparkan tubuhnya kedalam dekapan Kyuhyun.

Kyuhyun memeluknya begitu erat, saking eratnya ia berharap agar halangan ditengah-tengah mereka dapat hancur tak bersisa saat ini juga. Saat mereka bersama, saat mereka berdua, saat mereka saling mengucap kata cinta, dan saat mereka lupa akan halangan yang masih membentang diluar sana.

Kyuhyun melepaskan pelukannya, ia kembali mencium bibir Jaeri lalu kemudian membelai wajahnya dan kembali menciumnya. Tidak ada pergerakan apapun, hanya sebuah ciuman yang menyalurkan perasaan cintanya yang begitu tulus. Itu saja..

“Mari kita selesaikan semuanya dan terus bahagia mulai dari sekarang” Ucap Kyuhyun saat ia melepaskan tautannya.
“Ne” Ucap Jaeri seraya tersenyum.
“Kajaa..” Kyuhyun menggenggam tangan Jaeri dan.. mulai melangkahkan kaki untuk pergi ke tempat tujuan mereka.

***
Suasana diluar stadium tempat diadakannya Super Show Special Concert sudah semakin memanas, mengingat hanya tinggal sekitar satu jam lagi acara dimulai dan pintu dari masing-masing gate akan mulai dibuka sebentar lagi. Para fans yang berdatangan dari setiap wilayah mengantri dengan tertib. Tak ketinggalan mereka membawa merchandise merchandise yang biasa mereka bawa untuk menonton konser, dari mulai Lighstick, Kipas, Poster, bahkan sebuah banner. Dan dari semua hal yang mereka bawa, hanya ada satu barang yang benar-benar mengalihkan perhatian semua orang yang berada disana, dari staf sampai personil Super Junior sendiri. Barang itu adalah sebuah Banner.. banner bertuliskan..

‘Ceraikan Lee Jaeri !!!’

Satu kalimat yang membuat semuanya tercengang, ternyata tidak hanya sebuah petisi, tapi juga sebuah banner yang dipegang oleh ribuan ELF yang berada disini.
“Kyuhyun mana ? Apa dia sudah sampai ? Tolong hubungi dia, jika sudah sampai jangan melewati jalan depan, lebih baik berputar saja, agar adik ipar tak melihat banner itu” Kangin mondar-mandir dengan panik, sementara Siwon mencoba menghubungi Kyuhyun yang daritadi tak juga mengangkat teleponnya.
“Hyung, apa kau yakin semuanya akan berakhir malam ini ?” Ryeowook tiba-tina muncul dan berbicara pada Yesung.
“Aku tidak tau wokie-ya.. hanya saja, apa salahnya kita mencobanya terlebih dahulu. Lagipula, Kyuhyun begitu yakin dan bukankah kita harus membantunya ?” Ucap Yesung.
“Aah.. kau benar hyung, apapun yang terjadi kita tetapharus membantunya.bagaimanapun, dia juga butuh banyak bantuan dan dukungan hyung”
“Ne Wookie-ya” Ucap Yesung. Ia tersenyum, tapi kemudian senyumnya hilang begitu saja saat ia melihat ke arah pintu.
“Kyuhyun ?” Ucapnya cukup keras dan membuat member yang lain ikut menoleh.
“A, adik ipar ? Ya Tuhan apa kau  ? Apa kau─”
“Eunhyuk-ah tolong bantu aku mencari Min Young” Ucap Yesung yang menyambar ucapan Eunhyuk dan menariknya untuk keluar dari ruangan itu.

Sementara semua orang disana hanya berdiam diri, tak tahu apa yang harus dikatakan dan apa yang harus dilakukan. Sepertinya Jaeri sudah melihat banner itu. Ya, terbukti dari ekspresi wajahnya yang terlihat agak murung, tapi tak urung juga ia tersenyum.. tentunya untuk menutupi kemurungan hatinya, maka Kyuhyun yang berada disampingnya hanya mengeratkan genggaman tangannya pada tangan Jaeri, mencoba memberikan kekuatan dan mencoba menjelaskan bahwa Jaeri tidak sendiri.

Sementara itu diluar sana..

“Ya Tuhan.. aku bisa gila” Gumam seorang wanita, Min Young. Ia sudah berada disini lebih dulu dari Jaeri dan Kyuhyun. Dan dia berada di depan pintu Gate, memberikan arahan pada semua staf yang berada disana dan menyodorkan setumpukan kertas berukuran cukup besar.
“Kalian jangan lupa dengan apa yang aku katakan” Ucap Min Young lagi, dan staf yang ada di hadapannya hanya menganguk mengerti.
“Bagus, kita harus sama-sama saling membantu. Right ?” Ucapnya lagi, dan kembali dijawab dengan anggukkan dari sang staf.
“Kau ini sibuk sekali nona” Ucap seorang pria yang membuatnya sedikit terperanjat.
“Aigooooppa kau mengagetkanku !!” Pekik Min Young.
“Sebenarnya apa yang kau lakukan ? Ucap pria itu lagi. Min Young tersenyum serayaberlalu menjauhi tempat pria itu.
“Aku hanya melakukan apa yang bisa ku lakukan” Ucapnya.
“Hmm” Gumam sang pria itu. Yesung.

Suara teriakan tiba-tiba terdengar, pintu gate sekarang sudah terbuka. Min Young segera berlari ke tempatnya. Ia memakai masker dan mulai mempersiapkan diri. Sementara Yesung, ia juga segera beranjak, kembali ke ruangan ganti untuk bersiap-siap. Sebenarnya dia tau dimana keberadaan Min Young dan apa yang di lakukannya, tapi entahlah.. pikirannya tak bisa tenang saat ia belum melihat Min Young di sekitarnya. Yesung kembali menoleh ke belakang dan ia melihat Min Young begitu bersemangat dengan apa yang di lakukannya.
“Tolong terima ini, kalian akan membutuhkannya nanti”
“Ini, kau bisa menggunakannya jika kau mau”
“Silakan dibawa, ini akan bermanfaat”
“Kau tidak harus menunjukkannya nanti jika kau tak berniat”

Itulah segelintir kata yang Min Young ucapkan di depan pintu gate seraya memberikan kertas yang di bawanya kepada setiap ELF yang mengantri disana. Mereka yang menerima tidak mengerti dengan apa yang diberikan dan diucapkan Min Young, tapi toh… mereka menerimanya.

***

Konser dimulai !
Ribuan ELF terus menerus meneriakkan nama idola mereka, satu per satu tayangan dari masing-masingmember mulai ditayangkan, dan itu membuat teriakan menjadi lebih heboh disana. Begitu pun juga seorang gadis yang berada di belakang panggung, ia terus menerus berteriak-teriak dengan kencang, membuat seorang gadis lainnya mendecak sebal.

“Jika tau akan seperti ini, lebih baik aku menonton di kursi penonton saja, apa ini ? aku justru malah menonton di backstage, dan itu pun dari sebuah layar.. apa bedanya dengan menonton di rumah ?” Gerutu gadis itu – Jaeri.

Ya, seharusnya memang ia menonton di kursi penonton, tapi Kyuhyun malah bersikeras menyuruhnya untuk menonton di belakang panggung. Dan itu benar-benar membuat Jaeri sangat kesal !!

Kembali ke konser..
Saat ini para member Super Junior sedang menyanyikan lagu It’s You, suasananya semakin memanas dan teriakan-teriakan pun semakin menggema dengan sangat keras. Meskipun konser baru berjalan sekitar 15 menit, tapi Kyuhyun─ia merasa sangat lelah. Tentu saja karena beberapahari ini ia tak pernah tidur nyenyak dan.. ia hanya terus menerus mempersiapkan dirinya.
Lagu selesai, saat ini sedang diputar sebuah VCR, tentu saja untuk memberikan waktu istirahat untuk para member. Kyuhyun menghampiri Jaeri yang terlihat kesal di pojok backstage.

“Kau kenapa Jaei-ya ?” ucapnya saat menghampiri Jaeri. Jaeri mendongak.
“Aku ingin menonton di kursi penonton Kyuhyun-ah, jebaal” Mohonnya. Kyuhyun terdiam.
“Disini lebih nyaman sayang” Ucapnya. Jaeri terlihat cemberut.
“Dibandingkan disini, di rumah jauh lebih nyaman Kyu, apa bedanya menonton disini dan di rumah ? Aku tetap mennton di layar” Ucapnya. Kyuhyun mendekat kemudian mengusap kepalanya.
“Jaeri-ya.. kau percaya padaku kan ?” Tanya Kyuhyun. Jaeri mengangguk.
“Kalau kau percaya padaku, kau tetaplah disini. Akan sangat sulit kalau kau berada di kursi penonton sayang, jadi untuk saat ini.. kurasa ini lebih baik” Ucapnya, Jaeri mengerucutkan bibirnya.
“Arasseo” Ucapnya ketus. Kyuhyun kembali tersenyum..
“Aku harus kembali ke panggung. Kau baik-baik disini ya, jika ada yang kau butuhkan atau kau inginkan, kau bisa mengatakannya pada semua staff yang berada disini. Ara ?”
“Ne”

***

Dalam setiap konser, sesi solo adalah sesi paling dinantikan oleh semua penggemar, entah itu lebih menarik atau lebih mengagumkan, yang pasti setiap penggemar akan selalu lebih heboh dari biasanya. Tentu saja, karena sang idola juga selalu menampilkan sesuatu yang berbeda dan tentu saja lebih menghebohkan para penggemar.

Kyuhyun berdiri di dekat panggung. Mencoba mengatur napasnya yang entah mengapa tiba-tiba saja terasa sesak dan.. mencoba mengontrol detak jantungnya yang  berdetak tak terkendali. Tangannya mengepal erat, seolah menggenggam sebuah beban yang ingin dia hancurkan saat ini juga. Ya, hancur ? itulah yang selalu ia inginkan saat ini..
Seorang staf menghampirinya, memberitahu Kyuhyun untuk bersap-siap. Dan seketika,,

Lampu gelap..
Tak lama kemudian terdengar suara musik, disusul dengan lampu yang menyorot ke arah seseorang yang memegang mic. Musik semakin jelas terdengar, dan orang itu─Kyuhyun, ia menarik napas dan mulai menyanyikan lagu yang ia bawakan..

If I had to live my life without you near me
The days would all be empty
The nights would seem so long
With you I see forever, oh, so clearly
I might have been in love before
But it never felt this strong
Our dreams are young and we both know
They’ll take us where we want to go
Hold me now, touch me now
I don’t want to live without you..

Musik berhenti. Kyuhyun tersenyum.. kemudian ia berjalan ke arah backstage dan.. ia menggenggam tangan seorang gadis yang begitu dicintainya.. Jaeri, ya.. ia menggenggam tangan Jaeri begitu erat, lalu kemudian.. ia membawanya ke tengah panggung, ke tempat dimana lampu menyorot mereka semua, dan sebelum semua ELF dan sebelum Jaeri berontak, musik kembali mengalun..

Nothing’s gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
One thing you can be sure of
I’ll never ask for more than your love
Nothing’s gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
The world may change my whole life through
But nothing’s gonna change my love for you..
Musik kembali berhenti. Jaeri tak bisa lagi menahan air matanya, ia hanya terus menerus menatap Kyuhyun dengan air mata yang berlomba-lomba untuk berjatuhan.
If the road ahead is not so easy (Kyuhyun kembali bernyanyi seraya menghapus air mata Jaeri)
Our love will lead the way for us
Like a guiding star
I’ll be there for you if you should need me
You don’t have to change a thing
I love you just the way you are
So come with me and share the view
I’ll help you see forever too
Hold me now, touch me now
I don’t want to live without you
Nothing’s gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
One thing you can be sure of
I’ll never ask for more than your love
Nothing’s gonna change my love for you
You oughta know by now how much I love you
The world may change my whole life through
But nothing’s gonna change my love for you

Musik kini benar-benar berakhir..
ELF benar-benar berteriak dengan sangat kencang. Teriakan ini lebih terdengar sebuah protes dan cibiran daripada sebuah kekaguman. Kyuhyun tersenyum, ia kemudian mengeratkan genggamannya pada tangan Jaeri.

“Annyeong” sapanya. Para ELF berteriak. Entah histeris, atau murka..
“Tak perlu ku beritau, kalian juga pasti tau siapa gadis cantik yang kini berada di sampingku kan ?” Tanyanya. ELF kembali berteriak.
“Aku mempunyai satu permintaan.. bolehkah kalian hanya mendengarkanku ? dan jangan mengeluarkan suara apapun saat aku berbicara. Hanya mendengarkan aku. Itu saja.. bisakah ?” Ucap Kyuhyun lagi. ELF sedikit tenang, tapi tetap terdengar beberapa suara riuh.
“Aku─”

Kyuhyun menghentikan kata-katanya, ia menelan ludahnya dan kembali menarik napasnya. Seketika suasana menjadi hening mencekam, semua orang menantikan kata-kata dari mulut Kyuhyun.

“Aku.. entahlah, aku tak tahu apa yang akan aku katakan.. hanya saja, aku hanya ingin menjadi seseorang yang pantas untuk di cintai. Aku mungkin di puja oleh semua orang, tapi tidak oleh gadis cantik di sampingku..”  ucapnya. Jaeri mendongak.
“Aku..Cho Kyuhyun Super Junior yang menjadi seseorang yang di kenal oleh semua orang, di perhatikan oleh semua orang, dan di dambakan semua orang.. tak lebih dari sekedar manusia biasa seperti orang lain.. di mata gadis ini”
“Kalian tau ? selama tiga bulan aku menikah dengannya.. aku tak pernah sekalipun bertemu dengannya, bahkan mendengar suaranya ! hh.. aku hanya seorang pria beristri yang hidup seperti seorang duda. Menyedihkan bukan ?”
“Tapi, meskipun seperti seorang duda, setiap pagi hari saatku terbangun.. dia sudah menyiapkan semuanya, sarapanku, pakaianku, bahkan handukku sekalipun. Tskk ! bukankah dia sangat aneh eoh ? tak pernah mau bertemu denganku tapi tetap berlagak seperti seorang istri yang baik. Ya tuhan.. aku benar-benar tak pernah membayangkan hal itu” Guraunya. Para ELF hanya terdiam, sebagian sedikit kesal, sebagian lagi tak mengerti.
“Aku seharusnya menceraikannya bukan ?” Tanya Kyuhyun. ELF bersorak.
“Tapi aku tak memilih hal itu.. aku, aku justru semakin penasaran dengan sifatnya. Aku bahkan melakukan segala hal untuk menarik perhatiannya, dan para hyungku bahkan melakukan banyak hal yang tak wajar untuk menarik perhatiannya dan membuat kami benar-benar terlihat seperti sepasang suami istri.” Ucapnya lagi. Member Super Junior lain yang merasa disebut, mereka terkikik geli.
“Aku tak menyangka, ternyata walaupun sulit, perlahan lahan dia mau membuka hatinya untukku, dia mau berbicara denganku─walaupun gugup, dia mau tersenyum padaku, dan dia mau satu kamar bersamaku. Kalian tau ? perasaanku begitu senang, rasanya aku bisa menggenggam dunia dengan tanganku..” Kyuhyun tersenyum senang, sementara semua orang hanya terus menerus diam mendengarkannya.
“Tapi suatu malam, aku pernah mendapatinya begitu kacau, dia menangis begitu pilu, dia bahkan menenggelamkan dirinya sendiri. Aah, ku pikir.. dunia ku akan hancur. Melihatnya menangis benar-benar menghancurkanku. Aku benar-benar tak bisa melihatnya seperti itu. Darisana, aku berjanji pada diriku sendiri.. aku tak akan pernah membuatnya menderita seperti itu. Tidak !” Ucapnya dengan tegas. Jaeri yang ada di sampingnya mulai mengeluarkan air matanya. Ia tak menyangka Kyuhyun membawanya berdiri ditengah sorotan ini untuk melawan semuanya.

“Jaeri-ku, dia─aku pernah melihatnya menceritakan semua bebannya begitu lepas pada seseorang, dan kalian tau ? aku merasa duniaku sebentar lagi akan hancur. Aku yang berjanji pada diriku sendiri untuk tak membuatnya menangis, bahkan tak tau satu hal pun tentang apa yang pernah di alaminya, apa kesakitannya, apa ketakutannya, bagaimana perasaannya, dan bagaimana caranya untuk bertahan hidup.. aku bahkan tidak tau ! aku hanya seorang manusia yang menerobos masuk kedalam hidupnya, dan mencoba membuatnya mau menerimaku dengan senang hati.. tapi aku bahkan tak memikirkan sebuah alasan. Ya, alasan mengapa semua ini bisa terjadi !”

“Dia pernah mengatakan bahwa dia mencintaiku─hal yang ku tunggu-tunggu, tapi suatu hari.. dia membuat kesalahan, tanpa sepengetahuanku dia meminum obat pencegah kehamilan, dan tentu saja aku marah. Aku ingin mempunyai anak darinya tapi dia ? dia tak menginginkannya. Ya, aku marah.. aku sangat marah. Dan aku meninggalkannya lalu mengacuhkannya.  Waktu itu dia sakit, tapi aku tetap membiarkannya, dan kalian tau apa yang terjadi ?”  Tanya Kyuhyun. Semua orang serentak menggelengkan kepalanya pelan. Kyuhyun menghela napasnya..
“Tuhan menghukumku.. jaeri-ku, dia pergi meninggalkanku. Dia benar-benar pergi. Dan aku merasa duniaku benar-benar akan hancur detik itu juga..”

Satu tetes air mata jatuh mengaliri pipi Kyuhyun, tangannya tetap memegang mic dan tangan yang satunya tetap menggenggam tangan Jaeri. Ia ingin mengakhirinya saat ini juga, tak peduli apa yang akan terjadi setelahnya, tak peduli apa resiko yang akan di tanggungnya, ia hanya ingin semua penderitaan ini berakhir saat ini juga.

Dan Kyuhyun kembali mengangkat mic nya.

“Saat aku berhasil menemukannya.. dia, dia─” Kyuhyun berhenti. Tenggorokannya terasa seperti terganjalsesuatu yang begitu keras saat ini.
“Dia justru meminta maaf padaku, dia memohon-mohon agar aku tak mengacuhkannya, dia menangis dan terus memelukku. Ya Tuhan.. aku benar-benar mencintai gadis ini” Ucapnya lagi. Air matanya berjatuhan tak terkendali, seperti sebuah bendungan yang baru saja dilepas tanggulnya.

“Aku yang bersalah, kenapa dia yang meminta maaf padaku ?” Lanjutnya. ELF sedikit riuh, tapi mereka tetap mendengarkan apa yang Kyuhyun katakan.

“Pemberitaan itu datang.. pemberitaan yang menghancurkan semuanya. Aku bahkan kembali meninggalkannya saat melihat pemberitaan itu. Dan kalian tau apa yang terjadi ?” Kyuhyun bertanya seraya terisak. Semua orang yang berada disana kembali menggelengkan kepalanya pelan.

“Dia.. jaeri-ku, dengan tangisan yang begitu memilukan dia mengusirku. Dia berteriak padaku, menyuruhku untuk pergi dan.. dia tak mau mengakui kalau aku suaminya. Dia bilang, kalau aku suaminya.. aku akan membelanya, dan aku tak akan pernah meninggalkannya.. ! kata-kata itu, benar-benar membuatku merasa bahwa duniaku telah hancur saat itu juga.” Ucapnya lemah, semua orang mulai terhanyut dalam ceritanya.

“Lalu apa kalian akan membuat duniaku benar-benar tak ada sisanya satu butir pun ? Menghujatnya, menyiksanya, menyumpahinya, bahkan menyiksanya.. dan yang terakhir, kalian menjadikannya sebuah petisi ! dan kalian bahkan membawa banner bertuliskan petisi itu disini. Di hadapan kami ! apa kalian pikir hatinya seperti malaikat ?” Ucapnya tegas. Jaeri menunduk dengan terus menerus terisak dan mengeratkan tangannya pada genggaman tangan Kyuhyun. Sementara ELF kini berteriak-teriak tak jelas seraya mengacung-acungkan banner itu.

“ELF.. bukankah selama ini kita hidup di dunia yang sama ? Dunia Super Junior dan ELF ? Tapi kenapa aku merasa.. dunia kita kini benar-benar berbeda..”  Kyuhyun menunduk, ELF kembali diam.
“Kalian menyuruhku untuk menceraikannya ?” Ucap Kyuhyun seraya menarik tubuh Jaeri ke hadapannya. Membiarkan gadisnya lebih tersorot oleh lampu sorot yang berada di ujung ruangan. ELF sedikit riuh tapi mereka menganggukkan kepalanya perlahan. Dan itu membuat Kyuhyun menghela napasnya. Ia lalu kembali menarik Jaeri dan membuatnya berada dalam dekapannya. ELF berteriak dengan sangat keras.
“Menyuruhku berpisah dengannya.. sama dengan menyuruhku keluar dari Super Junior”

DEGGG !!!

Para member di belakang panggung cukup tercengang. Mereka membelalakkan mata mereka, tak menyangka dengan apa yang Kyuhyun katakan.

“Kyuhyun-ah” Gumam Yesung.

“Menyuruhku berpisah dengannya, sama dengan kalian menarik seluruh organku secara paksa.. menyuruhku berpisah dengannya, sama dengan kalian membunuhku perlahan-lahan.. aku bahkan tak bisa, dan aku bahkan tak mau hanya sekedar membayangkannya.. dia, dia mungkin bisa bertahan hidup tanpa aku, tapi aku ? aku tak bisa, dan aku tak akan pernah mau jika dalam hidupku tak ada seorang Lee Jaeri, istriku, orang yang begitu ku cintai melebihi apapun di dunia ini.. aku hanya ingin melindunginya. Lebih dari apapun, aku hanya ingin jadi orang pertama yang membelanya, orang pertama yang mempercayainya, orang pertama yang selalu ada disampingnya, orang pertama yang memeluknya.. orang pertama yang akan selalu mengatakan padanya kalau semuanya akan baik-baik saja, dan orang pertama yang akan selalu dia andalkan dan dia butuhkan dalam hidupnya. Aku mencintainya, dan akan terus mencintainya, bahkan jika semua orang melarangku untuk mencintainya, aku akan tetap mencintainya. Dan walaupun suatu saat takdir tak mengijinkanku untuk mencintainya, aku akan melawan takdir itu, karena aku.. mencintainya.. aku mencintainya sampai sampai rasanya duniaku benar-benar akan hancur jika aku tak bersamanya..”  kyuhyun menunduk, tangannya gemetar, dan ia rasa..ia tak bisa melanjutkan semuanya. Jaeri yang sejak tadi hanya diam, dia mengambil mic yang di pegang Kyuhyun, dan semua ELF hanya menatapnya tak percaya.

“A─aku, aku─” Jaeri menunduk, Kyuhyun menatapnya seolah berkata ‘tidak, jangan katakan apapun’ .

“Aku tidak tau dengan apa yang kami lakukan disini..aku─, apakah aku mengemis restu dari kalian, atau apakah aku─apakah aku─” Ucapannya terhenti, tersendat sendat dengan air mata yang terus menerus mengalir dengan deras di pelupuk matanya.

“Salah jika pria di sampingku itu berkata bahwa aku bisa hidup tanpanya.. dia, kurasa dia adalah kekuatanku. Tanpanya, aku selalu merasa takut, aku selalu merasa sendiri, dan aku selalu merasa tak bisa melakukan apapun. Dan tanpanya pula, aku merasa bahwa dunia begitu gelap untukku, aku tak bisa.. benar-benar tak bisa. Jika Cho Kyuhyun membutuhkan Lee Jaeri, maka Lee Jaeri teramat sangat membutuhkan Cho Kyuhyun. Dan aku─”
“Jaeri-ya geumanhae” Gumam Kyuhyun. Jaeri tak bergeming. Ia kembali mengangkat mic nya.
“Aku.. aku hanya ingin meminta maaf pada semuanya, pada semua orang yang tak menyukaiku, pada semua orang yang sudah menghujatku, pada semua orang yang sudah menyumpahiku, dan pada semua orang yang benar-benar tak menginginkan keberadaanku, aku hanya ingin meminta maaf. Maaf karena mungkin aku sudah terlahir ke dunia ini, maaf karena aku membuat beberapa kekacauan, dan.. maaf kalau aku─”  Jaeri berhenti lagi, dadanya terasa begitu sesak, terhimpit sesuatu yang benar-benar tak bisa membuatnya bernapas dengan lancar.
“Maaf kalau aku telah dengan sangat lancang mencintai pria di sampingku ini” Jaeri menunduk, tapi sedetik kemudian Kyuhyun menariknya ke dalam dekapannya. Memeluknya begitu erat.
“Jaeri-ya”Gumam Kyuhyun. Memeluk Jaeri begitu erat.
“Kyuhyun-ah” Isak Jaeri dengan suara yang memilukan, memilukan di ujung penderitaannya.

Suasana mendadak hening, semua orang terdiam menatap hal memilukan di hadapan mereka. Sebagian orang bahakn sudah tak lagi memegang banner terkutuk yang benar-benar menyakiti Kyuhyun dan Jaeri. Sebagian orang menatap lurus ke depan, memikirkan apa yang telah mereka lakukan dan, apa yang telah mereka dengarkan..
Salah ? ya, sangat salah.. mereka benar-benar telah bersalah dalam hal ini, dan mereka hanya bisa terdiam tanpa melakukan apapun. Tepatnya mereka tidak tau harus melakukan apa, sampai seketika..

Seorang gadis berdiri dengan tegaknya dan mengangkat sebuah kertas lalu berteriak dengan sangat keras.

“GWAENCHANA !! GWAENCHANA !! GWAENCHANA !!”

Teriaknya, semua orang melihat ke arahnya,mereka sedikit tidak mengerti, mereka melihat kertas yang di angkat oleh gadis itu, aah.. bukankah sama dengan yang merekadapatkan ? maka.. sedetik kemudian.. semua orang melakukan hal yang sama dengannya, mengangkat kertas itu dengan tinggi, dan berteriak dengan sangat keras.

“GWAENCHANA !! GWAENCHANA !! GWAENCHANA !!”
“GWAENCHANA !! GWAENCHANA !! GWAENCHANA !!”

Jaeri dan Kyuhyun melepas pelukan satu sama lain, lalu mereka melihat semua orang di sana berteriak dan mengangkat sebuah kertas seraya tersenyum.

“GWAENCHANA !! GWAENCHANA !! GWAENCHANA !!”
“GWAENCHANA !! GWAENCHANA !! GWAENCHANA !!”

Kyuhyun melihat kearah Jaeri, begitu juga Jaeri. Mereka tersenyum lalu kemudian membungkuk berterimakasih pada semua orang disana, dan kembali saling memeluk menyalurkan rasa cinta mereka. Tak lupa dengan air mata yang tak ada hentinya.

“Sudah ku bilang bukan semuanya akan indah pada waktunya.. kyuhyun-ah, Jaeri-ya, kalian benar-benar harus bahagia !!” Ucap seorang gadis yang sejak tadi berteriak. Dia, Min Young.. ya, dia yang membagikan kertas itu dan.. dia yang berteriak lebih dulu, dia menyusun semuanya, tanpa ada satu orang pun yang tau..

Riuh teriakkan masih terdengar, Jaeri menangis dengan sangat kencang dalam pelukan Kyuhyun.

“Sudah kubilang bukan ? kita akan menyelesaikan semuanya Jaeri-ya.. mari hidup bahagia mulai dari sekarang” Ucapnya seraya mengeratkan pelukannya.
“Ne..” Ucap Jaeri.
“Saranghae Lee Jaeri”
“Nado Saranghae Cho Kyuhyun”

–    END  –

Pasti masih banyak penasarannya ya ?
Wkakakakaka 😀
Gimana ? gak memuaskan yah ? hahaha emang deeh..
aduh maaf ya, saking aku banyak salahya aku ampe bingung harus kayak gimana bilang maafnya.
SM merupakan perjalanan yang saaaaaannnnggggggaaaaat panjang buat aku, dan buat  yang selalu dukung, beribu terimakasih dariku untuk kalian :*
Tanpa kalian, tulisan aku bukan apa-apa.. hohoho
Sedih banget, SM harus END..
Tapi mau gimana lagi ? setiap cerita harus selalu ada akhir, kekeke
Tapi aku udah berencana bikin Sequel, yah.. walaupun belum ada yang minta. Cuman intinya sih aku harus tamatin ini dulu. Jujur mumet juga nyimpen ide di kepala selama berbulan-bulan, wkwkwk
Aku juga udah gak terlalu mikirin likersnya, karena semakin sini semakin turun.. 500 likers aja udah alhamdulillah banget, soalnya ini FF kelamaan.. dan yang penting tamat dulu. Itu aja, kalau ini tamat, aku bisa lanjutin yang lain soalnya, kekekeke.
Akhir kata..
Terimakasih selalu dan..
Saranghaeeeeee :*
Semoga kita bertemu lagi dalam karyaku yang lain..

See you later ^^

Min Jea gomawo yaaaah..
Jeongmal gomawoo

Publised by ALLISON

Advertisements

30 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 20 END

  1. Huuaaaahhhh….
    Akhirnya ff ini end-,- sedih banget baca ff part terakhir ini v_v bener2 nyesek. Nih airmata ngalir deres 😥 😥
    Smg ada ff spt ini lagy^^!
    Daebakkkk buay authornya :^)
    Ditunggu ff sljutnya cast.Cho Kyuhyun!!^^

  2. Astaga.. Kyuhyun benar2 ngucapin kata2 yg tak terduga pas di penutupan SS… Kyuhyun benar2 mau bahagia sama jaeri.. After story atau squelnya..

  3. Huaaa sedih bgt TT apakah Kyuhyun bakal ngelakuin hal itu kalau dia punya istri? Hum hum so sweet~
    Ekhm, sequel aja sih ya thor hehe’-‘

  4. Gak sengaja menemukan ff ini dan ternyata amat sangat gregettttt
    Part terakhir bener-bener menyentuhhhh :’)

  5. Over all ffnya bagus banget. Konfliknya meskipun panjang tapi gak bikin kualitas ffnya turun. Tapi kayanya ceritanya belum selesai, karena ending kisahnya Min Young gak ketauan sama siapa dia akhirnya, trus gimana reaksi ortunya pas tau Min Young udah kembali dan gimana kehidupan Kyuhyun dan Jaeri pasca pengakuan mereka didepan ELF. Mian, yang aku tangkep sih kaya gitu ^^. Jadi, alangkah daebaknya author kalo ada sekuel hehehe. Kamsahamnida ^^

  6. bagusssss nomu chuaaa! Jjang! ini ff pertama yคиG benar2 bisa ngebawa kita seolah, menyaksikan secara langsung kisah tersebut!
    q harap sequelnya ada saeng, soalnya endingnya agak sedikit gantung..
    Tapi sekali lagi, good job!

  7. bagusssss nomu chuaaa! Jjang! ini ff pertama yคиG benar2 bisa ngebawa kita seolah, menyaksikan secara langsung kisah tersebut!
    q harap sequelnya ada saeng, soalnya endingnya agak sedikit gantung..
    Tapi sekali lagi, KERENNNNN

  8. huwaaaaaaaaa,,,,aku nangis bca crita ini,,,mian sblmnya aku komen di part terakhir,,,,dan 1keinginanku,,,,hrs ada sequelnya,,,dan satu kata utk author,,,DAEBAK,,,hwating thor,,,utk nulis terus,,,,

  9. Thor..gw nangis loh bacanya…sedih bng ..ngebayangin gitu posisi jaeri sama kyu..
    DAEBAK..ini ff yg buat gw nangis nangis

  10. aku terharu bgt..akhirny elf bs nerima n ngerti..tp sayangny seunghyun lepas tanggung jawab..tp ff ini bnr2 keren..gomawo..

  11. Wah, author parah. Kenapa akhirnya gini doang? Gamau tau pokoknya harus ada sequel!! Hahaha. Ffmu…… bener bener todak bisa diungkapkan dengan kata kata thoor *eaaaak wkwkwkwk. Maaf ya thoor, aku minta maaf cuma komen di dua part. Sekali Lagi maaf ya thoor.. tapi yang jelas, aku seneng banget udah baca ffmu thoor.. karna waktu itu ceritanya aku lagi nyari nyari ff yg castnya kyuhyun, walaupun aku lebih suka yesung, wkwk. Dan akhirnya aku nemu blog ini. Terus aku cari cari deh ff kyuhyun yg kira kira seru. Dan akhirnya aku ketemu sama ff mu ini thoor, yang entah kenapa punya suatu daya tarik (?) yg bikin aku akhirnya baca ffmu.. duh akumen pan

    • duh aku komen panjang amat sih -_- okeh, untuk akhir kata, aku mau bilang terima kasih sangat sangat banyak buat author, karna udah bikin ff ini. Pokoknya dirimu dan ffmu BENAR BENAR DAEBAKK!! >.<

  12. Pingback: Rekomendasi Fanficrion [Gozi Version] | earngozi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s