~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 9

Tittle: ~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 9

Author: Park Gihyun a.k.a Ji Hee

FB: Giitha Riana Putri

Twitter: @Rhavthatha

Genre: Romance, Family, Comedy(?) etc.

Main Cast:   – Kim Hyona

– Cho Kyuhyun

– Lee Donghae

Other Cast: – Kim Jaejoong

– Seo Hyun

– Shim Yi Kyung

Etc.

Rating: PG 15+

Length: Sequel/Chapter

Disclaimer: FF ini murni berasal dari otak Author yang gaje. Don’t Copas or Don’t Bash!

Bagi yang tidak suka dengan ni ff, lebih baik tidak usah dibaca. Oteh?

Warning: banyak typo bertebaran dimana-mana dan abal-abalnya yang berantakan.

 

Annyeong readers…

Mian kalo lama dipublishnya. Sebelumnya, jeongmal Gomawo buat yang sudah setia baca FF ini dan buat Min Jea yang udah publish FF ini. Yasudah. Author nggak mau banyak basa-basi lagi. Lanjut dibaca lagi ni FF.

Part 1

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-1/425085997540011

Part 2

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-2/426763234038954

Part 3

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-3/427404650641479

Part 4

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-4/430338143681463

Part 5

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-5/431643023550975

Part 6

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-6/434361873279090

Part 7

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-7/438370092878268

Part 8

http://www.facebook.com/notes/super-junior-fanfiction/nado-saranghae-handsome-evil-part-8/440314939350450

 

 ~Happy Reading~

 

“Heiii! Perasaaan tadi aku bawa tas. Kemana tasnya nee? Tssskk! Aku lupa..” Hyona pun mencoba mengingat dimana dia meletakkan tasnya terakhir kali.

“Yaaakkk! Tasku dimobil namja evil ituu!! Hiiaaatttt!!”

“Kau mencari ini eo???” sahut sebuah suara dari balik punggung Hyona. Yeoja itu pun berbalik.

“YAaakk! Kyunyuuut!” Kyuhyun tersenyum sembari mengangkat tas Hyona.

“Kenapa kau bisa di sini eo? Kau punya jurus apa sehingga kau bisa ada di sini? Kenapa kau selalu mengikutiku eo??”Ujar Hyona yang sontak membulatkan matanya.

“Anniyaa.. aku hanya membuntutimu sajaa..”

“Mwoya? Yasudahh. sekarang Kemarikan tasku.”

“Shireoo!!”

“Yaakkk! Neoo. Berhentilah bercanda Setan!. Ini tidak lucu. Kemarikan tas itu!!”

Kyuhyun pun memasang wajah aegyo sembari mengelengkan kepalanya berulang kali.

“berhentilah memasang wajah seperti itu! Kau membuat emosiku meledak Kyunyut! Kau suka sekali merebut benda kesayangan ku lalu merusaknya! Termasuk sepedaku! Yaa! Sepedakuu! Aku baru ingat! Dimana kau menyembunyikannya eo?” ujar Hyona sembari  melotot kea rah Kyuhyun.

“Sudah ku buang ke tempat rongsokkan!!” ujar Kyuhyun dengan wajah tanpa dosa.

“MWOOOOYAAAAA?????”

“Waeyooo? Kau kaget? Hahahahaha!!”

Melihat tingkah laku Kyuhyun yang sungguh sangat keterlaluan itu membuat Emosi Hyona pun terus naik seakan-akan ingin meledak. Ia pun bersiap melayangkan tinjuan kea rah Kyuhyun namun tangan Hyona langsung di sergap oleh Kyuhyun. namja itu pun menarik tangan Hyona untuk mendekat ke arahnya. Posisi mereka pun cukup dekat, Kyuhyun pun tersenyum evil lalu mulai memiringkan wajahnya ke wajah Hyona. Yeoja itu pun langsung memejamkan matanya. Dan dalam seketika..

 

~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 9 is Begin Story

 

“Yaaakk! Apa yang kalian lakukan di sini eo?” teriak sebuah suara yang mengagetkan dua sejoli itu. Mereka pun sontak menoleh.

“Miaann..haee..!” sahut Hyona. Ternyata itu adalah seorang yeoja paruh baya dengan Namja Aegynya yang umurnya yang berkisar kurang lebih 5 tahun itu. Tampak yeoja itu sedang menenteng kantong plastik big size berwarna putih. Sepertinya yeoja paruh baya itu baru habis pulang berbelanja bersama anaknya.

“Dasar anak muda zaman sekarang! Kalau melakukan sesuatu pasti tidak tahu tempat. Kalian tahu! Gara-gara adegan yang kalian lakukan tadi membuat anakku dari tadi tak berkutik melihatnya! Kalian telah merusak moralitas anakku!” ujar Ahjumma itu dengan nada tinggi. Kyuhyun pun hanya memberunggut kesal. ‘Dasar Ahjumma tua! Salah sendiri ! ngapain lewat ke rumah ini? Udah tahu aku ingin melakukannya. Aishh! Dia malah merusak semuanya!’ batin Kyuhyun dengan mulut yang berkomat-kamit. Ini membuat Ahjumma itu melotot ke arahnya.

“Heii! Neoo! Kau melawanku rupanya?”

“Annii Ahjumma!”

“Mwoo? Ahjumma? Aku masih muda seperti ini kau bilang Ahjumma??”

Mendengar penuturan dari Ahjumma itu, Kyuhyun dan Hyona langsung menganga lebar. Ahjumma itu pun mengelus rambutnya seakan membetulkan letak penampilannya.

‘Mwoya? Muda? Apa telingaku udah soak(?)mendengarnya.” _Hyona_

‘Gila ni orang. Sepertinya aku harus cek telingaku ke dokter THT!” _Kyuhyun_

“Kenapa kalian diam? Aku cantik dan awet muda bukan?” ujar Ahjumma itu sembari berkacak pinggang. Kyuhyun dan Hyona pun serentak melihat penampilan Ahjumma itu dari ujung rambut hingga ujung kaki. Ahjumma itu berambut keriting, make upnya seperti badut alias menor, dia menggunakan dress bermotif bunga dengan corak warna-warninya. Kyuhyun dan Hyona pun mengangguk sembari menyunggingkan bibir sebelahnya dengan terpaksa.

“Bagus! Kalian berdua! Jangan melakukan hal itu lagi! Ingat itu”

“Eomma! Bolehkah aku bertanya!” tanya Ahjumma Aegy.

“Wae?”

“Tadi Eomma bilang sama Hyung dan Eonni itu, kalau mereka tidak boleh melakukannya. Tapi aku sering lihat, Eomma dan Appa hampir setiap hari melakukannya? Kenapa mereka tidak boleh?”

“MWOOOOO???”

Kyuhyun dan Hyona pun hanya terkekeh pelan mendengar pernyataan dari namja kecil itu. tampangnya begitu polos. Ahjumma itu pun langsung menutup mulut anaknya. Tampak ia sangat malu dengan penuturan dari anaknya tersebut.

“Lebih baik sekarang kita pulang. Kajja!” ujar Ahjumma sembari menarik lengan aegynya. Mereka pun akhirnya bergegas pergi dari tempat itu. Kyuhyun dan Hyona terus memerhatikan Ahjumma dan anaknya yang lambat laun hilang dari pandangan mereka. Mereka pun terdiam sejenak sembari memasang wajah datar mereka, namun beberapa menit kemudian..

“HAHAHAHAHAHA!!” tawa Kyuhyun dan Hyona pun langsung mengelegar. Mereka pun tertawa terbahak-bahak sembari memegang perut mereka. karena merasa perutnya sudah sakit akibat tawa itu, Hyona pun langsung menghentikannya. Sedangkan Kyuhyun masih saja tertawa sehingga membuat tubuhnya pun terjatuh di atas tanah. Hyona pun mengelengkan kepalanya berulang kali. Ia pun melirik tasnya yang sudah tergeletak bebas di jalan. Yeoja itu pun langsung memungutnya dengan langkah yang mengendap-endap. Matanya terus mengawasi gerak-gerik Kyuhyun yang sedari tadi terus tertawa tanpa jeda sedikitpun. Setelah mendapatkan tasnya tersebut, ia pun langsung bergegas masuk ke dalam rumahnya. Kyuhyun pun tak menyadari itu. Saat ia merasa sudah lelah akibat tawanya tersebut, namja itu pun menghentikan tawanya lalu bangkit berdiri.

“Pabbo!! Kenapa aku tidak menyadari aku sudah terbaring di sini! Untung tidak ada orang.” Tutur Kyuhyun sembari menepuk-nepuk debu yang menempel di baju dan celananya akibat berbaring di jalan tadi lalu kemudian mengacak rambut coklatnya yang juga terkena sedikit debu tersebut. Ia pun kembali memasang wajah datarnya dengan kepala yang terus bergerak ke sana kemari seperti mencari seseorang.

“Yaakk! Yeoja itu pasti kabur lagi!!Aisshh!!” tutur Kyuhyun dengan pandangan yang berpusat pada sebuah rumah minimalis yang ada di depannya. Seakan menyadari yeoja itu sudah menghilang dari pandangannya, namja itu pun kembali masuk ke dalam mobilnya yang terparkir tidak jauh dari rumah tersebut. ia pun kembali menancapkan gas mobil  tersebut.

 

**

 

CKIITT!!

 

Sebuah mobil berwarna putih berhenti tepat didepan pagar yang tinggi dan terkesan mewah  itu. Pengendara itu hanya memperhatikan rumah besar dari bilik pagar itu. Ia pun menunduk.

“Jaejoong Oppa, kenapa kita hanya berhenti disini? Apa kita tidak masuk saja eo?” tanya seeorang yeoja berparas aegyo bernama Yi Kyung. Namja yang dipanggil Jaejoong hanya diam dan tidak menghiraukan pertanyaan yang dilontarkan Yi Kyung padanya. Ia pun mulai mengangkat kepalanya.

‘Apa aku harus bongkar semua kebohongan Mereka.?? Ahh.. Tapii. Bisa-bisa Hyona mnjadi sasaran atas masalah ini. Hmm.. lebih baik aku cari jalan keluar yang lain dulu untuk memisahkan mereka berdua.’ Batin Jaejoong dengan tampang yang serius. Yi Kyung yang merasa diacuhkan hanya bisa memberengut kesal.

“Oppa. Kita Pulang nee..”

“Nde. Kajja! Aku akan mengantarmu.”

“Shireo! Aku tidak mau pulang ke rumahku.”

Jaejoong yang mendengar jawaban yang meluncur dari mulut yeoja itu langsung menoleh kaget ke arahnya.

“Mwo? Terus kau mau kemana?”

“Ke rumahmu. Aku nginap di sana ne..”

“MWOOO?” teriak Jaejoong dengan mulut yang menganga lebar dengan mata yang melotot tajam ke arah Yi Kyung. Yeoja itu hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum manis.

“Yaaakk! Kau itu..”

“Oppa. 1 malam saja. Aku hanya ingin menjenguk Hyona saja.” Ujar Yi Kyung dengan wajah yang berbinar. Tampak yeoja itu mengatupkan kedua tangannya seraya ingin memohon pada namja dihadapannya. Yi Kyung pun memasang tampang aegyonya sehingga membuat Jaejoong hanya bisa menghela nafasnya dan berkata..

“Nde. BAiklah. 1 malam saja ne. awas kalau lebih dari itu!”

“Heheh. Kalau lebih dari itu. berarti kita harus menikah dulu.”

“MWOOO??”

“Hahaha. Aku hanya bercanda oppa. Tapi kalau kau memang ingin melakukannya. Kita menikah saja sekarang. Kajja!” Ujar Yi Kyung sembari mengelayutkan lengannya di lengan Jaejoong. Ini membuat Jaejoong merasa risih dan langsung melepaskan genggaman yeoja itu.

‘Untung dia yeoja. Kalau dia namja. Mungkin sudah lenyap sekarang.’ Batin Jaejoong dengan raut wajah yang memerah akibat amarahnya. Ia pun kembali memegang setirannya dan menghidupkan gas mobil itu. lalu mulai menjalankan mobil tersebut.

 

 

**

 

TOK! TOK! TOK!

 

Terdengar suara ketukkan pintu dari sebuah rumah minimalis sederhana. Mendengar ketukkan tersebut, yeoja yang sedari tadi fokus menatap ke layar TV di depannya langsung beranjak dari tempatnya dan membuka pintu tersebut.

“Jaejoong Oppaaa!!!” sahut Yeoja yang tak lain adalah Hyona dengan wajahnya yang berbinar. Ia pun langsung memeluk Jaejoong dengan perasaan yang bercampur rindu sekaligus bahagia. Jaejoong pun membalas pelukan tersebut dengan tatapan sendunya. Jujur, ia sangat merindukan yeodongsaengnya itu tapi entah kenapa tampak raut wajah kekecewaan masih terlukis di wajah tampannya.

“Oppa. Mianhae. Aku pulang tidak memberitahumu. Aku pulang dengan..”

“Nde. Oppa tahu kau pulang dengan siapa. Lebih baik kau istirahat ne. besok kau mulai sekolah lagi eoh?” ujar Jaejoong seraya melepaskan pelukan mereka. ia pun tersenyum manis sembari mengacak rambut Hyona. yeoja itu hanya tersenyum paksa.

‘Hm. Aneh. Kenapa Oppa tidak marah sedikitpun? Apa yang terjadi?’ batin Hyona yang tampak berfikir, pandangannya pun beralih pada seseorang yang berdiri di sebelah Jaejoong.

“Yi Kyung-ah? Kau kenapa ke sini? Kau tidak pulang eo?”

“aku menginap disini, Hyona-ya.”

“Mwooo????????”

“Hehehe. Kau pasti mengizinkannya eo. Cuma 1 malam saja ne. Jaejoong Oppa juga sudah mengizinkannya. Ya kan Oppa?” tanya Yi Kyung sembari menyenggol lengan namja disampingnya. Ini membuat namja disebelahnya tersentak kaget karena sedari tadi namja itu hanya melamun.

“Nde…Nde..”

“Baiklahh. Kau tidur di kamarku ne. awas kalau sekali-sekali kau tidur di kamar Jaejoong oppa.” Ujar Hyona dengan nada yang mengancam. Yi Kyung hanya tersenyum sembari menganggukkan kepalanya berulang kali.

“Nde. Tapi kalau misalnya tiba-tiba aku mengigau dan langsung berjalan dengan mata yang terpejam ke kamar Jaejoong Oppa. Jangan salahkan aku ne? salahkan kakiku.”

“Mwooo?!!” teriak Hyona dan Jaejoong kaget. Yi Kyung hanya terkekeh pelan. Jaejoong pun mendekatkan mulutnya ke telinga Hyona seakan membisikkan sesuatu.

“Jangan lupa kau kunci kamarmu. Sembunyikan kuncinya. Kalau bisa kau telan kunci itu.” Hyona pun tertawa mendengar kalimat yang dibisikkan Oppanya seraya menganggukkan kepalanya.

“Kajja! Kita masuk. Ini sudah senja.”

 

**

 

Langit yang tadinya cerah kini berganti dengan langit yang gelap berwarna hitam pekat. Tampak rembulan bersinar dengan indahnya seakan memancarkan senyumannya ke penjuru kota tersebut. ratusan benda-benda kecil yang bertebaran di langit itu tak pernah lelah untuk memancarkan kedipan khasnya. Dibawah pekatnya malam, terlihat seorang namja sedang duduk santai dengan tangan yang disilangkan dibawah kepalanya sembari mendongak ke atas langit tersebut. tampak hawa malam pada waktu itu begitu dingin dengan desiran angin yang terus melayang-layang pada permukaannya. Namun itu tak membuat namja itu beranjak dari tempat itu. seakan tempat itu sudah membiusnya sekarang.

“Hyona-ya..” lirihnya sembari tersenyum memandang rembulan. Namja itu pun terkekeh pelan saat membayangkan bahwa rembulan itu adalah wajah Hyona yang sedang memberenggut kesal.

“Aigoo. Cho Kyuhyun. sedang apa kau disini? Kau kerasukan eo? Tertawamu seperti setan.” Sahut sebuah suara yang mengagetkan namja bernama Cho Kyuhyun. ia pun menoleh.

“Ahh. Donghae Hyung. Gwanchana. Hanya saja akuu..”

“Kau sedang jatuh cinta eoh?” celetuk Donghae yang sudah duduk disamping Kyuhyun. namja itu pun sontak menoleh kaget.

“Mwoyaa?? Ahh. Mana mungkin seperti itu Hyung. Akuu..”

“Yeoja itu pasti Hyona..”

“Yakk! Berhenti memotong pembicaraanku Hyung. Tidak mungkin aku menyukainya. Yasudah , Diluar sangat dingin. Aku masuk ne..” Kyuhyun pun langsung bangkit ketika dia mulai berjalan..

“kau sendiri memotong pembicaraanku. Hmm. O,iya. Aku ingin bilang padamu bahwa aku mulai menyukai Hyona.” kalimat itu sukses membuat Kyuhyun membalikkan badannya dengan tatapan yang tak percaya.

“Mwooyaa? Jinjayo??”

“Humm. Waeyo? Bukannya Kau mengatakan bahwa kau tidak menyukainya eoh?? Berarti kesempatanku untuk mendapatkan Hyona sangatlah besar. “

“Hyung. Apa maksudmu??”

“Lihat saja besok.” Ujar Donghae tersenyum sembari bangkit lalu berjalan meninggalkan Kyuhyun yang masih terpaku di tempatnya.

 

**

 

@Hannyoung High School

 

Seperti biasa. Tempat ini begitu ramai dengan ratusan makhluk seragam yang menghuninya. Dari sudut sekolah terlihat seorang yeoja manis berseragam dengan rambutnya yang dikuncir kuda. Yeoja itu berjalan dengan langkah kaki berirama. Tampak terlukis keceriaan dari balik wajah manisnya. Ia pun bersenandung kecil saat akan memasuki ruangan kelasnya.

“Annyeonggg..!!” ujar yeoja itu sembari melambaikan kedua tangannya dengan semangat yang berkobar kepada penghuni kelas tersebut. tampak yeoja itu masih berdiri di ambang pintu.

HENING.  penghuni kelas hanya melongo melihatnya.

“Yaakk! Kenpa kalian diam? Apa kalian tidak merindukanku eo??” ujar Hyona setengah berteriak. Penghuni kelas tersebut menunduk. Salah satu dari mereka mengacungkan jarinya seakan menunjukkan sesuatu. Pandangan Hyona pun mengikuti arah telunjuk salah satu chingunya itu. Hyona pun tercengang saat melihat apa yang ditunjukkan oleh chingunya itu.

“Ehh.. Park Seongsaenim. Mii..Mianhae.. PEACE MAN!” ujar Hyona yang mengacungkan dua jari kirinya seakan memberi tanda perdamaian seraya memamerkan deretan gigi putihnya. Ia pun menaruh tangan kanannya di ambang pintu dengan kaki yang menyilang ke kaki sebelahnya. Seakan menunjukkan pose berdirinya yang dibuat santai tersebut.

“KIMMM….HYONAAAA!!!!”

 

**

 

“Aisshh! Ahjussi tua! Lagi-lagi dia menghukumku! Huuukkh!” gerutu Hyona sembari mengepel lantai luar pada pintu masuk menuju WC sekolah tersebut.

“Wah.. Wah.. sepertinya ada penjaga WC baru disekolah ini. Ckckck.” Sahut sebuah suara dari balik punggung yeoja itu. Hyona pun membalikkan badannya.

“Yakk! Kyunyutt! Lagi-lagi Kau!” teriak Hyona kaget. Kyuhyun pun hanya terkekeh pelan. Yeoja itu pun memandang Kyuhyun dari puncak kepala hingga ke ujung kakinya. Kyuhyun pun heran.

“Waeyoo? Kenapa kau melihatku? Ouchh. Kau baru sadar yaa kalau aku tampan.??”

“Mwo? Aku heran. Kenapa kau bisa disini? Dan kenapa kau memakai baju seragam sekolah ini. Apa kau mencuri baju salah satu murid disini untuk melakukan penyamaran eoh?”

 

PLETAKK!

 

Satu pukulan meluncur tepat di puncak kepala Hyona. Yeoja itu pun mengelusnya.

“Aisshh! Appoo!!”

“Pabbo! Aku sudah lama sekolah disini. Hanya saja aku tak pernah melihatmu.”

“Jinjjayo? Apa aku harus mempercayai itu??” ujar Hyona dengan tatapan mengejek. Ini membuat Kyuhyun memberenggut kesal.

“Annyeong Hyona-ya..” sahut suara namja yang tak lain adalah Donghae yang kini sudah ada di samping Kyuhyun. ini membuat Hyona dan Kyuhyun menoleh kaget ke arahnya.

“Donghae Oppa..”

“Hyung..”

Donghae pun melemparkan senyuman manisnya pada Hyona membuat yeoja itu menunduk seketika.

“Ikut Akuu..” ujar Donghae sembari menarik tangan Kyuhyun untuk mengikutinya.

“Yaaakk! Hyung!!” langkah kaki Kyuhyun ikut terseret akibat tarikan dari Donghae. Ini membuat Hyona bingung dan mengerutkan keningnya.

“Ada apa dengan mereka?? ahh. Mollayoo.” Gumam Hyona dengan tangan yang kembali melanjutkan aktifitasnya mengepel lantai tersebut.

 

 

**

 

Gumpalan awan yang hitam itu mulai menggulung sempurna seakan menghalangi pancaran sinar yang bercahaya di permukaan langit itu. Tampak awan hitam itu perlahan-lahan menelan semua yang ada di dasar langit tersebut seakan-akan hanya dialah yang berkuasa pada saat itu. deru angin pun berhembus dengan kencangnya seakan menyibakkan semua pohon-pohon di kota tersebut. dari langit tersebut terdengar bunyi gemuruh yang membisingkan seakan memperingatkan bahwa akan ada sesuatu yang terjadi. Tampak dibawahnya terlihat dua orang namja sedang berdiri di sebuah lapangan dengan tubuh yang berhadapan. Namja itu saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang sulit diartikan. Telihat banyak sekali pasang mata yang mengelilingi lapangan tersebut. tampak mereka begitu antusias memperhatikan kedua namja tersebut.

“Katakan padaku sekali lagi. Apa kau menyukainya eoh?” ujar namja berkulit putih dan bermata sipit dengan nada yang tinggi. Namja yang ada dihadapannya hanya memamerkan senyum khasnya.

“Nde. Aku tidak menyukainya.” Namja yang bernama Lee Donghae itu langsung membalas senyuman namja dihadapannya tak kalah sinisnya. Ia pun mengangkat kedua tangannya ke atas seakan menggapai udara yang menembusnya.

 

PUK!PUK!

 

Tampak Donghae menepukkan tangannya sebanyak dua kali seakan memberi tanda aba-aba. Salah satu namja berseragam melemparkannya sebuah bola basket ke arahnya. TAP! Donghae pun menangkapnya dengan gerakan yang gesit dan tidak meleset sedikitpun.

“Kyuhyun-ah. bagaimana kalau kita bermain?” ujar Donghae sembari memutar bola basket dengan telunjuknya.

“Maksudmu Hyung?”

“Jika kau menang dan memasukkan bola ini lebih banyak dariku. berarti aku akan mencoba melupakan perasaanku terhadap Hyona dan juga mengurungkan niatku untuk memilikinya. Tapi kalau aku yang menang..” kalimat Donghae pun terhenti sesaat bersamaan dengan bola basket yang dimainkannya.

“Jauhi dia dan lupakan dia dalam hidupmu.” Kyuhyun yang mendengar penuturan dari hyungnya itu terlonjak kaget. Saat itulah terdengar kembali gemuruh dari langit itu seakan itulah gambaran yang terlukiskan dari benak namja itu. tiba-tiba ..

 

TES! TES! TES!

 

Satu persatu butiran dari langit itu berjatuhan tanpa aba-aba sedikitpun. ini membuat ratusan murid yang berjejer di pinggir lapangan itu langsung berlari mencari tempat teduh. Butiran itu pun kini berganti dengan derasan air yang menusuk ke permukaan kota tersebut. namun ini tak membuat kedua namja itu beranjak dari tempatnya.

“Eotthokae? Apa kau menyetujuinya??” tanya Donghae sembari memeluk bola basket itu dengan kedua tangannya yang kekar lalu menjatuhkannya ke bawah.  Dengan sigap kaki Donghae menahan bola tersebut agar tidak menjauh darinya. Walaupun suara namja itu terdengar sayup-sayup karena derasan hujan tersebut, Kyuhyun masih mendengarnya dengan jelas. Donghae pun mengangkat tangan kanannya. Kyuhyun pun terdiam sesaat sembari menatap tangan Hyungnya tersebut.

“Nde. Aku terima!!” seru Kyuhyun sembari membalas genggaman tangan tersebut dengan sigap.

 

PRIITT!!

 

Bunyi peluit itu masih terdengar jelas di bawah rinaian hujan tersebut. Dua kakak beradik itu terus bergelut dengan bola basket itu walaupun hujan semakin membasahi tubuh mereka.

 

**

 

“Akhirnya.. selesai juga.. Fiuuh!! Lama juga yaa!!” tutur Hyona sembari mengelap peluh yang membasahi wajahnya dengan punggung tangannya. Tampak yeoja itu tersenyum puas saat melihat di sudut dalam WC itu terlihat bersih. Ia pun keluar dari dalam WC itu dengan pel lantai dan ember yang bertengger di kedua tangannya. Ia pun meletakkan alat-alat itu disamping pintu WC tersebut. saat ia membalikkan badannya, terlihat banyak sekali murid-murid berjejeran di tepi lorong sekolah itu.

“Ada apa ini?? Kenapa ramai sekali.. ” Hyona pun berjalan mendekati mereka. sesekali ia pun menjinjitkan kakinya melihat apa yang terjadi.

“Hei. Itu Cho Kyuhyun dan Lee Donghae bukan? Mengapa mereka main basket ditengah hujan deras gini. Ada apa dengan mereka?” sahut salah satu yeoja berambut panjang nan lurus.

“Nde. Bukannya mereka kakak beradik. Tapi kalau kita lihat dari cara mereka bermain, mereka seperti bertarung.” Jawab yeoja berkacamata yang ada di sebelahnya. Hyona yang berada tepat di belakang kedua yeoja itu langsung tercengang. Ia pun langsung berjalan dan memotong kerumunan itu hingga kini yeoja itu sekarang berada di depan. Hyona pun menganga lebar melihat pemandangan di depannya. Dua orang namja yang dikenalnya sedang bermain di tengah derasnya hujan. Seragam putih yang mereka kenakan basah kuyup sehingga bagian tubuh atas mereka terekspos. *Uwaauuww!jadikebayangni* #PLAAKK! Para yeojadeul yang melihatnya langsung tak berkutik lalu kemudian mereka malah berteriak tak karuan seperti orang gila sedangkan Hyona masih menganga lebar sembari mengelengkan kepalanya berulang kali.

 

**

 

“Baiklah! Tinggal satu tembakan lagi! Jika diantara mereka ada yang bisa memasukkannya! Dialah pemenangnya!” teriak salah satu namja berseragam yang kini menjadi wasit pertandingan tersebut. tampak Donghae tersenyum di sela-sela derasnya hujan tersebut dengan tangan yang terus memantulkan bola tanpa mendriblenya.

“Kau masih bilang kau tidak menyukainya eoh?” tanya Donghae sembari menatap Kyuhyun yang sedari tadi mengawasi gerak-geriknya. Namja itu pun langsung mendrible bola tersebut menuju ring basket. Saat Donghae ingin memasukkan bola tersebut, tiba-tiba Kyuhyun langsung melompat tinggi dan meraih bola yang hampir melayang masuk ke dalam ring tersebut. Saat bola itu sudah sepenuhnya ia kuasai, ia langsung berlari mendrible bola itu menuju ring basket yang ada di ujungnya. Dengan sekuat tenaga ia berlari dengan Donghae yang terus mengikutinya dari belakang. Dalam sekejap..

 

BUNGG!!

 

Bola tersebut masuk ke dalam ring basket dengan gerakan yang sempurna. Saat bola itu jatuh, dengan sigap Kyuhyun menangkapnya, ia pun berjalan mendekati Donghae.

“Kau salah Hyung. Aku tidak ingin melupakannya dan menjauhkannya dari hidupku.” Gumam Kyuhyun sembari memamerkan senyumannya yang tulus.

 

PROK! PROK!

 

Terdengar riuh tepuk tangan meriah dari ratusan murid yang sedari tadi melihat aksi permainan kedua saudara tersebut. ini membuat Kyuhyun dan Donghae menoleh ke arah mereka. pandangan kedua namja itu berpusat pada satu titik. Ya! Hyona. yeoja itu kaget saat merasa kedua namja itu memperhatikannya. Ini membuat murid lain juga berbalik menatapnya dengan heran. Hyona langsung salah tingkah dan menundukkan kepalanya. Kyuhyun pun melempar bola kea rah Donghae. namja itu langsung menangkapnya dengan sigap.

“Kau tahu Hyung. Itu artinya aku tidak akan menyerahkannya padamu.”  Ujar Kyuhyun sembari berlari kecil meninggalkan Donghae sendirian. Namja itu hanya tersenyum bahagia.

‘Aigoo. Dongsaengku yang satu itu ternyata sudah dewasa rupanya. Dia bahkan bisa mengalahkanku bermain basket. Hmm.. Hyung sangat senang melihatmu semakin tumbuh, Kyu. Semoga kau selalu beri kebahagiann yang berlimpah.’ Batin Donghae yang tak pernah lelah melemparkan senyuman khasnya. Ya! Donghae, namja itu sempat menyukai Hyona saat mereka bertemu kembali. Namun perasaan itu terus ditepisnya karena ia tahu bahwa Kyuhyun juga mulai menyukai yeoja itu. Ya! Donghae sangat menghargai perasaan Kyuhyun karena dongsaeng satu-satunya itu belum pernah mengalami yang namanya jatuh cinta. Makanya, saat ia ditanya apa dia menyukai Hyona. namja itu malah menepisnya dan mengatakan kalau ia tidak pernah menyukai yeoja itu. padahal sudah terpampang dengan jelas kalau Kyuhyun menyukai Hyona hanya saja namja itu tidak tahu dengan apa yang ia rasakannya saat ini. makanya, ia membuat rencana ini supaya Kyuhyun bisa menemukan jawaban mengapa ia selalu nyaman dan selalu memikirkan yeoja tersebut.

“Sepertinya. Ia memang sudah menemukan jawaban itu..” ujar Donghae sembari menatap tubuh Kyuhyun yang mulai menjauh dari pandangannya. Tampak Kyuhyun kini berhenti tepat di depan seorang yeoja yang menatapnya bingung.

“Yaakk! Kyunyut! Kenapa kau menatapku seperti itu. lihat! Kau basah kuyup.” Ujar Hyona sembari memerhatikan Kyuhyun sembari mengelengkan kepalanya. Kyuhyun hanya tersenyum. Hyona yang melihatnya langsung meneguk salivanya seraya membulatkan matanya. Senyuman namja itu ternyata mempunyai makna tersendiri.

“Ka..u kenappa. Se..nyum se..pertii ..ituu..” ujar Hyona gugup yang lansung menundukkan kepalnya. Kyuhyun pun meraih Dagu Hyona dengan gerakan yang lembut.

“Sekarang aku menemukan jawaban itu. jawaban yang selama ini aku cari. Jawaban yang selalu menyesakkan relung jiwaku. Jawaban Yang selalu membuatku terbuai akan nikmatnya hidup di dunia. Jawaban yang selalu membuat fikiranku terkadang buntu akibat terlalu sering memikirkannya.”

“Mwoya? Jawaban ? Jawaban?” Hyona masih tidak mengerti apa yang diucapkan oleh Kyuhyun. namja itu pun menangkupkan tangannya di lekukan wajah yeoja itu. ini membuat Hyona bergetar hebat dibuatnya.

“Kau tahu. Jawaban itulah yang membuatku bisa tumbuh menjadi namja dewasa. Jawaban itu..”

“Yaakk! Kyunyuutt!! Kauu..”

 

CHU~

 

Kyuhyun pun mengecup dahi Hyona begitu lama seakan mempunyai makna yang khusus dan mendalam. Tampak matanya terpejam saat melakukan kecupan itu. ia ingin dengan kecupan itu bisa menyalurkan apa yang ia rasakan selama ini. Perasaan yang terus menggebu dan menyesakkan di dalam hatinya. Hyona sontak membulatkan matanya. Ia merasakan tubuhnya terasa seperti disengat listrik akibat kecupan itu.

“Kyu. Apa yang ka..u lak..”

“Saranghae~” ucap Kyuhyun yang langsung menarik Hyona dalam pelukannya.

 

DEG!

 

Hyona yang mendengar penuturan singkat itu langsung membelalakkan matanya seakan tak percaya dengan apa yang diucapkan namja yang memeluknya itu. Jantungnya seakan berhenti berdegup, darahnya seperti ingin berhenti mengalir, ia merasa saat mendengar kata itu, seluruh organ tubuhnya seakan berhenti bekerja.

“Apa.. yang kau katakan heh? Kau sakit eoh?” tanya Hyona yang mencoba menyakinkan Kyuhyun.

“Naneun Jeongmal Saranghae. Saranghae Hyona-ya..!!” ujar Kyuhyun setengah berteriak yang langsung mengeratkan pelukannya pada tubuh yeoja itu seakan ingin meyakinkan yeoja itu tentang perasaannya. Hyona masih kaget seakan tidak percaya akan omongan yang dilontarkan namja yang dari dulu menjadi musuh bebuyutannya. Entah mengapa, tangannya langsung saja menyambut seakan membalas pelukan dari Kyuhyun. Dapat ia rasakan tubuh Kyuhyun yang begitu dingin dan basah akibat guyuran hujan menyentuh raganya. Namun tak lama kemudian pelukan itu berubah menjadi pelukan hangat yang menjalari tubuhnya dan langsung menusuk ke sanubarinya. Dapat  dirasakan jantung mereka beradu dengan cepat. Mereka terus berpelukan sangat lama hingga tak menyadari banyak pasang mata yang memandang iri ke a rah mereka.

 

PROK!PROK!

 

Riuh tepuk tangan yang meriah itu terdengar lagi. Tampak Donghae yang  terlihat basah kuyup juga ikut memeriahkan tepuk tangan itu dengan senyuman yang terukir di wajahnya. Kyuhyun dan Hyona pun melepaskan pelukan mereka. mereka sontak saling bertatapan satu sama lain. Hyona pun menundukkan kepalanya, tak berani menatap Kyuhyun yang ada di hadapannya.

“Yeoja Roti. Kau belum mengatakan kalau kau mencintaiku. Katakan kalau kau mencintaiku..”

“Naneunn..”

 

 

TBC

 

Jiaahh!! Eotthokae? Bagaimana pendapat kalian? bagi RCLnya dunk. Mian! Kalo kepanjangan dan makin gaje/jelek dan Mian kalau typonya berantakan dan kata-katanya nggak puitis. Maklum, author tidak berpengalaman. O,yaa!!Hahaha! Author jadi terbayang ni kalau author yang direbutin ma tu dua bersaudaara. #PLAAKK!! “abaikan” !! Kajja! RCL nya ditumpukkin yaa!! (^_^)//

Advertisements

One thought on “~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s