[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 19

Tittle : Strange Marriage
Author : jjj
Genre : Married Life, Romance, Sad
Fb : Kha Riska Jujujejejiji
Rate : PG-17
Main Cast :
– Lee Jaeri
– Cho kyuhyun
Support Cast : Temukan sendiri ^^
Disclaimer : THIS STORY IS MINE ! 😀

PART 19^^
2 PART TO END !!
Mian yah LAMAAAAAAA BANGET T.T
Saking lamanya ampe ada hoax hoax bertebaran kalo SM udah end 😀
Gapapalah banyak hoax, mendongkrak popularitas , wkwkwk

Oke tanggung kita bablasin aja konfliknya yah, bodo amat deh mau kayak sinetron juga. Tanggung soalnya -,- seneng senengnya di after story aja yah XD #Jangan sampe after story.a ampe staun

oh iya.. Soal part 18 ada scandal HP ! Wkakaka ih sumpah aku ketawa2 loh bca komenan kalian tentang HP itu, hahahaha aku lupa yang itu gak kehapus #plaak yaudahlah ya, ff nya juga udah jadi, akunya juga udah cantik (?) oke baiklah kita lanjut ke konflik selanjutnya ^^
sekali lagi maaf yah lamaa u,u dan pasti mengecewakan nih, tapi semoga nggak J
oh iya happy anniversary juga buat sjff J semoga semakin makin makin deh yah ^^
makasih looh udah mau di timbrungin ff aku yang aneh ini, kekeke
mian yah aku gak sempet ikutan bikin kata2 buat sjff u,u  pokoknya SJFF 1.4.3 :*
yasudahlah ke cerita saja, ini kalo aku gak lanjutin lanjutin, bisa-bisa 2 taun gak tamat2 u,u hahahaha okelaaah..

HAPPY READING \(^o^)/

“Tinggalkan Kyuhyun oppa”

DEG !

Seperti sebuah petir dahsyat yang begitu memekakkan telinga, ini lebih mengejutkan dari apapun.. Meninggalkan Kyuhyun ? Meninggalkan orang yang membuatnya bisa membuka hatinya ? Meninggalkan orang yang selama ini selalu bersabar terhadapnya ? Meninggalkan orang yang begitu di cintainya, dan.. Meninggalkan ayah dari anak yang di kandungnya ? Bahkan.. Bermimpi saja ia tak mau, dan membayangkannya saja ia tak sanggup. Lalu, bagaimana bisa mereka meminta hal ini ?
Jaeri menatap gadis itu penuh harap..

“A, Aku.. Tidak bisa.. Maafkan aku” Ucapnya lalu menundukkan kepalanya. Mata gadis itu membelalak, ia mendekat, kembali menggenggam rambut Jaeri dan menariknya, tetapi.. Tangan seseorang menahannya..

“Apa yang kalian lakukan hah ?”

DEG !

Jaeri mengangkat kepalanya saat mendengar suara itu.. Ya Tuhan..

“Eo, eonnie” Gumam Jaeri tak percaya dengan apa yang dia lihat
.

FLASHBACK ON !

Min Young sudah sampai di tempat yang ia tuju. Setelah berjuang sekuat tenaga untuk berjalan akhirnya ia berhasil menemukan Taxi dan berhasil sampai di tempat yang di tujunya.
Dengan masih tertatih-tatih. Ia memegang pelan kenop pintu di depannya dan..

BRAAAK !

Dibukanya secara kasar pintu di hadapannya dan membuat seseorang di dalam sana menoleh.

“Eoh ? Wasseo ?” Ucap seseorang itu – Seunghyun. Min Young – dadanya naik turun tak beraturan.

“Tak perlu berbasa basi lagi. Aku hanya ingin memastikan satu hal ! Berita terbaru itu, kenapa kau menyebarkannya huh ?” Tegas Min Young. Seunghyun hanya tersenyum.

“Aku hanya menjadikan berita itu pancingan saja, dan berhasil ! Ikanku terpancing, dan dia akhirnya pulang”

“KAU GILA !”

“Ku akui aku memang gila, tapi sudah ku bilang .. Adikmu yang akan lebih gila dariku”

“CHOI SEUNGHYUN HENTIKAN ! Kumohon hentikan semua ini !”

“Oh, aku tak bisa.. Hmm.. Kau sekarang sudah berani melawanku nona ?”

“Oppa.. Kumohon.. Hentikan”

“Tidak bisa ! Jika kau tidak bahagia hidup denganku, adikmu juga tidak bisa bahagia hidup dengan suaminya”

“MWO ? Kau.. ”

“Wae ? Aah.. Kau tetap ingin aku menghentikannya ? Geurae.. Aku akan menghentikan semuanya dan kembali membersihkan namanya. Asalkan..”

“Asalkan apa ?”

“Menikahlah denganku !”

Seperti mendapat sebuah tamparan keras, Min Young terdiam, tak percaya.

“O, oppa.. Kau mengancamku ?”

“Ania, aku hanya memberikan penawaran padamu”

“Tapi oppa.. K, kau.. K, kenapa kau menjadi seperti ini ?”

“Aku tidak tau, yang jelas aku mencintaimu”

“Tapi oppa.. Cinta tidak seperti ini. Cinta.. Cinta itu murni, sukarela, tulus, dan tanpa paksaan”

“Cih.. Kau mengajariku ?”

“Aku tidak menerima jawaban lain selain ya ! Kau menerimaku dan adikmu aman, atau kau menolaknya dan.. Yah, mungkin adikmu habis oleh fans suaminya”

PLAAAAAK !

“KAU KETERLALUAN !” Pekik Min Young. Sejurus kemudian, ia segera beranjak dari tempatnya, berjalan keluar dengan air mata yang perlahan menetes di pelupuk matanya.

‘Jaeri-ya, maafkan eonnie mu ini’ Batinnya. Ia mengusap air matanya kemudian mengambil Handphone nya dan mengetikkan sesuatu untuk di kirimkan pada seseorang.

To : Yesung Oppa
Oppa.. Bisakah kau kirim alamat rumah Jaeri padaku ?

SENT !

Dia.. Mengirimnya. Dan pesan itu, sudah sampai pada tujuannya. Min Young duduk dengan gusar, memperhatikan Handphone nya, memastikan balasan yang ada.. Dalam hatinya, sebuah perasaan begitu memberontak dirinya. Ia begitu ingin menemui adiknya, Lee Jaeri. Setelah beberapa lama bersembunyi, akhirnya inilah titik dimana ia tak bisa bersembunyi. Alasan yang dapat menahannya untuk menemui Jaeri sudah tidak ada lagi. Hidupnya sekarang tertekan, dan hidup adiknya pun sekarang ikut tertekan. Bahkan, menderita ! Dan itu, karena seseorang yang begitu di percayanya, seseorang yang dulu begitu melindunginya, dan seseorang yang kini menjadi orang asing untuk dirinya.

‘Dddrrtt Dddrrttt Dddrrtt’

Handphone nya bergetar, dan secara tidak sabaran, ia mengangkatnya.
“Ne oppa..” Gumamnya.
“Kau.. Mau menemui Jaeri ?” Tanya suara di seberang sana. Min Young memejamkan matanya.
“N, neh oppa”
Terdengar sebuah hembusan napas lega di seberang sana.
“Baiklah.. Sekarang kau dimana ?”
“Aku di dalam Taxi oppa, di daerah sungai Han”
“Turunlah, dan tunggu di situ. Biar aku yang mengantarmu”
“Tapi oppa─”
“Jangan menolak”

PIIIIPPP

Yesung memutuskan sambungan teleponnya. Membuat Min Young menghela napas pelan.

“Ahjusi.. Sampai disini saja” Gumamnya. Ia memberikan beberapa won lalu turun dari Taxi.

*

Yesung, ia begitu tergesa-gesa mengemudikan mobilnya. Entahlah, ada sesuatu yang mendorongnya untuk mengemudikan mobilnya lebih cepat !
Matanya menelisir setiap sudut jalanan di samping sungai Han ini, ia mencari seseorang yang menunggunya, lebih tepatnya dia paksa untuk menunggunya dan.. DAPAT ! Ia melihat seorang wanita berdiri dengan kepala menunduk di ujung sana, tak butuh waktu lama untuknya mengenali wanita itu.
‘TINN TINN’
Ia membunyikan klaksonnya, kemudian menepikan mobilnya di hadapan wanita itu. Sang wanita mendongak, dan ia lalu menurunkan kaca mobilnya.
“Masuklah” Ucapnya pada wanita itu – Min Young.
Dengan penuh keraguan Min Young melangkahkan kakinya dan kini, ia sudah berada tepat di samping Yesung. Kepalanya menunduk, tidak.. Ia sebenarnya tidak apa-apa pada Yesung, hanya saja ia sudah tak kuat ingin menangis, dan ia takut.. Yesung bertanya yang tidak-tidak.
Suasana.. Begitu hening mencekam. Min Young hanya tetap menunduk seraya meremas tangannya, dan Yesung hanya fokus di jalanan di depannya.
“Jadi, apa yang membuatmu ingin menemui Jaeri ?”

DEGGG !

Min Young semakin menunduk dan tangannya kali ini gemetar. Yesung melihatnya, tapi ia mencoba tenang.
“Aku ─ ”
“Ya ? Kau kenapa ?”

Min Young semakin menunduk.

Aku percaya pada orang yang menyakiti adikku oppa.. Aku hidup bersama orang yang menghancurkan adikku.. Aku menyesal. Aku ingin bertemu adikku, aku ingin melindunginya, sama seperti saat dulu kami bersama. Aku lelah, aku lelah bersembunyi hanya untuk kebahagiaannya yang ternyata tak terwujud..

Kata-kata itu tertahan tepat di tenggorokannya, hatinya memberontak, dan perasaan ngilu menghampirinya.
Tes..
Dan setetes air mata, jatuh tepat ke atas tangannya yang berada di pahanya. Beriringan dengan itu, air mata yang lain jatuh berlomba-lomba menuruni pipinya.

GREEP

Min Young hampir saja berhenti bernapas saat ia merasakan sesuatu yang hangat pada tangannya. Ya, Yesung.. Menyentuh tangannya kemudian menggenggamnya dengan erat, menyalurkan kehangatan lewat tangan kekar itu.

*
Setengah jam terakhir di habiskan Yesung dengan tetap menggenggam tangan Min Young dan di habiskan Min Young dengan terus menerus menahan laju darahnya yang begitu deras dan detakan jantungnya yang begitu dahsyat.

“Kita sampai” Akhirnya suara Yesung memecah keheningan diantara mereka. Min Young mengerjap, ia baru saja melamun dan kini, ia sudah tersadar dari lamunannya.
“Kau tidak mau turun ?” Ucap Yesung lagi, sekarang tangannya sudah lolos menggenggam tangan Min Young.
“A,aku.. A, aku turun sekarang” Ucap Min Young pelan. Ia mencoba mengatur napasnya lalu dengan perlahan ia membuka pintu mobil Yesung. Kakinya tiba-tiba berhenti saat ia mendapati siluet seorang yeoja yang tengah berjalan seraya berbicara di telepon. Min Young sedikit terkejut. Ya Tuhan.. Itu JAERI ! LEE JAERI ! Astaga..
Dengan segera, Min Young mengalihkan pandangannya, sedikit berbalik untuk bersembunyi dari Jaeri. Yesung yang masih berada di dalam mobil heran dengan Min Young yang tiba-tiba seperti itu. Ia kemudian melihat ke segala arah, dan.. Dapat ! Ia melihat Jaeri ! Tapi tunggu.. Matanya tiba-tiba membelalak saat mendapati sekelompok gadis-gadis mengerubuni Jaeri, sama hal nya dengan Min Young. Matanya sudah tidak berpaling dan kini terbelalak menatapi Jaeri yang berada di tengah kerumunan para gadis itu. Samar-samar ia dengar hujatan hujatan yang mengarah pada Jaeri. Tidak.. Bukan samar-samar. Ia dapat mendengarnya dengan jelas. Dapat ia dengar saat mereka mengatai Jaeri dengan semua perkataan buruk. Ya Tuhan.. Jaeri..
Yesung akhirnya keluar dari mobilnya. Ia mendekat ke arah Min Young tapi suara mobil menghentikannya. Ia menoleh dan ia mendapati Kyuhyun keluar dari mobil.

“Hyung ?” Ucap Kyuhyun. Wajah Yesung memucat, ia menoleh ke arah Jaeri dan Min Young. Sepertinya Kyuhyun belum menyadari apa yang terjadi.
“Hyung sedang ap─”

“DASAR PENGHANCUR !!!”

Teriakan itu, membuat ketiganya menoleh. Min Young mengepalkan tangannya, Yesung melihat Kyuhyun dan Kyuhyun.. Ia meneliti apa yang terjadi, sekumpulan gadis saling berteriak, dan gadis lain yang di teriaki hanya bisa menundukkan kepalanya, ia terduduk di jalan seraya memeluk lututnya.

Kyuhyun sedikit terpaku di tempatnya, gadis yang memeluk lutut itu.. Kenapa tidak asing ? Kenapa mengingatkannya pada seseorang yang.. Ya Tuhan ! Ia baru menyadari.. Itu JAERI !
Kyuhyun tergesa-gesa melangkahkan kakinya, namun sebelum langkahnya melebar, ia sudah terhenti oleh sebuah tangan yang menahannya. Kyuhyun menoleh, ia mendapati Yesung dengan tatapan matanya yang begitu tajam dan tegas.

“Hyung ! Kau ! Kenapa kau menahanku ? Kau tidak lihat itu Jaeri huh ?”
“Biarkan”
“MWO ?”
“Ku bilang biarkan”
“Hyung ! Apa kau gila ? Aku ? Membiarkan Jaeri terintimidasi seperti itu ? Cihh ! Bunuh saja aku hyung !”
“Aku akan membunuhmu, tapi nanti. Sekarang, kau tidak ingin melihat ke arah Jaeri hum ? Kau tak perlu khawatir, ada yang membelanya disana”
Kyuhyun mengerutkan keningnya lalu menoleh ke arah pandang Yesung. Tunggu dulu.. Itu kan ?
“Kakak Jaeri ?” Tanya Kyuhyun. Yesung mengangguk mantap.

*

Min Young menarik napasnya kasar, sementara Jaeri masih terduduk seraya menangis dan kini terpaku atas kehadiran Min Young. Sementara para gadis yang menyerang Jaeri hanya bisa memberikan tatapan membunuh pada Min Young.
“Hei ! Apa mau mu hah ?!” Salah seorang gadis yang tadi menarik rambut Jaeri menghampirinya. Min Young mendelik ?
“Mau ku ? Hh.. Kalian bertanya apa mau ku ? Baiklah, aku mau kalian menyingkir dari sini, dan tolong. Jaga jarak dengan gadis yang kalian siksa ini. Cihh, kalian bahkan tak pantas berdekatan dengannya. Kalian seperti noda menjijikan !”
“MWO ? Apa kau bilang ?”
“Kalian menyuruh dia bercermin bukan ? Hmm aku sarankan lebih baik kalian saja yang bercermin. Tolong lihat dengan seksama diri kalian. Apa kalian lebih baik dari dia hah ? Kalian bahkan lebih buruk ! Oh ayolah, kalian pelajar kan ? Tapi kenapa etika kalian seperti seseorang yang tak pernah sekolah !”
“YA !”
“Membentaknya ! Menghujatnya ! Mengatainya ! Kalian pikir itu bagus huh ? Apa kalian pikir idola kalian menyukai ini ? Kurasa.. Mereka malu mempunyai fans seperti KALIAN !”
“MWORA─”

“KYUHYUN ! Kalian pikir dia akan senang dengan tingkah kalian ini huh ? Kalian pikir dia akan bangga ? Cihh.. Mimpi saja ! Kalian memang pendukungnya, tapi kalian bukan orang yang hidup dengannya ! Gadis ini lebih uggul dari kalian. Ingat itu !!”

Min Young mengakhiri ucapannya dengan tatapan yang menghunus tajam. Para gadis tadi hanya menatap Min Young tak percaya, dan tak terima.

“Kau itu ! kenapa hidupmu bisa seperti ini ?” Min Young berjongkok, menyamakan dirinya dengan Jaeri. Sekumpulan gadis itu perlahan pergi meninggalkan mereka berdua.
“Eonni..” Jaeri, air matanya begitu deras saat menatap sosok yang begitu ia rindukan.
“Aigoo.. Rambutmu jadi bau . Dasar mereka itu !” Min Young menelisik rambut basah Jaeri, dan terus mengoceh tanpa memperdulikan gumaman Jaeri.
“Eonni..”
“Ihh.. Apa ini ? Ya Tuhan ! Berapa lama mereka menghabiskan waktu untuk membuat telur sebusuk ini ?”
“Eonniii..!” Suara Jaeri sedikit mengeras, membuat Min Young menghentikan aksinya dan menatapnya.
“Wae ? Waeyo ? Jaeri-ya.. Ya Tuhan ! Aku pergi untuk membuatmu bahagia, tapi kenapa hidupmu malah seperti ini hum ?” Min Young menahan sebuah kesedihan dalam dadanya yang begitu sesak, dan Jaeri hanya bisa terus menerus mengeluarkan air matanya dengan deras.
“Eonnii..”
“Kenapa mereka mengataimu seperti itu huh ? Aku bahkan tak pernah mengejekmu sedikit pun”
“Eonniii” Jaeri merintih. Perih dalam hatinya sudah tak bisa ia tahan lagi. Dan Min Young.. Tetes air mata mulai menggenang di pelupuk matanya dan pada akhirnya jatuh berlomba-lomba melewati pipinya.
“Aku tidak menyiksamu kan ?” Jaeri menggeleng.
“Aku tidak menyakitimu kan ?” Jaeri menggeleng lagi.
“Aku tidak seperti mereka kan ?” Jaeri menggeleng geleng semakin kuat, air matanya semakin deras dan sesak dalam dadanya semakin melanda.
“Eon – Eonni apa kau – apa kau tak akan memelukku ?” Min Young menatap nanar Jaeri.
“Tentu.. Tentu saja, tanpa kau suruh aku akan memelukmu” Ucap Min Young seraya merentangkan tangannya dan menghampiri Jaeri yang berada di hadapannya.

GREEPP

Pelukan kerinduan adik kakak ini di iringi oleh tangisan mereka yang semakin deras.

“Eonniiii” Jaeri terisak dengan suara yang begitu memilukan.
“Geurae.. Aku eonnie mu. Aku Min Young”
“Eonni mianhae”
“Tidak ! Tidak ! Kau sama sekali tidak salah, aku yang salah. Maafkan aku.. Demi tuhan aku yang salah Jaeri-ya”

Jaeri menggeleng kuat di pelukan Min Young. Mereka masih menyalurkan kerinduan mereka, sementara Kyuhyun dan Yesung, keduanya hanya bisa berdiri mematung melihat apa yang ada di hadapannya, dan Kyuhyun.. Ia menahan tubuhnya dengan berpegangan mada kap mobilnya. Melihat kejadian barusan, ia merasa seluruh organnya di tarik secara paksa dan seluruh tulangnya di hancurkan secara kejam. Begitu sakit.. Amat sangat sakit saat melihat wanita yang begitu di cintainya, disakiti dan di perlakukan sangat buruk oleh para fansnya dan ia hanya bisa berdiam diri menyaksikan semua itu tanpa bisa berbuat apa-apa. Pria macam apa sebenarnya dia ?
Min Young memejamkan matanya dan menghela napasnya untuk menenangkan dirinya. Jaeri sudah tenang sekarang, tapi Min Young sedikit heran. Ia melepaskan pelukannya dan..

“ASTAGA JAERI !” Pekiknya. Ia mendapati mata Jaeri terpejam dengan erat. Dan teriakan Min Young Membuat Kyuhyun berlari secepat kilat ke arahnya.
“Jaeri ?” Kyuhyun mengguncang-guncang badan Jaeri yang tergeletak.
“Ya Tuhan” Ucapnya dengan suara yang begitu cemas. Ia lalu mengangkat Jaeri dan berlari menuju mobilnya. Meninggalkan Min Young yang entahlah, terdiam tanpa tahu harus berbuat apa.
“Oppa eottokhae ?” Min Young menatap kosong ke arah Yesung, dan Yesung berjongkok lalu membimbing Min Young untuk berdiri. Di usapnya air mata yang masih deras itu.
“Jangan khawatir.. Semuanya akan baik-baik saja. Kau tenang saja. Lebih baik kita ikut ke rumah sakit saja. kaja”

*

SEOUL HOSPITAL

“Bukankah sudah saya katakan untuk tidak membuat Nyonya Cho tertekan ? Untung saja anda segera membawanya ke Rumah Sakit, jika terlambat sedikit.. mungkin bisa berakibat fatal.” Ucap Dokter yang menangani Jaeri. Kyuhyun hanya bisa menghela napasnya,lagi-lagi karena kelalaiannya Jaeri jadi seperti ini.

“Ne, ini memang salahku uisa-nim, aku lalai menjaganya” Kyuhyun berusap dengan sedih. Dokter itu menghampirinya lalu menepuk pundaknya pelan.

“Tidak ada yang bisa disalahkan disini Tuan, yang terpenting adalah kondisi Nyonya Lee dan bayi nya baik-baik saja. Saya sarankan untuk merawat Nyonya Lee di Rumah Sakit terlebih dahulu Tuan.” Ucap sang dokter, ia kemudian berlalu meninggalkan Kyuhyun yang hanya bisa terdiam merutuki kebodohannya. Sementara Min Young dan Yesung yang juga berada disana hanya bisa terdiam mencerna kata-kata dokter tadi. Kesehatan Jaeri ? dan bayinya ?

“Kyuhyun-ah.. apa Jaeri hamil ?” ucap Yesung. Kyuhyun menepuk jidatnya pelan.

“Ya tuhan.. aku lupa memberitahu kalian. Astaga!”

**

Kim Jaejoong, pria itu menatap Handphone nya gusar. Ia harus menyampaikan sesuatu pada Kyuhyun. Tetapi Handphone Kyuhyun tidak aktif sama sekali, apalagi Handphone Jaeri. Sudah berkali-kali ia menghubunginya, tapi tak pernah ada jawaban.

“Ya Tuhan.. kalian ini kemana sebenarnya “ Gumamnya.
“Apa aku harus menghubungi hyungnya Kyuhyun saja ? Hmm tapi siapa ? Aku hanya punya nomornya… Ah ! Matta ! aku punya nonor Yesung hyung !”

Dengan tergesa-gesa Jaejoong mencari nomor Yesung dalam Handphone nya dan segera menghubunginya.

“Yeoboseo” Ucap suara di seberang sana.
“Yeoboseo Yesung hyung”
“Nuguseyo ?”
“Naega.. Kim Jaejoong”
“Aah.. geurae. Ada apa kau meneleponku ?”
“Aku hanya ingin memastikan keadaan Jaeri dan.. yah, Kyuhyun juga, mereka tidak bisa di hubungi. Apa kau tau bagaimana keadaan mereka ?”
“Hmm.. Kau tenang saja, mereka baik-baik saja”
“Aah.. baiklah kalau begitu. Kalau kau bertemu Kyuhyun, tolong sampaikan padanya kita harus segera bertemu, ada yang ingin aku bicarakan padanya”
“Akan ku sampaikan. Geundae.. bisakah kita bertemu ? Aku juga punya sesuatu yang ingin ku bicarakan denganmu”
“Baiklah, kita bertemu di kafe ku saja. Aku tunggu”
“Ne”

PIIIIPP

Jaejoong memutuskan sambungan teleponnya bersama Yesung. Sedikit heran karena Yesung ingin berbicara sesuatu padanya, sebenarnya apa yang selama ini terjadi yag tidak diketahuinya ? Apakah ada sesuatu mengenaiJaeri ? atau sesuatu yang berhubungan dengan Jaeri ?

30 menit berlalu, Jaejoong terdiam di kafe nya. Ia sedikit terperanjat pada saat melihat siluet seoran namja memasuki kafe nya.

“Yesung hyung” Panggilnya. Yesung menoleh dan melambaikan tangannya, ia lalu berjalan mendekati Jaejoong.
“Duduklah” Ucap Jaejoong.
“Kau mau minum apa ?” Ucap Jaejoong lagi. Yesung tersenyum.
“Berikan aku minuman terbaik di kafemu” Ucapnya, dan Jaejoong tertawa.
“Arasseo” Jawabnya. Ia kemudian memanggil pelayannya dan menyuruhnya membuatkan ‘minuman terbaik’ di kafe nya.

“Apa yang ingin kau bicarakan denganku ?” Jaejoong akhirnya membuka pembicaraan.
“Kau to the point sekali” Sela Yesung. Jejoong tersenyum.
“Aku hanya tidak sabar, hahaha”
“Baiklah aku akan bertanya dankauharus menjawabnya”
“Hmm.. selama bisa ku jawab, kenapa tidak ?”
“Aku pegang ucapanmu”
“Sure”

Pesanan datang, dan minuman itu cukup mengusik mereka berdua, Jaejoong mengambilnya lalu menyesapnya. Begitu juga Yesung.

“Berapa lama kau mengenal Jaeri ?” Tanya Yesung. Jaejoong mengerutkan keningnya, kenapa Yesung menanyakan itu ?
“Hmm.. aku sudah lama mengenalnya, 2 tahun ? entahlah aku juga sedikit lupa”
“Seberapa dekat kau dengannya ?”
“Hmm.. aku menganggapnya seperti adikku sendiri, yah.. aku dekat dengannya seperti saudara kandung. Di awal pernikahannya bersama Kyuhyun, dia masih menempel padaku, tapi sekarang pria itu merebut adik manisku. Hahaha” Jaejoong tesenyum miris, sebenarnya satu-satuya yang membuat ia bisa bertahan saat ini adalah Jaeri, tapi sekarang Jaeri juga sudah jauh darinya.

“Dari mana kau mengenal Jaeri ?” Tanya Yesung lagi, Jaejoong mendongak.
“Aku kekasih kakaknya” Ucap Jaejoong seraya menundukkan kepalanya.
“Darimana kau mengenalnya ?” Ucap Yesung lagi. Jaejoong kembali mendongakkan kepalanya. Hei, kenapa tiba-tiba Yesung mengorek privasinya ?
“Aku..menemukannya di gedung SM dulu. Dia pingsan saat tengah menunggu idola nya keluar, dan hh.. idola nya adalah kau hyung” Yesung sedikit tersenyum, sementara Jaejoong ? Ia tersenyum miris.. Mendapati kenyataan bahwa wanita yang sangat di cintainya pada awalnya sangat terobsesi pada pria di hadapannya.
“Ekhm.. Apa kau mencintainya ?” Ucap Yesung lagi. Jaejoong kembali mendongak kemudian tersenyum miris.
“Kau menanyakan aku mencintainya ? Hhh.. orang idiot pun tahu seberapa besarnya rasa cintaku untuknya”
“Geurae ? Lalu.. Kenapa kau membiarkannya pergi meninggalkanmu saat kau telah menanam benih dalam tubuhnya ?”

DEGGG

“Apa maksudmu ?”
“Saat meninggalkanmu, Min Young tengah mengandung anakmu. Dan kau tahu ? Sampai sekarang rahimnya masih belum stabil, ia keguguran.. tapi ia tak pernah mau menjalani operasi pembersihan rahim”

JDERRRRR

Seperti ada sebuah petir yang menyambarnya saat ini, Jaejoong membelalakkan matanya. Ia ingat Min Young pernah mengatakan kalau ia punya kejutan untuk Jaejoong dan.. ia akan menyampaikan kejutan itu di hari pertunangan mereka! Ya Tuhan.. apa kejutan itu… ?

“Hyung, darimana kau tahu kalau─”
“Tentu saja aku bertemu dengannya”

DEGGGG

*

Kyuhyun masih menunggu Jaeri yang terbaring lemah di ranjang Rumah Sakit, Min Young juga. Ia duduk melihat Jaeri dari jauh.

“Aku begitu bahagia saat tau kau benar-benar mencintai Jaeri” Gumam Min Young. Kyuhyun menoleh.
“Aku tidak menyangka kau tega meninggalkan adikmu yang begitu lemah, yang hanya bergantung padamu”

DEGGG

Min Young terdiam, ya.. ia memang salah, jadi ya.. ia siap menerima ucapan apapun dari Kyuhyun.

“Tapi aku juga senang kau kembali, setidaknya kau akan memberi kekuatan pada Jaeri” Ucap Kyuhyun lagi. Min Young tersenyum miris. Kalau saja ia bahagia, ia mungkin tak akan kembali.
“Ku harap Jaeri juga senang”
“Tentu, dia pasti senang.. karena orang yang membuatnya bersalah, membuatnya menyiksa dirinya sendiri dan menutup dirinya rapat-rapat masih mau bertemu dengannya”

DEGGGG

Min Young kembali terdiam.

“Apa kau sedang menyalahkanku ?” ucap Min Young dengan suara lemahnya.
“Aku tidak menyalahkanmu.. aku hanya tidak habis pikir kenapakau begitu . hey, Jaeri masih belum bisa mengatur emosinya pada saat itu.. wajar jika dia seperti itu”
“Aku hanya ingin membuatnya bahagia”
“Dengan meninggalkannya dan menyuruhnya bersama pria yang nyaris menjadi kakak iparnya ? Hhh, apa kau pikir Jaeri tak punya perasaan ? Jangan bercanda ! kau bukan membahagiakannya, tapi kau menyiksanya. Dan kau tahu ?  bukan hanya dia yang kau buat tersiksa. Tapi Kim Jaejoong juga”

DEGGGG

Hati Min Young bergetar hebat. Sudah sejak lama ia tak pernah mendengar nama itu. Kim Jaejoong.. bahkan hanya dengan mendengar namanya bisa membuat perasaannya menjadi tak menentu seperti ini. Bagaimana kabar pria itu ia bahkan tak tahu. Ya Tuhan…
Kim Jaejoong.. Kim Jaejoong..
Seperti apa rupanya sekarang ? Apa dia semakin tampan ? Sial ! sepertinya nama ‘Kim Jaejoong’ benar-benar mengusiknya.

“Apa kau masih mencintai Kim Jaejoong ?” Kyuhyun mengeluarkan kembali suaranya, dan itu membuat Min Young mendongakkan kepalanya.
“Aku─”  Min Young meremas bajunya erat.
“Aku─”

BRAAAAAKKK !!!!

“Lee Min Young PULANG KAU SEKARANG JUGA !!”

**

Jaejoong mengepalkan tangannya erat, ia menatap Yesung dengan kejam namun.. di balik itu, tatapannya begitu terluka. Terluka dengan kenyataan bahwa gadis yang paling di cintainya menderita dan ia bahkan tak tau apapun, terluka dengan kenyataan bahwa Min Young ternyata mengandung anaknya tanpa ia tahu dan… Ia juga terluka, karena saat ini yang berada di samping gadisnya adalah pria di hadapannya ini, pria yang memang dari dulu selalu di puja gadisnya.

“Bisakah aku melihat Youngie ?” Jaejoong menatap Yesung dengan tatapan memohon, Yesung sendiri hanya terdiam, sedikit terkejut mendengar Jaejoong memanggil Min Young dengan sebutan seperti itu.
“Yesung hyung ?” ucap Jaejoong.Yesung terperanjat.
“Ne ?” Jawabnya kaku.
“Bisakah kau membawaku kepada Min Young ? Sebentar saja, aku hanya ingin─”
“Arasseo” Potongnya. Entah mengapa ia sama sekali tak ingin mendengar lebih lanjut apa yang di bicarakan Jaejoong.
“Dia di Rumah Sakit, sesuatu terjadi pada Jaeri” Ucapnya lagi.
“Jaeri ? Ada apa dengannya ? tunggu ! Apa Min Young sudah bertemu Jaeri ?”
“Kau bisa menanyakan itu nanti, kita ke Rumah sakit saja sekarang, jika kau masih ingin”
“Geurae, kaja !”

**

Min young meremas tangannya yang gemetar, tubuhnya mengejang, matanya membelalak, seseorang tiba-tiba masuk seenaknya ke ruang rawat Jaeri dan berteriak-teriak menyuruhnya pulang, dan dia ─Choi Seunghyun. Kyuhyun yang juga terkejut dengan kedatangan Seunghyun tiba-tiba mengerutkan keningnya.

“Choi Seunghyun ? K─kau ? Kau mengenal kakak Jaeri ?” Ucap Kyuhyun, Seunghyun hanya tersenyum miring.
“Menurutmu mengapa aku mengajaknya pulang kalau aku tak mengenalnya ? Bodoh!” Cibirnya. Kyuhyun membelalakkan matanya. Hei, pria ini memanggilnya bodoh !

Seunghyun berjalan dengan tergesa, ia semakin mendekati Min Young dan itu membuat Min Young bergetar ketakutan.

“Kau sudah melawanku terlalu jauh Choi Min Young !” Geram Seunghyun. Min Young mendelik, sementara Kyuhyun, ia semakin mengerutkan keningnya. Choi Min Young ? Apa maksudnya ?
“Kau masih ingin melawanku lagi hah ?” Seunghyun meninggikan suaranya, dan itu membuat Min Young mendongakkan kepalanya. Ia menatap Seughyun dengan tatapan yang begitu menyedihkan.
“Aku hanya ingin hidupku bahagia, aku hanya ingin lepas darimu oppa”
“TIDAK AKAN PERNAH !!”

BRAAAAAKKKK

Seunghyun menendang Kursi yang ada di hadapannya, dan itu membuat Kyuhyun menatapnya begitu terkejut, hal itu juga membuat Yesung dan Jaejoong yang berada di luar ruang rawat Jaeri segera berlari masuk kedalam.

“Ada apa i─”
“Kau harus ingat kalau AKU YANG MENYELAMATKAN HIDUPMU CHOI MIN YOUNG ! AKU !!’ Teriakan seseorang terdengar saat Yesung akan bertanya pada Kyuhyun, mereka menoleh ke arah teriakan itu dan.. Ya Tuhan.. betapa terkejutnya mereka melihat pria yang berteriak di ujung sana.
“Kalau kau ingin berbicara denganku, kumohon jangan disini. Jaeri sedang sakit, jangan ganggu dia”
“Cihh.. AKU TIDAK PEDULI !! kau lupa siapa yang membuat adikmu seperti ini ?”
“OPPA !”
“Lee Jaeri.. hh, dia begitu bodoh ! dia bahkan tidak tau kalau yang ada di balik semua ini adalah aku”  Seunghyun tersenyum miring pada Min Young, dan ucapannya membuat Kyuhyun, Jaejoong, dan Yesung membelalakkan matanya.
“KAU !” Ucap Kyuhyun tertahan. Seunghyun membalikkan badannya dan ia tersenyum puas melihat ada tiga pria berkumpul disini, sementara Min Young, ia hanya bisa tertunduk. Ia tau ada Jaejoong disini dan.. ia bahkan tak sanggup jika harus melihatnya.

“WAE ? kenapa ? Kau mau menyalahkanku ? Silakan ! Toh memang aku yang melakukannya, aku yang menyebarkan berita-berita itu, dan.. aah, aku juga yang meracuni Jaeri dulu”

BUUUUGGGHHHH !!

Kyuhyun maju dan memukul wajah Seunghyun, dadanya naik turun.

“KAU ! Kenapa kau melakukan semua ini huh ? Apa salah Jaeri padamu ?”
“Dia tidak bersalah padaku”
“Lalu ?”
“Dia bersalah pada kakaknya !”

DEEEGGG

Min Young meremas pakaiannya erat. Tidak ! Jangan sekarang, jangan beberkan semuanya disini. Min Young akhirnya mendekati Seunghyun, ia memegang tangan Seughyun.

“Aku akan ikut kau pulang, kaja.. kita pulang” Bisiknya pada Seunghyu, tapi Seunghyun tersenyum miring ke arahnya dan melepaskan tangannya.
“Hhh, aku sudah tidak tertarik lagi mengajakmu pulang, aku lebih tertarik mengajakmu menceritakan semua kisah kita pada mereka” Ucap Seunghyun. Min Young memucat, sementara Kyuhyun dan Yesung mati-matian mencerna ucapan Seunghyun. Sedangkan Jaejoong, ia hanya terus menerus menatap Min Young.
“Oppa.. kumohon” Min Young menatap Seunghyun dengan tatapan penuh harap.
“Hh.. mereka harus tau apa yang telah di lakukan adikmu padamu, mereka juga harus tau seberapa menderitanya hidupmu”
“Hidup Jaeri yang menderita ! Bukan hidupku !” Teriak Min Young, tangisnya pecah saat ini juga. Jaejoong memajukan kakinya, tapi ia mengurungkan niatnya untuk maju.
“Aku meninggalkannya, dia menderita, aku menyiksanya, kau tau semua itu. Aku yang salah disini, bukan dia”
“TAPI DIA MEMBUATMU KEHILANGAN ANAKMU !!”

DEEGGGG

Jaejoong membelalakkan matanya.

“Seunghyun-ah, apa maksudmu ?” Tanya Jaejoong. Seunghyun tersenyum puas.
“Oh ? Jaejoong hyung  Aah.. kau belum tau ya  ? Saat meninggalkanmu, Min Young tengah hamil 3 bulan”

Wajah Jaejoong memucat, ia melirik kearah Min Young, tetapi wanita itu segera menundukkan kepalanya.

“Saat aku mendengar kau mempunyai kekasih, aku sangat senang hyung, tapi.. aku mengubah semua rasa senangku saat tau kekasihmu adalah Min Young, aku.. jujur saja aku tak terima, aku bahkan berharap terjadi sesuatu padamu agar Min Young tak bisa bersamamu.”

Seunghyun sedikit meyunggingkan senyumnya, mengingat dulu ia begitu menyedihkan.

“Aku memang berharap sesuatu terjadi, tapi setelah melihat ketulusanmu dan rasa cintamu padanya, aku menyerah. Aku meyakinkan diriku kalau aku akan baik-baik saja dan aku meyakinkan diriku kalau dia pasti bahagia bersamamu, terlebih saat aku mendengar kau akan bertunangan dengannya”

Semua hanya terdiam,mendengarkan dengan seksama apa yang di sampaikan oleh Seunghyun. Seunghyun, ia menghela napasnya pelan.. tapi Jaejoong, ia benar-benar tak bisa untuk bersikap tenang.

“Aku sedikit tenang saat tau itu semua, tapi.. semua ketenanganku hilang saat aku mendapati Min Young tergeletak tak sadarkan diri di stasiun” Seunghyun sedikit menunduk, entah mengapa sakit sekali mengingat semua itu. Min Young sendiri, ia hanya bisa menunduk dengan air mata yang terus menerus melewati pipinya, tak ada yang bisa ia lakukan sekarang, ia tak bisa mencegah Seunghyun, ia hanya bisa mendengarkan Seunghyun sekarang, mendengarkan hal yang secara tidak langsung merobek kembali lukanya yang belum menutup dengan sempurna.

“Setelah menemukannya, aku memutuskan untuk membawanya ke rumahku, aku merawatnya denga tanganku sendiri, aku melihatnya begitu tersiksa dengan mtaku sendiri. Aku menyelidiki apa yang terjadi dan.. ternyata Min Young tak jadi bertunangan denganmu. Entah apa yang membuatnya pergi aku tak tahu, keadaannya sangat mengkhawatirkan. Kalian tau ? Selama tiga bulan ia hanya terdiam tanpa berbicara satu patah kata pun, ia hanya makan satu suap saja yang.. sepertinya mengganjal di tenggorokannya, ia juga hanya bisa menngis dan menangis dalam diam nya, sampai ketika.. ia kondisi fisiknya begitu lemah dan.. ia kehilangan bayi nya. Bayi yang sangat di inginkannya. Dan kalian tau ini semua gara-gara siapa ? ini semua gara-gara LEE JAERI !! aku mengetahuinya karena seseorang memberitauku. LEE JAERI ! Dia pantas untuk menderita, bahkan penderitaannya sekarang tak sebanding dengan─”

“CUKUP !! Kumohon..” Suara Min Young begitu lemah, fisiknya masih lemah dan hatinya juga lemah, ia tak punya kekuatan.

“Hh.. Lee Jaeri, ia membuat kakaknya menderita seperti ini, ia membuat kakaknya menanggung penderitaan seberat ini, sementara ia berbahagia dengan hidupnya, tanpa sedikit pun memikirkan bagaimana nasib kakaknya atau mungkin tanpa memikirkan ia punya kakak atau tidak”
“CHOI SEUNGHYUN KUBILANG CUKUP !! KAU TIDAK TAU APA-APA !!”
“MWO ? Apa kau bilang ? aku ? tidak tau apa-apa ? Hh.. Choi Min Young, aku tau semuanya, AKU MENCINTAIMU, dan itu sudah cukup untukkumengetahui segalanya”
“Cinta ? Kau memang mencintaiku, tapi kau lebih MENCINTAI JAERI !”

DEEGGGG

Semua orang lebih terkejut lagi saat mendengar Min Young, terlebih lagi seseorang yeng terbaring di dekat mereka. Ya, Jaeri.. mereka bahkan tidak sadar Jaeri sudah mendengarkan mereka sejak awal, ya, ia sudah sadar.

“Kau.. aku tau dulu kau selalu memperhatikan Jaeri, aku tau itu. Kau selalu menunggu Jaeri di jalan dekat sekolah, kau selalu memperhatikannya dari jauh saat ia sedang bermain, kau mendekatiku untuk mendapatkan Jaeri, tapi pada akhirnya kau dekat denganku, kau memang mencintaiku.. tapi rasa cintamu pada Jaeri tak pernah berubah. Sampai kita tinggal bersama pun, kau tetap masih ,mencintai Jaeri. Saat mendengar Jaeri menikah, sikapmu padaku begitu berbeda, kau terkadang membentakku.. hhh.. saat tak bisa mendapatkan Jaeri, kau mencekikku, dan sekarang.. saat kau tak bisa mendapatkanku, kau mencekik kami berdua”

Seunghyun terdiam, semua terdiam..

“Aku memang menderita, kau pikir bagaimana rasanya meninggalkan orang yang kau cintai untuk adikmu dan kau malah hidup bersama orang yang justru mencintai adikmu ? Bohong kalau aku bilang aku tak menderita, aku jelas-jelas menderita, akutak punya pegangan dan sandaran, aku begitu menderita ..”

Air matanya mengalir begitu deras, Jaejoong memajukan langkahnya tapi ia berhenti. Ia berhenti saat melihat seseorang dengan memegang tabung infus di dekat ranjang.

“Eonni ?” Ia mengeluarkan suaranya, dan betapa sakitnya ia.. melihat deraian air mata deras dari pelupuk mata kakaknya. Semua orang menoleh, termasuk Kyuhyun, ia terkejut melihat Jaeri yang tiba-tiba sudah berdiri disana.

“Eonnii..” Jaeri kembali mengeluarkan suaranya yang gemetar, sementara Min Young, ia mengalihkan tatapannya ke arah lain.

“Eonnnniiiiii” Tangisnya semakin pecah, tubuhnya gemetar, Kyuhyun segera menggenggam tangannya erat.

“Eonnii maafkan akuu” Jaeri kembali bersuara, sementara Min Young tetap diam. Yesung yang merasa tidak nyaman,menyeret Seunghyun dan Jaejoong keluar dari ruangan itu. Meskipun dengan tenaga ekstra, karena Seunghyun tak mau pergi dari sana.

“Eonni kumohon..”

“Eonniiii.. eonni maafkan aku. Aku salah, aku salah besar padamu eonni.. aku salah, kumohon maafkan aku.. gara-gara aku kau begitu menderita, aku.. aku membuat hidupmu hancur, aku membuat eonni berpisah dengan Jaejoong oppa, aku juga membuat Jaejoong oppa menderita dan aku.. aku membuat kau kehilangan bayimu. Eonni apa kau akan memaafkanku ? Apa yang harus aku lakukan agar kau mau memaafkanku eonni ? aku bersedia melakukan apapun, aku bersedia menyerahkan apapun, asal kau jangan meminta aku untuk kehilangan bayiku.. Kyuhyun sangat menginginkannya dan aku tidak ingin mengecewakannya”

Kyuhyun menoleh kearah Jaeri. Hey, apa rasa bersalahnya begitu besar ? .
Min Young mengangkat kepalanya, ia menghapus kasar air matanya dan menghela napasnya. Ia lalu berjalan mendekat kearah Jaeri.

PLETAAAKK

Ia memukul kepala Jaeri pelan.

“Kau itu ! Kau sebenarnya adik macam apa huh ! aigoo bodoh sekali kau ini, aku ? mengambil bayimu ? ihh.. asal kau tau, aku belum siap mempunyai anak. Hei.. umurku masih muda, masih banyak yang harus ku lakukan. Euhh pabo” Ucap Min Young, Jaeri yang melihatnya malah semakin menangis.

“Eonnii” Di peluknya tubuh wanita di hadapannya, Min Young membalas pelukan Jaeri tak kalah eratnya.

“Aihhss.. kau itu kenapa hobi sekali menangis huh ? Kau tak malu pada suamimu ? aigooo” Min Young membiasakan suaranya, tapi air matanya terus menerus keluar dengan deras tanpa bisa ia kendalikan. Kyuhyun yang sepertinya tak ada gunanya disini memilih untuk keluar dan meninggalkan mereka berdua. Biarlah mereka menyelesaikan masalah mereka.

“Eonni maafkan aku” Ucap Jaeri lagi, ia masih menangis dalam dekapan kakaknya.
“Euhh.. katakan sekali lagi, ku jambak rambutmu” Min Young melepaskan pelukannya dan memegang ujung rambut Jaeri.
“Eoniii” Jaeri mengerucutkan bibirnya.
“aigoo, kau dongsaengku ? Jaeriri si cengeng ? Hyaa kau sudah menikah, dan kau menikah dengan Cho Kyuhyun ? Ya Tuhan.. dulu kau bahakan malas sekali mendengar nama itu, tapi sepertinya sekarang kau bisa sekarat kalau tidak mendengar nama itu, hahahaha”

Min Young tertawa puas, sedikit meringankan dadanya yang begitu sesak, dan Jaeri sekarang hanya bisa mengerucutkan bibirnya, ia sebal karena di olok-olok oleh kakaknya, tapi senyumnya mengembang melihat tawa Min Young.

“Aku tau kau masih ingin menangis eonni, aku tau betul dalam hatimu kau menangis, aku tau saat ini kau ingin berteriak mengeluarkan semua bebanmu. Maafkan aku eonni, dan terimakasih.. terimakasih karena telah kembali. Aku rela jadi bahan ejekanmu, aku rela.. asal kau bisa membuang semua penderitaanmu dengan tawamu. Setidaknya, hanya itu yang bisa ku lakukan untuk menebus kesalahanku”

Jaeri kembali melemparkan tubuhnya ke dekapan Min Young.

“Eonni Saranghae” Ucapnya. Min Young tersenyum lalu kembali menjitak kepala Jaeri.
“Eiihhsss.. manjamu belum sembuh ternyata”
“Biar saja”
“euhh.. kau bahkan sudah punya suami kau tau ? manjalah pada suamimu itu.”
“Aku tidak mau, tangannya kotor. Aku tidak suka”
“Kotor bagaimana maksudmu ?”
“Kotor, dia memeluk wanita lain, dan itu sangatlah kotor”
“Maksudmu sexy dance ?”
“Eonni menonton konsernya ?”
“Tentu saja, aku tak pernah melewatkan konser Super Junior satu kali pun. Kau lupa  Aku ini ELF”
“Hahahahahaha”

**

“Aku senang melihatnya” Ucap Yesung.
“Ya, setidaknya keadaan mulai membaik saat ini” Ucap Jaejoong, ia begitu bahagia bisakembali melihat kebersamaan kedua kakak beradik itu. Rasanya begitu bahagia, seperti mendapat hal yang tak bisa kau dapatkan. Tapi tetap saja, masih ada lubang yang begitu besar dalam hatinya.
“Tinggal satu lagi masalah yang belum terselesaikan. Aku akan menyelesaikan secepatnya” Ucap Kyuhyun. Yesung dan Jaejoong menoleh.
“Apa ?” Ucap mereka berdua.
“ELF.. tiga hari lagi Sushow terakhir kita dan aku akan melakukan sesuatu”

TBC

Hahahahaha 😀
Kira-kira apa yang akan di lakukan Kyuhyun ? lalu kemana si choi seunghyun ? Kenapa tiba-tiba gak keceritain ? wkwkwk
Aduuh maaf yah sayang-sayangku sekalian, maaf aku lama banget post nya. Aku sibuk kerja, dan pulang kerja aku kuliah, pulang kuliah cape, jadi ga ada waktu buat lanjutin. Padahal kepala udah penuh sama ide ide yang udah males ketampung lagi kayaknya, hahahaha.
Yasudah..
Part selanjutnya endingnya, aku usahakan secepatnya. Semoga minggu depan udah ada. Biar bisa cepet ke after story nya.
Okelah sekian dari aku..

Terimakasih untuk semua yang sudah menemani SM dari taun kemaren 😀
Dan terimakasih karena tetep setia sama SM :*
Maafkan saya yang banyak banget kekurangan dan maafkan part ini jika sangat tidak mamuaskan dan maafkan juga Jaeri yang sudah membuat Kyuhyun mencintainya (?) juga maafkan seunghyun yang membuat kalian membencinya (?) dan terutama maafkan aku karena aku cantik 😀
Maaf yah kurang memuaskan. Maaf banget, aku kelamaan gak lanjutin, jadi susah nyatuin feel nya. Sekali lagi maaf yah,,
End nya aku usahakan minggu depan ^^

SARANGHAE :*

Min Jea Gomawo ^^

Publised by ALLISON

Advertisements

8 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 19

  1. Astaga.. Part ini terharu bercampur aduk dengan sedih.. Akhirnya min young keluar juga dan nunjukkin batang hidungnya sama jaeri walau bukan dalam kondisi yg baik melainkan kondisi yg mengenaskan di lemparin sama fans kyuhyun… Lanjut.. 🙂

  2. Awalan baca ff part ini bikin aku nangis,, tp waktu akhiran bikin senyum2 gaje. Tp apa yg mau dilakuin Kyuhyun oppa ke ELF waktu SuShow terakhir nanty,? Palli author!! Dilanjutin ffnya^^! Nunggu ff part sljutnya udh lumutan nih-,-

  3. Gila nie ff mengoyak” jantung hati dan emosi gw #lebayyyyyyyy
    tpi beneran seru nieh ff bikin. gw jungkir balik dah baca nya , kkkkk
    kepo kepo , .ntar min young jd nya am siapa ya ????!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s