[FICLET/EUNHYUK] Birthday Kiss (Special Eunhyuk Birthday)

Title: Birthday Kiss

 

Genre : Romance

 

Length : Ficlet

 

Rate : PG 17+

 

Cast’s :

 

Eunhyuk Super Junior

 

Shin Ae Sung

 

Author : kadek

Facebook || Twitter : http://www.facebook.com/dek.chuanthinie || @AeSungELF *saya jarang buka twitter*

 

Disclaimer: This FanFiction is original story of mine! So, Don’t Copy!! Just For Fun^^

 

 

 

 

 

The 2nd FF special birthday my lovely Eunhyuk Oppa ({}). I hope you like this, guys. *Sok inggris banget sihh lu dekk.. kkk~*

 

 

 

 

 

*Birthday Kiss*

 

 

 

 

 

“Terima kasih atas cintamu. Tetaplah ada di sampingku, menemaniku, menjagaku dan mencintaiku selamanya.”

 

 

 

 

 

 

 

~Story Begin~

 

 

 

 

 

 

 

Langkah riang gadis dengan dress coklaat muda ini terus maju. Menapakkan kaki berbalut heels 3cm di atas lantai berwarna senada dengan pakaiannya. Jam masih menunjukkan pukul 1 siang, bukanlah saat yang tepat untuk menghadiri sebuah pesta jika dilihat dari pakaian gadis ini.

 

 

 

 

 

Ae Sung namanya. Gadis bermarga Shin ini mendatangi sebuah apartement milik kekasihnya. Pria yang beberapa bulan lagi akan menikahinya. Seorang ‘Hallyu Star’ dengan sejuta pesona yang mampu memikat jutaan kaum hawa di dunia. Senyum bibir merah merekah terhias di paras ayu gadis periang ini.

 

 

 

 

 

Ia semakin mengembangkan senyum, mengangkat tinggi hingga sejajar dengan wajahnya sebuah kotak berwana biru bertuliskan ‘Dojoun Cake’. Kue ulang tahun yang sengaja ia buat sendiri yang akan diberikan kepada Eunhyuk –kekasihnya-.

 

 

 

 

 

Jari mungilnya menekan beberapa digit angka untuk membuka pintu apartement Eunhyuk. “Oppa~” Panggil Ae Sung setelah pintu apartement kekasihnya terbuka. Tidak ada jawaban dari penghuni rumah.

 

 

 

 

 

“Apa dia masih tidur?” Gumam Ae Sung sendiri. Kakinya mengayun mendekati meja makan, meletakkan kotak berisi kue di atas sana. Mata bulatnya memperhatikan kondisi apartement. Berantakan dengan banyak sekali sampah kaleng minuman dan makanan ringan, sepertinya baru saja ada pesta di sini.

 

 

 

 

 

“Hooahhemm…” Suara orang menguap mencuri perhatian Ae Sung. Melihat kekasihnya sedang berjalan keluar dari kamar, salah satu tangannya mengucek matanya yang sulit untuk terbuka akibat rasa kantuk masih merajai dirinya. Kaki pria itu melangkah pelan mendekati Ae Sung, tubuh sedikit oleng ke kiri dan kanan seperti orang mabuk.

 

 

 

 

 

Ae Sung bersedekap, melipat kedua tangan di dada. Berdiri bak model dengan pose menggoda. Raut wajahnya nampak kesal. “Dengan siapa saja oppa berpesta semalam?” Tanya Ae Sung menyipitkan matanya.

 

 

 

 

 

Terlihat Eunhyuk dengan susah payah membuka kedua kelopak matanya yang terasa berat. “Kapan kau datang, sayang?” Eunhyuk balik bertanya. Kedua tangannya terulur ke depan, mendorong tubuh Ae Sung hingga bokong gadis itu membentur pinggiran meja makan.

 

 

 

 

 

Gadis ini tidak sempat menahan gerakan Eunhyuk yang tiba-tiba. Bibir pria tampan yang digilai jutaan wanita di dunia itu nyatanya sudah menempel di atas bibirnya. Bergerak liar meraup bibir sang kekasih yang sudah sangat ia rindukan. Mau tidak mau, Ae Sung juga harus mengikuti permainan bibir Eunhyuk yang tiba-tiba ini.

 

 

 

 

 

Tangan Eunhyuk merambat ke atas leher Ae Sung, menekan tengkuk gadis itu untuk memperdalam ciuman mereka. Sementara tangan Ae Sung mengalung di leher Eunhyuk, menahan gejolak dalam dirinya yang tiba-tiba saja muncul. Sesekali dengan jahilnya Eunhyuk memajukan tubuhnya, mempertipis jarak di antara mereka.

 

 

 

 

 

Keduanya mulai larut dalam lautan cinta serta buaian nafsu. Saling mengecup bibir satu sama lain tanpa kenal rasa bosan. Kelopak mata Ae Sung terbuka lebih dulu, tangan yang tadinya melingkari leher Eunhyuk sekarang menakup pipi pria itu. Menghalau Eunhyuk yang terus saja melancarkan aksi liarnya. Mengeksplore bibir Ae Sung lebih jauh lagi.

 

 

 

 

 

Ae Sung tersenyum, nafas keduanya sama-sama terengah. “Selamat ulang tahun, Oppa.” Kata Ae Sung riang. Gadis ini kembali mengecup bibir Eunhyuk. Dengan sedikit menjijitkan kakinya, ia mengecup lama bibir tebal itu.

 

 

 

 

 

Tangan Eunhyuk yang tadinya memegang pinggang ramping Ae Sung bergerak cepat ke atas. Menahan tengkuk Ae Sung yang ingin menyudahi kecupannya. Memaksa Ae Sung untuk memulai permainan bibir yang lebih panas. Senyum setan samar-samar terlihat di wajah Eunhyuk.

 

 

 

 

 

‘Kau tidak akan ku lepaskan sekarang.’ Eunhyuk membatin dengan kembali melancarkan aksinya brutalnya. Memainkan bibir Ae Sung sesuka hati, mengulum bibir merah gadisnya tanpa bosan. Melumatnya hingga bibir merah itu semakin merah. Sesekali ia memiringkan wajahnya ke kiri dan kanan, memberikan akses pada Ae Sung untuk mengambil nafas.

 

 

 

 

 

“Oppa, hentikan!!” Ae Sung memekik tiba-tiba. Memutus paksa tautan bibir mereka ketika merasa tangan Eunhyuk bergerak ke areal sensitive bagian depan tubuhnya. Bagian yang belum boleh ia sentuh sebelum mereka resmi menikah.

 

 

 

 

 

Eunhyuk tersenyum puas. Ibu jari tangannya mengusap sudut bibir Ae Sung yang basah akibat ulahnya. “Ciuman ulang tahun yang sangat ku nanti sejak semalam.” Kata Eunhyuk mengerliang nakal.

 

 

 

 

 

Ae Sung meninju gemas perut Eunhyuk yang rata, bibirnya mengerucut tanda sedang kesal. Ragu, antara kesal atau malu atas perbuatan Eunhyuk yang tiba-tiba tadi. “Seharusnya kau katakan dari awal, Oppa. Bukannya menyerangku tiba-tiba seperti tadi.” Keluh Ae Sung menatap Eunhyuk.

 

 

 

 

 

Eunhyuk berpikir sejenak, kedua alisnya terangkat ke atas melihat Ae Sung memasang wajah kesal. Sedetik kemudian, ‘Gummy Smile’ menghiasi wajahnya. “Agar kau bisa menyiapkan diri?” Eunhyuk bertanya menggoda. Kembali mendekatkan wajahnya. Menyusupkan tangan kirinya ke antara pipi dan rambut Ae Sung yang sengaja di gerai. Ingin mencium Ae Sung -lagi-.

 

 

“Oppa~” Pekik Ae Sung kencang. Dengan bibir mengurucut ia menurunkan tangan Eunhyuk dari pipinya.

 

 

 

 

 

Helaan nafas terdengar dari Eunhyuk, ia menunduk kecewa karena tidak mendapatkan apa yang ia inginkan untuk kali ini. “Baiklah,” Ucap Eunhyuk pasrah.

 

 

 

 

 

“Apa oppadeul dan manager semalam ada di sini?” Tanya Ae Sung menatap Eunhyuk penasaran.

 

 

 

 

 

Kaki Eunhyuk mengayun mendekati kulkas. “Mereka yang memaksa untuk berpesta semalam.” Sahut Eunhyuk seraya mengambil air putih, lalu meminum air itu sedikit. Ia menatap Ae Sung, kemudian kembali mendekati gadis yang masih berdiri dengan pose bak model profesional itu.

 

 

 

 

 

“Kenapa tidak memberitahu ku?” Ae Sung melipat kedua tangannya di dada. Memandang Eunhyuk sarkatis.

 

 

 

 

 

Eunhyuk menaikkan kedua alisnya. Menatap mata yang mampu menenangkan hatinya, memandang lekukan wajah yang selalu ia rindukan dan bibir yang selalu menggoda untuk ia kecup. Tak pernah ada rasa bosan bagi Eunhyuk. Kedua tangan Eunhyuk berpegangan pada pinggiran meja makan, mengapit Ae Sung lalu menghimpit tubuh mungil kekasihnya. “Aku beritahu pun, apa kau mau datang?” Eunhyuk balik bertanya.

 

 

 

 

 

Semalam Eunhyuk sempat meminta Ae Sung datang ke apartement dengan alasan merindukan gadis itu. Namun, dengan tegas Ae Sung menolak. Gadis ini beralasan jika ia sedang malas keluar rumah. Tentu saja Eunhyuk tidak memaksakan kehendaknya sendiri, takut jika nanti Ae Sung marah padanya. Lebih baik ia membiarkan gadis itu tidak ikut berpesta semalam.

 

 

 

 

 

“I..itu karena kau tidak bilang akan mengadakan pesta, Oppa.” Sahut Ae Sung gelagapan.

 

 

 

 

 

Eunhyuk memajukan wajahnya. “A-l-a-s-a-n.” Ucap Eunhyuk mengeja tiap huruf dengan penuh penekanan.

 

 

 

 

 

Merasa kalah, Ae Sung menakup pipi Eunhyuk gemas. “Bukan begitu, Oppa. Aku ingin merayakan ulang tahunmu, berdua. Kau dan aku.” Sahut Ae Sung.

 

 

 

 

 

Eunhyuk menyunggingkan senyum, memegang pinggang ramping Ae Sung lalu menarik tubuh berbalut dress itu hingga tidak ada jarak yang di antara mereka. “Berdua, seperti ini?” Tanya Eunhyuk menggoda.

 

 

 

 

 

Nafas Ae Sung tiba-tiba tercekat, salah bicara membuatnya kembali membangunkan setan dalam diri Eunhyuk. Merasa Eunhyuk semakin merapatkan tubuh mereka berdua. Tangannya yang pada awalnya ada di pipi Eunhyuk, kini berpindah melingkari leher pria tampan itu. “Selamat ulang tahun, Oppa. Ku harap kau tetap menjadi Eunhyuk oppa yang ku kenal sekarang. Eunhyuk oppa yang rendah hati, Eunhyuk oppa yang selalu mencintai ku dan semua ELF di seluruh dunia.” Kata Ae Sung riang, berusaha menghilangkan aura aneh yang tiba-tiba tercipta.

 

 

 

 

 

Senyum Eunhyuk mengembang, “Terima kasih atas cintamu. Tetaplah ada di sampingku, menemaniku, menjagaku dan mencintaiku selamanya.” Sahut Eunhyuk. Ia mendekatkan wajahnya, mendaratkan sebuah kecupan manis pada kening Ae Sung.

 

 

 

 

 

Kontak mata itu terjadi. Magnet cinta yang semakin kuat memaksa mereka untuk tetap menempel. Saling mengumbar senyum satu sama lain. Sedetik kemudian, keduanya kembali larut dalam buaian prilaku bibir masing-masing. Menciptakan suasana romantis bercampur panas dengan cara mereka sendiri.

 

 

 

 

 

 

 

END

 

 

 

 

 

 

 

Cuma mau bilang SAENGIL CHUKKAEYO EUNHYUK OPPA.

 

I LOVE YOU pulll OPPA.. :* :* :* :*

 

 

 

 

 

 

 

Published By Allison

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s