(SongFic) That XX

That XX (SongFic)

Author : Fishyosuk (Fb : Arifah Fishyosuk. Twitter : @Fishyosuk_lee)

Genre : Sad,Hurt,Romance

Length : Oneshot

Rated : PG 17

Cast : Cho kyu hyun,Lee hiu hwi, Kim Joon myun / Suho,Hwang Ji eun

Disclaimer
: Eum— ide cerita jelas diadaptasi dari lagu That XX nya G-dragon. Tapi
tulisan ini ORIGINAL milik FISHYOSUK! So, Don’t Copy Paste this
Fanfiction without permission from author.

#Please,jika
tidak suka FF ini,tolong bilang aja sama authornya yee. Jangan nge-bash
karya author,apalagi jika tidak suka sama cast-nya,jangan asal
nge-bash. Ingat,fanfiction itu hanyalah hiburan semata ^_^

***

Uyeonhi gireul geotda ne namjal bwasseo (Yea I saw him)
Hoksina haetdeon nae yegami majasseo (I told you)
Nega jun banjireul ppaego hanjjogen paljjangeul kkigo
Geunyang yeogikkajiman malhalge (I don’t wanna hurt you)

Ketika sedang berjalan-jalan, tak sengaja aku bertemu pacarmu (Ya aku melihatnya)
Ternyata perkiraanku benar (Aku sudah mengatakannya padamu)
Dia melepas cincin yang kau berikan dan merangkul orang lain
Aku tak akan membahasnya lebih jauh
Aku tak ingin menyakitimu

**

Seperti hari-hari yang sebelumnya, koridor yang letaknya paling ujung
dari sekian deretan koridor di gedung ini masih saja berselimut
ketenangan. Sesekali terdengar suara gelak tawa dari salah satu sudut di
koridor itu,namun itu tak lama! Selanjutnya,suara itu perlahan
lenyap,dan ruangan itu kembali tenang-sunyi ‘

Derap
langkah lelaki yang bertubuh tegap itu kembali mengusik ketenangan di
koridor itu. Kedua mata elangnya menyapu bersih setiap sudut ruangan dan
berhenti pada sosok perempuan yang sedang mengulurkan tangannya untuk
mengambil buku

“Noona!” lelaki itu sontak menepuk bahu perempuan itu. Merasa kaget,perempuan itu mendesis sebal

“Suho-ya!”
perempuan itu memekik pelan,ditatapnya dengan tajam lelaki yang ia
sebut Suho itu, “Kau mengagetkan aku! Ada apa huh?” lanjutnya

“Hiu hwi noona—
aku menemukan ini!” tangan kanan Suho segera merogoh saku jas
almamaternya,kemudian ia perlihatkan sebuah benda berbentuk lingkaran
kecil kepada perempuan yang ia sebut Hiu hwi Noona itu

*Flashback*

Kedua pasang mata itu saling beradu tatap sendu. Satu dari mereka –si
pria- mencoba melingkarkan tangannya di pinggang seorang gadis yang
berada disampingnya. Namun,gadis itu segera menepisnya,ia kemudian
kembali memberi jarak diantara keduanya

“Jangan memperlakukan aku seperti ini. Kau lupa? Kau bukanlah milik ku lagi” lirih sang gadis

“Kau selalu berkata seperti itu” sahut pria itu

“Bukankah aku benar? Kita selesai sampai disini,Cho Kyu Hyun sshi!
Jadi,berhentilah memperlakukan aku seolah-olah aku masih menyanding
status sebagai kekasihmu!”

“Berhenti bicara seperti itu,Ji Eun! Kita belum berakhir!” sanggah pria bernama Cho Kyu Hyun itu

“Memang,seminggu
yang lalu kita belum berakhir. Tapi setelah kau menyematkan cincin di
jari si bodoh itu,kita sudah berakhir!” Ji eun menarik nafas,lalu
membuangnya dengan kasar, “Aku muak dengan semua ini! Aku harus pergi!”
gadis bermata foxy itu segera menjinjing tas slempangnya dan beranjak
untuk meninggalkan bangku yang sedari tadi menjadi saksi bisu perdebatan
antara Ji eun dan Kyuhyun. Namun,langkahnya terhenti ketika tangan
kekar Kyuhyun menahannya dan segera membawa tubuhnya kedalam pelukan
pria itu

“Ku mohon jangan seperti ini Ji
eun-ya! Kau tau betapa sulitnya aku tanpamu! Akan ku lakukan apapun
yang kau mau asalakan jangan meninggalkan aku!”

“Aku tak pernah meninggalkan mu Kyuhyun-ee. Tapi kau yang justru
meninggalkan aku untuk bersanding dengan si bodoh itu”

“Bukankah sudah ku katakan padamu? Tak pernah sekalipun aku
mencintainya! Aku tak suka dengan perjodohan menjijikan itu!” pria itu
kembali menyanggah

“Tapi,cincin yang melingkar di jari manis mu itu berkata,bahwa kau—”

“Ini
bukanlah apa-apa!!” volume suara Kyuhyun meningkat. Kali ini,diakhir
kalimatnya ia melepas cincin yang melingkar dijarinya,dan
menghempaskannya ke sembarang tempat, “Aku tetap mencintaimu Ji eun-ya.
Kau harus tau itu!” lirihnya yang kemudian mendekap Ji eun lebih erat

Tanpa
mereka sadari,sosok bermata elang itu mengamati gerak-gerik mereka.
Rahangnya mengeras,senada dengan kepalan tangannya yang semakin
mengeras. Dengan gerakan yang pelan,pria itu berjongkok dan memungut
lingkaran kecil tak berdaya itu.

*Flashback off*

Mata bulat Hiuhwi memicing ke arah lingkaran kecil itu,sedetik kemudian
ia menatap Suho,masih dengan picingannya “Dari mana kau dapatkan
itu,Suho-ya?” telusuk Hiuhwi,jemarinya segera meraih benda itu

Sementara yang ditanya justru diam beberapa saat,ia tak segera
menjawabnya. Tangan kanannya mengepal,dalam hatinya ia mengumpat kesal.
Namun,tak lama kemudian ia segera mendongak dan menatap manik mata Hiu
hwi, “Saat Kyuhyun hyung berjalan,tak sengaja cincin ini jatuh.
Beruntung aku berjalan dibelakangnya. Ketika aku hendak
mengembalikannya,ia sudah terlebih dulu pergi. Aku—”

“Ohk,aku tau Suho-ya,mungkin
cincin ini masih terlalu kebesaran di jari Kyuhyun oppa. Hum~ aku akan
membicarakan ini padanya” Hiuhwi segera memasukkan cincin tersebut ke
dalam kotak,dan ia segera berbalik memunggungi Suho.

Suho kembali mengepalkan tangannya,nafasnya terlihat semakin tak
teratur,terlebih lagi saat punggung Hiuhwi perlahan enyah dari
pandangannya. Sejak tadi,hati kecilnya sudah mengumpat kesal pada pria
bermarga Cho itu. Namun amarahnya tidak ia tunjukkan pada Hiuhwi,dengan
satu alasan karena ia tak ingin Hiuhwi sakit hati

___-___

Geunde ohiryeo neoneun naege hwareul nae (Why?)
Geuneun jeoldaero geureol riga eopdae (Sure you’re right)
Naneun ne nunchil salpigo naega jal mot bon georago
Geurae neol wihae geojitmalhalge (I’m sorry)

Oh nal mollajuneun nega miwo i gidarimi sirheo
Geu son ije noheurago
Nega seulpeohal ttaemyeon naneun jugeul geotman gatdago baby

Tapi kau justru membenciku (Kenapa?)
Kau mengatakan dia tak mungkin melakukan hal itu (Ya Kau memang benar)
Aku menyadari kau sedang marah
Jadi aku mengatakan bahwa yang aku lihat saat itu adalah orang lain
Ya, aku akan berbohong untukmu (maafkan aku)

Oh aku membenci dirimu yang tak bisa memahami perasaanku
Aku benci penantian ini
Kumohon mulai saat ini tinggalkanlah dia
Ketika kau bersedih, aku merasa seperti mati.. Sayang

**

Siang ini,terlihat berbeda dari yang sebelumnya. Awan kelam dengan
hembusan angin yang cukup untuk merenggut dedaunan dari rantingnya dan
menghempaskannya ke permukaan tanah.

Hiuhwi,masih
dengan kesetiaannya duduk manis dibawah atap halte. Ini sudah menit yang
ke 30 ia duduk termenung,menunggu sosok Kyuhyun yang siang tadi
mengobral janji bahwa ia akan mengantarkan Hiuhwi pulang.

“Noona,kenapa
belum pulang?” seseorang menepuk bahu Hiuhwi. Ah,pria ini selalu datang
dengan tepukannya di bahu Hiuhwi. Suho,pria yang saat ini mulai
mengambil tempat duduk disamping Hiuhwi

“Tsk! Kau
lagi!” Hiuhwi mengomel. Untuk hari ini, sudah kesekian kalinya ia
bertatap muka dengan Suho. “Aku menunggu Kyuhyun oppa” lirih Hiuhwi

Suho mengerutkan dahinya. Terbesit rasa iba yang ia tujukan pada
Hiuhwi. Suho menunduk,ia hembuskan nafasnya dengan gusar, “Noona—” kini Suho tergagu,ia ingin mengucapkan yang sebenarnya,namun disisi lain ia takut jika Hiuhwi menangis

“Hum?”

“Ah—ahnni noona!” Suho tergagap. Namun kali ini ia beranikan menatap manik mata Hiuhwi, “Aku tadi— melihat Kyuhyun hyung mengantar Ji eun noona pulang. Jadi,untuk apa Noona menunggunya disini?”

Bravo!!

Suho
akhirnya mengatakan yang sebenarnya kepada Hiuhwi. Sebuah rekor bagi
Suho karena sebelumnya ia tak pernah selancang ini pada Hiuhwi!

“Kau bicara apa huh?” Hiuhwi menatap Suho dengan tatapan tajamnya. Di
detik berikutnya ia segera menunduk dan menggigit bibir bawahnya “Kau
tau Suho-ya? Kyuhyun oppa tidak pernah mengingkari
janjinya. Ia juga tak pernah terlihat bersama wanita lain selain aku!!”
Hiuhwi semakin merunduk,kali ini ia mendapat dosa besar karena ucapan
kebohongannya. Sebenarnya lebih tepat disebut bahwa Hiuhwi tengah
membohongi dirinya sendiri, “Jangan pernah berkata seperti itu lagi! Aku
tau,kau memang membencinya,tapi bisakah kau menyembunyikan kebencianmu
itu saat berhadapan dengan ku?” Hiuhwi menghela nafas,kemudian mendongak

“Jika kau tak sanggup menyembunyikan rasa benci mu itu,maka jangan pernah menemui aku lagi”

“Mwo? Aishh!” dada Suho naik turun,nafasnya semakin tak teratur. Ia kembali mengumpat kesal –dan masih dalam hati kecilnya- “Baiklah noona. Mungkin yang tadi ku lihat bukanlah Kyuhyun hyung,mungkin itu pria lain”

Hiuhwi tersenyum kecut,ia segera beranjak dari tempat duduknya, “Itu
terdengar lebih baik,Suho-ya” gumam Hiuhwi yang selanjutnya berjalan
meninggalkan halte. Ia sudah tak berniat lagi menunggu Kyuhyun.

“Aishh! Hiuhwi noona,kenapa kau begitu bodoh!! Kenapa kau hanya tidak bisa melihat pria lain selain dia!!” umpat Suho.

___-___

Geu saekkiboda naega motan ge mwoya
Dodaeche wae naneun gajil su eomneun geoya
Geu saekkineun neoreul saranghaneun ge anya
Eonjekkaji babogachi ulgoman isseul geoya

Neon geu saram yaegil hal ttaen haengbokhae boyeo (You look happy)
Ireokerado useuni joha boyeo (I’m happy)
Geureul jeongmal saranghandago machi yeongwonhalgeorago
Mitneun ne moseubi (I don’t know what to say no more)

Neoui chingudeul modu geureul jal ara (Yup they know)
Ppeonhi da boineungeol neoman wae mot bwa (It’s you)
They say love is blind oh baby you’re so blind
Jebal heeojigireul baralge

Apa yang si brengsek itu miliki dan tak ada padaku?
Kenapa aku tak bisa memilikimu?
Si brengsek itu tidak mencintaimu
Sampai kapan kau akan menangisinya seperti orang bodoh?

Kau terlihat bahagia ketika membicarakan dirinya (Kau bahagia)
Kau terlihat baik semenjak tertawa seperti itu (Aku bahagia)
Kau berkata bahwa kau sangat mencintainya
Dan akan terus begitu selamanya
Kau percaya pada akhir yang bahagia (Aku tak tahu harus berkata apa lagi)

Semua temanmu mengenalnya dengan baik (Ya mereka sudah tahu)
Kenapa hanya dirimu yang tidak bisa mengetahui apa yang sudah diketahui orang lain? (Begitulah dirimu)
Mereka berkata cinta itu buta, Oh sayang.. Kau terlalu buta
Aku sungguh berharap kalian akan berpisah

**

Kerlip bintang menghias selimut malam, bagaikan ratusan permata yang
berhamburan di beludru hitam legam,sedangkan bulan terlihat seperti bola
pijar ditengah-tengah beludru dan berlian.

Hiuhwi
kembali mengulum senyumnya. Tak ia pungkiri bahwa cerahnya sinar
rembulan saat ini senada dengan suasana hatinya. Betapa tidak? Saat ini
Hiuhwi tengah berdiri disamping Kyuhyun sementara Kyuhyun tengah
berbincang-bincang dengan kerabatnya,dan sesekali ia memperkenalkan
Hiuhwi –tunangannya- pada kerabatnya itu.

“Kyuhyun-ee,gadis
mu benar-benar cantik. Aku tak menyangka,bahwa sebentar lagi Kyuhyun
akan menikah dengan Hiuhwi yang cantik ini” ucapan dari salah satu
kerabat membuat pipi Hiuhwi merona. Ia kembali mengeratkan tautan
lengannya pada lengan Kyuhyun.

“Bukankah itu wajar hyung?
Aku pria tampan,sudah sepantasnya aku mendapatkan wanita cantik yang
sederajat dengan pesonaku. Bukankah begitu,sayang?” Kyuhyun melingkarkan
tangannya di pinggang Hiuhwi. Oh sial,itu semakin membuat pipi Hiuhwi
merona

Hiuhwi tenggelam dalam gemerlap pesta ulang
tahun Kyuhyun di malam ini. Ia selalu menampilkan senyum manisnya
didepan semua orang. Ia akan menambah kadar manis dalam senyum lebarnya
saat ia bertatapan dengan Kyuhyun. Oh,betapa cintanya Hiuhwi dengan pria
yang berstatus sebagai tunangannya itu

Tanpa Hiuhwi
sadari,sosok wanita dengan kaki jenjangnya memasuki gedung tempat
pelaksanaan pesta itu. Wanita yang sempat membuat hati Hiuhwi tergores
luka,wanita yang sempat membuat Hiuhwi tidak bisa tidur karena takut
kehilangan Kyuhyun. Ya,wanita itu Hwang Ji eun! Tanpa sepengetahuan
Hiuhwi,Kyuhyun rupanya telah mengundang Ji eun ke pestanya. Bahkan pria
itu juga mengirim gaun special pada Ji eun agar wanita itu memakainya
saat menghadiri pesta ulang tahun Kyuhyun.

Kini,semua
pasang mata menatap kehadiran sosok Ji eun yang tampil sangat menawan
itu. Ia berlenggak-lenggok menuju meja tamu dan menyodorkan selembar
kertas berwarna biru. “Aku mendapat undangan spesial dari Kyuhyun”
ucapnya pada wanita yang duduk dibelakang meja tamu itu. Ji eun
tersenyum lebar,kini langkahnya semakin membawa tubuh sexy itu menuju ke
area pesta.

Jika Ji eun datang untuk Kyuhyun. Maka
sebaliknya,Suho datang untuk Hiuhwi. Sejak tadi ia hanya duduk mengamati
polah-tingkah dua sejoli yang ‘kata’ orang tengah dimabuk cinta.
Namun,Suho memicingkan mata elangnya saat Ji eun dengan angkuhnya
berjalan menuju meja yang letaknya tak jauh dari posisi Kyuhyun dan
Hiuhwi saat ini.

Suho kembali mencibir ketika Ji eun
memberi kode kepada Kyuhyun bahwa ia sudah datang di pestanya. Ya,cukup
dengan kerlingan matanya,Kyuhyun sudah bisa tersenyum lebar tanpa
melepaskan tautan lengannya dengan Hiuhwi

**

Pesta sudah
berjalan cukup lama. Beberapa tamu undangan sudah mulai mengundurkan
diri. Namun,tak sepenuhnya pesta itu segera lenyap-sepi. Beberapa
kerabat Kyuhyun,bahkan— Ji eun masih terlihat enggan untuk melangkahkan
kaki mereka keluar dari gedung mewah itu.

Kyuhyun yang sejak tadi
menautkan lengannya dengan Hiuhwi,kini ia melepasnya dengan alasan
hasrat untuk ke toilet. Hiuhwi mengangguk,ia segera mengambil tempat
duduk yang tak jauh dari tempat duduk Suho. Namun gadis itu mencoba
untuk berpura-pura tidak mengetahui keberadaan Suho.

Suho terdiam sejenak. Kedua mata elangnya mengamati lekuk tubuh Hiuhwi
yang kenyataannya jauh lebih sempurna dibandingkan perempuan manapun.
Suho berdecak kesal. Hati kecilnya selalu bertanya-tanya,kenapa lelaki
bermarga Cho itu dengan bodohnya menyia-nyiakan Hiuhwi? Kenapa pria itu
justru lebih menyerahkan hatinya kepada wanita lain,sementara raganya
ada pada Hiuhwi? Bukankah itu terdengar sangat berengsek?

Jilatan mata Suho pada sosok Hiuhwi terhenti ketika ia mendengar suara
bisikan dari belakang yang menyebut nama Hiuhwi,Kyuhyun serta— Ji eun

“Aku
hanya tidak menyangka,bagaimana Kyuhyun bisa secepat itu beralih pada
sosok Hiuhwi. Seingatku,dulu dia sangat mencintai Ji eun”

“Aku juga berfikir seperti itu. Dan— bukankah tadi Ji eun datang kemari?”

“Nde! Aku pun tadi sempat melihatnya. Semakin hari,dia terlihat semakin menawan!”

“Kau benar. Sejak tadi ia hanya duduk dan meminum beberapa gelas vodka. Tapi kurasa,aku sudah tidak melihatnya sejak 10 menit yang lalu”

Suho terdiam,sedetik kemudian ia hanya mengendikkan bahu dan segera
beranjak menyeret kakinya mendekati sosok Hiuhwi. Sejak tadi senyum
gadis ini selalu terukir lebar di wajah cantiknya. Namun siapa sangka?
Dibalik senyum manis diwajahnya,hati kecilnya justru tersenyum
getir,bahkan nyaris menangis.

“Noona,apa kau sudah lelah berdansa dengan Kyuhyun hyung?”
Suho segera menyapa Hiuhwi dengan pertanyaan bodohnya itu. Ya,sejak
tadi Suho memang merasa jengah dengan sepasang sejoli yang saling beradu
tatap dilantai dansa sambil menggerakkan tubuh mereka mengikuti irama.

Hiuhwi mendongak,menatap manik mata sosok yang lebih muda darinya itu,“Aku tidak akan pernah lelah saat aku bersamanya”

Suho menggeleng pelan saat mendengar jawaban Hiuhwi. Hey! Kapan Hiuhwi
akan sadar? Bahwa pria yang selalu ia banggakan itu tak sedikitpun
mencintainya!

“Noona,aku—”

“Suho,berhentilah” Hiuhwi dengan keberaniannya memotong pembicaraan
Suho. Ia rasa,ini waktu yang tepat untuk mengakhiri semuanya! Ya!
Mengakhiri hubungannya dengan hoobae terdekatnya,Suho

“Mwo??”

“Aku berkata,berhentilah. Berhentilah mengejarku! Apa kau masih ingat
dengan ucapan mu dulu? Saat aku menolakmu,dan kau menyerahkan aku pada
Kyuhyun oppa?”

Suho mengerjap,sungguh itu
membuat Hiuhwi semakin tak tega untuk menyakiti bocah yang menurutnya
masih dibawah umur itu

“Noona— saat itu aku—”

“Noona,akan kulakukan apapun asalkan noona bahagia. Sekalipun noona tidak berada disampingku,dan memilih pria lain,aku tak apa! Sungguh,asalkan noona
harus tetap tersenyum! Bukankah cinta itu merelakan orang yang kita
cintai untuk mendapatkan kebahagiaan mereka sekalipun kebahagiaan itu
datang tanpa kehadiran kita disisihnya?” Hiuhwi menirukan gaya bicara
Suho tempo lalu. Ya,Hiuhwi masih mengingat semua ucapan Suho! Dan saat
ini Hiuhwi merasa,ia harus menagih pembuktian dari ucapan Suho itu

“Noona—”

“Tinggalkan aku Suho. Apa kau tidak melihatnya tadi? Aku sudah merasa
bahagia dengan semua ini. Tanpamu,aku bisa bahagia Suho-ya” lirih
Hiuhwi. Detik berikutnya ia segera berdiri dan menatap Dolce and gabbana yang melingkar pergelangan tangannya, “Sampai jumpa,Suho sshi”
ucapnya seraya menuju ke toilet,ia berniat menyeret Kyuhyun. Tsk!
Bagaimana bisa pria itu berada di dalam toilet dengan jangka waktu yang
cukup lama!

“Noona— baiklah! Aku pergi!! Kita akhiri saja sampai disini”

**

Hiuhwi kembali menghela nafasnya dengan kesal tatkala mendapati Kyuhyun
tak segera keluar dari toilet. Ia mulai jengah,dan hendak melangkahkan
kakinya keluar. Namun niatnya segera ia urungkan ketika ia mendengar
suara yang cukup— aneh ditelinganya. Hiuhwi mendekat ke sumber suara. Ia
merasa yakin betul,bahwa suara itu berasal dari salah satu bilik di
toilet wanita

“Ahhh— Opp—ahh”

Hiuhwi semakin mendekat menuju sumber suara. Sekalipun hati kecilnya
berkata untuk menjauhinya,namun otaknya terus saja mengkomando kakinya
untuk mendekat ke bilik yang pintunya tertutup tak begitu rapat itu

“Ji eun— aasshhh—”

Oh shit!

Hiuhwi sudah merasa tak asing lagi dengan suara bass ini! Ia tau betul,seorang yang hanya memilik suara ini!

Cho Kyu Hyun!!

Damn!
Bagaimana bisa dua sejoli yang terlihat polos tanpa baju atasan itu
terlihat sangat menikmati pergumulan mereka tanpa mempedulikan keadaan
sekitar?

Hiuhwi menggigit bibir bawahnya,kakinya
tergerak berjalan mundur. Dadanya terasa sesak saat mengetahui pria
kebanggannya itu menyentuh tubuh wanita lain dengan lihainya. Secepat
mungkin Hiuhwi berbalik dan mencoba membungkam suara tangisnya dengan
telapak tangannya! Namun urung dilakukannya,Hiuhwi sudah limbung dan
menyadarkan dua sejoli itu dari pergumulan panas mereka.

“Hh—Hiuhwi—” Kyuhyun berlirih dengan nafasnya yang masih terengah.
Hiuhwi menggeleng cepat,ia segera bangkit dan menyeka air matanya dengan
kasar. Ia mencoba tersenyum,seolah-olah tak terjadi apapun.
Sial,bagaimana bisa Tuhan menciptakan gadis sekuat Hiuhwi?

“A—aku menunggumu di luar,Kyu—Kyuhyun oppa”
suara Hiuhwi parau,sudah cukup menggambarkan pada siapapun bahwa saat
ini ia sedang tidak baik. Gadis itu segera melangkahkan kakinya
keluar,meninggalkan kedua sosok yang tubuhnya sudah dipenuhi dengan
ukiran kissmark itu

**

Tak ada yang bisa Hiuhwi lakukan selain duduk di kursi dengan tatapan
kosongnya itu. Beberapa menit yang lalu,orang masih bisa melihat senyum
lebar Hiuhwi. Namun tidak untuk detik ini,dan mungkin berlanjut ke
detik-detik berikutnya!

Hiuhwi hanya tersenyum saja
ketika seseorang menyapanya,itupun senyuman yang terlihat sangat
dipaksakan. Dan di detik berikutnya,Hiuhwi kembali dengan wajah
datar,serta tatapan kosongnya.

Suho saat itu belum
pergi,justru menuangkan vodka kedalam gelas dan meneguknya liar. Mata
elangnya mendapati sosok Hiuhwi dengan tatapan kosongnya,serta raut
wajah yang benar-benar memilukan,membuat Suho mau tak mau segera
mendekatinya dan mengukurkan sehelai sapu tangan pada Hiuhwi

“Hiuhwi noona—”

Hiuhwi mendongak,namun secepatnya ia kembali ke posisi semula. Ia tak peduli lagi dengan keberadaan Suho

“Maaf,aku belum bisa pergi—” Suho menunduk, “Aku belum bisa yakin jika noona akan bahagia jika—”

*BRAAKK!!

Ucapan Suho terhenti ketika Hiuhwi dengan tangan kecilnya menggebrak
meja. Kin,seluruh perhatian mengarah pada dua sosok itu

“Noona—”

“Bukankah sudah kukatakan padamu? PERGILAH!!” air mata Hiuhwi kali terjun bebas dari sudut mata foxy-nya

“Tapi noona—”

“PERGILAH!!”

Bagi semua orang yang melihat adegan itu,pasti menyangka bahwa Hiuhwi
menangis karena Suho yang tak segera menuruti kemauannya. Namun tidak
dengan cara berfikir Suho! Pria itu justru menatap tajam manik mata
Hiuhwi,lalu menerka situasi yang sebenarnya membuat Hiuhwi nampak hancur
saat ini. Ya,Hiuhwi pintar mencari alibi untuk mengelabuhi semua
orang,tetapi itu tak berlaku untuk Suho! Pria itu memang pintar membaca
pikirn Hiuhwi.

“Kau baik-baik saja noona?”

“Aku baik-baik saja!! Bukankah sudah kukatakan? Aku akan bahagia bersama Kyuhyun oppa!!”
volume suara Hiuhwi meningkat,dan itu membuat suaranya terdengar
semakin parau. “Pergilah Suho— ku mohon,jangan urusi masalahku lagi—
biar aku saja yang menyelesaikan semua ini—” Hiuhwi bergumam dengan
kepalanya yang tertunduk.

“Tidak,kau sedang tidak baik”

“Kau tau apa Suho sshi?” Hiuhwi menatap tajam ke arah Suho

“Aku
tau semuanya,dimana pria itu? Huh?” telapak tangan Suho
mengepal,rahangnya pun mengeras. Tatapannya berganti dengan tatapan
elang yang penuh amarah. Ia segera berbalik membelakangi Hiuhwi saat ia
mendengar celoteh Kyuhyun yang baru saja keluar dari toilet –wanita-

‘Berengsek Kau!!’

Bissan chae yeppeun ot gogeup reseutorang neon jal eoullyeo
Hajiman ne yeop geu xneun jeongmal anya neorangeun an eoullyeo
Ne apeseo geojitmisoreul jieumyeo ne bolgwa meoritgyeoreul manjimyeo
Sogeuron bunmyeong dareun yeojareul saenggakhae
Eojjeom geureol su inni joe gatae
Nega heullin nunmulmankeum naega deo jalhaejulge baby
Neo honja gamdanghal apeum naegedo jom nanwojullae baby
Na jom bwadallago geudae sarangi wae narangeol molla
Wae neoman molla

Mobil mahal, pakaian mewah, restoran berkelas
Itu semua cocok denganmu
Tapi si brengsek itu tak pantas untukmu
Dia sungguh tak pantas untukmu
Senyumannya untukmu hanyalah senyum palsu
Dia membelai rambut dan menyentuh pipimu
Tapi sebenarnya dia juga sedang memikirkan gadis lain
Kenapa dia tega melakukan hal itu? Semua itu seperti dosa
Sebanyak air mata yang kau teteskan, aku akan memperlakukanmu lebih baik.. Sayang..
Rasa sakit yang kau simpan sendiri, maukah kau membaginya padaku, Sayang?
Pandanglah aku, kenapa dirimu tak tahu bahwa cintamu adalah aku?
Kenapa hanya dirimu yang tidak menyadarinya?

Entah darimana Suho mendapat keberanian untuk mendekat ke arah Kyuhyun
dan segera mencengkram kerah kemeja pria itu. Kini,Suho bisa melihat
ukiran kissmark yang cukup banyak di leher Kyuhyun

“Yak!! Lepas!!” Kyuhyun segera mendorong Suho. Namun tak sampai 5
detik,Suho kembali mendekatinya dan memukul wajahnya dengan bogem mentah

“Berengsek kau!!”

*Bugh!

*Bugh!

Semua pasang mata kini membulat sempurna. Tak terkecuali Hiuhwi! Bahkan tangis gadis itu semakin terdengar nyaring,

“Hentikan!!”

Suara parau Hiuhwi terdengar cukup memilukan. Namun hal itu tak membuat
Suho menghentikan aktivitsanya. Ia justru meghujani wajah Kyuhyun
dengan pukulannya

“Hentikan!! Ku mohon!!” kali ini Hiuhwi berteriak,kedua tangannya menahan tangan Suho.

“Diamlah noona!!
Kenapa kau sangat bodoh heh? Bahkan kau juga berpura-pura buta!! Kenapa
kau mencintai pria semacam dia huh!! Kenapa kau tak pernah melihat pria
lain selain dia!!” nafas Suho terengah,ia segera mendorong tubuh
Kyuhyun hingga limbung ke lantai, “Kenapa kau tak pernah melihatku
sekalipun,Noona!! Apa yang kurang dariku? Bukankah dibandingkan
dengan pria berengsek ini,aku lebih baik huh? YAK!! Sadarlah!! Kenapa
kau begitu bodoh hanya karena cinta huh!!”

*Plakk!

Hiuhwi
segera mendaratkan tamparan pedasnya di pipi Suho. Tangisnya semakin
pecah ketika melihat Kyuhyun yang sudah tak berdaya ambruk dilantai.
Kini tubuh mungil Hiuhwi segera mendekat ke Kyuhyun. Pahanya ia gunakan
untuk menopang kepala Kyuhyun

“Kau tidak berhak
menyakitinya Suho sshi! Sekalipun aku merasa sakit karena ulahnya,tetapi
kau sama sekali tidak berhak untuk membalas rasa sakit itu kepadanya!”

Suho menghela nafas gusar,bagaimana bisa perempuan ini begitu buta,bodoh dan gila hanya karena cinta!!

“Aku mencintainya. Tolong jangan menyakiti dia lagi” pinta Hiuhwi
dengan pelasnya, “Aku memang merasa sakit dengan semua kelakuannya,tapi
aku akan lebih sakit ketika melihat kau menyakitinya!”

**

Bercinta
memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai
oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Dengan
telaten, tangan mungil Hiuhwi kembali memeras handuk kecil itu,lalu
dengan segera ia tempelkan handuk yang basah itu ke pipi Kyuhyun. Kedua
mata Hiuhwi menatap Kyuhyun dengan tatapan sendu. Dijamahnya rambut
Kyuhyun,lalu ia usap dengan penuh kelembutan

“Hiuhwi-ya…” Kyuhyun menggeliat dari posisi tidurnya

“Mwo?”

“Kenapa kau masih bertahan huh?”

“Bertahan? Apa maksud oppa?”

“Kenapa kau masih saja bertahan disampingku huh? Bukankah yang selama ini kulakukan padamu itu menyakitimu?”

Hiuhwi menggigit bibir bawahnya,ia tak segera menjawab pertanyaan yang terlontar dari bibir Kyuhyun

“Hiuhwi,kau mendengarku?”

“Ya? Y—ya,aku mendengarmu!”

“Bagus,kalau begitu cepat jawab pertanyaanku tadi”

Kini terlihat jelas,jemari Hiuhwi yang meremas ujung piyamanya,begitu
pun kepalanya yang tertunduk. Namun,perlahan Hiuhwi segera mendongak dan
menatap manik mata seorang Cho Kyu hyun,

“Kau tidak akan percaya,jika aku menjawab bahwa yang membuatku bertahan dengan semua ini adalah Cinta” ucap Hiuhwi

“Cinta?”

“Ya”

Kyuhyun menganggukkan kepalanya,kembali ia menatap Hiuhwi yang masih
berkutat dengan handuk kecil,air hangat serta wajahnya itu

“Sebesar itukah kau mencintaiku?” Kyuhyun kembali bertanya

“tanpa kulafalkan,seharusnya oppa sudah mengetahui jawabannya” ucap
Hiuhwi yang sedetik kemudian segera mengemasi peralatan kompresnya serta
kotak P3K

“Hiuhwi….” tangan kekar Kyuhyun segera menahan Hiuhwi

“nde?”

“Tidurlah bersamaku” ucap Kyuhyun yang sukses membuat Hiuhwi membulatkan matanya lebar.

Memang,saat ini Hiuhwi dan Kyuhyun berada diapartemen Hiuhwi. Sebab
akibat insiden satu jam yang lalu,Hiuhwi memilih untuk membawa Kyuhyun
ke apartemennya dengan alasan lokasinya yang tidak terlalu jauh dari
gedung tempat pesta itu digelar.

Benar ini kamar
Hiuhwi, tapi— bukankah Kyuhyun lebih membutuhkan kamar ini? Dan lagi—
mereka belum terikat oleh ikatan yang benar-benar resmi. Apakah alasan
itu belum cukup untuk menolak permintaan Kyuhyun pada Hiuhwi?

“Tidak—”

“Kemarilah” Kyuhyun segera menarik Hiuhwi kedalam dekapannya. Gadis itu
kembali membulatkan matanya. Perlakuan Kyuhyun padanya kali ini memang
dirasa sangat mengejutkan.

Dapat Hiuhwi lihat dengan
jelas,bulatan memar di wajah Kyuhyun serta— bentuk abstrak yang Ji eun
ukir di leher Kyuhyun. Hiuhwi meneguk salivanya dengan susah payah. Saat
melihat bercak merah di leher Kyuhyun,ia ingin meluapkan segala
emosinya pada Kyuhyun. Namun— ketika ia beralih pada lingkaran memar di
wajah Kyuhyun,perlahan emosinya mencair dengan sendirinya.

Baiklah,untuk di menit-menit pertama,Hiuhwi belum bisa memejamkan
matanya. Ia terlalu fokus menatap wajah Kyuhyun yang terlihat polos dan innocent
saat ia tidur. Ah~ sebenarnya bukan wajah polos Kyuhyun saja yang
membuat Hiuhwi sukar memejamkan matanya,tapi— Apakah seperti ini rasanya
saat berada di dalam dekapan orang yang kita cintai?

“Tidurlah Ji eun—”

Hiuhwi terperangah dengan sekelumit kalimat yang baru saja Kyuhyun
ucapkan. Apa? Apakah Kyuhyun sedang berfantasi? Menganggap gadis yang
saat ini ia dekap itu adalah Ji eun?

“A—aku…..”
Hiuhwi tergagap. Ia tidak tau,apa yang harus ia lakukan saat ini.
Membangunkan Kyuhyun,lalu meledakkan segala emosinya pada Kyuhyun atau
membiarkan Kyuhyun tetap berada dalam fantasinya?

“Euhh—” Kyuhyun menggeliat,kali ini ia sedikit melonggarkan dekapannya
pada Hiuhwi. Berikutnya ia menatap Hiuhwi sendu,membelai rambut Hiuhwi
dengan lembut. Tanpa perasaan bersalah,ia kembali mendekap Hiuhwi,
“Hiuhwi…..”

“Ya??” Hiuhwi menengadahkan kepalanya,menatap mata Kyuhyun yang kembali terpejam itu.

“Aku akan belajar”

“Belajar??”

“Ya. Aku akan belajar melupakan semuanya. Dan aku juga akan belajar
untuk mencintaimu” ucapan Kyuhyun berhasil membuat jantung Hiuhwi
meletup-letup.

*Cup!

Kali ini Kyuhyun dengan beraninya mengecup bibir Hiuhwi singkat! Jelas itu semakin membuat tubuh Hiuhwi menegang!

“Op—oppa…..”

“Aku minta maaf atas semuanya Hiuhwi….. Dan sekarang, aku akan
belajar mencintaimu,sungguh!” Kyuhyun semakin mendekap Hiuhwi lebih
dalam, “Kau gadis yang kuat. Itu yang aku suka darimu” gumam Kyuhyun
yang selanjutnya mendapat balasan senyum manis dari Hiuhwi

“Terimakasih oppa….”

*FINISH!!!!

BOOM!!

Gimana ffnya??

Jelek yah??? >.

Okelah,saya masih author amatir!

Kira-kira butuh sequel gak sih??

Ah entahlah,pengennya bikin sequel. Tapi— nungguin RCL dulu deh dari readers 😀

No RCL = No SEQUEL >.

Yang
pengen sequel,add/inbox authornya kek. Mensyen author juga bisa,kasih
masukan gituu gimana sequelnya biar tambah bagus ^_^ kkkkk~

Udah dulu yee,Ppai ppaiii ^.^

#Sorry for TYPO’s

#Big thanks for Readers,admin,Kwon Ji yong oppa ^,^ especially for GOD

Advertisements

2 thoughts on “(SongFic) That XX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s