[Series/Ryeowook] Saranghae… Just For You (Part 1)

Title : Saranghae… Just For You

Ganre : Romance, family, friendship, nano-nano>_

Length : Series (Part 1)

Rated : PG-13

Cast : Kim Ryeowook

Park Seo In

Cho Kyuhyun

And other cast can you find later~

Author : DIS

Twitter : http://twitter.com/diniislami126 (@Diniislami126)

Facebook : http://m.facebook.com/diniislamisesaria?refid=46 (Dini Islami Sesaria)

Blogspot : Superjuniorfanfictionbydis.blogspot.com

Disclaimer : This is fanfiction from my imagination, just have FUN with my fanfiction.. REAL by author DIS. And dont forget to RCL^^

Happy Reading~

 

Sinar sang mentari perlahan-lahan menampakkan sinar dan wujudnya sebagai bintang terbesar diangkasa. menyinari seluruh planet, termasuk bumi ini. Hari ini sinarnya terasa sedikit lebih panas dari hari biasanya, tentu saja karena musim panas diseoul sudah tiba,para pedagang sibuk menjual payung-payung ditoko kecil mereka pun laris dibeli oleh masyarakat seoul. Pagi-pagi sekali banyak masyarakat bangun dan pergi kekantor, kekampus atau kesekolah lebih pagi sebelum sinar sang mentari semakin panas menyentuh kulit mereka. tapi hal itu tidak berlaku bagi seorang Kim Ryeo Wook, namja ini masih sibuk bermimpi dikamar apatermentnya tanpa memperdulikan panasnya cuaca diluar sana.

 

Seorang yeoja tiba-tiba saja masuk keapartermen ryeowook dan menerobos masuk kekamar ryeowook yang tidak terkunci, park seo in. yeoja ini sibuk membangunkan ryeowook yang sedang tertidur pulas seperti orang pingsan, ia bahkan tidak menghiraukan cubitan seo in dikedua pipinya, dengan kesal seo in mengambil bantal yang tidak jauh dari ryeowook dan memukul tubuh ryeowook dengan bantal itu.

 

“hei KIM RYEO WOOK! Irrona! Yak irrona!” teriak seo in

“ahhhh appo!.. ne aku bangun!”

“kau ini tidur atau pingsan, hah? Susah sekali untuk membangunkanmu!”

“aku tidur.. kau kenapa datang pagi-pagi sekali?”

“hei tuan kim! Kau lihat dijendela sana! Ini sudah hampir siang!”

“omo! Panas sekali diluar sana… musim panas sudah tiba, ne?”

“ne.. cepatlah mandi, aku ingin kau membuat sarapan, aku lapar”

“aku? Enak saja kau menyuruhku..”

“hayolah wookie, aku lapar sekali, aku ingin makan makanan buatanmu”rengek seo in

“hei seo in.. kau ini dari kecil hingga sekarang tidak berubah.. masih saja memintaku untuk memasakan makanan untukmu..”

“jebal wookie.. kau kan teman kecilku”

“emm.. baiklah.. tapi aku mandi dulu ne..”

“ne…”

“kau keluarlah dari kamarku..”

“tidak perlu kau suruh pun aku akan keluar!”ucap seo in sambil menutup pintu

“dasar yeoja ini.. umurnya sudah berapa tapi sifatnya kekanakan sekali”

 

Ryeowook dan seo in sudah berteman sejak umur mereka 5 tahun, seo in lebih senang bermain dengan ryeowook dari pada teman-temannya yang lain, begitu juga ryeowook. Sewaktu umur mereka 15tahun, orang tua seo in meninggal karena kecelakaan, eomma seo in meminta ryeowook untuk selalu setia pada seo in dan tidak membuat seo in kesepian dikemudian harinya, sepeninggal kedua orang tua seo in, seo in tinggal bersama ahjussi dan ahjummanya. Ryeowook menuruti semua permintaan kedua orang tua seo in, setiap hari ryeowook menghibur, menjaga dan melindungi seo in. Pertemanan mereka semakin akrab hingga sekarang. Park seo in, tumbuh menjadi seorang yeoja cantik dan menjadi artis yang cukup terkenal diseoul sekarang ini, sementara ryeowook menjadi seorang chef yang juga tidak kalah terkenalnya dengan seo in, untung saja wartawan tidak tau tentang seo in yang selalu dekat dengan ryeowook. Yeoja ini selalu menyempatkan diri untuk datang keapartermen ryeowook kapan pun ia mau, ryeowook pun tidak pernah melarang apa pun yang ingin dilakukan seo in.

 

Ryeowook sudah menyiapkan sarapan pagi untuknya juga seo in, ia memanggil yeoja itu namun ia tidak kunjung datang, ryeowook berjalan mendekati pintu apatermennya untuk memastikan seo in tidak pergi tiba-tiba, ryeowook melewati kamarnya dan melihat seo in disana, sepertinya ia sedang sibuk merapikan kamar namja ini.

 

“seo in-ya.. apa yang kau lakukan?”

“ah, ryeowook.. mianhae aku.. aku sedang merapikan kamarmu tanpa seizinmu”

“kau ini baik sekali, gomawo ne..”ucap ryeowook sambil mengusap rambut seo in pelan

“anggap saja ini balasan dariku, kan kau sudah membuatkan sarapan untuk kita”

“ne.. palli makan”ajak ryeowook sambil tersenyum

“omo! Apa dia wookieku? Teman masa kecilku sampai sekarang? Apa dia benar namja kecil yang selalu menghibur, melindungi dan menjagaku? Sekarang ia sudah berubah jadi namja yang dewasa, ia juga selalu menuruti semua permintaanku tanpa sedikitpun menolaknya.. Kim Ryeo Wook, kau lucu sekali.. bahkan kau lebih lucu dari kau yang waktu kecil”gumam seo in dalam hatinya.

 

Seo in terkejut dengan masakan ryeowook, ia memasakkan omurice kesukaan seo in, tidak perlu waktu lama seo in langsung menyantap masakan ryeowook dengan lahapnya. Membuat ryeowook terkekeh pelan melihat teman kecilnya ini seperti orang kelaparan yang tidak makan 2 hari.

 

“yak wookie! Omurice mu enak sekali.. aku sangat suka”ucap seo in dengan mulut penuh omurice

“jangan berbicara selagi kau masih makan, nanti kau tersedak”

“hahaha, aku sangat suka omuricemu, tidak ada yang bisa memasak omurice seenak ini”

“ini omurice biasa.. kau hanya menyukai omuricenya? Tidak menyukai orang yang membuatnya?”

“aku menyukai OMURICEnya! Hahaha.. palli ambilkan soju..”

“so-soju? kau ingin minum soju?”

“wae? Ambilkan.. kau kan tentu punya soju diapartermenmu yang sudahku beli kemarin”

“hei seo in, berhentilah minum soju, setiap makan kau pasti minum soju”

“tidak usah menceramahiku wookie, palli ambilkan”

“aish yeoja ini.. baiklah…”

 

Ryewook pun mengambil dan menuangkan soju di sebuah gelas kaca mungil, kemudian memberikan gelas itu pada seo in. Selesai makan, seo in beralih duduk kesofa didepan tv milik ryeowook, sepertinya yeoja ini kekenyangan. Seo in tidak memperdulikan ryeowook yang sibuk membereskan piring-piring kotor tanpa sedikitpun ikut membantunya. Tidak lama setelah itu, ryeowook duduk disofa tidak jauh dari seo in. Hening diantara mereka, hanya suara tv yang menghiasi apatermen ini.

 

“ryeowook-ah, carikan aku seorang namja…”kata seo in membuka percakapan

“um.. untuk apa?”

“aku bosan sendirian.. aku butuh namjachingu, hehehe.. carikan ne”

“ahh… kau ini selalu saja minta dicarikan seorang namja denganku..”

“hayolah wookie, kau kan punya banyak teman-teman namja yang tampan”

“jadi maksudmu, aku tidak tampan begitu?”

“yak wookie.. jebal carikan ne”

“baik-baik.. untung saja kau temanku dari kecil, kalau saja bukan sudah kucekik kau..”

“apa katamu?”

“anioo.. seo in-ya, kau tidak bekerja?”

“hari ini aku tidak ada jadwal syuting atau apa pun.. aku ingin diapartermen mu saja”

“emm.. aku keluar sebentar ne”

“odie kayo?”

“kesupermarket sebentar, bahan-bahan dapur banyak yang habis”

“aku ikut ne..”

“ne”

 

Ryeowook dan seo in segera menuju supermarket dengan menggunakan mobil, ryeowook tampak serius menyetir sehingga membuat keheningan lagi diantara mereka. seo in menatap wajah ryeowook yang serius menyetir, memperhatikan detail wajah milik teman kecilnya ini. Terasa diperhatikan, ryeowook pun menegur seo in membuat yeoja ini malu karena diketahui bahwa ia sedang memperhatikan wajah ryeowook dan mengalihkan pandangannya keluar jendela mobil.

 

“tidak perlu malu begitu, seo in..”

“emm..”

“kau kenapa memperhatikan wajahku, hm? Aku begitu tampan bukan? hahaha”

“aigoo.. bukan begitu, ak-aku hanya berfikir, kenapa bisa namja sepertimu bisa memasak dan menjadi chef”

“wae? Apa seorang namja tidak berhak memasak dan menjadi chef?”

“bukan begitu, maksud ku it-“

“kajja, kita sudah sampai” ajak ryeowook sambil tersenyum

 

Ryeowook mengambil troli dan berjalan masuk bersama seo in ke supermarket itu. Ryeowook memasukkan berbagai macam sayuran, buah-buahan, juga daging khas korea. Tanpa ryeowook sadari, seo in memasukkan 4 botol soju ketroli. Ryeowook berjalan mendekati beberapa cemilan kecil yang dijual perkilo, ia mencicipi cemilan itu.

 

“seo in, kau mau mencicipinya? Rasanya enak”

“benarkah?”

“ne, ahjumma berikan 1 untuknya, dia ingin mencicipinya”

“baiklah, ini”

“gamsahabnida ajhumma” ucap ryeowook sambil menyuapkan cemilan itu kemulut seo in.

“yeojachingumu cantik sekali, kau beruntung memilikinya”kata ahjumma penjual cemilan itu pada ryeowook

“w-wae?”

“ak-aku bukan yeojachingunya ahjumma.. ia hanya temanku sejak kecil”ucap seo in

“ahh, sayang sekali.. kukira kalian sepasang kekasih.. padahal kalian sangat cocok sekali”

 

Ryeowook merasa sedikit aneh dengan hatinya setelah ia mendengar perkataan seo in pada ahjumma itu. Seperti perasaan sakit dihatinya, ryeowook sendiri tidak mengerti dengan perasaannya ini. Ryeowook langsung menarik seo in dan berjalan menuju kasir. Ryeowook kaget melihat 4 botol soju sudah masuk dalam daftar belanjaanya, bahkan soju ini bukan ukuran kecil tapi ukuran yang sangat besar, mungkin ukuran 1 L.

 

“yak! Apa-apaan ini ada 4 botol soju!”kaget ryeowook

“aku yang menaruhnya..”

“apa? Hei seo in! Cepat kembalikan botol-botol soju ini..”

“anio! Biarkan saja.. agassi hitung semua, biar aku yang membayarnya”

“hei, aku tidak suka soju.. cepat letakkan!”

“sudahlah wookie, aku yang membayarnya ne.. ini soju untuk persiapan jika aku datang berkunjung kerumahmu”

 

Ryeowook mendengus kesal, ia benar-benar tidak suka soju, semua soju diapartermennya dibawa dan disimpan seo in dilemari penyimpanan makanan milik ryeowook. Ryeowook tidak bisa menolaknya, dengan terpaksa ia lagi-lagi menyimpan 4 botol soju diapatermentnya, entah sejak kapan yeoja ini begitu menyukai soju padahal seo in tidak pernah diajarkan minum-minuman seperti itu oleh keluarganya yang religius. Seo in terkekeh senang, hanya diapartermen ryeowooklah ia bisa puas minum soju yang ia beli bahkan ia meminumnya sampai mabuk berat. Bukan masalah lagi bagi ryeowook harus menerima keadaan teman kecilnya saat ini, ryeowook tidak pernah melarang seo in melakukan hal-hal yang seo in sukai.

 

@Ryeowook’s Apaterment

Ryeowook dan seo in berjalan memasuki lift dengan membawa barang belanjaannya menuju lantai 10, apaterment ryeowook. Ryeowook kaget melihat seorang namja yang begitu rapi dan tampan ada didepan pintu apartermentnya, seo in bingung melihat namja asing itu, dan bertanya pada ryeowook.

“yak wookie.. siapa namja itu? Apa dia temanmu?”

“molla…”

“coba kau tanya saja dengannya”

“ne, ini bawalah sojumu.. biar aku bertanya dengannya”ucap ryeowook menyerahkan sebuah kantong berisikan 4 botol soju milik seo in

“aishh.. merepotkan saja.. cepatlah! Ini terlalu berat”

“salahmu sendiri membeli soju itu” ejek ryeowook dan langsung pergi mendekati namja asing itu

“yak wookie!!”

 

Ryeowook terkekeh pelan melihat seo in, betapa lucunya teman kecilnya ketika sedang marah seperti ini. Ryeowook sadar jaraknya dekat dengan namja asing itu, tampaknya namja itu sedang sibuk memegangi ponsel dan sedikit membetulkan kacamata hitam miliknya.

“annyeong tuan.. emm.. anda sedang apa di depan apartermentku?”

“ahh ryeowook, aku sudah cukup lama menunggumu..”ucap namja asing itu

“menungguku? Nuguya?”

“ne.. kau lupa denganku?”ucap namja itu sambil melepaskan kacamata hitamnya

“emmm.. nuguya?”

“aigoo kau ini.. aku baek hyun joo.. teman lamamu”

“omo! Hyun joo-ssi..”kata ryeowook kaget lalu memeluk hyun joo

“senang bertemu denganmu ryeowook-ah.. bogoshipo”

“nado bogoshipo.. ah, mari masuk apatermenku..”

“ne..”

“seo in-ya.. palli masuk”

“hei wookie! Bantu aku membawa belanjaan ini!!!”teriak seo in

“aish yeoja ini.. tunggu sebentar ne..”

 

Seo in meletakkan belanjaan tadi dan memasukkannya kedalam tempat penyimpananya, seo in melihat ryeowook yang begitu bersemangat bercerita dengan namja asing itu tanpa memperdulikan seo in sedikitpun, seo in kesal dan hanya berdiam diri didapur sambil meminum soju. Seo in sedikit kaget dengan teriakan ryeowook yang hampir saja membuatnya memecahkan gelas kaca mungil ini, tumben sekali ryeowook memanggilnya.

 

“yak seo in.. buatkan sirup untukku juga temanku itu ne.. jebal seo in-ya”

“kau ini sombong sekali ryeowook-ah, temanmu datang tapi aku tidak dianggap”

“aigoo seo inku marah, mianhae… jebal buatkan ne”

“kau kan punya tangan, buat saja sendiri!”

“yak! Aishh.. baiklah!”

 

Seo in hanya melihat ryeowook yang sibuk mempersiapkan sirup tak jauh darinya, dan tidak perlu waktu lama, sirup itu siap diminum dengan warna yang begitu menggoda. Seo in menatap sirup itu, rasanya ia juga ingin mencicipi sirup buatan teman kecilnya itu tapi sayang ryeowook sudah menjauhkannya dari seo in. Ryeowook mengantarkan sirup itu kepada hyun joo dan meletakkannya tidak jauh dari tempat ia dan hyun joo duduk. Sementara itu, seo in semakin kesal terhadap tingkah ryeowook yang melupakan dirinya.

 

“ryeowook-ah, siapa yeoja itu?”ucap hyun joo

“dia teman kecilku.. yak seo in.. kesini, palli”kata ryeowook memanggil seo in

“tidak mau!”

“hei kesini! Temanku ingin berkenalan denganmu! Palli!!!”

“aku bilang tidak mau!”

“aish yeoja ini.. tunggu sebentar hyun joo-ah”

 

Hyun joo tersenyum dan melihat ryeowook berjalan mendekati seo in kedapur kemudian menarik yeoja itu kedepan hyun joo. Seo in tidak menyambut hyun joo ramah, ia masih kesal dengan sikap ryeowook tadi padanya dan memajukan sedikit mulutnya.

 

“seo in-ya, perkenalkan ini teman lamaku”kata ryeowook

“naneun baek hyun joo imnida”ucap hyun joo ramah

“park seo in imnida”

“seo in-ya, kau tau, hyun joo ini sudah menjadi presdir diperusahaan model baju terkenal diamerika, dan ia baru saja tiba dikorea”ucap ryeowook

“hm..”

“hyun joo.. temanku ini seorang artis, kau bisa bekerja sama dengannya untuk menjadi bintang iklan model bajumu selanjutnya”

“jinja? Senang berkenalan denganmu seo in-ssi.. semoga nanti kita bisa bekerjasama”

“ne…”kata seo in langsung duduk disofa sebelah ryeowook

“hyun joo.. mianhae, seo in moodnya hari ini sedang tidak baik, sebenarnya ia yeoja yang ramah”

“gwaenchana ryeowook-ah, aku senang bisa berkenalan dengannya”ucap hyun joo tersenyum.

 

Sang mentari perlahan-lahan mulai mengarah kearah barat dan sudah waktu makan siang tiba, namun ryeowook masih sibuk mengobrol dengan hyun joo dan membuat seo in semakin kesal dengan ryeowook yang tidak sedikitpun mengajaknya mengobrol. “aishh wookie, perutku sudah sangat lapar.. kau tega membuatku mati kelaparan disini hah? Hayolah.. buatkan makanan untukku, kau sibuk saja dengan namja itu.. dan namja itu juga, sudah tau jam makan siang masih saja mengobrol dengan ryeowook.. hyun joo-ssi cepatlah kau keluar dari apartermen ryeowook! Aku kesal melihatmu mengambil perhatian ryeowook dariku”kata seo in dalam hati.

 

Sesekali mereka berhenti sejenak untuk minum sirup buatan ryeowook, sirup buatan ryeowook memang segar dan membuat mereka lupa jika waktu makan siang sudah tiba. hyun joo pun bangun dari tempat ia duduk, tampak ia sedang merapikan pakaiannya yang sedikit kusut karena terlalu lama duduk kemudian hyun joo melirik jam tangan mewah yang melingkar ditangan kanannya.

“hyun joo-ah, waeyo?”

“mianhae ryeowook-ah, aku harus pulang sekarang.. sebentar lagi aku akan menuju kantorku”

“ohh ne.. bagaimana kalau kita makan siang dulu, eotthe?”

“aku ingin sekali,, tapi sepertinya aku memang harus pulang sekarang, mianhae ryeowook-ah”

“ahh gwaenchana.. datanglah keapartermen ku jika kau ada waktu luang ne”

“ne arraseo”

 

Ryeowook mengantarkan hyun joo kedepan apartermennya tanpa mengajak bahkan melihat seo in, wajar saja yeoja ini semakin kesal. Seo in bangun dari sofa yang didudukinya setelah ditinggal ryeowook begitu saja, seo in berjalan menuju tempat penyimpanan soju miliknya kemudian menuangkannya kedalam gelas kaca. Ryeowook muncul dari balik pintu apatermen dengan wajah tersenyum ceria, membuat seo in mengerutkan dahi heran dengan ryeowook yang begitu ceria jika berhadapan dengan hyun joo.

 

“sombong sekali kau!”

“ohh seo in-ya, kau masih ada disini”ucap ryeowook tersenyum

“kau sibuk sekali dengan hyun joo.. sampai-sampai lupa dengan teman kecilmu ini”

“mianhae seo in-ya.. dia itu teman lamaku, sudah lama aku tidak bertemu dengannya, wajar saja jika aku atau dia saling bertukar cerita”

“terserah kau saja!”

“kau minum soju lagi? Sudahku katakan bukan jangan meminum benda ini la-“

“habis ini semua karna kau ryeowook!! Aku benci orang itu.. dia sudah merebut perhatianmu .. kau begitu ceria dengannya hingga lupa kehadiranku diapatermenmu ini.. aku sengaja mengosongkan jadwalku ini hanya karna aku ingin bermain diapartermen mu, aku sudah membawakan kaset film yang baruku beli dan.. rencananya ingin aku menontonnya denganmu.. tapi karna namja itu… dia.. dia merebutmu dariku!! Aku tidak suka kau direbut olehnya karena hanya kau temanku…”jelas seo in panjang lebar

“jadi…kau cemburu?”

“ne! Aku cemburu!”

“hahahaha… kau ini seo in-ya lucu sekali… dia itu namja sama denganku tapi kau sudah cemburu begitu.. hahahahaha”

“aish! Pabo wookie!!!”teriak seo in lalu berjalan menuju pintu apatermen

“yak seo in-ya! Kau mau kemana, eoh?”

“PULANG!!”

“hei.. hei,, apa kita tidak jadi menonton?”

 

 

 

 

Tbc~

 

 

Publised by Allison

Advertisements

One thought on “[Series/Ryeowook] Saranghae… Just For You (Part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s