[ONESHOOT/EUNHYUK] FIND LOVE TO FIND LIFE (Special Eunhyuk Birthday)

TITLE                        : Find Love to Find Life

GENRE                       : Sad, HappyEnd

LENGTH                     : Oneshoot

RATED                       : 13+

MAIN CAST                :

· Lee Hyuk Jae (SJ)

· ParkNYera (OC)

· Tn. Lee (Eunhyuk’s father)

· Ny. Lee (Eunhyuk’s mother)

· Park Sun Mi (Yera’s grandmother)

AUTHOR                    : Lee Ri Rin aka Yeyen Lestari

FACEBOOK                https://www.facebook.com/yhendt.lesttariie

TWITTER                   : https://twitter.com/yeyen950428ELF

Disclaimer                  :

 

**Warning typo’s

 

bertebaran dimana-mana. Entah kesalahan gue yang ngetiknya gak sabaran atau

 

kesalahan pada saat dipost jadi begitu hehe. Hanya PC yang tau. Ini FF ke 3

 

gue, padahal gue lagi dalam proses pembuatan ff yang ke 2 tapi karna lagi buntu

 

ide buat nglanjutin ff ke 2 gue. Jadi gue bikin yang ke 3 dengan lancar haha.

 

FF ini gue terinspirasi dari lagunya FIXX yang model MV nya Eunhyuk. Kalian

 

pasti taulah yah ?And maaf jika Judul dan isi ff nya tidak sesuai hehe. Oke

 

readerssss gue persilahkan buat kalian baca ff abal-abalan ini sekarang kalau

 

kelamaan gue cerita yang ada malah jadi BETE lagi. Cusss readerssss…

 

 

 

Happy Reading

 

 

 

 

 

City Park, 16.00 pm KST

 

 

 

“Chagi..”Eunhyuk memulai pembicaraan.

 

“Ne oppa ? waeyo?”ucap gadisnya yang bernamanya Park Yera.

 

“Mianhae, jeongmal mianhaeyo Yera-ah”sedih Eunhyuk.

 

“Untuk apa oppa?”tanya Yera.

 

“Kemarin eomma dan appa telah sepakat untuk menjodohkan aku dengan anak dari rekan bisnis appa”cerita

 

Eunhyuk yang mau tidak mau harus cerita juga kepada kekasihnya.

 

“Mwoo?”kaget Yera dengan matanya yang membesar.

 

“Dan aku mau tidak mau harus menerima perjodohan itu Yera-ah”Eunhyuk memalingkan wajahnya.

 

“Lalu oppa akan memutuskan hubungan kita ini oppa ? hubungan yang sudah kita jalani selama 5

 

tahun ini ? begitu ?”kesal year dengan suara yang membentak.

 

“Ne”singkat Eunhyuk karna itulah yang hanya keluar dari bibir tebalnya.

 

“Mwoo? Aish.. oppa kenapa tidak mempertahankan hubungan kita ini oppa ? kenapa ? Kau tega oppa,

 

kau benar-benar kejam ! Aku kira kau pria yang akan mempertahankan hubungan

 

kita apapun itu masalahnya. Tapi ternyata tidak. Tidak sama sekali”jerit Yera

 

kepada Eunhyuk dengan tubuh berdiri yang menghadap ke Eunyhuk yang masih

 

terduduk menunduduk lalu pergi meninggalkan Eunhyuk sambil menangis.

 

 

 

Author POV

 

 

 

Eunhyuk dan Yera sudah menjalin kasih selama 5 tahun. Mulai dari Senior High School hingga

 

sekarang –Kuliah-. Mereka kuliah di Unversitas yang sama hanya beda jurusan saja. Yera dijurusan desain grafis sedangkan Eunhyuk dijurusan Bisnis. Dan sekarang mereka sedang tahap semester akhir. Tapi pembicaraan kemarin membuat mereka sulit berkonsentrasi di semester akhirya. Bagaimana tidak ? Eunhyuk akan dijodohkan dengan wanita pilihan orang tuanya dan tidak mempertahankan hubungannya dengan gadis yang telah menjadi kekasihnya itu. Tentu mereka berdua pasti akan memikirkan hal ini terus.

 

 

 

-oOo-

 

 

 

Author POV

 

Sudah 3 minggu mereka hilang komunikasi bak ditelan bumi, bukan tidak sengaja. Hanya saja mereka

 

sengaja ingin seperti ini dulu. Memikirkan nasib hubungan mereka. Dan selama itu juga Eunhyuk tidak henti-hentinya bicara kepada orangtuanya agar membatalkan perjodohan ini. Yera pun tidak mau kalah begitu saja. Yera selalu memohon kepada Tuhannya agar diberi jalan keluar yang terbaik untuk hubungannya

 

Eunhyuk.

 

 

 

Tapi Naas orang tuanya Eunhyuk tetap pada keputusannya untuk menjodohkan Eunhyuk dengan

 

anak rekan bisnis Tn. Lee –Ayah Eunhyuk-. Dan Eunhyuk pun pasrah akhirnya menghadapi sikap keras sang Ayah.

 

 

 

Cafe, 19.00 pm KST

 

 

 

“Yeobseyo”halo orang disebrang sana.

 

 

 

“Oppa.. kita perlu bicara sekarang. Aku tunggu oppa dicafe biasa ne. Cepatlah” BIP. Yera menutup

 

panggilannya sebelum Eunhyuk sempat menjawab.

 

Yera duduk dimeja café paling sudut belakang seperti biasa, bersebelahan dengan kaca pembatas

 

transparan yang mempelihatkan air terjun buatan Café tersebut. Dan karna disana juga pertama kali Yera dan Eunhyuk bertemu sampai akhirnya memiliki hubungan istimewa. Tapi ditempat ini pula sepertinya mereka harus berpisah.

 

 

 

15 menit Kemudian

 

Eunhyuk datang dengan tergesa-gesa karna takut gadisnya menunggu lama sampai akhirnya duduk dihadapan Yera yang masih tetap menatap air terjun itu.

 

“Yera-ah”panggil Eunhyuk yang langsung membuayarkan lamunan Yera.

 

“Eoh. Ah ne oppa sudah datang rupanya”jawab Yera dengan tersenyum paksa.

 

“Ada apa ? Apa yang ingin kau bicarakan eoh ?”tanya Eunhyuk penasaran sambil mengelus punggung

 

tangan kiri Yera.

 

“Begini. Aku tau oppa sudah bicara kepada Appa mu untuk membatalkan perjodohan itu dan aku tau

 

juga Appa mu tetap bersikeras pada perjodohan itu. Semakin lama, aku semakin tak bisa mempertahankan mu juga oppa agar tetap menjadi milikku. Dan akhirnya aku putuskan hubungan kita sampai disini oppa. Aku akan pergi jauh agar aku bisa hidup tanpa mu, walaupun sebenarnya aku tidak bisa. Tapi aku akan berusaha”ucap Yera sambil menangis dan melepaskan tangan kirinya dari genggaman halus yang diberikan Eunhyuk. Eunhyuk pun haya bisa diam tidak berkata apa-apa. Sampai akhirnya Eunhyuk menatap mata Yera Lekat dengan sangat lama seperti mencari sebuah kepastian akan perkataan gadisnya itu.

 

“Yera-ah. Kau.. kau akan pergi kemana ?”tanya Eunhyuk.

 

“Jinan. Aku akan pergi ke Jinan. Tempat yang cukup jauh dari Seoul bukan ?”jawab Year sambil

 

tersenyum kecil.

 

“Baiklah. Tapi ijinkan aku mengantarmu untuk terakhir kalinya bertemu. Sebagai seorang

 

kekasih. Jebal”pinta Eunhyuk pada Yera.

 

“Ne. Jujur aku juga ingin melihat seorang pria yang aku cinta selama 5 tahun ini untuk yang terakhir”Yera mengizinkan samb il menyeka air matanya. Yera pun memalingkan wajahnya lagi menatap ke arah air terjun. Berbeda dengan Eunhyuk yang terus ingin terus menatap kekasih tercintanya itu walaupun pandangan Yera tidak

 

padanya.

 

 

 

Sunday,09.00 a.m KST

 

 

 

Eunhyuk mengendarai motor gedenya dengan kecepatan diatas rata-rata dalam perjalanan menjeput Yera dirumahnya. Hari ini adlaah hari dimana Yera akan pergi ke Jinan. Setelah keduanya menyelesaikan kuliahnya seminggu yang lalu. Tak butuh waktu lama Eunhyuk pun sampai di depan rumah Yera. Yera yang sedang dikamarnya pun sudah tau kalau Eunhyuk pasti akan menjeputnya. Dengan cepat Yera membawa tasnya lalu keluar menghampiri Eunhyuk yang sudah menunggu. Yera tidak membawa koper karna memang barang-barangnya sudah dibawa terlebih dulu oleh orang suruhannya kemarin. Yera pun naik ke atas motor Eunhyuk tanpa mengatakan apapun sama hanlnya dengan Eunhyuk. Dalam perjalanan ke stasiun mereka berdua benar-benar diam tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulut mereka. Mungkin mereka hanya ingin menikmati kebersamaan ini dalam diam sampai akhirnya benar-benar akan berpisah.

 

 

 

STASIUN Korea Train eXpress

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mereka sampai di stasiun lalu Eunhyuk menyimpan motornya diparkiran. Setelah itu mereka menautkan jari-jari mereka berjalan memasuki stasiun itu. Tepat mereka sekarang berdiri dihadapan kereta. Merkea masih berpegangan tangan diam tanpa ada yang berbicara. Yera pun maju melangkahkan kakinya hendak masuk ke dalam kereta dengan tangan yang masih digenggam Eunhyuk tapi terhenti lalu menoleh ke arah Eunhyuk yang berdiri tegak. Wajah Yera menunduk secara perlahan melepaskan tautan jari mereka sampai benar-benar terlepas. Eunhyuk masih tetap diam tapi Yera sudah masuk ke dalam kereta.

 

Dan kereta pun mulai berangkat meninggalkan Eunhyuk seorang diri di stasiun itu. Lama Eunhyuk terdiam di stasiun itu padahal keretanya sudah berangkat 15 menit yang lalu sampai akhirnya Eunhyuk melangkahkan kakinya pergi dari stasiun secara perlahan. Eunhyuk sengaja pergi secara perlahan karna memang Eunhyuk pergi sambil mengenang wajah cantik Yera. Bibirnya yang merah muda, matanya yang indah,rambut pirangnya yang panjang, wajahnya yang putih susu, hidungnya yang mancung, dan dagunya yang lancip. Benar-benar gadis sempurna yang pernah Eunhyuk miliki. Lebih sempurna lagi bila Yera tersenyum dan tertawa. Ditempat parkir Eunhyuk pun runtuh dengan kaki yang bertumpu pada aspal jalan itu. Akhirnya air matanya keluar yang sebenarnya sudah ingin keluar namun ditahan oleh Eunhyuk.

 

 

 

 

 

Di Kereta

 

Yera duduk dalam diam lalu menangis dan benar-benar menangis mengeluarkan isakan-isakan kecil.

 

 

 

Eunhyuk’s House

 

Di ruangan keluarga, Tn. Lee –Ayah Eunhyuk- sedang kesal dan menyesal karna rekan bisnisnya membatalkan perjodohan anak mereka. Penyebabnya karna anak dari rekan bisnisnya itu meninggal bunuh diri tidak mau dijodohkan. Tn. Lee pun sadar bahwa anaknya beruntung tidak melakukan hal keji seperti itu. Terlintas dipikiran Tn. Lee untuk menerima gadis yang dipacari anaknnya selama 5 tahun itu. Dan memang inilah yang terbaik dan bisa membahagiakan anaknya –Eunhyuk-.

 

 

 

Eunhyuk pun datang dengan motornya. Lalu ia parkirkan dihalaman rumah besar dan mewahnya itu. Eunhyuk memasuki rumahnya dengan raut wajah yang benar-benar seperti kehilangan semangat hidup setelah mengantar kepergian Yera ke Jinan. Tn. Lee yang sadar melihatnya pun tau kalau anaknya begitu karena kekashinya yang pergi. Ini juga kesalahannya yang menjodohkan anaknya padahal sudah memiliki kekasih.

 

“Eunhyuk-ah”panggil Tn. Lee

 

“Eoh ? Appa, wae geurae ?”jawab Eunhyuk yang mendengar namanya dipanggil dan menoleh ke arah ayahnya.

 

“Kemarilah. Appa ingin bicar denganmu”suruh Tn. Lee

 

“Ne”balas Eunhyuk lalu menghampiri ayahnya diruang keluarga kemudian duduk berhadapan dengan ayahnya itu.

 

“Begini. Tentang perjodohan kemarin itu, ayah sudah batalkan ?”ucap Tn. Lee

 

“Mwo ? Waeyo ?”tanya eunhyuk kaget dengan apa yang diucapkan ayahnya.

 

“Kemarin rekan bisinis ayah itu telpon dan berkata kalau perjodohan ini tidak bisa berlanjut karna anak gadisnya itu meninggal bunuh diri menolak perjodohan ini. Dan yah baru sadar kalau ayah masih beruntung karna kau tidak melakukan yang sama seperti iti walaupun  sebenarnya ayah sangat memaksamu”jelas Tn. Lee

 

“Hmm tapi tidak ada gunannya lagi untukku appa. Walaupun perjodohan ini dibatalkan, tetapi kekasihku telah pergi meninggalakanku ke Jinan”jawab Eunhyuk dengan menundukkan wajahnya.

 

“Mianhamnida, anakku. Ini semua salah appa. Karna appa tidak memikirkan perasaanmu dan tetap memaksamu untuk menerima perjodohan ini. Tapi hyuk-ah tidak ada kata terlambat didunia ini. Cepat jemput kekasihmu itu dan bawa kembali dia ke Seoul. Bawa dia ke  rumah, appa ingin bertemu dengannya”ucap Tn. Lee meminta maaf sekaligus menasehati Eunhyuk.

 

“jeongmal ? appa ingin bertemu dengannya ? Baiklah. Aku akan menyusulnya dan membawa dia ke rumah ini. Kamsahamnida appa jeongmal kamsahamnida”ucap eunhyuk dengan semangatnya langsung memeluk ayahnya.

 

 

 

Today,15.00 p.m

 

Hari ini juga Eunhyuk akan menyusul Yera ke Jinan. Eunhyuk langsung masuk ke kamarnya dilantai 2 rumahnya. Wajahnya berubah drastic semenjak ayahnya menyuruh membawa kekasihnya ke rumah. Eunhyuk tidak henti-hentinya tersenyum kecil dan memperlihatkan gummy smilenya. Semangatnya kembali muncul dalam dirinya.

 

Eunhyuk berencana untuk memberikan kejutan pada kekasihnya itu dengan datang secara tiba – tiba tanpa memberitahu dulu. Eunhyuk pun segera berganti pakaian kemudian meninggalkan kamarnya dan berpamitan dengan ayah dan ibunya. Ayah dan ibunya sungguh senang melihat anaknya bersemangat kembali. Tn. Lee dan Ny. Lee berpikir “Bila anak bahagia kita juga akan ikut bahagia”.

 

Eunhyuk ke Jinan dengan mobil sportnya, hadiah dari ayahnya tahun lalu yang belum pernah dipakainya sama sekali. Mobil sport putih itu melaju dengan kecepatan tidak terlalu tinggi. Perjalanan ke Jinan hanya 4 jam, jadi kemungkinan Eunhyuk akan sampai pada malam hari.

 

 

 

Jinan,19.30 p.m

 

Malam di Jinan lebih dingin daripada di Seoul karna memang suhu di Jinan seperti itu. Untungnya Eunhyuk sudah bersiap-siap dengan cuaca di Jinan. Eunhyuk melilitkan syal putihnya dileher tegasnya itu dan keluar dari mobil lalu memasukan kedua tangannya ke dalam saku baju hangatnya. Ya, Eunhyuk sudah tiba di Jinan tepatnya di depan rumah nenek Yera. Tapi saat hendak menekan bel, Eunhyuk mengurungkan niatnya. Eunhyuk takut bila dia akan mengganggu waktu istirhaat nenek Yera bila bertamu malam seperti ini. Ya walaupun belum tengah malam, tapi tidak sopan. Ini di Jinan bukan Seoul. Di Jinan adat sopan santun masih melekat pada setiap warga sini. Jadi Eunhyuk pun kembali masuk ke mobilnya dan berniat mencari penginapan untuk istirahat mala mini. Dan besoknya Eunhyuk akan menemui Yera.

 

 

 

-oOo-

 

 

 

Jinan,09.00 a.m

 

Eunhyuk sudah bangun dari tidurnya. Rasa lelah telah hilang dan kini hanya ada semangat di dirinya. Eunhyuk pun berjalan ke arah mobilnya dan segera menemui Yera. Setelah 15 menit. Eunhyuk pun sampai di depan rumah nenek Yera. Kali ini tidak tanggung-tanggung untuk menekan bel. Setelah menekan bel berkali-kali akhirnya seorang wanita paruh baya membukakan pintu untuk Eunhyuk. Eunhyuk tahu kalau itu adalah nenek Yera karna dulu ia pernah bertemu sekali dengan nenek Yera. Makanya Eunhyuk tahu kalau Yera ke Jinan pasti tinggal dengan bersama neneknya.

 

“Annyeonghaseyo”sapa Eunhyuk seraya membungkukan badnaya tanda hormat.

 

“Ne. Annyeonghaseyo. Nuguseyo ?”jawab nenek Yera lalu menanyakan siapa orang dihadapannya ini. Ya namanya juga sudah tua maklum pasti tua.

 

“Nan Eunhyuk Imnida, halmeoni”Eunyuk memberitahu.

 

“Ah ye aku ingat aku ingat. Eunhyuk, kau mantan kekasih Yera kan ?”ucap nenek Yera.

 

“Ye ? Ah ne”kaget Eunhyuk karna nenek Yera rupanya sudah mengetahui tentang ini.

 

 

 

“Mari, masuklah”ajak nenek untuk memasuki rumah.

 

 

 

Eunhyuk pun berjalan mengikuti langkah nenek Yera. Kemudian masuk ked lam rumah yang masih adat korea itu. Duduk berhadapan dengan nenek Yera yang dengan meja kecil tengahnya. Sebuah teh pun menemani Eunyhuk dan nenek Yera dalam pembicangan.

 

 

 

“Ada apa kemari Hyuk-ssi?”

 

“Aku kemari untuk bertemu halmeoni karna sudah lama tidak bertemu sekaligus ingin bertemu Yera

 

juga”

 

“Ah begitu rupanya. Kau berbohongkan ? Kau kesini hanya ingin bertemu dengan Yera bukan denganku. Tapi karna aku yang bertemu duluan denganmu, jadi kau berkata seperti itu”

 

“Ye ? Ah halmeoni tau saja jika aku berbohong kkke~. Jeosonghamnida. Tapi aku juga ingin bertemu dengan halmeoni”

 

“Hahaha..perkataan anak muda seperti itu aku bisa menebaknya. Arraseoyo”

 

“Ahaha ne”

 

“Lalu kau ingin bertemu Yera, ada apa ?”

 

“Aku kesini ingin membawa Yera dan halmeoni kembali ke Seoul”

 

“Ye ? Ke Seoul ? Untuk apa ? Bukannya kau dengan Yera telah berpisah ?”

 

“Ne. Kemarin memang kita sudah berpisah, tapi sekarang tidak lagi”

 

“Apa maksudmu hyuk-ssi ? Bukankah kau akan dijodohkan ?”

 

“Oh perjodohan itu. Perjodohannya telah dibatalkan halmeoni, karna anak yang akan dinikahkan denganku meninggal bunuh diri menolak perjodohan ini. Makanya aku kesini untuk membawa Yera ke dalam hidupku lagi, halmeoni juga”

 

“Oh begitu. Syukurlah perjodohannya dibatalkan karna aku juga sudah setuju denganmu yang akan menjadi pasangan cucuku, Yera. Tapi kasihan sekali gadis itu”

 

“Ne. Kamsahamnida halmeoni”

 

 

 

Mata Eunhyuk seperti sedang mencari-cari keberadaan Yera. Dan sikapnya itu dirasakan oleh halmeoni. Halmeoni terkekeh pelan melihat mata Eunhyuk yang mencari-cari keberadaan Yera cucunya.

 

 

 

“Kau mencari Yera?”

 

“Ne. Dimana Yerahalmeoni ?”

 

“Yera ada diperkebunan. Perkebunan strawberry punya kami. Kau tau kan dimana tempatnya. Pergilah temui Yera cepat”

 

“Ne, aku tahu. Baiklah aku pergi dulu ne halmeoni”

 

 

 

Eunhyuk pun beranjak keluar dan berlari ke tempat perkebunan itu. Eunhyuk sanagat tidak sabar ingin bertemu dengan Yera. Mungkin rindunya pada Yera sudah menggebu-gebu walaupun baru sehari jauh dengan Yera. 10 menit kemudian Eunhyuk samapai diperkebunan strawberry milik keluarga Yera. Dari jauh Eunhyuk sudah dapat

 

melihat Yera yang sedang memetik strawberry. Yera terlihat sanagat cantik walaupun dengan pakaian kebunnya. Rambut panjangnya yang digulung ke atas memperlihatkan leher putih jenjangnya. Poni panjangnya dijepit kebelakang memperlihatkan seluruh wajah cantiknya. Eunhyuk tersenyum bisa melihat gadis yang dicintainya itu. Eunhyuk pun melangkahkan kakinya menghampiri Yera secara pelan. Yera yang sedang memetik strawberry belum merasakan kedatangan Eunhyuk.

 

 

 

“Yera-ah”panggil Eunhyuk setelah cukup dekat dengan Yera yang masih sibuk dengan strawberry nya.

 

“huh suara itu..ah ani ani mungkin karna aku sedang memetik strawberry kesukaannya jadi aku berhalusinasi”celoteh Yera sambil menggeleng-geleng kepalanya.

 

“Yera-ah”panggil Eunhyuk lagi. Sengaja Eunhyuk memanggilnya lagi karna memang ingin melihat tingkah lucu Yera itu.

 

“Aish.. suara itu kenapa terdengar lagi huh”kesal Yera lalu membanting gunting yang dipegangnya.

 

“Yera-ah kau itu benar-benar lucu eoh. Lihat aku ! Ini aku Eunhyuk. Lee Hyuk Jae. Kau tidak sedang berhalusinasi Yera-ah”ucap Eunhyuk sedikit lebih keras lalu membalikan tubuh Year dengan tangannya untuk berhadapan dengan Eunhyuk.

 

“Eoh ? oppa….”ucap Yera kaget dengan mata indahnya yang hampir membesar.

 

“Ne ini aku Eunhyuk. Lee Hyuk Jae”jelas Eunhyuk lagi dan menampilkan gummy smilenya.

 

“Oppa sedang apa disini ?”tanya Yera akhirnya.

 

“Ikut aku. Kita harus bicara”suruh Eunhyuk lalu menuntun Yera mengikutinya.

 

 

 

Yera pun mengikutinya dari belakang. Setelah samapai di sebuah gubuk kecil seperti tempat istirahat. Mereka berdua duduk bersampingan. Mata mereka memandang ke arah depan perkebunan sambil menikmati sepoi angin pagi.

 

 

 

“Yera-ah, perjodohan itu dibatalkan”ucap Eunhyuk langsung tanpa basa-basi.

 

“Eoh ? waeyo ?”tanya Yera yang kaget juga lantas memandang wajah Eunhyuk.

 

“Gadis itu meninggal bunuh diri menolak perjodohan ini”cerita Eunhyuk

 

“Kasihan gadis itu”ucap Yera “lalu oppa kesini hanya untuk memberitahu tentang ini”lanjut Yera.

 

“Ani. Aku kesini untuk membawamu ke kehidupan ku lagi”jelas Eunhyuk lalu tersenyum melihat Yera.

 

“Maksud oppa ?”tanya Yera tidak mengerti.

 

“Kembalilah padaku Yera-ah. Aku ingin kau kembali mewarnai hidupku lagi. Dan aku akan membawamu ke rumah menemui appa dan eomma”pinta Eunhyuk dengan menggenggam tangan Yera untuk meyakinkan.

 

“……..” tidak ada jawaban. Yera masih mencerna kata-kata Eunhyuk.

 

“Appa, appa ku ingin bertemu denganmu”ucap Eunhyuk lagi.

 

“Eoh ? maksud oppa, kau ingin kita kembali bersma lagi lalu membawaku ke rumahmu dan bertemu dengan ayahmu”akhirnya Yera mengerti juga pa yang dimaksudkan oleh Eunhyuk.

 

“Ne”jawab Eunhyuk.

 

“Hmm.. sepertinya kau sangat yakin oppa”ucap Yera yang membuat keyakinan Eunhyuk hilang.

 

“Wae ? apa kau sudah punya namjachingu baru ? pengganti diiriku ?”tanya Eunhyuk takut jika benar Yera sudah punya yang baru.

 

“Kalau iya bagaimana ?”bohong Yera.

 

“Jinjjayo ? semudah itukah kau melupakanku ?”kesal Eunhyuk mendengar kata-kata Yera.

 

“Hmm”gumam Yera.

 

 

 

Author POV

 

 

 

Yera sengaja berkata seperti itu. Karna Yera ingin melihat kesungguhan Eunhyuk yang ingin mereka bersama lagi. Jika Eunhyuk terlihat kesal berarti Eunhyuk benar-benar dengan perkataannya. Yera tertawa kecil melihat wajah masam pria yang disampingnya itu. Benar-benar lucu menurut Yera. Yera pun tidak kuat lagi untuk menahan tawanya. Sekarang tawanya terdengar sangat kencang dan lancang. Eunhyuk yang baru merasakan kalau yeoja yang disampingnya sedang mempermainkannya pun menatap tajam mata Yera. Yera yang merasa ditatap seperti itu langsung berhenti tertawa.

 

 

 

Author POV END

 

“Wae ?”tanya Yera polos.

 

“Kau mempermainkanku ?”tanya Eunhyuk tegas.

 

“Haha itu oppa tau lalu kenapa bertanya lagi”jawab Yera lalu tertawa keras lagi.

 

“Kau. Aish yeoja ini benar-benar buat ku kesal dan putus asa”marah Eunhyuk lalau menggelitik pinggang Yera. Yera pun terus memohon agar berhenti menggelitiknya. Eunhyuk berhenti lalu mengacak rambut Yera gemas.

 

“Lalu kapan kau akan membawaku Seoul ?”tanya Yera.

 

“Secepatnya. Jika kau mau hari ini juga aku membawamu sekarang”ucap Eunhyuk.

 

“Jangan hari ini. Besok saja bagaimana ? soalnya aku masih ingin disini oppa”pinta Yera.

 

“Ne arraseo chagiya”ucap Eunhyuk tersenyum puas. Kemudian merangkul Yera kedalam pelukannya.

 

 

 

Mereka sangat menikmati kebersamaan di Jinan. Sampai-sampai mereka lupa dengan waktu sekarang hari sudah sore.

 

 

 

“Oppa, hari sudah sore. Mari kita pulang”ajak Yera.

 

“Ne”ucap Eunhyuk setuju.

 

 

 

Eunhyuk dan Yera pulang berjalan kaki. Diperjalanan mereka saling menggenggam tangan seperti sepasang kekasih yang baru memulai hubungan pertama kalinya. Tiba sampai dirumah nenek Yera, mereka berpisah karna memang Eunhyuk harus pulang ke penginapan.

 

 

 

“Chagi, aku pergi ke penginapan ne ? persiapkan barang-barang mu krana besok kita kembali Seoul”ucap Eunhyuk.

 

“Ne”Yera mengiyakan.

 

“Walaupun cuaca masih sore, tapi aku akan tetap mengatakan ini”ucap Eunhyuk terkekeh.

 

“Mwoya ?”tanya Yera.

 

“Jaljayo”ucap Eunhyuk akhirnya lalu mencium kening Yera.

 

“Khaaa..”jawab Yera agar Eunhyuk lekas pergi ke penginapan.

 

 

 

Eunhyuk pun pergi berjalan menjauhi rumah Yera halmeoni, dipertengahan Eunhyuk menoleh kea rah belakang melihat ke rumah itu. Masih ada Yera yang tersenyum, Eunhyuk pun melambaikan tangannya ke Yera dan dibalas juga oleh Yera.

 

 

 

-oOo-

 

 

 

06.00 am

 

 

 

Esok paginya. Pagi-pagi sekali Eunhyuk sudah dirumah Yera halmeoni untuk menjeput Yera

 

kembali ke Seoul.

 

“Cah.. udah siap belum ?”tanya Eunhyuk sambil melihat Yera yang sudah selesai membereskan kopernya.

 

“Ne ? sudah oppa”jawab Yera lalu tersenyum ke arah Eunhyuk.

 

“Yasudah kalau begitu, kajja”ajak Eunhyuk kepada Yera.

 

“Tunggu dulu oppa, aku belum berpamitan pada halmeoni”ucap Yera tiba-tiba.

 

“Ah ne.. mari kita temui halmeoni”ucap Eunhyuk mengajak Yera menemui halmeoni nya.

 

“ne”setuju Yera.

 

 

 

Mereka pun segera menemui halmeoni yang sedang didapur lagi memasak. Tiba dapur, Yera langsung menghampiri halmeoni dan memeluknya dari belakang. Halmeoni yang merasakan tangan melingkar pada tubuhnya pun kaget tapi beberapa menit kemudian halmeoni membalikan badannya menghadap ke Yera. Halmeoni yang sudah tau kalau Yera ini ingin berpamitan segera memeluk Yera yang sedang terisak. Eunhyuk yang melihatnya pun merasa tidak tega juga harus membawa Yera kembali dan meninggalkan halmeoni sendiri disini. Tapi mu bagaimana lagi. Sebenarnya Eunhyuk sudah mengajak halmeoni untuk ikut tapi halmeoni menolaknya.

 

 

 

“Halmeoni, jeosonghamnida. Yera harus meninggalkan halmeoni lagi”sesal Yera.

 

“Gwaechanna. Kau harus kembali ke Seoul untuk menemui orang tua kekasihmu. Dan jika kau menikah nanti, halemoni janji akan datang”ucap halmeoni pada Yera agar tidak menyesal dan merubah niatnya.

 

“Ne halmeoni. Jika sudah menikah nanti, aku janji akan sering mengunjungi halmeoni”ucap Yera lalu menghapus air mata dipipinya dengan kasar.

 

“ne.. hati hati dijalan. Pergilah nanti keburu siang, ayo halmeoni antar kalian ke depan” kata halmeoni pada Yera dan Eunhyuk.

 

Mereka pun berjalan keluar rumah. Sampai digerbang rumah Yera dan Eunhyuk membungkukan badan mereka tanda hormat kepada halmeoni. Kemudian Eunhyuk pun masuk ked lam mobil sedangkan Yera masih betah berdiri dihadapan halemoninya kemudian memeluknya lagi. Setelah dirasa cukup Yera pun akhirnya masuk ke dalam mobil sport putih Eunhyuk. Mobil sport itu pun akhirnya melaju meninggalkan halmeoni yang masih

 

berdiri didepan rumah menatap kepergian cucunya.

 

 

 

12.00 pm KST

 

Akhirnya mereka pun tiba dirumah mewah orangtuanya Eunhyuk. Eunhyuk yang sudah selesai memakirkan mobil sportnya keluar dari mobil dan berlari kecil ke arah pintu sebelahnya, membuka pintu itu dan mempersilahkan seorang bidadari cantik keluar dari mobilnya. Eunhyuk pun menggenggam tangan Yera dan berjalan bersama memasuki rumahnya. Saat sampai didalam rumahnya rupanya ayah dan ibu Eunhyuk sudah menunggu mereka diruang keluarga. Orangtua Eunhyuk segera menyambut mereka. Ayah Eunhyuk merentangkan tangannya yang segera dipeluk oleh anak tampannya itu. Ibunya Eunhyuk pun membawa Year ke dalam pelukan juga. Setelah puas saling berpelukan. Mereka pun akhirnya duduk berhadapan.

 

 

 

“Inikah calon menantuku hyuk-ah ??”tanya Tn. Lee –ayah Eunhyuk-

 

“Ne”jawab Eunhyuk dengan malu-malu.

 

“Ah ye. Kau pintar anakku mendapatkan dia yang cantik dan baik seperti dia”puji Tn. Lee.

 

“Ah appa bisa saja”jawab Eunhyuk dengan lebih malu lagi.

 

“Nak ? nama mu siapa ?”tanya Ibu Eunhyuk akhirnya lantas mengusap punggung tangan kanan Yera.

 

“Ah ne. Naneun Park Yera imnida”Yera memperkenalkan dirinya disertai khas senyumannya/

 

“Lalu kapan kalian akan menikah ? Ayah sudah tidak sabar ingin menimang seorang cucu yang lucu dari kalian”ucap Tn. Lee tiba-tiba mengagetkan semua orang yang ada diruangan itu.

 

“Yakk !!! Yeobo, kau itu bicara apa. Mereka baru saja datang dan Yera baru bertemu dengan kita. Dan kau sudah menanyakan hal itu”ucap Ibu Eunhyuk yang mengingatkan suamiya.

 

“Ye ?”ucap Eunhyuk dan Yera bersamaan disertai rasa kaget yang sangat hebat.

 

“Bukannya lebih cepat lebih baik yeobo ? Aku sudah setuju dengan hubungan mereka yeobo. Kau juga kan ?”tanya Tn. Lee kepada istrinya.

 

“Ne. Aku juga sudah setuju tapi apa itu tidak terlalu cepat ? sebaiknya biarlah mereka yang memutuskan yeoba”jawab Ny. Lee.

 

“Hem.. baiklah kami akan segera menikah appa, eomma. Aku juga sudah tidak sabar ingin mempunyai anak dari yeoja yang ku cintai ini”ucap Eunhyuk tiba-tiba dengan perkataannya lantas Yera menoleh cepat ke arah Eunhyuk.

 

“Mwoo ?”kaget Yera kea rah Eunhyuk.

 

“Oppa pikir melangsungkan pernikahan itu mudah eoh ? membuat anak juga mudah eoh ?”ucap Yera lagi pada Eunhyuk.

 

“Hahahaha ne chagiyaa.. tentang pernikahan tidak perlu khawatir aku punya teman seorang Wedding Organizer, serhakan saja pada dia semuanya. Lalu tentang anak, membuat anak itu mudha chagi hanya perlu semalam”jawab Eunhyuk lalu memperlihatkan gummy smilenya.

 

“Yakk oppa. Buat ku membuat anak itu sudah dan sangat lama dalam mengandungnya butuh 9 bulan, melahirkannya pun tidak mudah butuh pengorbanan. Kau yang enak dan aku yang tersiksa dalam pembuatannya huh”kesal Yera pada Eunhyuk lalu memalingkan wajahnya dari Eunhyuk.

 

“ckck..”Eunhyuk terkekeh melihat yeojanya yang sednag kesal itu.

 

 

 

Tn. Lee dan Ny. Lee

 

pun tertawa melihat tingkah anak dan calon menantunya yang dibuat kesal oleh

 

Eunhyuk.

 

 

 

1 Week later~

 

Ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh keluarga Lee dan Park. Hari ini, hari pernikahan Eunhyuk dan Yera. Pernikahan ini berlangsung disebuah taman milik keluarga Lee yang sangat indah dan luas. Eunhyuk dan Yera memilih outdor wedding dengan warna putih dan merah muda yang dominan menghiasi taman itu. Teman dan kerabat terdekat dari Eunhyuk dan Yera pundatang ke acara pernikahan mereka. Tiba saatnya pemberkatan. Eunhyuk dan Yera sudah diatas altar pemberkatan berhadapan dengan ahjussi yang akan menikahi mereka.

 

 

 

Permberkatan Skip time~

 

 

 

Pemberkatan pun selesai. Tanpa disuruh Eunhyuk langsung mencium bibir kecil nan tipis milik Yera. Mereka berciuman. Semua yang datang pun bertepuk tangan denga keras sebagai ucapan selamat atas pernikahan ini. Aktivitas berciuman pun selesai. Eunhyuk dan Yera akhirnya menghadap ke arah semua orang yang melihat mereka. Sepasang suami istri baru ini pun melepas menerbangkan dua merpati putih ke langit. Tepuk tangan

 

pun terdengar lagi. Bahagia. Itulah yang dirasakan Eunhyuk dan Yera saat ini.

 

 

 

“Kaulah Takdirku. Kaulah cinta pertama dan terakhirku”EUNHYUK

 

 

 

“Aku tau itu. Kau selalu mengatakannya setiap saat. Akan ku pastikan kata-kata mu itu. Aku takdirmu. Akulah cinta pertama dan terakhirmu”YERA

 

 

 

 

 

 

 

END

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Published By Allison

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s