[Series/Ryeowook] Saranghae… Just For You (Part 5)

Title : Saranghae… Just For You

Ganre : Romance, family,friendship, nano-nano>_

Length : Series (Part 5)

Rated : PG-13

Cast : Kim Ryeowook

          Park Seo In  

          Cho Kyuhyun

         And other cast can you find later~

Author : DIS

Twitter : http://twitter.com/diniislami126(@Diniislami126)

Facebook : http://m.facebook.com/diniislamisesaria?refid=46(Dini Islami Sesaria)

Disclaimer : This is fanfictionfrom my imagination, just have FUN with my fanfiction.. REAL by author DIS. Anddont forget to RCL^^

 

Happy Reading~

 

 

“apa kau ingin minum sampai mabuk, seo in-ya?”

“anio, aku menyetir mobil nantinya”

“jadi untuk apa anggur merah sebanyak ini? Jangan bilang kalau…”

“aku akan menyimpannya diapartermenmu..”

“MWO??”

“santai saja wookie-ah, bukankah aku memang senang menyimpan minumanseperti ini dirumahmu?”

“baiklah.. ada berita gembira apa eoh?”

“berita? Eoh, beritanya….”

“beritanya?”

“beritanya itu…. em, beritanyaa….”ucap seo in sengaja membuatryeowook penasaran

“beritanya apa seo in-ya? Jangan membuatku penasaran”

“beritanya…… aku sekarang berpacaran dengan baek hyun joo..”

“MWOO??? BERPACARAN DENGAN BAEK HYUN JOO???”

 

DEG!

          Entah kenapa hatiryeowook rasanya terluka ketika mendengar kabar itu langsung dari mulut temankecilnya ini. Ryeowook diam tanpa kata, membuat yeoja ini heran dengansikapnya.

 

“ryeowook-ah, gwaenchanayo?”

“….”

“wookie-ah, kau senang bukan?”

“bagaimana kau… bisa berpacaran dengannya, seo in-ya?”tanya ryeowookdatar

“hm.. aku, aku sempat bekerjasama dengannya menjadi model, saat itu diameminta nomer ponselku, dan… tadi sore dia memintaku menjadi pacarnya…”

“begitu rupanya…”ucap ryeowoook tersenyum simpul yang terkesanterpaksa

“wookie-ah, gwaenchana? Kenapa kau seperti ini?”

“aku lelah, jika kau sudah selesai minum segeralah pulang”

 

               Ryeowook berdiridan meninggalkan seo in menuju kamarnya, seo in terdiam melihat tingkahryeowook, mungkin dia kelelahan.

 

 

*~~~~~~*

 

Pemikiranmu menjadi katamu,katamu menjadi tindakanmu, tindakanmu menjadi kebiasaanmu, kebiasaanmu menjadikaraktermu, dan karaktermu menjadi nasibmu…

 

 

Saranghae… Just ForYou

-Fanfiction by DIS-

Part 5

 

 

 

“yoboseyo..”

“ryeowook-ssi, kau dimana?”

“aku masih dirumah, wae?”

“cepat datang ne, kita akanlatihan drama musikal, aku sudah dirumah produser”

“geure, sebentar lagi aku akankesana..”

BIIP!

         Pagi ini ryeowook sudah siap menujukerumah sang produser untuk latihan drama musikal. Ryeowook melajukan kecepatanmobilnya agar segera sampai dirumah produser. Dari kejauhan, terlihat beberapaorang sudah berkumpul, ryeowook memarkirkan mobilnya dan segera turun.Kedatangan ryeowook disambut hangat oleh beberapa orang baru disana yang akansegera menjadi temannya dalam drama musikal ini.

 

“ryeowook-ssi, perkenalkan iniproduser im tae hee..”

“annyeong hasimika produser,mohon bimbingannya”

“ne, gamsahabnida sudah bergabungdalam drama musikal ini ryeowook-ssi”

“ne produser, kapan kita latihandrama ini?”

“beberapa hari mendatangryeowook-ssi, kau harus berkenalan dan akrab dengan para pemain lainnya dalamdrama ini..”

“arraseo..”

“perhatian semuanya! Mari kitamasuk ruang latihan, untuk beberapa hari kedepan kita berkenalan danmengakrabkan diri sesama pemeran dalam drama ini, kemudian baru kita latihan.Arra?”teriak produser im

“arraseo produser!”

 

 

              Berhari-hari ryeowook terus sibukdengan drama musikal yang ia ikuti, sekarang sudah memasuki hari ke 5 latihandrama musikal dirumah sang produser, ryeowook sudah akrab antar sesama pemeranyang sebelumnya belum ia kenal, bahkan berbicara dengan sesama pemain tidakperlu formal seperti dulu.

 

“latihan untuk hari ini sampaidisini dulu ne..”teriak sang produser

“arraseo produser”

 

             Ryeowook menghembuskan nafasnyasedikit berat lalu mengelap keringat yang muncul didahinya akibat kelelahan.Yun ri menghampiri ryeowook dan memberikan sebotol minuman dingin pada lawanmainnya itu.

 

“ige untukmu ryeowook-ah”

“gomawo yun ri-ya”

“ne..”

“kau bawa mobil, yun ri?”

“anio, mobilku sedang dibengkel..aku akan pulang naik taksi”

“aku antar kau pulang ne..”

“wae? O-oh anioo.. aku bisapulang naik taksi, tidak perlu repot-repot”

“gwaenchana, aku antar pulang ne,tidak ada kata ‘tapi’”

“hm.. baiklah”

“kajja”

 

           Ryeowook melajukan kecepatanmobilnya menuju rumah yun ri yang berada didaerah gangnam, yun ri menatap wajahryeowook agak lama.

 

“kenapa kau menatapku sepertiitu?”

“anio, apa tidak apa-apa kaumengantarkan aku pulang?”

“gwaenchana,  waeyo?”

“aku hanya takut ada seseorangyang salah paham jika melihatku diantar pulang olehmu ryeowook-ah”

“seseorang yang salah paham?    Maksudmu apa yun ri-ya?”

“yeojachingumu…”

“yeojachinguku? Hahahaha, akutidak punya yeojachingu..”

“eoh? Jadi yeoja yang banyakfotonya diponselmu itu, nuguya?”

“ah.. ituu…i-itu..”

“em?”

“dia temanku sejak kecil, parkseo in namanya”

“kukira dia yeojachingumu..padahal dia sangat cocok denganmu ryeowook-ah”

“aku harap dia memangyeojachinguku, yun ri-ya.. tapi dia sudah menjadi yeojachingu namja lain danaku kehilangan sosoknya dalam hidupku akhir-akhir ini”batin ryeowook   

“cha, kita sudah sampai”

“gomawo sudah mengantarku pulangryeowook-ah”

“ne, kau jangan lupa hafalkanteks dihalaman 20-25 ne.. jika ada yang sulit atau yang tidak kau mengertihubungi aku”ucap ryeowook ramah

“ne”

 

              Ryeowook tersenyum simpul lalumenginjak pedal gas meninggalkan rumah yun ri, menuju apartermennya. Ryeowookdengan santainya membuka pintu apartermennya dan membantingkan tubuhnya disofaempuknya, ia meraih remote tv dan menyalakannya.

 

“artis cantik ‘park seo in’ menangis ketika para wartawan memintapenjelasan perihal putusnya hubungan antara seo in dan seorang presdirperusahaan pakaian ternama ‘baek hyun joo’, menejer seo in kewalahan membujukseo in yang tidak kunjung berhenti menangis. Sementara itu, presdir baek hanyaterdiam tanpa kata ketika para wartawan meminta informasi darinya. Didugaakibat putusnya hubungan mereka karena presdir baek yang berselingkuh denganseorang karyawan perusahaannya”

 

              Ryeowook melongo ketika menyaksikanberita itu yang semakin heboh, ia memandangi seo in yang menangis direkamansalah satu wartawan itu, matanya sangat bengkak akibat banyak menangis.  Ryeowook mendengar ada seseorang yangmemasukkan beberapa digit nomer dan masuk kedalam apatermennya, ryeowookberdiri dan terkejut melihat seo in yang tiba-tiba saja datang dengan mata yangmasih bengkak. Seo in menatap tv itu yang menayangkan beritanya, lalu menatapryeowook tajam. Ryeowook segera mematikan tv itu lalu menatap seo in. Matamereka bertemu untuk beberapa detik, seo in langsung menghamburkan pelukannya.Tubuh seo in bergetar seiring dengan tangisannya yang terdengar memilukandipendengaran ryeowook, ryeowook menuntun seo in agar duduk disofa namun masihtetap memeluk ryeowook erat.

 

“izinkan aku memelukmu,wookie-ah”ucap seo in dengan suara parau

“kau bebas memelukku hingga kaumerasa baikan”

 

           Ryeowook membalas pelukan seo in,membiarkan yeoja ini menangis dalam pelukannya. Beberapa menit berlalu,tangisan seo in tidak lagi terdengar oleh ryeowook, ia mencoba melepaskanpelukannya.

 

“kenapa kau melepaskanpelukanku?”tanya seo in datar

“tunggu sebentar…”

 

         Ryeowook berdiri dan berjalan menujuruang penyimpanan soju yang dibeli seo in beberapa waktu lalu, ryeowook datangdengan membawa sebuah gelas kaca mungil dan sebotol soju lalu menuangkan sojuitu ke dalam gelas.

 

“ige, minumlah dulu. Kurasaminuman kesukaanmu ini akan membuatmu lebih baik”

“mungkin saja, gomawowookie-ah”ucap seo in menerima segelas soju dan meminumnya

“kau sudah baikan? Ceritakanpadaku..”

“dia jahat, nappaeun namja! Akubenci padanyanya ryeowook-ah! Aku benci padanya!”

“seo in-ya..”

“dia.. dia selingkuh depanmataku, dia tidak membujukku, kurasa dia memang sengaja melakukannya padaku,padahal baru beberapa hari dia berpacaran denganku..”

“aku mengerti perasaanmu…”

 

          Ryeowook menarik seo in dalampelukannya, tangisan kecil dari seo in terdengar oleh ryeowook lagi, ia semakinmempererat pelukannya. 20 menit berlalu, ryeowook merasakan nafas seo inkembali normal, tubuhnya sudah tidak bergetar lagi, tangisannya sudahmenghilang, ryeowook melepaskan pelukannya dan melihat seo in tidur dalampelukan hangatnya. Ryeowook tersenyum dan menggendong seo in ditangannya,membawa dan menidurkan seo in dikamarnya. Ryeowook menarik selimut untukmenutupi tubuh seo in. Kemudian ryeowook berjalan keluar kamarnya dan menutuppintu kamar itu pelan. Ryewook membaringkan tubuhnya disofa empuk miliknya,tangisan seo in tadi terasa begitu bergema ditelinganya. Ryeowook memaksamatanya agar terpejam dan terlelap.

 

^~~~~^

 

                    Pagi yang cukup cerah hariini, seo in menggeliat kecil lalu perlahan membuka matanya. Ia menatapkesekeliling ruangan yang bernuansa biru megah, ini kamar teman kecilnya KimRyeowook. Seo in membuka pintu kamar perlahan, dari sini seo in melihatryeowook yang tertidur pulas disofa, seo in mendekati ryeowook dengan membawaselimut dan menutupi tubuh ryeowook dengan selimut ditangannya.

 

“mianhae ryeowook-ah, karna akutidur disini kau jadi kerepotan seperti ini..”ucap seo in

 

              Seo in mendengar suara bell apartermentryeowook berbunyi, ia segera menuju ke sebuah alat yang tidak jauh dari pintuitu. Sebuah alat berlayar monitor yang menampilkan orang yang memencet belldibalik pintu itu.

 

“omona! Hye na kenapa kau bisadisini.. aigoo aku harus bagaimana ini”ucap seo in panik

 

          Seo in menekan tombol dilayar monitordan pintu itu pun terbuka. Seo in semakin panik karena menejernya tiba-tibasaja datang keapartermen ini.

 

“seo in, kau disini rupanya..”

“eoh? Hm.. hye na-ya,, ak-akudisini emm..”

“ayo pulang, hari ini kau akanbanyak jadwal, para wartawan itu terus menelponku!”ucap hyena menarik tanganseo in

“aku ingin disini hye na-ya,lepaskan aku, hye na jebal lepaskan aku…”

“kau harus buka mulut tentangberita itu seo in-ya, mereka terus menelponku membuatku semakin gila! Hari inikau akan menjawab semua pertanyaan wartawan itu, sudah aku susun semuanya”

“shiro! Aku ingin disini saja!Lepaskan aku hyena-ya”

“kau harus-“

“ada apa ini? Hye na-ssi, kenapakau memaksa seo in begitu , eoh?”

“wookie-ah, jebal izinkan akudisini, aku tidak ingin pulang”

“mianhamnida ryeowook-ssi, seo inharus aku bawa pulang.. ia akan menjawab semua pertanyaan tentang beritanyaitu”

“wookie aku tidak ingin pergi,aku ingin diapartermenmu,, jebal wookie bantu aku”

“hye na-ssi, tolong biarkan seoin disini dulu, biarkan ia istirahat.. apa kau tidak kasihan dengannya?”

“tapi ryeowook-ssi .. warta-“

“tolong mengertilah..”ucapryeowook menarik seo in kesampingnya

“arraseo..”

 

            Hye na pun pergi meninggalkanryeowook dan seo in, seo in tampak bernafas lega akhirnya menejernya itumeninggalkannya. Seo in terkadang takut dengan menejernya dan mengikutipermintaan jadwal padatnya sebagai seorang artis terkenal dengan malas, untungsaja ada ryeowook yang setia membantunya.

 

“apa kau lapar, seo in?”ucapryeowook tersenyum

“omona, kenapa aku baru sadarjika wookieku sangat tampan saat tersenyum? Kenapa aku baru sadar dia setampanini”ucap seo in membatin

“seo in-ya, apa kau lapar?”

“ah… ne ryeowook-ah”

“aku buatkan sarapan dulu ne, kauingin umorice kesukaanmu kan?”

“ne chef, hehe”ucap seo intertawa

“kau ini tumben sekalimemanggilku chef, aku akan buatkan sarapan untuk kita, kau pergilah mandi sana”

“arraseo CHEF!”ucap seo inberlari kekamar mandi

“yak seo in!!”

 

            Wajah ryeowook tampak sedikitmemerah, mungkin ia malu dipanggil ‘chef’ oleh seo in yang baru pertama kalimemanggilnya chef. Ryeowook tertawa kecil mengingat kejadian itu sambilmemasak, kini umorice ala chef ryeowook sudah siap diatas meja makan.

 

“wahh.. aroma umorice ini.. pastisangat enak”ucap seo in tiba-tiba

“kau cantik sekali pagi ini, kausudah ingin pulang?”

“tentu saja aku cantik, anio akumasih tetap diapartermenmu, dimana saja aku harus terlihat cantik meskipun akusedang dirumah”

“terserah kau saja, kajja makan”

“hmm.. ini umorice yang sangataku rindukan”ucap seo in dengan mulut penuh umorice

“mwo?”

“aku sangat menyukai umoricebuatanmu, ryeowook-ah”

“harusnya kau sukai orang yangmembuatnya”

“mwo? Apa yang kau bilang?”

“eoh? A-anio, makanlah cepat,jangan hanya bicara saja”

“aish, baiklah”

“kenapa aku bisa bicara sepertiitu tadi? Aigoo.. tidak seharusnya aku bicara seperti itu. Apa yang akan seo inkatakan jika mendengarnya? Aigoo ryeowook pabo!”ucap ryeowook membatin

 

            Seo in tampak asyik menikmati menusarapan pagi buatan ryeowook, ia tampak menyukainya sampai-sampai dengan cepatmenghabiskannya lebih dulu dari ryeowook. Seo in menatap ryeowook yang sedangmakan dihadapannya dengan serius, sepertinya ia berfikir sesuatu tentang namjaini.

 

“cepat sekali kaumenghabiskannya, ingin aku buatkan lagi?”

“anio, aku sudah cukup kenyang..”

“kenapa kau menatapku sepertiitu? Tatapanmu itu seperti ingin memakanku saja.. hahaha”

“yak ryeowook-ah!”

“sudahlah, aku mandi dulu ne”

 

               Ryeowook meninggalkan seo inmenuju kamarnya, dan kembali dengan handuk yang ada dibahunya kemudian masukkekamar mandi. Seo in terus menatap namja itu hingga hilang dibalik pintu. Seoin berjalan mendekati beberapa foto yang ada didinding ruangan itu, terpajangmanis fotonya dengan ryeowook sewaktu kecil, seo in pun tertawa. Ia lalumengambil ponsel ryeowook yang ada sofa itu kemudian mulai bersalca denganberbagai macam gaya dan ekspresi tanpa seizin ryeowook. Seo in terus bersalcahingga tidak menyadari kehadiran ryeowook yang sudah duduk dengan pakaian rapididepannya.

 

“asyik sekali kau bersalcamenggunakan ponselku”ucap ryeowook mengagetkan seo in

“ah wookie, hehehehe”

“memoriku bisa penuh denganfotomu, sekarang saja sudah ribuan fotomu digaleriku”

“aish, tenang saja.. jikamemorimu penuh akan aku belikan memori baru untukmu, bahkan dengan ponsel barujuga akan aku beli, jadi kau tidak perlu khawatir wookie-ya”

“aigooo.. dasar artis”

“kajja”

“oh? Wae?”

“ayo kita salca berdua..”

“salca?”

“sudah jangan cerewet, sekarangkau buat gaya atau ekspresi yang lucu, terserah kau.. arraseo?”

“ahh baiklah”

 

            Ryeowook dan seo in tampak sibukdengan salca mereka berdua, sesekali mereka tertawa dan mengulangi bersalcadengan ekspresi yang lucu. Ponsel ryeowook tiba-tiba bergetar, sebuah smsmasuk.

 

From : Choi Yun Ri

Ryeowook-ah, kau dimana? Latihan akan segera dimulai, semuanya sedangmenunggumu. Produser sudah menyakan dimana kau.. cepat datang ne, annyeong~

 

            Ryeowook melirik jam dindingdidepannya, lalu menepuk dahinya sendiri. Seo in menatapnya aneh.

 

“kenapa aku bisa lupa? Aigooo”

“waeyo wookie-ah?”

“kau akan tetap diapartermenku,kan?”

“ne”

“kalau begitu aku pergi”

“wookie-ah, odie kayo?”

“aku ada janji..”

 

         Ryeowook meninggalkan seo in sendiridiapartermennya, seo in menganggat kedua bahunya lalu menyalakan tv didepannya.“seheboh apa berita itu ne?”tanya seo in sendiri dengan polosnya.

 

 

Tbc~

 

Publised by Allison

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s