[ Kyuhyun ] DRABBLE || Sweet Morning

Title: Sweet Morning

Author: RonaldinaKyu98 

Genre: Romance, Married Life, AU

Lenght: Drabble

Rate: PG 15

MainCast : – Kim Da Hyun

                – Cho Kyu Hyun

Twitter: @RonaldinaKyu98 

 

 

 

Facebook: https://www.facebook.com/thendha.kyu98?ref=tn_tnmn

 

 

 

Disclaimer: This is original story from my mind. Jika ada kesamaan dengan cerita yang pernah anda baca,itu bukan kehendak saya. Tetapi kehendak Tuhan YME. Dilarang mengCOPAST tanpa ijin, oke (y) . 

 

 

 

Annyeong.. Cling#keluardaricangkangddangkoma … ada yang kengen author? #kagakada 😛

 

#gagada #laripelukKyuHyun. Disini saya datang dengan ff baru, gagseberapa sih. Yang penting saya senang dan chingudeul senang #senyumpepsodent. Dinikmati aja ya, kebanyakan cuap- cuapnya.

 

 

 

RCL ya.. (y)

 

 

 

Enjoy with the story. Happy reading !!!

 

 

 

Sinar mentari menembus jendela kamarku yang tirainya sedikit terbuka. Aku perlahan membuka mata dan tepat saat mataku terbuka sempurna tepat dihapanku seseorang yang selalu mengisi hari- hariku sedang terpejam dengan kedua lengannya yang memeluk pinggangku posesif.

 

 

 

“Kyu.. aku tahu kau sudah bangun.” Tebakku, saat aku merasakan lengannya yang sangat erat memelukku. Mana mungkin ada seseorang sedang tidur bisa memeluk seerat ini.

 

 

 

“Kyu..”

 

 

 

Perlahan bibirnya melengkung, membentuk sebuah senyuman dengan kedua matanya yang masih terpejam, “Kenapa kau selalu bisa menebakku,chagi?”

 

 

 

Aku tersenyum, “Mollayo. Sudahlah Kyu, lepaskan. Apa kau akan seperti ini terus.”

 

 

 

KyuHyun menjawabnya hanya dengan anggukan dengan mata yang tetap masih terpejam. Ingin rasanya aku tertawa melihat wajah polosnya itu,selalu seperti ini.

 

 

 

“Bangun dan mandilah bukankah kau ada meeting hari ini. Jangan katakan jika kau lupa.”

 

 

 

Perlahan matanya terbuka dan menampakan mata teduhnya itu yang selalu membuatku senang menatap wajahnya, “Tidak. Aku hanya ingin seperti ini saja. Bersama istriku.” Ujarnya dan semakin mengeratkan pelukannya.

 

 

 

“Kau ini. Lepaskan aku akan menyiapkan sarapan untuk kita. Jadi kau mandilah.” Ucapku dan berusaha melepaskan pelukannya.

 

 

 

Aku segera duduk, kemudian bangkit untuk menuju dapur, tapi tiba- tiba tangannya menahan lenganku.

 

 

 

“Chagi, kau melupakan sesuatu.” Ucapnya merajuk.

 

 

 

Aku mengerutkan keningku, bingung.

 

 

 

“Mwo?”

 

 

 

“Poppo…” Rengeknya dan menunjuk bibirnya sendiri.

 

 

 

Aku memutar bola mataku malas, “Andwae. Aku tidak mau mencium seseorang yang belum mandi.”

 

“Tapi kan kau juga belum mandi.”

 

 

 

“Jika begitu, kenapa kau mau meminta ciuman dari seseorang yang belum mandi, Tuan Cho?”

 

 

 

“Biarkan saja.” Ucapnya ringan. “Chagi.. poppo…” Rengeknya lagi.

 

 

 

“Mandilah dulu, Kyu.” Aku berusaha melepaskan genggaman tangan nya.

 

 

 

“Baiklah.” Tiba- tiba dia bangkit, tapi masih tetap mengenggam tanganku dan langsung mencium pipi kananku kilat kemudian berlari cepat memasuki kamar mandi.

 

 

 

Aku tersenyum dan menyiapkan pakaian yang akan dipakainya nanti kemudian berjalan keluar kamar.

 

 

 

***

 

 

 

Setelah mandi, aku menuju dapur untuk membuat sarapan. Saat aku sedang mengolesi roti dengan selai coklat untuk KyuHyun. Aku merasakan ada sepasang lengan kekar KyuHyun yang melingkari pinggangku dari belakang.

 

 

 

“Chagi-ya…” Bisiknya di telinga kananku, membuatku sedikit menggeliat karena aku sangat sensitif ketika terpaan napas KyuHyun yangmengenai daun telingaku. “Aku sudah selesai mandi.” Lanjutnya.

 

 

 

“Lalu?” Tanyaku.

 

 

 

“Kau tak lupa bukan? Jika aku sudah mandi..”

 

 

 

Sebenarnya aku tahu, apa maksud ucapannya itu. Tapi aku ingin sedikit menggodanya. Haha.

 

 

 

“Sudahlah, cepat duduk dan makan sarapanmu.” Suruhku lembut dan mengelus pipinya.

 

 

 

KyuHyun hanya mendengus dan akhirnya dia melepas kantangannya dan duduk. Aku mengikutinya, duduk tepat di hadapannya. KyuHyun memakan sarapannya dengan lahap membuatku ingin tertawa saat melihat ada sedikit sisa mekanannya yang tertinggal di sudut bibirnya.

 

 

 

“Kyu, pelan- pelan.” Tegurku. “Ada sedikit sisa makanan di sudut bibirmu.”

 

 

 

KyuHyun mengambil tissue yang memang aku sediakan di atas meja. “Sudah. Apakah sudah hilang?”

 

 

 

“Masih ada.”

 

 

 

KyuHyun terus mengusapkan tissue yang dipegangnya disekitar bibirnya.

 

 

 

Akhirnya aku menarik salah satu tissue dan sedikit mencondongkan tubuhku kedepan agar bisa meraih wajahnya. Aku segera mengusap sisa makanan itu hingga bersih.

 

 

 

“Sekarang baru bersih.”

 

 

 

“Seharusnya kau membersihkankannya dengan bibirmu, chagi.”

 

 

 

Aku terbelalak. Kenapa pikiran suamiku sangat kotor,Tuhan, batinku.

 

 

 

“Hilangkan pikiran kotormu itu, Kyu.”

 

 

 

“Kenapa? Bukankah kita sudah suami istri. Tidak masalah bukan jika kita melakukannya.”

 

 

 

“Aku tahu.” Jawabku dan beranjak dari dudukku untuk membersihkan piring- piring yang kotor.

 

 

 

“Chagi, kau tak lupa bukan?” Tanya KyuHyun lagi, dia menyandar pada meja yang berada disamping wastafel tempatku mencuci piring dan menghadap ke arahku.

 

 

 

“Apa, Kyu? Sudahlah cepat berangkat ke kantor. Kau tidak ingin terlambat bukan?”

 

 

 

“Kau selalu seperti itu.” Ucapnya kesal. Haha. Rasakan. Akhirnya aku bisa menjahilimu.

 

 

 

Aku melepas sarung tangan cuciku dan menghadap kerahnya untuk merapikan dasinya.

 

 

 

“Apa yang kau inginkan? Hmm?” Tanyaku lembut dan melingkarkan kedua lenganku di lehernya.

 

KyuHyun tetap diam dan mengalihkan pandangannya kearahlain, tak mau menatapku. Aku tersenyum, aku tahu jika dia marah.

 

 

 

“Kyu…” Panggilku. “Tatap aku.”

 

 

 

KyuHyun masih tak bergeming, membuatku ingin tertawa karena berhasil membuatnya kesal.

 

 

 

“Yeobo..” Panggilku sekali lagi dan akhirnya KyuHyun mau menatapku.

 

 

 

“Hmm?” Gumamnya pelan.

 

 

 

Perlahan aku berjinjit untuk menjangkau bibirnya. KyuHyun tampak terkejut dengan apa yang aku lakukan, tapi perlahan kurasakan lengannya memeluk pinggangku dan menarikku untuk semakin dekat dengannya, mengikis jarakdi antara kami. Cukup lama kami berciuman, akhirnya aku menjauhkan wajahku dan menatap wajahnya.

 

 

 

“Itu bukan yang kau inginkan?” Godaku padanya. “Kau sangat lucu jika sedang marah.” Aku terkekeh pelan saat dia mengerucutkan bibir lucu.

 

 

 

“Kau menggodaku, chagi?”

 

 

 

“Tidak.”

 

 

 

“Kau menggodaku, Nyonya Cho?” Tanyanya. “Kau harus diberi pelajaran.” Ucap KyuHyun dengan smirk andalannya.

 

 

 

Aku bergidik ngeri saat melihatnya, sepertinya sesuatuakan terjadi. Aku segera melepas pelukannya dan berlari menghindarinya. Dia mengejarku yang berlari mengelilingi seluruh ruangan di rumah ini.

 

 

 

Tapi saat aku melewati sofa di ruang tamu rumah kami, KyuHyun meraih tanganku dan aku ditarik olehnya sampai aku terjatuh di atas pangkuannya.

 

 

 

“Kau tidak akan bisa lari dariku Kim DaHyun.” Ucapnya.“Ah. Ani, Cho DaHyun.” Ralatnya dan masih menampilkan smirknya.

 

 

 

Aku tertawa mendengarnya. KyuHyun tiba- tiba menarik tengkukku dan mencium bibirku. Aku tersenyum di sela- sela ciuman kami. Perlahan KyuHyun menjauhkan bibirnya dari bibirku. KyuHyun tersenyum dan sebelah tangan merapikan rambutku yang sedikit berantakkan kemudian menyelipkannya di balik telingaku.

 

 

 

“Saranghae.” Ucap tersenyum.

 

 

 

“Nado.” Jawabku.

 

 

 

KyuHyun menatapku lama, “Kau selalu membuatku menginginkan lebih, chagi.”

 

 

 

“Eoh?” Tanyaku tak mengerti.

 

 

 

“Aku menginginkanmu.”

 

 

 

Aku segera bangkit dan menjauh darinya. Aku mengambil jasnya yang di sampirkan di lengan sofa dan melemparkan jas itu tepat kearah wajahnya.

 

 

 

Aku menatapnya tajam, “Cepat berangkat !!!”

 

 

 

“Chagi…”

 

 

 

“Kyu..” Ucapku lembut.

 

 

 

“Baiklah. Aku berangkat.”

 

 

 

Aku mengantarnya sampai depan rumah, “Hati- hati.”

 

 

 

“Nde. Annyeong.” Ucapnya dan mencium keningku singkat kemudian berjalan menuju mobilnya untuk menuju kekantor.

 

 

 

Pagi yang indah untuk memulai semuanya.

 

 

 

THE END

 

 

 

Akhirnya selesai. gimana? gag ngebosenin kan? senyum- senyum gag bacanya? saya juga bingung kenapa jadinya kaya gitu.. #mikirkeras. ya udah ye saya pamit. udah ditunggu KyuHyun dirumah… 😀 😀

 

 

 

 

 

Bye.. 

Publised by Allison

Advertisements

One thought on “[ Kyuhyun ] DRABBLE || Sweet Morning

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s