[ Kyuhyun ] TWOSHOT || You Hurt Me – Part 1

Tittle          : You Hurt Me

Author       : Kim SunNi (Dini Rudianti)

Cast            :

– Kim Sunni

–       Cho Kyu hyun

–       Cho Krystal

Length        : TwoShoot

Gendre        : Sad, Friendly, Love

Rating         : General

 

Part 1

^ CINTA itu sangat sederhana, cukup hanya mencintainya dan melihat dia bahagia walaupun kau tak bersamanya.

Jika kau tetap ingin memilikinya padahal kau tahu dia lebih bahagia bersama orang lain, berarti apa yang kau rasakan itu bukan CINTA melainkan ‘ Obsesi ‘ ^

 

Sunni pov

        Aku masih duduk manis pada kursi yang berada di ruang tunggu bandara Incheon. Sudah hampir 1 jam aku menunggu di sini, namun tidak ada tanda-tanda kedatangannya.

Drrtt…. Drtt… “ Mianhae, aku langsung pergi dengan seseorang. Kau tunggu saja aku di rumah ne “ pesan dari Krystal sahabat ku

Arrgghhh… kenapa dia selalu seperti ini! Memintaku menunggunya lalu dengan seenaknya dia pergi dengan orang lain. Kalau saja dia bukan sahabatku sedari kecil, setelah ini dia pasti tidak akan selamat karena amukanku.

Aku mengambil tas ku kesal, menyelendangkannya pada bahuku lalu berlalu pergi.

 

@ Sunni’s House

        “ hay pabo yeoja..! “ teriak seorang yeoja dari arah pintu

“ whoaaa akhirnya kau datang juga nappeun yeoja “

Aku beranjak dari duduk ku, berlari menghampirinya lalu memeluknya

“ jeongmal bogosipoyo Krystal… “

“ Nado bogosipo Sunni “

Kami saling berpelukan erat, melepas rindu yang selama 2 tahun terakhir ini menyelimuti hati

“ wah,,, sepertinya ada acara reunian, bolehkan aku ikut? “ ucap Kyuhyun namja cingu ku yang tanpa aku sadari dia sudah berdiri di samping kami

“  eh oppa, mianhae aku tidak tahu kau sudah datang. O ya oppa masih ingat pada Krystal kan ? “

“ kau pikir aku pelupa sepertimu eoh? Tentu saja aku mengingatnya. Senang bertemu lagi denganmu “ Kyu mengulurkan tangannya sambil tersenyum manis

“ nado Kyuhyun “ Krystalpun menjabat tangan Kyu dan membalas senyumannya

 

Author pov

        Dua orang yeoja tengah asyik menonton drama kesukaannya dengan ditemani pop corn dan camilan lainnya. Kedekatan mereka tampak terlihat jelas, kerap kali mereka saling mengejek dengan ejekan yang mengundang gelak tawa dan saling melontarkan candaan yang hanya merekalah yang mengerti.

“ aish… wae kalian berisik sekali eoh? Aku jadi tidak bisa konsentrasi dengan pekerjaanku “

“ mwo? Bermain game oppa bilang pekerjaan? Main game kan hanya main-main wae butuh konsentrasi segala eoh? “

“ yak babo… aku ini gamer professional, jelas aku harus konsentrasi. Kau tidak tahu apapun tentang game, jangan banyak bicara ! “

“ ahh terserah kau saja. Oppa kajja bergabung dengan kita “

“ mwo? Maksudmu bergabung dengan yeoja aneh seperti mu? Sirreo! “

“  yak oppa… waeyo kau sama sekali tidak ada lembut-lembutnya pada yeoja cingu mu sendiri? Tuhan.. wae aku mencintai namja cuek seperti Kyuhyun..? “ rengek Sunni dengan menengadahkan wajahnya seperti orang berdo’a dengan wajah memelas

Krystal yang melihat pertengkaran kecil sepasang kekasih itu hanya tersenyum geli, begitupun Kyu yang melihat tingkah yeoja cingunya yang menggemaskan tersenyum dengan senyuman khasnya, senyum evil.

“ o ya Krystal, seminggu lagi ulang tahun mu kan? “ tanya Kyu

“ eoh? Ne, aku kira kau tidak mengingatnya “

“ kau ini, tentu saja aku mengingatnya. Aku tidak mungkin melupakan hari specialmu, kajja make little party “ ajak Kyu dengan semangat

“ mwo? Ah tidak usah, aku hanya akan merepotkan mu saja “

 

Sunni pov

        Deg… oppa mengingat ulang tahun Krystal ? padahal bulan lalu oppa hampir saja melupakan ulang tahunku jika aku tidak berusaha mengingatkannya. Aku yang tinggal bersamanya, aku yang selalu dekat dengannya saja oppa bisa lupa. Apalagi Krystal yang sudah 2 tahun ini meninggalkan kami untuk berkuliah di Universitas Harvard.

“ waeyo? Sekalian kau bertemu dengan teman-teman lamamu. Sunni juga pasti setuju, iyakan? “

“ eoh? Nn ne, nanti aku pasti akan datang bersama oppa “

 

Seminggu kemudian

Sudah 3 jam aku mondar-mandir seperti setrikaan di ruangan ini. 4 hari yang lalu Kyu berpamitan padaku pergi ke luar kota untuk mengerjakan proyek barunya. Berulang kali aku menghubungi Kyu namun tidak ada jawaban darinya, hanya sekertarisnya saja yang menerima telponku,itupun hanya untuk mengatakan bahwa Kyuhyun sedang sibuk. Memangnya apa yang harus dia kerjakan? Apa dia sesibuk itu hingga selama 4 hari dia pergi, dia sama sekali tidak bisa memberikan kabar padaku sekali saja? Hah entahlah, ini bukan yang pertama kalinya. Dia sering menghilang seperti ini, dan hal ini pula yang membuatku sangat kesal dan sedih. Aku mulai meragukan keseriusan cintanya padaku, dan sering terlintas di pikiranku aku ingin berpisah dengannya. Namun apa daya, hati ini terlanjur mencintainya. Sudah 2 tahun kita tinggal bersama, tentu saja begitu sulit untuk berpisah denganya. Hanya rasa cintaku padanya yang bisa membuatku bertahan untuk tetap bersamanya. Selama ini aku yang selalu mengerti dia, selalu memberikan perhatian padanya, selalu mengalah dan menuruti kemauan serta jalan pikirannya. Jujur terkadang aku lelah menghadapi sikapnya yang teramat dingin, cuek, tidak peduli, tidak perhatian dan tidak ketinggalan jahilnya yang keterlaluan itu. Tapi karena hati ini, karena ketulusan cinta ini aku bisa bertahan hingga sekarang.

Ponselku berbunyi ‘ Krystal Calling ‘ tulisan itu terpampang di layar ponselku.

“ yeoboseyo “ jawabku tenang

“ yak…! Apa yang sedang kau lakukan eoh? Jangan bilang kau tidak akan datang ke pesta ku ! “

“ ish.. jangan berteriak seperti itu! Kau membuat gendang telingaku pecah! Aku masih menunggu Kyuhyun, kau mulai saja acaranya. Mungkin aku akan datang nanti malam setelah teman-temanmu sudah pulang “

“ Aigoo! Wae kau yang marah padaku? seharusnya aku yang marah padamu babo! “

Tut…tut.. Krystal langsung memutuskan sambungan telponnya. Ya,,, aku mengerti dia pasti sangat kesal dan kecewa padaku. Aku juga tidak mengerti kenapa aku jadi marah-marah padanya? Padahal aku merasa bersalah padanya, ahh ya sudahlah, mood ku sedang buruk saat ini.

20.30 KST, ini sudah lebih dari kata terlambat. Akhirya aku putuskan untuk segera pergi ke rumah Krytal tanpa Kyuhyun sebelum dia benar-benar marah padaku.

“ annyeong.. mianhae aku telat “

Aku tak berani memasuki rumahnya, aku berdiri di depan pintu rumahnya.

“ akhirnya kau datang juga, palli masuklah jangan bersikap bodoh seperti itu. Bukankah kau sengaja akan datang setelah pestanya selesai” ucapnya tenang seolah tidak terjadi apapun

Perlahan aku melangkahkan kakiku memasuki ruangan, Ketenangannya ini membuatku semakin takut dan merasa bersalah padanya.

“ o iy? Mana Kyu? Bukankah kau akan datang bersamanya? “

Deg… pertanyaan Krystal bagaikan belati yang menusuk hatiku, rasa kecewa dan sedih bercampur melukai hatiku. Seminggu yang lalu aku sudah memikirkan hal-hal menyenangkan apa saja yang akan aku lakukan bersama Kyu di pesta ulang tahun Krystal. Aku ingin memperkenalkan Kyu sebagai calon suamiku pada teman-temanku yang dulu meremehkanku dan hanya memanfaatkan uang serta kepintaran ku. Aku ingin berbaring di sampingnya, di atas rumput di halaman rumah Krystal, menghabiskan malam yang menyenangkan di bawah hamparan langit malam bertabur ribuan bintang dan bulan yang terang. Namun sekarang semua itu sepertinya hanya angan-anganku saja, semua itu hanya harapan kosong yang menyakitkan.

“ Yakk..! Kim Sunni! Waeyo kau malah melamun eoh? Kau di sini untuk bersenang-senang kan? Kajja aku ingin menunjukan kado ulang tahunku padamu”

Krystal menyeretku ke kamarnya lalu memintaku membantu membuka kado yang berserakan di atas kasurnnya. Entah kenapa timbul rasa iri dalam hatiku, walaupun Krysal sudah 2 tahun pergi meninggalkan teman-temannya, tapi dia tidak kehilangan teman-temannya. Berbeda denganku, teman-temanku tidak tulus berteman denganku. Mereka hanya memanfaatkan kepintaranku dan uangku saja. Hanya Krystal lah satu-satunya temanku, ani dia sahabatku. Aku bisa merasakan dia tulus kepadaku, dia tidak pernah sedikitpun meminta uangku ataupun menyuruhku mengerjakan tugas. Malahan dia yang selalu menyemangatiku, melindungiku dan selalu menemaniku.

“ huh.. lagi-lagi kau melamun. Sudahlah jangan kau pikirkan Kyuhyun, dia memang sering melanggar janjinya kan? Tunggu sebentar, aku bawa orange juice kesukaanmu dulu ne “ dia berlalu keluar kamar

Aku tersenyum, Krystal memang selalu mengerti apa yang aku rasakan walau aku tak menngatakannya dan dia selalu bisa menghiburku. Aku mengedarkan pandanganku ke sekeliling kamar ini, tidak jauh berbeda dari 2 tahun yang lalu. Pandanganku berhenti, tatapanku terfokus pada jaket biru yang menggantung di sebelah lemari. Aku berjalan ke arahnya untuk melihatnya lebih jelas. Aku mengulurkan tanganku hendak menggapai jaket itu.

“ Jaket ini… “

“ Ahh sebaiknya kita minum di ruang tamu saja ne, kajja! “

Krystal datang dan langsung menggantung pakaiannya di atas jaket biru itu

“ chakkaman krystal “

“ Palliwa! “ ajak Krystal sambil menarik tanganku tanpa menghiraukan ucapanku.

 

@ Living Room

Kami berbincang-bincang di ruangan ini, aku banyak menanyakan keadaan di Amerika dan bagaimana kuliahnya di sana. Dari cerita Krystal sepertinya kuliah di sana sangat menyenangkan, banyak hal baru yang bisa aku dapatkan.

“ tunggu kau menanyakan soal ini karena kau menyesal telah meninggalkan kuliahmu? “ Tanya Krystal di tengah obrolan kami

“ mwo? “ aku balik bertanya bingung

“ Kau berusaha dengan keras supaya bisa lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di universitas yang sejak dulu kau impikan.Tapi ketika kau sudah masuk, kau meninggalkannya begitu saja hanya karena Kyuhyun. Dan yang lebih parahnya lagi, kau sampai meninggalkan orang tuamu serta hidupmu yang mewah hanya karena orang tuamu tidak menyetujui hubungan kalian dan kau memilih hidup sederhana bersama Kyu. Kau sungguh bodoh Sunni, melepaskan kehidupanmu juga cita-citamu hanya karena Kyuhyun. Memangnya seberapa besar cintamu padanya eoh?apa yang dia berikan untukmu? Apa kau tidak menyesal… “

“ cukup Krystal! “ bentak ku menghentikan ucapan Krystal

“ aku tahu kau mengatakan ini semua karena kau peduli padaku. Tapi aku rasa kau keterlaluan, semua itu sudah menjadi keputusanku, tidak ada yang aku sesali! Dan aku tidak merasa melepaskan apapun untuknya, selama aku bisa bersamanya itu sudah cukup. Aku sudah merasa aku memiliki semua yang aku inginkan di dunia ini jika bersamanya. Aku tidak tahu seberapa besar cintaku padanya, tapi yang jelas aku mencintainya dengan setulus hatiku. Sudahlah aku rasa aku harus pulang sekarang “

 

emosiku meninggi saat Krystal mengatakan itu semua padaku, aku merasa kesal padanya, akupun langsung pergi.

 

“ Annyeong… aku pulang… “ ujar Kyu dengan senyuman yang mengembang

“ ohh kau sudah pulang? Baguslah “ ucapku sinis

“ apa ini? Bukan sambutan hangat, waeyo chagi? Kau marah? “ tanyanya dengan wajah tanpa dosanya

Aku menghampirinya, menatapnya tajam dengan tanganku yang aku lipat di bawah dadaku.

“ menurutmu bagaimana oppa? “ aku mendekatkan wajahku dengan wajahnya dan sedikit mengangkat sebelah alisku

“ haha kau benar-benar marah chagi? Lucu sekali, kau terlihat seperti anak kucing tanpa ibu yang berusaha merubah dirinya menjadi seekor singa yang ganas hahahaha “ Kyu tertawa puas lalu pergi memasuki kamar

“ mwo? Aku sudah menunjukan kemarahanku tapi dia malah meledekku? Aishh… benar-benar evil. Awas kau kali ini aku akan benar-benar menghabisimu! “

Aku berlari ke kamarnya, lalu langsung membuka pintu

“ hhhaaaa…. “ teriak kami berbarengan

Segera aku menutup pintu kembali, berdiri mematung di balik pintu. Aku terdiam, mengingat hal apa yang baru saja aku lihat. Namun beberapa saat kemudian aku tersenyum geli, ‘ aigoo… Badannya ternyata kurus sekali. Terlihat aneh jika tidak berpakaian seperti tadi. Kekekeke ‘  batinku sambil menahan tawa.

Ceklekk.. Kyu membuka pintu kamarnya dan langsung memukul kepalaku

“ apa yang kau pikirkan eoh? Wae kau cengar-cengir seperti itu? Awas kau, kalau sekali lagi kau seenaknya masuk ke kamarku akan aku habisi! “ ancamnya

“ hahaha waeyo?  Kau takut aku melihatmu hanya mengenakan celana pendekmu eoh? Bukan kah itu lucu sekali” aku kembali tertawa

“ yak… apanya yang lucu! “

“ haha sudahlah lagi pula badanmu itu sama sekali tidak menarik untuk di pandang, perutku sampai sakit membayangkannya. Aku tidak ingin melihatnya lagi, terlihat sangat lucu hahahahaha. Ahh.. gara-gara ini aku jadi lupa tujuanku menyusul ke kamarmu. Karena kau melanggar janjimu lagi, kali ini aku akan menghukum mu oppa! “

“ mwo? “

“ ne, pokoknya besok kau harus mengajak ku kencan “

“ mwo? Sirreo, aku sibuk! “

 

“ no! kau pikir ini sebuah permintaan apa? Ini perintah! Tanpa penolakan, tanpa alasan apapun. Arra? “

 

Aku masih berdiri di depan cermin, melihat bayangan diriku yang tidak seperti biasanya. Aku termasuk yeoja cuek yang sama sekali tidak memperhatikan penampilanku, aku hanya berpenampilan senyaman ku saja. Tidak peduli acak-acakan ataupu apa, yang penting aku merasa nyaman dengan apa yang aku kenakan. Tapi berbeda dengan sekarang, aku menggunakan dress yang panjangnya di atas lutut berwarna pink dengan pita bunga yang melingkar di pinggangku, begitupun dengan riasan wajahku yang sedikit tebal dan aksesoris yang aku gunakan menambah kesan cantik dan peminim. Sungguh ini bukan gayaku yang biasanya hanya menggunakan kaos dan celana panjang tanpa riasan wajah dan aksesoris. Tak apalah, aku ingin terlihat cantik di hadapan Kyu di hari yang special ini.

“ chagi wae lama sekali? Apa kau tertidur di dalam sana? “ teriak Kyu dari luar kamar

“ oppa ini tidak sabaran sekali, tunggu sebentar “

Aku menyelendangkan tas ku, lalu sedikit merapikan rambutku kembali.

“ kajja oppa “

Kyuhyun hanya terdiam sambil menatapku intens dari ujung kaki ku hingga ujung rambutku. Aigoo apa penampilanku ini berlebihan hingga terlihat aneh di matanya? Hah… tidak seharusnya aku berdandan seperti ini, memalukan.

“ wae oppa? Apa make up nya terlalu tebal? Aku terlihat aneh? Ah tidak seharusnya seperti ini “ cerocosku sambil mengusap-usap riasan wajahku untuk menghapusnya.

“ andwe! Jangan di hapus, kau terlihat cantik chagi “ Kyu tersenyum manis

Aku terpaku melihat senyumannya, senyumannya membuatku terpesona, dia semakin terlihat tampan.

“ jinja? Ini pertama kalinya oppa bilang aku cantik, baiklah kalau oppa suka aku akan selalu tampil cantik untuk mu “ akupun tersenyum menggoda

“ ahh sepertinya aku datang pada saat yang tidak tepat, sebaiknya aku kembali ke rumahku“ ujar Krystal dari arah belakang

“ ah aniya, kau datang di saat yang tepat. Kajja kau ikut dengan kami “ ajak Kyu

Aku tertegun, sulit sekali meluangkan waktu untuk berkencan dengan Kyu. Tapi di saat ada waktu, kami berangkat ber tiga? Bukan aku tidak suka jalan-jalan dengan Krystal, tapi ada saat-saatnya kan aku hanya ingin pergi berdua saja dengan namja cinguku.

“ kau ini, masa berkencan mengajak ku. Sudahlah kalian pergi saja “

“ kau sudah datang jauh-jauh ke sini lalu pulang lagi? Itu tidak lucu, tidak apa-apa Sunnipun pasti senang bila kau ikut, iyakan Sunni? “

“ nn nee “ jawabku dengan berat hati

“ gerae, kajja.. “

 

TBC………..

Advertisements

One thought on “[ Kyuhyun ] TWOSHOT || You Hurt Me – Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s