[ Kyuhyun ] SERIES || Can You Choose Me, Cho Kyuhyun? No? – Part 2.

Title: Can You Choose Me , Cho Kyuhyun ? No ? Part 2

Author : Erva Fitria 

FB : Erva CK Fitria

Cast : Cho Kyuhyun

Park Hyejin

Kim Na Young

Genre: Romance, Friendship, Sad.

Length: Series

Rated: PG-15

 

This FF is Mine .. !!

 

RCL sangat dibutuhkan ..

 

 

Sebelumnya… klik di sini !

 

Happy Reading ^^

 

 

“Kyuhyun-ssi ..” panggil Hyejin lagi.

“mwo?”

“kau tidak malu berteman denganku?” tanya Hyejin.

“kenapa aku harus malu?” tanya Kyuhyun

“aniyo .. aku hanya ingin tahu saja, hehe. Jadi kau malu tidak?”

“tentu saja tidak .. pertanyaanmu aneh sekali”kata kyuhyun.

 

Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tertawa kecil. Sementara Hyejin mengalihkan perhatiannya ke arah yang lain. Ia tersenyum pahit.

 

***

 

Kyuhyun memasuki kelas. Ia melihat ke arah deretan bangku-bangku yang mahasiswa yang cukup terisi penuh. Di pojok kanan atas ada Hyejin sedang duduk menyendiri saja. Ia sedang menatap ke arah jendela dengan tatapan yang sangat sendu. Kyuhyun pun berjalan menghampirinya.

 

Hyejin melirik ke arah Kyuhyun saat ia sadar Kyuhyun datang. Ia tersenyum kala Kyuhyun duduk di sampingnya.

 

“kau sedang melihat apa?” tanya Kyuhyun.

“hanya melihat ke arah luar saja. Hehe. Hey, tadi aku mencarimu. Kau kemana?” tanya Hyejin.

“aku sedang mengurusi surat-surat kepindahanku kesini. Katanya kemarin masih ada yang belum beres” kata Kyuhyun.

 

Hyejin hanya mengangguk menanggapinya. Ia mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun. Tatapannya sibuk memperhatikan telapak tangannya padahal tak ada yang menarik di sana. Kyuhyun pun sepertinya bingung mau berbicara apa dengan Hyejin.

 

Kyuhyun melihat ke arah teman-teman di kelasnya. Mereka terlihat sedang mengobrol-ngobrol bersama. Walaupun mereka berkubu-kubu, tapi setidaknya mereka tetap punya teman mengobrol. Tapi kenapa Hyejin malah duduk sendirian?

 

“kau tidak bergabung dengan mereka?” tanya Kyuhyun.

“nde?? Ahh .. aku sedang ingin menyendiri saja” kata Hyejin.

“tapi lebih baik punya teman mengobrol”

“aniyo .. bukankah sekarang aku sedang mengobrol denganmu. Jadi aku punya teman mengobrol bukan?” tanya Hyejin.

 

Kyuhyun melihat ke arah Hyejin. Entah kenapa sedikit ada yang aneh.

 

“biar kupanggilkan mereka ya?”

 

Kyuhyun hendak berdiri dari tempat duduknya untuk mengajak beberapa orang mengobrol bersama. Namun tiba-tiba tangan Hyejin menahan tangan Kyuhyun untuk pergi.

 

“andwae .. “ cegah Hyejin.

“mwo??”

 

Kyuhyun mengernyitkan kedua alisnya bingung. Sikap Hyejin sangat aneh. Apa salahnya jika mengajak orang lain untuk mengobrol?

 

“kumohon mengertilah. Aku sedang ingin suasana yang tenang” kata Hyejin tersenyum.

 

Ekspresi wajah Hyejin begitu meminta Kyuhyun untuk percaya padanya. Kyuhyun pun sepertinya tak bisa memaksakan Hyejin.

 

“kau baik-baik saja kan? Apa kau sakit?” tanya Kyuhyun.

“gwencana .. aku hanya sedang tak ingin banyak suara di sekitarku. Itu saja. Hehe” jelas Hyejin.

“arraseo ..” jawab Kyuhyun.

 

Hyejin tersenyum ke arah Kyuhyun. Saat ia sadar tangannya masih memegang tangan Kyuhyun, dengan segera ia melepasnya. Namun ekspresi Kyuhyun dan Hyejin seperti malu-malu dan sulit ditebak.

 

***

 

Kyuhyun berdiri di depan rumah Na Young. Ia melihat-lihat keadaan dalam rumah yang sepertinya sedang sepi. Tak ada suara dari dalam, walaupun lampu rumah menyala. Tapi hanya lampu kamar Na Young yang gelap. Kyuhyun pun akhirnya memberanikan diri untuk masuk. Ia tahu ini tidak sopan, tapi ia ingin bertemu Na Young. Sudah dua hari ini ia tak melihat Na young.

 

Kyuhyun mengetuk jendela kamar Na Young. Ia menunggu siapa tahu ada yang membukakan tirai jendela itu dan ia harap itu adalah Na Young. Namun setelah cukup lama ia menunggu dan beberaa kali ia mengetuk kembali jendela itu tak ada respon sedikit pun. Hening yang ia dapatkan.

Walapun dengan rasa kecewa dan sedih karena tak bisa menemui Na Young lagi, akhirnya Kyuhyun pun memutuskan untuk pulang. Baru saja ia hendak berbalik, tiba-tiba ..

 

SREET …

 

Tirai jendela itu terbuka dan sesosok wanita berdiri di balik jendela itu. Kyuhyun sempat terkejut karena takut, tapi setelah ia lihat lagi itu adalah Na Young.

 

“ahaha .. kau menakutiku saja.” Kata Kyuhyun.

 

Na Young hanya memasang wajah datar saja. Sekarang ia mulai tak berteriak lagi melihat Kyuhyun. Namun saat Kyuhyun melihat lagi wajah na Young, ia menemukan matanya berkaca-kaca.

 

“kau kenapa menangis?” tanya Kyuhyun

 

Buliran air mata yang sedari tadi terkumpul di mata Na Young yang indah itu akhirnya jatuh ke pipi juga. Kyuhyun semakin tak mengerti kenapa Na young tiba-tiba menangis.

 

“Nayoung-ssi .. waeyo? Apa aku mengganggumu jadi kau menangis? Ah .. mianhae, aku tidak bermaksud begitu, aku hanya ..”

 

SREET …

 

Tirai jendela itu ditutup kembali oleh Na Young. Kyuhyun melongo bingung melihat sikap Na Young itu.

 

“Na Young-ssi .. gwenchanayo? Kenapa kau bersikap seperti ini? Bisakah kau menceritakannya padaku? Mungkin aku bisa membantumu. Jebal .. walaupun aku baru mengenalmu, bahkan hanya sebatas tahu namamu, aku sangat khawatir padamu. Ayo kita berteman ..” kata Kyuhyun sambil mengetuk jendela kamar itu.

 

Tak ada jawaban kembali. Kini Kyuhyun memang harus benar-benar mengurungkan keinginannya bertemu dengan Na Young hari ini. Keadaan Na Young mungkin belum sepenuhnya baik. Dia masih dalam keadaan depresi. Tapi sampai kapan? Sampai kapan Kyuhyun harus menunggu untuk tahu apa yang terjadi pada Na Young.

 

“Na Young-ssi, apa yang menggangumu?” batin Kyuhyun

 

***

 

“Hey !!!”

 

Kyuhyun tersadar dari lamunannya. Ia melirik Hyejin dengan sinis karena telah mengagetkannya dan merusak lamunannya. Namun yeoja itu malah tertawa seolah tak sadar Kyuhyun jengkel padanya.

 

“mwo?? Mengagetkan saja ..” kata Kyuhyun.

“kau kenapa melamun eoh? Kau tidak takut kerasukan hantu ??” tanya Hyejin.

“kau ini berbicara apa?” tanya Kyuhyun.

“hahaha .. jadi kau sedang memikirkan apa?” tanya Hyejin lagi.

“aniyo .. aku hanya sedang melihat tanaman di depan saja. Ada apa?”

“aku ini temanmu atau bukan?? Apa harus ada sesuatu dulu agar aku bisa menghampirimu??” tanya Hyejin sebal.

 

Hyejin duduk di di sebelah Kyuhyun. Mereka duduk di sebuah kursi kayu berukuran panjang di taman sekolah, taman yang akan sangat indah saat musim gugur.

 

“tentu saja tidak. Kau boleh menemuiku kapanpun yang kau mau. Aku akan berusaha untuk selalu ada untuk temanku ini” goda Kyuhyun.

“ihhh ..aku geli mendengar perkataanmu itu.” Hyejin bergidik.

 

Kyuhyun hanya tertawa.

 

Mereka mengalihkan pandangan mereka pada arah lain. Seperti sibuk dengan pikiran mereka masing-masing, tak ada pembicaraan di antara mereka. Tapi Hyejin masih terus memperhatikan wajah Kyuhyun. Ia tersenyum kecil melihat ekspresi wajah Kyuhyun saat berpikir itu. Ia sangat tampan dan itu baru disadari oleh Hyejin.

 

Walaupun tatapan Kyuhyun tertuju pada yang lain, ia tetap bisa merasakan seseorang sedang menatap ke arahnya. Ia menoleh ke arah Hyejin dan saat itu pun tatapan mereka bertemu. Namun Hyejin dengan segera mengalihkan andangannya ke arah lain.

 

“hey,tadi kau diam-diam memperhatikanku ne?” tanya Kyuhyun.

“mwo??”

“mengaku !! kau tertarik padaku?” tanya Kyuhyun dengan nada mengejek.

“mwoya??” Hyejin pura-pura tak mengerti.

“hahaha .. jangan-jangan kau jatuh cinta padaku?” tanya Kyuhyun.

“itu tidak mungkin. Aku hanya heran saja kenapa aku punya teman sejelek dirimu” kata Hyejin membuat Kyuhyun melotot tak percaya dengan apa yang telah ia dengar dari mulut Hyejin.

“kau mengatakan apa??” tanya Kyuhyun.

“Kyuhyun jelek .. Kyuhyun jelek .. hahhaha” ejek Hyejin.

“awas kau ya !!” kata Kyuhyun.

 

Hyejin berlari sebelum Kyuhyun benar-benar marah. Namun Kyuhyun pun mengejar Hyejin untuk membalas perkataannya tadi. Mereka pun berlarian di taman itu. Tingkah mereka sepertinya cukup mengganggu mahasiswa yang lain disana. Tapi mereka seolah tak peduli dengan beberapa orang yang menggerutu kepada mereka. Mereka hanya tahu, mereka senang seperti ini.

 

***

 

Kyuhyun kembali berdiri berdiri di depan rumah Na Young untuk bertemu Na young kembali. Ia harap kali ini ia bisa mengobrol dengan yeoja itu. Sebenarnya apa yang dimiliki Na young sehingga Kyuhyun begitu terobsesi mengetahui tentang yeoja yang “depresi” itu. Tapi Kyuhyun hanya tahu bahwa dia ingin mengenal Na Young lebih banyak. Ia juga bisa melihat bahwa Na Young semakin cantik di mata dan pikirannya.

 

Kali ini Kyuhyun tidak lagi menggunakan cara untuk mengendap-endap masuk ke halaman rumah. Ia memilih untuk menekan bel dan datang dengan baik-baik. Mungkin dengan ini ia bisa lebih diterima oleh Na young maupun keluarganya.

 

CKLEKK .. pintu pun terbuka.

 

Nyonya Kim sedikit terkejut melihat Kyuhyun datang sesore ini. Kyuhyun membungkukkan badannya sebagai tanda hormat kepada yang lebih tua. Tak lupa ia memasang senyuman ramah. Ia harap keluarga Na Young akan menerima Kyuhyun dengan baik seperti kemarin.

 

“ada yang bisa saya bantu?” tanya Nyonya Kim.

“nyonya, apa kau masih mengenalku?” tanya Kyuhyun.

“oh .. kau ini warga baru disini yang waktu itu ada saat anakku sakit ya?” tanya Nyonya Kim.

“ne ..”

“apa ada yang bisa saya bantu untukmu, nak?”

“aku hanya ingin menengok Na Young saja. Boleh kan, Nyonya?” tanya Kyuhyun.

“tentu saja. Tapi jangan membuatnya terkejut.” Kata Nyonya Kim.

 

Kyuhyun mengangguk setuju. Nyonya pun memberikan jalan baginya untuk memasuki rumah. Ia pun masuk dan langsung menuju ke kamar Na Young. Dengan pengalamannya yang pernah masuk ke rumah ini, ia jadi tidak perlu ditunjukkan lagi Kamar Na young.

 

Cklek .. Kyuhyun membuka pintu itu. Suara gesekan pintu dengan lantai rumah cukup terdengar jelas. Di dalam ruangan itu masih sangat sepi. Tapi Kyuhyun bisa melihat Na Young ada di depan jendela sambil melihat keluar. Ia pun menghampiri Na Young

 

“anyyeong, Na young-ssi ..”

 

Na Young menoleh perlahan ke arah Kyuhyun. Namun ia sedikit terkejut melihat Kyuhyun.

 

“jangan takut .. aku Kyuhyun. Kau masih ingat kan??” tanya Kyuhyun.

 

Perlahan Na Young mulai tenang. Ia kembali mengarahkan pandangannya keluar rumah dari balik jendela itu. Jendela itu sudah dibetulkan, bahkan lebih bening dibanding sebelumnya.

 

“mianhae karena waktu itu aku telah memecahkan jendelamu. Aku tidak sengaja hehe. Kuharap kau tidak marah” kata Kyuhyun.

 

Namun Na Young tetap diam saja. Pandangannya lurus ke depan. Kyuhyun menghela nafas panjang. Ia seharusnya sudah tahu kalau Na Young tidak akan menjawab pertanyaannya.

 

“kau sedang melihat apa ?” tanya Kyuhyun sambil melihat ke arah yang dilihat oleh Na Young pula.

“ah .. aku lupa kau tak mungkin menjawab pertanyaanku” lanjut Kyuhyun sambil tertawa kecil.

“mawar putih indah ..” jawab Na Young singkat.

 

Kyuhyun menoleh ke arah Na young. Ia melongo setelah mendengar jawaban singkat dari Na Young itu. Akhirnya dia menjawab pertanyaan Kyuhyun.

 

“kau akhirnya mau bicara denganku” kata Kyuhyun.

 

Namun setelah itu Na Young tak menjawab lagi. Kyuhyun tersenyum kecil.

 

“aku senang mendengar suaramu, walaupun hanya sedikit. Suaramu indah” ucap Kyuhyun.

 

Na Young hanya diam. Namun ada sedikit reaksi dari matanya itu.

 

***

 

Kyuhyun dan Hyejin duduk di perpustakaan. Mereka sedang mengerjakan tugas kuliah, namun sepertinya Kyuhyun sedang tidak fokus, ia hanya diam melamunkan sesuatu. Sementara Hyejin sibuk sekali menjawab pertanyaan-pertanyaan dari tugas itu.

 

“menurutmu kenapa seorang manusia …”

 

Perkataan Hyejin menggangtung melihat namja di hadapannya sedari tadi tidak memerhatikannya. Ia mendengus kesal lalu memukul kepala Kyuhyun dengan balpoin di tangannya.

 

“asshh  .. appo !!” kata Kyuhyun.

“akhir-akhir ini kau terus melamun, museum illiseo??” tanya Hyejin.

“gwenchana. Hehe”kata Kyuhyun sambil mengusap pelan kepalanya.

 

Hyejin tersenyum pasrah melihat tingkah Kyuhyun. Namja itu masih terlihat seperti anak kecil. Tapi Hyejin merasa hanya Kyuhyun yang mampu mengerti dirinya.

 

“kau sedang ada masalah?” tanya Hyejin mencoba untuk mengerti Kyuhyun.

“mwo? Aniyo ..” jawab kyuhyun pelan. Namun Hyejin menangkap itu sebagai respon malu-malu Kyuhyun.

“hei berceritalah .. mungkin aku bisa membantu” tawar Hyejin.

“aniyo .. aku tak bisa menceritakannya. Aku malu ..”

“aku ini temanmu. Apa ini ada hubungannya dengan masalah hati?” tanya Hyejin dengan tatapan menelisik.

“ehehehe .. ne , aku sebenarnya sedang jatuh cinta” kata Kyuhyun sambil menggaruk begian kepalanya yang tidak gatal.

“pada siapa?” tanya Hyejin antusias.

“nanti saja kau juga tahu, haha ..” Kyuhyun tertawa,

“SSSTTTT …. “

 

Orang-orang di perpustakaan itu melihat ke arah kyuhyun tajam. Tawa Kyuhyun cukup menggangu konsentrasi belajar mereka. Kyuhyun meminta maaf dengan gerakan membungkukkan badan. Sementara Hyejin hanya tertawa tertahan.

 

“kau senang sekali melihat aku malu” kata Kyuhyun.

“kau itu lucu sekali. Ini kan perpustakaan, tapi tawamu seperti kau sedang berada di taman bermain.” Hyejin masih tertawa tertahan. Ia berusaha sekuat tenaga mungkin agar tawanya tidak terdengar siapapun.

 

Kyuhyun hanya menatap ke arah Hyejin. Ia tersenyum melihat Hyejin menertawakannnya.

 

“ahh .. baiklah. Jika kau senang aku pun akan senang” kata Kyuhyun.

 

Tiba-tiba Hyejin menghentikan tawanya. Ia melihat ke arah kyuhyun dengan tataan yang serius namun takmengerti. Sementara itu Kyuhyun mengerutkan dahi melihat perubahan ekspresi Hyejin yang sangat cepat itu.

 

“kau kenapa? Sudah puas menertawakanku?” tanya Kyuhyun.

“ahh .. aniyo ..  hehe. Kajja kita lanjutkan pekerjaan kita ini” ajak Hyejin.

 

Hyejin langsung memokuskan kembali keadaan pada buku di hadapannya. Begitu pun Kyuhyun yang mengikuti saja perintah Hyejin.

 

Dalam keadaan itu, Hyejin beberapa kali mencari kesempatan untuk melihat ke arah Kyuhyun. Entah kenapa saat Kyuhyun mengatakan bahwa ia senang melihat Hyejin senang, Hyejin merasakan ada sesuatu yang aneh di telinganya. Rasanya hal itu langsung merangsang degup jantungnya menjadi lebih cepat.

 

***

 

Hyejin berjalan di koridor kampus sambil membawa sebuah famplet yang akan ia tempelkan di mading. Ia dan grupnya akan membuat pertunjukkan instrumental dan dalam famplet itu mereka akan mengundang seluruh mahasiswa untuk datang ke acara itu.

 

Hyejin menempelkan famplet itu di mading. Namun tiba-tiba ada tiga orang namja yang terkenal sebagai pengganggu mendekat ke arah Hyejin. Mereka membaca famplet itu dan tertawa kecil.

 

“oh jadi kau dan kelompok biolamu akan menunjukkan pertunujkkan??” tanya seseorang diantara mereka. Dia biasa dipanggil Dongsuk, ia ketua geng itu.

 

Hyejin mencoba untuk mengabaikan perkataan itu. Setelah ia menempelkan famplet itu, ia segera pergi.

 

“Hey kau, tak ada yang mau menonton pertunjukkan bodoh dari seorang penjahat. Kau lebih pantas ada di pertunjukan sirkus. hahaha” ejek Dongsuk.

 

Hyejin menghentikan langkahnya setelah mendengar ejekkan yang selalu saja ia dapatkan dari beberapa orang selama ini.

 

“aku jadi heran kenapa kelompokmu itu masih menerimamu? Kau tahu kenapa kelompok biolamu itu tidak se-wow dulunya, itu karena ada kau !!” tambah Dongsuk lagi.

 

Dongsuk dan teman-temannya tertawa mengejek. Sementara Hyejin berusaha untuk tetap sabar dengan perkataan-perkataan itu. Ia sudah biasa mendapatkan ini, jadi seharusnya dia tidak mempedulikan itu.

 

“Hey kalian !! Jangan mengganggu Hyejin”

 

Hyejin tersentak mendengar suara itu. Bukankah itu suara Kyuhyun? Hyejin berbalik dan ia terkejut melihat Kyuhyun sedang berhadapan dengan Dongsuk.

 

“kau siapa hah??” tanya Dongsuk

“aku Kyuhyun ..” jawab Kyuhyun.

 

Salah satu teman dari Dongsuk membisikkan sesuatu ke telinga Dongsuk. Terlihat Dongsuk mengangguk-angguk mengerti dan menatap Kyuhyun dengan tatapan  merendahkan.

 

“ohhh jadi kau si anak baru itu yang sekarang sedang dekat dengan Hyejin??”

“kalau iya memang kenapa?” tanya Kyuhyun tenang.

“pantas kau tak tahu apa yang sebenarnya. Selama ini kau telah ..”

 

Hyejin gemetar. Aniyo .. dia tidak boleh membiarkan Kyuhyun tahu tentang apapun itu. Dengan cepat Hyejin menarik kyuhyun untuk pergi. Kyuhyun melihat ke arah Hyejin dengan perasaan bingung. Namun ia tetap ikut kemana Hyejin akan menariknya.

 

“aku yakin wanita itu tak mau Kyuhyun sampai tahu” kata Dongsuk.

 

Teman-teman Dongsuk mengangguk setuju. Mereka pun pergi ke suatu tempat.

 

***

 

“kenapa kita pergi dari mereka?” tanya Kyuhyun

 

Hyejin melepaskan tangannya dari Kyuhyun dan duduk di kursi kosong di taman kampus mereka. Ia tak langsung menjawab pertanyaan Kyuhyun itu.

 

“Hyejin??”

“tidak ada gunanya mendengar perkataan mereka” kata Hyejin sambil tersenyum ragu.

“tapi jika saja kita tidak pergi, mungkin aku bisa membelamu. Hyejin-ah ..”

“mereka memang selalu mengejek orang lain. Jadi aku pun sudah biasa mendengaritu. Malahan jika kau menganggap itu serius mereka akan mengejekmu juga. Jadi lebih baik abaikan saja mereka” jelas Hyejin.

 

Kyuhyun menghela napas panjang. Ia meletakkan kedua tangannya di pinggang. Kesal bercampur dengan kasihan pada Hyejin ada di benak Kyuhyun. Mungkin benar apayang dikatakan Hyejin. Orang-orang seperti mereka pasti takkan puas mengejek sebelum orang yang mereka ejek akan menjadi gila.

 

“baiklah. Jika suatu saat mereka mengejekmu lagi, aku tak akan tinggal diam” kata Kyuhyun.

 

Hyejin tersenyum kecil mendengar itu. Ia terharu. Kemudian ia mengangguk setuju.

 

“terima kasih” ucap Hyejin.

“ne. eh itu famplet apa?” tanya Kyuhyun melihat sisa famplet di tangan Hyejin.

 

Kyuhyun mengambil selembar famplet di tangan Hyejin dan membacanya.

 

“itu pertunjukkan instrumental grupku.” Jawab Hyejin.

“oh.. kau memainkan apa?” tanya Kyuhyun.

“sebenarnya biola ..” kata Hyejin.

“wahh .. hebat sekali .. boleh aku menontonnya?” tanya Kyuhyun.

“tentu saja ..” kata Hyejin senang hati.

“baiklah, aku pasti akan menonton pertunjukkanmu, Hyejin-ah ..”

 

Hyejin kembali mengangguk. Ia memegang janji Kyuhyun itu.

 

***

 

Hyejin dan Kyuhyun kini sedang menuju ke rumah Kyuhyun. Mereka akan mengerjakan tugas mereka bersama lagi karena waktu itu belum beres. Saat mereka melewati rumah Na Young, kembali Kyuhyun menghentikan langkahnya. Apalagi di halaman rumah ada Na Young sedang duduk seperti biasa.

 

“sudah sampai di rumahmu?” tanya Hyejin.

“belum. Itu ada temanku. Kita hampiri dia dulu, bagaimana ?” tanya Kyuhyun.

 

Hyejin menoleh ke arah yang ditunjukkan Kyuhyun. Namun ia cukup terkejut ketika melihat Na Young. Tangannya gemetar dan terasa dingin. Alur napasnya pun jadi tidak beraturan.

 

“Hyejin-ah ,, kau kenapa?” tanya Kyuhyun bingung.

“mwo?? Aniyo ..” kata Hyejin berusaha bersikap seperti biasa.

“jadi bagaimana?”tanya kyuhyun.

“oh .. lebih baik kita langsung saja. Aku tidak boleh pulang terlalu sore”kata Hyejin.

“begitu ya .. ya sudahlah, Kajja !!”

 

Hyejin mengangguk dan mengikuti Kyuhyun menuju ke rumahnya. Sementara Kyuhyun cukup merasa kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Na young. Tapi besok ia akan mengunjungi Na Young lagi.

 

 

 

To Be Continued …

 

 

Gimana sama kelanjutan ceritanya?? masih penasaran kah ?? Yuk berikan RCL nyaaaa

 

Gamsahamnida .. 😀

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s