~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 5

Tittle: ~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 5

Author: Park Gihyun

FB: Giitha Riana Putri

Twitter: @Rhavthatha

Genre: Romance, Family, Comedy(?) etc.

Main Cast:   – Kim Hyona

– Cho Kyuhyun

– Lee Donghae

Other Cast: – Kim Jaejoong

– Seo Hyun

– Shim Yi Kyung

Etc.

Rating: PG 15+

Length: Sequel/Chapter

Disclaimer: FF ini murni berasal dari otak Author yang gaje. Don’t Copas or Don’t Bash!

Warning: Ranjau typo di mana – mana. Karena ini ff pertama author, jadi banyak sekali abal-

Abal di dalam ff gaje ini.

 

Annyeong readers…

Author bawa lagi nii yang part 5. Oya, Author sangat berterima kasih kepada semua readers yang setia membaca dan menunggu ff ini. Mungkin tanpa dukungan dari para readers, author tidak bisa menyelesaikan ff ini. *terharu*. Yaudahlah tanpa goncrang-gancring(?) lagi.

Kajja dibaca..

 

~Happy Reading~

 

Aku sangat takut. Aku yakin dia bukan Namja Evil itu. Aissshh! Eotthokaeyo? Tubuhnya mengapit tubuhku. Aku tidak bisa bergerak maupun bernafas. Aku ingat apa yang dikatakan Kyunyut. Jika ada emergency, aku harus menekan tombol warna merah. Aku pun meraba dinding tersebut perlahan-perlahan. Namun tidak ketemu. Tak lama kemudian tanganku meraba sebuah ganjalan bulat di dinding. Nde! Itu tombolnya. Tapi saat aku tekan, tombol itu tak berfungsi. Mwooo?? Eothokae?

“Kau pasti menekan tombol itu. Huhuhu. Tombol itu tidak berfungsi karena sudah aku matikan sistem kerjanya termasuk memutuskan sarus listrik di rumah ini..” Ujar  suara yang parau itu. ternyata itu suara namja.

“Maumu apa Eo??”

“Maukuuu..” desisnya. Dapat kurasakan deru nafasnya yang menyapu ke mulutku.

Mwo? Mau apa dia? Aku terus meronta. Tapi tenaga namja itu terlalu kuat. Tenaga ku habis di buatnya. Ia pun menarik tengkukku. Dan..

 

 

Dann..

 

~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 5 is Begin Story

 

Dalam seketika, lampu pun kembali hidup.

“Mwoo?? Apa yang kalian lakukan?” teriak seorang namja yang tak lain adalah Kyuhyun.

Hyona yang sedari tadi memejamkan matanya kini membukanya perlahan.

“Dong.Donghaee Oppa??” tutur Hyona yang tercengang melihat orang yang ada di depannya.

Ternyata itu Lee Donghae. Namja itu pun merenggangkan badannya yang tadi menghimpit Hyona.

“Kyunyuutt?” seru Hyona yang melihat Kyuhyun berdiri di pintu yang sedari tadi telah terbuka.

Kyuhyun yang menyadari Namja itu adalah Hyungnya. Langsung berjalan menghampiri Lee Donghae.

 

BUGGH!!

 

Pukulan itu meluncur tepat ke wajah Donghae. Tampak darah yang mengalir di sudut bibir namja tampan itu. Donghae pun menyekanya. Kyuhyun yang tidak bisa mengendalikan emosinya kembali ingin memukul hyungnya tersebut. Entah setan apa yang merasuknya hingga ia tidak bisa mengendalikan emosinya namun ada tangan yang mencegahnya.

“CUKUUUP!” teriak Hyona yang menatap tajam ke arah Kyuhyun.

“ Kalau kau ingin memukulnya. Pukul saja aku! Jangan sakiti dia!” lanjutnya. Kyuhyun tercengang mendengar perkataan yeoja di hadapannya. Lalu ia pun menghempaskan tangannya.

“Sebenarnya, apa hubunganmu dengan Hyung ku? Kenapa kau dan Hyungku melakukan adegan ini saat lampu mati eo? ” Tanya Kyuhyun dengan memasang raut wajah yang serius. Ia tampak emosi sekarang.

“N..Ndee..” belum sempat Yeoja itu memperpanjang kalimatnya, ia pun berlari meninggalkan tempat tersebut. Dapat dilihat Butiran bening itu membendung di pelupuk matanya. Kyuhyun pun berbalik.

“Heiii! Hyonaa! Kajima!” teriak Kyuhyun. Namja itu ingin mengejarnya tapi dihalangi oleh perkataan Donghae.

“Uljimaa. Dia pasti masih marah padaku. Lagian, dia itu masih ketakutan dengan apa yang menimpanya tadi.”

Kyuhyun mendelik tajam ke a rah Donghae.

“Hyung! Apa yang kau lakukan pada Hyona eo?” Tanya Kyuhyun sambil mengangkat kerah baju Hyungnya untuk bangkit. Namja bermata sipit itu pun bangkit.

“Lepaskaaann! Kau gegabah sekali Kyuhyun. Dengarkan dulu penjelasanku.”

Kyuhyun pun melepaskan genggaman tangannya dari kerah baju Donghae.

“Waeyo? Jelaskan padaku.”

“Seo Hyun memintaku meneror Hyona seperti tadi.” Ujar Donghae sambil menunjukkan pesan dari handphonenya.

 

From : Hyun Lovely

 

 

Oppa. Aku minta bantuanmu. Aku ingin kau meneror yeoja itu malam ini . aku mohon Oppa. Aku sangat membenci yeoja itu. Gara-gara yeoja itu, aku dikucilkan dari keluargamu. Dan gara- gara yeoja itu aku menderita. Yeoja itu telah mengambil Kyunnieku. Aku mohon Oppa, aku sudah tak tahan lagi menanggung beban ini. Aku ingin yeoja itu dicampakkan dari keluargamu. Yeoja murahan seperti dia tak pantas berada di tengah keluargamu Oppa. Aku mohon Oppa, hanya kau tempat aku meminta bantuan sekarang. Gomawo jika kau mau membantuku.

 

Kyuhyun yang membaca pesan singkat itu *kepanjangankali* langsung mengepalkan tangannya.

“Seo Hyun. Kau Keterlaluan!” gumamnya geram. Kyuhyun pun kembali menatap Donghae.

“Hyun Lovely. Apa kau mencintai yeoja itu, Hyung?”

Donghae pun menghela nafas, ia pun mengangguk.

“Nde. Aku mencintainya, makanya aku lakukan semua  itu karena aku tidak ingin dia terluka.”

Kyuhyun pun sentak mengangkat kedua tangannya dan kembali menarik kerah baju Donghae.

“Hyung! Kau Pabbo sekali. Kenapa dari dulu kau tidak mengatakannya padaku? Kau ingin melihatku tumbuh menjadi Namja yang egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri eo? kalau kau menceritakannya dari dulu, pasti kejadiannya tidak seperti ini.” Teriak Kyuhyun dengan rahang mengeras.

“Aku hanya tidak ingin merusak kebahagiaanmu dan Seo Hyun. Aku tidak ingin melihat kalian menderita jika aku mengatakannya.”

“Bahagia? Kau bilang Aku bahagia? Aku tidak mencintainya Pabbo.”

“Aku tahu. Tapi aku tak ingin Seo Hyun menderita.”

“Menderita? Hyung! Kau tidak sadar bahwa kaulah yang menderita selama ini. Kau tidak pantas mencintai yeoja seperti dia, Hyung. Dia sudah berubah menjadi Seo Hyun yang licik.”

“NEO! Berhenti menghina Seo Hyunku. Dia seperti itu karena tidak mendapatkan Kasih sayang darimu Kyu! Kau tak tahu betapa sakitnya yeoja itu saat melihatmu berciuman dengan yeoja lain! Dia sangat mencintaimu Kyu! Sangat mencintaimu!” balas Donghae dengan tatapan yang tajam. Kyuhyun pun iba melihatnya. Ia masih tak percaya begitu besarnya pengorbanan Hyungnya terhadap Seo Hyun.

“Aku tak peduli seberapa menderitanya aku, Kyu! Aku hanya ingin melihatnya Bahagia saja itu lebih dari cukup untukku!” lanjutnya. Donghae pun berlari meninggalkan Kyuhyun yang masih terpaku di tempatnya. Kyuhyun pun menunduk.

“Hyung! Sadarlah ! kau mencintai yeoja yang salah. Ah! Hyona. Aku melupakan yeoja itu. Aku harus mencari Yeoja itu sekarang.” Gumam Kyuhyun yang mulai beranjak dari tempatnya.

 

 

Hyona POV

 

Kini aku menelusuri jalan yang sepi ini tanpa ada yang menemani. Aku terus mencoba melupakan kejadian tadi, namun tidak bisa. Wajah Donghae Oppa dan perkataan namja Evil terus terbayang di fikiranku. Ini membuatku kembali mengingat kejadian saatn aku masih duduk dibangku SMP.

 

_FlashBack ON_

 

“Oppa, jadilah Pacarku ne? aku sudah lama menyukaimu.” Tutur seorang yeoja sambil menundukkan kepalanya. Namja yang dihadapannya pun terkekeh pelan yang diikuti oleh dua orang temannya dibelakang.

“Kim Hyona saeng. Kau tak sadar dengan penampilanmu sekarang eo? coba kau perhatikan penampilanmu. Kau itu terkenal dengan penampilanmu yang norak dan sikapmu yang pendiam. Haahhahaha!” ujar namja tampan diiringi tawa dari temannya.

Yeoja bernama Kim Hyona pun memerhatikan penampilannya. Bisa dibilang penampilannya begitu norak. Rok sekolah yang panjang, rambut hitam yang dikepang dua dan kacamata bulat yang besar bertenggger manis dihidungnya.

“Eotthokae? Kau sudah menyadarinya? Sebaiknya kau ngaca dulu sebelum menembakku kau harus ubah penampilan norakmu itu. asal kau tahu? Berjalan beriringan denganmu saja membuatku ingin muntah. Lebih baik aku jalan beriringan dengan dua ekor kambing dibandingkan kau.” Ujar namja yang tak lain adalah Lee Donghae. Sungguh kata-kata itu menusuk ke relung hati yeoja itu, ternyata namja yang disukainya sangat tidak ingin ada kehadirannya. Tubuh Hyona bergetar hebat tampak ia sedang mengepalkan tangannya menahan rasa sakit yang ia rasakan. HYona pun mendongak.

 

PLAAKK!

 

Sebuah tamparan mengenai pipi namja itu. membuat suasana tersebut hening.

“Neoo! Beraninya kau..”

“Waeyo? Kau ingin membalasnya? Balas saja aku tak takut.”

 

PLAAKK!

 

Tamparan pun mendarat di pipi yeoja itu sebagai pembalasan. Hyona hanya tersenyum sinis. Ini membuat Donghae dan teman-temannya bingung karenanya.

“kenapa kau tersenyum eo?”

“Bukankah kau sekarang puas eo? namja Angkuh?”

“Neoo..”

“Hahahaha. Naneun Neomu pabboya, Donghae. Kau pikir kau tampan? Kau punya segalanya? Kau hanya namja sombong nan angkuh yang terlahir tanpa hati nurani. Hatimu keras seperti batu. Kau menyia-yiakan orang yang menyayangimu. Suatu saat, kau pasti akan menyesal dengan omonganmu yang menghinaku dan kau akan merasakan bagaimana kehilangan seseorang yang sangat kau cintai. Ingat itu Donghae Oppa!” ujar Hyona sembari tersenyum sinis. Lalu ia pun berbalik badan. Butiran bening itu kembali membendung. Ia pun tetap tersenyum lega walaupun butiran itu kini mengalir. Ia pun berlari meninggalkan tempat. ‘Aku mencintaimu, Oppa. Mianhae..’

Omongan Hyona akhirnya terbukti ketika Appanya Donghae meninggal, sejak saat itu, Donghae mulai berubah menjadi lebih pendiam dan tidak cerewet seperti biasanya. Ia menyadari jika kita menyakiti seseorang, pasti akan berbuah pahit jika kita yang merasakannya kelak.

 

_Flashback OFF_

 

Sejak Donghae Oppa menolakku, saat itu pula aku pulang dan berkaca di depan cerminku. Aku pun memutuskan merubah penampilanku, melepaskan kacamataku. Karena perkataan Donghae Oppalah yang membuatku menjadi yeoja yang tadinya rajin belajar dan pendiam kini menjadi yeoja yang cerewet dan pemalas alias Tomboy. Tapi, entah kenapa, saat menatap manik mata namja itu aku kembali menjadi Hyona yang dulu dan itu membuat luka lama kembali terbuka. Apa aku masih mencintainya? Ndae Mollayo.. Tiba-tiba ada segerombolan namja yang menghalangi langkahku. Aku pun tak mempedulikannya.

 

**

 

Tiba-tiba ada segerombolan namja yang menghalangi langkah Hyona. Yeoja itu pun tak mempedulikan tatapan mesum dari namja itu dan terus melangkah. Namun, namjadeul itu mengelilingi Hyona sehingga yeoja itu tidak kabur. Hyona jadi pusat perhatian karena penampilannya begitu glamour dan mempesona.

“Ma..mauu apa kalian eo?” tutur Hyona dengan raut wajah yang amat takut. Ternyata Namjadeul itu adalah preman di sekitar jalanan sepi itu.

“kau manis sekali nona. Kajja! Ikut kami saja.” Ajak salah satu namja yang memegang tangan yeoja itu.

“Lepaskan aku!!” teriak Hyona meronta. Salah satu dari namja itu mencubit dagu yeoja.

 

Kyuhyun POV

 

Aigoo. Yeoja Roti. Kau dimana eo? aku menghawatirkanmu.

“Hyung. Eotthoke? Hyona belum ditemukan. Dia yeoja . mana boleh seorang yeoja berjalan di malam hari, sendirian lagi.Aiisshh!” tanyaku pada Donghae Hyung. Ya! Aku meminta tolong pada Hyung untuk membantuku mencari Hyona.

“Jangan gegabah Kyu. Aku yakin ia tak jauh dari sini.” Jawab Donghae Hyung yang terus fokus menyetir mobilnya. Manic mataku menangkap segerombolan namja yang sedang menarik paksa seorang yeoja. Itu Kim Hyona.

“Hyung! Itu Hyona Hyung. Berhenti! Palli” ujarku gelisah. Entah kenapa aku takut sekali jika ada sesuatu yang terjadi pada yeoja itu. Donghae Hyung memakirkan mobilnya. Kami pun bergegas turun dari mobil dan berlari ke gerombolan itu.

“YAAK!! HENTIKAANN!” teriakku yang sontak membuat namjadeul itu menoleh ke arahku.

“Kyunyuuut..” seru Hyona.

“Jika kalian menyentuh sehelai rambutnya. Kalian akan mati!” teriakku dengan rahang mengeras.

“Jika kalian berani! Lawan kami!”Teriak Donghae Hyung dengan kepalan tangan yang memukul dadanya.

Namjadeul yang berjumlah 6 orang itu pun mulai maju.

 

 

Author POV

 

Namjadeul yang berjumlah 6 orang itu pun mulai maju.

“Hahahaha! Ada pahlawan kemalaman ni ceritanya!” *pahlawankesianganyangbenarcoy!*

Satu persatu mulai maju menghadapi Kyuhyun dan Donghae. Pertarungan itu berlangsung sengit. Namja itu pun ingin memukul Kyuhyun, namun tangannya ditepis oleh Kyuhyun. Tangan Kyuhyun bergerak memukul perut namja itu hingga ia tersungkur jatuh. Begitu pula dengan Donghae, ia mempunyai jurus handal. Pada saat ia memukul namja itu dan mengangkat badan namja kurus dengan tubuhnya yang kekar yang dilawannya itu ke balik punggungnya. Kepala namja itu diarahkan ke bokongnya, dan..

 

PROOTT!

 

Keluarlah bau yang menyedapkan seluruh dunia *HOOEEK* dari bokong Donghae. Namja kurus itu pun terjatuh dengan lidah yang memelet. Donghae pun terkekeh melihatnya. 3 orang sudah ditimpasnya.

Sedangkan Kyuhyun, namja itu masih saja melawan namja satu lagi tapi kali ini sangat rumit, karena badan namja itu memiliki badan yang sangat gemuk. Ia tak mempan jika perutnya dipukul malah itu terasa geli baginya.Kyuhyun pun mendapat ide.

“Waahh! Jajangmyeon terbang!” seru Kyuhyun menunjuk ke arah belakang namja gendut itu. namja gendut pun menoleh ke belakang. Lalu..

 

BUGH! BUGH!

 

Dua pukulan dari Kyuhyun dan Donghae mengenai tempurung kepala namja gendut. Ia pun terjatuh. Dengan tubuh yang masih meringis kesakitan, namjadeul itu melarikan diri. Kyuhyun pun menepukkan tangannya ke telapak tangan donghae.

“Kerja yang bagus. “ desis Kyuhyun.

“Nde. Kalau kita dipasangkan dalam sebuah drama action, pasti kita yang paling mencolok.” Balas Donghae. Mereka pun tersenyum penuh kemenangan.

“Goo..Gomawoo” terdengar suara yeoja dari belakang. Ternyata itu Hyona. Yeoja itu sedang duduk sambil menekuk lututnya. Tubuhnya bergetar hebat mengingat kejadian mengerikan yang datang silih berganti padanya. Dengan cepat, Kyuhyun pun menghampirinya. Rambut yeoja yang sudah ditata rapi kini hancur berantakan, bajunya juga terlihat lusuh dan kotor. Kyuhyun pun menarik Hyona dalam pelukannya.

“A..akuu takuu..tt.. Kyu..Cho Kyu..hyuun.. “ seru yeoja itu dalam pelukan Kyuhyun. Namja itu hanya tersenyum karena ini pertama kalinya yeoja itu memanggil namanya dengan benar.

“Kau jangan takuutt. Aku disampingmu..” ujar Kyuhyun dengan nada lembut. Karena yeoja itu kehabisan tenaga, ia pun terlelap dalam dekapan Kyuhyun.

“Hyona.. Kau pasti kelelahan. “

“Kajja! Kita pulang. Hari sudah larut malam.” Tutur Donghae. Kyuhyun pun mengangguk dan menggendong Hyona ala bridal style dan membawanya ke dalam mobil. Mobil itu mulai melaju meninggalkan tempat itu.

 

 

**

 

Hyona POV

 

Aku pun mengerjapkan mataku berulang. Mengedarkan pandangan. Sepertinya hari sudah pagi. Aku tak tahu sekarang aku dimana. Aigoo. Apa kejadian tadi malam itu mimpi? Kemana namja Evil itu. saat aku ingin bangkit. Ada sesuatu yang mengganjal di pinggangku. Saat aku menoleh ke belakang.

“aah.. kau sudah bangun eo? bagaimana keadaanmu?”

“Yaaakkk!Kyunyuut Mesumm! Kenapa kau disini eo?? AAA!!” ujarku saat mendapati namja itu berbaring sambil terus memeluk pinggangku. Ternyata semalaman dia tidur disini. AAAA!!

“Hehehe..” aku pun mendelik tajam ke arahnya.

“Yaakk! Kenapa kau malah nyengir kuda begitu eo? lepaskan akuu.. apa yang kau lakukan padaku eo??” ujarku yang terus meronta. Tapi, namja itu malah mengeratkan pelukannya.

“Hyona-ya. Kau tak ingat apa yang kita lakukan semalam??” godanya sambil tersenyum evil.

“Mwoo??!! Apa katamuu??” teriakku tepat dimukanya. Ia pun mendekatkan wajahnya ke wajahku. Deru nafas kami saling beradu. Jarak kami tak bersisa lagi.

“kita melakukannya. Aegy. Aegy.” Ia terus mengodaku. Yakk! Hidung kami saling menempel. KYAA!

Baiklah aku akan mengeluarkan jurus andalanku.

 

NGEEKK!!

 

Aku pun mencekik leher namja itu. ia pun memundurkan wajahnya dariku.

“Yaakk! Neo Yeoj..” belum sempat namja evil itu menyelesaikan perkataannya. Tiba-tiba.

 

DUUGHH!

 

Aku pun mendorong tubuh namja itu dengan kedua kakiku hingga ia terjatuh ke lantai. Aku pun tertawa melihatnya. Ia pun bangkit dan duduk.

“Hahahahahaha! Kyunyut Pabbo! Makanya jangan Mesum! Bweekk!” ujarku sambil memeletkan lidah.

“Aiisshh! Appo! Awas kau Yeoja Roti!” teriak Kyuhyun kesal sambil meringis kesakitan. Aku pun tertawa terpingkal-pingkal namun Tiba-tiba ada sesuatu yang menarik kakiku. “Argh! Yakk! Kyunyut! Yaak!” teriakku seraya membulatkan matanya.

 

DUGGH!

 

Aku  pun terjatuh dengan posisi duduk di lantai.

“Auww! Appoo..” desis Hyona sembari mengelus pantatnya. Kyuhyun pun tertawa terbahak-bahak sembari menunjukku. Aku pun mengerucutkan bibirku. Namja evil itu kalau sudah tertawa pasti tidak akan berhenti. Dasar Namja Evil! Bisanya buat orang kesal. Aha! Aku punya ide. *muncullampudiataskepala*

 

BUMPH!

 

Mulut namja itu pun kubungkam dengan sepatu higheels ku yang terletak persis di sampingku.Ia pun membulatkan matanya. Rasakan! Anggap saja itu hidangan pembuka untuk sarapan pagimu.

“Hmmmpppt!!Hmmmpppttt!” racaunya tak jelas. Raut wajahnya yang sudah memerah karena meredam amarah itu membuatku terkikik melihatnya. Kasian juga melihat dia disiksa terus menerus olehku, tapi itu salah dia sendiri.  Ia pun melepaskan sepatuku dari mulutnya. Kemudian terbatuk-batuk serasa ingin mual. Ia pun berlari menuju kamar mandi.

“HOOEEK!HOOEEK!”

 

 

Kyuhyun POV

 

Karena sudah tak tahan lagi. Aku pun berlari menuju kamar mandi.

“HOOEEK!HOOEEK!” racauku sembari menepuk-nepuk leherku berharap sesuatu yang mengganjal(?) di tenggorokanku bisa keluar dengan mudah di wastafel itu. aku pun menengadahkan tanganku mengambil air yang mengalir itu. kemudian berkumur-kumur dengan air itu. Setelah memutar kembali kran wastafel itu, aku pun keluar dari kamar mandi dan mengambil sebotol air dingin yang ada di kulkas pribadiku yang terletak di kamarku. Secara, aku anak orang kaya, jadi fasilitas yang tidak dimungkinkan bisa ada di kamarku. Rencananya aku mau buat kolam berenang mini di kamarku. 😀 *KyuhyunSarap*

Aku pun melirik yeoja itu, ia terlihat sedang memperhatikanku.Tapi saat mata kami bertemu, buru-buru yeoja itu mengalihkan pandangannya dan mulai bangkit dari duduknya. Aku pun menggelengkan kepalaku lalu menaruh botol yang kuteguk airnya tadi ke dalam kulkas itu lagi dan menutupnya kembali. Aku pun menatap yeoja itu kembali. Ia masih seperti tadi, memperhatikanku dan mengalihkan pandangannya ke arah dinding yang persis ada diposisi depannya sekarang. Ada apa dengannya? Apa dia mulai kagum dengan pesonaku dan ketampananku? Sampai-sampai ia harus curi-curi pandang tak jelas ke arahku terus menerus.Ia pun mengerutkan keningnya sembari berkomat-kamit tak jelas di depan dinding yang ada dihadapannya sekarang. Aku pun heran sembari mengangkat alisku. Apa dia gila? Apa dia terobsesi menjadi mpok dukun? *Jiiahh*, Dinding diajak curhat seperti itu. Hahahaha! Pabbo Yeoja!.

 

 

Hyona POV

 

Yahhh! Aku jadi merasa sangat bersalah pada namja evil itu. Apa dia baik-baik saja? Aku tak berani menanyakannya, takutnya namja itu berubah menjadi namja narsis di era purbakala. *Hohohoho* Batinku sambil berkomat-kamit tak jelas di dinding depanku. Aku tak berani menatapnya kembali. Kudengar suara kekehan dari seseorang. Ternyata namja evil itu.

“Waeyoo? Kenapa kau menertawaiku? Ada yang lucu? Nggak puas jual gigi ne? Tuan Evil?.” tanyaku sembari mengacak pinggangku. Ia pun mendekat ke arahku. Aku pun terkesiap dan buru-buru memundurkan langkahku.

Namun punggungku terbentur dinding yang menghentikan langkahku.

“Yaaakk! Mau apa lagi kau? Jangan coba-coba nee..”

Ia pun menarik lenganku lalu mendorongku hingga aku jatuh tepat di atas kasur yang empuk itu. ia pun menindih tubuhku. Kakiku terjepit oleh namja itu sedangkan kedua tanganku digenggam erat olehnya.

“Yaaak! Kau mau apa eo?”

“Karena kau melakukan sesuatu yang berlebihan terhadapku. Maka, aku akan melakukan sesuatu yang berlebihan juga terhadapmu.” Ujarnya sembari tersenyum evil. Aku pun menelan salivaku sembari membulatkan mataku.

“M..MWOO??”

 

 

**

 

Disisi lain, terlihat seorang yeoja yang masih mengenakan piyama tidurnya sedang duduk di bangku yang ada di balkon. Terlihat yeoja itu sedang menelepon seseorang.

“MWO? Kenapa kau dan lainnya tidak langsung membawanya?”

“…”

“Jinja? Ada 2 orang yang menolongnya?”

“…”

“Baiklah, aku tugaskan kepada kalian semua.Cari dan Bawa yeoja itu pergi jauh dari kota ini. Kalau perlu kalian bunuh dan kubur dia hidup-hidup.”

“…”

“Baguss…”

Yeoja itu menutup flip handphonenya. Ia pun tersenyum sinis.

“Sebentar lagi aku pasti akan mendapatkanmu kembali Kyunnie. Rencanaku kali ini pasti berhasil. kita akan terus bersama, chagiya. Yeoja itu benalu yang sangat menganggu! Dia harus disingkirkan terlebih dahulu. Aku tidak akan membiarkanmu diambil yeoja itu maupun yeoja lainnya. Kau hanya milikku. Hanya milikku seorang, Kyuhyun.” Ujar yeoja itu sembari meneguk sedikit air yang ada di cangkir tersebut.

 

 

 

TBC

 

 

Yaahh! Eotthe? Gimana part kali ini?

Apa tambah seru? Atau tambah membosankan? Kalau menurut author tambah Gaje! *kekekekek*

Wajib RCL!! *maksa* kalau gak! KEK!

^_^

Advertisements

One thought on “~Nado Saranghae Handsome Evil~ Part. 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s