[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 9

Tittle : Strange Marriage

Author : jjj

Genre : Married Life, Comedy, Romance ?

Fb : Kha Riska Jujujejejiji

Rate : PG-15

Main Cast :

– Lee Jaeri

– Cho kyuhyun

Support Cast : Temukan sendiri ^^

 

 

Annyeonghaseyo

bertemu lagi dgn saya..

Part 8 memuaskan kann ? Kkk

gak jga sih ya u,u

oke mianhae jika alurny kcpetan, sy gmw trus2n nyiksa Jaeri ma Kyuhyun soalny. Hahaha

Ini 24 page Ms World u,u

Kayaknya kepanjangan deh yaa u,u

Oke sya bagi 2 lgi di note sya..

ah kita langsung aja pemirsahh..

 

HAPPY READING \(^o^)/

 

Bukan salahmu tangan-tangan itu menjadi dingin

Membawa bekas-bekas luka dari masa kecilmu

Apa kau takut untuk mencintai seseorang?

Membalikkan tubuhmu di arti yang sebenarnya dari kata-kata itu

Seperti es, hati yang terangkul perlahan-lahan mulai mencair

Bagi semua orang yang dicintai oleh seseorang,

Membuat hidup lebih indah di dunia yang bersinar ini

Kalau itu aku, aku akan menghangatkan hatimu lagi

Dengan kelembutan yang tak terbatas

Meskipun jika itu adalah kejahatan atau takdir

Meskipun jika itu menyebabkanmu sakit hati

Di depan air matamu

Sebuah sinar dari cahaya akan turun memasuki kegelapan

Kita akan menyadari bahwa semakin banyak orang yang menderita, maka semakin banyak pula orang yang merasakan kehangatan orang lain

Semua orang akan mengalami kesedihan dan kesepian

Mencari tempat untuk menyembuhkannya

Dan untukmu, tempat itu ada di sini

Jangan takut

Jangan ragu-ragu lagi

Aku akan melindungimu

Semakin sering hati dikoyak-koyak , semakin indah cinta

Jadi, jangan takut

Jadi semakin pendek hidup semakin penuh kasih saat-saat ini. kau tahu…biarkan kau tahu cintaku.

Bagi semua orang yang dicintai oleh seseorang,

Membuat hidup lebih indah di dunia yang bersinar ini

 

(TVXQ – Love in The Ice)

 

 

__________________

 

 

Jaeri mengangkat pelan sebuah tangan kekar yang memeluk tubuhnya, ia bangkit dari tempat tidur lalu beranjak menuju kamar mandi, sebelumnya ia eratkan selimut untuk menutupi tubuh seorang namja yang tengah tertidur dengan pulasnya. Wajahnya yang sangat damai membuat sebuah senyum tersungging di bibir Jaeri. Ia tak henti-hentinya bersyukur karena telah mendapatkan kebahagiaan yang menghapus sedikit demi sedikit ketakutannya.

 

A MINUTES LATER

 

Jaeri kini telah selesai dengan kegiatan membersihkan dirinya. Ia mengambil handuk dan mengusap-usapnya pada rambutnya yang tengah basah itu.

 

‘dddrrtt ddrrtt ddrrrttt’

 

Sebuah handphone yang bergetar di nakas samping tempat tidur sedikit mengusik Jaeri yang tengah mengeringkan rambutnya. Ia berhenti dan segera menyambar Handphone berwarna hitam itu.

Dilihatnya dengan seksama, nama dari seseorang yang menelpon.

 

‘Hyuktong Calling’

 

Jelas sekali jika itu adalah handphone Kyuhyun.

 

“Yeobosseo oppa”. Ucap Jaeri pelan.

“Whoaaa adik ipar”. Sahut suara di seberang sana.

“Hehe, ne oppa ?”.

“Mana Kyuhyun ?”.

“Aah, dia masih tidur oppa. Wae ? Apa ada hal yang penting ?”.

“Hahaha rupanya semalam kalian melakukannya lagi ya ?”.

“MWO ? Yak ! Aniyo !”.

 

‘Tubuhku bahkan masih sakit. Bagaimana bisa aku melakukannya lagi’ .

 

“Sudahlah, aku bisa memaklumi”.

“Eihhs, terserah kau saja oppa. Geundae ? Kenapa kau menelpon ?”.

“Aah maja, aku lupa. Cepat bangunkan Kyuhyun dan suruh dia cepat berkemas, kita harus segera berangkat ke china !”.

“Mwo ? China ?”.

“Ne, ah cepat ne ? Kita hanya punya waktu 1 jam”.

“Ne oppa”.

 

PIIIPP

 

China ?

Baru saja Jaeri merasa dekat dengan Kyuhyun beberapa hari tapi sekarang bahkan Kyuhyun akan meninggalkannya lagi ? dan sekarang ke China ?

Kenapa rasanya berat sekali ?

Dulu waktu ia masih menghindari Kyuhyun, kemana pun dan berapa lama pun Kyuhyun pergi itu tak masalah untuknya.

Tapi sekarang ? Kenapa ada rasa dalam hatinya yang membuatnya ingin Kyuhyun selalu ada disampingnya ?

Diliriknya wajah tampan yang tengah tertidur dengan pulasnya.

 

‘ini yang aku takutkan, kau akan jauh dariku dan.. aku bahkan tak bisa berbuat apa-apa. aku takut jika.. Aku merindukanmu.’

 

“Kyuhyun-ah”. Tepat setelah lamunannya buyar, ia mencoba membangunkan Kyuhyun. Menepuk pipinya pelan. Kyuhyun tak terusik sama sekali.

“Kyuhyun-ah.. Ireona”. Jaeri kembali menepuk pelan pipi Kyuhyun, tapi dibanding kesadaran nyata Kyuhyun, hanya helaan nafas tenang orang tertidur yang terdengar.

“Kyuhyun-ah”. Jaeri mulai naik ke tempat tidur dan duduk di sebelah Kyuhyun yang tertidur dengan mulut yang sedikit terbuka -__- . Lagi – lagi Kyuhyun masih tertidur tenang. Baiklah, ini membuat Jaeri kesal.

“YAK ! CHO KYUHYUUUN ! BANGUN SEKARANG ATAU KAMAR INI AKU BAKAR SAAT INI JUGA !!”. Teriakan Jaeri membuat mata Kyuhyun membelalak seketika. Ia langsung bangkit dan terbangun sempurna.

Sebenarnya, ia sudah bangun dari tadi. Hanya saja, sedikit menggoda Jaeri mungkin akan menyenangkan.

“Aigoo ny Cho ! Memangnya kau tega membakarku ? Ck, aku yakin setelah kau membakarku kau pasti membakar dirimu sendiri”. Ucap Kyuhyun dengan wajah yang sangat menggelikan.

“Eihhss.. Berhenti bercanda dan cepatlah mandi. Eunhyuk oppa tadi- UWAA ! Yak !”.

Kyuhyun dengan cekatan memotong ucapan Jaeri dengan menindih tubuh Jaeri yang ada di sampingnya. Ia mengunci tubuh Jaeri, membuat Jaeri tak bisa berkutik.

“Cho Kyuhyun apa yang kau lakukan !”. Pekik Jaeri, Kyuhyun hanya tersenyum evil.

“Kau tidak lihat ? Aku menindihmu”. Jawabnya dengan wajah di polos-poloskan -__-

“Ta, tapi. A, Yak ! Singkirkan tanganmu dari tubuhku ! Dasar pervert !”. Teriak Jaeri saat Kyuhyun mencoba menggrayangi badannya.

“Whoaa galak sekali”. Goda Kyuhyun. Jaeri hanya bisa menghela napas sedikit keras.

“Jangan mendesah Ny. Cho”.

“MWO ? Yak ! Pabo ! Aku menghela napas. Bukan mendesah !”. Protes Jaeri. Tentu saja, memang ia menghela napasnya.

“Hahahahaha”.

“Kau gila !”. Cibir Jaeri.

“Kau yang lebih gila ?” . Ucap Kyuhyun.

“MWO ? Aku yang lebih gila ?”.

“Yup, kau yang membuatku gila. Jadi kau yang lebih gila. Hahaha”.

“Aihs ! Sudahlah, cepat mandi. Kau hanya punya waktu 45 menit lagi”.

“Memangnya sekarang jam berapa ?”.

“Jam 08.15”.

“MWO ? Yak ! Kenapa kau tidak bilang ? Aigooo”. Kyuhyun bangkit seketika lalu mulai menyambar handuknya yang sudah disiapkan Jaeri.

 

Ia sedikit berlari menuju kamar mandi, tapi ia menghentikan langkahnya dan kembali berlari mendekati Jaeri.

 

CHUP

 

“Morning kiss”. Sahutnya. Jaeri hanya bisa cengo. Sedetik kemudian ia tersadar.

“Hwaa ! Kau bahkan belum membersihkan air liurmu”. Keluh Jaeri seraya mengelap bibirnya.

“Apa peduliku ? Hei nona, bukankah setiap kita berciuman kau menikmati air liur ku ? Jadi ya nikmati saja”.

“Aihhss.. Menjijikan sekali. Cepatlah mandi, aku siapkan sarapan”.

 

Kyuhyun mengedipkan matanya genit dan segera memasuki kamar mandi. Jaeri pun segera beranjak dari tempat tidur dan mulai untuk membuat sarapan.

 

20 MINUTES LATER

 

Aroma harum tercium begitu menusuk hidung Kyuhyun yang kini tengah bersiap-siap. Kyuhyun tersenyum lebar dalam kamarnya, tak menyangka sekarang hubungannya dengan Jaeri bahkan sudah dalam tahap saling memiliki masing-masing dengan seutuhnya. Ia bahkan masih merasa ini mimpi, ya ini mimpi yang telah menjadi kenyataan.

Ditutupnya rel sleting Kopernya itu, Jaeri memang istri yang baik. Ia bahkan sudah mengisi penuh koper Kyuhyun dengan semua perlengkapan Kyuhyun.

Setelah selesai, ia mendorong koper yang lebih besar dari yang disiapkan Jaeri itu keluar kamar dan sedikit berlari menghampiri Jaeri yang sedang merapikan dapur dan menata meja makan.

 

GREP

 

Dipeluknya tubuh Jaeri dari belakang, Jaeri tersentak dengan gerakan tiba-tiba Kyuhyun. Kyuhyun semakin merapatkan tubuhnyadan tangannya meraih rambut panjang Jaeri. Menyibakannya dan..

 

CHUP

 

Kyuhyun mengecup sekilas leher Jaeri. Jaeri hanya sedikit bergeser, Kyuhyun semakin mengeratkan tangannya yang melingkar di tubuh Jaeri.

 

“Yak ! Kau salah memelukku”. Ucap Jaeri pelan, Kyuhyun hanya terkekeh. Ia memang tidak memeluk bagian perut atau leher Jaeri, tapi bagian dada Jaeri -__- #oke jgn mkir yg aneh2 !!

“Aku sudah menelpon taxi. Dan mungkin 5 menit sampai”. Ubap Jaeri pelan, sedikit risih dengan Kyuhyun yang tak juga menyingkirkan tangannya.

“Hmm”. Gumam Kyuhyun, ia semakin memperkecil jarak tubuhnya dan tubuh Jaeri, kini tangannya ada di perut Jaeri. Posisi yang memang seharusnya.

“Berhenti memelukku dan segeralah makan”. Ucap Jaeri. Kyuhyun membalikkan tubuh Jaeri lalu mencium keningnya pelan.

“Sepertinya tak ada waktu untuk sarapan, kau masukkan saja ke kotak makanan. Kita makan di taxi”. Ujar Kyuhyun. Jaeri hanya mengangguk, memang sebaiknya makan di taxi saja. Toh ia juga akan mengantar Kyuhyun ke bandara.

 

@ TAXI

 

Kyuhyun duduk manis dengan sebuah Psp di tangannya. Mulutnya sibuk mengunyah makanan, sementara Jaeri yang ada di pinggirnya hanya bisa menggerutu lalu menyuapkan sesendok nasi goreng dengan kesal.

 

“Aa..”. Kyuhyun berkata dengan mulut yang terbuka tetapi dengan mata yang fokus pada Psp. Jaeri semakin kesal dan menyuapkan nasi itu sedikit kasar. Tentu saja ia kesal, ia bahkan seperti seorang ibu yang membawa anaknya jalan-jalan. Menyuapinya, memberinya minum, sementara anaknya hanya fokus bermain.

Benar-benar !

Dalam hatinya setidaknya ia ingin menghabiskan waktu bersama Kyuhyun sebelum mereka berpisah.

“Aaa”. Lagi, Kyuhyun kembali melakukan hal yang sama. Begitupun Jaeri.

“Kau punya tangan Cho Kyuhyun”. Gerutu Jaeri.

“Kau tidak lihat ? Tanganku sedang aktif”. Ucap Kyuhyun.

“Aihs terserah kau saja !”. Ucap Jaeri kesal. Tapi walaupun begitu, ia tetap menyuapi Kyuhyun sampai nasi dalam misting itu habis. -___-

 

@ AIRPORT

 

“Kenapa lama sekali ?”. Gumam Yesung, ia sedikit kesal karena harus menunggu begitu lama. Walaupun ia tak tergabung dalam Suju-M , tapi ia ikut karena kebetulan jadwalnya kosong. Jadi semua namja perusuh ini berkumpul.

“Itulah makannya ku bilang cepat kembalikan mobil dan barang-barang Kyuhyun”. Protes Ryeowook.

“Benar juga hyung.. Lagipula, mereka juga kan sudah harmonis”. Ujar Sungmin.

“Kenapa tidak menunggu Cho Kyuhyun junior saja ?”. Ucap Eunhyuk seraya terkekeh.

“Aihs, itu terlalu lama ! Kita tunggu waktu yang cepat saja”. Ujar Shindong. Yang lain hanya mengangguk.

 

*

 

Setelah cukup lama menunggu, akhirnya kedua makhluk tuhan paling aneh itu menampakkan dirinya, tepat pada saat itu juga keberangkatan pesawat sudah di umumkan. Member yang lain mendahului mereka, sementara Jaeri masih terdiam mematung. Kyuhyun-pun masih menggenggam erat tangannya.

 

“Pergilah”. Ucap Jaeri pelan, dalam hatinya sungguh ia sebenarnya sama sekali tak rela melepas Kyuhyun.

“Apa maksudmu dengan kata pergilah ?”. Sahut Kyuhyun pelan, Jaeri mendongak menatap Kyuhyun.

“Ya tentu saja kau, pergilah. Pesawat akan segera take off. Dan, sampai kapan kau akan menggenggam tanganku ?”. Jawab Jaeri, Kyuhyun hanya tertawa.

“Aigoo Jaeri pabo ! Kau tidak lihat aku mengganti koper menjadi yang lebih besar ?”. Papar Kyuhyun, Jaeri menggeleng.

“Hahaha tentu saja tidak, karena yang kau perhatikan hanya wajahku. Hahaha”. Kyuhyun tertawa tetapi Jaeri hanya bisa bengong tak mengerti.

“Kau ikut denganku sayang”.

“MWO ??”. Seketika Jaeri membelalakkan matanya. Ia ? Ikut ? Lalu bagaimana dengan dia yang akan mempercepat kelulusannya ?

 

Jaeri sedikit membuka mulutnya, tapi Kyuhyun lebih dulu menyambarnya dengan sebuah ucapan yang cukup menyebalkan.

 

“Maaf sekali karena tidak ada penolakkan”. Ucap Kyuhyun yang kemudian menarik tangan Jaeri yang ada dalam genggamannya.

“Ini pemaksaan”. Cibir Jaeri.

“Biar saja, lagipula memang kau tahan aku tinggalkan selama 3 bulan ?”.

 

DEG !

 

“Kemarin saja aku tinggalkan selama sebulan, kau sudah mengatakan kau mencintai Kim Jaejoong. Aku curiga, jika mungkin 3 bulan.. Kau diam diam menikahi Kim Jaejoong”.

 

PLETAK !

 

“Aww”.

“Jaga ucapanmu ! Dia oppa-ku”. Sungut Jaeri.

“Kau juga jaga ucapanmu, bahkan sikapmu. Aku suamimu !”. Sungut Kyuhyun tak mau kalah.

“Cihh”.

“Kau harus menurut padaku. Setidaknya sopan sedikit pada suamimu ini..”.

“Mwoya ? Kenapa kau berkata seperti itu ?”.

“Tentu saja ! Kau bahkan sepertinya tak menyayangiku. Yang kau sayangi itu Kim Jaejoong. K.I.M J.A.E.J.O.O.N.G”. Protes Kyuhyun seraya memberikan penekanan pada setiap ucapannya.

“MWO ? Yak ! Jaejoong oppa lebih dulu mengenalku”.

“Cihh, kau bahkan memanggilnya oppa !”.

“Tentu saja karena dia lebih tua dariku !”.

“Aku juga lebih tua darimu ! Hey, kau 2 tahun lebih muda dariku nona”.

“Aigoo ! Kyuhyun ! Jaeri ! Kenapa kalian ribut sekali ?!”. Protes Yesung dengan tatapan yang sangat tajam dan kontan saja membuat pasangan yang sedang ribut itu cukup ketakutan. Jaeri sedikit kesal lalu mulai mendaratkan pantatbya di kursi pesawat.

 

“Eihs, menakutkan sekali. Kenapa eonnie-ku bisa menyukai dia, ck !”. Gumam Jaeri. Kyuhyun yang mendengarnya hanya bisa mengerutkan keningnya.

Sepertinya dia harus bertanya. Tapi mungkin nanti..

 

*

 

 

Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya mereka semua sampai di tempat penginapan mereka.

Karena kegiatan Super Junior-M yang cukup padat dan waktu yang cukup lama, pihak agensi menyewa sebuah rumah untuk mereka tempati.

 

“Semuanya ada 5 kamar”. Ucap Yesung.

“Kyuhyun-Jaeri, Sungmin-Siwon-, Eunhyuk-Donghae, aku-Ryeowook, dan satu lagi Shindong. Zhoumi dan Henry tak disini, jadi silakan menepati kamar masing-masing”. Ucap Yesung lagi, sementara yang lain hanya mencibir.

“Tenang saja, aku dan Shindong hanya 3 minggu disini”. Ucapnya lagi. Jaeri yang mendengarnya langsung antusias.

“Jangan berpikir kau akan ikut pulang dengan Yesung hyung ! Kau tetap denganku disini”. Bisik Kyuhyun, Jaeri hanya mendebgus kesal.

“Kenapa kalian masih disini ?”. Tanya Eunhyuk pada Kyuhyun dan Jaeri.

“M, maksud oppa ?”. Tanya Jaeri.

“Apa kalian tidak akan meneruskan acara ribut kalian ? Hmm mungkin dengan tidur saling memunggungi ?”.

 

PLETAK !

 

“Kau itu kalau bicara jangan sembarangan”. Ucap Donghae pelan. Eunhyuk hanya bisa semakin terkekeh.

“Ah kalau begitu kami ke kamar dulu, dan jangan berharap kalian bisa mengintip ne ?”. Kyuhyun merangkul pinggang Jaeri lalu menggiringnya masuk kamar, Jaeri mencubit sedikit perut Kyuhyun.

“Kau menyebalkan sekali”. Gumam Jaeri.

“Hahaha”. Kyuhyun hanya tertawa dan terus berjalan menuju kamar mereka yang tak jauh dari tempat mereka berkumpul tadi. Tangannya masih mendekap erat bahu Jaeri. Tangan yang satunya ia gunakan untuk membuka pintu kamarnya.

Jaeri sedikit risih, jujur saja dia seperti seorang wanita sewaan yang telah disewa seorang ‘ahjusi’ . Setidaknya dalam film seperti itu.

“Kyuhyun lepaskan aku”. Bujuk Jaeri pelan. Kyuhyum mendongak.

“Diamlah kalau kau mencintaiku”. Ucap Kyuhyun seraya menarik tubuh Jaeri agar semakin menempel dengan tubuhnya. Jaeri tersentak saat tubuhnya dan tubuh Kyuhyun tak ada jarak sama sekali. Kyuhyun yang kini tubuhnya berhadapan dengan tubuh Jaeri semakin maju dan itu membuat Jaeri semakin memundurkan langkahnya, masuk ke dalam kamar itu.

 

“Jangan pernah berpikir untuk lari dariku karena aku tak akan pernah melepaskanmu Cho Jaeri.. Saranghae”.

 

Sedetik kemudian, Kyuhyun sudah membungkam bibir Jaeri dengan bibirnya. Melumat dan mengecup perlahan bibir yang manis itu. Jaeri yang sedikit kaget mencoba untuk memejamkan matanya lalu mengalungkan tangannya dileher Kyuhyun. Mengusap-usap bagian rambut halus Kyuhyun.

Ciuman mereka semakin dalam, Kyuhyun sangat menuntut. Didorongnya tubuh Jaeri hingga membentur dinding didepannya. Jaeri meringis, merasakan benturan yang cukup keras dipunggungnya.

Kyuhyun yang melihat mulut Jaeri sedikit terbuka karena perbuatannya, segera mendorong lidahnya. Menerobos lipatan manis itu, menjelajahi setiap bagian yang ada dalam rongga mulut Jaeri, sedangkan Jaeri hanya mampu meremas rambut Kyuhyun semakin dalam, ia bahkan sudah sangat terbuai oleh ciuman Kyuhyun.

Decakan-decakan dari ciuman mereka sangat kontras terdengar di ruangan itu.

Kyuhyun mulai berani, tangannya mulai menyusup kaos Jaeri, mengusap pelan perut Jaeri. Pelan, bahkan sentuhan ini sangat pelan.

Keduanya hanya sibuk menggeluti bibir yang saling bertautan, tak menyadari dibalik pintu yang terbuka segerombolan orang menganga dan memelototkan matanya, tak bisa berkedip.

Ya, mereka para namja perusuh.

Mereka berniat memasuki kamar mereka tetapi langkah mereka terhenti tepat didepan pintu kamar Kyuhyun yang terbuka dan menampakkan kedua manusia yang tengah menyalurkan rasa cinta mereka melalui sebuah ciuman.

Jaeri menggeser tubuhnya hingga ia tak lagi terhimpit badan Kyuhyun dan dinding, matanya membelalak sempurna saat melihat ada banyak orang yang tak berkedip memperhatikan kegiatannya dengan Kyuhyun.

Jaeri mencoba menyingkirkan tangan Kyuhyun yang ada diperut dan punggungnya.

Kyuhyun malah semakin gencar pada Jaeri, semakin dieratkannya pelukan pada tubuh Jaeri. Dan sedetik kemudian..

 

“Aww”. Jaeri menginjak Kyuhyun dan membuat pagutan itu terlepas. Jaeri salah tingkah, dibenahi nya penampilannya. Sementara Kyuhyun belum menyadari bahwa ada banyak orang yang memperhatikannya.

“Kenapa berhenti ? Kenapa tidak dilanjutkan saja ?”.

 

DEG !

 

Kyuhyun menoleh, dan mendapati para hyung-nya tengah tersenyum cerah ke arahnya. Wajahnya merah padam.

“A,a, YAK ! KENAPA KALIAN MENGINTIP KAMIII ??!”.

Hancur sudah dunia, teriakkan Kyuhyun cukup menggemparkan semuanya.

Sebenarnya Kyuhyun malu, hanya saja ia tidak mau terlihat seperti maling yang ketahuan mencuri.

“Salah sendiri kenapa kau tak sabaran. Hey setan tengil, tutuplah dulu pintunya. Baru melakukannya. Ckck”. Cibir Donghae.

 

Kyuhyun hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tak gatal, sementara Jaeri segera berlari ke kamar mandi.

“Kau tau Kyuhyun-ah ? Itu sangat sangat sangat hooot. Aku bahkan belum pernah seperti itu di drama-ku !”. Kagum Siwon.

“Aku heran kenapa kau pintar sekali..”

“Ahh, aku ingin segera menikah”.

“Aihhss kalian ini. Sudahlah pergi saja ! Jangan menggangguku ! Huss Huss.. ! Menjauh dariku”. Ubap Kyuhyun seraya menutup pintu dan mulai menguncinya. Para namja perusuh itu hanya bisa mendengus kesal.

 

Setelah mengusir para perusuh, Kyuhyun menghampiri pintu kamar mandi. Dimana ada Jaeri dibalik sana.

 

CKLEEK

 

Dengan segera, Kyuhyun masuk menerobos pintu kamar mandi. Jaeri yang berada didalam hanya mampu mengerutkan keningnya.

“Ayo kita mandi bersama ! Kita kan belum mandi”. Ucap Kyuhyun yang mulai membuka kancing kemejanya.

“MWO ? Yak ! Yak ! Apa yang kau lakukan eoh ?”. Jaeri membelalakkan matanya lalu mulai membalikkan badannya.

“Tentu saja aku sedang membuka bajuku. Kita kan mau mandi bersama”. Terang Kyuhyun polos. Jaeri yang memunggunginya terlihat begitu kikuk.

“Kau mandi saja sendiri Cho Kyuhyun !”. Ucapnya yang segera berlari keluar kamar mandi tanpa menoleh pada Kyuhyun.

 

‘Aigoo kenapa rasanya lemas sekali’ . Gumam Jaeri seraya memegangi dadanya.

 

~

 

Kyuhyun telah selesai dengan kegiatan mandi nya. Ia keluar kamar mandi hanya memakai handuk, lalu mulai mengambil beberapa baju santai dan segera memakainya.

Dilihatnya Jaeri yang sedang terduduk di ranjang dengan sebuah laptop di pangkuannya.

Tunggu ..

Laptop ? MWO ? LAPTOP ?!!

Kyuhyun yang tersadar segera berlari mendekati posisi Jaeri.

 

“Wae ?”. Sahut Jaeri pelan. Matanya tetap fokus pada layar di laptop itu.

“Jaeri-ya.. Kau kenapa bisa memainkan laptopku ?”. Ucap Kyuhyun gugup.

“Aah mianhae, aku hanya mengecek Email ku saja. Lain kali aku akan meminta izin padamu. Mianhae”. Ucap Jaeri dengan wajah yang sangat menyesal, ia lalu mulai mematikan laptop itu tetapi tangannya dihalangi oleh Kyuhyun.

“Ania bukan itu.. Ma, maksudku.. K, kau.. K, kenapa bisa m, membuka password nya ?”. Kyuhyun sedikit menunduk, Jaeri hanya tersenyum ke arahnya.

“Aah itu ? Hmm bagaimana mungkin aku tak tau tanggal pernikahan kita”.

 

BLUSH

 

Pipi Kyuhyun memerah seketika. Malu dan entahlah rasanya seperti maling yang ketahuan tapi mendapat barang curiannya tanpa mendapat hukuman.

“Aigoo wajahmu merah sekali, hihihi”. Ucap Jaeri terkikik. Kyuhyun hanya bisa terdiam salah tingkah. Diambilnya laptop itu dan digantikannya dengan kepalanya yang ada di paha Jaeri.

 

Kyuhyun menoleh, menenggelamkan kepalanya ke perut Jaeri, melingkarkan tangannya disana.

Posisi seperti ini sangatlah nyaman untuknya. Rasanya, ia ingin memberhentikan waktu dimana ia akan tetap seperti ini dengan Jaeri. Ia tak ingin mendapat masalah lain. Terutama masalahnya sebagai artis ! Ia memang sudah mengumumkan pernikahannya, tapi ia belum mengumumkan siapa istrinya. Siapa Lee Jaeri.

Bukan ia tak siap, hanya saja ia takut jika semua ini mengganggu Jaeri, jika semua ini menggoyahkan Jaeri. Bagaimana kalau Jaeri tak bisa menjalani hidupnya dengan tenang ? Bagaimana kalau Jaeri selalu di buru wartawan ? Bagaimana kalau ada yang tak menyukai Jaeri ? Bagaimana semuanya ? Yang lebih penting adalah..

Bagaimana jika Jaeri kembali mengacuhkannya seperti dulu ?!

Walaupun ia telah mendengar kata ‘cinta’ dari Jaeri, namun.. Entahlah, sepertinya masih ada keraguan dalam hatinya. Bukannya ia tak mempercayai Jaeri, hanya saja ia merasa. Apa yang ia dengar saat Jaeri berbicara dengan Jaejoong.. Tidak semuanya !

 

“Waegeurae ? Kenapa kau tiba-tiba seperti ini ?”. Ucap Jaeri pelan, ia sedikit merasa aneh karena perilaku Kyuhyun yang tiba-tiba.

Kyuhyun melepaskan kedua tangannya, ia membenahi posisinya dengan kini kepala nya diatas paha Jaeri dengan wajah yang menatap dalam Jaeri.

“Jaeri-ya..”. Gumam Kyuhyun pelan. Diusapnya bagian pipi Jaeri, Jaeri memegang tangan Kyuhyun yang mengusap wajahnya.

“Hmm ?”. Gumamnya.

“Maukah kau jujur padaku ?”. Ucap Kyuhyun lagi.

“Jujur ? Tentang apa ?”. Tanya Jaeri.

“Tentang semuanya ! Semua dari A sampai Z. S.E.M.U.A.N.YA”. Papar Kyuhyun. Jaeri mengerutkan keningnya.

“Aigoo yeobo ! Kenapa otakmu lemah sekali ? Hahaha. Jujur tentang semua hal tentangmu yang tak ku ketahui”. Ujar Kyuhyun lagi, tangannya ia gerakkan sedikit mencubit hidung mancung Jaeri. Jaeri terdiam, apakah Kyuhyun ingin mengetahui semuanya ? Bukankah jika ia menceritakan semuanya itu hanya akan membuat luka di masa lalu nya kembali menganga ? ataukah jika ia menceritakannya.. Kyuhyu akan menghapus luka itu ?

 

“Jaeri ?”. Kyuhyun mencoba menyahutkan nama Jaeri, tapi Jaeri hanya diam, seolah-olah ia tak mendengar suara apapun.

“Jaeri-ya..”.

“…..”.

“Jaeri ?”. Kyuhyun mengguncangkan sedikit bahu Jaeri dan membuat Jaeri tersadar dari lamunannya.

“Aa, n, ne ? M, mianhae”.

“Bagaimana ?”.

“K,kau ? I, ingin a, aku-“.

“Kenapa kau kembali gugup padaku Jaeri ?”. Ucap Kyuhyun lemah. Jaeri tersentak. Tidak bermaksud membuat Kyuhyun salah paham.

“A,aniyo. M, mianhae”. Ucap Jaeri pelan.

 

“Aku benci saat kau bersikap gugup padaku Jaeri-ya”.

“Bukan b, begitu.. A, Aku-”

“Sudah kubilang aku benci saat kau berkata tergagap-gagap seperti itu padaku. Aku benci.. aku benci saat aku tak tau semua tentangmu, aku lebih benci lagi saat orang lain lebih tau tentangmu. Terlebih lagi, saat kau bisa menceritakan semua bebanmu dengan lancar pada orang lain. Sedangkan padaku, kau selalu menutupinya. Ini membuatku berpikir aku tak berguna Jaeri-ya”.

 

DEG !

 

Jaeri tersentak !

Tak menyangka jika ia kembali menyakiti Kyuhyun. Kenapa masalah yang begitu kecil bisa menjadi serumit ini ?

Kyuhyun yang melihat Jaeri mematung hanya bisa tersenyum getir. Jadi ternyata, ia belum sepenuhnya memiliki Jaeri.

Ia mulai mengangkat kepalanya lalu bangkit beranjak dari ranjang. Entahlah, ia rasa ia harus pergi dulu. Entah untuk memberi Jaeri waktu, atau untuk menenangkan emosinya.

Jaeri masih terdiam, dilihatnya tubuh Kyuhyun yang mulai menjauh darinya, mendekati pintu.

Ia bangkit, sedikit berlari dan..

 

GREPP

 

Diselungkupkannya tangannya di kedua sisi tangan Kyuhyun lalu memeluk erat perut Kyuhyun.

“Gajima”. Gumamnya. Kyuhyun hanya mematung.

“A, aku.. Hiks.. Kyu.. Hikss”.

Baiklah, terdengar suara isakan sekarang. Dan itu berarti Jaeri menangis, dan secara tidak langsung..

Ia yang telah membuatnya menangis.

Kyuhyun membalikkan badannya, menangkupkan tangannya dikedua sisi wajah Jaeri.

“Mianhae, aku membuatmu menangis”.

 

CHUU~

 

Dikecupnya dalam kening Jaeri, lalu tangannya ia gerakkan untuk mengusap kedua mata Jaeri yang berlinangan air mata.

“Mianhae ne ? Lain kali aku tak akan seperti ini”.

 

Direngkuhnya tubuh Jaeri yang bergetar itu, menyalurkan seluruh cintanya dan mencoba menenangkannya.

Jaeri menenggelamkan kepalanya di dada Kyuhyun, menghirup aroma tubuh suaminya ini.

Ini yang ia sangat suka dari Kyuhyun, selalu memeluknya erat disaat ia merasa ia telah dihantui sesuatu. Entah itu rasa bersalah, atau sesuatu lain yang sama sama menyiksanya.

Setelah tenang, Jaeri melepaskan rengkuhan erat itu. Ini saatnya . Ya, mungkin memang inilah saatnya.

“Aku akan menceritakan semuanya”. Ucap Jaeri dengan sangat lancar. Kyuhyun hanya tersenyum.

 

“Kau tak harus menceritakan semuanya jika kau belum siap Jaeri-ya. Aku tak akan memaksamu”. Ujar Kyuhyun. Untuk saat ini, memendam rasa penasarannya mungkin lebih penting daripada harus memaksa Jaeri menceritakan semuanya.

“Aniaa.. Aku akan menceritakan semuanya, aku bahkan sudah menyerahkan semua dalam diriku padamu. Dan aku juga tak bisa menyimpan ini semua lebih lama lagi”.

“Baiklah”. Ucap Kyuhyun seraya menggiring Jaeri menuju ranjang, lalu ia mulai duduk berhadapan dengan Jaeri disana.

Jaeri terdiam, lalu menghela napasnya pelan.

 

“Apa yang ingin kau tau ?”. Tanya Jaeri seraya nebgusap sisa sisa air mata di pipinya. Kyuhyun sedikit kesal mendengar ucapan Jaeri.

“Aigoo Baby Lee Yeppo ~ , aku sudah bilang aku ingin tau semuanya. Dari A-Z dari suku ke 1 sampai suku ke n”.

“Iya tapi banyak Baby Cho Tengiiil~”.

“M, Mwo ? B, baby Cho a, apa ?”.

“Baby Cho tengil . Wae ?”.

“Yak ! Kenapa jelek sekali ? Kau bilang apa ? Tengil ? Aigooo makhluk seindah ku kau bilang tengil ? Ck. Kau ini benar-benar”.

“Lalu kau ingin ku panggil apa ? Memanggilmu baby Cho saja sudah membuatku mual”.

“MWO ?!”.

“WAE ?”.

“Katakan sekali lagi dan aku akan langsung menyerangmu disini”.

“Jangan banyak tingkah Cho Kyuhyun ! Kau mau mendengarkanku atau tidak ?”.

“Aah ne ne chagiya”.

 

Setelah sedikit perdebatan, akhirnya Jaeri secara perlahan mulai menceritakan semua hal yang tak di ketahui oleh Kyuhyun, mulai dari ceritanya sewaktu kecil, hal-hal lucu, bahkan sebuah ketakutan yang dulu menyelimutinya. Meskipun memang belum hilang sepenuhnya..

Kyuhyun hanya diam mendengarkan setiap kata yang terucap dari bibir Jaeri, perhatiannya ia pusatkan pada saat Jaeri menceritakan semua kisah cintanya. Sama seperti yang tak sengaja ia dengar tempo hari. Hanya saja, saat ini lebih lengkap. Jaeri bahkan menjelaskan saat ia menangis di dapur dan meraung di kamar mandi.

 

“Aah geurae.. Aku mengerti. Jadi, itukah sebabnya kau menghindariku ?”. Ucap Kyuhyun. Jaeri terlihat sedikit ragu, tapi ia dengan cepat menganggukkan kepalanya.

 

‘Meskipun bukan karena semua itu aku menghindarimu Kyuhyun’

 

Kyuhyun mengangguk, meskipun dalam hatinya tetap merasa bukan ini yang ia butuhkan untuk menghilangkan keraguan dalam hatinya. Tapi ia harus tetap bersabar, ya. Setidaknya mengetahui beberapa hal ini cukup untuknya. Selama Jaeri dalam jangkauannya, itu tak menjadi masalah.

 

“Sekarang, bolehkah aku tau nama-nama namja yang dulu kau cintai Jaeri-ya ?”. Bujuk Kyuhyun. Jaeri mengerutkan keningnya.

“Hyaa.. Untuk apa ?”.

“Aihs . Sudah sebutkan saja”.

“Hmm Kim-“.

“Maaf, telinga ku tidak menerima nama Kim Jaejoong !”. Potong Kyuhyun. Jaeri mendengus pelan.

“Kim Myung Jun ! Kau ini dengarkan dulu baru protes !”. Sahut Jaeri. Entah apa yang membuat Kyuhyun jadi begini, ia bahkan sangat benci mendengar nama Kim Jaejoong yang jelas-jelas tak punya salah apapun.

“Aihs, yasudah lanjutkan saja”. Ketus Kyuhyun. Jaeri kembali melanjutkan kegiatan berceritanya.

“Jinyoung, Soo Hyuk, Jung in, Junho, dan terakhir.. Seunghyun !”. Jaeri mengakhiri ucapannya seraya tersenyum membayangkan wajah-wajah rupawan yang dulu mengisi relung hatinya. Kyuhyun yang melihat Jaeri tersenyum sedikit kesal lalu tangannya ia gunakan untuk menepuk pelan bibir Jaeri.

 

“Heyy, apa ini ? Kenapa kau tersenyum manis seperti itu saat menyebutkan nama mereka ?”. Jaeri sedikit merasa sakit saat tangan keker Kyuhyun memperlakukan bibirnya dengan kejam. Ia berontak dan sedikit memelototi Kyuhyun.

“Kau ini kenapa kejam sekali ? Kemana Perlakuanmu yang dulu manis manis itu ? Ck, apa kau cari mika saja padaku Cho Kyuhyun ?”.

“Mwo ?? Yak ! itu tulus dalam hatiku ! Aah, kwu sudahlah diam. Aku mau bertanya lagi”.

“Ya sudah cepat !”.

 

Kyuhyun menatap lekat-lekat Jaeri.

 

“Apa kau pernah bertemu dengan mereka akhir-akhir ini ?”. Tanya Kyuhyun.

“Ne, aku sering bertemu mereka. Bahkan aku juga sering keluar bersama mereka”.

“WHAT ??!!”.

“Eihhs.. Tenang saja, mereka semua sudah memiliki pasangan. 2 dari mereka bahkan sudah menikah”.

Kyuhyun menghela napas lega. Setidaknya, kesempatan untuk Jaeri kembali terpesona pada mereka.

“Lalu bagaimana dengan hubungan kalian ?”.

“Tentu saja kami sekarang berteman. Kecuali – “.

“Kecuali apa ?”.

“Satu orang ! Ya, dia satu-satunya orang yang belum pernah bertemu denganku hampir 12 tahun”.

“Nugu ?”.

“Seunghyun..”.

“Apa kau masih mengetahui wajahnya ?”.

“Tentu saja ! Aku bahkan sangat mengetahuinya. Hmm.. Dulu aku mengira dia sebaya denganku, ternyata dia 3 tahun lebih tua dariku. Kudengar juga dia adalah teman Jaejoong dan Yoochun oppa. Tapi aku tak pernah bertemu dengannya..”.

 

Raut wajah Jaeri mendadak murung, bukan karena merindukan pria itu. Ia hanya menyesalkan tak bisa menjalin hubungan baik dengan pria itu. Bertemu saja tak pernah, ia hanya bisa melihatnya tanpa bertatap wajah dengannya.

Kyuhyun yang sedari tadi mendengarkan Jaeri sedikit memicingkan matanya.

Otaknya memikirkan sesuatu.

Seunghyun ? Teman Kim Jaejoong dan Park Yoochun ?

Mungkinkah ?

 

“Choi Seunghyun. Namanya Choi Seunghyun”. Gumam Jaeri.

 

BINGO !

 

Waajah Kyuhyun seketika menjadi pucat.

 

“Jadi, kau pernah mencintai..

TOP BIG BANG ??”. Gumamnya.

 

Baiklah, masalah baru datang.

Setelah mendapatkan hati Jaeri, kini ia harus bersaing dengan seorang TOP Big Bang !

Rapper berkharisma dengan mata elang yang tajam, suara berat yang sexy, dan tentu saja wajah yang rupawan. Sosok ini bahkan mendekati sempurna !

Lalu bagaimana dengan dirinya ? Meskipun ia juga tampan, tapi mampukah ia bersaing dengan seorang yang banyak digilai wanita ?

Meskipun Jaeri belum pernah bertemu lagi dengan pria itu, tapi kemungkinan selalu ada.

Dan bagaimana kalau Jaeri ikut tenggelam dalam pesona pria itu ? Jadi.. Apa yang harus ia lakukan sekarang ?

 

TBC

Maaaaaa’aaaaaf jika benar-benar tidak memuaskan.

Part ini bener-bener gak tau mesti di gimanain. Otak saya udah ngebul (?) lagi kesana kemari, byk pikiran, dan sdkit galau. Jdi . . Yah mempengaruhi u,u

aplg sy jga lg beresin FF 1Shoot sy yg udh berdebu (?) #wlpun blm spnuhny bres u,u

tapi itu gbisa jd alsan kn ?

Jadi untuk part ini hnya seperti ini yg bisa saya buat

alhamdulillah like semakin bertambah ^^

dan tak henti-hentinya saya ucapkan terimakasih buat smuanya. #bow

Jujur ajaa.. Gak nyangka bgt !

Ini FF masih jauh dari kata layak u,u #ya, emang gak jelek2 amat juga.

Cuman yah.. Ah gtu deh

okee c u next part

min Jea gomawo 🙂

Advertisements

8 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 9

  1. mampus loh pil… namja yg disukai anae loe artis tampan semua wkwkwkwk junho, jaejoong, top wkwkwk tapi yg lainnya itu juga artis atau siapa? gk pernah denger XD

    keep writing thor

  2. Hahahaha kyu mau bersaing am top big bang gtu , kan km uda menang dlu kyu , ngapain bersaing , kkkkk
    iya deh gw akuin TOp lebih manly dr km kyu , tp soal ganteng km lah yg tertampan *gombal , hahaha

  3. aigoo aigoo aigoo baru aja baikan eh gini lagi tapi aku penasaran gimana reaksi kyuhyun setelah ini terus gimana jadinya kalo jaeri ketemu sama TOP? Kyaaaa aku baca next partnya yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s