[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 5

Tittle : Strange Marriage

Author : jjj

Genre : Married Life, Romance ?

Fb : Kha Riska Jujujejejiji

Rate : PG-15

Main Cast :

– Lee Jaeri

– Cho kyuhyun

Support Cast : Temukan sendiri ^^

Annyeong readers ^^

Mianhae yah untuk part 5 sangaaaat lamaa u,u

sy udh mrubah cerita 3x, gtw knapa yang k2 cerita sbelumnya kurang srek u,u

Ohya, sebenernya ketakutan Jaeri itu dari awal udah ketebak lho! Tapi dari sekian banyak readers, hanya 1 yang jeli dan itu teman saya. Hahaha

kalo part 4 kepanjangan , bisa liat di note aku 🙂

dan kalo ini juga kepanjangan , ada di note aku ^^

 

Mohon maaf sy belum bisa meluaskan cerita kyk ceritain keluarga atau teman2 Jaekyu, soalny saya mau fokus dulu ke JaeKyu dlu ^^

baiklah..

 

HAPPY READING \(^o^)/

(PREVIEW PART SEBELUMNYA)

 

 

Setelah bergumul dengan kegiatan membersihkan dirinya, ia bersiap-siap untuk pergi ke dorm sebentar. Karena ada yang tertinggal disana.

 

“mana kunci mobilku ?”. Ucapnya seraya mengobrak abrik nakas samping tempat tidurnya.

“Aah.. Aku baru ingat ! Semalam aku langsung masuk tanpa mematikan mesin mobilku yang masih diluar pagar. Aigoo”. Ucapnya yang baru tersadar itu. Dia segera berlari panik keluar rumahnya, berharap mobilnya baik-baik saja. Tetapi..

“KYAAAA FERRARIKU HILAANG !”.

 

-STORY BEGIN-

Strange Marriage Part. 4

 

Seorang yeoja tengah termangu didepan pintu kamarnya saat melihat kamarnya jauh dari kata ‘baik baik saja’. Ranjang yang basah, barang-barang yang berantakan, rak buku dan CD yang terjatuh, dan masih banyak lagi hal yang membuat kamar tersebut bahkan tidak bisa disebut sebuah kamar. Mungkin tepatnya sebuah tempat yang baru saja di bom. Ditambah lagi peralatan-peralatan yang tak pada tempatnya membuat yeoja tersebut menahan amarahnya sampai ubun-ubun.

 

“Apa yang terjadi dengan kamarku ? Ya tuhan! DVD, KULKAS, MEJA MAKAN, dan TVku DIMANA ? Kyaaa mereka menghilang!”. Serunya dengan suara yang sangat tinggi.

 

Ditengah kebingungan yang melandanya, teriakan seseorang membuatnya sedikit mengalihkan pikirannya. Dihampirinya asal suara tersebut dan mendapati seorang namja yang terduduk ditanah dengan rambut yang acak-acakkan dan wajah yang sangat menyedihkan. Ya, pria itu Kyuhyun. Jelas saja wajahnya begitu menyedihkan, karena mobil kesayangannya hilang tak berjejak.

 

“K, kyuhyun ? Apa yang kau lakukan disini ?”. Jaeri menghabiskan rasa penasarannya dengan bertanya pada Kyuhyun.

“Mobilku hilang”. Sahut Kyuhyun dengan suara yang lemas.

“MWO ??”.

“Kau saja terkejut, apalagi aku. Huaaaa jeri payahku. Aku bahkan belum puas memakainya”. Kyuhyun semakin bersedih saat sudah mengatakan kata-kata tersebut. Bahkan mungkin kalau dia tak sadar dihadapannya ada Jaeri, dia akan menangis.

“S, sepertinya rumah kita kemalingan”. Sambung Jaeri, masih dengan nada yang sama saat berbicara dengan Kyuhyun. Gugup.

“apa maksudmu kemalingan ?”. Sahut Kyuhyun.

“A, aku barusan kekamarku dan-”

“dan ?”

“kamarku berantakan sekali, dan juga-“.

“dan juga ?”.

“BARANG – BARANGKU MENGHILANG !!”.

“MWO ??”.

“Apa saja yang menghilang ?”. Lanjut Kyuhyun lagi. Kali ini dia mulai bangkit dan beranjak pergi kekamar Jaeri.

“DVD, TV, KULKAS, Meja makan, dan yah aku tidak tau lagi”. Jawab Jaeri yang mengekorinya di belakang. Sementara Kyuhyun terus berjalan mendekati kamar Jaeri.

“ASTAGA ! Yaak kenapa kamarmu seperti ini Jaeri ? Bukankah semalam bukan hujan tsunami ? Kenapa barang-barangmu sangat berantakan ?”. Kyuhyun masuk kedalam kamar yang selama ini membuat istrinya betah itu. Sebenarnya dalam hatinya sangat senang bisa menjelajahi kamar itu dengan bebas, tapi tentu saja tidak dalam keadaan kamar yang seperti itu.

“Kurasa kamarmu harus direnovasi Jaeri-ya”. Ucapnya membuka pembicaraan.

“Ya. Kurasa b, begitu. Aku akan memanggil tukang dirumah eomma untuk memperbaikinya. Sementara kamarku direnovasi, kurasa aku bisa tidur disofa”.

“Mworagoyo ? Siapa yang menyuruhmu tidur di sofa ?”.

“keuraesso ?”.

“Tentu saja kau tidur bersama denganku”.

“M, Mw, MWOO ?!”.

 

*=*

 

Sekumpulan namja tengah bergumul dengan pikiran konyol mereka, tak ayal tawa lepas pun keluar saling bersahutan dari mulut mereka.

 

“HAHAHAHA ! Aku tak menyangka kita sekejam itu”. Ujar Yesung.

“Aku rasa mereka mulai kebingungan sekarang, hahaha aigoo aku ingin sekali melihat mereka saat ini juga”. Sahut Eunhyuk.

“Aku bahkan rajin sekali membawa mobil pengangkut barang. Aihs menggelikan”. Ucap Siwon.

“Tapi hyung! Kita harus memindahkan semua barang-barang itu. Kau tega membuat bagasi rumah eomma-ku penuh dengan barang curian kalian ?”. Ryeowook, namja mungil itu terlihat memikul beban yang berat. Jelas saja, hyungnya yang berulah tapi ia yang mendapat masalah. Sebenarnya merekalah pembuat masalah dirumah Kyuhyun.

 

(FLASHBACK ON)

 

Donghae mengemudikan mobilnya sedikit terburu-buru, dia teringat ada sesuatu yang harus disampaikannya pada Kyuhyun. Ya, saat ini ia sedang melajukan mobilnya menuju rumah Kyuhyun. Tapi ketika ia sampai, ia melihat Jaeri terburu-buru masuk dan Kyuhyun mengejarnya tanpa memasukkan dulu mobilnya kedalam pagar rumah mereka.

Donghae sedikit mengerutkan keningnya.

 

“Apa mereka bertengkar ?”. Gumamnya.

Diambilnya benda dipinggirnya itu dan memencet beberapa angka yang tertera disana.

“Yeobosseo”. Ucap suara diseberang sana.

“Hyuk! Ppali datang kesini !”.

“Kemana ? Memangnya ada apa ?”.

“Kerumah Kyuhyun ! Cepatlah ! Situasi sangat panas, aku takut mereka akan saling membunuh”. Sahut Donghae dengan suara yang sengaja dibuat sepanik mungkin.

“YAAK ! APA MAKSUDMU ?”.

“Aihs.. Aku tak ada waktu hyuk. Cepatlah datang kesini dan bawa pasukan kita”.

“Ne, ara. Kau tunggulah disana”.

“Ne”.

 

PIIP

 

Sambungan telepon itu terputus, menyisakan Donghae yang tak bisa mengontrol bibirnya untuk tak senyum senyum sendiri itu.

Tak lama kemudian, dua mobil mewah telah sampai didekat Donghae memarkirkan mobilnya. Walaupun hujan turun deras, ke 6 pria itu terlihat buru-buru turun dan segera berlari menuju rumah Kyuhyun. Donghae yang melihatnya segera menahan mereka.

 

“Hey ! Apa yang kalian lakukan ? Mau kemana ?”. Cegah Donghae.

“Tentu saja melerai Kyuhyun dan adik ipar”. Sahut Kangin.

“Aihs ! Jangan ikut campur masalah rumah tangga mereka”. Ujar Donghae

“yaak ! Bukankah kau bilang mereka akan saling membunuh ?”.

“aihs sudahlah, kalian sebaiknya sembunyi bersamaku. Kita lihat apa yang akan terjadi setelah ini”. Ucap Donghae.

“Aihs ! Apa maksudmu Hae ? Jadi kau mengerjai kami ?”.

“Aku tidak-”

 

JDUARRR

GLUDUGG

 

“Uwaaaaa”. Teriak ke 7 namja itu, mereka sungguh kekanakkan karena masih saja berteriak histeris saat ada petir.

“Ssst.. Sudah sebaiknya kita sembunyi dimobil masing-masing”. Sahut Donghae, dan ke 6 namja itu pun bergabung untuk bersembunyi bersama. Yesung dan Eunhyuk segera menepikan mobil mereka didekat mobil Donghae, tentu saja agar lebih mudah berkomunikasi.

 

A MINUTES LATER 

 

 

Keheningan dari persembunyian itu terpecah saat siluet seorang namja yang mereka kenal tengah menerobos hujan tanpa alat pelindung apapun.

 

“Whoaa, itu Kyuhyun”. Sahut Ryeowook.

“Apa yang dia lakukan disana ?”. Lanjut Donghae.

“Yaak ! Yaak ! Lihat ! Kenapa dia membongkar tralis kamar Jaeri ?”.

“Uwaa, apa dia akan melakukan hal buruk ? Yaak ! Emosinya itu sangat labil. Aku takut terjadi apa-apa pada adik ipar.”. Sahut Kangin khawatir.

“Aihs, antara suami istri itu tidak akan saling membunuh. Yang ada saling menerjang. Kalaupun mereka bertengkar, mereka pasti tidur tak berhadapan, tapi saling memunggungi. Yang satu memunggungi ranjang, dan yang satu lagi memunggungi langit-langit kamar”. Beber Eunhyuk. Membuat ke 6 namja lainnya mengerutkan kening untuk sedikit berpikir.

“YAAK ! Jaga ucapanmu dan jauhkan PIKIRAN KOTORMU ITUU !”. Bentak Yesung yang mengerti arah dari perkataan Eunhyuk.

“Yak ! Lihat Kyuhyun sudah tidak ada diluar ! Apa mungkin dia sudah masuk ? Uwaaa tralis.a ada ditanah Hyung !”. Ujar Donghae.

“Ayo kita kesana !”. Sahut Eunhyuk.

“Caranya ?”.

“Tentu saja mengendap-endap”.

“Tapi hujan”.

“Hey ! Hanya hujan. Bukan gempa”.

“Baiklah”.

 

Akhirnya ke 7 namja itu mengendap – endap seperti maling dan menghampiri pinggir jendela kamar Jaeri. Mereka sedikit mengintip ke dalam dan mendapati Kyuhyun yang tengah menenangkan Jaeri lalu membuka pintu dan menggiring Jaeri keluar pintu.

 

“whoaa so sweet”. Ucap Sungmin terkagum-kagum.

“Yah, kita sedikit terlambat”. Sesal Yesung. Sementara Eunhyuk, dia berjalan mengendap ke daerah kamar Kyuhyun dan sedikit mengintip lewat celah jendela itu. Walaupun gelap, tapi tak membuat penglihatannya kabur.

“Uwoo, lihat mereka tidur bersama”. Ucap Eunhyuk dengan menahan teriakannya.

“Mana mana ?”. Sahut ke 6 namja itu.

“Akhirnya setan tengil kita mendapatkan kebahagiaannya”. Sahut Sungmin.

“Aku akan membuat setan kita tidur bersama pujaannya selamanya”. Terdengar suara Yesung yang memancarkan tekadnya yang kuat.

“Maksudmu hyung ?”. Tanya Ryeowook.

“Sudah kalian jangan banyak bertanya dan kau, shindong ppali telpon siwon. Suruh dia membawa mobil pengangkut barang kesini”.

“Mwo ? Untuk apaa ?”.

“Sudah jangan banyak tanya. Cukup kau telepon saja dia”.

“Arasseo”.

 

Shindong menurut, dengan segera dia menelepon Siwon dan menyuruhnya sesuai dengan yang diperintahkan oleh Yesung.

 

“Sudah ?”. Tanya Yesung saat melihat Shindong memasukkan ponselnya kedalam sakunya.

“Sudah, bahkan ponselku terkena air hujan”. Jawab Shindong sedikit ketus.

“Aihs hyung. Bukan ponselmu saja yang terkena air hujan, bahkan tubuh kami lebih parah”. Sela Ryeowook.

“Aihs, sudahlah. Sekarang kalian ikuti aku”. Ucap Yesung yang langsung menaiki jendela kamar Jaeri.Sementara yang lainnya hanya mengikuti.

“Sekarang kita buat seolah-olah rumah mereka kemalingan”. Ucap Yesung yang mulai mencetuskan ide gilanya itu, sementara yang lain hanya tersenyum penuh arti seraya mulai melancarkan tugasnya. Yang satu mengacak-acak rak, yang satu mengambil air dan menyiramnya ke seluruh kamar, dan yang lainnya lagi menjalankan tugasnya masing-masing. Kecuali satu orang namja yang tengah memperhatikan rak besar berisi CD dan novel itu.

 

“Aku masih penasaran apa Jaeri menyimpan kaset yadong atau tidak. Ssh mari kita lihat. Film, film, horror, comedy, horror, film, drama, album, drama, album, drama, drama, aihs KENAPA TIDAK ADAA !”. Ucapnya berteriak frustasi.

“Eunhyuk-ah, kecilkan suaramu”. Bisik Shindong.

“oh ? Mianhae, hehe”.

 

A FEW MOMENTS LATER

 

Mobil pengangkut barang itu akhirnya berhenti tepat didepan sebuah rumah. Sang namja yang membawa mobil tersebut segera membuka pintu mobil dan menghampiri sekumpulan namja yang tengah melancarkan aksinya.

 

“Hyung ! Untuk apa kau menyuruhku membawa mobil pengangkut barang ?”. Tanya siwon didepan jendela kamar Jaeri.

“Untuk itu”. Ucap Yesung sembari menunjuk beberapa barang yang sudah siap untuk dipindahkan.

“Yaak ! Bagaimana kita membawanya ?”. Tanya Siwon lagi.

“Tentu saja dengan memindahkannya”. Ujar Yesung.

“Tapi lewat mana ? Jendela ini terlalu kecil”. Bantah Siwon.

“Siapa bilang kita membawanya lewat jendela ? Tentu saja lewat pintu. Dan kalian tenang saja, Kyuhyun sudah tertidur pulas. Hihihi”. Sahut Yesung lagi.

 

Akhirnya, dengan mengendap-endap, mereka membawa semua ‘barang curian’ mereka keluar dari tempatnya dan menaikkannya ke mobil pengangkut barang itu. Beruntung yang dibawa Siwon adalah mobil box, sehingga mereka tak perlu repot-repot menutup bawaan mereka. Lagipula hujan juga sudah menghilang dari langit gelap.

 

“Jjaa.. Akhrnya selesai”. Ujar Eunhyuk seraya menepuk-nepukan tangannya dan dengan tergesa-gesa memasuki sebuah mobil mewah yang menganggur disampingnya.

“Hyuk! Kau salah masuk mobil ! Untuk apa kau masuk mobil Kyuhyun ?”. Tanya Donghae.

“Tentu saja untuk mencurinya, membawanya turut serta”. Sahut Eunhyuk dengan senyum liciknya.

“WHOAA ! Pintar sekali kau”.

“Tentu saja”

 

(FLASHBACK OFF)

 

*=* 

 

(LEE JAERI POV)

 

Saat ini kami tengah membersihkan kamarku yang seperti di bom ini. Sebenarnya aku hanya membersihkannya sendirian, tetapi Kyuhyun ngotot ingin membantuku. Ya, mau bagaimana lagi ? Kalau dipikir-pikir aku juga tak bisa membersihkannya sendiri karena ini terlalu berantakan.

 

“Huaa, kau suka Twilight ?”. Tanya Kyuhyun. Dia memang sedang membereskan rak kaset milikku, jadi tak aneh jika dia bertanya tentang film.

“Eo”. Aku hanya menyahut seperlunya.

“Apa kau suka Romeo and Julliette ?”.

“Aku pernah menontonnya”.

“Kalau Titanic ?”.

“Aku suka”.

“Aku juga”.

“Aku tidak bertanya”.

“Eo, baiklah. Hmm apa kau suka Transformer ?”.

“Ya”.

“Harry Potter ?”.

“Tidak”.

“M.I.B ?”.

“Tidak”.

“Final fantasy ?”.

“Sedikit”.

“The va-“.

“Bisakah kau tidak bertanya dan fokus pada pekerjaanmu saja ?”. Aku memotong pembicaraannya. Jujur saja jika dia hanya bertanya film aku akan sangat bosan.

“Aihs, kenapa kau begitu pada suamimu sendiri ?”.

“A, ap, apa maksudmu ?”.

“Kau harusnya beruntung memiliki suami sepertiku. Jadi jangan perlakukan aku seperti ini”. Ucapnya lagi. Aku terdiam, bingung harus berkata apa dan harus merespon bagaimana”.

“Aku buat sarapan dulu. Ini sudah hampir jam 9 dan kita belum sarapan”. Ucapku yang mencoba mengalihkan pembicaraan.

“Kenapa kau selalu memberiku makan tapi tak pernah mau berbicara denganku ?”.

 

DEG!

 

Yaak !

Pertanyaan macam apa itu ? Kenapa dia tiba-tiba bertanya seperti itu ?

 

“Karena kau butuh makan”. Shit. Jawaban apa ini ? Yak Jaeri-ya, kau memang payah.

“Aku butuh makan ? Ya, memang. Tapi aku juga butuh untuk berinteraksi denganmu ny cho”.

“…”.

“See ? Kau bahkan hanya terdiam”. Ucapnya lagi. Oh ayolah, aku seperti orang bodoh kalau terdiam terus seperti ini. Tapi mulutku kelu sekali, aihs lebih baik aku pergi saja. Ya, benar.

 

Kulangkahkan kakiku untuk keluar dari kamar ini, tapi kurasakan seseorang yang menahan tanganku dan mengeratkan tangannya dileherku. Dia, Kyuhyun.. Memelukku dari belakang.

Ya tuhan, kenapa jantungku berpacu sangat cepat ?

 

“Gajima”. Ucapnya. Aku hanya terdiam. Tentu saja aku berada diposisi yang serba salah, jika aku berbicara aku pasti gugup. Jika aku menoleh, muka kami pasti berdekatan. Dan jika aku pergi, dia pasti menarikku lagi. Jadi tuhan.. Apa yang harus aku lakukan sekarang ?

“Gajimarago. Bisakah kau tidak mengacuhkanku lagi ? Aku tak memintamu untuk menjadi istri yang sangat sempurna. Aku hanya memintamu untuk berinteraksi denganku. Sudah, itu saja keinginanku”. Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya dileherku dan semakin merapatkan tubuh kami. Ya tuhan, helaan nafasnya menyapu tengkukku. Bagaimana ini ? Apa yang harus aku lakukan ?

 

“K,kyuhyun ?”.

“Hmm ?”.

“B, bisakah-“.

“Apa ? Kau gugup eoh ?”. SIAL ! Dia kenapa harus memotong ucapanku sih.

“A,aku”.

“Wae ? Kau kenapa ?”.

“A, aku ingin pipis”

Pipis ? Yaak, alasan macam apa ini ? Ya tuhan, kenapa aku bodoh sekali ? Ini sangat memalukan.

“Mwo ? Hahahaha ternyata saking gugupnya kau sampai ingin pipis. Hahahaha”. Ucapnya yang langsung melepaskan pelukannya ditubuhku. Lihat kan ? Dia tertawa. Aihs malu sekali aku. Lebih baik aku segera pergi, ya. Benar.

 

Akupun segera berlari keluar kamar, tetapi

“KYAAAAAA”.

 

BRUUUK

 

Ya tuhan kenapa aku harus terpeleset ?

“Jaeri-ya ? Gwaenchana ?”. Kulihat Kyuhyun sedikit berlari dengan raut wajah yang sangat khawatir. Ya tuhan aku malu

“Huaaaa.. Hiks”. Demi apapun sebenarnya aku tidak ingin menangis, tapi sungguh ini sangat sakit.

“Aigoo, kenapa kau bisa terpeleset huh ?”. Ucapnya lagi, aku hanya terdiam dan masih terisak. Kaki dan pantatku sakit sekali T.T

“Mana yang sakit ?”. Ucapnya lagi. Aku masih terdiam, tentu saja aku diam. Mana mungkin aku berkata kalau pantatku yang sakit. Oh ayolah, itu konyol.

“Baiklah jika kau tak mau menjawab. Aku mengerti”. Ucapnya lagi. Apa maksudnya dia mengerti ?

“Kukira lantainya tidak sebasah ini”. Akhirnya aku bisa mengeluarkan suara.

“Ini bukan basah chagiya, ini bahkan becek”.

 

MWO ? Chagiya ?

 

“Kukira kau sudah mengelapnya”. Ucapku lagi.

“Hahahaha mianhae, tapi mengelap lantai kan tugasmu”. Sahutnya.

“oh ? Aku-“.

“Kau bisa berdiri ? Apa kau nyaman duduk diatas air yang menggenang ? Atau air itu bercampur dengan pipismu huh ?”.

“MWO ? Yaak ! Aku tidak pipis. Bahkan aku tidak ingin pipis !”.

“HAHAHA ! Ternyata benar tadi kau gugup, hahaha. Aigoo alasan yang sangat konyol Lee Jaeri”.

Dia malah menertawakanku. Sungguh aku mati kutu sekali. Aku segera bangkit darisini dan menahan sakitnya pantatku ini.

“KYAAAAAA”. Lagi, aku kembali terpeleset. Tapi kali ini, kenapa tidak sakit ?

“Kau ini kenapa tidak hati-hati sekali sih ?”. Ucapnya. Aku tersadar saat merasakan sebuah tangan hangat yang memeluk tubuhku.

“A,aku”.

“Sudahlah, kau diam saja”.

 

(CHO KYUHYUN POV)

 

“HAHAHA ! Ternyata benar tadi kau gugup, hahaha. Aigoo alasan yang sangat konyol Lee Jaeri”.

Aku menertawakannya, sungguh konyol sekali. Hahaha

kulihat dia segera bangkit darisini dan mencoba untuk berdiri tapi, oh dia ceroboh sekali.

“KYAAAAAA”. Dia kembali terpeleset. Untung saja aku melihat pergerakan kakinya, jadi aku bisa menahannya. Kalau tidak, kupastikan dia pingsan saat ini juga.

“Kau ini kenapa tidak hati-hati sekali sih ?”. Aku akhirnya mengeluarkan suaraku. Dan dia akhirnya tersadar saat merasakan tangan hangatku yang memeluk tubuhnya. Lihatlah wajahnya merah sekali. Hahaha

“A,aku”. Ucapnya terbata-bata

“Sudahlah, kau diam saja”. Sahutku yang memotong pembicaraannya. Aku segera bangkit dan mengeratkan tanganku dipunggungnya lalu berjalan menuju kamarku. Dia terlihat kikuk saat ku gendong, tapi sungguh aku-pun begitu. Aku tak memungkiri kalau jantungku berdetak tak karuan saat berdekatan dengannya.

“Pegang leherku yang erat, kau ini kenapa kendur sekali tanganmu itu. Mau terpeleset lagi huh ?”. Godaku. Dia lalu mengeratkan tangannya dileherku. Bagus, gadis penurut.

“G,gomawo”. Ucapnya lagi. Aku membaringkannya diranjangku dan mengambil beberapa salep pijat lalu mengoleskan salep pada kakinya yang kurasa terkilir itu.

“G, gomawo Kyuhyun”. Ucapnya lagi.

“Tidak perlu berterimakasih. Aku ini suamimu, sudah sepantasnya aku melindungimu”.

“Awww”. Teriaknya saat aku mulai mengurut perlahan kakinya.

“Wae ? Appo ?”. Tanyaku yang sejenak menghentikan kegiatan mengurutku.

“N, nh, ne. Pp,pelan pelan”. Sahutnya.

“Mianhae, aku akan lebih pelan-pelan ne”. Ucapku meyakinkan.

“KYAAA.. Aww, kyuh”. Dia kembali berteriak. Kurasa kakinya terkilir cukup parah.

“Apa sakit sekali ?”.

“N, ne. Hiks”.

“Kurasa kakimu terkilir cukup serius”.

“La, lalu. Kapan kira-kira aku sembuh ?”.

“Hmm aku tidak tahu. Kita lihat nanti saja”.

“Ta, tapi aku-“.

“Sudahlah tak ada tapi-tapian”.

“Aniya, tapi-“.

“Kubilang tak ada tapi-tapian”.

“Ya, maksudku. Tapi bagaimana aku-“.

“hm ?”.

“B, bagaimana a, aku”.

“Kau ini sebenarnya gagap atau apa sih ? Kenapa setiap berbicara padaku kau selalu terbata-bata seperti itu ?”.

“A,aniyo. A, aku”.

“Waee ? Bicaralah yang jelas”.

“Ka, kalau kakiku terkilir seperti ini dan aku tidak bisa jalan, bagaimana aku-“.

“Bagaimana apa ?”.

“Bagaimana aku mandi”. Ucapnya dengan suara pelan saat menyebutkan ‘mandi’.

“Ya tentu saja kau mandi memakai air. Dikamar mandi”.

“A, aniyo. Bukan itu”.

“Lalu apa ? Kau ingin aku memandikanmu ? Begitu ?”.

“Mwo ? Andwae !”.

“Ya, jadi apa ? Aigoo kau membuatku kesal. Cepatlah bicara”.

“T, tentu saja aku masih bisa mandi karena yang sakit kan kakiku. Bukan tanganku. Geunyang-“.

“Terhenti lagi. Ayo teruskan”.

“Geunyang, bi, bisakah kau me, menolongku ?”.

“Menolong apa ? Menggendongmu ke kamar mandi ? Baiklah ayo”.

“A,aniyo”.

“Bisakah kau membawa lemari bajuku kemari ?”.

“MWO ?!”.

 

Yaak, apa dia gila huh ?

Membawa lemari bajunya kesini ? Yang benar saja, kenapa tidak sekalian saja menyuruhku membawa ranjangnya untuk dia tiduri.

Tapi tunggu, membawa lemarinya kesini ? Huaaa apa dia akan tidur bersamaku ? Dan apa dia mulai menerimaku ?

 

“B, bagaimana ? K, kau mau ? Lemariku ada rodanya, jadi kau hanya perlu mendorongnya”.

“Kenapa kau mau aku membawa lemarimu ke kamarku ? Kau mulai ingin tidur denganku yaa ?”.

“M, MWO ?”.

“Hahaha sudahlah. Kau mandi saja. Biar aku pindahkan dulu lemarimu”.

“M,mianhae. Lebih baik kau pindahkan dulu lemariku”.

“Wae ?”.

“Kalau aku mandi dulu, bagaimana aku.. Ya, pindahkan saja dulu”.

“Aihs baiklah”.

 

(AUTHOR POV)

 

Kyuhyun-pun menurut dan segera beranjak menuju kamar Jaeri, sedangkan Jaeri tengah mencoba berdiri dan melangkahkan kakinya, tapi ia malah terjatuh dan terjatuh.

 

“Aww, kenapa sakit sekali. Hiks, ya tuhan kalau begini caranya aku akan merepotkan Kyuhyun dan akan selalu berdekatan dengannya. Kenapa semakin kesini semakin banyak hal yang membuatku dekat dengannya, hiks. Aku sungguh takut terluka untuk ke sekian kalinya”. Jaeri terduduk dilantai, entahlah pikirannya sedang kalang kabut saat ini.

 

Sementara Kyuhyun, dia terdiam ditengah didepan lemari Jaeri, memikirkan bagaimana cara membawa lemari sebesar itu dengan roda lemari yang sangatlah kecil yang jika lemari itu didorong, tidak menutup kemungkinan kalau roda itu akan patah.

 

“Bagaimana caranya ya ? Hmm kenapa dia tidak menyuruhku untuk membawa pakaiannya saja ?”. Kyuhyun kembali terdiam, akhirnya dengan perlahan, didorongnya lemari itu ditengah licinnya lantai kamar Jaeri yang belum selesai dibereskannya. Bahkan sebenarnya itu tidak bisa dikatakan licin lagi karena kamar Jaeri seperti habis kebanjiran. Banyak air yang menggenang disana.

“Aihs, kalau pelan-pelan begini, kapan aku sampai. Kurasa aku sama lambatnya dengan ddangkoma”. Keluh Kyuhyun. Karena yakin lemari itu akan baik-baik saja, didorongnya lemari itu dengan kencang sehingga menimbulkan suara yang berisik dari roda kecil yang beradu dengan lantai.

 

KREEEK

BRUUUK

 

“HWAAAAAA”. Teriaknya saat roda lemari itu patah dan lemarinya yang memuntahkan semua isinya.

“Huaa ottokhae ? Seharusnya aku tetap mendorongnya pelan. Huaaaa aku juga seharusnya mengunci pintunya. Bagaimana ini ? Semua bajunya keluar dan basah”. Sesalnya, bagaimana tidak, pakaian yang ada dalam lemari terjatuh ke lantai yang basah itu. Hanya tersisa pakaian minim yang menurutnya tidak pantas itu. Lingerie .

“Aku tidak mungkin membiarkannya memakai pakaian ini. Oh ayolah aku pria normal. Mana mungkin aku tahan melihatnya memakai ini. Ini bahkan tidak bisa dikatakan sebagai pakaian. Lihatlah, bahannya tipis sekali”. Ucap Kyuhyun seraya memperhatikan lingerie itu.

 

*=*

 

Jaeri masih terduduk dilantai karena kakinya memang benar benar sakit.

 

“Aihs, kenapa lama sekali. Apa dia membawa bajuku satu per satu ?”. Keluhnya.

 

Tak lama kemudian datang sosok yang ditunggunya dengan raut wajah seperti orang yang sangat ketakutan.

 

“K,kyuhyun ? Wae ?”. Tanya Jaeri.

“M,mianhae.. Bajumu kotor semua”.

“MWOO ?”.

“Mianhae, roda lemarimu patah Jaeri-ya, lemarinya jatuh dan semua bajumu kotor. Kecuali baju tipis berwarna merah”.

“M, MWORAGOYO ? Aihs.. Ja, jadi aku akan memakai itu ?”.

“ANDWAE ! Kau tidak boleh memakainya ! Itu bahkan tak pantas dikatakan sebuah baju”.

 

DEG!

 

“Kereom ?”.

“Aku membawa ini”. Ucap Kyuhyun seraya menyodorkan dua benda yang cukup membuat Jaeri malu.

“MWO ? Kau melarangku memakai lingerie tapi kau menyuruhku hanya memakai dalaman ?”.

“ANDWAE! Tentu saja tidak. Aku akan meminjamkan bajuku. Dan ini, tentu saja untuk ganti yang kau pakai. Apa kau tidak mau menggantinya ?”.

“A, yasudahlah”.

“Dan kenapa kau duduk dilantai begitu ?”.

“Aku terjatuh”.

“Aigoo.. Kubilang kau diam saja. Sudahlah bukankah kau mau mandi ?”.

“T, tapi kita belum sarapan, aku-“.

 

Kyuhyun segera mengangkat tubuh Jaeri tanpa membiarkannya melanjutkan perkataannya. Didudukkannya Jaeri didalam bath up yang berada disana dan beranjak untuk mengambil handuk dan bajunya lalu menaruhnya digantungan yang berada dibelakang pintu.

 

“Sudah, kau mandilah sana. Kalau sudah selesai panggil saja aku”.

“Ne, gomawo. Geundae, mengapa kau menurunkanku disini ?”.

“Mwo ? Bukankah kau mau mandi ? Tentu saja aku menurunkanmu dalam bath up. Wae ? Apa kau ingin membuang isi perutmu huh ?”.

“A, aniyo”.

“Lalu ? Kau mau aku memandikanmu ? Begitu ?”.

“MWO ? Andwae !”.

“Lalu apa maumu ? Aihs kau membuatku frustasi”.

“M, mianhae. M, maksudku aku ingin mandi memakai shower saja”.

“Aihs, baiklah”. Ucap Kyuhyun seraya mengangkat kembali tubuh Jaeri dan menurunkannya tepat dibawah shower. Sementara Jaeri hanya bisa terdiam, merutuki keadaannya yang membuatnya berada dalam situasi sulit seperti ini.

“Lihatlah, bahkan aku baik sekali padamu. Tapi kau malah selalu mengacuhkanku”.

 

DEG!

 

“Apa aku harus mencari istri yang lain ya ?”.

 

‘MWO ?’ Batin Jaeri.

 

“Aihs, sudahlah aku mau mandi”. Sahut Jaeri, mencoba menyembunyikan keterkejutannya dengan ucapan Kyuhyun barusan.

“Ne”. Jawab Kyuhyun yang segera keluar menuju kamarnya.

 

*=*

 

“Kyuhyun”. Teriak suara dari dalam kamar mandi.

“Wae ? Kau sudah selesai ?”. Sahut Kyuhyun.

“Ne..”.

 

Kyuhyun pun segera menghampiri kamar mandi dan membukanya.

 

“Apa tak apa-apa kau menggendongku lagi ?”. Ucap Jaer yang terlihat sedang membenarkan letak kemeja Kyuhyun yang kebesaran dibadannya itu. Kyuhyun hanya terdiam memperhatikan tubuh Jaeri dari bawah sampai atas.

 

“Kyuhyun ?”. Panggil Jaeri seraya menggoyang-goyangkan tangannya di wajah Kyuhyun.

“Aah ne, mianhae”.

 

Kyuhyun segera meletakkan tangannya dikedua sisi tubuh Jaeri lalu mulai mengengkatnya dan mulai melangkah. Ia menelan ludahnya saat matanya tak sengaja tertuju pada bagian dalam kemeja yang tak sengaja terlihat itu.

 

“Ya tuhan.. kenapa kemejaku transparan ?”. Batin Kyuhyun. Ia berhenti sejenak, memandangi Jaeri dalam dan mulai memajukan wajahnya kehadapan Jaeri, Jaeri masih menunduk, tidak tahu apa yang sedang dilakukan Kyuhyun.

“Lee Jaeri..”. Ucap Kyu lembut.

“Ne ?”.

 

Mata itu, saling bertemu dan saling menyapa satu sama lain lewat tatapan dalamnya. Kyuhyun semakin erat merengkuh tibuh Jaeri dalam gendongannya dan semakin mendekatkan wajah mereka, menepis jarak antara mereka berdua. Dekat, dekat dan semakin dekat. Bahkan Kyuhyun dapat merasakan deru nafas Jaeri menyapu wajahnya dan..

 

 

 

 

TBC

 

hahahahaha 😀

maaf yaa TBC 😀

maaf jika aneh karena pikiran sy jga lagi aneh, hoho

part 6 sepertinya lebih lama lagi karena sy mau UAS :p

 

Terimakasih untuk semua yang telah membaca FF aneh ini, dan Terimakasih untuk min Jea yang telah membantu post FF ini :*

Advertisements

7 thoughts on “[Series/Kyuhyun] Strange Marriage Part 5

  1. Hahaha… Kocak bgt bayangin ternyata member suju punya andil besar saat ‘barang2 kyu dan jaeri dicuri’.
    Seru bgt!
    Kyuhyun lama2 kayaknya udh gk tahan kekeke…
    Ayolah lanjut ya…
    Gumawo

  2. Hahhahaha…. Sumpah nich bener2 membuat aku sakit perut saking sering.a ketwa, dan oppadeul itu kompak bnget bkin Kyuhyun sengsara meskipun akhir.a dia bs berbaikan dg jaeri tp bener2 kyuhyun suami idamaaaan #keep writting 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s