[Series/Siwon] My Handsome Daddy (Part 9)

Tittle  : My Handsome Daddy

Genre:  Romance, family

Cast   :

Choi siwon

Choi jin ri a.k.a sulli

Choi yoong yoo as siwon daughter

Kim kyu won

Other Cast :

Shin min sung

Han Sung Hyo

Leehyo ra

Hanhyo mi

Kimjong jin

Superjunior members

 

Length :  Series

Rating : 15

Author :  Mela Widya

Fb          : MelaWidya

Choi yoong yoo

Twitter : @Melakim2

 

 

Part 8

 

 

 

Happy reading

 

“ aku menyukaimu, bahkan aku mencintaimu” ucap Siwon lagi

“ Si.. Siwon ssi kau bercanda?” tubuh Kyu won bergetar menahan rasa yang membuncah didalam dirinya

“ aku tidak bercanda, aku serius Kim kyu won” Siwon menyentuh tangan Kyu won dan manutkan tangannya dengan tangan Kyu won

“ Siwon ssi” lirih Kyu won

“  aku tidak akan memintamu menjadi kekasihku tapi aku memintamu menjadi istriku,ibu dari Yoong yoo” akhirnya kata itu keluar dengan lancar dari bibir Siwon

“ akU” Kyu won menggantungkan kalimatnya, Kyu won menunduk dalam  ini yang memang di inginkan Kyu won tapi kenapa sekarang ia ragu

“ aku harus memikirkannya terlebih dahulu “ lirih Kyu won

“ tak bisakah kau menjawabnya sekarang?” Siwon semakin erat memegang tangan Kyu won

“ aku butuh waktu Siwon ssi” lirih Kyu won lagi

“ ini terlalu mendadak” tambah Kyu won, Siwon menatap dalam Kyu won ia merasa sedikit kecewa tapi bagaimanapun Kyu won benar ini terlalu mendadak mungkin Kyu won memerlukan waktu untuk berfikir, menikah itu tidah mudah dan Siwon pernah mengalaminya tapi bagi Kyu won ini adalah yang pertama, Siwon bisa memahami ini

“ aku akan menunggu jawabanmu, ku harap jawan yang ingin ku dengar yang kau berikan nanti” Kyu won menatap Siwon

 

 

*******

 

Matahari sudah menapakan cahayanya membuat semua orang benagun dari tidurnya dan memulai aktifitasnya kembali, begitu pula dengan Siwon dan Yoong yang sudah siap untuk pergi ke tempat terapi tapi hari ini ada sedikit perbedaan mereka tidak hanya pergi berdua saja melainkan bertiga bersama Kyu won, walaupun Susana canggung anatara Siwon dan Kyu won cukup mempengaruhi sikap mereka pagi ini, membuat Yoong menatap bingung kedua orang yang duduk di depan, Yoong yang duduk di belakang  merasa tidak nyaman mobil menjadi hening dan sepi, sesekali Yoong melihat daddynya menggaruk kepalanya dan beberapakali berdehem sedangkan Kyu won hanya menunduk dan memainkan tali tasnya.

“ sebenarnya ada apa dengan kalaian?” suara Yoong memecah keheningan yang terjadi sejak tadi

“ memangnya ada apa?” Siwon balik bertanya dan melihat sesekali pada Yoong

“ aih daddy, kenapa malah balik bertanya, daddy dan imo terlihat aneh” Yoong melipat tangan di dada

“ aneh bagaimana?” Kyu won memiringkan tubuhnya kearah Yoong

“ kalian berdua seperti remaja ababil yang tengah jatuh cinta” ucapan polos Yoong langsung membuat Siwon menginjak rem mendadak membuat Yoong  terbentur belakang kursi yang di tempati Kyu won

“DADDYYYYY” pekik Yoong dan mengusap kepalanya

“ kau ini kenapa mengerem mendadak begitu?” Kyu won langsung keluar dari mobil dan membuka pintu belakang dan  duduk di samping Yoong yoo

“ apa sakit?” Kyu won mengusap lembut kepala Yoong yang terbentur

“ honey kau taka pa-apa?” Siwon berbalik kebelakang

“ tak apa bagiaman” ucap Yoong ketus

“ sorry honey” Siwon ikut mengelus kepala Yoong, setelah itu Siwon kembali melajukan mobilnya, sesampainya di tempat terapi Siwon langsung menggendong Yoong di ikuti Kyu won di belakang, selama Yoong terapi Siwon dan Kyu won hanya berbincang sesekali  saja, suasana cangung masih meliputi sepasang manusia itu, kemajuan pesat terjadi pada Yoong mungkin kehadiran Kyu won juga memberi semangat pada Yoong yoo, Yoong mulai berjalan tanmpa tongkat sesekali Yoong melambaikan tangannya pada daddy dan imo yang memang menunggu di luar , Siwon dan Kyu won dapet melihat Yoong terapi dari balik kaca besar yang membatasi mereka

“ kapan kau akan pulang?” Siwon menatap Kyu won

“ besok, appa memintaku membantunya mengurusi prusahaan” Kyu won menatap Siwon

“ hmmm” gumam siwon dan kembali meliah kearah Yoong

“ kalian kapan pulang?, Yoong sudah mulai bisa berjalan”

“ setelah Yoong benar-benar bisa berjalan, kami akan segera pulang” Kyu won mengangguk pelan

“ bisakah kau menjawab pertanyaanku secepat mungkin?” Siwon kembali menatap Kyu won

“ bisakah kau memberiku waktu untuk berfikir?” Kyu won kembali menatap Siwon

“ apa ada masalah?” Yoong beridiri di depan mereka

“ tidak ada honey, ayo kita pulang” Siwon bersiap akan menggendong Yoong

“sebaiknya nona Yoong di biarkan berjalan sendiri” saran Dokter  yang berdiri di samping Yoong yoo

“ baiklah kalau begitu, sini daddy bantu” Siwon memegang bahu Yoong, sedangkan tangan Yoong memegang tangan Kyu won , mereka bertiga  terlihat seperti keluaga kecil yang bahagia beberpa pasang mata terus mengawasi mereka bertiga dengan tatapan penuh kekaguman, sesampainya di dalam mobil Yoong mengatur nafasnya yang tersengal sudah lama tidak berjalan membuat Yoong kelelahan saat berjalan ke parkiran

“ lelah?” Kyu won mengusap peluh yang keluar dari kening Yoong

“ sedikit” jawab Yoong singkat, selama perjalanan keheningan kembali terjadi di tambah Yoong yang tidur di pelukan Kyu won memebuat suasana semakin hening,sesekelai Siwon melirik Kyu won,Kyu won yang measa di perhatikankanpun hanya berdehem sesekali saja, Kyu won masih merasa canggung pada Siwon

“ apa ada yang salah denganku??” akhirnya Kyu won memberanikan diri untuk bertanya pada Siwon yang masih memperhatikannya

“ tidak ada yang salah, hanya saja aku merasa ada kemiripan antara kau dan Yoong yoo” jawab siwon yang sesekali melirik Kyu won

“ benarkah?” Kyu won menatap Yoong yooo yang tertidur di bahunya

“ kurasa” Siwon tersenyum manis pada Kyu won membuat Kyu won membalas senyuman Siwon dengan senyumannya. sesampainya di apartemen Siwon yang menggendong Yoong yang masih tidur di ikuti Kyu won di belakang membawa ransel coklat milik Yoong

“ biar aku yang buka pintu” Kyu won langsung membuka pintu, Siwon membawa Yoong ke kamarnya sementara Kyu won memasuki kamarnya dan mengemasi semua barang-barangnya di karenakan besok pagi Kyu won harus segera kembali ke Seoul , Siwon mengawasi Kyu won di depan pintu kamar Kyu won yang memang tidak di tutup

“ mau ku bantu?” suara Siwon langsung membuat Kyu won mendongak

“ tidak usah, semua sudah selesai” Kyu won berjalan kearah Siwon berdiri

“aku pasti akan merindukanmu” Siwon menatap Kyu won lama

“ aku akan menunggu kalian di Seoul” Kyu won mengusap bahu Siwon

“ hmm, tunggulah kami di sana, secepatnya aku akan segera pulang ke Seoul” Siwon mengusap pipi Kyu won

“ Siwon sii, seandainya aku menerimamu apa yang akan di lakukan Yoong, maksudku kau tahukan Yoong tidak mau ada yang menggantikan posisi ibunya” ucap Kyu won ragu

“ aku tidak tahu apa yang akan di lakukan Yoong, tapi yang jelas kali ini aku akan membuat Yoong menerimamu tapi tanmpa ku paksa” Kyu won mengangguk dan tersenyum

“ jadi apa kau akan menerimaku?”

“ aku masih harus memeikirkannya” Siwon mengangguk

“ baiklah”

 

 

*********

 

Pagi-pagi sekali  Kyu won dan Siwon sudah berada di bandara, Yoong tidak ikut mengatar Kyu won di karenakan masih tidur , Kyu won tidak tenga membangunkan Yoong yoo dan akhirnya Yoong tidak ikut mengantar Kyu won.

“ katakana pada Yoong aku akan menunggunya di Seoul”

“ akan ku katakana, hiduplah dengan baik di sana, jangan terlalu lelah” pesan Siwon

“ kau berlebihan Siwon sii” Kyu won tersenyum dengan pipi yang memerah

“ itu tidak berlebihan, aku mengkhawatirkanmu” Siwon mengusap lembut tangan Kyu won

“ aku akan baik-baik saja, kau harus menjaga Yoong lebih baik lagi “ Kyu won tersenyum manis kearah Siwon membuat namja yanga da di depannya tertegun, selalu seperti itu jika melihat Kyu won tersenyum

“ tanmpa kau minta” Siwon memeluk Kyu won

“aku harus pergi, pesawatku akan segera terbang” gumam Kyu won di dalam pelukan Siwon

“ hum” Siwon melepaskan pelukannya

“ aku pergi” Kyu won mulai melangkah meninggalkan siwon namun langkah Kyu won terhenti dan kembali berbalik menatap Siwon yang juga masih menatapnya,Kyu won berlari kearah siwon dan berhenti tepat di depan namja itu

 

CHUP

 

Kyu won mengecup singkat bibir joker Siwon membuat Siwon terdiam, setelah aksinya itu Kyu won kembali berlari meninggalkan Siwon dengan wajah yang memerah, Kyu won merutuki dirinya sendiri  atas apa yang di lakukannya tadi, Siwon menyentuh bibirnya dan tersenyum

“ nappeun” bisik Siwon

 

 

Author pov end

 

 

Choi Yoong yoo pov

 

 

“ daddy dari mana?, aku bangun tidak ada siapapun di rumah” aku menatap sebal daddy yang tengah berjalan kearahku

“ daddy mengantarkan Kyu won imo ke bandara” daddy duduk di sampingku

“APA?” pekikku

“ kenapa daddy tidak membangunkanku” aku menatap kesal daddy

“ tadi kau masih tidur sayang, Kyu won imo tidak tega membangunkanmu” daddy berbicarara tanmpa menatapku semakin membuatku kesal

“  setidaknya beri tahuku aku sebelumnya jangan begini” aku beranjak dari duduk dan mulai melangkah dengan kesal

“ honey, jangan merajuk seperti itu” daddy menatapku

“ aku tidak mau terapi” ucapku ketus dan kembali melangkah

“ yakk honey” teriak daddy, aku masuk kamar dan mengambil ponselku dan mengetik pesan singkat yang  ku kirim pada Jongjin dan Hyora,

“ mereka berdua sangat kekanakan, membuatku gemas, lihat apa yang bisa aku lakukan untuk dua orang dewasa itu, baiklah aku akan segera menyusun sebuah rencana

“ aku harus berekting pura-pura marah pada daddy, aku memang pintar selalu melahirkan ide-ide jenius” aku menatap pantulan diriku di cermin yang terpasang di dinding kamarku

“ honey” daddy memasuki kamarku

“apa” ketusku

“ kau marah, ayolah honey” daddy duduk di sampingku

“ aku kesal pada kalian kenapa tidak membangunkanku, aku baru saja bertemu dengan Kyu won imo kenapa sekarang dia pulang tidak ada yang memberi tahuku” aku menatap daddy dengan mata kesal

“ maafkan daddy honey, kami hanya tidak tega membangunkanmu”

“ itu alasan kalian saja, kalian ingin berdua-duankan?, kalian tidak ingin aku ganggu”

“ honey ini hanya masalah sepele kenapa kau jadikan masalah besar” daddy mengusap pipiku

“ bukankah daddy tahu kalu aku marah pasti seperti ini, apa daddy sudah melupakanku?, bahkan daddy sekarang sudah tidak memperhatikanku lagi” aku memasang wajah semenyedihkan mungkin

 

 

“ bukan begitu honey” daddy mulai menatapku frustasi

“ aku mau pulang, pokoknya aku mau pulang” aku mulai menangis, aish kenapa airmata sulit sekali keluar, akan ku coba lagi

“ hey hey pengobatanmu belum selesai honey mana boleh pulang” daddy mengsap punggungku

“ hweeeeeeeeee aku mau pulang, mau pulang “ berhasil, airmataku mengalir juga hahahhah

“ honey” daddy langsung memelukku, yes daddy sudah masuk kedalam permainanku , sepertinya daddy memang sedang tidak focus buktinya dia dengan mudah masuk ke dalam perangkapku, biasanya daddy akan langsung tahu kalau aku sedang berekting

“ PULANG,PULANG PUUUUULLAAAANGGGG” triakku

“ ok,ok kita pulang” yesss berhasillllllllllllllllllllllll

“ daddy akan segera memsan tiket “ aku tersenyum di dalam pelukan daddy

“ hum” aku mengangguk pelan di pelukan daddy, lihat aku memang pandai berektingkan?, setelah ini aku harus masuk agency dan menjadi artis, aku tak menyangka aku kan sepintar ini

 

***********

 

Sesampainya di bandara incheon airport aku langsung berlari kearah grandma dan grandpa dari daddyku yang memang sudah menunggu, aku berjalan dengan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirku

 

 

“ daddy cepat” teriakku pada daddy yang berjalan di belakangku, akhirnya aku bisa kembali ke Seoul , aku bisa melancarkan aksiku dengan leluasa dengan bantuan agen Kim dan agen Lee, aku sangat tidak sabar untuk membuat kedua orang itu saling mengakui perasaannya satu sama lain

 

“ ia” daddy mulai berjalan dengan cepat menyusulku

“ grandma” aku langsung berlari dan memeluk grandma

“ akhirnya kalian pulang juga, grandma sangat senang kau sudah sembuh sayang”

“ grandpa sudah menyiapkan mobil sebaiknya kita langsung pulang saja”

“ ia sebaiknya kita langsung pulang, Yoong belum pulih benar” daddy sudah berdiri di sampingku

“ ayo” grandma langsung menuntunku memasuki mobil, saat daddy akan memasuki mobil aku mendengar suara Kyu won imo, sampai daddy tidak jadi masuk mobil dan melambaikan tangannya pada Kyu won imo, baiklah sekarang tinggal memasukan Kyu won imo dalam permainanku

 

 

“ kenapa pulang tidak memberi tahuku?” Kyu won imo berdiri di samping daddy

“ Yoong mangamuk saat tahu kau pulang tanmpa memberi tahunya” aku masih bisa mendengar pembicaraan mereka

“ mengamuk?” tanya Kyu won imo dan sesekali melirikku yang duduk di dalam mobil

“ ia, bahkan sampai sekarangpun Yoong masih marah padaku”

“ apa Yoong juga marah padaku?”

“ entahlah”

“ sebaiknya aku menghampiri Yoong” aku langsung memasang wajah ketusku

“ Yoong” sapa Kyu won padaku

“ hmm” jawabku tanmpa menatapnya, aku memasang wajah sedatarnya

“ sebaiknya bicara di rumah saja, granmdpa dan grandma Yoong  satu lagi menunggu di rumah” ucap grandpa

“  baiklah” Kuy won imo menutup pintu mobil dengan pelan,

“ daddy pulang dengan Kyu won imo ya?”

“terserah” ketusku , setelah itu mobil melaju dengan cepat , aku mendapatkan pesan dari Jongjin semua rencana siap di laksanakan dengan cepat karena sudah di persiapkan dengan baik dan benar ,sesampainya di rumah aku langsung di sambut oleh grandma dan grandpa dari mommy juga ke 13 ajussi tidak ketinggalan agen Kim dan agen Lee(Jongjin dan Hyora)

“ grandma senang kau sudah sembuh sayang” aku hanya memeluk erat grandma dari mommy

“ grandpa sangat merindukanmu sayang” grandpa memelukku juga

“  aku juga sangat merindukan kalian” setelah nenek dan kakekku puas memelukku, kini giliran para ajussi pembawa masalah itu yang memelukku bergantian, ternyata aku sangat merindukan mereka heheh

“ ajuhma sangat senang saat mendengar kau sudah sembuh sayang”  Hyomi ajuhma menghapiriku dan memelukku

“ ia ajuhma aku juga sangat senang bisa pulang, di sana aku sudah sangat bosan”

“ yang terpenting sekarang kau sudah pulang dengan keadaan yang kembali sehat” Sung hyo ajuhma mengusap pipiku lembut

“ ajumah Hyomi dan ajuhma Hyomi apa Jongjin dan Hyora ada?”tanyaku

“ ada Jongjin sedang menyiksa ikan grandpamu di kolam belakang” bisik Sung hyo ajuhma

“ Hyora sedang duduk di ayunan samping rumah” aku mengagguk dan langsung mengahampiri Jongjin dan Hyora

“ kalian berdua ikut aku” perintahku pada Hyora dan Jongjin

“ nona kau yakin akan melakukan rencana itu?” tanya Jongjin setelah kami duduk disofa kamarku

“ tentu saja jadi, aku sangat gemas pada daddy dan Kyu won imo”

“ lalu kita mulai dari mana?” aku menatap Hyora

“ kemarilah akan ku bisikan” mereka mendekat dan ku bisikan sebuah rencana besar

“ Yoong itu brilian sekali “ aku tersenyum kearah Hyora

“ baiklah, mari kita mulai” ucap Jongjin penuh keyakinan

 

********

 

“ kenapa aku harus meminum susu kuda liar ini?” aku menatap frustasi segelas susu yang di bawakan Jongjin

“ bukankah ini juga termasuk rencanamu Yoong” Hyora juga menatapku

“ ini pasti akan sangat menyakitiku” keluhku

“ sudah tahu begitu kenapa membuat rencana itu” Jongjin menatapku kesal

“ ahhh dasar menyebalkan” umpatku

“ cepat minum” Hyora menyodorkan segelas susu kuda liar itu padaku

“ baiklah-baiklah” aku mengambil alih gelas berisikan susu kuda liar itu

“ kuda itu nama panggilan daddy” desahku

“ cepat minum” Jongjin menatapku

“ia ia” aku langsung menenggak habis susu kuda liar itu sekali tegak ,dan tinggal menunggu reaksinya

“ kau tidak apa-apa?” Hyora mulai memeggangiku

“ pusing” lirihku

“noona”panggil Jongjin

“ uhukk uhuuk “ aku mulai terbatuk dan mulai kesulitan bernafas

“  Yoong”

“nonna” aku masih mendengar suara Jongjin dan Hyora tapi semuanya terasa sunyi dan gelap

 

 

Choi yoong yoo pov end

 

 

Choi Siwon pov

 

 

Aku menarik tangan Kyu won menjauh dari mereka yang sedang bekumpul di ruang tengah rumah, aku ingin mendengar jawaban yang di berikan Kyu won, aku sudah tidak bisa lagi menunggu lagi.

“ ada apa?, aku ingin mengampiri Yoong terlebih dahulu” Kyu won menatapku

“ nanti saja menghampiri Yoong, aku mau mendengar jawabanmu” ucapku pelan

“ tapi aku …” ucapan Kyu won terhenti karena triakan Hyora memanggil namaku

“ ajussi Yoong pingsan” teriak Hyora

“APA” pekikku dan langsung berlari kekamar Yoong yang ternyata sudah di penuhi oleh hyung dan dongsaengku

“ cepat bawa ke rumah sakit” teriak eomma, aku langsung menggendong Yoong yoo dan membawanya kerumah sakit.

 

********

 

“ kenapa bisa Yoong pingsan?” lirihku

“ dua kali putriku harus terbaring di rumah sakit” ucapku lagi

“ keluarga pasien” seorang Dokter keluar dari ruangan ICU

“ aku ayahnya” aku menghampiri Dokter itu

“ putrimu alergi susu kuda liar, apa kau tahu?” tanyanya

“ aku tahu, tapi aku tidak melihat putriku meminum susu pagi ini”

“ dia minum susu ajussi” ucap Jongjin

“ apa?”

“ ia aku melihat sendiri noona meminum susu tapi aku tidak tahu itu susu apa” kini Hyora yang angkat bicara

“  tapi kenapa?, dia juga tahu kalau dia alergi susu kuda” aku mengacak rambutku frustasi

“ tidak tahu, tapi kemarin noona bilang dia sedang kesal pada ajussi dan Kyu won imo, dia bercerita sambil menangis “ jelas Jongjin

“ Yoong mereasa tidak di anggap lagi oleh kalian” tambah Hyora

“ astaga” desahku

“ ini salahku” lirih Kyu won

“ bukan ini bukan salahmu Kyu won ya” aku mengusap bahu kyu won

“ dia marah padaku, ini salahku”

” jangan menyalahkan dirimu ini terjadi karena ku bukan karenamu”

“ tapi..”

“tidak, Kyu bawa Kyu won keluar biarkan dia menenangkan dirinya” pintaku pada Kyu hyun, setelah itu aku langsung mesuk keruangan Yoong, aku kembali melihat putriku tergeletak di Rajang rumah sakit lagi

 

“ honey daddy minta maaf, seharusnya kau memarahi daddy saja dari pada harus menyiksa dirimu sendiri seperti ini” aku mengusap wajah pucat putriku

“ daddy “ lirihnya

“ nde, ini daddy honey” matanya menatapku sendu

“ kenapa kau lakukan ini, kau bisa marah pada daddy dari pada menyiksa dirimu sendiri seperti ini” aku menatap dalam putriku

“ aku kesal pada kalian” lirihnya

“ daddy tahu honey, sangat tahu  maka dari maafkan daddy” Yoong menggeleng

“ kenapa?”

“ daddy sudah tidak menganggapku “lirihnya dengan air mata yang mulai keluar

“ tidak begitu honey, kau adalah prioritas utama daddy honey “ ais kenapa anak ini berpikiran begitu, sudah jelas dia adalah yang pertama dari apapun yang ada di dalam hidupku

“ aku merasa seperti itu dad” ucapnya pelan

“ tidak sayang, sekarang apa yang harus daddy lakukan?, agar kau tidak berpikiran seperti itu lagi “ aku mencium tangan lemah Yoong yoo

“  Yoong” Kyu wonmemasuki ruangan Yoong yoo

“ imo” panggil Yoong, Kyu won duduk di sisi kiri Yoong yoo

“ maafkan imo” Kyu won menatap sendu Yoong yoo

“ aku akan memaafkan kalian berdua tapi dengan satu syarat” ucap Yoong menatapku dan Kyu won bergantian

“ apa?, imo akan penuhi”

“ katakana pada daddy, pasti akan daddy penuhi” aku melihat seringgaian dari Yoong yoo, astaga apa yang akan terjadi

“ kalian harus menikah bulan depan” ucap Yoong penuh keyakinan membuatku langsung diam mematung

“ apa?” Kyu won menatap shock Yoong yang tengah tersenyum polos

“  kenapa? kalian tidak mau?, kalian sudah tidak menyayangiku lagi?” Yoong menatapku dengan mata yang memarah

“ bukan begitu honey” aku menatap Kyu won ternyata Kyu won juga tengah menatapku

“ mommy” ucap Yoong dengan tangisnya

“ Yoong “ Kyu won memeluk Yoong

“ apa peermintaanku sulit?, aku hanya ingin kalian menikah, aku ingin punya mommy, aku ingin seperti teman-temanku yang mempunyai keluarga yang lengkap” aku terhenyak mendengar ucapan Yoong

“ daddy” panggilnya dengan isaknya

“ baiklah, asalkan imo mau, daddy juga mau” aku menatap Kyu won, ini memang yang aku inginkankan

“  imo” kali ini Yoong menatap Kyu won

“ aku..” Kyu won menatap Yoong dengan tatapan ragu

“ imoooo” pangil Yoong manja

“ Yoong imo belum..”

“ HWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE DADDYYYYYYYY” ucapan Kyu won terpotong dengan pekikan Yoong yoo

“ honey jangan menagis” aku memeluk  Yoong

“  Kyu won” aku menatap Kyu won dalam

“ Yoong,astaga baiklah imo mau” Yoong berhenti menangis dan menatap Kyu won begitupun denganku

“ JINJJA?” pekikku dan Yooong bersamaan

“ ye” ucap Kyu won menatapku dan Yoong bergantian

“ gomawo” aku langsung memeluk Kyu won, aku sangat bahagia sangat-sangat bahagia, terimakasih tuhan

“ daddy” ah aku melupakan Yoong yoo

“ maaf sayang” aku langsung memeluk Kyu won dan Yoong bersamaan

“ daddy aku ingin kita berlibur” aku menatap Yoong yoo

“ berlibur?, tapi kau masih sakit honey”

“ ia Yoong kau kan masih sakit” Kyu won mengusap wajah Yoong lembut

“ pokoknya aku mau berlibur” Yoong mempoutkan bibirnya

“ biklah, berlibur kemana?” tanyaku pasrah

“ jeju dad” ucapnya denagn mata berbinar

“ baiklah” putusku

“ tapi Siwon sii Yoong belum sembuh” Kyu won protes

“ aku tahu, tapi aku tidak mau Yoong merajuk lagi, kau tahukan begini jadinya kalau Yoong merajuk” aku menyentuh tangan Kyu won

“ tapi kan Yoong belum sembuh” Kyu wontetap protes

“ kau tidak lihat hari ini, dia merajuk dan meminta kita menikah jika merajuk lagi bisa kau bayangkan apa yang Yoong minta?” aku menatap gemas Kyu won

“ aku akan meminta adik bulan depannya” ucapan polos Yoong membuatku tertawa

“ aissh baiklah, terserah kalian saja”

“ jadi kita berlibur dad?” tanyanya antusias

“ ia honey”

“ yeayyyy” pekik Yoong keras, tadi lemas sekarang berteriak seperti itu, ck dasar anak itu

 

**********

 

Sesuai permintaannya setelah keluar rumah sakit aku dan Kyu won langsung membawanya ke pulau jeju untuk berlibur, ya aku juga harus berlibur mererefreskan pikiranku, kejadian yang membuat Yoong harus di terapi membuatku memiliki beban pikiran yang sangat berat jadi aku membutuhkan refresing sejenak, di tambah aku pergi bersama calon istriku dan putriku ini pasti akan sangat menyenangkan, sesampainya di hotel Yoong langsung tertidur karena kelelahan sedangkan Kyu won membereskan pakian Yoong

“ besok kita kepantai ne?” aku duduk di sofa di dekat Kyu won

“ ia, bukankah itu yang memang di inginkan Yoong yoo” Kyu won tersenyum manis

“ apa kau terpaksa menikah dneganku?” tiba-tiba kata kata itu keluar begitu saja

“ tidak, aku tidak merasa terpaksa atau di paksa” jawabnya lembut

“ tapi waktu itu Yoong memaksamu”

“ tidak, itu memang jawabanku hanya saja aku berniat mengatakannya nanti setelah Yoong sembuh tapi ternyata Yoong membuatku mengatakannya saat itu juga”

“ terimakasih” aku memeluk Kyu won

“ aku yang harusnya berterima kasih “ Kyu won tersenyum lembut ,

“ ayo ita ke atas, di atas ada kolam renang kau juga bisa melihat pemandangan indah di atas” aku mengajak Kyu won keatap karena kolam renang di hotel ini ada di atap,aku menggandeng tangan Kyu won sesampainya di atap Kyu won berjalan ke sisi kiri kolam yang memang langsung menghadap pemandangan pantai sedangkan aku duduk di tepi kolam

“ Kyu won ya kemarilah” panggilku, Kyu won berjalan kearahku, dia terlihat cantik sangat cantik

 

“ ada apa?” Kyu won duduk di sampingku

“ kau sangat cantik” pipi Kyu won langsung berubah warna membuatku semakin gemas

“ daddy kenapa meninggalkanku” Yoong berjalan sambil mengucek matanya, sepertinya Yooong baru bangun

“ tadikan kau tidur sayang” ucap Kyu won dan Yoong mempoutkan bibirnya

“ dad ayo ke pantai” Yoong langsung menarikku dan Kyu won

“ sayang besok saja” ucap Kyu won

“aku ingin sekarang imo” ucap Yoong tidak mau kalah

“ nanti kita kesorean” Kyu won menarik tangan Yoong

“ tidak akan imo “ aku hanya mengelengkan kepalaku menatap duayoja di sampingku ini

“ besok saja” keukeuh Kyu won

“ daddy” rajuknya padaku

“ sekarang saja Kyu woon biar Yoong diam tidam merajuk atau merengek lagi” putusku akhirnya

“ ya tuhan, yasudah ayo” Kyu wonpun akhirnya mengikuti kenginan Yoong , sesampainya di pantai Yoong langsung berlari kesana dan kemari dengan tawa bahagianya, aku sangat bahagia melihat Yoong seperti ini, Yoong sangat ceria tawanya seperti tanmpa ada beban

 

“daddy ayo kejar aku” teriaknya

“ kemarilah duduk dulu, apa kau tidak lelah” Yoong berlari kearahku dan duduk di tengah-tengah antara aku da Kyu won

“ daddy ayo berpose aku foto” Yoong mengeluarkan ponselnya

“ baiklah” aku membuka pakaian atasku membuat Kyu won memalingkan wajahanya

“ yak kenapa tidak melihatku?” aku menarik dagu Kyu won

“ yak” pekiknya membuat Yoong dan aku tertawa puas

“ daddy lihat sini” ucap Yoong

“ok”

“ 1 2 3 “

Crekk

 

 

“ sok sexy” aku tertawa mendengar ucapan Yoong yoo

“ daddy memang sexy sayang” aku mengusap pipi Yoong yoo

“ ini pakai pakianmu” Kyu won menyerahkan pakian yang tadi ku pakai

“ baiklah” aku memakai pakianku kembali

“ sepulang dari sini kita mulai menyiapkan segala sesuatunya untuk pernikahan kita” aku menyerahkan sebeotol air pada Yoong

“ ia lebih cepat lebih baik” Kyu won membuka tutup air mineral untuk Yoong

“ tidak usah repot-repot” ucap Yoong

“ apa?” seruku dan Kyu won bersamaan

“ dad, imo upaca pernikahan kalian sudah ku siapakan, semuanya sudah siap jadi kalian tinggal menikah saja”

“ APA??”

 

 

 

To Be Continued

Advertisements

One thought on “[Series/Siwon] My Handsome Daddy (Part 9)

  1. Pingback: [Series/Siwon] My Handsome Daddy (Part 10 – END) | SJFF INA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s