[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 7A

Tittle : Strange Marriage

Author : jjj

Genre : Married Life, Romance ?

Fb : Kha Riska Jujujejejiji

Rate : PG-15

Main Cast :

– Lee Jaeri

– Cho kyuhyun

Support Cast : Temukan sendiri ^^

Annyeonghaseyo ❤

Salam cinta dan kecup sayang untuk bias masing-masing XD

Ternyata part 6 kmaren kpanjangan

buktiny dhp saya nanggung, cuman smpe yg ciuman, gak tamat ._.

So, terpaksa harus nebeng hp orang buat liat komennya

Kayaknya SM ini bakal Longshoot deh, tapi gak tau juga sih hohoho

kalo linknya gak bisa dibuka, ketik ulang u,u atau liat di note saya atau silakan cari di google ahjusi ne ? 😀

Okee langsung ajaa ^.^

RCL selalu diperlukan 🙂 tetapi tetap, saya tidak memaksa ^^

 

HAPPY READING \(^o^)/

 

(PREVIEW PART SEBELUMNYA)

 

Kyuhyun dengan sangat cepat segera membungkam bibir Jaeri dengan bibirnya, tidak ingin mendengar perkataan Jaeri lebih jauh lagi. Ia takut, Jaeri akan mengatakan sesuatu yang akan membuatnya kecewa, sungguh demi apapun ia juga mempunyai ketakutan dalam hidupnya. Tepatnya, semenjak Jaeri hadir di hidupnya. Jaeri sedikit memberontak, karena ia tak bisa melanjutkan perkataannya gara-gara perbuatan Kyuhyun.

Kyuhyun mulai menekan bibirnya semakin dalam, mencoba melumat perlahan bibir manis Jaeri. Tangannya mendekap erat tubuh Jaeri yang ada dihadapannya. Sementara Jaeri, masih menormalkan keadaannya yang seperti tak menapak dalam tanah. Ia ikut terhanyut dalam ciuman itu dan memegang bahu Kyuhyun, sedikit membalas ciuman Kyuhyun. Dimiringkannya kepalanya mencari posisi terbaik mengikuti irama ciuman mereka. Kyuhyun terlihat semakin menuntut, ciuman yang tadi hanya biasa saja kini mulai terasa berbeda karena Kyuhyun mendorong mulut Jaeri, mencoba memasukkan lidahnya kedalam sana. Jaeri yang sudah tenggelam dalam ciuman itu membukan sedikit bibirnya dan membuat lidah Kyuhyun langsung menerobos kedalam bibirnya, mengabsen setiap deretan bibirnya, saling membelitkan kedua lidah mereka dan berbagi saliva. Decakan decakan romantis mendominasi situasi disana. Matahari pun tenggelam, bersamaan dengan peraduan dari dua insan yang tengah berciuman itu. French Kiss yang indah diwaktu senja..

 

 

– STORY BEGIN –

STRANGE MARRIAGE PART 7

 

“Aww !”.

Ciuman indah itu terlepas seketika saat sesuatu merayap melewati bagian atas kaki telanjang Jaeri. Kyuhyun yang menyadari apa yang telah dilakukannya hanya bisa menggaruk garuk kepalanya yang tak gatal. Ia hanya tersenyum kikuk, sementara Jaeri hanya menunduk seraya membenahkan letak sebuah jaket yang menutupi pahanya.

 

“Ah, sebaiknya kita masuk kedalam. Udara sudah semakin dingin dan kau juga harus mengganti bajumu”. Kyuhyun akhirnya membuka suara, mencoba menghilangkan rasa canggung diantara mereka.

 

“Ta, tapi. B, bukankah kau bilang semua bajuku kotor ?”. Tanya Jaeri seraya mengerutkan keningnya.

“Hoho mianhae untuk yang itu. Tadi sewaktu kau tidur, aku pergi ke butik untuk membeli beberapa baju yang akan kau pakai selama disini”. Jawab Kyuhyun.

“M,mwo ? Hmm lalu kenapa kau tak memberikan baju itu padaku ? Kenapa malah memberiku roti ?”. Sahut Jaeri yang langsung mem-pout kan bibirnya.

 

‘Kyeoptaa’ batin Kyuhyun.

 

“Kenapa tak menjawab ?”. Tanya Jaeri saat melihat Kyuhyun yang terdiam.

“Ehm itu, mianhae. Tadi aku langsung menyimpan baju itu di bagasi. Dan kenapa aku tak memberikannya. Tentu saja ! Kau akan ganti baju dimana nantinya ? Lebih baik menunggu sampai disini lalu kau bisa mengganti bajumu”. Beber Kyuhyun.

“Dan membiarkanku memakai baju atasan saja ?”. Sela Jaeri.

“Aniyo ! Aku kan sudah menutupi pahamu dengan jaket Siwon hyung”.

“Hassh yasudahlah”. Jaeri menghela nafasnya pasrah

 

Ia kemudian segera berlalu dari hadapan Kyuhyun dengan langkah pelan. Kyuhyun segera menyusul dan meraih tangan Jaeri. Menggenggamnya erat dalam tangannya. Dan perlakuan Kyujyun barusan membuat Jaeri menatap Kyuhyun dan tangannya secara bergantian.

 

“Kita pergi bersama”. Ajak Kyuhyun.

 

Akhirnya mereka mulai berjalan seraya bergandengan tangan, Kyuhyun bahkan dengan sabar menyamakan langkahnya dengan kaki Jaeri yang tergopoh-gopoh itu.

Sementara nan jauh disana, ke 8 namja yang sedari tadi  bersembunyi segera berlarian saat melihat Kyuhyun dan Jaeri yang mendekat ke arah Vila.

 

“KYAAA ! Puas ! Sangat puas !”. Sahut Yesung.

“Kau dengar tadi hyung ? Bahkan walaupun suasana bising gara-gara ombak, decakan dari ciuman mereka terdengar jelas sekali ! Menusuuukkk bagian telingaku yang paling dalam”. Ucap Eunhyuk yang dibarengi dengan anggukan-anggukan dari namja lain.

 

“Mereka datang mereka datang !”. Sahut Ryeowook yang terlihat panik saat sedang mengintai Kyuhyun dan mendapati Kyuhyun semakin mendekat.

“Kau ini kenapa Wookie ? Seperti sedang mencuri saja, panik seperti itu”. Protes Siwon.

“Aku kan hanya memberitahu kalian hyung”. Ujar Wookie.

“Ya tanpa diberitahu, kami juga sudah tahu”. Dumel Sungmin.

 

KREEEK

 

Pintu yang tadinya tertutup pun sedikit terusik dan akhirnya terbuka. Menampakkan kedua sejoli yang tengah bergandengan mesra.

 

“Ekheum ! Sepertinya kehadiran kita disini mengganggu”. Ucap Eunhyuk dengan memandang seduktif kearah Kyuhyun dan Jaeri yang tentu saja membuat Jaeri segera melepaskan tangannya yang digenggam Kyuhyun.

“A, annyeong oppadeul. Mianhae baru menyapa kalian”. Ujar Jaeri seraya membungkukkan sedikit badannya.

“Hahaha tak apa adik ipar”. Sahut Kangin.

“Sebaiknya kalian masuk kedalam kamar, adik ipar pasti capek dan butuh istirahat”. Ujar Yesung.

“Aah ne hyung, dimana kamar kami ?”.

 

‘Kami ?’. Batin Jaeri

 

“Karena kami mengerti kalian, kami memberikan kalian privasi untuk menempati kamar dipojok ruangan ini. Didalam sana terdapat ranjang nyaman, jendela yang menghadap laut, suasana romantis, dan tentu saja kedap suara”. Donghae menjelaskan secara jelas, seolah olah ia seorang guide vila itu. Sementara Kyuhyun dan Jaeri hanya melongo. Terlebih saat mendengar kata ‘kedap suara’ .

“Engg, kalat begitu a, aku masuk dulu kamar oppadeul”. Jaeri permisi dan segera menarik kakinya pelan, melangkah menuju kamar yang ditunjukkan oleh Donghae. Kyuhyun membantunya berjalan dengan memapah bahu Jaeri. Dan tentu saja mengundak sorak sorai dari namja namja perusuh itu.

 

*^^*

 

Sebuah senyuman tersungging indah dihamparan bibir seorang gadis yang berwarna peach itu. Hatinya seolah diwarnai berjuta-juta kebahagiaan yang mendalam. Pandangannya tertuju pada sebuah objek yang sangat indah nan jauh disana. Seorang anak Laki-laki yang mempunyai senyum yang sangat menawan. Hatinya mulai berdesir, merasakan kembali sesuatu yang membuat hatinya selalu tertuju pada lelaki itu.

 

‘Hari ini, aku menemukan seseorang yang mengubah hatiku, dia teman baruku disekolah’

 

Ukiran tulisan itu kini terpatri dalam buku harian yang selalu dibawa-bawanya kemanapun ia pergi. Setiap curahan hatinya bahkan ia tumpahkan disana.

 

‘Hari demi hari terus berlalu. Dan perasaan ini semakin dalam ! Aku menyukaimu ^^ bisakah kau membalas perasaanku ?’

‘Aku berharap bisa bersamamu, sungguh aku sangat ingin bersamamu’

‘Mengapa hati dan pikiranku ini tak bisa ku kontrol ? Mengapa mereka selalu tertuju padamu’

‘Lihat saja, aku pasti bisa membuatmu menyukaiku. Pasti. Aku yakin akan hal itu’

Gelak tawa membahana didalam sebuah kelas yang penuh dengan murid SMP itu. Sebuah curahan hati yang selalu disembunyikan oleh seseorang kini telah terbongkar, seorang yeoja yang menulis semua hal yang teman-temannya tertawakan  hanya tertunduk mematung dibangkunya.

 

“HAHAHAHA ! Jadi kau menyukai Junho ? Whoaa kau sepertinya terobsesi sekali padanya”.

“Kau menulis hal-hal menjijikan dibuku harianmu !”

“Kau menggelikan sekali”

“Lee Jaeri ! Kau seperti gadis yang gila”

 

Tatapan tatapan tak suka juga ucapan-ucapan menyakitkan itu membuat gadis itu – Jaeri merasa amat sangat terpojok. Ia menyesali kebiasaannya yang selalu menuliskan semua hal dalam buku hariannya, dan yang lebih parah lagi ia lupa menyimpan bukunya kedalam tas dan meninggalkannya begitu saja diatas meja. Bibirnya bergetar, matanya mulai berkaca-kaca.

Diliriknya seorang pria yang berada dipojok ruangan sana, dia memalingkan wajahnya. Bahkan sebelumnya menatap Jaeri tak suka. Hatinya semakin sakit terasa, apalagi hujatan-hujatan itu tak juga berhenti. Ia ingin berteriak dengan sangat kerasnya untuk menghentikan hujatan-hujatan itu. Tapi bahkan hatinya terlalu sakit, hingga membuat kepedihan itu mengganjal tenggorokannya, menyumpal bibirnya. Ia segera bangkit dan berlari sejauh ia mampu, tubuhnya luruh seketika saat ia sampai ditaman sekolahnya. Ia memegang dadanya, merasakan kesakitan yang luar biasa.

 

“Ya Tuhan.. Kenapa kau biarkan ini terjadi ? Kenapa ? Apa aku melakukan kesalahan ? Dan, apa aku tak boleh jatuh cinta ?”. Keluh Jaeri, kenapa cinta hanya indah sesaat ? Kenapa indahnya cinta hilang seketika saat pahitnya datang ?

Cinta, satu hal yang sulit dimengerti. Satu hal yang mampu membuat seseorang terbang keatas, lalu terhempas ke dasar.

 

“Jaeri-ya”. Panggil seorang yeoja yang menghampirinya.

“Ooh kau Rae in ? Wae ?”. Sahut Jaeri mencoba menormalkan raut wajahnya.

“Kenapa kau disini ?”. Tanya Rae in lagi. Ia tak tahu apa yang terjadi dengan Jaeri, karena memang kelas mereka berbeda dan Rae in juga tidak tahu tentang insiden buku harian Jaeri.

“Aku sedang mencari cincinku”. Jawab Jaeri sekenanya.

“Ooh ya Jaeri, aku lupa. Nanti saat kau ke kelas tolong katakan pada Junho kalau aku menunggunya digerbang”.

“Mwo ? A, ada hubungan apa kau dengannya ?”.

“Eeh, kau tidak tahu ? Ahya mianhae aku lupa. Hihi. Sebenarnya aku menyukai Junho sejak ia pindah kesini. Hyaaa sungguh demi apapun aku menyukainya. Ia juga welcome padaku, hihi do’akan saja semoga aku bisa berpacaran dengannya”.

 

 

DEG !

 

Mata Jaeri membelalak seketika, tak menyangka jika temannya mempunyai perasaan yang sama pada orang yang sama. Ditambah lagi mereka dekat ! Oh itu membuatnya semakin sakit, semuanya jelas sekarang. Junho membencinya, Junho memberi respon pada Rae in, dan Junho dekat dengan Rae in. Jadi, sepertinya harapan itu terlalu jauh untuk dapat ia raih.

Apakah dunia gempa ? Atau matahari hancur ? Kenapa ia seperti terkena reruntuhan yang sangat menyakitkan ? Kenapa semuanya menjadi begitu gelap oleh luka ? Dan untuk kedua kalinya, ia harus menimbun perasaannya dalam dalam, menghilangkan asa nya perlahan, merelakan cintanya bahagia dengan temannya. Biarlah cinta itu tertanam dalam hatinya yang terdalam. Cinta yang tak bertuan, yang mungkin menyiksa sebagian hatinya.

 

*

 

“ANDWAE !!”. Jaeri berteriak, terbangun dari mimpinya, mimpi yang nyaris seperti kejadian nyata itu.

“Jaeri-ya ? Waeyo ?”. Kyuhyun yang tidur satu ranjang dengannya terusik saat mendengar teriakkan Jaeri. Ya, mereka tidur bersama dalam satu ranjang.

“Andwae, hiks. Andwaeee”. Jaeri terlihat ketakutan, ia bahkan tak menghiraukan Kyuhyun yang terbangun karenanya.

 

Jaeri bangkit dari ranjang, segera berlari kedalam kamar mandi. Buliran air mata terus menerus turun dengan derasnya dibawah mata Jaeri.

 

“Andwaee.. Hiks”.

Dinyalakannya keran air didalam wastafel dan menutup lubang wastafel itu, membiarkan airnya menggenang didalam sana. Kyuhyun masih terdiam, kebingungan dengan tingkah Jaeri yang sangat tiba-tiba itu.

“Jaeri-ya ?”. Teriak Kyuhyun yang masih terduduk diatas ranjangnya. Jujur saja ia merasa sangat khawatir pada Jaeri.

 

Karena penasaran dengan apa yang dilakukan Jaeri didalam, didekatinya pintu kamar mandi dalam kamarnya itu, terdengar suara air dan suara raungan, tangisan kepedihan dan keputus asaan.

Kyuhyun dengan cekatan segera membuka pintu yang ternyata tak terkunci itu.

Matanya terbelalak saat mendapati Jaeri yang tengah menangis hebat seraya menenggelamkan kepalanya kedalam wastafel yang penuh dengan air itu.

 

“Jaeri-ya, apa yang kau lakukan ?”. Kyuhyun meraih bahu Jaeri dan mengeluarkan kepalanya dari dalam air.

“Hikss.. Andwae, andwaeee.. Hikss”. Jaeri menggeleng-gelengkan kepalanya seraya mengacak-acak rambutnya frustasi.

“Jaeri-ya”.

“Andwaee.. Hikss, aku.. Hikss. Andwaee”.

“YAK ! LEE JAERI SADARLAH”. Teriak Kyuhyun seraya mengguncangkan kedua bahu Jaeri. Seketika tubuh Jaeri luruh dilantai,

ia terduduk lemah dengan keadaan yang sangat menyedihkan.

“Andwaee..aku sungguh tak kuat lagi, andwaee.. Kenapa aku ? Sakiit sekali dari dalam sini”. Jaeri berkata pelan seraya memukul mukul dadanya yang sangat sesak. Kyuhyun yang melihatnya sangat kebingungan dan tak tahu harus bagaimana.

“Mengapa ? Mengapa tuhan tak adil padaku ? Mengapa ? Apa aku tak boleh bahagia ? Hikss”.

“Jaeri-ya.. Kau kenapa sayang ?”.

“Kau ? Kenapa kau baik padaku ? Kenapa ? Aku bahkan selalu mengacuhkanmu. Aku sudah tak punya hati lagi. Aku bahkan selalu menjauhimu”.

“Jaeri-ya..”.

“Diluar sana banyak yang mengejarmu. Tapi kenapa kau masih bertahan denganku ?”.

“Jaeri-ya”.

“Kau lelaki baik, kau-“.

“CUKUP LEE JAERI !”. Kyuhyun berteriak dengan sangat keras, membuat Jaeri menghentikan ucapannya dan menatap nanar Kyuhyun.

“Hey, dengarkan aku ! Aku tak peduli. Sekalipun kau mengacuhkanku terus menerus, aku tak peduli. Sekalipun diluar sana banyak yang memujaku, aku tak peduli. Aku yakin, ada alasan kuat yang membuatmu jaga jarak denganku. Kau butuh waktu, dan aku tidak akan memaksamu. Kita hidup bersama bukan untuk saling memaksa atau menyakiti, tapi untuk saling berbagi dan mengerti”. Ucap Kyuhyun perlahan. Jaeri terdiam menatap kedua manik mata Kyuhyun. Mata itu, memancarkan sebuah ketulusan yang mendalam. Ia tersentuh mendengar kata-kata Kyuhyun. Ya, memang ada alasan kuat dibalik perilakunya selama ini. Isakan yang tadi sempat tak terdengar, kini mulai terdengar lagi. Mengusik telinga Kyuhyun yang awalnya damai. Dengan seketika Kyuhyun meraih tubuh Jaeri, mendekapnya dengan sangat erat. Ia ikut terduduk dilantai kamar mandi yang basah bersama Jaeri. Diusapnya pelan rambut Jaeri, Jaeri sendiri masih terus terisak dan belum bisa menenangkan dirinya. Kyuhyun semakin merengkuh tubuh Jaeri, mendekapnya dengan sangat erat. Seolah dengan dekapannya itu, kesedihan Jaeri segera berlarian keluar.

 

*

 

Matahari memancarkan cahayanya dengan sangat perkasa, ombak-ombak bergemuruh menggulung gulung dihamparan laut indah yang ada diluar sana. Kyuhyun menggeliat, mengerjap-ngerjapkan matanya pelan, kemudian mulai terbangun sempurna.

Diliriknya gadis yang masih terlelap dalam pelukannya, Kyuhyun menelusuri setiap hal yang ada padanya.

 

“Aku harap tak pernah melihat lagi dirimu yang kacau, aku lebih memilih melihatmu mengacuhkanku daripada melihatmu menderita seperti semalam”. Gumamnya seraya mengusap pelan anak rambut Jaeri kemudian perlahan mencium keningnya dan segera beranjak menuju kamar mandi.

‘Kenapa kau berkata seperti itu Kyuhyun ?’ . Jaeri membatin, sebenarnya dari tadi ia sudah bangun. Hanya saja, ia tak berani untuk membuka matanya. Tentu saja, karena posisinya yang tidur dalam pelukan Kyuhyun. Mengapa ia sering sekali tertidur dalam pelukan Kyuhyun ? Entahlah, Jaeri hanya mampu terdiam. Tenggelam dalam pikirannya yang sangat rumit itu.

 

*

 

Jaeri keluar dari kamar mandi dengan sebuah pakaian lengkap, matanya menelusuri setiap sudut kamar yang ditempatinya, berharap mendapati Kyuhyun disana. Tapi yang ia dapati hanyalah secarik note kecil yang menempel di cermin meja rias yang berada di hadapannya.

 

‘Sarapanmu ada dinakas samping ranjang, setelah itu kau pergilah keluar. Aku menunggumu diluar’

 

Jaeri sedikit menyunggingkan senyumnya saat membaca note kecil itu, matanya segera melirik kearah nakas tempat tidur. Benar saja, sebuah roti panggang dan segelas susu sudah tersaji diatas sana. Jaeri mengambilnya lalu memakannya dengan lahap.

 

A MINUTES LATER

Jaeri melangkahkan kakinya perlahan, mengitari seluruh sudut dalam rumah.

 

“Whoaa adik ipar pagi-pagi begini mau kemana ?”. Tanya Kangin.

“A,aku.. Kyu, Kyuhyun”.

“Hahaha kau kenapa gugup begitu ? Itu Kyuhyun sudah hampir berlumut menunggumu diluar”. Sahut Eunhyuk yang baru saja masuk kedalam vila.

“Aah, gomawo oppa”. Ucap Jaeri. Ia mulai beranjak keluar dan segera menghampiri Kyuhyun yang tengah berdiri menunggunya.

 

*

 

“Kyu, Kyuhyun”. Panggil Jaeri yang seketika membuat Kyuhyun membalikkan badannya.

“Eo, kau sudah selesai ?”.

“Ne”.

“Bagaimana kakimu ? Kurasa tidak sakit lagi kan ?”.

“hmm”.

“Kajaa”.

“Kita mau kemana ?”. Tanya Jaeri masih dengan posisi berdiri didepan pintu.

“Kau tak lihat sepeda didepanmu ? Tentu saja, kita akan bersepeda sayang”.

 

DEG

 

“Wae ? Apa kau tak bisa naik sepeda ?”. Ucap Kyuhyun lagi.

“A,aniya. A, aku bisa”. Jaeri menyela ucapan Kyuhyun dan langsung mengambil sepeda berwarna pink dihadapannya lalu mendahului Kyuhyun.

“Hhh, wujud aslimu telah kembali. Gugup berbicara padaku dan..mengacuhkanku”. Gumam Kyuhyun.

“Yak ! Tunggu akuu !”. Kyuhyun berteriak dan mulai mengayuh sepedanya. Lalu sedikit mempercepatnya dan mensejajarkan posisinya dengan Jaeri.

 

*

 

Angin laut yang cukup kencang membuat rambut indah Jaeri menari-nari dibawah sinar mentari yang cukup terik. Sebuah senyuman merekah di bibir manisnya, menikmati keindahan pantai dan menelusurinya dengan bersepeda adalah satu hal yang sangat menyenangkan untuk Jaeri.

 

“Geumanhae Jaeri-ya, kita sudah sampai”. Ucap Kyuhyun dibelakang sana.

 

Jaeri menoleh kearah Kyuhyun lalu mengikuti arah pandangan Kyuhyun yang tengah memandang kearah samping. Matanya membelalak sempurna tatkala melihat sebuah surga indah. Lautan bunga dengan berbagai warna yang indah terpatri dengan sempurna disana.

 

“Kyu, Kyuhyun. Neomu areumdawoo”. Kagum Jaeri, tanpa sadar perlahan ia meninggalkan sepedanya dan segera melangkahkan kakinya, menyusuri bunga bunga indah yang ada dihadapannya. Tangannya terulur menyentuh permukaan bunga itu, Jaeri melangkah semakin cepat, kakinya mulai berputar-putar. Tubuhnya meloncat-loncat kegirangan, senyuman indah itu.. Kini telah kembali. Sejenak ia melupakan hal yang sangat menyiksa batinnya.

Sementara tak jauh dari sana, Kyuhyun menyunggingkan senyum bahagianya.

 

“Aku tahu kau akan menyukainya. Aku harap senyum indahmu itu tak pernah pudar dari bibirmu Dan aku harap tak pernah melihatmu seperti semalam”. Gumam Kyuhyun.

 

*

 

Hari mulai beranjak siang dan itu Kyuhyun habiskan hanya dengan memandangi Jaeri. Pikirannya menerawang, kapan ia dan Jaeri bisa menjadi pasangan normal seperti yang lain. Entahlah, ia rasa perlahan Jaeri juga akan luluh dengan sendirinya. Ia hanya harus bersabar dan sedikit menunggu lebih lama lagi.

 

*

 

MALAM HARINYA

Di sebuah ruang tamu itu, kini hangat oleh candaan serta gurauan yang terlontar dari mulut masing-masing. Tawa renyah membahana disana.

 

“Aah, bosan sekali”. Keluh Ryeowook.

“Jja.. Bagaimana kalau kita bermain ?”. Sahut Eunhyuk semangat.

“Ne, benar. Sekarang kan malam terakhir kita disini. Dan setelah ini kita akan sibuk selama satu bulan. Ada kemungkinan kita bahkan tidak pulang selama satu bulan”. Ucap Yesung yang sontak saja membuat Jaeri membelalakkan matanya kaget.

“Sebulan ?”. Gumamnya pelan, tapi masih terdengar oleh orang lain disana.

“Ne, sebulan. Apa Kyuhyun belum memberitahumu ?”. Tanya Siwon.

“A, aku baru akan memberitahunya nanti hyung”. Sahut Kyuhyun.

“Hahahaha aigoo adik ipar, kenapa kau jadi diam seperti itu ? Wae ? Apa kau takut akan merindukan Kyuhyun mu ? Hahahaha”. Donghae tertawa dengan kerasnya, sementara Jaeri hanya bisa terdiam seraya merutuki dirinya sendiri.

“Hahahahaha lihat kan, rupanya cinta adik ipar untuk setan tengil kita cukup besar”. Sela Sungmin.

 

‘MWO ?’

 

“Ah sudahlah hyung, katanya kita mau bermain”. Kyuhyun yang melihat ketidaknyamanan Jaeri segera mengalihkan pembicaraan mereka.

“Aah, geurae.. Bagaimana kalau kita bermain Truth or Dare ?”. Sahut Shindong dan langsung diwarnai sorak sorai tanda setuju dari semua orang disana, kecuali Jaeri dan Kyuhyun.

 

‘Aku benci permainan ini’ . Batin Jaeri

 

‘Dasar hyung kurang ajar ! Mereka pasti bertanya dan menyuruh yang aneh-aneh’. Batin Kyuhyun.

 

“Bagaimana ? Kita mulai ?”.

 

TBC

 

Hahahaha kependekan ? Kurang feel ? Gaje ? Hahaha mianhae mianhae. Tadinya masih ada tapi takut kepanjangan dan aku gak bisa liat komen kalian u,u

ini part 7A . Silakan ditunggu part 7B nya

Gomawooo udah mau jadi fans saya, hahaha

dan gomawo buat min Jea yang udah bantu post ^^

Advertisements

7 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 7A

  1. Oooh jadi trauma yg d.alami Jaeri krnaselalu d.hianati teman.a dan tak pernah bs menyatakan perasaan.a kpada laki2 yg dia suka?? Kyuhyun-ssi kau benar2 perhatian.. #keep writting
    tp mereka mw k.mn??

  2. Ga usah takut kyu. kalo lo yang menang suru aja hyung2 mu jedotin pala ke tembok .. hahahahahah.
    aigo. aku salut sama yang bisa bikin ff. aku pengn belajar tapi blum ada waktu ….. cayo terus buat strange marriage nya …..daebak .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s