[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 10

Tittle : Strange Marriage

Author : jjj

Genre : Married Life, Comedy, Romance ?

Fb : Kha Riska Jujujejejiji

Rate : PG-15

Main Cast :

– Lee Jaeri

– Cho kyuhyun

Support Cast : Temukan sendiri ^^

 

Annyeong ^^

aduh, sy kurang brsemangat. Cz ny lagi sakit T.T

Mianhae ne ? Part 9 typo nya membahana

karena emang niatnya mau edit, tapi malah ngetik seenak jidat. Cz emg gangguan di badan

Langsung aja ne ?

Part ini bener bener cukup panjangggggg >.

Ada 36 halaman Ms. Word . Dan sengaja belum saya post di FB saya karena pasti likersnya turun T___T

Alur part ini amat sangat kecepetan, cerita juga makin ngelantur dan gak nyambung !

Gak berharap lebih untuk part ini, semoga Likers dan Komentar gak menurun. Amiin ^^

 

RCL Sangat diperlukan, tapi saya tidak memaksa 🙂

 

 

HAPPY READING \(^o^)/

 

“TOP BIGBANG HYUNG ! TOP ! Apa kau tak tau huh ?”.

 

Kyuhyun berteriak-teriak di depan para hyung-nya. Cukup emosi karena hati dan pikirannya terganggu.

Setelah Kim Jaejoong, sekarang Choi Seunghyun yang mengganggu dirinya. Dan keduanya sama-sama kuat ! Terlebih lagi, baik Jaejoong atau Seunghyun.. Mereka lebih tua darinya.

“Lalu apa masalahnya kalau dia TOP Big Bang ? Anggap saja dirimu Tom Cruise, atau siapa pun yang terlihat lebih hebat darinya”. Ucap Kangin. Dan sontak membuat Kyuhyun mendelik.

“Kalian tau hyung ? Dia kan sangat tampan !”. Lagi, Kyuhyun kembali berkata dengan sedikit kesal. Entah ia iri atau ia marah, yang jelas ia kesal -__-

“Ya, aku akui.. Aku saja namja suka melihatnya. Apalagi yeoja ?”. Sahut Donghae. Namja lain seketika langsung memelototkan matanya. Donghae yang melihat pelototan itu tersadar, jika ucapannya itu bisa menghancurkan dunia. Tepatnya menghancurkan harapan Kyuhyun dan membuat perilaku Kyuhyun menghancurkan dunia.

“Kau bilang apa Lee Donghae ?!”. Teriak Kyuhyun. Benar kan ? Awal kehancuran sudah terlihat.

“Aihs sudahlah ! Lagipula kenapa kau jadi menciut seperti ini Kyuhyun-ah ?”. Sela Eunhyuk. Kyuhyun sedikit memanyunkan bibirnya.

“Aku.. Jauh sekali jika dibandingkan dia hyung”. Ucapnya lemah. Yang lain hanya bisa terdiam, mencoba memikirkan suatu cara dan menyusun segelintir kata agar mereka tak menyinggung Kyuhyun.

“Dia seorang rapper berkharisma hyung”. Ucap Kyuhyun lagi, dengan suara yang cukup lemah untuk para setan tengil.

“Kau juga kan bisa rap Kyuhyun-ah, dan kau juga punya Kharisma. Suara lembutmu bahkan membuat semua SparKyu meleleh”.

“Tapi dia seorang aktor hebat !”.

“Kau juga aktor ! Kau aktor musikal ! Itu pekerjaan yang sulit Kyuhyun-ah”.

“Dia Sexy hyung”.

 

HENING

 

Semua terlihat saling menatap.

SEXY ! Ya, satu kata itu yang membuat semua namja yang asalnya berkicau, kini menutup mulutnya rapat-rapat.

Seorang TOP, hanya memakai Long T-shirt saja sudah sexy. Berbeda dengan Kyuhyun yang jika memakai Long T-Shirt akan terlihat seperti orang yang baru sembuh dari sakit.

Ya, setidaknya. Itu yang ada di pikiran para namja itu.

 

*

 

Jaeri terbangun dengan tanpa ada satupun orang-orang yang ada dirumah besar itu. Ditelusurinya setiap sudut rumah dan ia menemukan note kecil disana.

 

‘Adik ipar, kami pergi dulu. Kau baik-baik ya. Kami mungkin pulang malam. Annyeong’

 

Jaeri kembali meletakan note itu, ia mempoutkan bibirnya. Sedikit kesal karena yang menulis note itu bukan Kyuhyun.

 

‘I Love You, love you, love you ~’

 

Diliriknya ponsel yang ada dalam genggamannya, sebuah pesan.

 

From : Baby Cho Tengil

Annyeong yeobo ~

kau mencari note-ku ? Maaf sekali tidak ada. Hahaha

aku akan meninggalkan note-ku disini.

Aku harus menjalankan schedule-ku, maaf jika aku tak mengajakmu. Karena hari ini akan sangat panjang dan aku tak mau kau lelah. Jika kau lelah, kau sakit dan jika kau sakit, kau pasti kurus. Dan itu berarti akan terasa berbeda saat aku menyentuhmu. Kekeke

Saranghaee

 

Jaeri menyunggingkan bibirnya, senang dan.. Yah, dalam hatinya sebuah rasa bergejolak begitu indah.

 

To : Baby Cho Tengil

Eihhs, kau ini mau meninggalkan note atau pidato ? Ck.

Sudah sana bekerja saja. Hasilkan banyak uang untukku. Hahaha

nado ~

 

Selesai !

Jaeri telah selesai membalas pesan Kyuhyun, diletakannya handphone nya itu dan ia segera berlari. Beranjak menuju kamarnya untuk mandi dan bersiap untuk jalan-jalan.

Tentu saja tanpa sepengetahuan Kyuhyun.

 

A MINUTES LATER

 

Seorang yeoja tengah menatap pantulan dirinya di cermin.

Cantik ! Ya, sangat cantik..

Ia merasa puas pada dirinya sendiri. Kini, ia telah selesai untuk membenahi dirinya. Diambilnya tas selempang yang sebelumnya sudah ia siapkan.

Jaeri mulai berjalan keluar kamar. Ia mulai menghampiri pintu dan mencoba membukanya.

 

“Kenapa pintunya terkunci ?”. Gumamnya, ia mengambil handphone nya dan mencoba menghubungi seseorang.

“Yeoboseo”.

“Oppa, ini aku Jaeri”.

“Ne, wae adik ipar ?”.

“Kenapa pintu rumah terkunci ?”.

“Ooh itu, Kyuhyun yang menguncinya”.

“Keurom, dimana kuncinya ?”.

“Molla, coba kau tanyakan saja padanya”.

“Aah, geurae ? Gomawo oppa”.

“Ne”.

 

PIIP

 

Jaeri mendengus kesal, menyebalkan sekali karena ia harus menghubungi Kyuhyun.

Sungguh, ia sengaja tak akan memberitahu Kyuhyun kalau ia memang akan keluar rumah, tentu saja karena Kyuhyun pasti melarangnya. Dan sekarang ? Ia harus menelpon Kyuhyun ? Oh ayolah, ini konyol ! Sama saja dengan ia menceburkan dirinya ke lautan setan.

 

“Apa tidak ada jalan lain ya ?”. Gumamnya.

Ditelusurinya seluruh sudut di rumah itu, berharap mendapat celah untuk bisa keluar tanpa harus menelpon Kyuhyun.

Tapi sepertinya nasib tak berpihak pada Jaeri, tak ada satupun celah untuknya. Semua pintu yang ada disana terkunci dan hanya menyisakan sebuah jendela dengan tralis yang cukup besar.

 

“Baiklah, aku tak akan menyerah !”. Gumam Jaeri lagi. Setidaknya, ia harus mencoba semua usaha. Sekalipun harus membongkar jendela atau menghancurkan kaca yang ada.

 

Klotrak Klotrak #???

Seperti tikus yang tengah mengacak – acak barang, Jaeri pun melakukan hal serupa. Ia mencoba mencari sebuah obeng di setiap laci yang ada dirumah. Laci di kamarnya, laci di dapur, bahkan laci di kamar yang tak boleh ia masuki sembarangan pun ia cari.

Bukan dia tak bisa berdiam di rumah, hanya saja jika sudah berada di China dan hanya diam dirumah.. Rasanya sangat sayang sekali. Ia juga ingin merasakan liburan yang sesungguhnya disini.

 

*

 

Menit demi menit telah berlalu. Jaeri terduduk lemas, sangat lelah karena harus menggeledah semua hal yang ada disini.

Ia mulai bangkit dan kembali berjalan menuju pintu. Dengan amat sangat terpaksa, di rogohnya saku celana yang ia pakai dan diambilnya Handphone putih itu lalu mengetik sebuah nomor.

 

“Chagiyaa ~”. Ucap suara di seberang sana. Jaeri merengut kesal.

“Aku langsung saja ! Kenapa kau mengunci pintu ? Ahya ! Dan dimana kau simpan kunci itu ?!”.

“Eihhs kenapa kau tak ada lembut-lembutnya sekali pada suamimu ini ?”.

“Cho Kyuhyun cepat katakan dimana kuncinya ! Sebelum aku marah padamu”

“Lee Jaeri yang terhormat. Aku sengaja membawa kuncinya ! Puas ?”

“YAK ! Kenapa kau bawa ?”

“Tentu saja karena kau pasti akan keluar rumah kan ? Hey, aku tau kebiasaanmu. Kau jarang sekali berdiam dirumah. Siapa tau kau akan menemui pria lain kan ?”

“MWO ? Kau pikir aku wanita macam apa ?”

“Kim Jaejoong ! Pasti dia yang akan kau temui kan ?”

“Ck ! Dia bahkan sedang sibuk Cho Kyuhyun”

“Kau bahkan tau dia sedang sibuk”

“Tentu saja karena dia oppa-ku”

“Kalian itu tidak sedarah Jaeri-ya ! Berhenti memanggil dia oppamu !”.

“MWO ? Apa hak-”

 

Tuut Tuut Tuut

 

Sambungan telepon diputuskan begitu saja di seberang sana.

Jaeri hanya melongo tak percaya. Hanya kunci ?

Hanya masalah kunci dan itu membuatnya ribut dengan Kyuhyun ?

“YAK ! CHO KYUHYUN MENYEBALKAAAN !!”

DUUG DUUG DUUG #??

Jaeri berteriak – teriak seraya memukul dan menendang-nendang pintu sekuat tenaganya. Jika saja pintu itu seorang manusia, mungkin ia telah habis karena babak belur.

“MENYEBALKAN ! KAU TEGA MEMENJARAKAN AKU DISINI ! SETAN TENGIL ! AKU BENCI PADAMU !!”

Lagi, suara pintu yang terpukul begitu keras kembali terdengar. Amarah Jaeri sudah di ubun-ubun kini, ia terus memukul-mukul pintu. Membuat seseorang yang tengah berjalan di luar sana menjadi mengalihkan perhatiaannya pada pintu itu.

“Cihh.. Zaman sekarang kenapa banyak sekali penculikan ?”. Gumamnya. Ia berlalu dari suara pintu itu. Tak peduli, toh itu bukan urusannya. Lagipula, jika dia menolong mungkin dia akan ikut terseret dan keselamatannya pun ikut terancam.

“Tapi, apa tak sebaiknya ku lihat dulu saja ?”. Pikirnya, ia berhenti lalu sedetik kemudian kembali berlalu.

“Eihs, kasihan juga tapi. Baiklah, aku akan menolongnya”.

 

Akhirnya, setelah peperangan batin itu ia memberanikan diri untuk mendekati sebuah rumah yang pintu nya terdengar di gedor-gedor itu.

Ia mulai masuk perlahan ke dalam halaman berpagar itu.

Dekat, dan semakin dekat. Hingga kini tangannya mulai terangkat untuk mengetuk sedikit pintu di depannya.

“Jogiyo..”

 

DEG !

 

Jaeri diam membeku dibalik pintu saat mengetahui ada seseorang diluar sana.

Aigo, apa mungkin dia membuat keributan ?

 

Tokk Tokk Tokk

 

“Apa ada orang di dalam ?”

Terdengar lagi suara diluar sana, ia mengerutkan keningnya.

“Bukankah ini China ? Kenapa ada orang Korea ?”. Gumamnya. Ia sedikit berpikir, tapi sedetik kemudian..

“Ne, ada. Jeosonghamnida.. Pintu ini terkunci, bisakah anda membantuku membukanya ?”.

 

 

#OTHER PLACE

 

Kyuhyun memainkan Psp nya dengan sangat kesal, wajahnya sudah terlihat tak bersemangat lagi. Dia ingin pulang, tapi bahkan ini baru 2 jam !

 

“Kau ini kenapa Kyu ?”. Tanya Eunhyuk yang melihat wajah Kyuhyun yang bagaikan setan kehilangan tanduknya.

“Jaeri ! Dia menanyakan kunci”. Jawab Kyuhyun kesal.

“Lalu ?”. Tanya Eunhyuk lagi.

“Tentu saja aku marah”. Ucap Kyuhyun.

“Hah ? Kenapa kau marah ?”.

“Dia ingin menemui pria lain hyung”.

“Mwo ? JINJA ?”.

“Kurasa begitu. Kalau bukan itu, untuk apa dia antusias sekali menanyakan kunci rumah padaku ?”.

 

PLETAAAKKK

 

“YAK!”. Kyuhyun memekik pelan saat Eunhyuk menjitak kepalanya.

“PABO ! Kau itu ! Kenapa gampang sekali berpikiran buruk pada adik ipar hah ?”.

“Aku tidak berpikiran buruk, aku hanya antisipasi saja. Bagaimana kalau dia akan bertemu Kim Jaejoong atau dia tak sengaja bertemu dengan Choi Seung- . Ah aku benci mengucapkan nama itu.”

“Pikiranmu itu pendek sekali !”

“YAK ! HYUKTONG ! ”

“Kau terlalu berlebihan Kyu ! Tak seharusnya kau mengurung Jaeri, alih-alih mengurung. Lebih baik kau bawa saja kemana pun kau pergi”.

“Justru itu aku tak bisa membawanya kesini”.

“Tapi kau sudah nekat membawanya ke China”.

-Aihs yak ! Sudahlah hyung !”

 

*

 

Setelah beberapa saat, akhirnya seorang namja bersedia untuk membantu Jaeri. Ia terlihat tengah mencoba membuka pintu coklat itu dengan sebuah alat yang ia temukan di sekitar halaman rumah itu.

 

BRUKKK

 

Berhasil ! Pintu terbuka, Jaeri yang berada dibalik pintu segera beranjak lalu mulai membungkukkan badannya mengucapkan terimakasih.

“Gamsahamnida, Gamsahamnida”. Jaeri terus menerus membungkukkan badannya tanpa melihat wajah orang yang sudah menolongnya itu.

“Aah, ne”. Gumam sang namja dengan suara yang berat.

 

DEG !

 

Suara itu ?

Jaeri yang asalnya membungkuk, kini mendongak.

“K, k, kau ?”.

Hampir saja Jaeri terjatuh, untung namja itu dengan cekatan meraih dan menahan bahu Jaeri.

“Kau mengenalku ?”.

 

PLUKK

 

Tas yang berada dalam genggaman Jaeri jatuh seketika, badannya sangat lemas. Kenapa disaat seperti ini ia malah bertemu dengan orang itu ?

Sang namja yang melihat Jaeri menatapnya dengan lekat hanya bisa mengerutkan keningnya.

Ia merasa kebingungan, kenapa wanita yang di tolongnya menatapnya seperti itu ?

Diraihnya tas Jaeri yang terjatuh, tanpa sengaja ia menemukan sebuah kartu identitas.

 

“Aah jadi namamu Lee Jaeri ?”. Gumam namja itu, ia sedikit mengerutkan keningnya. Entah mengapa sepertinya nama itu tak asing baginya.

“Ch, Choi Seung.. Hyun ?”. Gumam Jaeri, sontak membuat namja bernama Choi Seunghyun itu menatapnya , tepat di kedua matanya.

Jaeri tersentak, tatapan itu..

Tatapan yang ia rindukan. Tatapan tajam yang terpancar dari sepasang mata elang, tatapan yang dulu membuatnya tak bisa menatap hal lain lagi.

“Chankaman ! J, jangan bilang kau Lee Jaeri -“.

“Ne, aku Lee Jaeri yang sering bertemu denganmu di jalan sewaktu SD”.

“J, jincha ? K, kau ?”.

“Nee”.

 

GREP !

 

Dipeluknya tubuh Jaeri yang ada didepannya itu, tak menyangka setelah 12 Tahun, ia bisa bertemu lagi dengan seseorang yang dulu menggerakkan hatinya.

Jaeri hanya bisa terdiam membeku ditempatnya, tanpa membalas pelukan dari namja didepannya ini.

 

“Hyaaa aku senang sekali bertemu denganmu. Kau tumbuh sangat baik Jaeri-ya”. Seunghyun melepaskan pelukannya dan menatap Jaeri senang.

“S, Seunghyun”. Lagi, Jaeri masih tak menyangka dengan apa yang ia lihat. Di tatapnya wajah Seunghyun, lalu kemudian tatapannya turun ke tangan Seunghyun yang berada di bahunya.

“Aah mianhae, mianhae”. Ucap Seunghyun yang segera menyingkirkan tangannya dari bahu Jaeri. Jaeri tersenyum.

“G, Geundae. Apa yang kau lakukan di China ?”.

 

DEG !

 

“A, aku..”.

“Wae ? Apakah kau pindah ke China ?”. Tanya Seunghyun lagi. Wajah Jaeri memucat, apa dia harus mengatakan jika dia mengikuti suaminya ke sini ? Dan, apa itu berarti ia juga harus mengatakan jika suami nya adalah Cho Kyuhyun ?

“Jaeri ?”.

“A, aku.. Aah, aku hanya liburan saja disini”. Dustanya. Ia segera merutuki dirinya sendiri.

 

PABO !

 

Satu kata yang terus keluar dari pikirannya, dan itu malah membuatnya terlalu aneh di depan Seunghyun. Akhirnya, suasana pun menjadi canggung dan itu membuat ke duanya menjadi salah tingkah.

“Bagaimana kalau kita keluar ?”.

“I, Igo, aah.. Geurae”.

 

Sedetik kemudian, mereka mulai berjalan bersama. Jaeri menatap Seunghyun yang berjalan lebih dulu di hadapannya.

Walaupun wajahnya begitu dingin dan menyeramkan, tapi sikapnya begitu hangat.

 

*

 

Segerombolan namja berhambur satu persatu dari dalam sebuah mobil vans. Ya, mereka para namja perusuh atau ya.. Para member Super Junior.

Karena rengekan dan amukan setan tengil, dengan sangat terpaksa mereka merubah jadwal dan pulang lebih awal. Bukankah mencegah dunia hancur lebih baik daripada menunggu dunia hancur ?

 

“Dasar tengil ! Kau benar-benar tengil ! Sudah mempunyai istri tapi benar-benar tengil ! Dasar setan TENGIL !”. Eunhyuk memekik pelan dan membuat orang yang ia tuju mendelikkan matanya.

“Tak usah membawa Baby Lee – ku”. Protes Kyuhyun dan membuat para namja lain menahan tawa nya.

“HAHAHAHA KONYOL !”.

Satu orang yang berani mengeluarkan apa yang ditahannya. Dan itu membuat aura setan dengan seketika menyapu seluruh tengkuk mereka. Sebelum sesuatu terjadi, para namja-namja itu segera mengambil langkah seribu. Berlari untuk segera menjauh dari amukan setan.

“YAK KALIAN HYUNG KURANG AJAR KENAPA LA-”

 

HENING !

 

Ucapannya terpotong keheningan, langkah seribu ini kini terhenti. Mereka mematung didepan sebuah pintu yang terbuka dengan sebuah alat seperti penyokel (?) yang di gunakan untuk membuka paksa pintu.

Satu hal yang ada dipikiran mereka semua.

LEE JAERI !

Seketika semua namja-namja perusuh itu semakin rusuh. Mereka gencar kesana kemari, mengelilingi sudut rumah yang cukup besar.

Kyuhyun yang tidak ! Ia masih mematung di depan pintu. Menatap nanar pintu coklat di hadapannya itu.

“L, Lee.. Lee Jae.. Lee Jaeri”. Gumamnya. Rasa panik dan takut seketika menyerang dirinya, menghantui pikirannya.

Ia melangkahkan kakinya pelan kedalam rumah.

“Apa aku keterlaluan padamu ? K, Kau k, kemana jae, Jaeri-ya ?”.

 

*

 

Setelah menelusuri seluruh bagian rumah, namja-namja lain kembali ke posisi semula.

“Hyung ottokhae ? A, apa Jaeri diculik ?”. Gumam Kyuhyun.

“Hey, memangnya untuk apa menculik adik ipar ?”. Sela Shindong. Tentu saja, untuk apa menculik wanita yang sudah bersuami ?

“Apa mereka menculik adik ipar untuk dijual ?”.

 

PLETAK !

 

“Jaga ucapanmu Lee Hyukjae !”.

“Aihs ! Sudahlah ! Kenapa kalian ini berpikiran pendek sekali ? Kenapa tidak mencoba menghubunginya saja dulu ?”. Ucap Yesung dan membuat anggukkan di kepala para namja yang tengah panik itu.

Dengan segera, Kyuhyun mengambil ponselnya dan menekan angka 1.

 

‘I Love you Love you Love you ~’

 

“YAK YAK YAK ! Handphone siapa yang berbunyi ?”. Pekik Ryeowook. Semua saling menatap. Dan akhirnya tatapan itu tertuju pada sebuah Handphone yang tergeletak di kolong meja dekat pintu.

“YAK ! Dia meninggalkan Hp nya !”. Sahut Kyuhyun, kepanikan semakin menjalar di otaknya.

Namun, tak di pungkiri bahwa disamping kepanikan.. Ada kebahagiaan yang muncul dalam hati Kyuhyun.

“Whoaaa romantis sekali ! Ringtone nya lagu uri Kyunnie..”. Kagum Sungmin.

Kyuhyun sedikit tersenyum.

“Tentu saja istriku memakai lagu ku”. Ucapnya percaya diri.

“HUUUUU”.

“Siapa tau itu hanya kebetulan saja !”.

“Lebih baik kau lihat-lihat saja isi Hpnya Kyu..”.

“Mwo ? Aniyo ! Ini privasi hyung”.

“Eihs siapa tau ada sesuatu didalamnya !”.

“Maja ! Siapa tau ada foto atau video yang -”

 

 

PLETAK !

 

“Kau itu hyung ! Pikiranmu kotor sekali !”.

“Eihs, diam kalian ! Geurae . Aku akan melihat lihatnya !”.

Akhirnya, Kyuhyun dengan segenap hati menyentuh layar ponsel itu.

“Whoaa wallpaper nya fotoku, hihihi. Yak tapi memakai password !”. Sahutnya lagi. Ia terus terusan tersenyum, tentu saja karna wallpaper nya foto dirinya. Tapi ia sedikit kesal karena handphone Jaeri memakai password -__-

“Hahaha jangan senang dulu ! Foto yang di pasang juga foto jelekmu. Lagipula memangnya kau tau passwordnya ?”.

“Tentu saja pasti ulang tahun ku”. Sahut Kyuhyun. Dengan percaya diri, ia menekan beberapa angka.

 

030288

Password salah !

 

“HAHAHAHAHAHAHAHAHA”.

Seketika gelak tawa menggema di rumah itu, semua orang tak henti-hentinya tertawa sampai ada yang sampai meneteskan air mata. Kyuhyun yang kesal hanya terdiam, amarahnya sudah di ubun-ubun.

Kali ini, tanpa sepengetahuan yang lain. Ia mencoba membuka lagi password yang tadi salah.

 

120812

Password Salah !

 

081105

Password Salah !

 

230506

Password Salah !

 

“YAK ! Menyebalkan ! HANDPHONE SIALAAAAN !”. Teriak Kyuhyun seraya mengacak rambutnya. Frustasi !

Tentu sajaa, tentu saja semua suami juga akan frustasi jika istrinya menggunakan password yang bukan tentang dirinya.

“Biar ku bantu”. Ucap Eunhyuk seraya mengambil Handphone yang berada di tangan Kyuhyun.

Dengan sangat yakin ia mengetikkan beberapa digit angka.

 

2

 

6

 

 

 

1

 

8

 

6

 

Klik !

Berhasil !

 

“Whoaaaaa”. Teriak namja lain, Kyuhyun yang memisahkan diri langsung menghampiri gerombolan itu.

“B, Berhasil ?”. Tanyanya tak percaya.

“Ne, berhasil. Tentu saja berhasil. Sudah kuduga ini passwordnya.” Sahut Eunhyuk dengan keyakinan penuh pada dirinya.

“M, memangnya apa hyung passwordnya ?”. Tanya Kyuhyun penasaran.

“Kau mau tau ?”.

“Ne”.

“Sungguh ?”.

“Iya hyung !”.

“Tapi kau tak boleh mengamuk ne ?”.

“Hmm-“.

“Yakso ?”.

“Aah ne ne ne”.

“Kau harus sabar ne ?”.

“YAK HYUKTONG ! SEBENARNYA KAU MAU MEMBERITAHUKU ATAU TIDAAK !”.

Akhirnya, setan pun mengamuk ._.

Namja lain hanya mampu memandang ngeri padanya.

“260186. Ulang tahun Jaejoong hyung”. Celetuk Donghae.

“MWO ?!!”.

 

*

 

Di malam yang gelap ini, terlihat seorang pria dan wanita berjalan berdampingan, ada jarak diantara mereka.

 

“Gomawo Seunghyun-“.

“Oppa !”.

“N, ne ?”.

“Panggil aku oppa ! Aku lebih tua 3 tahun darimu Lee Jaeri”. Ucap Seunghyun, tangannya ia masukkan kedalam saku celananya. Suara beratnya menambah kharisma yang terpancar dalam dirinya.

“Hahaha.. N, ne oppa”. Sahut Jaeri.

“Hmm, masuklah. Kau pasti di cari keluargamu”.

“Aah ne. Gomawo sudah mengantarku”.

“Aku hanya menemanimu berjalan, bukan mengantarmu”.

“Aah, apapun itu”.

“Ne”.

“Annyeong oppa”.

 

Setelah membungkukkan badannya, Jaeri segera berlari memasuki pelataran rumah tempatnya tinggal selama di China. Dilihatnya deretan deretan mobil terparkir di halamannya.

 

“Apa Kyuhyun sudah pulang ?”. Gumamnya. Sepertinya ia akan mendapat masalah besar.

Tentu saja karena ia tak bilang pada Kyuhyun dan tentu saja karena ini sudah jam 10 malam.

Rupanya ia terlalu asik mengobrol dengan Seunghyun, sampai ia tak menyadari kalau ini sudah terlalu larut.

Dengan nafas yang berat, ia mulai melangkah mendekati pintu.

 

CKLEEK !

 

Pintu kini terbuka dan menampakkan orang-orang yang memandangnya.

“Whoaaa adik ipar ? Kau sudah pulang ?”. Sapa Sungmin, Jaeri hanya bisa tersenyum kikuk. Matanya menjelajah sana sini, mencari seseorang yang pasti akan memarahinya.

Para namja yang melihat gelagat Jaeri hanya bisa menghela napas.

“Dia mengurung diri di kamar Jaeri-ya”. Sela Kangin. Jaeri yang mendengarnya langsung mendongak.

“Ada apa dengannya oppa ?”. Tanya Jaeri, yang lain hanya mengangkat bahu dan menggelengkan kepalanya.

“Sepertinya sifat kekanak-kanakkannya sedang bersarang di dirinya”. Gumam Siwon. Jaeri sedikit mendengus.

“Dia memang kekanak-kanakkan”. Cibirnya.

 

Sedetik kemudian, Jaeri mulai melangkah menuju kamarnya.

 

CKLEEK

 

Suara decitan pintu membuat seseorang terusik. Ia mendongak, sedetik kemudian ia kembali pada pekerjaan di Laptopnya. Game !

Jaeri yang melihat Kyuhyun terdiam dan merasakan hawa hawa aneh di sekitarnya hanya bisa menguatkan hatinya.

“Semoga Kyuhyun tak marah”. Batinnya.

Perlahan, ia mulai maju mendekati Kyuhyun.

Ranjang sedikit berdecit saat Jaeri mulai duduk dan memposisikan diri menghadap Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah”. Panggil Jaeri.

 

HENING !

 

Tak ada sahutan sama sekali dari Kyuhyun. Ia menutup Laptopnya dan menaruhnya di nakas samping tempat tidur lalu mulai berbaring membelakangi Jaeri. Tanpa melirik Jaeri sama sekali !

 

“Kyuhyun-ah.. Kau kenapa ?”. Lagi. Jaeri mencoba membuka pembicaraan diantara mereka. Tapi lagi-lagi, Kyuhyun diam.

Ia malah menenggelamkan dirinya semakin dalam ke dalam selimut.

“Ayolah Kyu~ kau kenapa ?”.

“….”

“Apa kau marah padaku ?”.

“…..” .

“Kyu~”.

“…”.

“Ayolah jangan seperti ini. Bicaralah padaku”.

 

Tetap Hening ! Sekeras apapun Jaeri mencoba, tetap saja Kerasnya sifat Kyuhyun tak bisa terkikis begitu saja. Rupanya memang Kyuhyun sudah terlalu marah padanya.

 

“Kyuhyun.. Aku tau kau belum tidur”. Ucap Jaeri lagi. Memang dasar kekanak-kanakkan. Kyuhyun seperti bocah kecil yang sedang merajuk pada ibunya yang tak membelikannya mainan.

“CHO KYUHYUN KENAPA KAU TIDAK MENJAWABKUUU !!”. Teriak Jaeri. Kyuhyun membuka selimut yang menutupi tubuh dan mukanya lalu bangkit untuk duduk.

“Kenapa kau pulang hah ?”. Tanya Kyuhyun dengan kilatan di matanya.

“Mwo ?”.

“Masih ingat juga jika kau punya suami ?”.

“Yak ! Apa maksudmu ?”.

“Kenapa tidak menikah dengan Kim Jaejoong saja ?”.

“Eihs Kyuhyun jangan mulai lagi”.

“Kau menyuruhku jangan mulai lagi sementara kau yang memulai semuanya Lee Jaeri !”.

“Apa maksudmu Kyu ? Aku tak mengerti. Ayolah kenapa kau jadi begini ?”.

“Kau tanya aku kenapa begini ? Cihh ! Tanya saja dirimu sendiri !”.

 

BLAMMM

 

Dengan emosi yang berkoar-koar dalam

kepalanya, Kyuhyun melangkah keluar meninggalkan Jaeri yang masih terdiam.

Suara pintu yang sangat keras cukup menghentakkan hati Jaeri. Dan cukup mengagetkan para namja yang berada di balik pintu.

Saat melihat Kyuhyun keluar, para namja itu pura-pura sibuk dengan urusan sendiri.

 

“Benar-benar menyeramkan”. Bisik Ryeowook pada Yesung.

“Kurasa jika tidak diselesaikan malam ini, masalahnya akan semakin panjang”. Sahut Yesung.

“Kalau berakhir malam ini, akankah mereka tidur sambil memunggungi ? Hihihi”.

 

PLETAK !

 

“Jaaga ucapanmu Hyuktong”.

“Kenapa kau ikut-ikutan memanggilku begitu ?”.

“Aku suka”.

“Menyebalkan ! Eh tapi hyungdeul. Sudahlah lebih baik kita ke kamar saja. Bukankah kita sudah menempelkannya ? Jadi kita hanya menunggu saja”.

“Ah kau benar !”.

 

Dengan langkah perlahan, para namja perusuh mulai berpencar masuk ke kamar masing-masing. Sementara dalam kamar, Jaeri masih terdiam memikirkan sikap Kyuhyun padanya.

Apa Kyuhyun marah karena dia keluar rumah tak berpamitan dulu ? Tapi, tidak mungkin semarah itu. Mungkin ada yang lain yang membuatnya lebih marah. Ya, tapi apa ?

 

 

*

 

Menunggu adalah hal paling memuakkan untukku, tapi jika itu kau..

aku akan menunggumu sampai titik penghabisan hidupku..

 

 

Waktu demi waktu semakin berlalu, suara jarum jam semakin terdengar kontras di telinga. Angin malam yang dingin masuk lewat jendela kamar yang terbuka. Jaeri masih terduduk di balkon kamarnya, sudah 4 jam ia menunggu Kyuhyun dan ini sudah dini hari tapi Kyuhyun belum juga pulang. Kemana Kyuhyun ia bahkan tak tau, ponsel Kyuhyun pun menggeletak di ranjang. Ditinggalkan oleh pemiliknya.

Jaeri hanya mampu menghela napasnya.

Sedetik kemudian, sebuah ketakutan yang selalu mengganggunya kini datang kembali. Pikiran-pikiran negativ bermunculan begitu saja dalam kepalanya. Rasa kekhawatiran dalam hatinya semakin menjadi, bagaimana jika..

Terjadi sesuatu dengan Kyuhyun ? Bagaimana jika Kyuhyun bertemu seseorang yang sangat membahayakannya ?

Atau, bagaimana jika Kyuhyun..

Bersama seorang wanita ?

Jaeri menggeleng-gelengkan kepalanya dengan sangat cepat.

Tidak ! Tidak mungkin seperti itu ! Kyuhyun pasti tidak apa-apa, ia pasti ada di tempat yang aman. Dan Kyuhyun tidak sedang bersama siapapun. Ya, benar.

Tapi, bagaimana jika dugaannya benar ?

 

“Aarrggh ! Michotda !”. Teriaknya frustasi, diselungkupkannya kepalanya kedalam kedua kakinya.

Dengan ketakutan yang mendasar dalam dirinya, semakin banyak hal yang membuatnya takut..

 

*

 

Kyuhyun berjalan santai ke dalam rumah. Mulutnya bergumam melantunkan sebuah lagu yang tak jelas kedengarannya.

Perasaannya sudah kembali baik kini, tentu saja karena dia sudah bermain game selama 4 jam -__-

mungkin awalnya ia hanya ingim menenangkan perasaannya saja, tapi kemudian ia menenangkan perasaannya dengan bermain game .

 

“Jaeri”. Panggilnya seraya memegang knop pintu dan membuka pintu kamar itu.

“Aihs. Aku lupa . Aku kan sedang marah padanya. Ya ! Benar ! Jadi untuk apa aku mencarinya ?”. Gumamnya saat mengingat apa yang telah terjadi.

“Benar kan ? Dia itu tak suka diam dirumah. Bukannya menungguku, dia malah menghilang entah kemana”. Gumamnya lagi dengan rasa kesal dalam hatinya. Diliriknya jendela kamar yang terbuka dan itu membuat sebuah kerutan di keningnya.

“Aihs kenapa malam malam begini jendela terbuka seperti ini ?”. Ucapnya dengan langkah yang semakin mendekati jendela yang terbuka. Tepatnya jendela yang menghubungkan kamarnya dengan balkon.

Kyuhyun semakin dekat dengan balkon.

 

“OMO !”.

 

Tubuhnya sedikit tersentak saat mendapati seorang yeoja tertidur dengan posisi kepala yang ditenggelamkan dikedua lututnya.

Kyuhyun berjongkok, mensejajarkan tinggi tubuhnya dengan gadis yang tertidur damai di depannya.

Di rapikannya helai demi helai rambut yang menghalangi wajah Jaeri.

 

“Aku tidak tau apakah ini perasaanku yang terlalu dalam padamu ataukah ini ketakutanku akan kehilanganmu. Keduanya membuatku terlalu ingin memilikimu sepenuhnya”. Gumamnya. Sedetik kemudian, ia mendekatkan dirinya lalu mulai mengangkat Jaeri. Berjalan secara perlahan dan menidurkannya diatas ranjang.

Kyuhyun menarik selimut untuk menutupi tubuh Jaeri, ia ikut berbaring disamping Jaeri kemudian mematikan lampu.

 

CHUP

 

“Jaljayo nae sesang”. Ucap Kyuhyun setelah mengecup puncak kepala Jaeri.

 

*

 

Pagi ini, udara lebih terasa dingin dari biasanya. Rupanya sang mentari masih enggan untuk menunjukkan keperkasaannya. Tentu saja karena butiran-butiran salju telah berjatuhan diluar sana, menumpuk menyelimuti seluruh permukaan daratan yang dilaluinya.

Kedamaian tidur Jaeri terusik dengan rasa dingin yang menusuk tulangnya, tubuhnya sedikit menggigil tetapi matanya tetap terlelap menjelajahi alam mimpi.

Kyuhyun yang tertidur disampingnya segera mendekatkan dirinya dan mendekap hangat tubuh Jaeri saat merasakan ketidaknyamanan dalam tidur Jaeri.

Hangat ! Ya, kini rasanya lebih hangat dari sebelumnya.

Jaeri mulai kembali terlelap melanjutkan penjelajahannya di alam mimpi.

Kyuhyun membuka matanya, ia semakin mendekatkan dirinya. Tubuhnya lebih ia rapatkan dan rengkuhannya semakin erat seolah-olah ia juga butuh kehangatan untuk tubuhnya sendiri.

 

CHUP

 

Dikecupnya bibir indah yang ada di hadapannya, tepatnya di bawah kepalanya.

Entah kenapa, bibir itu menjadi bagian yang sangat favorit untuknya. Bibir itu, itulah yang membuatnya sangat tertarik sejak awal, bibir yang selalu tertutup rapat, bibir yang tak pernah menyunggingkan senyum padanya. Dan, bibir yang sempat menyakiti hatinya.

 

“nghh”. Jaeri menggeliat pelan dan membuat Kyuhyun cepat – cepat menutup kedua matanya untuk pura-pura tertidur.

Saat kedua bola mata itu mulai terbuka, Jaeri sedikit tersentak melihatnya yang ada dalam dekapan Kyuhyun.

“Kapan dia pulang ?”. Batinnya. Melihat wajah yang kini ada di hadapannya, entah mengapa seluruh perasaan meluap dalam dirinya. Jaeri menenggelamkan kepalanya semakin dalam ke dada Kyuhyun, menghirup aroma yang sangat sangat ia sukai. Ya, jujur saja.. Wangi tubuh Kyuhyun adalah wangi favoritnya. Ia sangat suka itu !

Dirasakannya nafas Kyuhyun yang begitu memburu, tak tenang seperti orang yang hanya pura-pura tidur. Jaeri tersenyum, kemudian mencubit hidung mancung Kyuhyun.

“Aku tau kau sudah bangun Kyuhyun”. Sahutnya. Tapi yang tertangkap basah masih tetap menutup matanya rapat-rapat. Enggan untuk membukanya walau hanya sekedar mengintip. Jaeri terkekeh, merasa dirinya seperti menggoda anak kecil yang pura pura tertidur karena malas sekolah. Didekatkannya wajahnya dengan wajah Kyuhyun.

 

CHUP !

 

Jaeri mengecup pelan bibir Kyuhyun. Mata Kyuhyun membelalak dan dengan sangat cepat, tangan Kyuhyun bergerak menahan tengkuk Jaeri untuk tetap mencium bibirnya.

Jaeri membelalakkan matanya saat merasa sebuah tangan menahan tengkuknya dengan sangat erat.

Kyuhyun memperdalam ciumannya, sementara Jaeri sedikit berontak karena ia cukup kaget atas tindakan Kyuhyun. Jaeri terus meronta dan Kyuhyun terus memperdalam ciumannya, melumat bibir Jaeri dengan penuh cinta, penuh luapan perasaan.

Jaeri masih memberontak, tangannya ia gerakkan untuk mencubit perut Kyuhyun, tapi Kyuhyun segera menahan tangannya dengan tangan yang satu lagi.

Jaeri terdiam, sementara Kyuhyun sedikit tersenyum di sela ciumannya.

 

GREP

 

Sedetik kemudian, Kyuhyun membalikkan posisi. Membuat dirinya diatas tubuh Jaeri, menindih tubuh dibawahnya dengan tubuh kekarnya.

Ciumannya semakin menjadi, Kyuhyun sudah sangat menuntut. Ia semakin melumat bibir atas Jaeri, sementara Jaeri melumat bibir bawahnya. Mereka berdua semakin menjadi, bahkan kini terdengar sebuah lenguhan dari mulut Jaeri, seiring dengan ciuman Kyuhyun dan pergerakan tangannya yang sangat cepat.

 

*

 

Hanya kau yang membuat hatiku berlari ke arahmu,

bernapas karenamu, dan hidup untukmu.

ketika kau melihatku, ketika kau mencintaiku

aku tak bisa memberikan apapun didunia ini.

sekarang, peluklah aku

peluklah diriku selamanya

katakanlah kau mencintaiku dan katakan jika kau bahagia seperti ini.

 

Deru napas terdengar sangat memburu dalam suhu yang kini meningkat menjadi panas. Kyuhyun dan Jaeri sudah selesai melakukan ‘kegiatan’ nya. Mereka saling memandang lalu kemudian tertawa bersama. Jaeri menenggelamkan kepalanya di dada Kyuhyun, di bagian paling favorit untuknya. Bagian inilah yang membuatnya merasakan ketenangan, kedamaian. Dada bidang yang tak se sexy Jaejoong atau Siwon inilah yang sangat ia suka !

Demi apapun ia sangat nyaman menenggelamkan kepalanya di dada ini. Ya, sepanjang perjalanan hidupnya inilah tempat paling membuatnya terasa begitu dilindungi bahkan begitu disayangi. Ia merasakan detak jantung Kyuhyun yang seirama dengan detak jantungnya.

 

“Can you feel my heartbeat ?”. Ucap Kyuhyun. Jaeri terkekeh pelan.

Kyuhyun mengusap usap rambut Jaeri kemudian mencium puncak kepalanya sangat dalam. Inilah bukti kasih sayang yang begitu dalam bagi seorang wanita. Saat ada yang mencium keningnya begitu dalam dan tulus, dialah pria yang benar-benar mencintainya.

“Kyuhyun”.

“Hmm ?”.

“Semalam kau pulang jam berapa ?”.

“Jam 2”.

“Selarut itu ?”.

“Eo”.

“Kau darimana saja ?”.

“Bukan urusanmu”.

“MWO ?!”. Jaeri segera bangkit dan kini duduk menghadap Kyuhyun. Membuat selimut yang menutupi tubuhnya sedikit turun. Kyuhyun yang melihat selimut itu melorot seketika memalingkan mukanya.

“Eihhs, selimutmu melorot nona Cho ! Sudah kemari, peluk aku lagi”. Ucap Kyuhyun seraya merentangkan tangannya dan menepuk tempat di pinggirnya. Jaeri menurut. Ia mendekat dan menjatuhkan kembali tangannya di samping Kyuhyun. Kembali menenggelamkan dirinya ke dalam dekapan Kyuhyun.

 

“Kenapa kemarin pergi tiba-tiba ?”. Jaeri mencoba membuka pembicaraan seriusnya dengan Kyuhyun. Sebaliknya, Kyuhyun hanya diam, tanpa mengeluarkan satu kata pun dalam mulutnya.

 

“Kenapa tidak memberitau ku kau mau pergi kemana ?”.

 

“Kenapa tidak membawa Hp mu ?”.

 

Jaeri mengerucutkan bibirnya. Semua pertanyaan yang terlontar dalam bibirnya tak ada satu pun yang di jawab oleh Kyuhyun. Ia hanya terdiam, tapi sekarang ? Lihatlah ! Kyuhyun hanya tersenyum ke arahnya. Membuat keningnya mengernyit keheranan.

Ia mendelikkan matanya seolah berkata ‘MWO ?’ Pada Kyuhyun. Kyuhyun semakin menyunggingkan senyumnya, membuat Jaeri semakin mengerutkan keningnya.

 

“Bagaimana rasanya ?”. Tanya Kyuhyun.

“Mwo ?”.

“Bagaimana rasanya saat aku pergi tanpa berpamitan padamu, tanpa memberitaumu aku pergi kemana, tanpa membawa Hp ku, dan pulang sangat larut”. Ucap Kyuhyun.

“Kau gila ! Tentu saja aku khawatir babo !”. Gerutu Jaeri.

“Lalu bagaimana denganku ?”.

“Mwo ?”.

“Bagaimana denganku saat kau pergi tanpa berpamitan padaku, tanpa memberitauku kau pergi kemana, tanpa membawa Hp mu, dan pulang sangat larut ?”.

 

DEG !

 

Jaeri terdiam ! Perkataan Kyuhyun membuatnya langsung tersudut, langsung terpojok.

Saat kemarin Kyuhyun pergi, ia merasakan betul seberapa Khawatirnya ia pada Kyuhyun. Ia bahkan tak menyadari kalau Kyuhyun pun merasakan ke khawatiran yang begitu dahsyat saat ia pergi.

 

“Kau masih marah padaku ?”. Tanya Jaeri. Sebenarnya ia takut bertanya seperti ini pada Kyuhyun. Hanya saja, ia memang harus bertanya.

“Aku tidak marah padamu”.

“Keurom ?”.

“Aku hanya kesal padamu sayang.. Kau tau ? Saat ke khawatiran seseorang sudah di ambang batas, yang bisa ia keluarkan hanya rasa kesal”. Beber Kyuhyun. Jaeri hanya menunduk dengan raut wajah yang sangat menyesal.

“Jadi kau hanya kesal ? Tidak marah padaku ?”. Tanya Jaeri lagi.

“Siapa bilang ? Aku tetap marah padamu”.

“MWOYA?!”.

“WAE ?”. Pekik Kyuhyun. Baru saja mereka melakukan kegiatan yang ‘manis’ sekarang mereka sudah jauh dari kata manis.

“Kau bilang kau tidak marah padaku, kau bilang kau hanya kesal padaku, lalu kenapa barusan kau bilang KAU MARAH PADAKU CHO KYUHYUN !”.

“TENTU SAJA AKU MARAH PADAMU ! KENAPA PASSWORD HP MU ITU ULANG TAHUN KIM JAEJOONG !!!”.

 

PLAAK

 

Seperti sebuah tamparan keras untuknya, Jaeri terdiam. Jadi, ini yang membuat Kyuhyun sebegitu marahnya padanya ? Ah ! Kenapa dia bodoh sekali ? Ia tau jika Kyuhyun sangat cemburu pada ‘oppa’ nya itu.

Sebenarnya saat ia bangun pagi kemarin, ia sudah akan mengganti password Handphone nya. Hanya saja ia mengurungkan niatnya saat Kyuhyun mengurungnya dan membuatnya kesal.

 

“See ? Kau diam kan ? Wae ? Merasa bersalah padaku ?”. Ucap Kyuhyun dengan suara yang semakin meninggi. Jaeri terdiam tak terima Kyuhyun seperti ini padanya. Ia kembali bangkit. Dan tak mempedulikan selimutnya yang kembali turun melewati tubuhnya.

“Ini semua GARA GARAMU CHO KYUHYUN ! Aku sudah akan mengganti passwordku, tapi kau membuatku kesal. Kau mengurungku. Memenjarakanku !”. Pekik Jaeri dengan suara yang sama tinggi nya.

“Hey aku hanya takut kau bertemu dengan Kim Jaejoong atau.. “.

“Atau siapa ?”.

“Atau Choi Seunghyun !”.

“MWO ? Hahahaha. Terimakasih Cho Kyuhyun karena gara gara kau mengurungku, itu justru mempertemukanku dengannya”.

“MWOYA ?!!”.

 

*

 

“Aahs Jinja ! Telinga ku bisa rusak jika mendengar mereka ribut terus seperti ini !”. Keluh Donghae.

“Ini salahmu Hyuk ! Kau menyarankan untuk menempel chip suara di kamar mereka ! Dan sekarang ? Yang kita dengar hanya teriakan satu sama lain”. Protes Kangin. Kangin benar, Eunhyuk mempunyai ide yang sangat gila ! Awalnya ia ingin memasang CCTV di kamar Kyuhyun, hanya saja itu tidak menghargai Kyuhyun, terutama Jaeri. Jadinya ia memasang Chip suara untuk menguping suara-suara yang terjadi di kamar Kyuhyun -__- .

“Ya, hanya teriakkan ribut. Bukan desahan”. Ucap Shindong.

 

PLETAAAK !!

 

“YAK APPO !”.

“Kau jangan terlalu frontal begitu hyung bicaranya. Kalau ada yang mendengarnya bagaimana ?”. Tanya Ryeowook.

“Memangnya kamar ini juga ada chip suaranya ? Tidak kan ?”.

 

Para namja perusuh itu terus menerus mendebatkan tentang apa yang mereka dengar. Jujur saja suara pekikkan dan teriakan pasangan suami istri itu membuat telinga mereka sakit, tapi mau bagaimana lagi. Rasa ingin tau yang amat berlebihan membuat mereka tetap mendengarkan keributan yang tak jelas penyebabnya.

Sedangkan di pojokkan, Eunhyuk hanya bisa tersenyum senyum seperti orang gila.

 

“Kau kenapa Hyuk ?”. Bisik Donghae padanya. Sementara yang lain tak menghiraukannya, hanya sibuk dengan telinga mereka.

“Kau tau Hae ? Mereka melakukannya !”. Ucap Eunhyuk dengan berbisik.

“Mwo ? Kapan ? Semalam aku tak mendengar apapun”.

“Tadi pagi sekitar jam 5 atau jam 6”.

“Kau tau darimana ?”.

“Dari chip itu”.

“Tapi kenapa aku tak mendengarnya ?”.

“Tentu saja karena kau dan yang lain masih pulas tertidur”.

“Memangnya kau tidak tidur ?”.

“Tentu saja aku tidur”.

“Lalu ?”.

“Aku memasang Earphone pada speaker chip itu di kamarku. Aku memasangnya dan meninggikan volumenya ! Alhasil, aku mendengar semuanya, hihihi”.

“Aku juga mendengarnya”. Sahut Yesung yang tiba-tiba sudah ada diantara Eunhyuk dan Donghae.

“Mwo ? Kau ? Kau mendengarnya Hyung ?”.

“Ne, hahahaha”.

 

*

 

“Wae ? Mengapa kau menatapku seperti itu ?”. Tanya Jaeri saat Kyuhyun tengah menatap tajam kearahnya.

“Apa yang kau lakukan saat bertemu dengan orang yang kau rin-du-kan itu ?”.

“Aku hanya berbicara dengannya saja. Memang kau pikir apa yang aku lakukan ?”.

“Yaa, siapa tau kau berciuman dengannya. Atau mungkin lebih dari itu”. Ucap Kyuhyun yang langsung membuat kilatan di mata Jaeri berubah tajam.

“Kau pikir aku wanita macam apa hah ! Yak ! Aku selalu menjaga tubuhku dari dulu. Kau bahkan orang pertama yang menyentuhku”.

 

CRIIING..

 

Sedikit kebahagiaan membuncah dalam dada Kyuhyun, tak bisa di pungkiri jika ucapan gadisnya sangat membuatnya bahagia setengah mati.

“WAE ? Kenapa kau tersenyum seperti itu ?”. Tanya Jaeri saat melihat wajah Kyuhyun memancarkan senyum yang sangat menggelikan. Ia sedikit sangsi saat melihat Kyuhyun yang semakin dekat kearahnya. Dekat.. Dekat..

Bahkan sekarang wajahnya merasakan sapuan hangat dari nafas Kyuhyun dan itu membuat nafasnya semakin tercekat.

“A, apa yang akan kau lakukan ?”. Ucap Jaeri dengan semakin kepanikan karena Kyuhyun bahkan sekarang sudah menindihnya.

“Kau tau Lee Jaeri ?? Aku akan menghamilimu ! Aku akan membuatmu menjadi buncit dan jelek supaya Kim Jaejoong atau siapapun tak bisa mengganggumu lagi”.

“MWO ? Ya hmfftpp”.

 

Dengan sangat tergesa, Kyuhyun mulai melancarkan kembali aksinya. Ia mulai melumat dan melumat bibir tipis Jaeri, membuat sedikit keagresifan dalam situasi ini. Matanya terpejam tapi bibirnya terus bergerak gerak, Jaeri hanya bisa mencoba mengimbangi pergerakan bibir Kyuhyun yang menggerayangi permukaan bibirnya. Keposesifan Kyuhyun muncul di sela ciumannya, terbukti dengan tubuhnya yang menghimpit dan mengunci tubuh Jaeri sangat erat, membuat Jaeri tak bisa bergerak sedikitpun. Bahkan hanya untuk mengangkat tangannya.

 

“Kyu hhhh”. Berhasil ! Dengan sekuat tenaga akhirnya Jaeri bisa melepaskan ciuman agresif dari Kyuhyun. Dadanya begitu naik turun seolah ia kembali beradaptasi terhadap udara disekitarnya.

“Kau hh harus bersiap-siap Kyu. Bukankah kau ada Showcase hmm ?”. Ucap Jaeri seraya memegang pipi Kyuhyun. Sementara Kyuhyun hanya bisa mengerucutkan bibirnya. Ia kembali mendekatkan wajahnya, tapi Jaeri menahannya.

“Kalau kau seperti ini, kau tidak bisa pergi Showcase Kyu. Kita pasti akan menyelesaikannya siang”. Ucap Jaeri dengan suara yang mulai tenang. Kyuhyun kembali mengerucutkan bibirnya.

“Cho Kyuhyun.. Dengarkan aku.. Aku milikmu, dan kau memilikiku sepenuhnya. Sekalipun ada Jaejoong atau Seunghyun oppa-“.

“Kau memanggilnya oppaa ?!!”.

“Eihs .. Dengarkan aku dulu”.

“Arasseo. Wae ?”.

“Jangankan 2, 3, atau 4 lelaki yang ada di sekitarku.. 1000 lelaki pun tetap saja, aku hanya menatap satu pria ! Dan pria itu.. Hanya kau ! Orang yang benar-benar membuatku kembali hidup. Kau tau ?”.

 

Kyuhyun sedikit tersenyum saat mendengar ucapan dari bibir Jaeri, dan ucapan yang barusan ia dengar sedikit menghapus beberapa keraguan dan beberapa pertanyaan dalam benaknya.

 

“Saranghae”. Ucap Kyuhyun. Jaeri hanya tersenyum. Tangannya menggenggam tangan Kyuhyun dengan erat.

“Nado Saranghae”.

“Meskipun masih banyak hal yang belum ku ketahui tentangmu, aku tak akan pernah memaksamu untuk mengatakan semuanya padaku.

Aku akan menunggumu..

Aku tidak peduli bagaimana caraku mengenalmu, yang ku pedulikan hanyalah bagaimana hatiku sudah memilihmu untuk menjadi kepingan hatiku yang lain. Jeongmal.. Saranghae saranghae saranghanda. Lee Jaeri, My Love My Kiss My Heart.. Saranghaee”.

 

 

 

TBC

 

 

huhuhuhu T.T

Ngerasa part ini JELEK banget !

Jeongmal ! Ini begitu mengecewakan

Mianhae, jeongmal mianhae #bow

pikiran kha waktu bikin part ini bener2 kecampur aduk ! Kepala stress bgt mikirin ujikom T.T

Bikinnya juga seminggu sekali u,u

Part 11 insyaallah kha pastiin lebih dari ini.

Heu, mianhae konflik.a msh belum terlalu menonjol #buat yg mw konflik.

Sedikit bocoran..

Next part edisi Birthday Kyuhyun

TELAT BANGET T.T

Gpp deh, anggp aja msh suasana birthday.a u,u

sx lg mianhae ne ?

Annyeong ^^

Gomawo untuk semua yang selalu dukung + tanyain FF

ini, maaf jika part ini SANGAT MENGECEWAKAN. Dan maaf friend request + Pertanyaan2ny telat kha konfirm+jawab.

Sx lagi mianhae..

Saranghae ❤

Advertisements

6 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 10

  1. waktu kyuhyun berdebat tentang betapa kerennya top ngakak banget XD dan waktu nyindir sexy gue ikut hening seketika bareng oppadeul wkwkwkwk . makanya diet kyu…diet trus olah raga tapi jngan jari doang yg olah raga tapi seluruh tubuh

    kan gara2 siepil gue pagi2 udah ceramah-_-

    keep writing thor

  2. Agak sebel deh pas jaeri pergi am seunghyun , trus gg bilang kl uda married :/
    beneran ya , hyukkie niat bner pgen. tau mereka ngelakuin itu , dasar hyung yg aneh , gahahaja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s