[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 7B

Tittle : Strange Marriage

Author : jjj

Genre : Married Life, Romance ?

Fb : Kha Riska Jujujejejiji

Rate : PG-15

Main Cast :

– Lee Jaeri

– Cho kyuhyun

Support Cast : Temukan sendiri ^^

 

Annyeong semua 🙂

Terimakasih untuk selalu mendukung FF saya ^^

Saranghaeee

Hmm…

Saya bener2 menundukkan kepala untuk part ini, karena kecerobohan saya, FF yang udah saya post di FB saya, saya hapus. Termasuk saya juga sempet ngeribetin admin -___-

malu ma adminnyaaa >.

yaudadeh..

 

HAPPY READING ^^

 

Setelah perdebatan batin yang cukup lama, akhirnya dengan amat sangat terpaksa Kyuhyun dan Jaeri ikut bermain.

Mereka mulai berkumpul, duduk melingkar didekat perapian. Botol mulai diputar, dan orang pertama yang ditunjuk sang botol adalah Yesung.

 

“Aku pilih Truth”. Ucap Yesung sebelum ditanya oleh yang lainnya. Sementara yang lain sibuk berpikir tentang pertanyaan apa yang akan mereka tanyakan.

“Aku dulu yang bertanya”. Ujar Eunhyuk semangat.

“Hmm”. Gumam Yesung.

“Hyung ! Apa kau suka Film Yadong ?”. Sahut Eunhyuk yang seketika membuat ruangan itu penuh tawa. Yesung mendelikkan matanya dengan tajam.

“Aihs kau kurang ajar ! Hm tentu saja ! Aku juga kan pria normal”. Sahut Yesung.

 

SKIP yah

 

Botol itu berputar lagi, menari-nari diatas karpet tebal yang diduduki orang-orang itu. Semua mata fokus hanya tertuju pada kepala botol.

 

“JAERI !”. Ke 8 namja itu berteriak saat botol tersebut tepat menunjuk Jaeri.

‘Aihs kenapa harus aku !’. Batin Jaeri

“Ayo adik ipar, kau mau Truth atau Dare”. Goda Shindong dengan wajah yang cukup menggelikan ._.

“Truth saja”. Ucap Jaeri malas, tentu saja karena jika dia memilih dare, namja-namja perusuh itu pasti menyuruhnya yang aneh-aneh.

“Whoaa pilihan yang bagus”. Sorak ke 8 namja itu. Sementara Kyuhyun hanya terdiam.

“Kenapa kau selalu mengacuhkan setan tengil kami ?”.

 

DEG !

 

Pertanyaan pertama dibuka dengan sesuatu yang sangat menyentak Jaeri.

“A,aku.. Aku hanya belum bisa beradaptasi. Aku terbiasa hidup sendiri dan ketika ada pria yang hidup denganku, tentu saja aku sedikit sulit”. Dusta Jaeri, ia tak peduli dosa apa yang akan ia tanggung jika tetap berbohong. Hanya saja, begitu lebih baik.

Semua orang yang ada disana hanya bisa terdiam, mereka bingung apakah harus percaya atau tetap bertanya mendesak Jaeri.

 

“Hahaha baiklah aku puas”. Sahut Kangin.

“Adik ipar kenapa masih tak jujur juga ya ?”. Bisik Ryeowook pada Siwon.Siwon hanya mengangguk pelan.

“Rupanya harus dirangsang”. Gumam Eunhyuk seraya mengangguk-anggukkan kepalanya seolah punya tekad yang kuat.

 

“Giliranku ! Hmm siapa orang yang paling dekat denganmu ?”. Ucap Shindong.

“Eonni-ku”. Jawab Jaeri tegas. Kyuhyun sedikit mengernyitkan dahinya

 

‘Memangnya dia punya Eonni ? Aku bahkan tak pernah melihatnya’. Batin Kyuhyun.

 

“Hmm.. Jaeri-ya”. Gumam Eunhyuk.

“Ne oppa ?”.

“Kapan kami akan mendengar suara Ahh Ohh Ahh dari kamar kalian ?”.

 

‘MWO ?’

 

PLETAAAK

BUUUUGGG

PLETAAAKKK

DZIGGGGGGH

 

“YA ! HYUKTONG ! Kenapa kau bertanya seperti itu ?!”. Kyuhyun murka, tentu saja karena pertanyaan Eunhyuk terlalu pribadi. Jaeri hanya terdiam, sedikit melirik Kyuhyun yang sedang marah-marah.

“Karena sudah terlanjur dipertanyakan. Lebih baik kau jawab saja adik ipar”. Ujar Siwon seraya terkikik dan tentu saja membuat Kyuhyun semakin murka.

“YAAK ! Dasar kalian HYUNG KURANG AJAR !!”.

 

BUGG

BUGGG

BUGGGG

 

“aww ! Yak ! Aww ! Aihs geumanhae ! Aww ! Yaak GEUMANHAE !”. Teriak Ryeowook. Dia yang paling tersiksa disana. Tubuh mungilnya itu tertindih tubuh besar Shindong dan terhimpit tubuh kekar Siwon -__-

“Sudah biar aku saja yang bertanya”. Sahut seseorang yang seketika membuat Jaeri beralih menatapnya. Suasana menjadi hening seketika. Jaeri meremas tangannya perlahan.

 

“Apa ketakutan terbesar dalam hidupmu ?”.

 

DEG!

 

Pertanyaan ini sontak membuat Jaeri membelalakkan matanya. Hal yang ia tutupi dengan rapat, harus terbongkar disini. Dan Kyuhyun, kenapa dia menanyakan hal itu ? Entahlah. Mau tidak mau Jaeri harus menjawabnya.

 

1 Menit ..

…………………

 

2 Menit..

……,..,………..

5 menit….

…………………..

 

Jaeri masih terdiam, kepalanya menunduk dalam. Sementara ke 8 namja disana memelototi Kyuhyun seolah berkata ‘Kenapa kau bertanya seperti itu bodoh !’

Jaeri mendongak, menatap semua orang bergantian.

“Satu satunya yang aku takutkan hanyalah ulat, hahahaha”. Lagi, untuk kesekian kalinya Jaeri kembali berdusta. Yang lain hanya saling memandang lalu tertawa dengan hambar. Kecuali Kyuhyun yang menatap Jaeri dengan tajam.

 

‘Bukan itu ! Aku yakin bukan itu ! Kau berbohong Jaeri-ya”. Batin Kyuhyun.

 

“Sudah kita lanjutkan saja ! Dan kita tak usah memutar botol. Karena yang belum mendapat bagian hanyalah Kyuhyun”. Ujar Yesung. Kyuhyun hanya menghela nafasnya, bersiap-siap menerima perintah perintah ataupun pertanyaan yang bodoh.

“Aku pilih Truth”. Ucap Kyuhyun. Semua saling memandang dan tiba-tiba semua pandangan tertujupada Jaeri.

“Adik ipar, apa kau mau bertanya ?”. Tanya Ryeowook yang seketika membuat Jaeri salah tingkah.

“A,aniyo”.

“Ayolah adik ipar, pasti ada yang mau kau tanyakan kan ?”. Sahut Eunhyuk. Kyuhyun terlihat gusar, takut apabila Jaeri akan bertanya sesuatu yang mungkin tak bisa ia jawab.

“A,aku..”.

“Ne ? Kau kenapa adik ipar ?”. Tanya Kangin penasaran.

“Hhh.. Kyu, Kyuhyun”. Ucap Jaeri pelan, nyaris seperti gumaman. Semua orang mulai terdiam.

“Hmm ?”. Sahut Kyuhyun.

“Mengapa kau baik padaku ?”. Jaeri menundukkan kepalanya dalam, tak kuasa untuk menatap Kyuhyun. Sementara ke 8 namja lain hanya terdiam memandang Jaeri dan Kyuhyun bergantian. Kyuhyun menenangkan diri dan pikirannya lalu dengan segenap hati menatap Jaeri.

“Jaeri-ya tatap aku”. Ucap Kyuhyun yang sontak membuat Jaeri menatap Kyuhyun tepat dikedua manik matanya.

“Dengarkan aku baik-baik. Aku tak akan mengulangnya lagi. Kenapa aku baik padamu ? Karena tidak ada alasan untukku tidak berbuat baik padamu”. Jelas Kyuhyun, membuat sesuatu dalam diri Jaeri seolah seperti kembang api yang meluncur dengan indahnya diangkasa.

“Dan tentu saja karena kau istriku, dan kita hidup bersama. Aku tak ingin kau tidak nyaman hidup denganku”.

 

DEG !!

 

Pipi Jaeri sedikit merona dan suasana menjadi hening seketika, Kyuhyun sibuk merutuki mulutnya yang begitu lancang, sementara Jaeri masih menatap Kyuhyun dalam, mencoba mencari suatu kebohongan dalam mata Kyuhyun. Tapi tidak ! Ia hanya menemukan ketulusan didalam sana.

Apakah ini tanda dari berakhirnya semua penderitaannya ? Ataukah hanya selingan kebahagiaan yang Tuhan berikan ?

 

Jaeri mencoba menormalkan kesadarannya, mencoba kembali berpijak ditanah dan mencoba mengalihkan suasana yang membuatnya tegang.

 

“Apa aku boleh bertanya lagi ?”. Sahut Jaeri seraya melepaskan tangan Kyuhyun yang memegang tangannya. Jujur saja ia bingung harus bagaimana.

“A, aah ne..”. Kyuhyun hanya tersenyum, menutupi rasa kecdewa saat Jaeri memisahkan tangan mereka.

 

“Apa benar kau berjuang mati-matian sampai kau kehilangan suaramu dan kondisimu cukup lemah sehingga harus dirawat dirumah sakit hanya karena mobil Ferrarimu itu ?”. Jaeri bertanya dengan wajah yang sangat polos.

“MWO ? HAHAHA ! Siapa yang bilang seperti itu ?”. Kyuhyun tertawa, tiba-tiba pandangannya tertuju pada Yesung dan Eunhyuk, ditatapnya mereka berdua dengan sangat tajam.

 

“A,aniyo. Kami tidak-“.

“Hmm aku malu mengatakannya, tapi itu memang benar”. Ucap Kyuhyun. Jaeri terhenyak, hatinya semakin diselimuti rasa bersalah.

 

“Hyung, padahal kan kita hanya mengarang cerita saja”. Bisik Eunhyuk pada Yesung.

“Aah yasudah biarkan saja ! Biar kita lihat bagaimana Acting setan tengil itu”. Jawab Yesung dengan berbisik juga. Sementara namja lain hanya mengerutkan keningnya, ingin bertanya tapi takut. Jadilah mereka hanya terdiam memandang Jaeri dan Kyuhyun.

 

“Lalu ba, bagaimana a-“.

“Kita bicarakan nanti”. Kyuhyun dengan sangat cepat memotong ucapan Jaeri, tentu saja tidak mungkin mereka membicarakan suatu hal didepan namja-namja perusuh itu. Jaeri hanya mengangguk lalu terdiam, membuat keheningan tercipta diantara mereka.

 

“YAK HYUNG KURANG AJAR ! Kenapa kalian menatap kami seperti itu ?”. Akhirnya Kyuhyun mencoba untuk mengeluarkan suaranya, mengembalikan keadaan seperti semula.

“Aihs dasar Dongsaeng tidak tau terimakasih”. Dumel Siwon.

“Oke sekarang aku yang bertanya !”. Sahut Shindong.

“Aah ppali ppali. Aku sudah mengantuk”. Paksa Kyuhyun.

 

……………………..

 

“Hmm.. Kau lebih memilih Sungmin dimutilasi atau Jaeri diperkosa ?”.

“MWO ??”. Sontak semua orang membelalakkan matanya, terlebih Jaeri dan Sungmin. Kenapa pilihannya begitu Ekstrim ?

“Eihhs.. Kau gila ! Kenapa pilihannya sama-sama menyeramkan ?”. Protes Kyuhyun.

“Sudah jawab saja”. Ucap Shindong datar.

“Tentu saja lebih baik Sungmin hyung di mutilasi ! Kau gila ? Mana mungkin aku bisa membiarkan Jaeri seenaknya disentuh oleh pria lain. Dan kau bilang apa ? Di perkosa ? Aah, bunuh saja aku ! Dia pasti tidak akan bisa melanjutkan hidupnya dengan baik, dia pasti tersiksa”. Kyuhyun menghela nafas, dadanya naik turun menahan amarah yang memuncak dan itu membuat senyuman mengembang pada bibir namja-namja perusuh itu, kecuali Sungmin. Dia sedikit ngeri membayangkan tubuhnya yang akan dimutilasi. Sungguh menyeramkan !

Jaeri ? Jangan ditanya, ia hanya bisa terdiam menatap Kyuhyun seraya terus mencoba menormalkan detak jantungnya,

menormalkan pendengarannya, mungkin ia salah dengar. Ya, mungkin saja. Tapi, apa yang dikatakan Kyuhyun barusan.. Membuat Jaeri sadar jika ini memang nyata. Apa Kyuhyun peduli padanya ? Tentu saja, karena dari awal pun Kyuhyun selalu ada untuknya.

“Kau pintar sekali membuat seorang gadis tertegun Kyu”. Goda Donghae dan diwarnai dengan tawa dari namja lain.

 

*

 

1 MONTH LATER

Jaeri terbangun dari tidurnya, menatap setiap sudut kamar yang sudah satu bulan ini ia tempati. Selama satu bulan ini, ia tidur dikamar Kyuhyun karena renovasi kamarnya belum juga selesai dan Kyuhyun bahkan tak membiarkannya masuk kekamar itu.

 

Kepalanya ia dongakkan, menatap atap dengan pikiran yang menerawang jauh.

Sudah sebulan. Ya, sudah sebulan Kyuhyun pergi dan sama sekali tak ada kabar apapun darinya. Jaeri hanya bisa mengetahui kabar Kyuhyun dari manager yang selalu memberinya jadwal Super Junior. Dan itupun, hanya 2 minggu sekali.

Sekarang, tak ada lagi bangun lebih pagi, tak ada lagi pakaian yang telah disiapkan, tak ada lagi makanan yang tersaji. Tak ada Kyuhyun membuatnya menghentikan semua aktivitasnya, ia hanya fokus pada kuliahnya dan mempercepat kelulusannya. Tetapi, tak bisa dipungkiri bahwa dalam dirinya terdapat sesuatu yang mendorongnya untuk menginginkan kehadiran Kyuhyun. Seketika bayangan-bayangan wajah tampan Kyuhyun muncul dalam benaknya, lebih dalam lagi.. Setiap perlakuan hangat Kyuhyun terputar diotaknya, Jaeri seperti menonton film dalam pikirannya sendiri.

 

”AHH ! Andwae ! Tidak bisa ! Ya ! Tidak boleh ! Lagipula tidak mungkin ! Majaa ! Tidak mungkin aku menyukainya. Ya ! Benar ! Aihs Lee Jaeri paboo !”. Rutuknya pada diri sendiri.

 

‘I Love you Love you Love you~’.

 

Suara ringtone yang berasal dari handphone nya membuatnya sedikit tersentak.

Benar sekali, itu lagu Kyuhyun.

Jaeri menjadikannya ringtone tanpa Kyuhyun tau, dan tentu saja ia meng – silent handphone nya jika dihadapan Kyuhyun.

 

“Yeoboseyo ?”.

“Jaeri-ya”.

“OPPAA ! Kyaaa bogoshippo !”.

“Nado Chagi”.

“Oppa kemana saja 2 bulan ini ?”.

“Hahaha mianhae, oppamu yang tampan ini terlalu sibuk. Hahaha”.

“Eihss. Dasar Kim Jaejoong nappeun”.

“Hahaha. Kau datanglah ke Coffee Cojee. Kita bertemu disini”.

“Arraseo, aku juga ingin bertemu denganmu oppa. Geundae, aku tidak tau alamatnya. Kau sms – kan padaku ya ?”.

“Nee. Aku tutup . Annyeong”.

 

PIIP

 

*

OTHER PLACE

 

Didalam sebuah pesawat tepatnya jet pribadi itu, semua air muka penumpangnya terlihat sangatlah lelah, kentara sekali mereka kurang istirahat selama satu bulan ini.

“Aah akhirnya kita pulang juga”. Ujar Eunhyuk

“Ne. Menyebalkan sekali bahkan untuk mengirim pesan saja tak sempat”. Dumel Kyuhyun.

 

Ya, selama sebulan ini Kyuhyun sama sekali tak bisa mengabari siapapun termasuk Jaeri. Dalam hatinya, betapa inginnya ia membawa serta Jaeri, tapi ia ingat dengan jelas bagaimana penolakkan Jaeri.

 

Aku ingin fokus pada kuliahku. Aku mengejar kelulusanku dan aku juga tidak mau mengganggumu. Jadi lebih baik kita tidak saling mengganggu. Kau fokuslah saja pada tour mu”.

 

Saling ‘mengganggu’ oh ayolah, itu cukup menyedihkan untuk Kyuhyun. Tetapi walaupun begitu, tak bisa dipungkiri bahwa dia amat sangat merindukan sosok yang selalu mengacuhkannya, ia merindukan masakan enak buatan gadisnya, pakaian-pakaian pilihan gadisnya, bahkan yang lebih parah lagi ia merindukan semua yang ada pada gadisnya. Ia bahkan tak bisa sekedar mengirim pesan pada gadisnya, karena sampai sekarang no telp Jaeri saja ia tak punya. Bukan tidak berusaha, hanya saja ia ingin Jaeri yang memberikan sendiri padanya.

 

“Kau katakan saja semua padanya”. Ujar Sungmin yang tau Kyuhyun sedang resah dari gelagat Kyuhyun. Kyuhyun yang mendengar ucapan tiba-tiba Sungmin menoleh kepada orang yang duduk disebelahnya.

“Tapi hyung, bagaimana kalau dia menolakku ?”. Tanya Kyuhyun sedikit ragu, jujur saja ini pertama kalinya untuknya. Dan lelaki takut akan penolakan.

“Setidaknya kau buat dia mengetahui dulu semuanya, soal dia menerima atau tidak.. Lihat saja nanti, waktu yang akan menjawabnya. Kyuhyun-ah, cinta bisa mengikutimu seiring berjalannya waktu dan kebersamaan kalian. Kau juga tak tahu kan bagaimana perasaannya padamu ?”. Sungmin menghela nafasnya, mencoba mengemukakan apa yang ada dalam pikirannya.

“Lalu bagaimana kalau dia meninggalkanku ?”.

“Ya, jangan sampai dia meninggalkanmu. Kau hanya perlu mencurahkan semua kasih sayangmu. Buat dia benar-benar selalu ingin berada disampingmu. Dan yang terpenting.. Kau harus mengikatnya”.

“Tapi Hyung, aku kan sudah mengikatnya. Kami sudah menikah”.

“Memang, tapi bukan itu yang ku maksud. Maksudku adalah.. Kau harus menjadikannya milikmu seutuhnya”.

“Mwo ? Maksudmu ? Aku harus menidurinya ? Begitu ? Yak ! Aku mana bisa memaksanyaa ?”.

 

PLETAAK

 

“Babo ! Tentu saja jangan kau paksa. Buat dia menyerahkannya dengan sukarela”.

“Aah ne”.

“Ooh ia Kyuhyun-ah , kau sepertinya perlu belajar dengan baik. Dan aku sudah mentransfer semua ilmuku pada laptopmu”. Sahut Eunhyuk tiba-tiba.

“Aah aku tidak mau !”. Tolak Kyuhyun

 

*

Jaeri melangkahkan kakinya, memasuki sebuah kafe yang tak lama baru berdiri itu. Matanya menatap ke sekeliling dan.. Dapat ! Ia berlari dan seketika memeluk seorang namja yang tengah berbicara dengan bawahannya.

“Oppaa bogoshippoo”.

“Aihs yak yak nae dongsaeng kenapa manja sekali eoh ?”. Pria itu membalikkan badannya dan membalas pelukan hangat Jaeri.

“Biar saja. Suruh siapa kau tak menghubungiku selama 2 bulan. Huh. Kim Jaejoong babo ! Kim Jaejoong nappeun”. Jaeri menelusupkan tangannya kedalam kaos Jaejoong dan mencubit bagian pinggir tulang Jaejoong.

“Aww. Yak ! Kau ini nakal sekali ! Awas kau”.

“Hahaha tidak takuut”.

“Dasar kau ! ahh ya, ceritakan padaku apa yang tidak ku ketahui selama 2 bulan ini”. sahut Jaejoong pelan.

 

*

 

Kyuhyun melangkahkan kakinya pelan disekitar bandara. Ya, ia sudah keluar dari Jet pribadi itu dan ia ingin segera menuju rumahnya, ingin berhambur memeluk Jaeri dan mengutarakan semuanya.

‘ddrrtt dddrrtt ddrrttt’

 

“Yeoboseyo ?”.

“Kyuhyun-ah mianhae aku tak bisa kesana. Bisakah kau menemuiku di kafenya Jaejoong hyung ?”.

“Aihs . Merepotkan sekali. Lagipula untuk apa kau berada disana ?”.

“Ya tentu saja untuk menemui hyung ku. Cepatlah, aku akan mengirimkanmu alamatnya”.

“Haihs ne ne”.

 

PIIP

 

Jaeri menghela nafasnya, tak disangka ia bisa mengatakan semuanya, semua hal yang mengganggu hati, pikiran, bahkan jiwanya.

Tak disangka semua perasaan yang berkecamuk dalam hatinya dengan lancarnya keluar dari mulutnya.

 

“Jadi dia selalu bersikap baik padamu ?”. Tanya Jaejoong. Jaeri hanya mengangguk.

“Dia selalu menenangkanmu bahkan dia juga mengorbankan dirinya ? Termasuk mobil impiannya ?”. Tanya Jaejoong lagi. Jaeri kembali mengangguk.

“Dan kau masih saja menjaga jarak darinya ?”.

Jaeri terdiam.. Perlahan menganggukkan kepalanya lalu menunduk.

“Hahh jinja ! Kau jahat sekali jaeri-ya”.

 

DEG

 

“Kau membunuhnya secara perlahan”.

“Yak, oppa kenapa kau berkata seperti itu padaku ?”. Protes Jaeri, mencoba membela dirinya sendiri.

“Hh, kau pikirkan sendiri mengapa aku berkata seperti itu”. Tegas Jaejoong.

“Oppaaa, kenapa kau jadi begini padaku ?”. Rajuk Jaeri.

“Hhh, Lee Jaeri.. Aku tidak tahu kenapa kau begitu mengerikan. Jangan hanya karena semua kisah cintamu dari dulu sampai sekarang tidak pernah ada yang berjalan mulus kau menutup hatimu. Oke, aku tahu kau takut. Takut untuk kembali sakit hati, terlebih lagi takut untuk merelakan semua cintamu untuk orang terdekatmu. Aku benar kan ?”.

“Oppa..”.

“Tidak semua cinta itu menyakitkan Jaeri-ya, dan tidak semua kisah cinta itu selalu berujung duka”. Beber Jaejoong pelan. Jaeri hanya terdiam, tenggelam dalam pikiran dan sedikit rasa penyesalan yang muncul dalam dirinya.

“Oppa.. Kau tidak tahu”. Gumam Jaeri pelan.

“Kau bahkan tidak tahu kalau CINTA YANG MEMBUAT EONNIE KU PERGI MENINGGALKANKU !!!”. Bentak Jaeri, tak terasa air mata mengalir begitu saja dibawah matanya.

“Kau tidak tahu bagaimana hidupku menderita karena cinta, kau tidak tahu kan apa yang membuat eonnie-ku pergi dan sampai sekarang tak pernah kembali  ? Tidak tahu kan oppa ?”. Jaeri menghela napasnya perlahan.

“Baiklah aku beritahu.. Eonnie ku tahu bahwa kisah cinta ku tak pernah mulus, dia tau bahwa aku selalu memendam perasaanku dan selalu mencoba merelakan kebahagiaanku. Termasuk dia tahu bahwa AKU MENCINTAIMU ! Aku mencintaimu sehingga dia merasa bersalah padaku ! Dia tak ingin menyiksa batinku. Dia bilang, lebih baik dia pergi jauh menghilang dari hidupku daripada harus melihatku menderita menahan perasaanku, dia juga lebih memilih mati daripada melihatmu menderita jika dia memutuskanmu. Dan kau tau ? Ini salahku. Ini semua SALAHKU ! Dia ! Orang yang teramat dekat denganku mengorbankan dirinya  hanya untuk menghentikan penderitaanku. Lalu apa yang harus aku lakukan ? APA ? Apa aku harus hidup tenang dan menikmati kebahagiaanku bersama cintaku ? Cihh. Bahkan aku saja masih dihantui rasa takut dan bersalah. Sepertinya memang aku pantas mati, hidupku bahkan masih menyusahkan orang lain.Kau pikir kenapa aku di jodohkan dengan Kyuhyun ? Tentu saja karena eomma-ku tak ingin aku berlarut dalam kesedihanku. Tapi nyatanya, aku masih selalu dihantui kesepian dan penderitaan.

Lebih dari apapun aku merindukan eonnie-ku. Aku bahkan tidak tahu apa dia masih hidup atau tidak”.

 

Jaejoong terdiam, tak menyangka jika orang yang sangat ia sayangi pergi karena kasih sayangnya pada adiknya.

Tapi Jaejoong juga tak bisa menyalahkan Jaeri, tidak ada yang bisa disalahkan disini.

Jaejoong mencoba merengkuh Jaeri, memeluknya dengan perasaan penuh sayang. Lebih dari siapapun, Jaeri yang paling tersiksa disini.

 

Nan jauh disana, seorang pria memegang dadanya erat.

“Ternyata kau begitu menderita Jaeri-ya, kejadian-kejadian aku melihatmu menangis bahkan bukan apa-apa. Dan kau ? Mencintai Kim Jaejoong ?”. Gumam seorang yang berdiri tak jauh dari sana. Hatinya sedikit mencelos, rasa kecewa menyelimutinya kini.

Secara langsung, ia bahkan telah ditolak.

 

TBC

Hoho maaf jika cerita saya emang GAJE !!

saya gak edit ulang part ini. mianhae jika bener-bener GAK MEMUASKAN T.T

Dan maaf jika feel sangat sangat gak dapet ._.

Jujur saya dari dulu gak bisa bikin sad story ._.

Saya ngerasa kurang pede sama part ini u,u

Oke terimakasih untuk semua fans sayah

Dan pastinya terimakasih untuk min Jea.

Yang paling terimakasih adalah untuk belahan jiwa, sobekan jantung, dan irisan hati saya.

 

JAEJOONG, KYUHYUN, KRIS XD

Sekian dan sampai jumpa.. hahaha

Advertisements

6 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 7B

  1. Sumpah dehh gak pernah ada bosen2nya baca ini ff walopun udah sering baca tetep aja ngakak pas baca yang lucu2nya.
    Coba kalo di bikin flem min

  2. Kyuhyun-ssi kau benar2 kasihan tp kkau belum mndengar dri awal kan?? Akau pikir Jaeri hnya menyukai Jaejoong d,masa lalu dan masa depan.a adalh dirimu.. #keep writting 🙂

  3. aahhh dont be sad kyu *sokenglishgw :p
    kasian ihh uri kyu bener” dibikin acak” deh hati ny di ff nie , hahahaha
    gpp lah kali” ya jangan dipuja dan nyakitin terus , kkkkk ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s