[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 18

Tittle : Strange Marriage

Author : jjj

Genre : Married Life, Romance

Fb : Kha Riska Jujujejejiji

Rate : PG-17

Main Cast:

– Lee Jaeri

– Cho kyuhyun

Support Cast : Temukan sendiri ^^

Disclaimer : THIS STORY IS MINE ! 😀

 

PART 18 😀

Whoaaa ini gak kerasa udah part 18 lagi..

Hadeuh aku gak tau ini nanti End nya mau di part berapa,akunya masih seneng bikin ini, gak mau di ending dulu :p

Kalopun di End, mungkin kalo banyak yang minta after story,yah aku bikinin Tapi emang dari aku nya jujur gak mau end maaf yah jadi panjangbanget jadinya, ada yang bilang karena ini part nya udah banyak, kayak sinetron-,- ya gapapa lah.. FF saya kan emang kayak sinetron u,u

 

Bagaimana readers part 17 nya ? XD

Itu Min Young kira-kira pernah hamil anak siapa ? Jaejoong? Atau Seunghyun ? Wkwkwk

Sebenernya aku udah rencanain dari jauh2 hari kalo ituanaknyaa ….. Tapi, gak tau kenapa jadi kepikiran buat jadiin tuh bayi anaknya….. Hohoho kita liat ajadeh mana yg jadinya.

 

oh ya.. sebelum baca mending mikir ulang deh , takutnya gakmemuaskan 🙂

dan disarankan waktu kalian melihat tulisan SREET..

coba deh dengerin lagu-lagu tragis (?)

coagulation, stop walking, storm, gray paper, atau yaapalah..

tapi.. gak tau juga deng itu kebawa sedih atau nggak 😀

 

 

HAPPY READING \(^o^)/

 

 

Kyuhyun berjalan mengitari seluruh lorong Rumah Sakit.
Ia melihat-lihat ruang UGD yang sepertinya sedang terisi itu. Dan matanya. Taksengaja menangkap sosok seseorang yang di kenalnya. Bukankah itu ?

 

“Yesung hyung..” ucapnya saat telah mendekat padaseseorang itu. Dan Yesung, ia terkejut bukan main.

 

“K, Kyuhyun ? Untuk apa kau disini ?” Tanyanya.Kyuhyun mengerutkan keningnya.

 

“Harusnya aku yang bertanya.Untuk apa kau disini hyung? Kalau aku, Jaeri dirawat”

 

“Adik ipar ? Dia kenapa ?”

 

“Dia hanya kelelahan” ucap Kyuhyun.

 

“Jadi, untuk apa kau disini hyung ?”

 

Kyuhyun bertanya lagi, sedangkanYesung.. Ia memejamkanmatanya.

 

“Aku—”

 

Haruskah ia memberitau Kyuhyun ?

 

“Aku—”

 

Yesung terdiam, mencoba mengumpulkan sebuah kata-kata yangbisa menjawab pertanyaan Kyuhyun. Antara jujur dan berbohong, ia punya 2pilihan itu.

 

“Aku — hmm aku tadi menjenguk temanku yang sakit. Akujuga sudah mau pulang, tapi aku lelah jadi aku istirahat dulu disiniKyuhyun-ah”

 

Dan Yesung memilih untuk berbohong pada Kyuhyun, entah apayang menjadi alasannya, yang jelas untuk saat ini lebih baik ia berbohong saja.Setidaknya, itu yang ada di pikirannya. Kyuhyun mengangguk-anggukkan kepalanyasaat mendengar jawaban Yesung. Tapi sedetik kemudian..

 

“Temanmu yang mana hyung ?” Tanyanya. Mata Yesungmelebar, jantungnya sungguh tak bisa tenang jika dalam keadaan seperti ini.

 

“Itu teman SMP ku, kau tidak akan tau Kyu”

 

“Aah, geurae ? Kalau be― ”

 

‘Dddrtt Ddrtt Ddrrt’

 

Dan sebuah getaran yang berasal dari Handphone Kyuhyunmembuatnya tak bisa menyelesaikan ucapannya. Tanpa melihat siapa yangmeneleponnya, Kyuhyun segera mengangkat sambungan telepon itu.

 

“Yeoboseo ?” Ucapnya.

 

“Maaf tuan, saya sopir taxi yang tadi menelepon anda.Handphone istri anda masih berada pada saya, dan maaf.. Ongkos taxi nya, belumdi bayar”

 

 

GUBRAAAAK

 

 

Kyuhyun tersenyum geli menertawakan dirinya sendiri.

 

“Aigoo maafkan aku ahjusi. Aku tadi terlalupanik”

 

“Gwaenchana”

 

“Sekarang ahjusi dimana ?”

 

“Saya di dekat resepsionis tuan”

 

“Baiklah aku kesana”

 

“Ne”

 

 

PIIIPPP

 

 

“Hyung, maaf aku lupa membayar biaya taxi, akuduluan” Setelah memutuskan teleponnya, Kyuhyun berpamitan pada Yesung dansegera beranjak untuk menemui supir taxi yang membawa Jaeri ke Rumah Sakit.

 

Sementara Yesung, ia tetap duduk menunggu. Operasi pembersihanrahim yang di jalani Min Young masih satu jam lagi, dan itu berarti ia harusduduk selama satu jam tanpa beranjak. Entah apa yang ada di pikirannya saatini, meskipun Min Young bukan siapa-siapa dalam hidupnya, dan termasuk kedalamorang baru di kehidupannya, tapi Yesung tidak mau sedetikpun melewatkanperkembangan Min Young, terlebih saat ini.. Dalam keadaan yang cukup kritis,mengingat Min Young di operasi saat ini.

 

 

*

 

 

“Apa kau bilang ?!” Seunghyun, namja ituberteriak tak percaya pada seseorang di hadapannya, hanya karena seseorang itumembawa kabar buruk untuknya.

 

“Saat ini operasi sudah berjalan, tinggal menunggusaja” Ucap seseorang itu lagi. Seunghyun mengepalkan tangannya denganerat.

 

“SIALAN ! Aku bahkan sudah membujuknya setengah matiuntuk operasi. Tapi dia tidak mau ! Dan sekarang… Karena seorang Yesung, diamau di operasi ? KURANG AJAR ! Aku tidak mau tau ! Selesai operasi.. Bawa diake apartementku !!”

 

“B, baik tuan”

 

 

*

 

 

Jaeri tersenyum kecut saat seorang suster memeriksanyadengan raut wajah yang ingin sekali memotong-motong tubuhnya. Jelas saja susteritu seperti ini, ia tadi melihat Kyuhyun masuk kedalam ruangan Jaeri, dan iabaru menyadari kalau ternyata – Jaeri adalah istri dari Cho Kyuhyun. Sekaligus,seseorang yang saat ini namanya di kenal oleh semua orang Korea hanya karenasebuah foto yang tak ada artinya sama sekali.

 

“Aku tidak seperti apa yang mereka katakan” Jaerimengeluarkan suaranya, dan suster itu mendongak.

 

“Ne ?” Ucapnya tak mengerti.

 

“Aku tau sebenarnya kau ingin memotong-motong tubuhkusaat ini juga”

 

Seketika wajah suster itu menegang, Jaeri tersenyum.

 

“Aku tau kau mengenaliku, asal kau tau saja. Aku takseperti apa yang mereka katakan. Jaejoong oppa, dia hampir menjadi kakakiparku, aku dekat dengannya. Yesung dan Eunhyuk oppa, mereka teman suamiku..Mereka hanya ingin mengantarku, apa itu salah ? Dan.. Seunghyun oppa, diahanyalah kakak kelas ku. Kenapa semua orang mengira aku wanita panggilan ?Hhh.. Mereka tak pernah tau apa yang sebenarnya terjadi. Mereka hanya bisameligat dengan sebelah mata mereka, tidak dengan hati mereka”

 

Jaeri menghela napasnya pelan, sementara suster yang tengahmengecek selang infus nya itu hanya terdiam. Entah merasa bersalah atau hallainnya.

 

“Maafkan saya nyonya” Suster itu akhirnyamembungkuk meminta maaf, Jaeri terdiam.

 

“Kau— ”

 

CKLEEK

 

Pintu terbuka dan Kyuhyun muncul darisana. Suster itusegera keluar.

 

“Maaf aku lama” Ucap Kyuhyun.

 

Jaeri tersenyum, entah mengapa senyumnya begitu sumringahsaat melihat Kyuhyun. Ia lalu menepuk-nepuk ranjang di sebelahnya, menyuruhKyuhyun duduk bersamanya. Dan Kyuhyun menurut. Ia mulai mendekat dan duduk disamping Jaeri lalu meletakkan kepala Jaeri di pundaknya. Jaeri semakin mendekatdan mengalungkan tangannya ke pinggang Kyuhyun.

 

“Suster tadi, kenapa dia membungkuk seperti itu padamu?” Ucap Kyuhyun.

 

“Tidak tau, mungkin dia merasa bersalah padaku”

 

“Bersalah ? Bersalah bagaimana ?”

 

“Ia, dia.. Kau tau, tadi dia melihatku seperti inginmemotong-motong tubuhku”

 

“Lalu ?”

 

“Ya, aku.. Aku sebenarnya merasa sakit hati, aku jugatidak suka. Jadi aku menyindirnya dan aku menjelaskan sedikit padanya”

 

“Hahahaha.. Kau ? Menyindirnya ?” Tanya Kyuhyun.Jaeri mengangguk dengan polosnya.

 

“Kau tau, ibu hamil itu sensitiv !” Ucapnya.Kyuhyun tertawa lagi.

 

“Jadi kau sadar kalau kau itu sensitive ?” TanyaKyuhyun. Jaeri mengerucutkan bibirnya.

 

“Dasar tengil !” Cibir Jaeri.

 

“Kurasa kau lebih tengil nyonya, karena kau mencintaisetan tengil sepertiku. Kau bahkan mengandung anakku. Hahahaha” Kyuhyuntertawa sementara Jaeri menatapnya dengan sangat kesal.

 

“CHO KYUHYUN !” Pekiknya. Dan Kyuhyun malahsemakin tertawa dengan keras.

 

‘ddrrrttt ddrrrttt ddrrrttt’

 

Tapi sebuah getaran di ponselnya, membuat tawanya terhentiseketika. Kyuhyun mengambil Handphone nya lalu mengangkatnya.

 

“Yeoboseo Siwon hyung, ada apa kau meneleponku ?”

 

“Kau dimana sekarang ? Apa adik ipar bersamamu ?”Suara Siwon sarat akan kecemasan, dan itu membuat Kyuhyun mengerutkankeningnya.

 

“Ada apa ?” Tanya Kyuhyun, tanpa menjawabpertanyaan Siwon. Ia tau ada yang tidak beres dan ia sengaja tak menjawabpertanyaan Siwon karena takut Jaeri curiga.

 

“Ada seseorang memposting kisah hidup Jaeri. Maksudku,di internet beredar cerita tentang adik ipar, fakta bahwa dia membuat kakaknyapergi dan memecah keluarganya. Dan sekarang, semua wartawan semakin gencar, danELF juga marah”

 

Seperti tersambar petir, tubuh Kyuhyun menegang. Wajahnyamemucat. Ia lalu melirik ke arah Jaeri yang berada di sampingnya.

 

“Ada apa ?” Tanya Jaeri. Kyuhyun segera menutupteleponnya lalu mencoba tersenyum, menutupi apa yang telah terjadi.

 

“Tidak ada apa-apa. Hanya masalah aku kabur tadi”Kekeh Kyuhyun. Jaeri mengerutkan keningnya.

“Kabur ?”

 

“Ne, sebenarnya tadi aku sedang syuting. Tapi akukabur karena tidak tahan ingin bertemu denganmu” Ucap Kyuhyun. Jaerimencibirnya.

 

“Huh. Kau gombal” Ucapnya.

 

Kyuhyun tersenyum lalu tangannya membelai rambut Jaeridan..

 

CHUP

 

Ia mencium puncak kepala Jaeri.

 

CHUP

CHUP

CHUP

CHUP

CHUP

CHUP

CHUP

CHUP

CHUP

CHU~

 

Kecupannya turun ke mata, hidung, pipi, dagu, danterakhir.. Bibir Jaeri ! Kyuhyun mulai memejamkan matanya dan seketika,bibirnya yang berada di atas bibir Jaeri bergerak perlahan, melumat bibir yangseperti candu untuknya.

 

Tangannya menarik dan sedikit mengangkat tubuh Jaeri,membuat Jaeri kini terduduk di pangkuannya. Dan Jaeri mengalungkan tangannya dileher Kyuhyun, sementara kini tangan Kyuhyun semakin menariknya hingga tubuhkeduanya menempel. Kepala mereka yang tadi diam, kini bergerak kesana kemari,mencoba mencari posisi yang nyaman senyaman mungkin.

 

 

*

 

 

Yesung terdiam menatap tajam seorang yeoja yang tengahterbaring dengan mata yang terpejam rapat. Operasi itu sudah berhasil, kini MinYoung sudah berada di ruang perawatan. Ruang 105 ! Tepat di sebelah kananruangan yang di tempati oleh Jaeri.

Yesung masih menatap seonggok tubuh ringkih di hadapannya.

Berbagai pertanyaan kini menyerang kepalanya.

Sebenarnya.. Apa yang selama ini terjadi pada Min Young..

Yang di panggilnya oppa.. Siapa dia ?

Min Young keguguran.. Apa ia sudah menikah ?

Dan.. Apakah yang di panggilnya oppa adalah suaminya ?

 

Pertanyaan-pertanyaan itu begitu mendesak otaknya. Entah iaharus berbuat apa saat ini. Nyatanya, ia masih terduduk disini, di hadapan MinYoung. Bukankah ia seharusnya pergi saja ? Tapi, entahlah dia tak inginberanjak barang sedikitpun.

 

Tiba-tiba sebuah gerakan tangan yang sangat pelan di ikutioleh kerjapan mata membuatnya sedikit terperanjat.

 

“Oppa ?” Seiring dengan keterkejutannya. MinYoung memanggil Yesung dengan suara yang begitu parau.

 

“Kau sudah sadar ?” Ucap Yesung kemudian.

 

“Aku— ”

 

“Min Young-ah maaf.. Sebelum kau bertanya padaku, akuyang akan lebih dulu bertanya padamu”

 

Entah apa yang ada dalam pikiran Yesung saat ini, bukannyamemanggil dokter, ia justru malah akan menanyakan sesuatu yang entah akanmembuat Min Young bagaimana setelahnya.

 

“Geurae” Gumaman Min Young terdengar, ia menjawabpermohonan Yesung. Baiklah ! Mungkin, inilah saatnya..

 

“Apa kau sudah menikah ?” Ucap Yesung. Min Youngmengerutkan keningnya, sedetik kemudian ia tersenyum

seraya menggeleng.

 

“Belum” Ucapnya. Dan ucapan itu membuat setengahdari Yesung bernapas lega. Tapi kemudian.. Yesung terdiam..

 

Belum menikah..

Lalu.. Keguguran itu ? Jika belum menikah, bagaimana bisaMin Young keguguran ? Apakah itu berarti… Tidak ! Tidak ! Ia harus memastikanterlebih dahulu.

 

“Aah, Geurae ? Lalu.. Selama ini.. Kau tinggal dimana? Dengan siapa ? Dan.. Apa kau bekerja ?” Yesung bertanya lagi. Kali iniMin Young sedikit terkejut. Kenapa saat ini, Yesung malah mengintrogasinya ?

 

“Aku— ”

 

“Aku — oppa aku — aku tinggal di sebuah apartment,bersama temanku, dan aku.. Tidak bekerja. Di, dia yang menanggung hidupku”Dengan mengalihkan pandangannya, Min Young menjawab pertanyaan Yesung.Sementara Yesung, kedua matanya membelalak.

 

“Namja ?” Tanyanya lagi. Dan Min Youngmengangguk.

 

Seketika, dunia terasa gelap, langit seperti runtuhmenimpanya. Yesung, keterkejutannya semakin jelas ia pancarkan di wajahnya.

 

“Ini pertanyaan terakhir untukmu” Yesung kembalimembuka suara. Min Young mendongak, menatapnya.

 

“Kau—Hmm —Kau—pernah—hmm maksudku kau —  kaupernah hamil, anak siapa ?”

 

DEG !

 

Seperti ada sebuah samurai yang menusuknya dalam sekalihentakan, Min Young tercekat. Tubuhnya menegang, tangannya mengepal, bibirnyaterkatup rapat, dan.. Hatinya sakit, beriringan dengan itu, tiba-tiba airmatanya jatuh, setetes demi setetes, hingga menjadi tangisan yang deras.

 

 

*

 

 

Kyuhyun membungkuk berterimakasih pada dokter dihadapannya.

Berterimakasih ? Yah, berterimakasih karena telah membuatJaeri tertidur ! Sebenarnya tidak tertidur, tapi terpaksa tertidur. Kyuhyunmeminta dokter untuk memberikan suntikan obat tidur untuk Jaeri, bukanapa-apa.. Mendengar ucapan Siwon di telepon tadi membuatnya sangat cemas.Setelah ini pasti keadaan semakin kacau, dan ia tidak mau Jaeri tau bahkantertekan. Sudah cukup kejadian kemarin membuat Jaeri seperti ini, ia tidak mauhal lain terjadi. Maka dari itu, ia meminta dokter menidurkan Jaeri, supaya iadapat dengan mudah membawa Jaeri pulang dengan tanpa pertanyaan apapun dariJaeri. Biar saja nanti di rumah ia di borongi pertanyaan oleh Jaeri.

 

Yang penting untuk saat ini, Jaeri tidak tau apapun, iaaman, dan kandungannya juga tidak terganggu.

Kyuhyun mendudukkan Jaeri di kursi roda, ia menutupi wajahJaeri dengan menggunakan selendang yang membungkus kepalanya. Ia juga menutupiwajahnya dengan masker yang di bawanya dan juga memakai kupluk yang terpasangdi jaketnya. Setidaknya cukup aman, tidak terlalu mencurigakan.

 

 

*

 

 

Yesung masih terdiam, namun tangannya tidak diam, tangannyabergerak ke atas dan kebawah, mengusap-usap punggung bergetar Min Young yangberada dalam pelukannya. Pelukan ? Ya, pelukan.. Sejak pertanyaan mengejutkanitu di lontarkan Yesung, Min Young hanya bisa terdiam, bahkan menangis. Entahapa yang terjadi padanya hingga menangis seperti itu. Terlebih saat initangisnya tak biasa. Seperti tangis kesakitan, kepedihan, penderitaan, dan rasatertekan. Semua bergabung menjadi satu. Dan melihat itu, Yesung lebih memilihmenenangkannya dan memeluknya. Daripada harus memaksa Min Young menjawabpertanyaannya.

 

“Menangislah, menangislah sampai kau rasa semua halyang membebanimu hilang, dan.. Jika kau mau, kau bisa berbagi denganku. Maaf,bukannya aku lancang, aku hanya orang baru dalam hidupmu, dan aku tidakbermaksud ingin mengetahui urusan pribadimu. Tapi, aku bersedia jika kau mauberbagi denganku, setidaknya itu akan membuatmu lebih baik ! Dan kau tau ?Menanggung semua masalahmu sendiri akan terasa begitu berat”

 

Dan suara lirih yang keluar dari mulut Yesung bagaikan semilirangin yang menyejukkan hati Min Young, rasanya damai dan entah mengapatiba-tiba perasaannya menjadi lebih baik. Hanya karena mendengar ucapan Yesungbarusan.

Setelah di rasa Min Young sudah tenang, Yesung melepaskanpelukannya dan menatap wajah Min Young yang ada di depannya. Semburat merahmewarnai pipi Min Young, dan Yesung bersumpah itu sangat indah !

 

“Bagaimana ? Kau mau bercerita padaku ?” Yesungmenjauhkan sedikit tubuhnya dari Min Young.

 

“A,aku pasti akan menceritakannya oppa.Geundae..”

 

“Geundae mwo ?”

 

“Bisakah aku bertanya sesuatu padamu ?” Ucap MinYoung. Yesung mengerutkan keningnya kemudian tersenyum.

 

“Kau bisa menanyakan hal apapun padaku” Ucapnya,dan Min Young tersenyum atas jawaban Yesung.

 

“Hmm.. Oppa, k, kau kan.. Kau kan bilang, kau tausemua masalahku. Kau, kau tau aku kakak Jaeri. Hmm maksudku.. Apa, apa kaumendekatiku karena.. Sengaja ? Maksudku, apa kau mendekatiku untuk membuatkukembali ? Hmm maksudku lagi, kau mendekatiku bukan karena keinginanmu. Tapikarena rasa kasihanmu pada Jaeri ? Apa begitu ?” Ucap Min Young. Iamenunduk, entah kenapa rasanya kecewa jika pertanyaannya benar-benar kenyataan.

 

“Ya, memang begitu”

 

DEG !

 

Min Young mendongak. Jadi ? Jadi Yesung ? Ia memiliki tujuan? Dan secara tidak langsung, Yesung memanfaatkannya ? Ya Tuhan, ternyata iaterlalu bodoh !

Melihat reaksi Min Young, Yesung tersenyum.

 

“Tapi itu dulu” Ucap Yesung. Min Youngmengerutkan keningnya.

 

“Maksud oppa ?”

 

“Kau pasti tau kan Kyuhyun termasuk adik kesayanganku,waktu itu dia menyuruhku untuk mendekatimu. Dia mempunyai pikiran yang samadenganku. Bahwa Min Young yang di maksud Jaeri adalah stalkerku, dan jujursebelum Kyuhyun meminta itu aku sudah akan melakukannya. Awalnya memang aku hanyaingin mengorek beberapa informasi dan mencoba mendekatkanmu kembali denganJaeri, tapi seiring berjalannya waktu, semua begitu alami. Aku bahkan lupadengan tujuan awalku”

 

Sepersekian detik. Min Young masih mencoba mencernaperkataan Yesung barusan, jadi sebenarnya yang mana yang benar ? Dan pertanyaanitu membuatnya menggaruk kepalanya yang tak gatal.

 

“Tidak usah terlalu di pikirkan” Ucap Yesung, dankeduanya tertawa. Kecuali seseorang yang mengintip di balik pintu ruangan itu.Ia mengepalkan jarinya begitu erat, dan rahangnya mengeras.

 

“Kau ! Kau membuat kehancuran untuk adikmu sendiri! Kita lihat, setelah kau mengetahui semuanya  apa kau masih beranimenantangku ?!”

 

 

*

 

 

Kyuhyun sampai di rumahnya, dan dengan segera menidurkanJaeri di ranjang. Setelahnya, Kyuhyun bergegas mencabut kabel telepon dirumahnya, kabel TV, menyembunyikan radio di kamarnya, mengambil tablet Jaeri,dan terakhir.. Menyembunyikan modem yang berada di laci kamarnya. Setidaknyauntuk saat ini mungkin cara ini bisa meredam pemberitaan itu, setidaknya bisamembuat Jaeri hidup tenang tanpa harus tau apa yang terjadi di luar sana.

 

“Maafkan aku Jaeri-ya, untuk saat ini hanya ini yangbisa ku lakukan. Maafkan aku, aku belum bisa benar-benar melindungimu”Gumam Kyuhyun saat kembali ke kamarnya.

 

‘Dddrtt Ddrrtt Dddrrt’

 

Handphone Jaeri bergetar, Kyuhyun mengambilnya dan melihatapa yang membuat Handphone itu bergetar.

 

‘1 Message Received’

 

From : Jaejoong oppa

Jaeririi ^^

aku sudah pulang sekarang.

Ada yang ingin kau lakukan bersamaku ?

Oh ya, aku membawa banyak oleh-oleh untukmu. Tapi,sepertinya kita tidak bisa bertemu sekarang, oppa sibuk, dan.. Ah ya, jangankeluar rumah ya ! Kau diam saja di rumah, cuaca di luar tidak baik. Dalamperkiraan cuaca, hari ini dan 3 hari ke depan akan ada badai. Jadi, jaga dirimubaik-baik sayang ^^

 

Kyuhyun mencibir seraya menatapi Handphone Jaeri.

 

“Dasar Kim Jaejoong ! Kau mencoba menggoda istriku huh?!” Gumamnya. Ia kemudian sedikit mengejek saat membaca kembali pesan dariJaejoong. Cuaca ekstrem ? Ya Tuhan.. Di luar sangat cerah, dan badai ? Tsk !Bagaimana bisa cuaca sangat cerah tapi akan ada badai ?

 

Dasar ! Kyuhyun mencoba membaca semua pesan-pesan lain diHandphone Jaeri termasuk pesan dari Jaejoong yang mengatakan hal sama.Mengatakan jangan keluar rumah karena cuaca tidak baik untuk tubuh Jaeri, pesanitu di kirim pada hari dimana awal pemberitaan itu muncul. Tiba-tiba sesuatudatang menghampiri pikirannya, tidak mungkin Jaejoong tidak tau apa yangterjadi saat ini, dan tiba-tiba Kyuhyun mulai mengerti dengan semuanya.Ternyata, Jaejoong menahan Jaeri agar tidak keluar rumah, melindunginya darijauh dengan caranya sendiri, dan sesuatu seperti menghantam keras tubuhnya.Jaejoong, meskipun jauh ia tetap melindungi Jaeri ! Tapi Kyuhyun ? Sangat dekattapi bahkan belum bisa melindungi Jaeri, belum bisa menghentikan kekacauan ini,dan belum bisa membuat semua orang menerima Jaeri.

 

“Maafkan aku. Demi apapun kumohon maafkan akuJaeri-ya” Ucap Kyuhyun seraya menggenggam tangan Jaeri dan menciumnyaperlahan. Dan tindakannya itu, mengusik Jaeri yang sejak tadi ‘tertidur’ denganpulasnya. Sedetik kemudian, mata Jaeri terbuka dengan nyata.

 

“Kyuhyun ?” Gumamnya. Ia melihat-lihat daerah disekitarnya. Ini bukan Rumah Sakit ! Ya, ini bukan.. Ini, kamarnya bersamaKyuhyun ! Dan suatu hal mengganggu pikirannya.

 

“Kenapa aku ada di sini ? Tadi kan aku di RumahSakit” Ucapnya. Kyuhyun hanya tersenyum, ia tau Jaeri akan menanyakan halini dan ia pun sudah menyiapkan dirinya.

 

“Tadi dokter berbicara padaku, dia bilang kau sudahboleh pulang, tapi dia harus memeriksamu terlebih dahulu, tapi setelah diperiksa, kau malah tertidur, aku ada schedule nanti. Jadi kubawa saja kaupulang” Ucapnya. Jaeri menggelengkan kepalanya.

 

“Ya Tuhan.. Kau menculikku ?” Ucapnya, Kyuhyunmengedikkan bahunya.

 

“Menurutmu nona ?”

 

Mata Kyuhyun menatap lurus tepat di manik mata Jaeri, danentah mengapa pandangannya menjadi seduktif ! Tubuhnya perlahan berpindah majuke arah ranjang dan semakin mendekati tubuh Jaeri.

 

“K,kau mau apa ?” Jaeri menelan ludahnya. Kenapamelihat Kyuhyun begini, ia sangat gugup sekali ?

Kyuhyun semakin mendekat dan..

 

GREEP !

 

Dengan segera ia menindih dan mengunci tubuh Jaeri. TubuhJaeri menegang, matanya terbelalak, tapi Kyuhyun malah menyunggingkan smirkandalannya.

 

“Kira-kira menurutmu, aku mau apa jika posisi kitabegini hmm ?”

 

“A,aku ti— hmmppff”

 

Dan pagutan itu dimulai Kyuhyun dengan membungkam bibirJaeri begitu saja, membuat Jaeri yang ‘belum siap’ sedikit kaget dengantindakan Kyuhyun. Entah merindukannya atau apa, Kyuhyun terkesan lebihmenuntut. Ia sedikit terburu-buru dengan ciumannya, dan itu membuat Jaeri yangmembalasnya sedikit kewalahan, suara decakan mereka bahkan terdengar lebihkeras dan panas dari biasanya. Jaeri menggeliat di bawah kekangan tubuhKyuhyun, dan sebelum Kyuhyun bertindak lebih.. Jaeri sekuat tenaga mencobamelepaskan pertautan mereka dan menahan dada Kyuhyun.

 

“Tidak sekarang Kyuhyun-ah” Ucapnya serayamenggeleng-gelengkan kepalanya. Kyuhyun merengut kecewa.

 

“Wae ?” Rajuknya. Jaeri tersenyum dan mengusapdada Kyuhyun yang tadi di tahannya.

 

“Usia kandunganku baru 2 minggu. Dokter bilang, diawal kehamilan aku tak boleh bercampur dulu dengan suamiku, jadi.. Maafsekali” Ucap Jaeri lagi, Kyuhyun mencibir ucapan Jaeri.

 

“Dasar dokter ! So’ tau sekali” Ketus Kyuhyun,Jaeri terkekeh pelan.

 

“Karena kau begitu menginginkannya, kau harusmelindunginya, menjaganya Kyu.. Dan kau harus menahan dirimu untukmenginginkanku” Jaeri melirik perutnya kemudian melirik Kyuhyun.

 

“Ih ! Menyebalkan !” Kyuhyun kesal, tapi diatetap berada di atas Jaeri. Tak beranjak barang sesenti pun.

 

“Baiklah jika itu tak boleh, tapi melanjutkan yangbarusan boleh kan ?” Ucap Kyuhyun lagi, Jaeri menganggukkan kepalanya, danpagutan mesra itu.. Kembali dimulai.

 

 

*

 

 

‘Lee Jaeri, seorang wanita penghancur keluarga’

 

Seoul, 2013

Berita terbaru dari Lee Jaeri. Wanita yang akhir-akhirini menjadi pembicaraan halayak umum ini telah di ketahui kehidupan masalalunya. Dalam sebuah situs di internet, seseorang memposting sebuah kisahdimana terdapat bagian bahwa wanita bernama Lee Jaeri merupakan wanitapenghancur keluarganya sendiri. Dijelaskan bahwa kakaknya pergi dari rumahkarena dirinya, ayahnya memutuskan untuk tinggal di luar negeri dan ibunya, ditinggalkan di Korea. Belum ada keterangan pasti mengenai berita terkait.

 

 

Min Young membelalakkan matanya saat melihat berita diHandphone nya. Yesung sudah pergi dan ia tinggal sendiri, karena bosan iamencoba membaca berita-berita online, dan dia.. Menemukan berita ini !Tangannya sedikit gemetaran, tetapi yang satunya lagi mengepal keras. Tanpaharus berpikir dengan lama, ia sudah tau jika Choi Seunghyun yang melakukansemua ini.

Min Young bangkit dari ranjang, ia sedikit meringis karenaperutnya masih sakit. Tapi ia tak mempedulikannya. Persetan dengan perutnyayang sakit ! Ia lalu menyabut paksa jarum infus yang menusuk nadinya. Meskipunsakit tapi ia kembali tak perduli. Sekarang bukan saatnya untuk berbaringmenyembuhkan sakitnya atau hanya sekedar mengistirahatkan badannya.

Min Young perlahan berjalan dengan tertatih. Tak apa, takapa walaupun jalannya sangat lamban, yang penting pada akhirnya ia bisa sampaidi tempat yang ia tuju.

 

 

*

 

 

“Kau mau kemana yeobo ?” Tuan Lee menahan tanganNyonya Lee yang hendak pergi.

 

“Aku mau pulang. Aku mau menemui anakku, diamembutuhkanku” Ucap Nyonya Lee tegas. Tuan Lee menghela napasnya.

 

“Tidak sekarang, situasi disana sedang kacau”Ucap Tuan Lee, dan Nyonya Lee menatap suaminya tak percaya.

 

“Mwo ? Tidak sekarang katamu ? Yeobo-ya.. Kau pikirbagaimana perasaanku saat tau putriku di hujat oleh semua orang di Korea !Bagaimana bisa kau mengatakan aku tidak bisa pulang sekarang ? Dan.. Bagaimanamungkin aku membiarkan putriku menanggung semuanya sendiri”

 

“Tapi ini bukan saat yang tepat”

 

“Aku tidak perduli ! Yang ku mau aku hanya inginpulang sekarang ! Kau tau.. Di luar sana bahkan ada yang menyumpahi putrikumati ! Lalu bagaimana aku bisa berdiam diri ? Putri manisku, putri manjaku,mereka menyebutnya murahan, mereka merendahkannya, mereka menghujatnya, lalubagaimana mungkin aku tetap diam ! Aku ! AKU IBUNYA ! Aku yang membesarkannya !Putriku jauh lebih baik, dia tidak seperti apa yang mereka katakan. Aku inginpulang sekarang.. Kumohon.. Aku sudah kehilangan Min Young, dan aku tidak maukehilangan Jaeri. Aku harus pulang, dia membutuhkanku”

 

“Tapi dia sudah menikah, dia sudah menjadi tanggungjawab suaminya. Bukan kita lagi”

 

“Suaminya sibuk ! Dan aku yakin ia banyak sendiri !Aku tidak mau tau pokoknya aku ingin PULANG !”

 

Tuan Lee menunduk, memijat pelipisnya pelan kemudianmenghela napas.

 

“Arasseo kita pulang sekarang”

 

 

*

 

 

Min Young sudah sampai di tempat yang ia tuju. Setelahberjuang sekuat tenaga untuk berjalan akhirnya ia berhasil menemukan Taxi danberhasil sampai di tempat yang di tujunya.

Dengan masih tertatih-tatih. Ia memegang pelan kenop pintudi depannya dan..

 

BRAAAK !

 

Dibukanya secara kasar pintu di hadapannya dan membuatseseorang di dalam sana menoleh.

 

“Eoh ? Wasseo ?” Ucap seseorang itu – Seunghyun.Min Young – dadanya naik turun tak beraturan.

 

“Tak perlu berbasa basi lagi. Aku hanya inginmemastikan satu hal ! Berita terbaru itu, kenapa kau menyebarkannya huh ?”Tegas Min Young. Seunghyun hanya tersenyum.

 

“Aku hanya menjadikan berita itu pancingan saja, danberhasil ! Ikanku terpancing, dan dia akhirnya pulang”

 

“KAU GILA !”

 

“Ku akui aku memang gila, tapi sudah ku bilang ..Adikmu yang akan lebih gila dariku”

 

“CHOI SEUNGHYUN HENTIKAN ! Kumohon hentikan semua ini!”

 

“Oh, aku tak bisa.. Hmm.. Kau sekarang sudah beranimelawanku nona ?”

 

“Oppa.. Kumohon.. Hentikan”

 

“Tidak bisa ! Jika kau tidak bahagia hidup denganku,adikmu juga tidak bisa bahagia hidup dengan suaminya”

 

“MWO ? Kau.. ”

 

“Wae ? Aah.. Kau tetap ingin aku menghentikannya ?Geurae.. Aku akan menghentikan semuanya dan kembali membersihkan namanya.Asalkan..”

 

“Asalkan apa ?”

 

“Menikahlah denganku !”

 

Seperti mendapat sebuah tamparan keras, Min Young terdiam,tak percaya.

 

“O, oppa.. Kau mengancamku ?”

 

“Ania, aku hanya memberikan penawaran padamu”

 

“Tapi oppa.. K, kau.. K, kenapa kau menjadi sepertiini ?”

 

“Aku tidak tau, yang jelas aku mencintaimu”

 

“Tapi oppa.. Cinta tidak seperti ini. Cinta.. Cintaitu murni, sukarela, tulus, dan tanpa paksaan”

 

“Cih.. Kau mengajariku ?”

 

“Aku tidak menerima jawaban lain selain ya ! Kaumenerimaku dan adikmu aman, atau kau menolaknya dan.. Yah, mungkin adikmu habisoleh fans suaminya”

 

PLAAAAAK !

 

“KAU KETERLALUAN !” Pekik Min Young. Sejuruskemudian, ia segera beranjak dari tempatnya, berjalan keluar dengan air matayang perlahan menetes di pelupuk matanya.

 

 

‘Jaeri-ya, maafkan eonnie mu ini’ Batinnya. Ia mengusap air matanya kemudian mengambil Handphone nyadan mengetikkan sesuatu untuk di kirimkan pada seseorang.

 

 

*

 

 

Jaeri duduk merengut kesal di kamarnya seorang diri.Kyuhyun mendapat telepon darurat dan terpaksa harus pergi dan meninggalkannyadi rumah sendiri. Tapi dengan sebuah perintah ‘Tidak boleh keluar sebekumKyuhyun pulang !’ Dan Jaeri tentu kesal dengan perintah yang terdengar sepertipaksaan itu. Jaeri bosan, karena sudah 2 jam ia berdiam diri tanpa melakukanapapun. TV ? Entah mengapa TVnya mendadak tidak bisa menampilkan berbagai macamsalurannya, Radio ? Ia bahkan malas mendengarkannya. Handphone nya entah kenapatiba-tiba menghilang, Laptop miliknya ada,. Tetapi modemnya tak ia temukan didalam kamarnya. Sebenarnya ia cukup aneh, kenapa TV,dan modemnya tiba-tibamenjadi tidak berfungsi, dan hilang ! Apa ada sesuatu yang terjadi ? Aparumahnya kemalingan ? Tapi jika memang kemalingan, apa Antena TV dan Modemlebih berharga dari benda-benda lainnya ? Setidaknya, pencuri pun akan mencuribarang-barang bernilai jual tinggi. Bukan seperti itu.

 

“Aah, lebih baik aku keluar sebentar” Gumamnya.

 

Jaeri akhirnya berjalan perlahan keluar rumah. Dalambenaknya, saat ini ia sangat membutuhkan udara segar, dan.. Ia takmempermasalahkan kemana ia pergi. Hanya berjalan mengikuti langkah kaki danmenghirup udara bebas sebisanya.

 

“Semoga tidak ada lagi wartawan yang mencariku”Gumamnya. Ia lalu melanjutkan kembali langkah kakinya, menyusuri jalanan yangmasih berada di sekitar rumahnya.

 

‘Dddrtt Dddrtt Ddrrt’

 

Dan getaran Handphone nya terdengar. Jaeri mendengus kesal,sebenarnya siapa yang meneleponnya ? Dan saat ia melihat Handphone nya,ternyata itu Kyuhyun ! Ya Tuhan pria ini benar-benar !

 

“Yeoboseyo” Ucapnya dengan suara agak malas.

 

“Jaeri-ya, kau di rumah kan ?” Ucap suarakhawatir di seberang sana. Jaeri mengangkat alisnya.

 

“Aah.. Ne, aku di rumah. Kau tenang saja”

 

“Jeongmal ?”

 

“Iya sayang, aku di rumah”

 

“Aah geurae.. Arasseo arasseo. 1 jam lagi aku pulang,kau tunggu saja ya ?”

 

“1 Jam ? Kyuhyun-ah, itu terlalu la— ”

 

BRUUUUK !

 

“Awww” Pekik Jaeri secara tiba-tiba. Ia menolehkearah samping dan.. Oh tidak.. Sekumpulan gadis-gadis tengah menatapnya begitutajam.

 

“Jaeri ?” Kyuhyun yang berada di seberang sanamulai cemas mendengar suara Jaeri, dan Jaeri.. Ia terperanjat mendengar suaraKyuhyun. Ia kembali menatap gadis-gadis itu lalu berbalik dan sedikit berbisikpada Handphone nya.

 

“Nanti aku telepon lagi” Ucap Jaeri kemudian. Iamenutup sambungan teleponnya lalu kembali melirik gadis-gadis itu dan..

 

SREEEET !

 

 

*

 

 

Kyuhyun menatapi Handphone nya dengan kening yangmengkerut.

 

“Kenapa dia tiba-tiba begitu ?” Gumamnya.

 

Kyuhyun terdiam, ia sedikit berpikir.. Baru saja, iamendengar suara Jaeri kesakitan. Apa jangan-jangan..

 

“Aku harus pulang” Gumamnya. Sedetik kemudian, iabangkit dari tempatnya, sedikit melirik kanan kiri dan sedikit berlarimengendap-endap. Menghindari manager nya yang mungkin akan mencegahnya untukpergi.

 

 

**

 

 

SREEEEETTT

 

 

Seorang yeoja tiba-tiba menarik paksa Handphone yang dipegang oleh Jaeri.

 

“YA ! Kenapa kau mengambil Handphone ku ?” UcapJaeri tak terima. Yeoja itu tak menghiraukannya, malas asyik mengotak atikHandphone Jaeri.

 

“Kau— ”

 

“Oh, jadi yang barusan menelepon itu Kyuhyun oppa ? YaTuhan.. Betapa baiknya uri oppa, sudah tersakiti tapi masih sudi meneleponwanita sialan ini !”

 

DEG !

 

Jaeri terdiam.. Kyuhyun masih sudi meneleponnya ? Hhh..Memang apa yang membuatnya tak sudi ? Dan.. Apa tadi ? Wanita sialan ?

 

“Cihh.. Apa ini ? Kalian berselca ?” Pekik yeojatadi.

 

Belum sempat Jaeri bernapas, pekikan yeoja tadi membuatmatanya membelalak, terlebih lagi ketika ia melihat beberapa yeoja lainmengerubuni yeoja itu, tentu saja melihat selca nya.

 

“Ya Tuhan.. Menjijikan sekali !”

 

DEG !

Jaeri mencelos..

 

“Cihh.. Tidak ada cocok-cocoknya sama sekali!”

 

“Astaga, heh ! Wanita murahan ! Apa kau tidak punyakaca huh ?”

 

“Tsk ! Benar-benar tak tau diri sekali !”

 

“Kau itu. Sudah murahan, tak tau diri, tak taumalu, dan lebih parah lagi kau tak juga lenyap di dunia ini !”

 

Jaeri menunduk.. Rasanya begitu sakit ketika kau di hinadan di hujat di hadapan wajahmu sendiri. Terlebih lagi, mereka menghujat danmengatainya dengan perkataan yang sama sekali tak ada bagus-bagusnya.

 

“Kenapa kau diam huh ?”

 

Salah satu yeoja mendekatinya, ia menatap Jaeri begitutajam.. Dan Jaeri bisa menyimpulkan sekarang. Sekumpulan yeoja ini.. Adalahfans Kyuhyun. Ia mengatur napasnya pelan, tenang.. Ia harus tenang.. Ia takboleh ketakutan. Ya, tenang Lee Jaeri.. Tenang..

 

“DASAR PENGHANCUR !!!”

 

 

BYUUURRR

 

 

Sedetik kemudian, Jaeri merasakan tubuhnya basah, gadis itumengguyurnya. Dan Jaeri.. Mencium bau menyengat di tubuhnya. Ya Tuhan.. Air apaini ?

 

“KAU ! YA ! Aku tak habis pikir kenapa Kyuhyun oppabisa menikah denganmu !”

 

“Sudah penghancur keluarga, penghancur kebahagiaanorang lain, penghancur hubungan kakak sendiri, dan sekarang.. Penghancur karirKyuhyun oppa !”

 

DEG !!

 

Jaeri mendongak.. Darimana mereka tau semua itu ? YaTuhan.. Apa jangan-jangan semua orang bahkan sudah tau semua itu ?

 

“KAU MASIH DIAM ? WAE ? APA KAU BARU SADAR KALAUKAU TAK PANTAS ADA DI DUNIA INI HUH ?!!”

 

 

PLUUNGG

PLUUNGG

PLUUNGG

 

 

Sedetik kemudian, lemparan telur busuk, dan beberapa bendalainnya di rasakan bertubi-tubi oleh Jaeri. Ya Tuhan.. Apalagi ini ?

Bau telur busuk ini, begitu menyengat..

 

“Uwoogghh”

 

Tiba-tiba saja perutnya terasa mual, Jaeri jatuh terdudukdi aspal. Tangannya memegang perutnya, tubuh basahnya cukup menggigil.

 

“Aegi-ya.. Kumohon kau bersabar. Aku tau ini sungguhtak mengenakkan, tapi kumohon.. Jangan ikut menyiksaku” Batinnya.

 

Mual itu kian menyiksa, memberontak perutnya hingga diujung tenggorokannya. Tidak tidak.. Ia tidak boleh muntah di sini, ia tidakboleh menunjukkannya, dan ia tidak boleh membuat gadis-gadis itu tau kalau iasedang hamil. Tidak.. Ini bisa membuat bayinya ikut di hujat oleh mereka. Dania tidak akan membiarkan semua ini terjadi.

 

“YA TUHAN ! Kau ? Pandai berakting juga rupanya ?Cihh.. Pantas saja banyak lelaki yang mau berkencan denganmu !”

 

“JAEJOONG OPPA ! SEUNGHYUN OPPA ! YESUNG OPPA !EUNHYUK OPPA ! Aku tidak rela mereka BERDEKATAN DENGANMU !”

 

“YA ! KENAPA KAU TIDAK MATI SAJA HUH !! MATI ! AKUMEMINTA KAU MATI !”

 

Mereka semua semakin menjadi, dan Jaeri.. Ia tak bisamelakukan apapun, ia hanya bisa terduduk dan menundukkan kepalanya. Selainmenahan mualnya, ia juga harus menahan hatinya yang sudah hancurberkeping-keping.. Tak bersisa bahkan sedikit pun. Gadis-gadis itu masih denganbetahnya mengerubuninya dan mencekokinya dengan berbagai hujatan yangmenggerogoti tulangnya. Air matanya jatuh.. Setetes demi setetes, hinggamenjadi deraian yang begitu deras. Ia menangis.. Menangis dengan apa yang dialaminya saat ini, dengan apa yang di dengarnya saat ini.. Seper ti memegangerat pohon kaktus, rasanya sangat sakit.. Sakit mendengar kenyataan bahwa semuaorang tak menginginkan keberadaannya karena masa lalu nya, juga karena sebuahkesalahpahaman yang tak nyata. Tubuhnya semakin menggigil, dan kali inigemetaran. Keringat mengucur di pelipisnya, seiring dengan air matanya yangmengalir begitu deras. Jaeri.. Ia mulai ketakutan.. Sekuat apapun ia melawanketakutannya, tetap saja.. Ketakutan itu selalu mendominasinya. Hanya 1 yangdapat menghilangkan ketakutan itu. Sebuah pelukan.. Sebuah pelukan yangmendekapnya dalam kesendirian, dan itu ia dapatkan dari Kyuhyun.. Dan saat ini,Kyuhyun tidak tau apa yang sedang terjadi dengan dirinya.

 

“Kyuhyun-ah.. Kau.. Kau dimana ? Aku,membutuhkanmu” Batinnya.

 

Gadis-gadis yang tadi terus menerus meneriakinya kiniterdiam menatap tubuh Jaeri yang gemetar dan mendengar isakan Jaeri yangmemilukan, sebagian diri mereka iba dan merasa bersalah pada Jaeri. Tapi.. Rasabenci mereka, menggelapkan hati mereka.

 

“CIHH ! Masih berakting juga huh ?” Ucap seoranggadis. Jaeri memejamkan matanya dan menghela napasnya perlahan. Ia sedangmengumpulkan kekuatan dalam dirinya..

 

“YA ! Jawab aku !” Pekik gadis itu. Jaerimendongak..

 

“Cukup.. Sudah cukup kalian memperlakukanku sepertiini” Suaranya begitu lemah, dan isakan mewarnai perkataannya.

 

“MWO ? Apa katamu ?” Ucap gadis itu. Jaerikembali memejamkan matanya dan menghela napasnya.

 

“Kubilang cukup.. Cukup.. Kalian tidak tau apa yangsebenarnya terjadi, dan kalian juga tidak berhak menghakimiku seperti ini..Cukup.. Kumohon hentikan.. Jebaal”

 

“Cihh.. Kau mengajari kami ?” Salah seorang gadisberjongkok di hadapan Jaeri. Ia mengambil beberapa helai rambut Jaeri danmenariknya, membuat Jaeri meringis.

 

“Aku mohon hentikan.. Sebenarnya apa yang kalianinginkan dariku ?” Gumamnya. Dan..

 

BINGO !

Wajah gadis itu berbinar.. Ini yang ia dan gadis lainnyatunggu-tunggu. Gadis itu tersenyum..

 

“Tinggalkan Kyuhyun oppa”

 

DEG !

 

Seperti sebuah petir dahsyat yang begitu memekakkantelinga, ini lebih mengejutkan dari apapun.. Meninggalkan Kyuhyun ?Meninggalkan orang yang membuatnya bisa membuka hatinya ? Meninggalkan orangyang selama ini selalu bersabar terhadapnya ? Meninggalkan orang yang begitu dicintainya, dan.. Meninggalkan ayah dari anak yang di kandungnya ? Bahkan..Bermimpi saja ia tak mau, dan membayangkannya saja ia tak sanggup. Lalu,bagaimana bisa mereka meminta hal ini ?

Jaeri menatap gadis itu penuh harap..

 

“A, Aku.. Tidak bisa.. Maafkan aku” Ucapnya lalumenundukkan kepalanya. Mata gadis itu membelalak, ia mendekat, kembalimenggenggam rambut Jaeri dan menariknya, tetapi.. Tangan seseorang menahannya..

 

“Apa yang kalian lakukan hah ?”

 

DEG !

 

Jaeri mengangkat kepalanya saat mendengar suara itu.. YaTuhan..

 

 

 

TBC

HAHAHAHAHA XD

Udah lama banget, aneh, gak memuaskan, gak ending ending,Tbc pula. 😀 Hahaha XD

Readers ~ untuk Strange Marriage ini akan berakhir di Part20 ! 😥 sedih banget deh gue 😀 Tapi kalau banyak yang minta after story nyaya dengan senang hati aku bikin  ^^

Tapi gatau kapan, wkwkwk aku mau namatin ini aja dulu..

Gemes soalnya, ini ff udah 1thn tapi blum tamat2, hahahaXD

 

oh ya..

soal ketikan yang dempetan..

aku gak tau itu kenapa dempet2 gitiu. aku sampe enek bangetbaca ff ini berulang ulang dan emang gak ada yang dempetan. cuman, aku kanbikinnya di hp, jadi waktu di copy ke word mungkin error. mianhae yah..saat iniaku masih banyak keterbatasan. dan mianhe juga ffnya jika gak nyambung.. yanggak suka mending gak usah baca aja yah, kasian matanya.. hehe

dan aku gak edit ulang yang ini.. cape soalnya.

 

TERIMAKASIH ! Untuk semua yang setia mendampingiku membuatff ini oke sampai ketemu next part ^^ Saranghae<3

 

 

Min Jea gomawo

 

Publised by ALLISON

Advertisements

4 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 18

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s