[ Donghae ] TWOSHOT || Kissmark – Part 1

Tittle        : KISSMARK

Author      : Lee Ahn

Cast         : Lee Dong Hae, Lee/Choi Shin Hwa, Lee Hae Shin (Hae-Hwa’s Son)

Genre        : Family,Mariage Life, Comedy

Rated        : PG-17

Pokoknya buat ff inigara-gara liat fotonya si dongek yg katanya di foto itu lehernya si dongek adakissmark-nya., -_- plus pas aku liat lehernya temen aku yang ada kissmarknya, dan itu mengerikan., !! 😀

okelah ! cekidot !

 

WARNING !! typo(s) bertebaran di mana-mana., !!

 

 

~HAPPY  READING~

 

Author pov

 

 

Malampun berganti pagi. Hari ini masih terlihat gelap,sang surya masih enggan menampakkan dirinya karna jam masih menunjukkan pukul 4pagi. Banyak anak manusia yang masih asyik dengan malam mimpinya, bukankah masihterlalu pagi untuk bangun tidur ???

 

Terkecuali sesosok manusia yang ada diruang  yang disebut  kamar ini. Ia sudah terbangun dari tidurnya karna statusnya sebagai seorang istri mengharuskan ia agar bangun lebih pagi lagi untuk melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh seorang istri sekaligus ibu rumah tangga. Memasak, mencuci, menyapu, dan lain-lain.

 

-Shin Hwa- itulah nama anak manusia yang berjenis kelamin yeoja itu.Shinhwa menggeliat pelan sembari mengerjap-ngerjapkan matanya. Menerima sedikit demi sedikit cahaya lampu yang menerangi kamar itu. Ya ,ia tak pernah mematikan lampu saat tidur karna dilarang sang suami, Donghae.Donghae tidak bisa tidur dengan keadaan gelap karna rasa takut yang  bisa dibilang berlebihan terhadap sesuatu yang bernama ‘hantu’.

Menurut namja itu, jika diruangan yang gelap hantunya semakin banyak. Sangat tidak cocok dengan raganya  yang kuat kekar nan sexy.Ckckckck

 

 

Shinhwa merasakan sebuah tangan kekar yg meliit perutnya. Yah siapa lagi pemiliknya kalau bukan sang suami sendiri, Donghae. 1 fakta lagi, Donghae sangat menyukai sebuah pelukan.

Shinhwa tersenyum manis melihat wajah tampan donghae yang menurutnya lebih manis kalau sedang tertidur. Pemandangan yang  indah dipagi hari bukan ???

 

 

“ Aku tau aku itu tampan dan mempesona, tapi ya jangan menatapku seperti itu! “ ujar donghae percaya diri dengan suara seraknya  khas orang baru bangun tidur. Entah sejak kapan namja manis itu terbangun, bahkan ia mengetahui kalau sang istri sedang memandangi wajahnya.Padahal matanya masih terpejam.

 

Shinhwa mendengus malas mendengar ucapan ‘sombong’ Donghae. Penyakit over confidence suaminya itu agaknya kambuh sekarang ?!??!

 

“ Cih percaya diri sekali kau! Aku jadi menyesal memandangi wajah ikanmu itu ” cibir Shinhwa sembari mencoba melepas lilitantangan donghae dari perutnya.

Donghae terkekah pelan lalu membuka matanya. Tapi saatmerasakan Shinhwa yang mencoba melepaskan pelukannya, senyumnya seketikahilang  dan dan berganti wajah dengan pura-pura marah.

 

“ Kau mau kemana eoh ? “ tanya Donghae ketus sembari menarik kembali pinggang ramping Shinhwa hingga dengan sangat terpaksa yeoja itu berbaring lagi disamping Donghae.

Kembali lagi ia mendekap Shinhwa. Tak hanya dengan tangan, satu kakinya pun ikut andil dalam mengunci gerak tubuh istrinya yang tetap saja mungil dan ramping  walaupun sudah melahirkan 1 orang putra.

 

“Aissh lepaskan aku!! Aku mau menyiapkan sarapan dan menyelesaikan pekerjakan rumah lainnya “ seru Shinhwa sambil mencoba melepas dekapan Donghae. Tapi apa daya?? Donghae malah semakin mengeratkan dekapannya dan memejamkkan matanya lagi. Bahkan wajahnya pun ia dekatkan di ceruk leher Shinhwa.

 

“ Masih sangat pagi chagi, tak perlu khawatir “ ucap donghae selembutmungkin. Ia makin asyik dengan kegiatannya, menghirup aroma anggur dari rambut Shinhwa dan aroma terapi yang tetap saja menguar dari tubuh sang istri walaupun belum mandi.

 

“ Ayolah oppa kau kan tau kalau aku memasaknya lama, jadi aku harusbangun pagi buta seperti ini supaya –-

“ aku tau sayang “ potong Donghae cepat. Ia hafal betul  dengan ucapan istrinya itu. Ya karena memang kalau Shinhwa memasak bisa dibilang lama walaupun masakannya hanyalah makanan sederhana. Maklumlah 7 tahun menikah dengan Donghae belum cukup membuatnya mahir dalam hal memasak. Mengingat Shinhwa yang terlahir di keluarga yang bisa dibilang kaya raya. Membuatnya dimanja sehingga ia sangat-sangat jarang menyentuh yang namanya peralatan dapur. Tapi semenjak menikah dengan Donghae, yeoja ini mati-matian belajar memasak agar  menjadi istri yang baik.

 

“ Kalau begitu lepaskan aku ! aku tak mau kau dan Haeshin  keluar rumah dalam keadaan belum sarapan “ Shinhwa masih berusaha membujuk Donghae.

“Tidak akan ku lepas sebelum kau memberikan bayaran untukku!”

 

Bayaran?? Baiklah perlu kalian ingat… dalam hal ini Donghae akanmeminta bayaran jika Shinhwa memohon sesuatu padanya, ya seperti sekarang ini. Bukan bayaran dalam bentuk uang, emas, intan ataupun barang berharga lainnya…melainkan bayaran dalam bentuk ciuman atau bahkan ‘itu’.

 

Lagi-lagi Shinhwa hanya bisa mendengus kasar karena Donghae. Selalu saja seperti ini!!

“Tsk! baiklah… akan aku beri bayaran! Ciuman kan??” dengan pasrah Shinhwa berucapseperti itu. Ia lalu menoleh kesamping..

“buk-“ belum sempat Donghae menyelesaikan ucapannya, Shinhwa sudah lebih dahulumembungkam mulutnya dengan bibir  ygmenurut donghae  -surga- itu.

 

“Sudah!! Jadi sekarang lepaskan aku “ pinta Shinhwa setelah melepaskan ciumannya.

“aku tak meminta bayaran yang itu” balas donghae  dengan wajah ‘sok’ polosnya.

“Lalu apa?? “ dari suaranya yang sedikit meninggi, Shinhwa pasti sedangmenahan emosinya.

“Apa kau tak ingat permintaan anak kita yang semalam??”

“Yang mana?”

“Yang sebelum ia tidur, tadi malam kita belum melaksanakan permintaannya chagi “

 

Shinhwa nampak berfikir mencoba mem-flashback ingatannya.” Permintaan Haesin? Tadi malam? Sebelum tidur ?? yang mana ya??” gumamnya sambil menatap langit-langit kamar yang berlukiskan langit biru lengkap dengan gumpalan awan putihnya itu.

 

 

“Eomma, appa aku mau adik! Saat bermain aku selalu sendirian, kalau akupunya adik aku pasti tak sendirian lagi dan saat pergi ketaman bermain pasti akan lebih seru bukan??” 

 

 

Okee! Shinhwa ingat ! ia ingat ucapan anaknya tadi malam sebelum tidur. Haeshin berucap seperti itu akibat saat menonton tv ada tayangan iklan sebuah taman bermain baru yang diperankan 1 yeoja dan 1 namja dewasa sebagai orang tua  serta 1 namja dan 1 yeoja kecil sebagai anaknya.

 

 

“ Bagaimana? Apa kau ingat? “tanya Donghae semangat

“emmm,..nde ! Haeshin ingin adik baru kan ?? ”

“100 untukmu ! “ ucap donghae sambil tersenyum senang. Tp tiba-tiba…

“mwo ?? ADIK BARU?? “ pekik Shinhwa keras seolah baru tersadar akan ucapannya tadi.

 

 

“ Ja-jangan bilang k-kalau kau sekarang menginginkan……. “Shinhwa menggantungkan ucapannya seolah ia tak sanggup melanjutkannya lagi.

Sudah jelas Donghae ingin bayaran  dalam bentuk ‘itu’ . Lihat saja wajah Donghae sekarang. Evil smirk  dan wajah yang berubah mesum!

“oh Tuhan oppa..ini masih pagi !!”

“Lalu ?? pagi, siang, sore, ataupun malam sama nikmatnya bukan?? Toh sekarang Haeshin masih tidur ! jadi kita bisa melakukannya !”

“Tsk ! pervert ! apa kau akan membiarkan aku memasak dalam keadaan lemas karena baru melakukan ‘itu’  eoh??’’

“Tak perlu memasak. Kita bisa memesan makanan delivery !”

“Tidak bisa !! pakaian kotor menumpuk banyak, aku harus mencucinya pagi ini juga”

“Kita bisa membawanya ke laundry !”

“Yakk ! itu tidak hemat ! membuang-buang uang !”

“aissh sejak kapan Choi, ah ni.. Lee Shin Hwa jadi pelit eoh??”

“i-itu…

“Aku yang akan membayarnya ! kau tak perlu mengeluarkan uangmu, SE-PE-SER-PUN !!”

“Sekalipun uang mu juga sangat banyak, tetap saja harus hemat! Lagian bukan hanya memasak dan mencuci yang harus aku lakukan aku juga harus menyapu, mengepel, me–

“Aku akan menyuruh Kwon Ahjumma kesini untuk menyelesaikannya!”

“ANDWAEE!! Tetap saja tidak bisa dan aku pun tetap tidak mau !”

 

“Ohh kau tetap menolak eoh …? akan kubuat kau menerimanya, bahkanmenikmatinya !” seru Donghae seduktif lalu mengubah posisi tubuhnya menjadi diatas Shinhwa. Tak sepenuhnya menindih, sebelah tangannya  menopang berat tubuhnya sendiri.

 

 

“ O-oppa apa yg a-akan k-kau lakukan eoh? Sudah ku-kubilang aku tak mampphhh–

 

Donghae sudah tak tahan mendengarcelotehan (?) yg keluar dari  mulut istrinya, segera ia bungkam dengan bibir tipisnya. Mengecup bibir Shinhwa beberapa kali lalu berubah menjadi lumatan-lumatan penuh dengan kelembutan dan kehangatan .

 

Shinhwa terlena akan hal itu. Donghae benar-benar  bisa membuatnya menerima bahkan menikmatinya  hanya dengan sebuah ciuman.

Well, Donghae is the great kisser!

Tak ada yang bisa dilakukan yeoja dengan bibir ber-shape M itu selain membalas ciuman Donghae .

Donghae tersenyum disela-sela tautan bibirnya, ia berhasil !! sayangnya….

 

I’m walkin to the day  ~ I’m walkin to the day~ eh eh eh eh eh

 

 

Lagu ini menggema dikamar ini, nada dering diponsel Shinhwa yang menandakan ada sebuah panggilan masuk. Mengganggu?? Tentu saja!

Tapi donghae seolah tak peduli dengan panggilan itu, ia masih asyik mencumbu sang istri . Bahkan kali ini cumbuannya sudah menjadi lebihmenuntut dan bernafsu. Membuat Shinhwa kualahan untuk membalasnya. Yeoja itu masih terlena, hingga ia juga mengabaikan panggilan yang masuk di ponselnya.

Nada dering itu berhenti . Tapi tak lama kemudian berdering  lagi.

 

“Op…hh..oppa “ Shinhwa mencoba berucap disela cumbuan Donghae sambil memukul-mukul  pelan dada bidang Donghae. Memberi isyarat agar namja itu berhenti.

 

Shiiittt!!

Donghae mengumpat dalam hati. Siapa pagi buta begini yang menelfon istrinya?? Mengganggu saja !!

Dengan sangat terpaksa ia menyudahi tautan bibirnya. Lantas Shinhwa segera mendorong pelan dada bidang Donghae hingga namja itu menyingkir dari atas tubuhnya. Lalu diambilnya ponselputih miliknya dinakas samping tempat tidur. Ia merubah posisi tubuhnya menjadi duduk bersila. Setelah itu, digeserlah tombol hijau dilayar ponsel touch screennya sebagai tanda kalau ia menerima panggilan itu.

 

“Yeobeoseyo?” sapanya mengawali panggilan percakapan ditelfon sambil mengusap bibirnya yang basah dengan jempol kirinya untuk menghilangkan sisa-sisa saliva milik donghae akibat ciuman tadi.

“………..”

“eoh eommonim??wae geurae??”

“………..”

 

 

Sedangkan Donghae, ia membuang nafas kasar. Huhhh untung saja yangmenelfon adalah eommanya (red:Ny. Lee), jika orang lain bisa saja ia mengambi lalih panggilan itu lalu memarahinya karena sudah mengganggu aktifitasnya!

Lalu donghae ikut duduk bersila, menatap punggung Shinhwa yg memangmembelakanginya.

 

“Sepertinya mereka membicarakan sesuatu yang penting”gumamnya.

 

Tatapannya beralih ke rambut Shinhwa yang berantakan. Ia lalu berinsiatif…menguncirnya!!

Matanya menelisik ke nakas dan benar saja, sesuatu yang ia cari ada disana yaitu kuncir rambut! Ia ambil lalu menjalankan tujuannya.Tubuhnya mendekat hingga tepat dibelakang shinhwa. Dikumpulkannya jadi satu rambut panjang istrinya itu, digulung lalu diikat dipucuk kepala Shinhwa. Sontak sang empunya rambut menoleh kebelakang, mendapati suaminya yang sedang tersenyum manis padanya. Iapun membalas senyum itu dengan senyum manisnya juga. Lalu kembali dengan aktifitasnya tadi, menelfon.

 

Donghae?? Tak ada rotan, akar pun jadi. Leher jenjang Shinhwa yang jelas-jelas terpampang didepan matanya membuat hasratnya sebagai seorang laki-lak isemakin menggebu-gebu. Yah maklum saja tadi hasratnya harus tertahan karna Shinhwa harus menerima telfon dari eommanya.

 

Dan sekarang??

Ohh lihatlah matanya, sangat serius menatap leher jenjang itu. Apalagi bahu Shinhwa juga sedikit ter-ekspos. Lalu tanpa menunggu lagi.. ia segera mendaratkan bibirnya di bahu Shinhwa. Menciumi bahu kiri Shinhwa yang menggugah seleranya itu. Sontak Shinhwa langsung menolehkan kepalanya lagi, tidak sepenuhnya karena terhalang oleh kepala donghae.

 

“Lanjutkan saja acaramu, aku juga akan melanjutkan acaraku!” bisik Donghae lembut

Ya Tuhan! Lagi-lagi shinhwa harus spot jantung sekarang, suaminya benar-benar……

 

“Hwa-ya kau masih disana?? gwaenchana??” terdengar suara ibu Donghae dari  sana karena Shinhwa yang tiba-tiba terdiam.

“g-gwaenchana eommonim..baiklah nanti ma-malam aku, donghae oppa, dan Haeshin akan kesana! Annyeong”

 

FLIP!

Shinhwa mengakhiri telfon. Bisa bahaya kalau diteruskan, ibu mertuanya bisa-bisa mendengar suara desahan dari mulutnya akibat ulah Donghae.

 

“Sudah selesai??” tanya Donghae sambil mengangkat kepalanya sejenakuntuk menatap shinhwa yang dijawab anggukan pelan dari yeoja itu.

 

“Ada apa eomma-ku menelfon??”tanya Donghae lagi dan kembali mendaratkan bibirnya di ceruk leher kiri Shinhwa.

 

Shinhwa tak menolak, lagi-lagi ia terlena.Ia bahkan tak sadar dalam waktu sebentar saja donghae sudah berhasilmenciptakan 2 tanda keunguan di bahu kirinya.

 

“eomma..me-menyuruh k-kita datang nannti un..tuk makan m-malam”ucap Shinhwa susah payah karena menahan desahannya. Donghae tak menjawab. Ia semakin asyik dengan kegitannya sekarang. Menciptakan karya yang bernamakan ‘kissmark’ dileher Shinhwa sebagai tanda kepemilikannya atas yeoja manis dengan tinggi 170 cm itu.

 

 

Sedangkan Shinhwa, tak ada yang bisa ia lakukan selain menikmati perlakuan Donghae. Matanya terpejam, kedua tangannya meremas kuat kedua sisi lengan Donghae. Sebisa mungkin ia mengatur nafas dan detak jantungnya yang bekerja ekstra sekarang ini. Ia juga bertahan agar tidak mendesah tapi….

”mmmhhh..op…0ppahhh”

 

Desahan itukeluar begitu saja dari mulutnya.

Oh sial! Donghae pasti semakin bersemangat! Sangking(?) menikmatinya! Bahkan Shinhwa juga tidak sadar jika Donghae sudah membalikkan plus mengalihkan tubuhnya menjadi duduk diatas pangkuan Donghae. Sebelah tangan Donghae melingkar dipinggang Shinhwa, sedang yang satunya sudah mulai bergerilya di balik baju Shinhwa. Dan tangan Shinhwa melingkar dileherdonghae.

 

 

Tapi..

 

 

Cklek!

 

 

“APPA, EOMMA !!”

 

” APA YANG KALIAN LAKUKAN ??”

 

 

 

sebenernya mau dijadiin oneshoot, tapi kepanjangan. takutnya yg ol hp gak bisa baca., heheh pengalaman soalnya.,makasih ya yang udah baca, jangan lupa RCL-nya., !!!

Advertisements

6 thoughts on “[ Donghae ] TWOSHOT || Kissmark – Part 1

  1. Bacanya sambil ngikik sendiri Kkkkk :v dongeekk dongeekk –” suami anee :p hhahahh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s