[Series/Kyuhyun] Remember Me? Yes It’s Me! Forget Me Mr Cho Kyuhyun? (Part 3)

Tittle: Remember Me? Yes! It’s ME!  Forget Me MR.Cho Kyuhyun? Part 3

Chapter: Don’t Lie To Me!

Author: Kang Sang Ki/Siti Aisyah

Genre:Childish,gaje,romance,and more

Rating:kalo di awal cerita anak SD juga boleh baca ^^ tapi 16+ haha#PLETAK

Main cast: Cho Kyuhyun a.k.a Cho Kyuhyun

Yoon Shin Hyun a.k.a YOU guys ^^

Leght: sebisa dan semampu saya

 

LISTEN!! THIS ORIGINAL STORY FROM MY REAL  STORY,OF MY LIFE#Only some not all DON’T COPY AND PASTE !!!

PARA CAST MILIK TUHAN,SHIN HYUN ITU HANYA KARANGAN SAYA,DAN ANGGAP SAJA KALIAN HEHE

KYUHYUN OPPA,TETAP MILIK TUHAN YME,DAN ORANG TUANYA,OK 😀

 

ATTENTION: EYD berantakan,bahasa amburadul cerita agak aneh sedikit hehehe,oklah typo masih ada,dan jangan demo,saya males pidato kali ini.

 

Annyeong haseyo,reader semuanya ^^

Kamsahamnida sambutannya meriah sekali #di pikir lagi maen sulap -_-

 

Komentar kalian sangat berarti bagi saya,sekarang saya akan kebal terhadap kritikan siapapun kkk~

#pake baju besi kesatria baja Hitam 😀

 

Nah mumpung saya lagi sariawan dan udah siap hiatus jadi author  mending langsung aja 

 

 

Happy Reading Guys,Sist And Bray 😀

 

“Jadi, apa yang bisa anda jelaskan tentang foto itu Presdir Cho Kyuhyun?” sambutan yang diberikan seorang wartawan tadi membuat gadis yang baru saja tiba itu tersentak matanya kembali menatap tak percaya dengan apa yang sedang terjadi saat ini.

 

“Kuputuskan, foto itu memang diriku dan model itu,dan bisa kalian lihat seorang gadis disampingku ini?” Kyuhyun melepaskan kacamata ShinHyun, ya gadis itu masih berusaha menghela napasnya berat ia masih tida percaya saat ini adalah kenyataan,ia mengira semuanya adalah mimpi belaka.

 

“DIA,ADALAH CALON ISTRIKU,SEBULAN LAGI KAMI AKAN MENIKAH,HARAP MENCATATNYA!”

tegas Kyuhyun sambil membungkuk   hormat ke arah para tamu dari berbagai media itu, sontak semua terhenyak kaget dengan pernyataan Kyuhyun yang terkesan tiba-tiba itu,ShinHyun, gadis  itu malah berdiri mematung seketika.

 

“Acara ini disiarkan langsung di beberapa stasiun televisi,  jadi bisakah anda mempertegas pernyataan anda dengan sebuah bukti?” tantang seorang wartawan yang ragu akan pernyataan Kyuhyun.

Kyuhyun lagi-lagi hanya tersenyum, ShinHyun merasa ia telah dipermainkan ia hendak beranjak pergi dari tempat itu.

 

“Tentu saja”

 

GREPPP

 

Chu~~

Kyuhyun mengecup kasar bibir ShinHyun gadis yang tadinya akan pergi itu terhadang oleh sebuah genggaman tangan Kyuhyun, para tamu media itu tidak ingin kehilangan momen,  mereka menjepret adegan itu di kameranya dan beberapa stasiun televisi meliputnya dengan zoom membuatnya terlihat romantis.

 

Kyuhyun terus menerus menggigit bibir bawah ShinHyun memaksanya untuk membuka,ShinHyun hanya menahan tangisnya ia sama sekali tidak menduga semua ini terjadi,bibir ShinHyun berdarah menciptakan rasa perih seketika dengan terpaksa ia membuka mulutnya, seolah merasa dapat ijin Kyuhyun melumatnya dengan kasar, tautan itu terus saja terjadi tanpa mereka sadari semua yang memandangi mereka sudah mendapat banyak momen berharga yang akan membuat tayangan mereka naik rating dan majalah serta media hiburan lain meledak.

 

And The Story is Begin ^^

 

“OPPA YAKK!! APA YANG KAU LAKUKAN HUH? “ seseorang dengan amarah yang meluap-luap dengan tidak sopan menghempaskan satu majalah dengan cover depan adegan tidak pantas dilihat oleh anak di bawah umur.

 

“Apanya yang apa?” jawab namja itu dengan sesantai mungkin tanpa adanya rasa bersalah di wajah tampannya bahkan tampak tersenyum sinis.

 

“Kau ini kenapa huh? Kau tidak memikirkan perasaanku? Apa kau masih pantas berkata seperti itu dihadapanku? Kau tau aku SAKIT! “ dalam satu tarikan napas yeoja itu berkata dengan penuh penekanan membuat namja yang ada didepannya tertunduk sementara waktu.

 

“SAKIT? SAKIT KAU BILANG?” acuh sang namja dengan wajah yang tak nampak serius tapi dengan penuh penekanan dari kalimat yang ia ucapkan.

 

“Kau tahu berapa tahun aku menunggumu? menunggu cinta yang tak kunjung kau berikan padaku? dengan mudah kau berkata akan menikah dengan yeoja itu? Cihh dimana semua perasaanmu? Anniyo lebih tepatnya dimana arah pikiran sehatmu?”

 

“CUKUP TIFFANY SSI~!! JIKA KAU TERUS BERTANYA AKU AKAN MENGUSIRMU DARI SINI! KAU TIDAK TAHU SOPAN SANTUN SEENAKNYA KELUAR MASUK KAMARKU,BERHENTI! BERHENTI MENGUSIK MASALAH PRIBADIKU!”

 

DEG

 

 

Seperti terhunus belati tubuh Tiiffany meluruh lututnya terasa lemas tak karuan ia mencari tempat untuk bersandar,sofa yang ada dihadapannya menjadi teman kepiluannya ia teringat kata-kata Kyuhyun beberapa tahun lalu, ia kembali merenung tentang masa-masa lalunya bersama Kyuhyun.

 

Flash Back

Class 6 A Few Month Of Graduation 2006

“Kyuhyun ah~ maukah kau menjadi pacarku? “ ucap seorang yeoja di pelataran taman sekolah dasar di dekat hamparan bunga-bunga cantik yang bermekaran.

 

“Humm? “ jawab namja yang di panggil Kyuhyun itu, matanya terfokus pada satu titik dimana ada makhluk lain di antara pandangannya, sedari tadi ia hanya mengamati burung-burung yang terbang di dekat pohon maple tapi matanya ter-alih pada satu objek lain dimana ada seseorang dengan gaya uniknya merebut perhatian mata Kyuhyun.

 

“Apa yang kau lihat Kyuhyun ah~? “ tarik Tiffany pada tangan Kyuhyun yang sedang berusaha menangkap objek itu dengan bayangan tangannya semilir angin menghembus tenang objek disana tampak tenang dalam pandangan Kyuhyun.

 

“A anniyo, apa yang kau katakan tadi?” elak Kyuhyun mengalihkan pandangannya pada Tiffany yang mulai terlihat kesal namun dengan secepat mungkin ia beralih memasang wajah cerianya.

 

“Aku katakan, apa kau mau menjadi pacarku? “

 

“YAK!! Apa yang kau bicarakan Tiffany ssi? Kau ingat kita masih kecil, aku tidak mau kau menjadi pacarku, ataupun sebaliknya, aku ingin merangkai masa depanku, jika pun aku harus menikah orang itu bukan kau, AKU PERGI!” Kyuhyun beranjak dari duduknya memasang wajah tak ramah dan berbalik meninggalkan Tiffany yang mulai menangis,sejenak Tiffany melirik kepada objek yang tadi di pandangi Kyuhyun dan ia mendapati bahwa yeoja kecil yang berdiri di atas batu itu adalah ShinHyun.

 

“ShinHyun ssi kita lihat nanti seberapa besar rasa benci Kyuhyun padamu jika dia mendengar bahwa kau mencintainya hahaha, rasa sakitku, ya rasa sakitku kau harus merasakannya, di masa depan aku akan menjadikan Kyuhyun milikku bukan milikmu atau orang lain, MILIKKU!”

 

Flash Back End

 

“Eonni ya~ Eonni hiks,hiks apa-apaan tadi acara tv itu? Dan juga apa isi artikel  majalah dan Koran ini benar huh? Huaah Eonni ya~ kau keren “ teriak Sangri menghampiri ShinHyun yang tampak kurang sehat kantung mata yang mulai terlihat dan lingkaran hitam di bagian bawah matanya tak bisa di sembunyikan lagi ia sudah tidak tidur semalaman.

 

PLETAK

 

“AW!!” ringis Sangri saat ShinHyun memukul keningnya ringan, ia mengelus sebentar dan memeluk ShinHyun cukup erat membuat yeoja yang notabene adalah eonninya hampir kehabisan napas.

 

“YAK!! YAK!! YAKK! Hentikan eonni bisa mati,Sangri ya~!” Lirih ShinHyun hampir tak terdengar.

 

“Eonni keren sekali, kau tidak member tahuku kalau kalian pernah bertemu sebelumnya dan apa benar kau jadi model rancangan busana pengantin Cho Kyuhyun? dan juga kau adalah calon istrinya? Huaah aku calon adik ipar Cho Kyuhyun yeyeyeyeye!” Sangri melompat-lompat di ranjang King size ShinHyun dan mulai bernyanyi tidak jelas karena terlalu senang sementara ShinHyun hanya bisa melempari Sangri dengan guling dan bantal yang ada di ranjangnya.

 

“HENTIKAN!! “ Teriak ShinHyun tak karuan membuat Sangri berhenti seketika.

 

“Eotthe Eonni ya~? Appa dan Eomma sedang keluar negeri kita bebas kau jangan khawatir mereka terlalu sibuk untuk memeriksa media online ataupun televise korea atau apapun karena bisnis mereka aku akan merahasiakan asalkan___ “

ShinHyun membekap mulut Sangri yang tak berhenti mengoceh itu membuatnya sakit kepala dengan tatapan sadis pembunuh ia pun melancarkan aksinya.

 

“HMMPT,,” keluh Sangri dengan nada yang tidak jelas.

 

“Kau usahakan tidak mengancamku atau membuatku tertekan, kalau tidak permintaanmu terhadap gaun rancangan itu batal arraseo? “ ancam ShinHyun dengn tetap membekap mulut Sangri.

 

“hosh, hoshh ne arraseo eonni ya~ aissshh kau sangat sulit aku kalahkan!” keluh Sangri melipat kedua tangan didadanya dan kembali membaca artikel yang dimuat dimajalah yang tadi pagi ia beli.

 

_OoO_

 

“Noona,akhirnya kau datang juga” sambut suara anak kecil dengan cerianya menghampiri ShinHyun yang sudah menenteng kotak makanan hari ini adalah agendanya menghampiri sekplah dasarnya di masa lalu.

 

Semilir angin membuai Shinhyun dibatu kesukaannya kini ia tengah berdiri merentangkan tangannya tak lupa anak kecil bernama jongKi itu terlihat menikmati sushi buatan ShinHyun.

 

“Noona ya~ apa yang kau lakukan?  Hum lepaskan topi dan kacamatamu itu sangat mengganggu anginnya tidak akan member kesejukan,jja aku lepaskan Noona “ namja kecil itu bersusah payah meraih topi ShinHyun jarak tinggi badannya yang jauh lebih pendek dari ShinHyun membuatnya harus bersusah payah.

 

“Sudah sini ikut Noona merasakan hempasan angin yang membuatmu seperti terbang,topi dan kacamatanya simpan di dekat tasmu ya” jawab ShinHyun ramah dan memapah tangan JoongKi  yang terasa mungil itu,joongki mengangguk dan mulai mengikuti kegiatan ShinHyun.

 

Di tempat yang sama seseorang sedang menenteng tas yang cukup mewah melihat kegiatan ShinHyun dan juga Joongki rasa penasarannya sudah menarik tubuhnya perlahan ke arah tempat ShinHyun berada,dandanan glamornya terlihat seksi di tambah tubuh tamping dan wajah cantik itu terlihat asing.

 

“ShinHyun? “ gumamnya tanpa sadar lalu menghampiri lebih dekat yeoja dan seorang anak kecil itu.

 

“joongKi ya~ rupanya kau disini? Aishh Noona mencarimu kemana-mana bersama siapa disini? Sapa yeoja itu memeluk tubuh Minseo,ya yeoja itu Minseo yang tidak lain adalah Imo dari Jongki.

 

“Aishh Imo ini Noona Yoon,sudah beberapa minggu ini dia selalu menemaniku jika Imo telat menjemputku, nah Noona Yoon perkenalkan ini Imoku Nam Min Seo panggil saja Imo Minseo yakan Imo? “ dengan antusias JoongKi mengenalkan Imonya yang tak lain adalah sahabat ShinHyun sewaktu kecil dulu, ShinHyun masih berdiri mematung melihat Minseo ia masih tidak percaya bahwa itu sahabatnya.

 

“Yoon? Yoon Shin Hyun? “ lirih Minseo

 

“NEO!”  keduanya berteriak bersamaan.

 

“Imo,Noona kenapa kalian?”

****

 

“ShinHyun ah~?  Kemana saja kau selama ini? Aigoo aku tidak menyangka kau sudah sangat banyak berubah,aahhh jeongmal bogoshipo” peluk Minseo di saat mereka tengah berada di café es Cream.

 

“Hushh pelan-pelan apa penyamaranku sempurna? Nado Minseo ya~ aishh aku tidak bisa mengutarakan alasanku sekarang, nanti aku jelaskan ne” bisik ShinHyun bersembunyi di pojokkan café.

 

“Neomu Yeppo, kenapa kau malah menutupi kecantikanmu? Hey kau mewujudkan janji kita dahulu kau ingat? Kau cantik dan berambut panjang indah palliyo buka kacamatamu! “ perintah Minseo gemas dan mencabut kacamata ShinHyun lalu ia teringat sesuatu.

 

“MWOYA? Kenapa wajahmu terlihat seperti__” Minseo membekapa sendiri mulutnya ia yakin bahwa orang-orang yang tengah memadati café itu melihat ke arah tempat duduknya bersama JongKi dan juga ShinHyun.

 

“Hussh,Jebal rahasiakan ini dari siapapun,jebal kau cantik, kau baik maukan menolong sahabatmu ini? “ pinta ShinHyun memelas dan mulai menundukkan kepalanya.

 

“Tapi bagaimana bisa kau menemui orang itu? Anniyo orang yang sudah membuatmu pergi dihari kelulusan? Wae? “ keluh Minseo menggenggam tangan ShinHyun erat.

 

“Ceritanya panjang, kau pernah melihatku di acara fashion shownya kan? Disitulah awal penderitaanku, Minseo ya~ aku harus bagaimana? Argghh “

 

“Imo, apa kau mengenali Noona Yoon? Ih Imo maen rahasia sama aku “ ucap Joongki terlihat menggemaskan.

 

“Anniyo Joongki ya~ Jika ada yang bertanya padamu tentang Noona Yoon kau jangan bilang apa-apa ya, nanti Imo belikan mainan yang banyak buat kamu ok honey? “

 

“Ok Imo “

 

“Nah Shin huum Anniyo Yoon , jika dia memang maunya seperti itu kenapa tidak kau turuti saja Yoon? Bukankah dulu kau sangat mencintainya? Sudah kau ikuti saja cerita yang sudah mengalir ini,selama kau cinta padanya semuanya akan baik-baik saja, aku percaya!”

 

“Tapi bagaimana jika aku tertangkap sebagai Yoon ShinHyun? Bisa mati aku di bunuh olehnya “ lirih ShinHyun pada Minseo sementara Jongki sedang asyik menjilati ees cream coklatnya.

 

“Tenang saja, selama aku dan Joongki tutup mulut semua baik-baik saja  percayalah “ Minseo mencoba meyakinkan sahabatnya dan memberi semangat pada ShinHyun,sementara ShinHyun hanya tersenyum tipis tanpa menjawab kembali pernyataan Minseo.

 

       “MWO?  rupanya model itu ShinHyun?  Ba,,Bagaimana bisa penampilannya sangat berbeda? ,rupanya ia senekad itu? Baiklah kau yang memulai ShinHyun ssi”

 

Gumam seseorang di seberang meja ShinHyun dan Minseo tengah sibuk menutupi wajahnya dengan majalah menu,terasa seperti mimpi ia mendapati kenyataan bahwa calon istri Kyuhyun adalah ShinHyun , yeoja yang ia fitnah dimasa lalu, beberapa rencana buruk sudah terpikirkan di otaknya, hanya menunggu waktu untuk melancarkannya.

 

_OoO_

Angin segar itu kembali, pecahan-pecahan harapan yang telah gugur dimasa lalu kembali lagi.

Tak nampak wajah murung tujuh tahun yang lalu, kini hanya ada wajah ceria yang nampak manis jika tersenyum, semangatnya kembali, semangat mendapatkan cinta yang ia yakini sedari dulu.

Seakan angin itu menawarkan buaian yang memabukkan bagi ShinHyun untuk memiliki Kyuhyun seutuhnya.

 

 

“Yoonie ya~ A, ada apa denganmu? Wae aku tidak mendengar langsung darimu? “ Siwon namja itu tiba-tiba saja menarik tangan ShinHyun kasar setelah bersusah payah mengejar ShinHyun di dekat pekarangan rumah ShinHyun.

 

“Siwon ah~ kapan kau kembali? Bukankah seminggu yang lalu kau ada peragaan busana di luar negri? “

“Berhenti mengalihkan pembicaraan Yoon! Jawab aku sekarang!” tegas Siwon kemudian menyeret ShinHyun duduk di bangku taman.

**

 

“Jadi itu alasannya?  kenapa kau baru bilang sekarang?” Siwon merundukan kepalanya ia tak tahu harus berkata apa lagi, di dalam hatinya ia sudah merasakan sakit, entahlah menurutnya ia sangat tidak mau melihat senyuman ShinHyun yang diciptakan oleh namja yang bernama Kyuhyun.

 

“Ye Won ah~ eotthe? Bukankah aku sangat beruntung?  Mianhae aku tidak memberitahumu terlebih dahulu kk~” ShinHyun terkekeh tapi itu tidak membuat Siwon ikut senang, namja tampan itu malah terlihat kesal.

 

“Yoon? apa kau tahu dia mencintaimu atau tidak? Apa kau tahu alasannya menikahimu? Yoon aku mohon berpikirlah kembali, a aku hanya tidak ingin kau terluka karenanya, Yoon pandanglah aku! “

Siwon namja itu menggenggam tangan ShinHyun menatap manik mata ShinHyun yang terlihat teduh mencoba menarik pikiran yeoja itu tentang cerita indah di hari saat Kyuhyun menciumnya di muka umum.

 

“Won ah~ aku, ah apa kau tahu? kau sudah aku anggap Oppa kandungku sendiri, jadi apa selama tujuh tahun ini kau tidak pernah menyadari bahwa inilah saat dimana aku bisa menghapus traumaku dimasa lalu, Won ah~ Jebal biarkan aku menikmatinya, jika pun aku harus tertangkap olehnya dan menjadi terpuruk, itu adalah kesalahanku, kau tahu seberapa ingin aku bersamanya jebal ijinkan aku “

lirih ShinHyun memeluk Siwon yang tampak memasang wajah tak rela,semilir angin membawa cerita tersendiri bagi Siwon angin yang tenang itu seperti menggambarkan suasana hatinya ia berharap ShinHyun hanya akan menarik kembali ucapannya.

_OoO_

Two Weeks Later

 

Deru suara beberapa kendaraan bermotor terdengar mendominasi di sekitar areal sebuah perkantoran elit di Seoul, tak nampak ketenangan disana yang ada hanya suara bising, seseorang dengan dandanan anehnya melangkah masuk menuju ruangan pribadi presiden direktur perusahaan itu, tapi belum sempat ia masuk yeoja itu sudah di tahan oleh beberapa asisten pribadi.

 

“Jeosonghamnida, Hum mencari siapa?” cegat seorang namja dengan sinisnya kepada yeoja yang sedang dalam masa penyamaran.

 

“A aku mencari Presdir Cho , apa beliau ada ditempat? “ dengan gugup ia memper-erat posisi topi yang terpasang agak longgar dikepalanya,dengan satu tarikan napas ia mencoba lebih rileks.

 

“Apa kau ada janji dengannya,hum Agashi? “

 

“Ye, tentu saja kalau tidak apa tujuanku kesini, palli panggil dia keluar atau aku masuk dan  mendobrak pintunya!” ancam yeoja itu dengan tetap menunduk tanpa berniat menoleh pada orang yang ada dihadapannya.

 

Asisten itupun masuk keruang Kyuhyun dan menceritakan perihal seseorang misterius yang memaksa bertemu dengan atasannya itu, tak berapa lama ia kembali keluar dan mempersilahkan yeoja tomboy itu masuk kedalam ruangan Kyuhyun.

 

“Hum ada perlu apa kesini? Siapa kau? “ tanya Kyuhyun sinis setelah melihat dari ujung kaki hingga ujung kepala orang itu tampak aneh.

 

Topi hitam membungkus kepalanya, kemeja yang terlihat kebesaran, celana denim pendek selutut, dan sepatu sport ala namja terlihat aneh jika ia disebut yeoja.

 

“Humm kau tidak mengenaliku Tuan? “ perlahan yeoja misterius itu melepaskan topinya dan segeralah rambut panjang bergelombang nan indah itu tergerai, kelopak mata yang bulat dan senyuman dari bibir merah merona itu menghiasi dan melengkapi kecantikannya, membuat Kyuhyun terperangah untuk beberapa saat dan saat ia sudah menguasai alam sadarnya segera ia kembali ke sifat dinginnya.

 

“Oh jadi itu kau? Kenapa kau berpenampilan seperti itu?” ucap Kyuhyun pura-pura tidak terpesona oleh kecantikan ShinHyun.

 

“Eh? MWOYA? kau tidak sadar aku seperti ini karena pernyataanmu beberapa minggu lalu? Aishh apa otakmu itu sudah tumpul huh? “ jawab ShinHyun penuh Emosi membenamkan dirinya di kursi didepan meja kerja Kyuhyun.

 

“Hum aku tahu, eh ini minggu terakhir saat jadwal pernikahan yang aku janjikan itukan? Aigoo bagaimana bisa aku sampai lupa!”

 

“Itulah yang ingin aku tanyakan, alasanmu menyatakan akan menikahiku, maksudnya apa? Aigoo kau sungguh aneh Tuan Cho”

 

“Aneh? Kau yang membuatku tampak seperti itu, kau pikir aku mau menikah denganmu, gadis yang sama sekali tidak ku kenali?  Cih kalau bukan karena foto itu akupun tidak akan mengumumkannya”

jawab Kyuhyun sinis, lebih tepatnya menyembunyikan rasa gugupnya saat berbicara dengan ShinHyun, ShinHyun menghela napas berat kemudian berucap

 

“Apa kita akan bertengkar terus huh? Kalau bukan kau yang menciumku di club kau pikir semua ini akan terjadi huh? Dasar orang aneh,  cepat berikan solusinya aku tidak mau hidupku menjadi rumit!” ShinHyun hendak melangkah pergi dan memasang kembali topinya, saat membuka daun pintu ada tangan kekar yang menghadangnya didepan.

 

“Menikahlah denganku Yoonie ssi, aku tidak tahu kenapa aku seperti ini, yang jelas selamatkan lah aku dan karirku, aku aku membutuhkanmu, aku tahu kita tidak saling mengenal tapi akau akan berusaha mencintaimu, jebal tolong aku!“

 

Blushh

 

Semburat merah sudah terpapar jelas di wajah cantik itu kini yeoja itu malah seperti mematung mendengar pernyataan dari Kyuhyun dan terlintas dipikirannya untuk menyetuji ide itu.

 

 

          “Aku egois,ya aku mau jadi istrimu,tidak peduli jika aku tertangkap olehmu. Berbohong demi bersamamu,aku mau, mianhae Kyu”

 

Petikan sebuah kalimat yang hanya terucap di dalam hati itu menyadarkan bahwa ShinHyun merasa bersalah terhadap Kyuhyun, tapi ini adalah kesempatannya mendapatkan Kyuhyun tidak ada cara lain selain berbohong.

 

“Lalu ini tidak seperti di drama-drama itukan? misalnya menikah kontrak? atau berbohong? Anniyo segalanya yang bersifat mustahil dilakukan orang-orang dalam kehidupan nyata? “

tanya ShinHyun polos anniyo lebih tepatnya menyelidik setelah mendengar penuturan Kyuhyun tadi yang membuatnya kembali berdusta.

 

“Hum dasar yeoja parno pecinta drama! Tentu saja bukan seperti itu! Jja kita jalani saja yang sudah terjadi bukankah kau menikmati ciuman mautku? aku yakin itu ciuman pertamamu, manis! “

 

“YAKK!! NAMJA MESUM! “

 

“Mesum-mesum begini aku calon Suamimu! bersikaplah lebih sopan kau tahu, aku suka yeoja pemberontak sepertimu, hum” bisik Kyuhyun mengunci tubuh ShinHyun dengan kedua tangannya membuat ShinHyun tidak bisa bergerak yeoja itu mendengus kesal, sekaligus berpikir keras untuk langkah selanjutnya membuat Kyuhyun mencintainya.

 

“Hum ne Tuan Cho, sekarang lepaskan aku!”

 

“Wae? bukankah kau sangat menikmati suasana seperti ini huh? “

 

“Apanya yang suka? kau membuat pandangan orang-orang kantormu mengarah ke arahku, PALLIWA LEPASKAN! “

teriak ShinHyun sambil menghentakkan kakinya menginjak sepatu Kyuhyun sontak saja namja itu melepaskan kuncian tangannya dan meringis kesakitan,  kaca ruangan Kyuhyun yang hanya tertutup tirai tipis itu mampu membuat orang kantor mengintipnya walau hanya pandangan buram yang mereka dapatkan.

 

“Berikan aku  ponselmu, dan aku ingin bertemu denganmu besok! Jangan lupa pakai penyamaranmu awas saja kalau kau terlambat!” ancam Kyuhyun sambil menarik ponsel ShinHyun dari genggaman yeoja itu, tanpa pikir panjang namja itu mencatat nomor ponselnya dan tersenyum sinis.

 

“Cih namja gila” gumam ShinHyun mendelik tajam ke arah makhluk tampan di hadapannya, sedetik kemudian yeoja itu sudah berlalu pergi dari kantor Kyuhyun.

 

 

_OoO_

 

Senin ini hari yang sangat melelahkan bagi seluruh siswa Sekolah Dasar, mereka baru saja menyelesaikan upacara rutin, tak perlu menunggu lama beberapa siswa sudah memasuki kelasnya masing-masing.

 

Hari ini seperti biasa ShinHyun membawa bekal sushi buatannya kesekolah, untuk siapa lagi kalau bukan untuk Joongki seorang anak kecil yang menggemaskan, ia lupa bahwa hari ini ia ada janji dengan Kyuhyun.

Jam istirahat sudah tiba seperti biasa yeoja itu duduk di batu kesukaannya meresapi hembusan angin yang menyapanya dengan setia seperti tujuh tahun yang lalu.

 

Tanpa ia sadari seseorang memeluknya dari belakang dengan tersenyum simpul ia mencoba menebak pelakunya.

 

“Joongki ya~ palliwa jangan bercanda dengan Noona, Noona sudah membawa sushi kesukaanmu! Kajja kita makan!”

 

“MWOYA NOONA? MEMANGNYA KAU LEBIH TUA DARIKU? “

 

“Eh, kalau bukan Joongki lal___” perlahan tapi pasti yeoja itu membalikkan badannya ke arah belakang, dengan amat tak percaya ia mengucapkan satu nama dan bingo! Itu Kyuhyun!

 

“Kyu, Hyun ssi~ ba bagaimana bisa kau yang__!”

 

“Lalu apa kau mengharapkan Joongkimu yang datang? Hum yasudah aku pergi! “

 

“Tu,Tunggu! lalu kenapa kau kesini? “

 

“Eh BABO! kau lupa hari ini ada janji denganku huh? aishh jinjja kau pikun sekali”

gerutu Kyuhyun melepaskan pelukannya di perut ShinHyun dan terduduk di batu besar itu.

 

“Ah, mianhae aku lupa, bagaimana bisa kau tahu aku disini? “

 

“Hm gwenchana, soal itu tak usah diperpanjang aku tahu saja kau pasti disini untuk menemui Joongkimu!.

Apa itu? Sushi? Bolehkah aku memintanya? “

 

“Ah ini? hum sepertinya Joongki sudah dijemput, yasudah sushi ini untukmu saja!” ShinHyun menyodorkan kotak makanan itu pada Kyuhyun dengan segera namja itu membuka tutupnya dan melihat isinya.

 

                “Ige?”  Kyuhyun tersentak saat melihat isi kotak makan itu, ia mengingat kejadian dahulu, saat ShinHyun memberinya sekotak sushi.

 

Flash Back

 

@Class 5-6 akhir tahun 2005

 

“Arghh lapar!” dengus seorang namja berusia sebelas tahun memegangi perutnya, saat ini ia sedang berada di taman dekat sekolah mencari tempat perteduhan yang membebaskannya dari hawa panas musim panas ini matanya tertuju pada satu yeoja yang tampak asik membuka kotak makannya.

 

“YAK!! Berikan makananmu padaku!” perintah namja kecil tadi dengan nada membentak membuat yeoja tomboy itu tersentak ia gemetar dan sedikit mengeratkan pegangannya terhadap kotak makan itu.

 

“Tapi inikan cuma sedikit, bolehkah kita berbagi saja? “

 

“Tergantung apa isi makanan itu? “

 

“Sebuah Sushi, hanya itu” lirih yeoja itu membuka tutup kotak makanannya dan memperlihatkan pada Kyuhyun ada enak buah sushi disana dengan hiasan gambar orang tersenyum membuat Kyuhyun tertarik memakannya.

“Hmm boleh juga, aku lapar jadi berikan semuanya untukku! “

 

“Yasudah aku berikan semuanya untukmu, aku pergi!” yeoja itu beranjak dari duduknya dan segera membawa tas dan pergi meninggalkan Kyuhyun.

 

       “Kau baik juga Shinhyun ssi, gomawo “ lirih Kyuhyun sembari menyantap sushi unik itu, rasanya sangat enak menurut Kyuhyun bahkan Kyuhyun tidak menyisakan satu buah sushipun dikotak makanan itu, rasa laparnya segera terobati  ia yakin bahwa sushi itu adalah sushi terenak yang ia pernah makan.

 

Flash Back End

 

 

“Wae dengan rasa sushi itu Kyuhyun ssi?” sontak saja pertanyaan itu membuyarkan lamunan Kyuhyun yang teramat susah untuk dimengerti ole Kyuhyun sendiri, dengan sigap namja itu menelan cepat-cepat sushi yang masih menumpuk di mulutnya.

 

“Anniyo, apa ini sushi buatanmu? kau membuatnya seperti bekal makan anak kecil ck,  kau pikir dirimu se imut itu? “

 

“Yak sadar sedikit Tuan, aku membuatnya untuk Joongki, tentu saja bentuknya seperti itu! Kembalikan jika kau tidak mau memakannya!”

 

 

“Anniyo, ini milikku! aku mau memakannya sampai tida bersisa, lihat saja kau hanya akan membuatnya lagi untukku! “  tegas Kyuhyun sembari memakan kembali beberapa sushi di dalam kotak bekal itu, ia menyadari sesuatu yang mengingatkannya kembali pada sembilan tahun yang lalu.

 

“Rasanya sama persis seperti sembilan tahun yang lalu, sushi yang ShinHyun berikan untukku!

Aku tak pernah merasakan sebelumnya yang seperti itu lagi, argh kenapa belakangan ini aku selalu mengingat gadis tomboy itu? Jelas-jelas calon istriku lebih cantik sekarang! “ gumam Kyuhyun sembari kembali memakan sushi itu hingga tidak bersisa.

 

_OoO_

 

Deruan napasmu memburuku, membuatku merasa sesak.

Apa yang harus aku lakukan?

Bertahan atau menyerah pada takdir?

Ingatlah hari dimana kita bersama dahulu,

bukankah  itu menyenangkan?

 

3 Days Later

 

Sudah hampir sebulan ini Yeoja itu mengenal lebih jauh sosok Kyuhyun, tak ayal sepertinya sudah menjadi kegiatan wajib jika ia harus terus menemani Kyuhyun kemana-mana setiap hari, bukankah dia calon istrinya?

Seperti hari ini, dengan perasaan goyah dihatinya ia mencoba berjalan menguatkan diri agar tidak jatuh karena bersanding di depan sebuah cermin dan memakai gaun yang begitu mewah tampak seperti pengantin yang sudah siap untuk menikah.

Gaun yang teramat sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata itu sungguh sangat terlihat indah dan kini melekat di tubuh Shinhyun, gaun yang seperti di dongeng-dongeng puteri kerajaan itu sudah melekat ditubuhnya yang memang sangat indah itu, Kyuhyun mendampinginya dengan Tuxedo yang sepadan mampu menambah kesan mewah dan serasi pada gaun ShinHyun.

 

 

 

“Apa kau suka gaun yang ini? “ suara lembut namun begitu kuat terdengar perlahan menggelitik telinga ShinHyun hingga membuat yeoja itu sedikit bergidik.

 

“Bagaimana kau tahu pasti ukuran tubuhku? bukankah aku belum mengukurnya? Lagi pula kenapa rancangannya seperti sangat mewah? aku merasa tidak pantas mengenakan gaun ini.” ShinHyun berbisik pelan matanya masih terfokus kehadapan cermin yang mematut tubuhnya yang sangat profosional.

 

“Kau lupa? Kau pernah menjadi modelku bukan? bagaimana bisa aku tidak mengingat tubuh kurusmu huh? hahaha dasar babo!”

 

“YAK!”

“Apa? kau mau bilang gaun ini bagus bukan? tentu saja gaun ini sudah aku persiapkan semenjak aku masih berumur tujuh belas tahun, dan hanya akan mengenakannya pada calon istriku arraseo? “ Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke arah ShinHyun, menatap bibir gadis itu yang terlihat bergetar, deruan napasnya sudah mendesak masuk pada pori-pori wajah ShinHyun, sementara yeoja itu hanya terdiam mematung.

 

“Baiklah jangan berlama-lama menatapku, aku tahu akau sangat tampan jadi berhenti saat ini juga! “

 

“Ah, ye” ShinHyun menundukkan kepalanya malu, ia hanya berpikir kenapa jantungnya tidak berhenti berdebar-debar saat Kyuhyun menatapnya seperti itu, ia tahu jika hari pernikahan itu sudah dekat dan bagaimanapun ia tahu persis jika kebohongannya akan segera terungkap secara perlahan tanpa menunggu lama ia akan membuka rahasia itu, tapi itu setelah mereka resmi menikah.

 

“Yoonie ya~ aku sudah sangat percaya terhadapmu, jebal jangan pernah mencoba untuk berbohong padaku! arraseo? “

 

DEG

 

Tiba-tiba saja jantung ShinHyun berhenti berdetak beberapa saat, setelah menerima bisikan kecil namun mampu meruntuhkan keegoisan seorang ShinHyun. IA berpikir mungkinkah Kyuhyun menyadarinya sebagaio ShinHyun? Apa ini saat yang tepat untuk menjelaskan semuanya? apa tidak terlalu cepat?

Belum sempat semua pertanyaan yang berkutat di hati ShinHyun terjawab Kyuhyun sudah lebih dulu memeluk ShinHyun dari belakang, menciumi setiap lekuk punggung ShinHyun yang memang terekspos bebas tanpa tertutup kain sehelaipun karena gaun itu.

 

“Humm, Kyu, le, lepaskan aku geli, YAK!!” bentak ShinHyun menginjak kaki Kyuhyun mau tidak mau menghentikan aktivitas Kyuhyun yang sedari tadi seperti menuntut jawaban ShinHyun.

 

“Arraseo, tiga hari lagi kita menikah, jadi biasakanlah haha “

“YAK! MESUM! “ Perasaan ShinHyun kini campur aduk, sedih, bahagia, dan semua rasa sepertinya menumpuk dihatinya ia bingung jika saja dihari pernikahannya nanti terjadi sesuatu hal yang tidak ia inginkan, apalagi ia tidak memberitahu orang tuanya yang sedang berada diluar negeri, hanya Sangri yeodongsaengnya yang mengetahui hal ini.

 

“Aku harus memikirkan cara agar Kyuhyun tetap melangsungkan pernikahan kami, aku tidak peduli jika nanti aku tertangkap, yang penting menikah dengannya adalah impianku selama ini! “

Tegas hati ShinHyun setelah berada diruang ganti pakaian, ia bergegas untuk berkompromi dengan Sangri.

 

TBC

Advertisements

One thought on “[Series/Kyuhyun] Remember Me? Yes It’s Me! Forget Me Mr Cho Kyuhyun? (Part 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s